Saraswati
Not a member yet
696 research outputs found
Sort by
PENCIPTAAN DOKUMENTER “SEDULUR SEGO GURIH” DENGAN PENDEKATAN EXPOSITORY
“Sedulur Sego Gurih” merupakan program dokumenter yang menyajikan pentas kelompok teater yang bernama “Sego Gurih”, fakta-fakta yang disajikan program dokumenter ini antara lain, pementasan yang dilakunan di kampung-kampung. Fakumnya kelompok teater “Sego Gurih”, dan aksistensi sebuah kelompok teater “Sego Gurih”. Karya dokumenter “Sedulur Sego Guruh” disajikan dengan gaya penutur melalui pendekatan expository, dengan pendekatan gaya Expository tersebut diharapkan lebih komunikatif, menghibur, dan mengedukasibagi siapapun yang menikmati. Dokumenter “Sedulur Sego Gurih” memunculkan fakta keberadaan sebuah komunitas teater untuk dapat diketaui masyarakat dengan menyajikan narasumber yang dapat dipertanggungjawabkan. Sehingga lebih jelas akan pengetahuan tentang komunitas teater di Yogyakarta. Kata Kunci : Dokumenter, Exspository, komunitas Sego Gurih
ELEMEN MESIN DALAM KARYA FOTOGRAFI STILL LIFE
Machine has become a commodity for humans, and human proximity to the engine can no longer be denied and the implications for development of the era as well. Birth of machine initially used as a proponent of human life. Development of the era can be seen from the machines that have been produced by humans, from the standpoint of that we can see how the pattern of human life by looking at a machine that has both machines they created as a tool or machine work as a complementary tool. Deconstruction method used in the creation of this work, deconstruction which was originally developed from the standpoint of language, then it turns out is also relevant to the fields of art. Deconstruction in the creation of this work is an act subject to dismantle an object that is composed of various elements, or elements that deserved dismantled but not destructive. Non-destructive, which means unpacking to be rebuilt according to the original capacity, but to form a new meaning. The creation of this work would like to pass on the role of photography is essentially just as conventional documentation tool and a representative will be the ideal tool when the author can see the pattern of how much influence the times resulting from the creation of the machines as a human helper.Key words: deconstruction, elements, expression photo, machine, still lif
JUURNALL UGHHIK KUUPEK
UghikKupek, merupakan judul yang dipilih untuk karya tari ini. Ughik Kupek diambil dari bahasa Lampung yang artinya Tumbuh Kembali, yang dimaksud tumbuh kembali adalah pembaharuan yang dihasilkan dari esensi motif gerak yang menjadi dasar karya tari ini. Motif gerak yang menjadi dasar karya tari ini adalah motif gerak mempam bias, babar kipas, dan injak lado.Karya tari ini merupakan jenis koreografi kelompok dengan menggunakan sebelas penari perempuan.Tidak ada makna khusus dalam jumlah penari Ughik Kupek ini, penata hanya ingin mencoba dan membuat pola lantai yang bervariasi dengan menggunakan sebelas penari.Selain itu, ekspresi penari pada karya tari ini adalah sinis dan sombong.Ekspresi sinis dan sombong terinspirasi dari seorang putri Ayu anak dari Raden Jambad.Putri Ayu adalah putri yang sangat sombong dan sinis, sehingga kesombongannya itu membuat putri tersebut menjadi perawan tua seumur hidupnya.Karya tari ini adalah Studi motif gerak mempam bias, babar kipas, dan injak lado. Penata mencari pengembangan atau kemungkinan-kemungkinan dalam mengembangkan esensi motif gerak tersebut, misalnya esensi gerak kaki pada motif gerak injak lado di pindah ke tangan, maka akan menghasilkan gerak yang baru. Formasi karya tari ini menggunakan titik lemah pada proccenium stage serta konsep pemanggungan on stage selama pertunjukan berlangsung, namun konsep on stage dalam karya ini tidak murni on stage dikarenakan terdapat bagian black out, namun ketika blackout penari tidak keluar dari arena pementasan, tetapi berproses membentuk SigerLampung, Perahu Lampung, dan motif pucuk rebung.Kata Kunci :Studi, Esensi Gerak, Ekpres
10. Penataan artistik dalam drama televisi “selibat” Dengan menghadirkan symbol
TV drama with the title “Selibat” is a work of artcollege thesis “artistic arrangement in a television dramacelibate by presenting the symbol. This work tells the story of the struggle of a prospective pastor to live a celibate life calling.Artistic backgrounds are important contributing embodied in this work by using the theory of symbols Suzanne K Langer in the form of symbols discursive and presentational symbols and the theory of signs in the form of indices, icons, symbols of Charles Sanders Pierce. Submission of the symbol would have themeaning that can be easily recognized by the audience, especially Catholicsabout a celibate life and invites the audience especially its Catholic to thinkcarefully interpret the symbols. Moreover in this way the aesthetic value conveyed throughaudio visual will be more attractive.Keywords: Artisticstylist, Symbol, Celibacy, Drama Television
