Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH
Not a member yet
    1079 research outputs found

    ANALISIS DAYA SAING DAN EVALUASI KEBIJAKAN PEMERINTAH TERKAIT KOMODITAS TOMAT DI DESA GENTENG KABUPATEN SUMEDANG MENGGUNAKAN POLICY ANALYSIS MATRIX (PAM)

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kebijakan pemerintah terhadap komoditas tomat yang dibudidayakan di Desa Genteng, Sumedang. Data penelitian diperoleh melalui wawancara langsung kepada salah satu petani tomat di sana. Analisis usahatani pada komoditas tomat menggunakan metode PAM (Policy Analysis Matrix). Hasil analisis daya saing usahatani komoditas tomat memiliki keunggulan kompetitif dilihat dari dua indikator yaitu keuntungan privat yang positif dan Private Cost Ratio atau PCR < 1. Kebijakan pemerintah yang dibuat dari sisi output memberikan dampak positif bagi petani tomat di Desa Genteng, Sumedang. Dari analisis kebijakan input-output ditemukan bahwa nilai Transfer Bersih (TB) sebesar -Rp 1.665.000/0,0008 Ha, yang mengindikasikan bahwa kebijakan pemerintah yang diterapkan telah mengurangi manfaat yang diterima petani

    ANALISIS SALURAN PEMASARAN JAGUNG DI DESA KERTAHARJA KECAMATAN CIJEUNGJING KABUPATEN CIAMIS

    Full text link
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perbedaan margin pemasaran antara petani dan lembaga pemasaran yang terlibat dalam memasarkan hasilnya, serta melibatkan banyak pelaku pemasaran, namun efektifitas dan efisiensinya ditentukan Dengan adanya keuntungan pasar, harga yang diterima petani dan fasilitas fisik distribusi, peran masing-masing lembaga distribusi masih belum jelas. Tujuan dari penelitian ini adalah.: (1) Saluran pemasaran jagung di Kelompok Tani Binangkit Desa Kertaharja Kecamatan Cijeungjing Kabupaten Ciamis. (2) Besarnya biaya, keuntungan, margin dan farmer’s share pada pemasaran jagung di Kelompok Tani Binangkit Desa Kertaharja Kecamatan Cijeungjing Kabupaten Ciamis.Jenis penelitian yang digunakan yakni studi kasus, pengambilan sampel petani dilakukan dengan cara sampling jenuh yaitu seluruh petani jagung di Kelompok Tani Binangkit Desa Kertaharja sebanyak 25 orang, Pada saat yang sama, sampel pedagang diambil secara snowball sampling yang meliputi 4 pedagang grosir dan 13 pengecer. Tempat penelitian adalah Kelompok Tani Binangkit, Desa Kertaharja, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis. Hasil penelitian menunjukkan: Pemasaran jagung di Desa Kertaharja terdiri dari 4 saluran pemasaran, Adapun rincian total biaya, margin pemasaran, serta Farmer’s share jagung di Desa Kerjaharja adalah sebagai berikut : Saluran I, total biaya pemasaran Rp 396,69/kg, margin pemasaran Rp 2000/kg dengan keuntungan pemasaran Rp 1603,31/kg. Saluran II, total biaya pemasaran Rp 442,24/kg, margin pemasaran Rp 1500/kg dan keuntungan pemasaran Rp 1057,76/kg. Saluran III, total biaya pemasaran Rp 466,16/kg, margin pemasaran Rp 3200/kg dan keuntungan pemasaran Rp 2733,84/kg. Saluran IV, total biaya pemasaran Rp 592,63/kg, margin pemasaran Rp 2000/kg dan keuntungan pemasaran Rp 1407,37/kg, Saluran I memiliki nilai Farmer’s share 69,23%, saluran II memiliki nilai Farmer’s share 70,00%, saluran III 55,56%, dan saluran IV 58,33%

