Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH
Not a member yet
    1079 research outputs found

    NILAI TAMBAH DAN STRATEGI PENGEMBANGAN AGROINDUSTRI KERIPIK SINGKONG (Studi Kasus Pada Agroindustri Keripik Singkong Ibu Nining di Desa Gunungsari Kecamatan Sadananya Kabupaten Ciamis)

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Berapa besar biaya, penerimaan dan pendapatan agroindustri keripik singkong ibu Nining di Desa Gunungsari Kecamatan Sadananya Kabupaten Ciamis, 2) Berapa besarnya nilai tambah agroindustri keripik singkong ibu Nining di Desa Gunungsari Kecamatan Sadananya Kabupaten Ciamis, 3) Bagaimana strategi alternatif pengembangan usaha keripik singkong ibu Nining di Desa Gunungsari Kecamatan Sadananya Kabupaten Ciamis. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan menggunakan data primer dan sekunder. Analisis data menggunakan Nilai Tambah, IFAS, EFAS, Diagram SWOT dan Matriks SWOT. Hasil penelitian menunjukkan: 1) Biaya yang dikeluarkan oleh agroindustri keripik singkong ibu Nining di Desa Gunungsari Kecamatan Sadananya Kabupaten Ciamis dalam satu kali proses produksi adalah Rp 575.598,88 dan penerimaan Rp. 750.000 sehingga memperoleh pendapatan Rp. 174.401,12. 2) Nilai tambah yang diperoleh pengusaha agroindustri keripik singkong ibu Nining di Desa Gunungsari Kecamatan Sadananya Kabupaten Ciamis yaitu Rp. 2.955,- per kilogram dan rasio nilai tambah 40 persen. Hal ini berarti bahwa nilai tambah yang dihasilkan termasuk dalam kategori rasio tinggi. Sehingga usaha keripik singkong tersebut harus dikembangkan lebih lanjut karena memiliki potensi yang besar. 3) Alternatif strategi yang dapat diterapkan dalam pengembangan agroindustri keripik singkong ibu nining yaitu terdiri atas mempertahankan dan meningkatkan kualitas produk keripik singkong dengan memanfaatkan dengan kemajuan teknologi produksi, mempertahankan kualitas produk keripik singkong dan meningkatkan pelayanan untuk mempertahankan pelanggan tetap

    KELAYAKAN AGROINDUSTRI JAMUR CRISPY (Studi Kasus pada PT Mandiri Cikal Bakti di Desa Petirhilir Kecamatan Baregbeg Kabupaten Ciamis)

    Full text link
    Besarnya penduduk yang bekerja pada sektor pertanian didukung oleh lahan pertanian yang luas dan subur membuat agroindustri sebagai penarik pembangunan sektor pertanian berperan dalam menciptakan pasar bagi hasil pertanian melalui berbagai produk olahannya. Di Indonesia hampir seluruh komoditas pertanian dapat diolah, salah satunya adalah jamur tiram. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Besar biaya, penerimaan, dan pendapatan pada agroindustri jamur crispy PT Mandiri Cikal Bakti di Desa Petirhilir Kecamatan Baregbeg Kabupaten Ciamis, dan (2) Kelayakan atau R/C dari agroindustri jamur crispy PT Mandiri Cikal Bakti di Desa Petirhilir Kecamatan Baregbeg Kabupaten Ciamis. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan metode survey. Teknik pengumpulan data diperoleh melalui wawancara dengan menggunakan alat bantu kuesioner. Data yang dikumpulkan meliputi data primer dan sekunder. Teknik penarikan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Besar biaya Rp. 1.082.397,52, penerimaan Rp. 1.800.000,00, dan pendapatan Rp. 717.602,48, dan (2) Besarnya R/C 1,66 yang menunjukkan bahwa dari setiap satu rupiah biaya yang dikeluarkan agroindustri jamur crispy PT. Mandiri Cikal Bakti akan memperoleh penerimaan sebesar Rp. 1,66, dan keuntungan pendapatan sebesar Rp. 0,66. Sehingga dapat dikatakan bahwa usaha agroindustri jamur crispy PT. Mandiri Cikal Bakti yang dijalankan hasilnya adalah menguntungkan dan layak untuk di usahakan, karena R/C >

