Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH
Not a member yet
1079 research outputs found
Sort by
ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKTIVITAS KERJA KARYAWAN PADA VERTICAL DRYER PANDAWA LIMA (Studi Kasus di Desa Mulyadadi Kecamatan Majenang Kabupaten Cilacap)
Salah satu komponen terpenting yang harus selalu ditingkatkan yaitu produktivitas kerja karyawan. Produktivitas yang tinggi menghasilkan produk yang lebih tinggi, yang menguntungkan perusahaan dan pembangunan ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor gaji, pendidikan, pengalaman kerja, umur, dan lingkungan kerja terhadap produktivitas kerja karyawan secara simultan dan parsial di Vertical Dryer Pandawa Lima. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif. Data primer (survei, wawancara dan observasi) dan data sekunder (sumber yang relevan). Karena Vertical Dryer Pandawa Lima merupakan salah satu penggilingan padi yang mensuplai beras langsung ke bulog, penelitian ini menggunakan teknik pengambilan sampel purposive (disengaja). Seluruh karyawan, yang berjumlah 32 orang, dijadikan sampel dalam penelitian ini. Metode analisis data dalam penelitian ini adalah regresi liner berganda, dan data diproses dengan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada Vertical Dryer Pandawa Lima Desa Mulyadadi, faktor gaji, pendidikan, pengalaman kerja, umur, dan lingkungan kerja berpengaruh secara simultan dan signifikan terhadap produktivitas karyawan. Di sisi lain, faktor gaji, pengalaman kerja, dan umur berpengaruh secara parsial terhadap produktivitas karyawan. Namun, faktor pendidikan dan lingkungan kerja berpengaruh tidak signifikan terhadap produktivitas karyawan
STRATEGI PENGEMBANGAN PADI ORGANIK (Studi Kasus pada Kelompok Tani Parikesit di Desa Bangunsari Kecamatan Pamarican Kabupaten Ciamis)
Padi organik saat ini sangat diminati oleh masyarakat modern dan peluang pasar yang terbilang bagus, juga sangat baik untuk kesehatan dan tentunya juga ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor internal dan eksternal yang dapat mempengaruhi pengembangan padi organik dan alternatif strategi yang diterapkan dalam pengembangan padi organik. Penelitian ini merupakan penelitian studi kasus pada Kelompok Tani Parikesit di Desa Bangunsari Kecamatan Pamarican Kabupaten Ciamis. Responden diambil secara sensus terhadap anggota Kelompok Tani Parikesit sebanyak 48 orang. Data primer dan sekunder diambil menggunakan teknik wawancara melalui kuesioner yang kemudian dianalisis menggunakan SWOT analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor internal meliputi kekuatan: tersedianya pupuk organik serta menghasilkan produk yang berkualitas bersertifikasi serta memiliki kemasan dan juga label merk sendiri, kelemahan: modal usahatani yang terbatas serta masalah utama padi organik yang sangat mudah diserang oleh hama. Faktor eksternal meliputi peluang: tersedia air yang cukup untuk pengairan, ancaman: meningkatnya resistensi hama terhadap pestisida nabati serta terus meningkatnya serangan penyakit terhadap tanaman padi organik. Alternatif strategi yang dapat diterapkan dalam pengembangan padi organik di Desa Bangunsari Kecamatan Pamarican Kabupaten Ciamis, (a) mempertahankan kualitas dan pengembangan pasar, (b) kontinyuitas produksi untuk memenuhi permintaan, (c) meningkatkan pemasaran online, (d) memperluas jaringan pasar, (e) optimalisasi penggunaan sarana produksi dengan modal terbatas, (f) pelatihan bagi SDM untuk meningkatkan keterampilan serta memiliki kemampuan kinerja yang berkualitas, (g) pemeberantasan hama dan penyakit secara kontinyu, (h) keseragaman harga jual dengan peran serta pengawasan pemerintah, (i) menjalin kerjasama dengan pihak terkait dalam menyikapi permodalan, (j) membuat hama dan penyakit tidak menyerang