Penggunaan sudut pandang dramatik dalam penyutradaraan film drama televisi “kembang asih di pasantren”
Media televisi telah menjadi sarana tayangan realitas sosial yang penting artinya bagi manusia untuk mengaca dan memantau hubungan manusia dengan relasinya dalam realitas kehidupan sosial. Pantauan yang terkait perilaku, tren bahkan sikap ideologi tertentu. Kualitas informasi yang ditayangkan televisi, menjadi tolak ukur untuk memantau sejauh mana informasi tersebut benar-benar dapat dimanfaatkan dan memiliki arti penting bagi realitas kehidupan manusia.Televisi ibaratnya telah menjadi “jendela bagi rumah”, jendela yang bisa dimanfaatkan untuk melihat apa saja yang ada dan terjadi diluar rumah. (Kuswandi: 1996) Sebagai jendela, diharapkan mampu meneropong dengan kekuatan mata lensa realitas sosial obyektif yang didapatkan, menjawab kehausan informasi atasnya, menayangkan dan menyampaikan obyektifitas yang ditemui tanpa manipulasi. Kelebihan dari televisi adalah, televisi diharapkan mampu menyentuh aspek psikologis pemirsanya.Sebuah produk budaya dan peradaban manusia abad 20, (Putra: 1997) melihat ada 5 sisi pandangan dalam pengembangan informasi khususnya media televisi:Pertama, media informasi merupakan industri yang harus berkembang dan berubah, yang diharapkan mampu menciptakan lapangan kerja dan barang jasa. Kedua, sebagai sumber kekuatan, alat kontrol dan inovasi masyarakat. Ketiga, sebagai forum yang semakin berperan dalam meminimalkan peristiwa kehidupan masyarakat. Empat, sebagai wahana pengembangan kebudayaan. Lima, sebagai sumber dominan yang menyuguhkan nilai-nilai dan penilaian normatif yang dibaurkan dalam berita dan hiburan. (Soemandoyo: 1999
PERANCANGAN INTERIORMAINLOBBY, THE SQUARE, BASEMENT CORRIDOR, DAN POOL BAR RESTAURANT NOVOTEL SENTUL CITY RESORT, BOGOR
Kota Bogor adalah sebuah kota di Provinsi Jawa Barat, Indonesia. Kota ini terkenal menjadi pusat pendidikan dan penelitian pertanian nasional.Sentul City merupakan sebuah kawasan kota pegunungan di Kabupaten Bogor yang dikembangkan oleh PT Sentul City Tbk. Kawasan ini, dibangun sebagai tempat hunian sekaligus pariwisata. PosisiSentul City yang cukup strategis dan memiliki keindahan alam sering menjadi tujuan wisata masyarakat kota yang penat akan kehidupan metropolitan. Novotel yang merupakan sebuah merek hotel berskala menengah milik grupAccor pada tahun 2015 akan mendirikan resort baru di kawasan Sentul City. Resort ini diharapkan dapat menggairahkan perekonomian dan pariwisata di daerah jawa Barat khususnya Sentul. Pada perancangan Novotel Sentul City Resort, konsep yang diambil adalah natural in agricultural and biological research.Konsep ini dipilih karena adanya brief dari klien yang menginginkan Resort yang dapat mempresentasikan Kota Bogor sebagai Kota Penelitian Pertanian dan Biologi tetapi tetap masih dalam standar Novotel Resort.Konsep natural in agricultural and biological research sendiri merupakan gabungan antara konsep Standar dari Novotel yaitu “Natural” dan konsep “agricultural and biological research”.Konsep ini nantinya akan dikerucutkan kembali kedalam tema Natural Glass House. Pada perancangan ini menggunakan pendekatan tema combined metaphor. Dari pendekatan tema ini diharapkan tema Natural Glass House tidak hanya dapat dilihat dan dirasakan oleh pengunjung Resort melalui pola dan bentuk tetapi juga melalui sifat, karakteristik, dan suasana bangunan. Kata kunci : Novotel Sentul City Resort, natural, agricultural and biological research, natural glass hous
PENCIPTAAN NASKAH DRAMAPEREMPUAN SORE
Penciptaan naskah drama Perempuan Sore berdasarkan realitas sosial perempuan desa yang mandul dan korban poligami. Drama Perempuan sore berkisah tentang seorang perempuan bercita-cita membangun dan mempertahankan sebuah rumah tangga. Paeni, perempuan desa yang mandul dan korban poligami, mampu mempertahankan rumah tangganya dengan mengizinkan suaminya menikahi perempuan pilihan Paeni. Naskah drama Perempuan Sore dalam proses penciptaannya melalui tahapan, yaitu bersumber pada fakta dengan tahap pengumpulan data observasi melalui sebuah penelitian dengan metode deskriptif, dan teknik riset digunakan untuk mengumpulkan data yaitu teknik observasi, teknik wawancara dan teknik dokumentasi. Setelah data dan fakta diperolah tahap selanjutnya adalah mengolah data menjadi karya fiksi. Dari struktur fiksi dramatik digunakan untuk menentukan premis, penokohan, alur, dialog, latar dan gaya penulisan yang dirangkai dalam bentuk konvensional. Kata kunci : realitas, sosial, perempuan, kemandulan, poligami, realisme, drama