    STATUS KEBERLANJUTAN USAHATANI MENDONG DI TASIKMALAYA

    Full text link
    Berkurangnya luas areal tanam dan musim kemarau, menyebabkan produksi dan produktivitas tanaman mendong menurun di Tasikmalaya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis status keberlanjutan dan mengetahui atribut  faktor dominan yang sensitif dalam keberlanjutan  usahatani mendong di Kota Tasikmalaya. Metode penelitian menggunakan metode survei. Data yang digunakan adalah data primer dan sekunder. Alat pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan kuesioner. Metode analisis yang digunakan pada penelitian adalah teknik Analisis Multi Dimensional Scaling (MDS) digunakan untuk menilai indeks dan status keberlanjutan serta mampu mengidentifikasi atribut yang sesitif dari masing-masing dimensi melalui leverage analysis. ). Metode analisis keberlanjutan dengan Rap-KopiSilo merupakan pendekatan yang dimodifikasi dari program RAPFISH (Rapid Appraisal for Fisheries. Hasil penelitian menunjukan bahwa status keberlanjutan usahatani mendong di Tasikmalaya berdasarkan multidimensi (ekologi, ekonomi dan sosial/budaya) berada dalam status kurang berkelanjutan, nilai indeks status keberlanjutannya berada pada selang 25,01-50. Atribut yang sensitif terhadap keberlanjutan usahatani mendong dari dimensi ekologi adalah : tindakan konservasi, pemupukan tanah, pemanfaatan limbah, tahapan persiapan pengolahan lahan, berikutnya atribut yang sensitif terhadap keberlanjutan usahatani mendong dari dimensi ekonomi adalah : kemitraan usahatani mendong, pemodalan usaha, perubahan upah tenaga kerja, selanjutnya atribut yang sensitif terhadap keberlanjutan usahatani mendong dari dimensi sosial/budaya adalah : tingkat relasi petani dengan pelaku pemasaran, pandangan masyakarat terhadap usahatani mendong, tingkat pendidikan,  ketersediaan penyuluhan

    KARAKTERISTIK PELAKU AGRIBISNIS JAGUNG DI KECAMATAN JATINAGARA KABUPATEN CIAMIS

    Full text link
    Sebagai komoditas pangan penting nomor dua di Indonesia, jagung mengalami lompatan permintaan yang signifikan, baik dari penduduk, industri pangan maupun industri pakan. Semua itu turut ditentukan oleh karakteristik pelaku agribisnis.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik pribadi dan karakteristik usaha pelaku agribisnis jagung di Kecamatan Jatinagara Kabupaten Ciamis. Untuk itu digunakan metode survey 44 orang pelaku agribisnis. Data primer yang berhasil dikumpulkan melalui wawancara dan observasi dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa sebagian besar pelaku terkategori berusia produktif (93,18 persen), berpengalaman berusaha tani jangung 6-10 tahun, berpendidikan menengah pertama (47,72 persen), rata-rata luas lahan/unit usaha di bawah 0,5 hektar, memiliki motivasi sangat tinggi (61,36 persen) dan juga sangat kosmopolit (61,36 persen). Para pelaku agribisnis jagung terkategori sekala usaha mikro (97,73 persen), status usahanya milik pribadi dan sumber modal juga sendiri (95,46 persen). Kolaborasi antara petani dengan penyedia sarana produksi, distributor dan penyuluh terjalin sangat baik. Para pelaku akses terhadap teknologi komunikasi dan alat mesin pertanian. Namun, di musim kemarau, sebagian besar petani jagung  beralih ke tanaman singkong, karena serangan hama monyet

    STRATEGI PENGEMBANGAN EKOWISATA KONSERVASI HUTAN MANGROVE PETENGORAN DI KABUPATEN PESAWARAN

    Full text link
    Penurunan jumlah wisatawan yang sangat drastis disebabkan adanya persaingan setelah destinasi wisata mulai beroperasi setelah pandemi COVID-19, sehingga tidak dapat dihindari oleh Ekowisata Konservasi Hutan Mangrove Petengoran. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor internal dan eksternal, kemudian merumuskan strategi pengembangan yang sesuai dengan kondisi pada Ekowisata Konservasi Hutan Mangrove Petengoran. Metode dasar yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode studi kasus, dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Responden pada penelitian ini berjumlah 7 orang, yang ditentukan dengan teknik purposive sampling. Data primer dan data sekunder digunakan dalam penelitian ini, kemudian data-data tersebut dianalisis menggunakan Strength, Weakness, Opportunity, and Threat (SWOT) dan Quantitative Strategic Planning Matrix (QSPM). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa faktor internal kekuatan dan kelemahan dengan nilai tertinggi adalah kegiatan konservasi mangrove yang menjadi orientasi utama ekowisata (0,5056) dan beberapa fasilitas pada ekowisata dinilai belum memuaskan oleh pengunjung dan kurang lengkap (0,3453). Sementara itu, faktor eksternal peluang dan ancaman dengan nilai tertinggi adalah ekowisata membuka lapangan pekerjaan dan wirausaha bagi masyarakat setempat (0,4518) dan kurangnya kemantapan prinsip dan perspektif masyarakat tentang ekowisata konservasi hutan mangrove (0,3692). Strategi prioritas yang paling sesuai untuk pengembangan Ekowisata Konservasi Hutan Mangrove adalah menciptakan atraksi wisata yang unik dan berwawasan lingkungan, dengan perolehan TAS tertinggi yaitu sebesar 6,3035

