696 research outputs found

    Kombinasi Tangga Nada Blues dan Pelog dalam Musik Blues Pada Gitar Elektrik

    No full text
    Kombinasi adalah menggabungkan 2 (dua) objek yang berbeda, dalam penulisan ini mengkombinasikan tangga nada pelog dan blues ke dalam sebuah karya lagu yang diberikan judul Fusion of Soul dengan bergaya musik blues funk kombinasi etnik dibawakan secara musik intrumental. Penulisan ini bertujuan untuk mencari tahu  apakah kedua tangga nada tersebut dapat dikombinasikan dan apakah objek penelitian tersebut mendapatkan apresiasi dari masyarakat Yogyakarta khususnya gitaris-gitaris di Yogyakarta. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif secara diskriptif dengan mengumpulkan data-data secara langsung baik studi pustaka, pengamatan, dan wawancara. Pelog adalah modus tangga nada yang ada pada instrumen musik tradisional Indonesia khususnya daerah Jawa dan Bali. Pelog yang digunakan dalam penulisan ini adalah tangga nada pelog diatonic tanpa nada re dan la. Tangga Nada blues adalah tangga nada yang ada pada musik blues,. Tangga nada blues memiliki nada la-do-re-ri-mi-sol, yang digunakan dalam penulisan ini adalah tangga nada blues minor. Blues adalah gaya musik atan genre yang berasal kaum afro-amerika dengan ciri 12 bar dan blue note dengan progresi akord yang terdapat alur kebiasaan. Penerapan kombinasi ini menggunakan media instrumen gitar elektrik, gitar elektrik sangat berperan dalam musik blues bahkan banyak musisi-musisi blues yang menganggap bahwa gitar adalah instrumen wajib dalam musik blues. Kata kunci: kombinasi, tangga nada pelog,tangga nada blues, blues, gitar elektrik

    Perancangan Interior CIPAirport Lounge di Bandara Internasional Ngurah Rai Bali

    No full text
    CIP Airport lounge merupakan salah satu eksekutif lounge yangberada di wilayah bandara internasional Ngurah Rai Bali yang disediakanuntuk CIP (Commercial Important Person) agar mereka mendapat perlakuan istimewa ketika menunggu waktu keberangkatan atau kedatangan di dalam bandara, memiliki fasilitas lengkap yang bisa memberikan kenyamanan yang tidak didapat di ruang tunggu umum biasa.Perancangan interior CIP airport Lounge ini terdiri dari dua lantai yang meliputi : resepsionis, ruang tunggu umum dengan buffet light meal and beverages serta area komputer, ruang tunggu privat, toilet umum, kantor, foot spa lounge, mini bar, praying room, dan kids corner yangmengangkat tema patra punggelornament khas Bali dan menerapkan gaya postmodern, sesuai dengan keinginan klien yangmenginginkan nuansa tradisional Bali namun dikemas secara modern.Perpaduan tema patra punggel dan gayapostmodern ini diharapkan mampu menciptakan desain baru sehingga bisa mencerminkan sebuah lounge yang bertaraf internasional.Kata Kunci :Interior, CIP lounge, Bali, Postmodern

    ANALISIS DAN INTEPRETASI LAGU “GRAVITY“ KARYA JOHN MAYER

    No full text
    This study discusses the song interpretation of John Mayer’s work, the Gravity. The Mayer’s Gravity was performed as a part of the author’s academic final task recital in pop-jazz studies. Research method that is utilized in this study is the musicological method with performance interpretation approach that encompass practicing, performance, music analysis, and interpretation of the song lyric. This study concludes that the song is structured by a simple three part song form (AABA), and the lyric does not express a literal meaning but more symbolic with multiple understanding.   Keywords: Gravity, analysis, interpretation, Mayer