    NILAI TAMBAH DAN PROFITABILITAS USAHA OLAHAN KERIPIK UBI UNGU DI DESA CIOMAS KECAMATAN PANJALU KABUPATEN CIAMIS

    Full text link
    Kegiatan agroindustri merupakan bagian integral dari pembangunan sektor pertanian efek agroindustri mampu mentransformasikan produk primer ke produk olahan sekaligus budaya kerja bernilai tambah rendah menjadi budaya kerja industrial modern yang menciptakan nilai tambah lebih tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) Nilai tambah pada Agroindustri Keripik Ubi Ungu per satu kali proses produksi (2) Profitabilitas pada Agroindustri Keripik Ubi Ungu Rasa per satu kali proses produksi. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus pada Agroindustri Keripik Ubi Ungu di Desa Ciomas Kecamatan Panjalu Kabupaten Ciamis. Tempat penelitian ini diambil secara sengaja (purposive) dengan pertimbangan bahwa agroindustri merupakan satu-satunya Agroindustri Keripik Ubi Ungu yang berada di Desa Ciomas Kecamatan Panjalu Kabupaten Ciamis. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa: Besarnya nilai tambah Agroindustri Keripik Ubi Ungu adalah sebesar Rp 18.133,3. Tingkat keuntungan 74,265 persen dengan nilai keuntungan sebesar Rp. 13.466,7. Profitabilitas agroindustri Keripik Ubi Ungu dalam satu kali produksi dapat memperoleh pendapatan 0,24%. Untuk pengusaha Agroindustri ini perlu meningkatkan kerjasama baik di dalam pengadaan bahan baku dan pemasaran

    ANALISIS TITIK IMPAS USAHATANI MENTIMUN (Studi Kasus di Desa Pusakanagara Kecamatan Baregbeg Kabupaten Ciamis)

    Full text link
    Penelitian dilaksanakan dengan tujuan untuk menganalisis : (1) Besarnya biaya, penerimaan dan pendapatan usahatani mentimun per hektar dalam satu kali musim tanam; dan (2) Besarnya titik impas usahatani mentimun di per hektar dalam satu kali musim tanam. jenis penelitian yang digunakan kualitatif dengan metode studi kasus di desa pusakanagara kecamatan baregbeg kabupaten ciamis. Informan penelitian berjumlah 10 orang petani mentimun yang diambil secara sensus. Hasil penelitian menunjukan bahwa : 1) Besarnya biaya total pada usahatani mentimun sebesar Rp. 33.038.904,07/ha/MT, penerimaan Rp. 66.931.818,18/ha/MT, dan pendapatan Rp. 33.893.704,65/ha/MT. 2) Titik impas/ Break Event Point (BEP) pada usahatani mentimun dibagi menjadi tiga jenis, meliputi : tititk impas penerimaan sebesar Rp.2.392.051,11/ha/MT, titik impas volume produksi sebesar 797,35 kg/ha, titik impas harga sebesar Rp. 317.410,66 kg/ha/MT. Kegiatan usahatani mentimun ini tidak mengalami keuntungan tinggi, namun tidak menderita kerugian

    ANALISIS KEPUASAN PELANGGAN TERHADAP PELAYANAN WARUNG AYAM GEPREK PAK ISAN (Studi Kasus pada Warung Ayam Geprek Pak Isan di Dusun Cimaragas Desa Cimaragas Kecamatan Cimaragas Kabupaten Ciamis)

    Full text link
    Kabupaten Ciamis dikenal sebagai daerah penghasil ayam terbesar setelah Bogor. Produksi ayamnya mencapai 107 juta ekor per tahun. Ayam geprek merupakan hidangan populer Indonesia yang berasal dari Yogyakarta, Warung Ayam Geprek Pak Isan merupakan salah satu warung yang menyajikan hidangan tersebut. Meskipun warung tersebut telah berjalan selama 5 tahun, masih perlu penelitian untuk meningkatkan kualitas pelayanannya guna mempertahankan kepuasan pelanggan. Penelitian bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasan pelanggan terhadap pelayanan yang diberikan oleh Warung Ayam Geprek Pak Isan dan mengidentifikasi atribut yang menjadi prioritas utama dalam perbaikan kualitas pelayanan untuk meningkatkan kepuasan pelanggan Warung Ayam Geprek Pak Isan. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan jenis penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan kuesioner. Dengan analisis data menggunakan Importance Performance Analysis dan Customer Satisfaction Index. Berdasarkan perhitungan IPA atribut-atribut tersebar kedalam empat kuadran. Kuadran I terdiri dari atribut 7, 10, 17, kuadran II terdiri dari atribut 1, 2, 8, 11, 12, 13, 14, 20, 21, 24, 28, kuadran III terdiri dari atribut 4, 5, 6, 9, 15, 16, 26, 27, dan kuadran IV terdiri dari atribut 3, 18, 19, 22, 23, 25. Berdasarkan hasil perhitungan CSI memperoleh nilai sebesar 76,68% dan dapat dikatakan puas, karena hasil nilai berada pada rentang 61-80% termasuk dalam kategori puas. Atribut yang menjadi prioritas utama berada pada kuadran I yaitu ketersediaan toilet, kecepatan pelayanan dalam pemesanan, pesanan diantar dengan cepat dan tepat waktu. Atribut ini harus dilakukan perbaikan sesegera mungkin untuk meningkatkan kepuasan pelanggan Warung Ayam Geprek Pak Isan