SALURAN PEMASARAN MANISAN TERONG UNGU (Studi Kasus Pada UMKM Skala Rumahan Olahan Manisan Terong Ungu di Dusun Cikembang Desa Selamanik Kecamatan Cipaku Kabupaten Ciamis)
Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui : (1) Saluran pemasaran Manisan Terong Ungu produk UMKM di Desa Selamanik Dusun Cikembang Kecamatan Cipaku Kabupaten Ciamis (2) Biaya, margin pemasaran, dan keuntungan yang diterima produsen. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode studi kasus. Data yang dikumpulkan meliputi data primer dan data sekunder. Teknik penarikan sampel dilakukan dengan cara purposive sampling. Hasil penelitian menunjukan : Saluran pemasaran pada Manisan Terong Ungu terdapat 2 saluran yaitu : Pada saluran 1 : Produsen – Konsumen , saluran 2 : Produsen- Pengecer – Konsumen. Pada saluran 1 besarnya rata-rata marjin pemasaran adalah Rp.60.000 per kilogram tanpa biaya pemasaran sehingga keuntungan pemasaran sebesar Rp. 60.000 per kilogram. Sedangkan pada saluran 2 rata-rata marjin pemasaran adalah sebesar Rp. 50.000 per kilogram dengan biaya pemasaran Rp.25.000. Sehingga rata-rata keuntungan pemasaran sebesar Rp. 50.000 per kilogram. Bagian harga yang diterima produsen (producer’s share) pada saluran 1 adalah 100%, dan pada saluran 2 adalah 80 %. Artinya besarnya bagian harga yang diterima produsen pada saluran 1 lebih tinggi daripada saluran 2 dari harga yang dibayarkan konsumen
Struktur Dan Distribusi Pendapatan Rumah Tangga Petani Jagung Hibrida (Zea mays) Di Desa Lengkongjaya Kecamatan Cigalontang Kabupaten Tasikmalaya
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) Besarnya biaya, penerimaan dan pendapatan usahatani jagung hibrida di Desa Lengkongjaya Kecamatan Cigalontang Kabupaten Tasikmalaya. (2) Struktur dan distribusi pendapatan rumah tangga petani jagung hibrida jagung hibrida di Desa Lengkongjaya Kecamatan Cigalontang Kabupaten Tasikmalaya. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Desa Lengkongjaya Kecamatan Cigalontang Kabupaten Tasikmalaya ditentukan sebagai lokasi penelitian secara purposive. Sedangkan untuk penarikan sampel petani dilakukan secara random sampling. Petani jagung hibrida di Desa Lengkongjaya Kecamatan Cigalontang Kabupaten Tasikmalaya sebanyak 120 orang diambil 20 % dari total petani yang ada di lokasi tersebut sehingga petani yang menjadi responden adalah sebanyak 24 petani sebagai sampel penelitian. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) Besarnya biaya total pada usahatani jagung hibrida di Desa Lengkongjaya Kecamatan Cigalontang Kabupaten Tasikmalaya Rp 10.204.400 per hektar per satu kali musim tanam. Sedangkan penerimaannya adalah Rp 27.000.000 per hektar per satu kali musim tanam, diperoleh dari hasil panen jagung hibrida 6.000 kilogram per hektar dengan harga Rp 4.500/kg. Besarnya pendapatan pada jagung hibrida di Desa Lengkongjaya Kecamatan Cigalontang Kabupaten Tasikmalaya adalah Rp 16.795.600 per hektar per satu kali musim tanam. Besarnya R/C pada usahatani jagung hibrida di Desa Lengkongjaya Kecamatan Cigalontang Kabupaten Tasikmalaya adalah 2,47. Setiap pengeluaran biasa Rp 1,00 maka petani jagung hibrida akan mendapat penerimaan Rp 2,47 