Visualisasi Rasa Sakit Berdasarkan Pengalaman Pribadi dalam Penciptaan Karya Kriya Kulit
Dalam kehidupan manusia pasti pernah mengalami rasa sakit yang dimana seseorang tersebut merasakan kesakitan yang amat dalam. Sebuah curahan akan rasa sakit tersebut tergambar jelas dalam benak tentang apa yang pernah dialaminya. Penulis mencoba menuangkan rasa sakit yang pernah dialami pada penciptaan karya seni.Pada minat utama kriya kulit terdapat berbagai macam teknik di dalamnya antara lain teknik tatah timbul, tatah sungging, solder, dan sculpting. Dengan teknik sculpting, penulis membuat karya yang merupakan visualisasi rasa sakit yang dialami penulis dalam penciptaan karya kriya kulit.Karya kriya yang diciptakan penulis adalah sebagai renungan dan introspeksi diri dalam menjalani kehidupan di masa yang akan datang.Kata kunci: visualisasi, rasa sakit, kriya kulit
PERANCANGAN KOMUNIKASI VISUAL EVENT PENGENALAN KELOMANG DARAT OLEH KOMUNITAS HAPPY CRABBIE 2014
Kelomang darat merupakan satwa khas daerah pesisir di pantai-pantai Indonesia. Di dunia ini ada sekitar 13 spesies kelomang darat, 8 di antaranya hidup di Indonesia. Namun, masyarakat pada umumnya tidak mengenal nama kelomang darat. Masyarakat lebih mengenal melalui nama daerahnya seperti pong-pongan (Yogyakarta dan Jawa Tengah) atau Kumang (Jawa Barat). Kelomang darat sering dianggap sebagai keong atau siput, padahal mereka adalah jenis hewan yang berbeda. Selain itu, kelomang darat dianggap sebagai mainan anak-anak, bukan sebagai binatang peliharaan. Padahal kelomang darat bisa dijadikan binatang peliharaan seperti kucing, anjing, atau ikan. Di tengah ketidak pedulian masyarakat terhadap kelomang darat, ada sebuah komunitas bernama Happy Crabbie yang didirikan oleh Felix J. Wang, seorang pecinta kelomang darat. Komunitas ini berinteraksi di dunia maya lewat jejaring social facebook. Komunitas inilah yang akan berperan sebagai payung untuk memberikan pengenalan dan pemahaman yang benar mengenai kelomang darat. Pengenalan kelomang darat akan diwujudkan dalam sebuah event yang diikutsertakan pada Pameran Flora dan Fauna Yogyakarta 2014. Event itu akan dirancang dengan berbagai media dan konsep kreatif yang menarik sehingga pesan dan informasi yang ingin disampaikan dapat berjalan dengan sukses. Kata Kunci : Perancangan Komunikasi Visual, Komunitas Happy Crabbi
Visualisasi Fotografis Karakter Grup Band Melalui Foto Sampul Album Musik
Penciptaan karya fotografi ini merupakan bentuk visualisasi fotografis karakter beberapa band di Yogyakarta melalui fotografi. Foto-foto tersebut dirancang untuk dijadikan sampul album musik sebagai sarana promosi dan penjualan hasil akhir produk rekaman. Munculnya ide untuk membuat tugas akhir ini dipengaruhi oleh lingkungan yang tidak jauh dari dunia hiburan serta memiliki kedekatan pertemanan dari beberapa band yang ada di Yogyakarta. Dari kedekatan sosial itulah timbul rasa ingin menciptakan sesuatu dengan media fotografi yang merespon dari band tersebut.Metode dalam pembuatan karya fotografi ini menggunakan fotografi potret karena objek yang dipakai adalah manusia. Untuk memunculkan karakter karya yang diciptakan didukung dengan adanya pencahayaan yang tepat, pose, pemilihan lokasi, serta properti yang digunakan. Metode yang digunakan menjadi landasan yang sangat penting untuk menghasilkan karakter sesuai konsep dan objek yang difoto. Penciptaan karya fotografi ini bukan sekedar penciptaan secara estetis,tapi juga memberi pengetahuan dan manfaat kepada masyarakat bahwa teknik artistik fotografi dapat meningkatkan nilai jual sebuah produk fotografi.Hasil akhir pada penciptaan karya fotografi adalah bentuk sampul album musik yang menampilkan karya fotografi sesuai karakter band. Karya dalam Tugas Akhir ini bertujuan untuk menjadi kebutuhan media promosi komersial sebuah grup band melalui sampul album, untuk kemudian ditampilkan dalam komposisi dan bentuk yang kreatif sehingga karakter yang diharapkan dapat terlihat dari foto tersebut. Karya fotografi ini juga diharapkan dapat menjadi contoh dan referensi visual untuk pihak-pihak yang meneliti melalui bidang fotografi komersial.Kata-kata kunci: fotografi, visualisasi, sampul album musik