Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH
Not a member yet
    1079 research outputs found

    KEUNTUNGAN DAN EFISIENSI BIAYA USAHA LEBAH MADU TRIGONA SP (STUDI KASUS DI DESA SAGALAHERANG KECAMATAN PANAWANGAN KABUPATEN CIAMIS)

    Get PDF
     Penelitian ini dilatarbelakangi bahwa Desa Sagalaherang memiliki potensi untuk mengembangkan usaha lebah madu Trigona sp. Potensi ini ditunjukan oleh seorang pegusaha lebah madu Trigona sp yang berada di Desa Sagalaherang Kecamatan Panawangan Kabupaten Ciamis satu-satunya pengusaha lebah madu yang ada di Kecamatan Panawangan. Tujuan penelitian untuk mengetahui Keuntungan dan Efisiensi Usaha Lebah Madu Trigona sp di Desa Sagalaherang Kecamatan Panawangan Kabupaten Ciamis. Penelitian ini dilakukan pada bulan juni 2023 sampai dengan bulan juli 2023 dengan menggunakan metode Deskriptif Kuantitatif. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis keuntungan dan analisis efesiensi biaya dengan menggunakan R/C. Hasil yang diperoleh pada usaha lebah madu Trigona sp ialah, keuntungan pemeliharaan lebah Trigona sp adalah Rp 1.963.975,- dan R/C pemeliharaan lebah Trigona sp adalah 2,04. Nilai R/C > 1 yang menandakan bahwa usaha perlebahan madu Trigona sp Efisien dan dapat dilanjutkan. Berdasarkan penelitian ini diharapkan usaha lebah Trigona sp dapat lebih dikenal dan dikembangkan lebih luas lagi dilihat dari lingkungan dan iklimnya yang mendukung untuk usaha lebah madu Trigona sp

    PERAN PENYULUH PERTANIAN DALAM ADOPSI INTENSIFIKASI USAHATANI DI DESA SEPATNUNGGAL KECAMATAN SODONGHILIR KABUPATEN TASIKMALAYA

    Get PDF
    Sebagai komoditas sumber pangan, pakan dan bioenergi, inovasi komoditas dan usahatani jagung semakin intensif dikembangkan, bahkan semakin cerdas, namun untuk mengubah perilaku petani agar mengadopsi inovasi tersebut membutuhkan peran penyuluh pertanian. Penelitian bertujuan untuk mengetahui peran penyuluh pertanian dalam adopsi inovasi intensifikasi usahatani jagung dan menganalisis tingkat adopsinya pada petani jagung di Desa Sepatnunggal Kecamatan Sodonghilir Kabupaten Tasikmalaya. Penelitian didesain secara kuantitatif dengan metode survei. Data primer dikumpulkan dari 36 orang petani yang ditentukan secara purposive sampling dan dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam adopsi inovasi intensifikasi usahatani jagung, penyuluh berperan sebagai pembimbing, motivator, fasilitator dan dinamisator dengan kategori tinggi (55 persen). Tingkat adopsi inovasi intensifikasi usahatani jagung pada petani terkategori tinggi (53 persen), yang berarti petani sudah mampu menerapkan perilaku intensifikasi pada usahatani jagung

    HUBUNGAN ANTARA PERAN KELOMPOK PENANGKAR DENGAN KAPASITAS PETANI PENANGKAR BENIH PADI DI KABUPATEN CIAMIS

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kelompok penangkar benih dengan kapasitas petani penangkar benih padi di Kabupaten Ciamis yang bermitra dengan CV PTSC dalam pemasaran benih padi, serta menganalisis hubungan antara peran kelompok penangkar benih dengan kapasitas petani penangkar benih  padi di Kabupaten Ciamis. Metode penelitian menggunakan metode survei. Penentuan lokasi penelitian dilakukan secara purposive di Kecamatan Lakbok, Banjarsari, Banjaranyar dan Kecamatan Pamarican Kabupaten Ciamis. Penentuan sampel dengan metode proportional random sampling. Data dianalisis dengan menggunakan uji Korelasi Rank Spearman dan uji Korelasi Kendall’s. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran kelompok penangkar benih sebagai kelas belajar, wahana kerjasama dan unit produksi termasuk kategori tinggi.  Kapasitas petani penangkar benih padi meliputi penguasaan inovasi teknologi, persiapan budidaya, penerapan komponen teknologi, berorientasi pemasaran hasil, menjalin kemitraan dan keberlanjutan usaha termasuk kategori tinggi. Analisis korelasi peran kelompoktani sebagai kelas belajar dengan kapasitas petani penangkar benih padi berkorelasi rendah, peran kelompoktani sebagai wahana kerjasama  dan sebagai unit produksi dengan kapasitas petani penangkar benih padi berkorelasi sedang. Berdasarkan hasil uji korelasi Kendall terdapat hubungan yang siginifikan antara peran kelompok penangkar dengan kapasitas petani penangkar benih padi di Kabupaten Ciamis