sehingga petani jagung hibrida memperoleh keuntungan Rp 1,47. Dengan demikian, usahatani jagung hibrida di Desa Lengkongjaya Kecamatan Cigalontang Kabupaten Tasikmalaya layak untuk diusahakan, pendapatan per tahun usahatani jagung hibrida sebesar Rp 10.397276,10 yang tingkat kontribusi usahatani jagung hibrida sebesar 3,82% terhadap pendapatan keluarga dan tergolong pada kategori kecil, karena usahatani jagung hibrida di Desa Lengkongjaya hanya ditanam dua kali dalam se tahun. (2) Distribusi pendapatan rumah tangga petani jagung hibrida di Desa Lengkongjaya berada pada ketimpangan tinggi, dengan indeks Gini Rasio Sebesar lebih dari 0,05 ini berarti pendapatan diantara rumah tangga petani jagung hibrida tidak merata.Kata kunci : Distribusi, Indeks Gini, Pendapatan Rumah Tangga
KOMPARASI USAHATANI JAGUNG ANTAR MUSIM TANAM DI DESA KERTAHARJA KECAMATAN CIJEUNGJING KABUPATEN CIAMIS
Jagung merupakan salah satu komoditas tanaman pangan sektor pertanian yang banyak diusahakan oleh petani-petani di Indonesia. Jagung termasuk ke dalam kelompok bahan pangan nasional yang berkedudukan sebagai makanan pokok utama setelah padi sehingga disebut penyangga ketahanan pangan nasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Bagaimana biaya penerimaan dan pendapatan pada usahatani jagung pada musim tanam yang berbeda di Desa Kertaharja Kecamatan Cijeungjing Kabupaten Ciamis, (2) Bagaimana komparasi usahatani jagung antar musim di Desa Kertaharja Kecamatan Cijeungjing Kabupaten Ciamis. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode survei. Teknik penarikan sampel dengan teknik Sample Random Sampling, dari dua tempat musim jagung 2 kali dalam 1 tahun. Dari hasil penelitian menunjukan bahwa terjadi peningkatan biaya pestisida pada musim tanam 2 mempengaruhi tingkat keuntungan, karena biaya produksi naik. Penurunan biaya tenaga kerja pada musim tanam 2 menunjukkan upaya efisiensi dalam manajemen sumber daya. Meskipun terjadi penurunan produksi pada musim tanam 2, kenaikan harga per unit produk membantu menjaga penerimaan yang relatif tinggi. Kenaikan biaya bunga modal dan beberapa biaya variabel dapat memengaruhi keuntungan keseluruhan usahatani pada musim tanam. Analisis Komparasi keuntungan Usahatani Jagung menunjukkan bahwa terdapat perbedaan pada keuntungan usahatani jagung pada musim tanam 1 dan musim tanam 2
PENGARUH GREEN PRODUCT TERHADAP GREEN PURCHASE INTENTION
Penelitian ini difokuskan pada Pengaruh Green Product terhadap Green Purchase Intention. Studi pada Produk Sirup Markisa di Kabupaten Ciamis. Permasalahan yang dihadapi dalam penelitian ini meliputi: Bagaimana pengaruh green product terhadap Green Purchase Intention pada produk Sirup Markisa di Kabupaten Ciamis. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis; pengaruh green product terhadap Green Purchase Intention pada produk Sirup Markisa di Kabupaten Ciamis. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey dengan pendekatan kuantitatif. Sedangkan untuk analisis data yang diperoleh digunakan analisis koefisien korelasi sederhana, koefisien determinasi, analisis uji signifikansi uji t.Hasil dari penelitian dan pengolahan data menunjukan bahwa Green Product dan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Green Purchase Intention Intention pada Produk Sirup Markisa di Kabupaten Ciamis dengan besarnya pengaruh 37,5% dan sisanya 62,5% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti.Diharapkan perusahaan yang memproduksi Sirup Markisa lebih mengoptimalkan indikator green product yang masih rendah yaitu label produk agar memudahkan konsumen mengidentifikasi dan memilih produk. Selain itu Perusahaan harus meningkatkan pemahaman tentang pentingnya produk yang ramah bagi lingkungan dan baik untuk kesehatan
