Jurnal Kelautan: Indonesian Journal of Marine Science and Technology
Not a member yet
    453 research outputs found

    APPLICATION OF GIS FOR ASSESSING PRAWN FARM DEVELOPMENT IN TULLY-CARDWELL, NORTH QUEENSLAND

    No full text
    In recent years, Geographical Information Systems (GIS) has been employed for various studies in aquaculture where geographical factors, natural resources and human activities are involved This study is intended to become a preliminary investigation for the development of prawn farm in Tully-Cardwell region of North Queensland. The aim of this research is to ident suitable sites for development of prawn farming using GIS multi-based criteria based on the basic requirements for prawn farming. Further analysis explains that 36,006.67 Ha of area which consists of 52 polygons are identified as suitable for the development of prawn farm in the region.Keywords: GIS, prawn farm, Queenslan

    PENGELOLAAN EKOSISTEM TERUMBU KARANG AKIBAT PEMUTIHAN (BLEACHING) DAN RUSAK

    No full text
    Terumbu karang dan segala kehidupan yang terdapat di dalamnya merupakan salah satu kekayaan alam yang bernilai tinggi. Namun di sisi lain terumbu karang juga merupakan salah satu ekosistem yang sangat terancam karena merupakan sumber keuntungan ekonomi yang besar dari perikanan dan pariwisata. Hingga kini, tekanan yang disebabkan oleh kegiatan manusia seperti pencemaran dari daratan dan praktek perikanan yang merusak telah dianggap sebagai ancaman utama untuk terumbu karang. Sementara ancaman lain yang lebih potensial adalah kenaikan suhu permukaan air laut yang dapat menyebabkan pemutihan karang (coral bleaching). Pemutihan dan kematian karang secara besarbesaran yang pernah terjadi pada tahun 1998. Tulisan ini akan menampilkan beberapa bentuk pengelolaan dengan pemanfaatan sumberdaya yang sustainable untuk menyelamatkan ekositem terumbu karang dari pemutihan dan kerusakan oleh dampak manusia yakni dengan menetapkan daerah terumbu karang sebagai Kawasan Konservasi Laut (KKL); perikanan yang sustainable dan ramah lingkungan; pariwisata yang sesuai dengan daya dukung. Kata kunci:terumbu karang, pemutihan, pengelolaa

    FORMULASI MODEL MATEMATIK 1 DIMENSI UNTUK SEBARAN POLUTAN DI ESTUARIA

    No full text
    Estuaria secara umum dimanfaatkan manusia sebagai tempat pemukiman, penangkapan dan budidaya sumberdaya ikan, jalur transportasi, pelabuhan dan kawasan industri yang secara langsung maupun tidak langsung menyebabkan perubahan lingkungan di wilayah tersebut. Salah satu yang dihasilkan dari aktifitas tersebut adalah limbah buangan baik dari pemukiman maupun aktifitas industri yang mencemari perairan. Besarnya konsentrasi pencemar yang terdapat dalam perairan pantai ditentukan salah satunya berdasarkan pergerakan air.  penggambaran gerak arus di laut adalah dengan pemodelan terhadap pergerakan arus yang membawa pencemar dengan menghubungkan variabel-variabel seperti lebar, panjang, kedalaman dan lebar mulut estuaria serta kondisi pasang surut, tinggi elevasi muka air laut, kedalaman laut, dan kecepatan arus,  sehingga diharapkan akan diperoleh gambaran gerak arus yang mewakili kondisi sebenarnya. Sebaran polutan pada estuaria baji garam (tipe A) dapt diformulasikan menggunakan model matematika satu dimensi (1 D) dengan menyusun model hidrodinamika dengan menyederhanakan model untuk berbagai pola percampuran dan sirkulasi karakteristik aliran menjadi model matematika 1 dimensi sehingga dapat dibuat solusi numeriknya. Kata kunci: Estuaria, sebaran polutan, model matematik

    PEMETAAN TERUMBU KARANG DI PERAIRAN PULAU TABUHAN KABUPATEN BANYUWANGI MENGGUNAKAN CITRA SATELIT QUICKBIRD

    No full text
    Pulau-pulau kecil di Jawa Timur mempunyai potensi terumbu karang yang masih tergolong balk salah satunya terumbu karang yang berada di perairan Pulau Tabuhan. Pulau Tabuhan terletak 20 km dari Kabupaten Banyuwangi tepamya berada di Desa Bangsring Kecamatan Wongsorejo. Ketersediaan data dan informasi mengenai potensi sumber daya alam pesisir dan lautan Pulau Tabuhan yang akurat, up to date dan slap pakai menjadi hal penting dalam upaya pengembangarmya. Pemetaan temmbu karang menggunakan teknik penginderaan jauh yaitu menggunakan citra satelit Quickbird memberikan banyak kemudahan dan diperlukan pengecekan lapang (field check) yang bertujuan sebagai data pembanding.Keywords: Quiekbird, Pulau Tabuhan, terumbu karang, pemetaa