    RONGGENG AMEN SEBAGAI IDENTITAS MASYARAKAT CIAMIS

    No full text
    Tulisan ini mengupas kesenian Ronggeng Amen dari Kabupaten Ciamis sebagai identitas masyarakat Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Tari adalah segi budaya merupakan wujud yang penting dalam membaca „pandangan dunia‟ dan „perasaan dunia‟ masyarakatnya. Sehingga salah satu faktor tarian itu terciptakarena adanya sudut pandang pemikiran masyarakatnya, dan mewakili perasaan atau tingkah laku kebiasaan, adat dari masyarakatnya sendiri. Asumsi dasar dari strukturalisme Levi-Strauss adalah adanya anggapan bahwa berbagai aktivitassosial dan hasilnya, seperti misalnya upacara ritual, sistem-sistem kekerabatan dan perkawinan, pola tempat tinggal, pakaian, dan sebagainya, secara formal semuanya dapat dikatakan sebagai bahasa-bahasa, atau merupakan perangkattanda dan simbol, yang menyampaikan pesan-pesan tertentu. Maka dari itu terdapat ketertaatan serta keterulangan pada berbagai fenomena tersebut.Menyusun suatu struktur pada gejala-gejala budaya seperti struktur sebuah mitos, suatu sistem kekerabatan, sebuah upacara ritual, dan sebuah kostum dalam hal ini setiap gejala dipandang memiliki strukturnya sendiri-sendiri. Para ahlistrukturalis berpendapat bahwa relasi-relasi suatu fenomena budaya dengan fenomena-fenomena yang lain pada titik waktu tertentu inilah yang menentukan makna fenomena tersebut. Ronggeng Amen salah satu kesenian tari yang terciptadari masyarakat Ciamis sendiri, yang bercikal bakal dari kesenian Ronggeng Gunung. Relasi sebuah peristiwa dengan seni pertunjukan ditonjolkan dalam sejarah atau asal-usul terciptanya Ronggeng Gunung sebagai cikal bakal dariRonggeng Amen. Mitos-mitos mengenai nama daerah di sekitar wilayah Ciamis ternyata ada pula yang terkait dengan lahirnya salah satu kesenian khas Kabupaten Ciamis, yaitu Ronggeng Gunung. Akan nampak jelas, Ronggeng Amen sebagaiidentitas masyarakat Kabupaten Ciamis apabila diteliti melalui analisis struktur pertunjukan, analisis struktur lagu, dan analisis struktur ceritanya, sehingga terdapat sebuah relasi di baliknya yang tidak semena-mena.Kata kunci: Ronggeng Amen, identitas, Kabupaten Ciamis

    ADAPTASI DONGENG TANTRI PADA PENCIPTAAN SKENARIO DRAMA TELEVISI “ TANTRI DAN ESWARYADALA”

    No full text
    Remaja yang tidak dibekali atau kurang penanaman nilai moral, besar kemungkinan mereka melakukan tindak kriminal. Dewasa ini kasus kriminal yang cukup banyak dilakukan oleh remaja karena nilai moral yang rendah. Karya ini bertujuan setidaknya dapat merefleksi para remaja. Dongeng Tantri yang mengandung nilai budi pekerti, dapat dikaitkan dengan fenomena remaja saat ini. Remaja penting memiliki moral dan nilai budi pekerti yang dapat mempengaruhi peningkatan kenakalan remaja.Karya ini berupa skenario drama televisi dengan judul “Tantri dan Eswaryadala” yang akan menggunakan teori adaptasi. Mengacu pada teori adaptasi yang menyebutkan bahwa adaptasi dapat berbeda jalan cerita, menggabungkan beberapa tokoh, menghapus beberapa bagian cerita asli, menambahkan dan mengubahnya. Adaptasi adalah sebagai sebuah karya seni menyuling agar sebuah karya seni dapat menjadi sesuatu yang segar dan bening. Selain itu dari segi alur untuk mewujudkan karya skenario akan mengadaptasi alur cerita berbingkai menjadi alur multiplot. Multiplot adalah plot yang jalan ceritanya sedikit melebar ke tokoh lain, walaupun melebar namun konsep daripada multiplot tetap fokus pada tokoh utama. Multiplot dipilih sebagai alur dari skenario ini karena, agar dapat menyatukan beberapa tokoh dalam cerita asli menjadi beruntun dan saling berkaitan.Kata Kunci : nilai moral, Tantri, adaptasi, multiplot

