Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH
Not a member yet
    1079 research outputs found

    Rice Supply Chain Analysis: Challenges and Opportunities in Increasing Rice Competitiveness in Baturaja Bungin Village, East OKU Regency

    Full text link
    The rice supply chain in Baturaja Bungin Village, OKU Timur Regency, demonstrated a long and inefficient distribution pattern, resulting in low profit margins for farmers. The large number of intermediaries in the distribution chain caused price disparities and weakened the farmers' bargaining position. This study aimed to analyze the structure of the rice supply chain and evaluate the challenges and opportunities to improve the competitiveness of rice through a SWOT analysis approach. The results indicated that the direct distribution channel from farmers to consumers was the most efficient, although geographically limited. The total IFAS and EFAS scores of 3.84 and 3.55 respectively confirmed the strategic position of the rice farming sector in this village to develop through vertical integration strategies and digitalization of distribution systems. The novelty of this study lay in the integration of SWOT analysis with a supply chain restructuring approach based on local institutions and digital technology. The findings of this research were expected to serve as a reference for local governments and agricultural stakeholders in designing sustainable distribution efficiency and competitiveness improvement policies. Keywords: efficiency, distribution, rice supply chain, SWO

    ANALISIS USAHATANI MELON MODEL AGROWISATA DI KELURAHAN MULYASARI KECAMATAN TAMANSARI KOTA TASIKMALAYA (Studi Kasus pada Agro Digital Tasikmalaya)

    Full text link
    Usahatani melon di Agro Digital Tasikmalaya telah beroperasi selama sekitar dua tahun dan merupakan satu-satunya agrowisata yang terletak di pusat kota. Konsep yang menarik ini berhasil menarik minat wisatawan untuk berkunjung, sehingga peneliti melakukan penelitian terkait aspek pembiayaannya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis besarnya biaya produksi, penerimaan, pendapatan, serta besarnya R/C dari usahatani melon model agrowisata. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan studi kasus, dan pengambilan sampel dilakukan secara purposive di Agro Digital Tasikmalaya. Hasil penelitian menunjukan bahwa biaya produksi sebesar Rp 43.212.466 total penerimaan sebesar Rp 120.000.000 untuk total pendapatan sebesar Rp 76.787.534 dan untuk R/C  usahatani melon model agrowisata ini sebesar 2,77 artinya usahatani melon sangat menguntungkan

    ANALISIS KELAYAKAN AGROINDUSTRI KUE SIPUT BERBAHAN DASAR TEPUNG HANJELI (Coix lacryma-jobi var mayuen) DI DESA CIOMAS KECAMATAN PANJALU KABUPATEN CIAMIS

    Full text link
    Analisis kelayakan usaha dilakukan untuk mengetahui gambaran mengenai layak tidaknya suatu usaha untuk dijalankan dan apakah usaha tersebut dapat memberikan keuntungan bagi pemilik usaha. Dalam menjalankan suatu usaha olahan kue siput berbahan dasar tepung hanjeli pemilik usaha memiliki beberapa kendala yang dihadapi seperti  tidak dilakukannya pencatatan khusus terkait dengan biaya yang dikeluarkan untuk menunjang kegiatan dalam agroindustri, keuangan agroindustri yang bersatu dengan keuangan rumah tangga, pemasaran produk yang hanya disekitar agroindustri saja, sehingga tidak dapat diketahui secara pasti terkait dengan besarnya keuntungan yang diperoleh dari usaha yang dijalankannya karena pemilik hanya merasa mendapatkan keuntungan apabila produknya laku terjual. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1.Besarnya biaya, penerimaan dan pendapatan pada agroindustri kue siput berbahan dasar tepung hanjeli, 2.Kelayakan agroindustri kue siput berbahan dasar tepung hanjeli. Jenis penelitian yang digunakan termasuk kedalam penelitian deskriptif kuantitatif. Data yang digunakan dalam penelitian yaitu menggunakan data primer dan data sekunder. Teknik penarikan sampel yang dilakukan yaitu purposive sampel (secara sengaja) dengan pertimbangan bahwa Desa Ciomas menjadi salah satu tempat yang memiliki agroindustri unik karena memproduksi olahan kue siput berbahan dasar tepung hanjeli. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa untuk satu kali proses produksi biaya yang dikeluarkan sebesar Rp 503.809,17, dengan hasil penerimaan sebesar Rp 720.000 dan pendapatan sebesar Rp 216.190,83, sehingga mengahasilkan analisis R/C ratio sebesar 1, 42 yang artinya bahwa agroindustri olahan kue siput berbahan dasar tepung hanjeli ini menjadi suatu usaha yang layak untuk dijalankan karena mampu memberikan keuntungan bagi pemilik usahanya