    STRATEGI PENGEMBANGAN AGROINDUSTRI KERIPIK KACA (Studi Kasus Pada Agroindustri Wijaya Pikca Di Desa Kertajaya Kecamatan Panawangan Kabupaten Ciamis)

    Get PDF
    ABSTRAK ALDILA MUGIA RASPATI DEISTI. 2024. Strategi Pengembangan Agroindustri Keripik Kaca  (Studi Kasus Pada Agroindustri Wijaya Pikca Di Desa Kertajaya Kecamatan Panawangan Kabupaten Ciamis). Di bawah bimbingan Benidzar M Andrie dan Anisa Puspitasari. Agroindustri keripik kaca milik bapak Totoy berdiri sejak tahun 2020, akan tetapi agroindustri ini masih melakukan produksi dengan cara tradisional sehingga perkembangan usahanya lambat. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui : (1) Faktor internal dan eksternal dari Strategi Pengembangan agroindustri Keripik Kaca pada agroindustri wijaya pikca, (2) Strategi Pengembangan agroindustri Keripik Kaca pada agroindustri wijaya pikca. Jenis metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis SWOT. Hasil penelitian : (1) Faktor internal merupakan kekuata dan kelemahan, yang menjadikan faktor kekuatan adalah pengalaman tenaga kerja,  produk tahan lama, produksi mudah dilakukan, harga terjangkau da produk tanpa bahan pengawet . Sedangkan yang menjadi kelemahan dari agroindustri wijaya pikca adalah lokasi kurang strategis, tekologi yang belum modern Belum ada SOP tertulis dan sistem pembukuan masih tradisional. Faktor eksternal adalah peluang dan ancaman, yang menjadi peluang pada wijaya pikca adalah pertumbuhan ekonomi, ketersediaan bahan baku, permintaan pasar dan Kemajuan Teknologi Informasi. Sedangkan yang menjadi ancaman pada agroindusti wijaya pikca adalah produksi dipengaruhi cuaca, kenaikan harga saraa produksi, kenaikan tarif transportasi dan perubahan selera konsumen. (2) Strategi pengembangan yang dapat digunakan agroindustri wijaya pikca adalah strategi Strengths-Treats (S-T), dimana perusahaan dapat memanfaatkan kekuatan pengalaman tenaga kerja untuk melakukan inovasi dan diversifikasi produk  untuk memenuhi perubahan selera konsumen yang semakin sberagam. Untuk menanggulangi keaikan harga sarana produksi dan kondisi cuaca perusaahan bisa melakukan produksi dengan tujuan untuk myiapkan stok produk dan harga yang stabil agar tetap tersedian saat cuaca buruk dan harga sarana produksi naik .

    STRATEGI PENGEMBANGAN USAHATANI JAMBU KRISTAL DI DESA KARANGBENDA KECAMATAN PARIGI KABUPATEN PANGANDARAN

    Get PDF
    Penelitian  ini  bertujuan  untuk  mengetahui faktor kekuatan dan kelemahan yang ada dalam pengembangan komoditi jambu kristal, mengetahui faktor peluang dan acaman yang ada dalam pengembangan komoditi jambu Kristal, serta untuk merumuskan strategi dalam pengembangan komoditi jambu kristal di Desa Karangbenda. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei 2023  hingga April 2024. Data primer  dikumpulkan dari seorang informan  dengan menggunakan teknik  wawancara  secara mendalam. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan  menggunakan metode Fenomenologi. Hasil dari penelitian menyatakan, terdapat  tiga faktor kekuatan dalam usahatani jambu kristal (tersedianya sarana prasarana, sumber daya alam yang memadai, khasiat dan manfaat jambu kristal dan ada empat faktor kelemahannya (teknologi, teknik budidaya yang sederhana, keterbatasan informasi pasar dan kurangnya kerjasama). Kedua, ada empat faktor peluang usahatani jambu kristal (tersedianya bantuan dari pemerintah, pemanfaatan pemasaran digital, adanya inovasi pengolahan, adanya program penyuluhan), dan ada empat ancamannya (kompetitor usahatani yang sejenis, serangan hama dan penyakit, perubahan cuaca yang tidak menentu dan pelaksanaan penyuluhan tidak menentu). Ketiga, strategi pengembangan usahatani jambu kristal berada didalam Kuadran I, yang berarti mendukung untuk berada diposisi atau strategi yang diterapkan adalah Agresif(Growt Oriented Strategy), yaitu dengan memiliki kekuatan yang kuat dan memiliki peluang untuk berkembang

