Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH
Not a member yet
    1079 research outputs found

    ANALISIS KEMAMPUAN PEMANFAATAN SUMBER MODAL PADA USAHATANI BROKOLI (STUDI KASUS DI KELOMPOK TANI SINTESA)

    Full text link
    Modal merupakan faktor penting dalam menunjang kelangsungan usahatani, karena dibutuhkan untuk pengadaan sarana produksi, tenaga kerja, dan kebutuhan pendukung lainnya. Namun, pada kenyataannya kendala dalam akses dan pengelolaan modal masih menjadi hambatan yang dihadapi petani di lapangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan pemanfaatan modal usahatani brokoli oleh anggota Kelompok Tani Sintesa di Desa Suntenjaya, Kabupaten Bandung Barat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas anggota Kelompok Tani Sintesa memperoleh modal usahatani dari sumber pinjaman, terutama dari tengkulak. Total biaya usahatani brokoli per musim tanam bervariasi, seiring perbedaan luas lahan antara 1.400 m² hingga 24.000 m², dengan biaya Rp3.689.375 hingga Rp61.375.817. Secara umum, pemanfaatan modal oleh anggota Kelompok Tani Sintesa tergolong baik. Hal ini tercermin dari nilai Net Profit Margin (NPM) yang berada pada kisaran 23% hingga 66%, serta nilai Return On Investment (ROI) yang berkisar antara 30% hingga 197%. Selain itu, nilai Break Even Point (BEP) penerimaan berkisar antara Rp82.084 hingga Rp1.058.340, BEP produksi antara 8,2 kg hingga 171,1 kg, dan BEP harga antara Rp3.358/kg hingga Rp7.686/kg. Penerimaan, produksi, dan harga jual petani melebihi nilai BEP, sehingga usahatani brokoli dinilai menguntungkan. Adapun nilai nilai RC Ratio usahatani brokoli berada pada kisaran 1,30 hingga 2,97. Seluruh petani memiliki nilai RC di atas 1, yang berarti kegiatan usahatani menguntungkan

    EFISIENSI PEMASARAN KOPI ARABIKA BUNAR DESA SUKAPADA KECAMATAN PAGERAGEUNG KABUPATEN TASIKMALAYA

    Full text link
    Efisiensi pemasaran kopi Arabika Bunar di Desa Sukapada, Kecamatan Pagerageung, Kabupaten Tasikmalaya, diharapkan mampu menciptakan rantai distribusi yang cepat, biaya pemasaran yang rendah, serta peningkatan pendapatan petani secara signifikan. Namun, dalam kenyataannya, pemasaran kopi Arabika di daerah ini masih menghadapi kendala biaya distribusi yang tinggi, panjangnya saluran pemasaran, dan rendahnya daya tawar petani, yang berdampak pada efisiensi pemasaran yang belum optimal. Penelitian ini bertujuan untukmenganalisis efisiensi pemasaran kopi Arabika Bunar di Desa Sukapada Kecamatan Pagerageung Kabupaten Tasikmalaya.Jenis data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder, data dianalisis dengan menggunakan analisisefisiensi pemasaran. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus, sedangkan teknik pengambilan sampelnya dilakukan menggunakan metode snowball sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa distribusi Kopi Arabika Bunar terdiri dari 2 saluranyaitu saluran distribusi I: Produsen → Pedagang Besar → Konsumen Akhir dan saluran distribusi II: Produsen → Pedagang Besar → Pedagang Pengecer → Konsumen Akhir. Saluran distribusi yang paling efisien untuk pemasaran Kopi Arabika Bunar adalah saluran distribusi I dengan tingkat efisiensi sebesar 12,8%, diikuti oleh saluran distribusi II yang memiliki tingkat efisiensi sebesar 13,6%

    SIKAP KONSUMEN TERHADAP KOPI READY-TO-DRINK (RTD) PADA MAHASISWA FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS PADJADJARAN

    Full text link
    Minuman berbahan dasar kopi saat ini digemari berbagai kalangan, terutama Generasi Z. Kopi RTD menjadi solusi praktis bagi konsumen yang menginginkan kemudahan dalam menikmati kopi. Mengingat perbedaan preferensi tiap individu, pelaku usaha perlu memahami proses pengambilan keputusan dan sikap konsumen terhadap kopi RTD guna meningkatkan kepuasan. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dan menganalisis karakteristik, perilaku konsumen, serta membandingkan atribut yang dipertimbangkan dan sikap konsumen terhadap atribut kopi RTD, meliputi rasa, aroma, varian rasa, harga, dan kemasan. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data survei. Analisis data yang digunakan adalah deskriptif dan multiatribut fishbein. Responden adalah mahasiswa Fakultas Pertanian yang pernah mengkonsumsi dan membeli kopi RTD. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas konsumen memperoleh informasi dari media sosial, mendapat dana dari orang tua, membeli produk di kedai coffee-to-go, metode pembayaran e-wallet, dan mengonsumsi kopi di rumah pada malam hari. Sikap konsumen lebih positif terhadap kopi RTD dari kedai coffee-to-go (58,04) dibandingkan kopi RTD kemasan ritel (49,7)