    ANALISIS KELAYAKAN USAHA AGROINDUSTRI LANTING DI DESA PAMARICAN KECAMATAN PAMARICAN KABUPATEN CIAMIS

    Full text link
    Kelayakan usaha diperlukan untuk melihat mengenai layak atau tidak layak suatu usaha. Dalam menjalankan usaha masalah yang dihadapi pelaku usaha belum memperhitungkan secara terperinci biaya, penerimaan, pendapatan dan kelayakan untuk memperoleh keuntungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Biaya, penerimaan dan pendapatan pada agroindustri lanting di Desa Pamarican Kabupaten Ciamis. 2) Kelayakan ekonomi pada agroindustri lanting di Desa Pamarican Kabupaten Ciamis. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Data yang digunakan adalah data primer dan sekunder. Sampel penelitian ditentukan secara sengaja (purposive sampling) sebagai lokasi penelitian dengan pertimbangan bahwa agroindustri lanting rutin melalukan proses produksi secara berkelanjutan dan memiliki potensi untuk dikembangkan. Hasil penelitianmenunjukan bahwa: 1) Biaya total agroindustri lanting dalam satu kali proses produksi Rp. 3.390.688,57 penerimaan Rp. 6.600.000, dan pendapatan Rp. 3.209.311,43. 2) Besarnya R/C agroindustri lanting adalah 1,94 dan usaha lanting di Desa Pamarican Kecamatan Pamarican Kabupaten Ciamis layak untuk diusahakan. Kata Kunci: Agroindustri, Biaya, Penerimaan, Pendapatan, R/

    PENGARUH PENGEMBANGAN DAN KUALITAS PRODUK TERHADAP PEMBELIAN PADA UMKM RANAU BABAN OLEH-OLEH KHAS RANAU DI BATURAJA KABUPATEN OGAN KOMERING ULU

    Full text link
    ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis adanya pengaruh pengembangan dan kualitas produk terhadap pembelian pada usaha Ranau Baban. Metode penelitian menggunakan metode survei dan pengambilan data menggunakan purposive sampling dengan teknik snowball sampling. Jumlah responden yang digunakan dalam penelitian ini yaitu 38 sampel. Penelitian ini menggunakan teknik skoring dan analisis regresi linier berganda dengan bantuan program SPSS 23.0 for windows. Hasil penelitian menunjukkan Pada variabel pengembangan produk terhadap pembelian diperoleh nilai thitung > ttabel dan nilai signifikansi yang dihasilkan sebesar 0,002 yang lebih kecil dari 0,05 artinya variabel pengembangan produk secara parsial berpengaruh signifikan terhadap pembelian. Hasil uji t pada pengaruh kualitas produk terhadap pembelian diperoleh nilai thitung > ttabel dan nilai signifikansi yang dihasilkan sebesar 0,013 yang lebih kecil dari 0,05 artinya variabel kualitas produk secara parsial berpengaruh signifikan terhadap pembelian. Hasil uji F menunjukkan nilai Fhitung (70.558) > Ftabel (3,26) dan nilai signifikansi yang dihasilkan sebesar 0,000 dan nilai ini lebih kecil dari a (0,05) atinya bahwa variabel pengembangan produk dan kualitas produk secara simultan berpengaruh signifikan terhadap variabel keputusan pembelian. Besarnya pengaruh dari pengembangan produk, kualitas produk dan juga kualitas pelayanan terhadap keputusan pembelian adalah 0,801 atau 80.1% yang artinya pengaruh ini berada pada kategori yang kuat

    Incremental Innovation as Sustainable Development of Agriculture : Case Study of Farmer’s Card (Kartu Tani)

    Full text link
    The agricultural technology and system have contributed positively to the expansion of agricultural development in Indonesia. While the increased output benefits the majority of farmers, a subset experiences stagnation or even loss. Weather, fertilizer quality and availability, price, and marketing, among other variables, significantly impact the performance of a farm. The research object, Kartu Tani's system, was introduced in Indonesia in 2017; however, it only receives a one-third benefit from users, resulting in a twenty percent lower profit margin when compared to comparable products that use alternative fertilizers. The efficacy of digitization may be compromised in the absence of user readiness. Strategies (system role simplification) and business model approaches (system role modification) are methods for optimizing the kartu tani's system. By capitalizing on the momentum of digitalization and collaboration, significant innovations will be put forth. As a means of attracting users who are able to allocate greater financial resources, Kartu Tani has emerged as a pioneering advantage in agricultural systems