    APAKAH ADA HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN KONSUMEN MINUMAN FERMENTASI DENGAN PERILAKUNYA

    Full text link
    Masyarakat telah semakin menyadari akan pentingnya pola hidup sehat dan manfaat kesehatan yang ditawarkan oleh produk-produk alami, termasuk minuman fermentasi. Namun demikian, produk minuman fermentasi masih belum terlalu populer bagi masyarakat. Pengetahuan konsumen konsumen mengenai minuman fermentasi merupakan salah satu faktor penting yang mempengaruhi keputusan pembelian dan perilaku konsumsi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pengetahuan konsumen dan perilaku konsumen dalam mengkonsumsi minuman fermentasi. Metode penelitian menggunakan metode survei kepada 58 responden dari hasil sampling acak sederhana. Data dianalisis menggunakan statistika deskriptif dan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden memiliki karakteristik berjenis kelamin perempuan yang berusia 19 tahun dengan uang saku sekitar 1 juta hingga 2 juta setiap bulannya dan pengeluaran untuk konsumsi minuman pada rentang 100 ribu hingga 300 ribu rupiah setiap bulannya. Hasil uji statistik menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan mengenai kekurangan dari minuman fermentasi dengan frekuensi konsumsi minuman fermentasi dan merk minuman fermentasi

    ANALISIS EFISIENSI PEMASARAN MENTIMUN (Cucumis sativus L.) DI KECAMATAN RAMAN UTARA KABUPATEN LAMPUNG TIMUR

    Full text link
    Mentimun adalah tanaman hortikultura yang sangat bermanfaat dan memiliki permintaan tinggi. Namun, kendala dalam pemasaran seperti tidak efisiennya sistem pemasaran, dikarenakan rantai pemasaran yang panjang dan tidak terorganisir menjadi tantangan yang perlu diatasi. Tujuan dari penelitian ini yaitu  untuk mengetahui saluran pemasaran, margin pemasaran, farmer’s share, dan saluran yang efisien untuk diterapkan oleh petani mentimun di Kecamatan Raman Utara Kabupaten Lampung Timur. Penentuan lokasi dipilih dengan menggunakan metode purposive atau secara sengaja. Sampel penelitian ditentukan dengan menggunakan metode snowball sampling, jumlah sampel ada 30 petani, 8 pedagang pengumpul, dan 12 pedagang pengecer. Penelitian ini menggunakan dua metode analisis yaitu analisis deskriptif kualitatif untuk menganalisis saluran pemasaran, dan dekriptif kuantitatif untuk menganalisis margin, farmer’s share, dan efisiensi pemasaran. Hasil dari penelitian ini terdapat 3 saluran pemasaran mentimun yang terbentuk, saluran 1 (Petani-Konsumen Akhir), saluran 2 (Petani-Pedagang Pengecer-Konsumen Akhir), dan saluran 3 (Petani-Pedagang Pengumpul-Pedagang Pengecer-Konsumen Akhir). Margin pada saluran pemasaran 1,2,dan 3 berurutan masing-masing sebesar Rp.0/Kg, Rp.1.500/Kg, dan Rp.2.500/Kg. Farmer’s share pada saluran pemasaran 1,2, dan 3 berurutan sebesar 100%, 70%, dan 50%, sedangkan nilai efisiensi pemasaran 1,2, dan 3 berurutan sebesar 14%, 15% dan 17%. Sehingga nilai efisiensi pemasaran pada ketiga saluran pemasaran mentimun tergolong efisien dikarenakan mempunyai nilai efisiensi pemasaran dibawah 50%. Dengan demikian, semua saluran pemasaran mentimun di Kecamatan Raman Utara Kabupaten Lampung Timur dapat diterapkan oleh petani secara efisien untuk memasarkan hasil panen mentimun mereka