PENERAPAN ETIKA BISNIS DAN BAURAN PEMASARAN PADA UMKM SARI RASA BAKERY DI DESA MANGKUBUMI KECAMATAN SADANANYA KABUPATEN CIAMIS
Sebuah perusahaan dapat dijamin keberlangsungan usahanya dalam jangka panjang jika para stakeholder konsisten menerapkan etika bisnis. Keberlangsungan usaha juga dapat dipengaruhi oleh penerapan strategi pemasaran salah satunya dengan bauran pemasaran. Salah satu UMKM yang menerapkan etika bisnis dan bauran pemasaran adalah Sari Rasa Bakery. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mengetahui dan mengidentifikasi penerapan etika bisnis pada usaha Sari Rasa Bakery di Desa Mangkubumi, Kecamatan Sadananya, Kabupaten Ciamis; 2) Mengetahui dan mengidentifikasi bauran pemasaran pada usaha Sari Rasa Bakery di Desa Mangkubumi, Kecamatan Sadananya, Kabupaten Ciamis. Metode penelitian ini adalah studi kasus. Sampel diambil secara purposive atau sengaja dengan pertimbangan bahwa Sari Rasa Bakery aktif melakukan produksi dan memiliki banyak karyawan. Data dikumpulkan melalui studi pustaka, observasi dan wawancara. Data yang terkumpul mengenai penerapan etika bisnis dan bauran pemasaran kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sari Rasa Bakery telah menerapkan etika bisnis terhadap stakeholder dan menerapkan prinsip-prinsip etika bisnis, meskipun masih terjadi tindak pencurian yang melanggar prinsip kejujuran. Sari Rasa Bakery juga menerapkan strategi bauran pemasaran, meskipun pada aspek promosi belum dimaksimalkan
ANALISIS KELAYAKAN USAHATANI PADI KETAN HITAM LOKAL (Studi Kasus Di Desa Puspamukti Kecamatan Cigalontang Kabupaten Tasikmalaya)
ABSTRAK penelitian ini adalah untuk mengetahui : (1) Besarnya biaya, penerimaan dan pendapatan usahatani padi ketan hitam lokal per hektar dalam satu kali musim tanam di Desa Puspamukti Kecamatan Cigalontang Kabupaten Tasikmalaya, (2) Besarnya nilai R/C usahatani padi ketan hitam lokal per hektar dalam satu kali musim tanam di Desa Puspamukti Kecamatan Cigalontang Kabupaten Tasikmalaya. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendataan studi kasus pada petani ketan hitam lokal di Desa Puspamukti Kecamatan Cigalontang Kabupaten Tasikmalaya dengan jumlah petani padi ketan hitam lokal sebanyak 50 orang. Hasil penelitian menunjukan bahwa: 1) Rata-rata biaya total usahatani padi ketan hitam lokal di Desa Puspamukti Kecamatan Cigalontang Kabupaten Tasikmalaya per hektar dalam satu kali musim tanam Rp 7.461.732,00. Rata-rata penerimaan usahatani padi ketan hitam lokal di Desa Puspamukti Kecamatan Cigalontang Kabupaten Tasikmalaya per hektar dalam satu kali musim tanam Rp 25.280.000,00, sehingga mendapatkan rata-rata pendapatan Rp 17.818.268,00, per hektar dalam satu kali mudim tanam. 2) R/C usahatani padi ketan hitam lokal di Desa Puspamukti Kecamatan Cigalontang Kabupaten Tasikmalaya per hektar dalam satu kali musim tanam yaitu 3,27. Setiap biaya yang dikeluarkan Rp 1, maka akan mandapatkan penerimaan Rp 3,27 sehingga akan mendapatkan pendapatan Rp 2,27 dan usahatani padi ketan hitam layak untuk diusahakan karena nilai R/C nya lebih dari Rp 1. Maka usahatani padi ketan hitam lokal di Desa Puspamukti Kecamatan Cigalontang Kabupaten Tasikmalaya layak untuk diusahakan.Kata kunci : Biaya, Penerimaan, Pendapatan, Usahatani