    KARAKTERISTIK PELAKU AGRIBISNIS JAGUNG DI KECAMATAN CIJEUNGJING KABUPATEN CIAMIS

    Full text link
    Agribisnis jagung melibatkan banyak pelaku, sehingga efektif dan efisiennya ditentukan oleh karakteristiknya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik pelaku agribisnis jagung, baik terkait pribadi maupun usahanya. Jenis penelitian ini menggunakan metode Kualitatif. Data primer yang dikumpulkan dari partisipan kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari sisi pribadi, 45 orang (95,74%) pelaku agribisnis jagung berada pada usia produktif (15-64 tahun). Sebanyak 25 orang pelaku (58,49%) menyelesaikan pendidikan formal di tingkat sekolah menengah. Sebanyak 41 orang pelaku (87,14%) memiliki tanggungan keluarga 1-4 orang. Pengalaman usahanya bervariasi antara 5-44 tahun. Khusus untuk petani, sebagian besar memiliki lahan kurang dari 0,5 hektar. Pelaku agribisnis jagung memiliki motivasi tinggi dalam bekerja, sedangkan tingkat kekosmopolitanannya sedang. Berdasarkan karakteristik usahanya, mayoritas pelaku agribisnis jagung (45 orang) memiliki skala mikro, sehingga hanya dikelola oleh keluarga. Bentuk usaha sebagian besar berbentuk perorangan (45 orang). Mayoritas pelaku menggunakan modal pribadi dalam menjalankan usaha. Ada beberapa bentuk berbagai bentuk kolaborasi usaha, termasuk bergabung dalam kelompok tani, bekerjasama dengan produsen penyedia input dan agroindustri pemasok bahan baku. Terkait dengan teknologi, rata-rata dapa mengakses nya, baik secara pribadi maupun kelompok.Kata Kunci: Jagung, Karakteristik Pribadi, Karakteriktik Usaha

    ANALISIS PERAN KREDIT USAHA RAKYAT (KUR) TERHADAP PETANI KARET DI DESA MARTA JAYA KECAMATAN LUBUK RAJA KABUPATEN OGAN KOMERING ULU

    Full text link
    Sektor pertanian merupakan penggerak ekonomi nasional yang berperan sebagai pemicu pemulihan ekonomi. Salah satu komoditi yang berperan besar dalam pertumbuhan perekonomian adalah tanaman karet. Indonesia termasuk negara penghasil karet terbesar di dunia nomor dua setelah Thailand. Penelitian ini bertujuan untuk Untuk mengetahui peran Kredit Usaha rakyat (KUR) Bank Sumsel Babel dalam meningkatkan Produksi dan Pendapatan Petani Karet di Desa Marta Jaya Kecamatan Lubuk Raja Kabupaten Ogan Komering Ulu. Adapun metode penelitian yang digunakan yaitu metode survei dan mengambilan data menggunakan simple random sampling. Jumlah responden yang digunakan dalam penelitian ini yaitu 49 sampel. Analisis menggunakan model persamaan regresi logistik. Adapun hasil dari penelitian ini yaitu Peran KUR Bank Sumsel terhadap petani karet yaitu memberikan acuan bagi pemangku kepentingan di pusat dan daerah dalam penyaluran KUR sektor pertanian, Meningkatkan penyaluran kredit/ pembiayaan KUR kepada petani karet, Kelompok Tani dan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan), mendukung program-program di Kementerian Pertanian khususnya perkebunan dan membantu penanggulangan kemiskinan dan perluasan kesempatan kerja di sektor perkebunan khususnya karet. Variabel  total pendapatan keluarga (X1), luas lahan (X2), biaya produksi (X3), harga (X4) dan status kepemilikan lahan (X5) berpengaruh secara signifikan terhadap keputusan petani karet dalam meminjam dana KUR di Bank Bank Sumsel Babel di Desa Marta Jaya Kecamatan Lubuk Raja Kabupaten OKU.Kata Kunci: Perkebunan Karet, KUR, Regresi Logisti