    KONTRIBUSI PENDAPATAN USAHATANI BIOFARMAKA TERHADAP TOTAL PENDAPATAN RUMAH TANGGA PETANI (Studi Kasus pada Petani Mint dan Rosella di Desa Padakembang Kecamatan Padakembang Kabupaten Tasikmalaya)

    Full text link
    Desa Padakembang adalah salah satu desa yang ada di Tasikmalaya yang memiliki potensi wilayah yang sangat kondusif untuk mengembangkan biofarmaka yang meliputi Mint dan Rosella. Dengan adanya usahatani biofarmaka, diharapkan dapat menambah pendapatan rumah tangga. Penelitian ini bertujuan untuk: 1). Besar pendapatan usahatani biofarmaka di Desa Padakembang, 2). Besar kontribusi pendapatan usahatani biofarmaka terhadap total pendapatan rumah tangga petani di Desa Padakembang. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Desa Padakembag dipilih secara sengaja (purposive sampling) dengan pertimbangan memiliki potensi dalam pengembangan usahatani biofarmaka. Hasil penelitian menunjukkan besarnya pendapatan usahatani biofarmaka di Desa Padakembang Kecamatan Padakembang Kabupaten Tasikmalaya perperiode satu kali tanam selama 4 bulan adalah sebesar Rp. 3.535.914,00. Besarnya kontribusi pendapatan usahatani biofarmaka terhadap total pendapatan keluarga di Desa Padakembang Kecamatan Padakembang Kabupaten Tasikmalaya adalah sebesar Rp.3.535.914,00 atau 27,12%. Hasil ini menunjukkan bahwa usahatani biofarmaka berkontribusi pada pendapatan rumah tangga, yang menunjukkan bahwa usaha ini memiliki potensi untuk dikembangkan di Desa Padakembang Kecamatan Padakembang Kabupaten Tasikmalay

    STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA BUDIDAYA NILA GESIT (Studi Kasus pada Pembudidaya Nila Gesit Di Desa Kertajaya Kecamatan Mangunjaya Kabupaten Pangandaran)

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan : 1) komponen internal dan eksternal yang mempengaruhi usaha budidaya ikan nila gesit dipengaruhi oleh komponen internal dan eksternal di Desa Kertajaya Kecamatan Mangunjaya, Kabupaten Pangandaran. 2) rencana untuk menumbuhkan ikan nila gesit di Desa Kertajaya, Kecamatan Mangunjaya, Kabupaten Pangandaran. Perusahaan budidaya ikan nila gesit di Desa Kertajaya menjadi subjek studi kasus dalam penelitian ini. Pemilik ikan nila gesit adalah responden penelitian ini. Data primer dan sekunder digunakan. Analisis SWOT adalah analisis yang digunakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) lokasi dan kualitas air mendukung budidaya ikan nila gesit namun memiliki keterbatasaan dalam penyediaan produk. 2) Meskipun pembudidaya ikan nila gesit memiliki permintaan yang tinggi, penyakit dan hama menimbulkan ancaman