    STRATEGI PEMASARAN PADA UMKM (Studi Kasus Pada Rumah Keripik Kentang Manohara Di Desa Sukatani, Kec. Cisurupan, Kabupaten Garut)

    Get PDF
    Rumah Keripik Kentang Manohara merupakan suatu UMKM industri pengolahan yang berada di Kabupaten Garut dan dapat mempertahankan usahanya dari tahun 2004 hingga saat ini. Dibalik keberlangsungan usahanya, Rumah Keripik Kentang Manohara mengalami penjualan yang fluktuatif tiap tahunnya hingga pada tahun 2023 penjualannya mengalami penurunan selama tiga tahun terakhir. Penyebab terjadinya penurunan disebabkan oleh pemasaran yang masih konvensional dengan mengandalkan pihak ketiga (agent) di zaman yang semakin modern, sehingga produk tidak dapat bersaing dengan pesaing industri pengolahan yang sama. Dengan demikian, pihak Rumah Keripik Kentang Manohara memerlukan formulasi strategi yang baik dan tepat dalam menghadapi permasalahan tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk dapat menganalisis faktor internal dan eksternal yang dapat memengaruhi peningkatan pemasaran Rumah Keripik Kentang Manohara, lalu dapat menentukan alternatif strategi pemasaran yang tepat, hingga mengkaji prioritas alternatif strategi pemasaran yang dapat diterapkan oleh Rumah Keripik Kentang Manohara. Penelitian ini menggunakan desain pendekatan kualitatif dan studi kasus. Metode yang digunakan dalam mengolah data yaitu dengan analisis deskriptif dan tiga tahapan formulasi strategi. Alat analisis yang digunakan berupa matriks IFE, EFE, IE, SWOT dan QSPM. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Rumah Keripik Kentang Manohara berada pada posisi V yaitu hold and maintain, yang berarti strategi yang dapat dilakukan yaitu penetrasi pasar dan pengembangan produk. Prioritas alternatif strategi yang dapat diterapkan oleh Rumah Keripik Kentang Manohara memilik perolehan skor TAS sebesar 6,253, yaitu memberikan penawaran yang kompetitif dengan para pesaing

    NILAI TAMBAH DAN PENDAPATAN USAHA PARE CRISPY (Studi Kasus pada Agroindustri Reginda Jamur di Desa Waringinsari Kecamatan Langensari Kota Banjar)

    Get PDF
    Agroindustri Reginda ini menghasilkan produk pare, yaitu pare crispy yang enak. Di mana pare biasanya digunakan untuk membuat sayur-sayuran dan lalapan. Pare tidak disukai karena rasanya yang pahit. Namun, pare dapat diolah dengan benar untuk menghilangkan rasa pahitnya. Kedepannya, pasti akan ada peminat untuk mengkonsumsi pare yang diolah. Agroindustri Reginda Pare Crispy merupakan industri yang mengolah pare menjadi pare crispy. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) Pendapatan usaha pare crispy Reginda Jamur di Desa Waringinsari Kecamatan Langensari Kota Banjar, (2) Nilai tambah pare crispy Reginda Jamur di Desa Waringinsari Kecamatan Langensari Kota Banjar. Je Studi kasus adalah jenis penelitian yang dilakukan. Data primer dan sekunder digunakan. Teknik penarikan sample yang digunakan dalam penelitian ini yaitu sampling purposive. Metode analisis data yang dilakukakan dengan perhitungan pendapatan dan peningkatan nilai melalui metode hayami. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa : 1). Besarnya pendapatan yang diperoleh sebesar Rp. 511.874,86. 2). Nilai tambah yang dihasilkan oleh Agroindustri Pare Crispy sebesar Rp. 58.300 per produk.Kata Kunci : Pendapatan, Nilai Tambah, Pare Crisp

    ANALISIS TITIK IMPAS AGROINDUSTRI PENGOLAHAN KOPI ARABIKA (Coffea Arabica) (Studi Kasus Pada Agroindustri Kopi Gunung Raja di Desa Puspamukti Kecamatan Cigalontang Kabupaten Tasikmalaya)