    ANALISIS NILAI TAMBAH DAN STRATEGI PEMASARAN KERIPIK UBI UNGU (Studi Kasus Pada Agroindustri Eriwa di Kelurahan Nagarasari Kecamatan Cipedes Kota Tasikmalaya)

    Full text link
    ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai tambah yang diperoleh dari pengolahan ubi ungu, dan alternatif strategi pemasaran pada produk keripik ubi ungu agroindustri Eriwa. Penelitian ini dilaksanakan di agroindustri Eriwa Kelurahan Nagarasari Kecamatan Cipedes Kota Tasikmalaya. Lokasi ditentukan secara purposive dengan mewawancarai responden sebagai teknik pengumpulan data. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah adalah Metode Hayami dan analisis SWOT. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa (1) Nilai tambah yang dihasilkan oleh agroindustri keripik ubi ungu agroindustri Eriwa adalah sebesar Rp. 19.236/Kg dan rasio nilai tambah sebesar 34,85 persen dengan total produksi kripik ubi ungu sebanyak 92 Kg dalam satu hari proses produksi, dengan demikian agroindustri Eriwa memiliki rasio nilai tambah sedang, karena rasio nilai tambah 15%-40 persen. (2) Alternatif strategi pemasaran dari hasil matrik SWOT yang berada di kuadran II (Strategi diversifikasi) Strategi yang harus diterapkan adalah menggunakan kekuatan untuk memanfaatkan peluang jangka panjang dengan cara strategi diversifikasi (produk), dapat diuraikan sebagai berikut : (a) Mempertahankan produk yang sudah memiliki merek dan dikenal pelanggan konsumen untuk pengembangan produk, melakukan pengembangan peroduk sesuai keinginan pasar dengan memanfaatkan nama merek yang sudah dikenal dikalangan pelanggan konsumen. (b) Menerapkan harga yang bersaing pada produk yang ditawarkan. Harga yang terjangkau untuk olahan keripik ubi jalar dan tidak melebihi harga yang ditawarkan pesaing membuat konsumen bisa mempertimbangkan untuk membeli produk yang ditawarkan. Agroindustri Eriwa sebaiknya disarankan untuk lebih mengefektifkan biaya produksi dan meningkatkan kualitas pada produknya, untuk memperoleh nilai tambah yang lebih tinggi. Agroindustri Eriwa hendaknya melakukan keragaman pada produk keripik ubi ungu, dengan menambahkan bentuk baru pada keripik ubi ungu, seperti keripik yang berbentuk segitiga, untuk menarik lebih banyak konsumen pada produk keripik ubi ungu yang diproduksi.Kata Kunci : Keripik, Ubi, Nilai Tambah, Strategi

    Strategi Pengembangan Keripik Talas di Desa Setiawaras Kecamatan Cibalong Kabupaten Tasikmalaya

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi pengembangan agroindustri keripik talas, merumuskan rekomendasi strategi pengembangan yang sebaiknya dilakukan oleh agroindustri keripik talas di Desa Setiawaras. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini di ambil  secaa purposive sampling pada agroindustri keripik talas di Desa Setiawaras Kecamatan Cibalong Kabupaten Tasikmalaya yang menjual olahan keripik talas. Responden dalam penelitian ini terdiri dari 6 orang angggota keluarga yang di ambil secara sampel jenuh dan 6 orang konsumen agroindustri keripik talas. Berdasarkan hasil penelitian bahwa pada agroindustri keripik talas mendapatkan 10 rekomendasi strategi yang dapat di jalankan oleh agroindustri keripik talas, hasilnya yaitu : Meningkatkan modal, mengoptimalkan pangsa pasar dan daya beli masyarakat melalui penetapan harga jual produk yang stabil, memanfaatkan pangsa pasar dengan memanfaatkan ketersediaan sarana transportasi yang mudah, meningkatkan kualitas produk sesuai dengan selera masyarakat, memanfaatkan daya beli masyarakat melalui peningkatan promosi, menyediakan pelatihan untuk tenaga kerja, memperluas jaringan pemasaran, mempertahankan pelanggan, melakukan promosi ke perusahaan besar, serta meningkatkan jumlah produksi dan kualitas produk

    1,026

    full texts

    1,079

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