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MINAT BELI ULANG KERIPIK PISANG HIKMAH DI DESA KERSAMANAH KECAMATAN KERSAMANAH KABUPATEN GARUT
Keripik pisang adalah produk makanan ringan yang dibuat dari irisan buah pisang dan digoreng, dengan atau tanpa bahan tambahan makanan yang diizinkan. Minat beli ulang menunjukan keinginan pembeli untuk melakukan kunjungan ulang dimasa yang akan datang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) Tingkat minat beli ulang keripik pisang di Desa Kersamanah Kecamatan Kersamanah Kabupaten Garut. (2) Faktor-faktor yang berpengaruh terhadap minat beli ulang keripik pisang di Desa Kersamanah Kecamatan Kersamanah Kabupaten Garut. Data yang digunakan dalam peneltiian ini adalah data primer dan data sekunder. Teknik penarikan sampel menggunakan metode Accidental Sampling yaitu teknik penentuan sampel berdasarkan kebetulan, siapa saja yang secara kebetulan bertemu dengan peneliti dapat digunakan sebagai sampel pada Agroindustri Keripik Pisang Hikmah di Desa Kersamanh Kecamatan Kersamanah Kabupaten Garut. Wawancara mendalam dilakukan terhadap 30 orang responden minat beli ulang. Uji analisis data menggunakan Uji F, Uji T dan metode regresi linear berganda dengan alat bantu SPSS29. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) tingkat minat beli ulang dari kualitas produk, kualitas pelayanan dan kepuasan pelanggan terhadap variabel dependen yaitu Minat beli ulang adalah sebesar 91,8%. (2) Faktor-Faktor yang berpengaruh terhadap minat beli ulang Agroindustri Keripik Pisang Hikmah di Desa Kersamanah Kecamatan Kersamanah Kabupaten Garut adalah Kualitas Produk, Kualitas Pelayanan dan Kepuasan Pelangga
ANALISIS USAHA PENGOLAHAN IKAN ASIN (Studi Kasus Pada Agroindustri Dua Putri Rancage di Desa Batukaras Kecamatan Cijulang Kabupaten Pangandaran)
Ikan asin merupakan bahan pangan yang terbuat dari ikan yang diawetkan dengan menambahkan banyak garam. Bahan baku ikan asin adalah ikan segar yang dipilih dari Tempat Pelelangan Ikan Desa Batukaras tentunya ikan yang memiliki kualitas baik yaitu ikan teri, ikan jambal roti, ikan gabus laut, ikan selar dan ikan emprit, proses ikan asin dari mulai pembersihan sisik, pencucucian, penggaraman , penjemuran belangsung selama 3- 4 hari. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis : 1) pengadaan bahan baku di Agroindustri Ikan Asin Dua Putri Rancage di Desa Batukaras Kecamatan Cijulang. 2) Besarnya pendapatan dan kelayakan usaha Agroindustri Ikan Asin Dua Putri Rancage di Desa Batukaras Kecamatan Cijulang. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif.Teknik penarikan sampel dalam penelitian ini dilakukan secara purposive sampling yaitu pada Agroindustri Ikan Asin Dua Putri Rancage. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : 1) Pengadaan bahan baku yaitu ikan segar, pengrajin membeli bahan baku dari tempat peletangan ikan (TPI) Desa Batukaras Bahan baku yang digunakan adalah sebagai berikut dari mulai harga ikan teri Rp. 15.000 per kg, ikan jambal roti Rp. 25.000 per kg, ikan gabut laut Rp. 15.000 per kg, ikan selar Rp. 5.000 per kg dan ikan emprit Rp. 5.000 per kg dalam satu kali proses produksi satu minggu 2 kali produksi, pengelolaan ikan asin dua rancage membutuhkan bahan baku ikan sebanyak 111 kg.2) Pendapatan yang diperoleh pengrajin ikan asin dua putri rancage dalam satu kali proses produksi yaitu sebesar Rp. 1.814.222 dengan nilai R/C sebesar 1,68 (layak yang diusahakan)