Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH
Not a member yet
1079 research outputs found
Sort by
ANALISIS PENDAPATAN DAN TITIK IMPAS AGROINDUSTRI TELUR ASIN DI KELURAHAN LINGGASARI KECAMATAN CIAMIS KABUPATEN CIAMIS
Telur asin merupakan telur yang mengalami proses pengasinan. Proses pengasinan ini dapat meningkatkan masa simpan telur, menambah cita rasa dan mengurangi bau amis dari telur itik. Analisis pendapatan dan titik impas diperlukan dalam suatu usaha agar tidak mendapatkan kerugian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya biaya, penerimaan, pendapatan, titik impas dan R/C pada agroindustri Telor Tiga Saudara di Kelurahan Linggasari Kecamatan Ciamis Kabupaten Ciamis. Penelitian ini menggunakan kualitatif dengan metode studi kasus, penentuan sampel digunakan secara sengaja (purvosive sampling). Lokasi penelitian di Kelurahan Linggasari Kecamatan Ciamis Kabupaten Ciamis. Data yang digunakan adalah data primer dan sekunder. Hasil penelitian menunjukan bahwa biaya total yang dikeluarkan oleh pengrajin telur asin di agroindustri Telor Tiga Saudara adalah Rp 7.254.938,12 per satu kali proses produksi. Penerimaan yang diperoleh adalah Rp 9.366.000 per satu kali proses produksi. Pendapatan yang diperoleh oleh pengusaha telur asin adalah Rp 2.111.061,9 per satu kali proses produksi. Besarnya titik impas agroindustri Telor Tiga Saudara, 1) titik impas unit sebanyak 173 kg dalam satu kali proses produksi dan 2) titik impas harga adalah Rp 32.500/kg dalam satu kali proses produksi. Nilai R/C yang didapat adalah 1,3 dengan ini agroindustri Telor Tiga Saudara bisa dikatakan menguntungkan dan layak untuk dijalankan
PENDAMPINGAN DAN PENYULUHAN MANFAAT TANAMAN OBAT KELUARGA DESA PINGGIR SARI KECAMATAN ARJASARI KABUPATEN BANDUNG BARAT
Kegiatan pengabdian pada masyarakat yang dilakukan terdiri dari program inti dan program tambahan yang bertujuan: (1) Membuat data pengelompokan tanaman yang berkhasiat sebagai obat tradisional di desa Pinggirsari Kecamatan Arjasari, (2) Memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai cara pengolahan dan pemanfaatan dari tanaman obat keluarga, (3) Melakukan penanaman TOGA di desa Pinggirsari Kecamatan Arjasari (4). Memberikan penyuluhan peluang usaha minuman herbal. Metode yang dilakukan meliputi survey lokasi penanaman, pengolahan tanah sampai siap tanam, pengadaan bibit tanaman obat, pemupukan dan pemeliharaan, serta penyuluhan tentang manfaat dan cara pengolahan tanaman obat. . Hasil yang dicapai dalam kegiatan ini adalah tersedianya lahan TOGA yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat desa Pinggirsari , serta adanya pemahaman mengenai cara pengolahan dan pemanfaatan TOGA untuk pengobatan mandiri dan pemahaman membuka usaha minuman herba
KERAGAAN AGROINDUSTRI KERUPUK IKAN DI KECAMATAN KOTA AGUNG KABUPATEN TANGGAMUS
Tujuan penelitian ini adalah menganalisis keuntungan dan nilai tambah agroindustri kerupuk ikan, dan bauran pemasaran. Penelitian dilakukan di tiga agroindustri kerupuk ikan di Kecamatan Kota Agung, Kabupaten Tanggamus. Penelitian dilaksanakan pada bulan April sampai Mei 2022. Keuntungan agroindustri kerupuk dianalisis deskriptif kuantitatif dan nilai tambah dianalisis menggunakan metode Hayami serta bauran pemasaran dianalisis deskriptif. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa agroindustri kerupuk ikan menguntungkan dan memberikan nilai tambah positif. Bauran pemasaran agroindustri kerupuk ikan di Kecamatan Kota Agung masih menggunakan personal selling
STRATEGI PEMASARAN OPAK KETAN