    ANALISIS KANDUNGAN GIZI DAN LOGAM BERAT IKAN BELANAK (Mugil sp.)DI SEKITARDI PERAIRAN SOCAH

    No full text
    Meningkatnya aktivitas manusia di sekitar perairan Kecamatan Socah seperti limbah industri dan rumah tangga dari Bangkalan, tumpahan bahan bakar kapal yang langsung terbuang ke laut, tumpukan sampah yang sengaja dibuang ke laut dan aktivitas lewatnya kapal laut memungkinkan berpengaruh terhadap biota perairan.Ikan belanak sudah banyak dan ditangkap di perairan Socah.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kandungan gizi dan kadungan logam berat ikan belanak (Mugil sp.) yang berada di sekitar perairan Socah.Penelitian dimulai dengan pengambilan dan preparasi sampel, pengujian kandungan proksimat dan logam berat dengan perlakuan ukuran ikan (12 cm dan 25 cm). Hasil penelitian menunjukkan bahwa rendemen ikan belanak ukuran 12 cm sebesar 37,79% dan 38,87% untuk ikan belanak ukuran 25%. Kandungan kadar air berkisar 75,96-76,70%, kandungan protein berkisar 17,64-19,57%, kandungan lemak berkisar 2,83-3,33%, asam lemak bebas berkisar 1,43-1,47%, kandungan abu berkisar 1,14-2,94% dan kandungan karbohidrat berkisar 0,29-0,49%. Tidak terindikasi adanya logam berat Pb dan Hg pada perairan Socah dan pada daging ikan belanak.Kata kunci : belanak(Mugil sp), gizi, logam berat, perairan Soca

    PENGARUH PENGGUNAAN TEPUNG SILASE DAUN MENGKUDU (Morinda citrifolia) DALAM FORMULA PAKAN TERHADAP PERTUMBUHAN IKAN SIDAT (Anguilla bicolor) STADIA ELVER

    No full text
    Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh dan dosis terbaik penggunaan tepung silase daun Mengkudu (M. citrifolia) dalam formula pakan terhadap pertumbuhan ikan Sidat (A. bicolor) stadia elver. Penelitian dibagi menjadi dua tahap, tahap pertama formulasi pakan percobaan, dan tahap kedua uji in vivo/uji formula pakan percobaan skala laboratorium pada ikan Sidat. Pelaksanaan penelitian tahap 1 adalah membuat formula pakan iso protein (40% ) dan iso energi (3.600 kkal/kg pakan) dengan memanfaatkan tepung silase daun Mengkudu sesuai perlakuan, menggunakan metode lembar kerja. Penelitian tahap 2 berdasarkan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan tiga ulangan. Empat perlakuan substitusi protein tepung silase daun Mengkudu terhadap protein tepung ikan yang berbeda, meliputi perlakuan A 0%(0:100); B 10%(10:90); C 20%(20:80) dan D 30%(30:70). Parameter utama adalah kelulushidupan (survival rate), laju pertumbuhan spesifik (specific growth rate), rasio konversi pakan (feed convertion ratio) dan rasio efisiensi protein (protein efficiency ratio). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan tepung silase daun Mengkudu dalam formula pakan berpengaruh nyata terhadap parameter laju pertumbuhan spesifik, rasio konversi pakan dan rasio efisiensi protein. Dosis terbaik tepung silase daun Mengkudu  mensubstitusi protein tepung ikan dalam formula pakan sebesar 14,71 – 15% yang menghasilkan nilai laju pertumbuhan spesifik 0,72 %BB/hari, rasio konversi pakan 3,38, dan rasio efisiensi protein 0,718.Kata kunci: formula pakan, silase daun Morinda citrifolia, Anguilla bicolo

    STUDI KARAKTERISTIK GELOMBANG DI KABUPATEN BANGKALAN SEBELUM JEMBATAN SURAMADU

    No full text
    Gelombang sebagai salah satu parameter penting dalam mempelajari dinamika perairan laut. Perairan pantai di Kabupaten Bangkalan merupakan kemasan strategis pengembangan kawasan pesisir, ternama pasca Jembatan Suramadu. Meningkatnya pemanfaatan areal pantai berpotensi menimbulkan gangguan terhadap lingkungan.Pemahaman tentang karakteristik gelombang menjadi penting dalam upaya untuk memahami perubahan lingkungan yang terjadi. Teori gelombang amplitude kecil menjadi dasar dalam analisa gelombang yang dikonversikan dari data angin. Analisa gelombang menjadi input utama dalam model untuk refraksi gelombang Angin digunakan untuk mendapatkan properties gelombang, don dilakukan analisa refraksi. Asumsi yang digunakan dalam model refraksi adalah tidak ada perubahan batimetri, sudut kemiringan pantai homogen, dan kisaran sudut datang gelombang yang kecil. Hasil analisa refraksi menunjukkan bahwa gelombang di lokasi penelitian relatif kecil dan tidak signifikan perubahannya.Kata Kunci: gelombang, model refraksi gelomban