    ANALISIS KELAYAKAN USAHA KEMITRAAN PETERNAKAN AYAM BROILER CLOSED HOUSE (Studi Kasus Pada Peternakan PJ Hidayah Farm di Dusun Citaik Desa Batumalang Kecamatan Cimerak Kabupaten Pangandaran)

    Full text link
    Usaha kemitraan peternakan ayam broiler dengan sistem closed house adalah model usaha yang melibatkan kerja sama antara peternak dan perusahaan inti. Permasalahan yang sering dihadapi dalam usaha kemitraan peternakan ayam broiler dengan sistem closed house meliputi fluktuasi harga pakan dan harga ayam di pasar, penyakit ternak, serta ketergantungan pada perusahaan inti untuk suplai bibit dan pakan. Penelitian ini bertujuan untuk 1) Mengetahui biaya, penerimaan, pendapatan dan 2) Mengetahui kelayakan usaha kemitraan peternakan ayam broiler closed house pada peternakan PJ Hidayah Farm di Dusun Citaik, Desa Batumalang, Kecamatan Cimerak, Kabupaten Pangandaran. Data dikumpulkan melalui observasi langsung, wawancara dengan peternak, dan dokumentasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa biaya tetap yang dikeluarkan sebesar Rp4.790.780,95 dan biaya variabel sebesar Rp424.018.010,00. Total biaya yang dikeluarkan mencapai Rp428.080.790,95. Sementara itu, total penerimaan yang diperoleh dari penjualan ayam broiler sebesar Rp482.556.010,00 dan penjualan kotoran ayam sebesar Rp5.500.000,00, sehingga total penerimaan menjadi Rp488.056.010,00. Keuntungan bersih yang diperoleh adalah Rp59.247.219,05. RC ratio yang dihitung dari data tersebut adalah 1,13, yang menunjukkan bahwa usaha ini efisien secara ekonomi dan menguntungkan atau layak untuk diusahakan

    ANALISIS STRATEGI DAN MODAL NAFKAH PEREMPUAN PADA KELOMPOK WANITA TANI (KWT) SAUYUNAN DI DESA GOMBONGSARI KECAMATAN RAWAMERTA KABUPATEN KARAWANG

    Full text link
    KWT Sauyunan di Desa Gombongsari Kecamatan Rawamerta Kabupaten Karawang mengalami tantangan keterbatasan luas lahan pekarangan, minimnya sarana pertanian, serta keterbatasan informasi yang menyebabkan rendahnya partisipasi perempuan dalam kegiatan KWT. Maka, penelitian ini ditujukan untuk menganalisis tingkat strategi dan modal nafkah pada anggota KWT Sauyunan dalam meningkatkan kesejahteraan perempuan dan keluarganya. Penelitian menggunakan metode campuran (mixed methods) dengan pendekatan deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, kuesioner, dan dokumentasi terhadap seluruh anggota KWT (20 orang). Hasil penelitian menunjukkan bahwa anggota Kelompok Wanita Tani (KWT) Sauyunan di Desa Gombongsari menerapkan tiga strategi nafkah, yaitu rekayasa sumber usahatani, pola nafkah ganda, dan rekayasa spasial. Strategi ini dijalankan melalui intensifikasi pertanian, pekerjaan sampingan, serta migrasi sementara untuk menambah penghasilan. Pemanfaatan modal nafkah menunjukkan modal alam dan manusia cukup kuat, sementara modal fisik, sosial, dan finansial masih terbatas. Program P2WKSS berkontribusi pada peningkatan pendapatan dan ketahanan pangan, dengan rata-rata kontribusi usaha tani sebesar 9,09% terhadap pendapatan rumah tangga. Meskipun kontribusi ekonomi belum dominan, program ini memperkuat peran perempuan dalam ekonomi lokal serta solidaritas sosial antar anggota