Opak ketan merupakan salah satu makanan tradisional. Ada dua jenis opak ketan yang diproduksi yaitu opak ketan seperti pada umumnya berbentuk bulat dan opak sabit. Penelitian ini bertujuan 1) mengidentifikasi kondisi lingkungan internal (kekuatan dan kelemahan) dan eksternal (peluang dan ancaman), 2) merumuskan strategi pemasaran opak ketan pada agroindustri Ibu Eliyah di Desa Sukajadi Kecamatan Cisayong Kabupaten Tasikmalaya. Metode penelitian yang digunakan studi kasus pada agroindustri Ibu Eliyah di Desa Sukajadi Kecamatan Cisayong Kabupaten Tasikmalaya. Penarikan sampel yang digunakan dalam penelitian ini dilakukan dengan Purposive Sampling. Analisis yang digunakan yaitu SWOT dan QSPM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) berdasarkan faktor internal dan faktor eksternal, kekuatan pemasaran opak ketan pada agroindustri Ibu Eliyah meliputi tersedianya modal, produk tahan lama, harga terjangkau, kualitas produk baik, lokasi strategis dan adanya variasi produk. Kelemahannya keterbatasan SDM, kemasan sederhana dan kurangnya promosi, Peluangnya mempunyai pelanggan tetap, pemasaran cukup luas dan tersedianya sarana yang cukup baik. Ancamannya fluktuasi permintaan, cuaca dan iklim, persaingan dengan produk, kenaikan bahan baku dan biaya produksi. 2) alternatif strategi pemasaran yang rekomendasikan untuk agroindustri Ibu Eliyah ini mempertahankan kualitas produk, variasi produk dan memanfaatkn teknologi informasi untuk lebih memperluas pemasaran dan mempermudah dengan memasarkan di toko Online seperti Shopee, Tokopedia dan lainnya.Kata Kunci: Strategi, Pemasaran, Opak Ketan.ABSTRACTOpak sticky rice is one of the traditional foods. There are two types of sticky rice opak produced, namely sticky rice opak which is generally round in shape made of and sickle opak. This study aims to 1) identify the internal environmental conditions (Strength and Weaknesses) and external (Opportunities and Threats), 2) Formulate a marketing strategy for sticky rice opak in Mrs. Eliyah agroindustry in Sukajadi Village, Cisayong District, Tasikmalaya Regency. The research method used is a case study on Mrs. Eliyah agroindustry in Sukajadi Village, Cisayong District, Tasikmalaya Regency. The sampling used in this study was carried out by Purposive Sampling. The analysis used in SWOT and QSPM. The results showed that 1) based on internal and external factors, the marketing strategy of sticky rice opak in Mrs. Eliyah in agroindustry include the availability of capital, durable products, affordable price, good product quality, strategic location and product variations. Meanwhile, the weaknesses are limited human resources, simple packaging, lack of promotion,. Opportunities that include having regular customers, the availability of good facilities. The threats are fluctuation in demand, weather and climate, competition with other products, increases in raw materials and production costs. 2) the alternative marketing strategy recommended for agroindustry Mrs. Eliyah maintains product quality, product variety and utilize information technology to further expand marketing and make it easier to market at online such as Shopee, Tokopedia and othersKeywords : Strategy, marketting, sticky rice opak
ANALISIS KERAGAAN PASAR BERAS DI DESA MARGO DADI KECAMATAN TUMIJAJAR KABUPATEN TULANG BAWANG BARAT
Desa Margo Dadi merupakan salah satu sentra produksi padi tertinggi di Kecamatan Tumijajar, Kabupaten Tulang Bawang Barat. Kegiatan pemasaran padi dihadapkan pada persoalan harga yang fluktuatif sehingga perlu dilakukan analisis sistem pemasaran padi di Desa Margo Dadi. Tujuan dari penelitian ini yaitu menganalisis saluran pemasaran beras, pemasaran marjin dan share petani , menganalisis transmisi harga beras. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dan kuantitatif. Data pada penelitian ini dengan mengumpulkan data primer dan sekunder. Saluran pemasaran yang terbentuk di Desa Margo Dadi terdapat 3 saluran yang masing-masing memperoleh margin sebesar Rp 8.300, Rp 7.500, dan Rp 7.000. Nilaibagian petani dari saluran pemasarn I, saluran pemasaran II, dan saluran pemasaran III masing-masing sebesar 30,83%, 37,50% dan 39,13%. Berdasarkan beberapa indikator efisiensi pemasaran maka saluran pemasaran III merupakan saluran yang efisien dibandingkan saluran I dan II. Nilai elastisitas harga transmisi yaitu sebesar 0,038 (Et<1). Sehingga laju perubahan harga ditingkat petani lebih kecil dari pada ditingkat pedagang. Petani yang bertindak sebagai penerima harga hanya dapat menerima harga yang sudah diberikan pedagang.