    Imaji Introvert Dalam Karya Seni Grafis

    No full text
    Karya seni rupa adalah suatu hasil dari proses pelepasan pikiran dari seorang seniman, bagaimana ia menginterpretasikan situasi yang dilihat, didengar, dirasakan dan dialaminya melalui bahasa ungkap visual yang bersifat personal. Ia pun menganalisa sesuatu yang bersifat mengganggu dalam kehidupannya, sebelum pada akhirnya menciptakan, menuangkan dan menginterpretasikan-nya kembali kedalam karya. Dengan demikian suatu hal yang dekat dengan seniman akan lebih sering terekspos, terlebih lagi bila sesuatu itu mengganggu dirinya. Manusia terlahir sebagai individu sosial dengan beragam sifat dan ciri khas. Dalam psikologi kepribadian dari Carl Gustav Jung, pembagian sikap digeneralisasikan menjadi dua, ekstrovert dan introvert. Kedua sikap yang bertolak belakang, dimana ekstrovert cenderung terbuka dan mengarah pada dunia luar sedangkan introvert yakni bersifat tertutup dan mengarah pada diri sendiri. Sebagai seorang manusia penulis juga termasuk dalam kategori tersebut dan sifat yang tertanam dalam diri penulis adalah sikap introvert. Sebagai seorang yang berkesenian dan juga seorang yang introvert, memiliki pandangan bahwa melalui kesenian, penulis dapat mengekspresikan diri introvert dengan segala sikap defensif-nya. Sikap yang tertutup dari diri penulis memerlukan ruang untuk keluar. Untuk itulah karya-karya ini dibuat. Karya-karya “Imaji Introvert” adalah sebuah ungkapan hati penulis. Dimaksudkan sebagai pemenuhan imaji atau citra dari sebuah sikap yang menghantui penulis. Mereka adalah pencitraan dari sifat-sifat tertutup, sebuah imajinasi dan fantasi akan peristiwa dan perasaan yang nyata. Dalam proses pengerjaannya penulis menggunakan bahasa ungkap melalui figur-figur manusia yang terlihat sendiri tanpa latar belakang dengan gesture sikap tertutup. Teknik yang penulis gunakan adalah teknik seni grafis dry point dan relief print karena memiliki keunggulannya masing-masing. Penulis juga membuat instalasi grafis dalam penyajiannya. Imaji- imaji ini adalah representasi diri dan sebagai jembatan menuju ke dalam dan keluar diri penulis. Karena sebagai seorang introvert komunikasi adalah hal yang sulit dilakukan. Penulis memilih karya seni sebagai cara untuk berkomunikasi dengan dunia.Kata Kunci: Introvert, imaji, pengalaman diri, seni grafis, dry point, relief print, instalasi grafi

    PENCIPTAAN PROGRAM DOKUMENTER “BUDAYAKU” EPISODE “ABDI DALEM’ DENGAN GAYA EXPOSITORY

    No full text
    Budaya merupakan salah satu yang membuat bangsa ini berkembang   akan tetapi budaya sendiri sering kali terlupakan bahkan termakan oleh zaman , dari sekian banyak pemuda zaman sekarang  lebih tertarik dengan teknologi yang berkembang,  dari situlah muncul untuk membuat karya yang berhubungan dengan budaya itu sendiri. Tujuan pembuatan karya ini dimaksudkan untuk member pengetahuan tentang Abdi Dalem itu sendiri dimana banyak orang yang   kurang mengerti pengertian dari Abdi Dalem sendiri dan apa saja yang terdapat dalam Abdi dalem secara keseluruhan. Metode yang digunakan dalam pembuatan karya documenter ini menggunakan gaya expository  dan antropologi dimana kedua metode tersebut sangat menbantu dalam penulisan atau praktek dilapangan.   Mengangkat sebuah kebudayaan merupakan salah satu pilihan yang menarik dimana kita bias ikut melestarikan dan memperkenalkan budaya tersebut, dalam karya ini sang  pembuat hanya ingin memperkenalkan beberapa bagian kecil budaya yang ada di Indonesia. Abdi Dalem adalah seseorang yang mengabdi pada keraton dan raja dimana mereka sangat mendedikasikan dirinya dengan ikhlas dan tanpa keinginan yang lebih. Abdi Dalem sangat menjunjung dan menghormati apa-apa yang diberikan oleh rajanya, karena itu merupakan anugerah tersendiri bagi mereka dan mereka percaya itu akan membawa berkah tersendiri,  dalam kehidupan Abdi Dalem seperti masyarakat biasa akan tetapi mereka lebih banyak menetapkan ketentuan yang ada di keraton. Dalam hal kinerja mereka tidak pernah mengeluh karena mereka lahir batin untuk mengabdi pada keraton. Mengabdi merupakan salah satu pilihan mereka karena sebelum mereka menjadi abdi dalem ada salah satu keluarga mereka yang terlebihdahulu menjadi abdi dalem, dari segi keturunan itulah mereka ingin melestarikan budaya keraton.   Kata Kunci : Penciptaan, Dokumenter expository,  Abdi Dale