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1). Besarnya biaya, penerimaan dan pendapatan pada agroindustri kopi gunung raja di Desa Puspamukti Kecamatan Cigalontang Kabupaten Tasikmalaya; (2). Besarnya R/C pada agroindustri kopi gunung raja di Desa Puspamukti Kecamatan Cigalontang Kabupaten tasikmalaya; (3). Besarnya titik impas penerimaan dan titik impas volume produksi pada agroindustri kopi gunung raja di Desa Puspamukti Kecamatan Cigalontang Kabupaten Tasikmalaya.  Penelitian ini menggunakan metode studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1). Biaya yang dikeluarkan dalam agroindustri kopi gunung raja per satu kali proses produksi yaitu sebesar Rp 2.670.111 yang dihasilkan dari penjumlahan antara biaya total dan biaya tetap sebesar Rp 331.209 dan biaya variabel yaitu sebesar Rp 2.338.902. Sehingga menghasilkan pendapatan sebesar Rp 2.429.889. (2) R/C agroindustri kopi gunung raja sebesar 1,91, artinya untuk setiap satu rupiah yang dikeluarkan dalam menjalankan agroindustri kopi, maka akan diperoleh penerimaan sebesar Rp 1,91, sehingga pendapatan yang diperoleh sebesar Rp 0,91. (3) Titik Impas (BEP) agroindustri kopi gunung raja tercapai pada nilai penjualan sebesar Rp 602.198, titik impas volume produksi minimum sebanyak 2,03 Kg dan titik impas harga minimum sebesar Rp 157.065

    EFEKTIVITAS DISTRIBUSI BERAS BANTUAN PANGAN NON-TUNAI (BPNT) MELALUI RUMAH PANGAN KITA

    Get PDF
    Perum Bulog juga mengelola dan bertanggung jawab terhadap jalannya Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) melalui Rumah Pangan Kita (RPK) untuk memaksimalkan pelayanan, mulai dari pengadaan bahan pangan hingga distribusi bantuan subsidi pangan ke kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas distribusi beras BPNT melalui RPK di Kota Parepare. Sebanyak 27 responden sebagai RPK yang merupakan agen distributor BPNT di Kota Parepare. Dengan menggunakan skala Likert, data kualitatif dideskripsikan untuk mengukur efektivitas distribusi beras di lokasi ini yang diukur berdasarkan indikator ketepatan yaitu, administrasi, kualitas, dan waktu. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara desktiptif diketahui proses distribusi tersebut dimulai voucher bantuan yang diterbitkan BRI untuk KPM, dimana BRI segera melakukan konfirmasi ke RPK jika dana KPM telah tersedia. RPK selanjutnya meminta informasi kepada Perum Bulog mengenai ketersediaan stok dan waktu distribusi beras dimana Perum Bulog mengantarkan beras ke lokasi RPK. RPK memberi informasi kepada KPM terkait pelaksanaan transaksi pencairan. Hanya indikator ketepatan kualitas yang menunjukkan capaian sangat efektif

    HUBUNGAN KARAKTERISTIK DENGAN PERAN PELAKU AGRIBISNIS JAGUNG DI KECAMATAN CISAGA KABUPATEN CIAMIS

    Get PDF
    Pengembangan jagung hibrida di desa dan kecamatan sentra produksi di Kabupaten Ciamis tidak hanya sebatas peningkatan produksi dan produktifitas melalui perbaikan teknik budidaya dan penggunaan input produksi. Sebagai komoditas yang multifungsi dan multiguna, jagung hibrida seharusnya dikembangkan dari hulu sampai hilir berdasarkan kerangka sistem agribisnis. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat karakteristik pelaku agribisnis jagung, peran pelaku agribisnis jagung dalam sistem agribisnis dan hubungan antara karakteristik pelaku agribisnis jagung dengan peran pelaku agribisnis jagung di Kecamatan Cisaga. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan metode survey. Survey dilakukan di Kecamatan Cisaga terhadap 44 anggota kelompok tani yang diambil secara simple random sampling dari 180 orang populasi. Data primer yang dikumpulkan dari responden dengan menggunakan kuesioner kemudian ditabulasi dan dianalisis secara statistik deskriptif dan korelasi sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat karakteristik pelaku agribisnis jagung di Kecamatan Cisaga berada pada kategori tinggi (56,82%). Tingkat peran pelaku agribisnis  berada pada kategori tinggi (65,91%). Terdapat hubungan yang nyata antara tingkat karakteristik pelaku agribisnis jagung dengan peran pelaku agribisnis jagung di Kecamatan Cisaga. Artinya, semakin tinggi tingkat karakteristik pelaku agribisnis jagung maka semakin tinggi pula tingkat peran pelaku agribisnis jagung yang dikembangkan petani untuk peningkatan produktivitas, pendapatan dan nilai tambah di Kelompok tani di Kecamatan Cisaga. Kata Kunci : karakteristik, peran, agribisnis, jagun

    1,026

    full texts

    1,079

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