SIKAP DAN POLA KONSUMSI SAYURAN RUMAH TANGGA DI KOTA BANDAR LAMPUNG
Vegetables were a type of food that had a complete nutritional content needed by the human body. Consumption patterns made by consumers for a vegetable were inseparable from the various main factors that influence the decision called consumer attitudes. This study aims to analyze attitudes and patterns of consumption of vegetables in households in Bandar Lampung City. Research data was collected on June 2021. Respondents in the study were 60 housewives in Bandar Lampung City. Household consumer attitudes towards vegetables were analyzed using the Fishbein multiattribute model, while descriptive analysis was used to analyze household consumption patterns for vegetables. The results show that household attitudes in Bandar Lampung City towards vegetables have an Ao value of 104.66 and a very positive attitude category. The pattern of vegetable consumption households in Bandar Lampung City includes the average consumption of mustard greens, kale, and spinach of 0.5 kg/week, 0.41 kg/week, and 0.43 kg/week, respectively. The majority of the frequency of consumption of spinach and kale was two times a week, while the consumption of mustard greens was one time a week. The reasons for consumers consuming mustard greens, kale, and spinach were preferences with successive percentages of 43.4 percent, 36.7 percent, and 38.3 percent. Housewives obtain vegetables by buying them directly at traditional markets or modern markets
KERAGAAN POTENSI DAN KENDALA PADA USAHA KEDAI KOPI DI KECAMATAN SINDANGKASIH
Jumlah kedai kopi di Sindangkasih yang terus bertambah, baik dalam skala kecil maupun skala besar, bahkan sering kali di jumpai beberapa kedai kopi dalam satu lokasi yang berdekatan dengan skala usaha yang sama besar dengan daftar menu yang kurang lebih sama. Hal ini memicu persaingan usaha antar para pelakunya. Kondisi tersebut terjadi pada 4 kedai kopi di Kecamatan Sindangkasih yaitu Wood Kopi, Warung Daun Coffee, Kedai Kopi Miring Ciamis dan Shiroi Coffee. Penelitian ini bertujuan untuk Mendalami keragaan usaha kedai kopi pada kedai kopi di sindangkasih dan untuk Mengetahui Potensi dan Kendala usaha kedai kopi pada kedai kopi di Kecamatan Sindangkasih. Tempat penelitian yang dipilih adalah 4 kedai kopi di Sindangkasih yaitu Wood Kopi, Warung Daun Coffee, Kedai Kopi Miring Ciamis dan Shiroi Coffee yang dipilih secara sengaja (purposive) dengan pertimbangan karena keempatnya merupakan kedai kopi dengan skala usaha yang relatif sama dan berada di daerah yang sama/berdekatan. Rancangan penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara kepada sejumlah key informan dan studi pustaka. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa Wood Kopi, Warung Daun Coffee, Kedai Kopi Miring Ciamis dan Shiroi Coffeekeempatnya memiliki sejumlah potensi yang khas dari segi produk, lokasi, fasilitas, kelengkapan alat, sumberdaya manusia dan persaingan. Sedangkan kendala yang dihadapi oleh kedua kedai kopi tersebut diantaranya harga bahan baku kopi yang mengalami lonjakan akan mempengaruhi harga jual kopi, kebisingan, kurangnya tempat parkir untuk roda empat, peralatan sesekali tidak dapat bekerja dengan baik dan fluktuasi penjualan
ANALISIS KELAYAKAN AGROINDUSTRI GULA MERAH DI DESA LANGENSARI KECAMATAN LANGENSARI KOTA BANJAR
Pada umumnya Agroindutri gula merah yang dilaksanakan para perajin di Desa Langensari sudah merasakan keuntungan dari usaha yang dijalankannya namun demikian mereka belum mengetahui secara pasti berapa besarnya biaya, penerimaan, pendapatan dan R/C dari usaha yang dijalankannya, oleh karena itu diperlukan analisis kelayakan agroindustri gula merah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya pendapatan dan kelayakan agroindustri gula merah. Penelitian didesain secara kuantitatif dengan menggunakan metode survei yang dilakukan di Desa Langensari Kecamatan Langensari Kota Banjar. Data primer diperoleh dari 11 responden yang ditentukan dengan mengunakan teknik sampling jenuh atau sensus, sedangkan data sekunder diperoleh dari instansi terkait melalui studi literatur. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa rata-rata biaya total agroindutri gula merah sebesar Rp 56.111,70 dalam satu kali proses produksi produksi, rata-rata penerimaan sebesar Rp 117.109,07 dalam satu kali proses produksi dan pendapatan sebesar Rp 60.997,37 dalam satu kali proses produksi. Dengan nilai R/C sebesar 2,09, agroindustri gula merah masih terkategori layak untuk dilanjutkanPada umumnya Agroindutri gula merah yang dilaksanakan para perajin di Desa Langensari sudah merasakan keuntungan dari usaha yang dijalankannya namun demikian mereka belum mengetahui secara pasti berapa besarnya biaya, penerimaan, pendapatan dan R/C dari usaha yang dijalankannya, oleh karena itu diperlukan analisis kelayakan agroindustri gula merah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya pendapatan dan kelayakan agroindustri gula merah. Penelitian didesain secara kuantitatif dengan menggunakan metode survei yang dilakukan di Desa Langensari Kecamatan Langensari Kota Banjar. Data primer diperoleh dari 11 responden yang ditentukan dengan mengunakan teknik sampling jenuh atau sensus, sedangkan data sekunder diperoleh dari instansi terkait melalui studi literatur. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa rata-rata biaya total agroindutri gula merah sebesar Rp 56.111,70 dalam satu kali proses produksi produksi, rata-rata penerimaan sebesar Rp 117.109,07 dalam satu kali proses produksi dan pendapatan sebesar Rp 60.997,37 dalam satu kali proses produksi. Dengan nilai R/C sebesar 2,09, agroindustri gula merah masih terkategori layak untuk dilanjutkan
ANALISIS KEPUASAN KONSUMEN PADA PERUSAHAAN MULTINASIONAL J.CO
Penelitian ini bertujuan untuk memahami tingkat kepuasan konsumen kepada J.CO Donuts. Penempatan penelitian ini di seluruh Indonesia. Responden dalam penelitian ialah pelanggan J.CO Donuts di seluruh Indonesia sejumlah 40 orang yang kemudian dipastikan dengan teknik sampel insidental (Accidental sampling). Tujuan penelitian ialah untuk memahami kepuasan konsumen terhadap J.CO Donuts di seluruh Indonesia. Analisis yang dimanfaatkan ialah analisis Customer Satisfaction Index (CSI) dan Importance Performance Analysis (IPA). Hasil penelitian yang diperoleh ialah tingkatan kepuasan konsumen J.CO Donuts di seluruh Indonesia terbilang sangat puas. Namun, dari perolehan analisis IPA tingkat kebutuhan konsumen yang diberikan perusahaan J.CO Donuts tergolong sangat baik. Hal tersebut memperlihatkan mengenai tingkat kinerja perusahaan sudah mencapai kepuasan yang diharapkan oleh sebagian besar konsumen
ANALISIS KELAYAKAN USAHATANI BUNGA POTONG KRISAN (Chrysanthemum sp.) DI KECAMATAN TUTUR KABUPATEN PASURUAN
Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mengidentifikasi karakteristik petani usahatani bunga potong krisan (Chrysanthemum sp.), (2) Menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat produksi usahatani bunga potong krisan (Chrysanthemum sp.), (3) Menganalisis kelayakan usahatani bunga potong krisan (Chrysanthemum sp.) di Kecamatan Tutur Kabupaten Pasuruan. Jumlah sampel yang diambil sebnayak 51 responden menggunakan metode slovin yang diambil di Kecamatan Tutur Kabupaten Pasuruan yang dipilih secara purposive. Analisis data menggunakan analisis regresi linear berganda, R/C ratio, BEP, NPV, IRR dan PP. Hasil analisis menunjukkan bahwa Faktor luas lahan (X1), bibit (X2), pupuk (X3), pestisida (X4), dan tenaga kerja (X5) secara bersama-sama berpengaruh nyata terhadap jumlah produksi bunga potong krisan. Faktor luas lahan (X1), bibit (X2) dan tenaga kerja (X5) secara parsial berpengaruh nyata terhadap jumlah produksi bunga potong krisan di Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan.Pendapatan rata-rata selama tiga tahun sebesar 1.709.143.199. R/C ratio sebesar 2,9 nilai NPV sebesar 1.413.779.942, sedangkan IRR sebesar 119% dan PP sebesar 1 periode Hal ini menunjukkan bahwa usahatani bunga potong krisan layak untuk diusahakan