    “TUJUH MODUS” PENERAPAN TUJUH MODUS PADA KOMPOSISI MUSIK UNTUK ANSAMBEL GITAR KLASIK

    No full text
    Musik memiliki kekayaan ilmu pengetahuan, salah satunya adalah tangga nada/modus. Ionian, Dorian, Phrygian, Lydian, Mixolydian, Aeolian, dan Locrian adalah beberapa dari banyaknya jenis tangga nada/modus. Tugas akhir ini adalah penerapan dari proses pembelajaran penulis tentang teori tangga nada/modus. Kata kunci: Penerapan tujuh tangga nada/modus

    Kenangan Masa Kecil Sebagai Ide Penciptaan Seni Lukis

    No full text
    Masa kecil adalah masa-masa yang indah dan penuh dengan warna, namun merupakan masa yang paling rentan dalam kehidupan manusia sebagai titik awal pemberangkatan manusia menuju sebuah pribadi yang utuh. Dalam pengerjaan Tugas Akhir ini, penulis mencoba menggambarkan masa kecil sebagai fase penting dalam kehidupan manusia yang membentuk sebuah kepribadian dalam diri individu. Dunia anak memiliki keunikannya masing-masing, begitu banyak karakteristik yang mengagumkan dalam dunia anak-anak. Anak kecil terlihat begitu bebas dan tiada beban. mereka melakukan apa yang mereka mau tanpa dipusingkan oleh resiko-resiko atau akibat dari perbuatan mereka, selama mereka belum mengetahui akibat langsung dari tindakannya tersebut. Pada intinya masa anak-anak adalah masa yang paling menyenangkan. Setiap manusia dewasa pasti memiliki kenangan akan masa kecil dan melihat kembali akan masa kecil yang indah tersebut, mungkin di alam bawah sadar mereka ada keinginan untuk kembali ke masa kecil tersebut. Dari kenangan tersebut diolah dan dikaitkan dengan pengalaman pribadi penulis, sehingga karya yang diciptakan bercerita tentang pengalaman masa kecil yang pernah dialami dengan segala macam permainannya, dan dalam pengungkapan gagasan-gagasan atau ide ke dalam bentuk karya seni lukis, beberapa karya digambarkan dengan penambahan maupun pengurangan dari wujud aslinya pada objek yang ditampilkan, hal itu dilakukan untuk mencari kebebasan dalam mengolah objek sesuai dengan cita rasa estetis yang dimiliki. Kata kunci : seni lukis, dunia anak, kehidupan manusia 

    Penerapan Teknik Dasar Ghost Notes Dalam Rhythm Pattern 8 Beat Pada Drum Set

    No full text
    Di Indonesia, khususnya di Yogyakarta, keberadaan teknik ghost notes belum banyak diketahui oleh pemain drum. Hal ini terbukti dengan belum adanya materi pengajaran teknik ghost notes di sekolah – sekolah musik, dan tempat kursus drum pada umumnya. Kondisi seperti ini, membuat penulis tertarik untuk mengangkat permasalahan ini sebagai karya tulis. Tujuannya, guna lebih memperkenalkan teknik ghost notes kepada masyarakat umum dan pemain drum khususnya yang ada di Jurusan Musik ISI Yogyakarta. Penelitian dari karya tulis dengan judul “Penerapan Teknik Dasar Ghost Notes dalam Rhythm pattern 8 Beat pada Drum Set” ini menggunakan metode teoritikal, yaitu menghubungkan sebuah subyek penelitian dengan beberapa konsep. Pertama, tentang bentuk (form), harmoni, kontrapung dan elemen-elemen komposisi lainnya. Kedua, metode analisis, subyek penelitian dibongkar dan direkonstruksi kembali untuk mempelajari mengapa dan bagaimana hal-hal itu berfungsi. Ketiga, metode deskriptif, mendeskriptifkan secara utuh sebuah kondisi atau sebuah subyek penelitian secara sistematik. Semua metode itu dengan pendekatan musikologi. Setelah melalui proses studi, pengalaman musikal, dan eksperimen serta pengamatan terhadap referensi yang ada, dapat disimpulkan bahwa teknik ghost notes yang terbentuk dari 2 pola teknik Stroke (pukulan) stick, yaitu teknik Down Stroke dan Tap Stroke, dapat mempermudah dan menunjang pengembangan rhythm pattern beat permainan drum agar dapat menjadi lebih menarik serta mampu memainkan rhythm pattern beat-nya dalam tempo yang lebih cepat Kata kunci : ghost notes, penerapan,8 bea

    0

    full texts

    696

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Saraswati
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