    Back Matter

    No full text

    EVALUASI KINERJA USAHATANI NANAS DAN PERANNYA DALAM MENDUKUNG KEBUTUHAN RUMAH TANGGA PETANI DI KABUPATEN SUBANG

    Full text link
    ABSTRAKKabupaten Subang merupakan salah satu sentra produksi nanas di Indonesia, dengan komoditas ini menjadi sumber pendapatan utama bagi petani lokal. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja usahatani nanas dan kontribusinya terhadap pemenuhan kebutuhan rumah tangga petani, khususnya dalam kaitannya dengan skala penguasaan lahan. Studi dilakukan melalui survei terhadap 127 responden yang dipilih secara acak proporsional dari tiga kecamatan utama penghasil nanas di Subang. Analisis mencakup perhitungan biaya produksi, pendapatan, dan profitabilitas, dengan indikator utama berupa rasio penerimaan terhadap biaya (R/C) dan rasio keuntungan terhadap biaya (B/C). Hasil menunjukkan bahwa skala penguasaan lahan memiliki pengaruh signifikan terhadap efisiensi dan profitabilitas usahatani. Petani dengan lahan lebih luas (>1 hektar) memiliki nilai R/C sebesar 2,31 dan B/C sebesar 1,31, yang menunjukkan efisiensi dan keuntungan yang lebih tinggi dibandingkan petani dengan lahan sempit (1 hectare) achieved an R/C ratio of 2.31 and a B/C ratio of 1.31, indicating higher efficiency and profitability compared to farmers with smaller landholdings (<0.5 hectares), who only attained a B/C ratio of 0.78. The contribution of pineapple farming to household needs also varied, with smallholders meeting only 42% of their needs, while larger landholders reached 111%. This study recommends policy interventions such as access to financing, technology training, and land consolidation to support the sustainability of pineapple farming in Subang. Keywords: Pineapple farming, landholding scale, farming performance, Subang, agribusiness sustainability

    PREFERENSI KONSUMEN TERHADAP PRODUK ABON IKAN LELE (STUDI KASUS PADA KONSUMEN ABON IKAN LELE CAP RAJAWALI)

    Full text link
    Kabupaten Ciamis dikenal sebagai salah satu wilayah dengan budidaya ikan lele yang signifikan, dan dalam beberapa tahun terakhir, produksi ikan lele di daerah ini telah mengalami peningkatan yang cukup pesat. Pengolahan abon ikan lele memiliki potensi besar untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat, serta memberikan kontribusi positif terhadap perekonomian Ciamis. Berbagai atribut mempengaruhi keputusan konsumen dalam memilih abon ikan lele, termasuk harga, rasa, tekstur, dan kemasan. Konsumen cenderung mempertimbangkan atribut-atribut ini berdasarkan preferensi dan kebutuhan mereka. Oleh karena itu, sangat penting untuk memahami preferensi konsumen guna mengetahui apa yang mereka butuhkan dan inginkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi: 1. Karakteristik konsumen abon ikan lele, 2. Preferensi konsumen terhadap atribut abon ikan lele, dan 3. Urutan atribut yang paling memengaruhi keputusan konsumen dalam memilih produk abon ikan lele. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, dengan melibatkan 37 responden sebagai sampel. Analisis data yang digunakan mencakup uji validitas dan reliabilitas, analisis deskriptif, serta analisis konjoin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik konsumen abon ikan lele Cap Rajawali didominasi oleh perempuan berusia 31-40 tahun, dengan mayoritas memiliki pendidikan sarjana (S1). Sebagian besar konsumen tersebut memiliki pekerjaan di luar kategori yang telah disebutkan, dengan pendapatan bulanan antara Rp 2.000.000 hingga Rp 3.000.000. Atribut yang menjadi preferensi utama konsumen adalah rasa, diikuti oleh urutan atribut lainnya, yaitu harga, tekstur, dan kemasan. Berdasarkan temuan ini, disarankan agar Abon Ikan Lele Cap Rajawali memberikan perhatian khusus pada atribut rasa, yang merupakan faktor utama dalam keputusan pembelian konsumen. Namun, penting juga untuk tetap mempertahankan kualitas atribut lainnya yang telah sesuai dengan harapan konsumen

    1,026

    full texts

    1,079

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