    MANAJEMEN RANTAI PASOK RESTORAN SEHAT DI CARBS N CO KOTA BANDUNG

    Full text link
    Tren mengonsumsi makanan sehat saat kini sedang populer di masyarakat, hal ini didorong oleh perubahan gaya hidup dan masyarakat semakin peduli dengan pola hidup sehat setelah terjadinya covid-19, dengan lebih memperhatikan makanan yang dikonsumsi untuk kesehatan tubuh. Salah satu usaha yang menghadirkan menu makanan dan minuman sehat yaitu Carbs N Co. Dalam menjalankan usaha, terdapat tantangan yang dihadapi, salah satunya yaitu pada proses produksi dalam pemenuhan bahan baku agar tetap terjaga kuantitas dan kualitasnya. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis bagaimana rantai pasok yang terjadi di Carbs N Co dengan melihat pada aliran barang, aliran informasi, dan aliran uang. Penelitian ini menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Hasil dari penelitian ini adalah rantai pasok yang terjadi di Carbs N Co meliputi aliran barang yang bergerak dari petani – supplier – Carbs N Co – konsumen, sedangkan untuk aliran uang sebaliknya yaitu dari konsumen hingga petani, dan aliran informasi bergerak dua arah pada setiap pelaku rantai pasok. Strategi perbaikan yang dapat dilakukan yaitu memperkuat komunikasi dan kerjasama dengan supplier dalam pemenuhan bahan baku

    PRODUKSI KONSENTRAT MANDIRI SEBAGAI SOLUSI PENGHEMATAN BIAYA PAKAN TERNAK SAPI PERAH (Studi Kasus di KEP Mitra Amanah, Desa Guranteng, Kecamatan Pagerageung, Kabupaten Tasikmalaya)

    Full text link
    Sapi perah merupakan komoditas ternak yang berperan strategis dalam penyediaan protein hewani berupa susu untuk mendukung ketahanan pangan nasional. Produktivitas susu sapi perah, baik kualitas maupun kuantitasnya sangat dipengaruhi oleh pakan. Kenaikan harga pakan komersial berdampak langsung terhadap penurunan kualitas susu dan pendapatan peternak, mengingat pakan merupakan komponen biaya tertinggi dalam usaha peternakan. KEP Mitra Amanah di Desa Guranteng, Kecamatan Pagerageung, Kabupaten Tasikmalaya merupakan salah satu kelompok peternak yang memproduksi konsentrat mandiri, sehingga perlu diteliti apakah hal tersebut dapat menjadi solusi penghematan biaya pakan. Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan metode studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dan observasi langsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produksi konsentrat mandiri yang dilakukan setiap 7-8 hari sekali di KEP Mitra Amanah mampu menghasilkan sebanyak tiga ton konsentrat. Berdasarkan efisiensi biaya, produksi konsentrat mandiri mampu menurunkan biaya pakan sebesar 15,6% dengan biaya produksi per kilogram sebesar Rp4.220,53. Manfaat lain yang diperoleh, diantaranya pemanfaatan bahan baku lokal, peningkatan kualitas pakan, dan sebagai sumber penghasilan tambahan bagi kelompok. Namun fluktuasi harga dan ketersediaan bahan baku, kurangnya pelatihan teknis untuk peternak, serta keterbatasan sarana produksi masih menjadi hambatan. Studi ini menunjukkan bahwa produksi konsentrat mandiri merupakan strategi adaptif dan berkelanjutan dalam mendukung usaha peternakan sapi perah

    KELAYAKAN USAHATANI JAGUNG HIBRIDA DI DESA KADUPANDAK KECAMATAN TAMBAKSARI KABUPATEN CIAMIS

    Full text link
    ABSTRAK Salah satu produk pangan utama adalah jagung, yang memiliki peran strategis dan penting guna meningkatkan perekonomian Indonesia. Memahami pentingnya jagung dan potensi besar yang dimiliki Indonesia di masa depan, perlu dilakukan terobosan atau cara cepat untuk meningkatkan produksi jagung demi memenuhi kebutuhan jagung yang semakin meningkat serta untuk meningkatkan kesejahteraan petani. Berdasarkan penjelasan sebelumnya, masalah penelitian ini diidentifikasi sebagai berikut : (1) Berapakah biaya, penerimaan beserta pendapatan usahatani jagung hibrida di Desa Kadupandak Kecamatan Tambaksari Kabupaten Ciamis? (2) Apakah Usahatani Jagung Hibrida di Desa Kadupandak Kecamatan Tambaksari Kabupaten Ciamis layak untuk diusahakan?  Penelitain ini dilaksanakan guna mengetahui :  (1) Berapa besarnya biaya, penerimaan beserta pendapatan usahatani jagung hibrida di Desa Kadupandak Kecamatan Tambaksari Kabupaten Ciamis? (2) Apakah usahatani jagung hibrida di Desa Kadupandak Kecamatan Tambaksari Kabupaten Ciamis ini layak untuk diusahakan?. Penelitian ini bersifat kuantitatif dan menggunakan pendekatan studi kasus. Data yang diperoleh meliputi data primer dan sekunder yang diperoleh dari kuisiner, wawancara serta dari kantor desa dan literatur terkait. Berdasarkan hasil beserta  penelitian, didapatlah hasil sebagai berikut : (1) Biaya usahatani jagung hibrida di Desa Kadupandak Kecamatan Tambaksari Kabupaten Ciamis per hektar untuk satu kali musim tanam adalah Rp.4.246.747,-. (2) Penerimaan usahatani jagung hibrida di Desa Kadupandak Kecamatan Tambaksari Kabupaten Ciamis per hektar untuk satu kali musim tanam adalah Rp.8.208.025,- serta pendapatan dalam satu kali musim tanam adalah Rp.3.961.278,- .(3) Rata-rata R/C setiap satu kali musim tanam senilai 1,93. Artinya usahatani jagung hibrida di Desa Kadupandak yang terletak di Kecamatan Tambaksari Kabupaten Ciamis menguntungkan serta layak untuk dilaksanakan.