    ANALISIS RISIKO USAHA TERNAK AYAM BROILER DI DESA RAJADESA KECAMATAN RAJADESA KABUPATEN CIAMIS

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi usaha peternakan ayam broiler, termasuk biaya, penerimaan, dan pendapatan dalam satu siklus produksi, serta menghitung R/C ratio dari usaha tersebut. Penelitian ini dilakukan pada bulan September 2023 hingga Maret 2024 di Desa Rajadesa, Kecamatan Rajadesa. Data yang digunakan meliputi data primer dan sekunder, dan pengumpulan data dilakukan melalui wawancara langsung dengan satu responden. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan total biaya (gabungan biaya tetap dan variabel) sebesar Rp. 482.132.500, penerimaan dari satu siklus produksi sebesar Rp. 517.900.000, dan pendapatan sebesar Rp. 35.767.500. R/C ratio untuk satu kali produksi adalah 1,07, yang berarti setiap Rp. 1 biaya yang dikeluarkan akan menghasilkan penerimaan sebesar Rp. 1,07. Koefisien variasi (CV) rata-rata sebesar 0,3 menunjukkan bahwa risiko usaha peternakan ayam broiler ini tergolong rendah karena nilainya ≤0,5.

    ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPUTUSAN PEMBELIAN DI SHOPEE

    Full text link
    Transformasi digital (digitalisasi) sudah merambah ke hampir seluruh lini kehidupan masyarakat salah satunya pada aktivitas perdagangan. Aktivitas perdagangan pada era digital ini dinyatakan dengan muncul e-commerce salah satunya Shopee. Shopee sebagai e-commerce di Indonesia tidak berdiri sendiri, tetapi terdapat e-commerce lainnya yang bersaing untuk menguasai aktivitas perdagangan digital. Ketatnya persaingan membuat setiap e-commerce berlomba dalam membuat fitur dan layanan yang efektif, efisien, dan memudahkan untuk meningkatkan angka transaksi konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang berpengaruh terhadap keputusan pembelian pada Shopee. Metode pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan melibatkan 85 responden pengisi kuesioner google form yang disebarkan secara acak. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji statistik Principal Component Analysis (PCA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari dua puluh enam variabel yang mempengaruhi keputusan pembelian di Shopee, terdapat enam variabel baru yang mewakili faktor-faktor penting dalam pengambilan keputusan pembelian tersebut. Faktor-faktor tersebut diberi nama pengaruh pelayanan cepat, pengaruh ajakan teman, pengaruh penawaran voucher cashback, pengaruh kemudahan mencari barang, pengaruh harga murah, dan pengaruh domisili penjual

    ANALISIS EFISIENSI SALURAN PEMASARAN BUAH NAGA DI DESA MAJINGKLAK KECAMATAN WANAREJA KABUPATEN CILACAP (Studi Kasus di Desa Majingklak Kecamatan Wanareja Kabupaten Cilacap)

    Full text link
    Yulida Avan Rifai, 2021. Analisis Efisiensi Saluran Pemasaran Buah Naga di Desa Majingklak Kecamatan Wanareja Kabupaten Cilacap. Studi Kasus di Desa Majingklak Kecamatan Wanareja Kabupaten Cilacap. Di bawah bimbingan Dini Rochdiani dan Agus Yuniawan Isyanto. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : 1). Saluran pemasaran buah naga dari produsen sampai ke pengecer, 2). Besarnya marjin pemasaran pada masing-masing lembaga pemasaran pada proses pendistribusian buah naga dari produsen ke konsumen, 3). Besarnya keuntungan pemasaran pada masing-masing lembaga pemasaran pada proses pendistribusian buah naga dari produsen ke pengecer, 4). Presentase harga yang diterima petani (Farmer’s share) dalam proses pendistribusian buah naga, dan 5). Efisiensi saluran pemasaran buah naga. Penelitian ini di laksanakan di Desa Majingklak sebagai lokasi yang mengelola budidaya buah naga di Kabupaten Cilacap. Informan dalam penelitian ini adalah 34 petani, 5 pedagang pengumpul, 1 pedagang besar, dan 9 pdagang pengecer. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa ada 2 saluran pemasaran yaitu 1). Saluran I : petani, pedagang pengumpul, pedagang besar, pedagang pengecer, konsumen. 2). Saluran II : petani, pedagang pengumpul, pedagang pengecer, konsumen. Marjin pemasaran untuk saluran I sebesar Rp. 4.000/kg dan saluran II sebesar Rp. 4.000/kg. Tingkat efisiensi pemasaran buah naga terletak pada saluran II yang paling efisien dibandingkan saluran I, karena mempunyai nilai efisien lebih rendah (49%), dibandingkan saluran I (56%)

    1,026

    full texts

    1,079

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