    PENGARUH GELOMBANG DAN ARUS SEJAJAR PANTAI TERHADAP KONSENTRASI TOTAL SUSPENDED SOLID DI SEPANJANG TIANG PANCANG JEMBATAN SURAMADU

    No full text
    Parameter oseanografi gelombang dan arus berpengaruh pada konsentrasi Total Suspended Solid (ISS) karena arus gelombang dan arus sejajar pantai terhadap konsentrasi Total Suspended Solid (TSS) di sepanjang tiang pancang Jembatan Suramadu. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari-Maret 2011 selama 4 minggu dengan mengambil contoh air di perairan sekitar Jembatan Suramadu. Pengambilan contoh dilakukan di 5 stasiun di sejajar Jembatan Suramadu. Arus yang digunakan untuk menjelaskan pengaruh terhadap konsentrasi Total Suspended Solid (TSS) adalah arus sejajar pantai yang dibangkitkan oleh gelombang pecah dengan membentuk sudut terhadap garis pantai.Keywords: oseanografi, arus sejajar pantai, gelombang, total suspended soli

    ANALISA KANDUNGAN GIZI DAN SENYAWA BIOAKTIF KEONG BAKAU (Telescopium (elescopium) DI PERAIRAN SEPULU DAN SOCAH KABUPATEN BANGKALAN

    No full text
    Keong Bakau (Telescoplum telescopium), merupakan salah satu jenis gastropoda yang ditemukan dalam jumlah melimpah pada daerah bakau dan tambak. Biota ini memiliki nilai ekonomis dan banyak dikonsumsi difadikan lauk pauk serta memiliki khasiat sebagai obat asma. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis kandungan proksimat Telescopium telescopium di perairan Sepulu dan Socah, serta senyawa bioaktif Telescopium telescoplum. Hasil analisa proksimat pada perairan Sepulu memiliki protein sebesar 12,43 %; lemak 4,12 %; kadar air 77,08 %; kadar abu 2,77 % dan karbohidrat 3,60 %. Hasil analisa proksimat di perairan Socah didapatkan protein sebesar 12,26 %; lemak 4,60 %; kadar air 77,66 % dan kadar abu 2,50 %; serta karbohidrat 2,98 %. Ekstrak kasar dengan pelarut metanol pada perairan Sepulu dan Socah yang dikomposit, didapatkan rendemen sebesar 0,27 %. Hasil uji senyawa bloaktif ekstrak kasar daging Telescopium telescopium adalah alkaloid, steroid, flavonold, gula pereduksi, dan ninhidrin. Sedangkan untuk senyawa fenol hidrokuinon, karbohidrat, peptide, saponin, dan tannin tidak terdeteksi.Kata kunci : telescopium telescopium, analisa proksimat, senyawa bioakti

    PEMODELAN GENANGAN BANJIR PASANG AIR LAUT DI KABUPATEN SAMPANG MENGGUNAKAN CITRA ALOS DAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFI

    No full text
    Daerah yang daratannya lebih rendah dari permukaan air laut akan menimbulkan permasalahan klasik yaitu banjir pasang air laut (rob). Kabupaten Sampang bagian selatan merupakan salah satu wilayah yang daratannya rendah dan landai. Penelitian ini melihat genangan banjir pasang air laut yang masuk kedaratan dari garis pantai dengan skenario yang di tentukan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini memanfaatkan aplikasi Penginderaan Jauh untuk memperoleh informasi Tutupan Lahan dan Koefisien Kekasaran Permukaan serta menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG) untuk menyusun model genangan banjir pasang air laut, pemodelan genangan banjir pasang air laut menggunakan skenario tinggi run — up 0,5m, 1 m, 1,5m, 2m, 2,5m dan 3m. Berdasarkan hasil pemodelan genangan banjir pasang air laut (Rob) di Kabupaten Sampang bagian selatan menunjukkan bahwa daerah terjauh tergenangi banjir pasang air laut (rob) dari garis pantai ke daratan yaitu di Desa Tambaan Kecamatan Camplong tetapi dengan skenario 3 meter daerah yang paling jauh tergenangi dari garis pantai yaitu Desa Aengsareh Sampang.Kato kunci: SIG, Citra ALOS, Rob, Pemodelan Genangan Ro

    0

    full texts

    453

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Kelautan: Indonesian Journal of Marine Science and Technology
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