    KELAYAKAN AGROINDUSTRI PENYULINGAN MINYAK DAUN CENGKEH (Studi Kasus pada Seorang Pengrajin Minyak Cengkeh di Desa Girilaya Kecamatan Panawangan Kabupaten Ciamis)

    Full text link
    Luthfi Rahmat. 2023. Kelayakan Agroindustri Penyulingan Minyak Daun Cengkeh  (Studi Kasus pada Seorang Pengrajin Minyak Cengkeh di Desa Girilaya Kecamatan  Panawangan Kabupaten Ciamis). Dibawah bimbingan Benidzar M. Andrie dan Ivan Sayid Nurahman.Industri penyulingan minyak daun cengkeh di Desa Girilaya, Kecamatan Panawangan, Kabupaten Ciamis adalah salah satu usaha skala perorangan yang menghasilkan produk olahan yang berasal dari daun cengkeh, yaitu minyak daun cengkeh, dan menawarkan alternatif bisnis. Alasan di balik penelitian ini adalah bahwa industri ini memiliki potensi untuk meningkatkan pendapatan keluarga. Namun, hingga saat ini, manajemennya belum optimal, sehingga pengrajin minyak cengkeh tidak tahu seberapa produktif bisnis mereka.  Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Subjek penelitian ini adalah pengrajin penyulingan minyak daun cengkeh. Analisis data dilakukan dengan menganalisis biaya, analisis penerimaan, analisis pendapatan, dan analisis rasio R/C. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usaha penyulingan minyak daun cengkeh menghabiskan total Rp 261.132.364 per tahun, atau Rp 21.761.030 per proses produksi. Dengan biaya tahunan tetap 36.932.364, atau 3.077.697, untuk setiap proses produksi, dan biaya tahunan variabel 224.200.000, atau 18.683.333, untuk setiap proses produksi dan memperoleh pendapatan sebesar Rp 297.920.000 per tahun, atau 26.331.667 per proses produksi, dan pendapatan sebesar Rp 36.787.636 per tahun, atau 4.570.637 per proses produksi. 2. Menurut analisis rasio R/C, memiliki nilai rasio R/C sebesar 1,21. sehingga penyulingan minyak daun cengkeh memiliki peluang untuk dikembangkan

    KOMPARASI MODAL SOSIAL PERILAKU KONTROL DAN NORMA PETANI PADA DUA SENTRA PRODUKSI PADI

    Full text link
    Kegiatan usahatani padi di Indonesia dalam rangka memproduksi produk kebutuhan pangan pokok yaitu beras, dipengaruhi oleh faktor-faktor yang berkaitan modal sosial diantaranya yaitu perilaku kontrol dan norma yang berlaku pada para petaninya. Perilaku kontrol dan norma sebagai modal sosial pada prakteknya seringkali berkaitan dengan kearifan lokal sehingga seringkali terdapat perbedaan dalam penerapannya antara satu wilayah dengan wilayah lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan membandingkan perilaku kontrol dan norma petani pada 2 sentra produksi padi. Desain penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan metoda survey. Populasi pada penelitian ini adalah petani padi di kecamatan Ciracap dan Rancaekek dengan sampel 44 petani padi di Ciracap dan 41 petani padi di Rancaekek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku kontrol dan norma petani padi di Rancaekek sudah baik, namun perilaku kontrol dan norma petani di Ciracap lebih baik lagi. Hasil uji statistik menunjukkan adanya perbedaan yang nyata antara petani di Ciracap dan Rancaekek dalam hal perilaku kontrol dan norma

    1,026

    full texts

    1,079

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