Saraswati
Not a member yet
696 research outputs found
Sort by
Perancangan Komunikasi Visual City Branding Kabupaten Batang 2014
Di era modern sekarang ini sangat mungkin terjadinya persaingan antar daerah. Seperti halnya beberapa kota yang ada di Indonesia yang saling berlomba-lomba untuk mengembangkan wilayah sebagai destinasi yang dapat meningkatkan pendapatan daerah. Maka hal tersebut menjadi sebuah cambuk untuk Kabupaten Batang sendiri supaya menjadi kota destinasi yang menawarkan kekayaan yang dimiliki. Dari dasar tersebut maka dilakukan sebuah penelitian yang bertujuan untuk mengangkat posisioning dalam sebuah perancangan city branding dari Kabupaten Batang, Jawa tengah, Indonesia. Dari perancangan tersebut diharapkan dapat menjadi sebuah ide yang dapat menyajikan keunikan dan juga kekayaan potensi yang dimiliki oleh Kabupaten Batang. Potensi alam dan kuliner Kabupaten batang menjadi salah satu cara menyampaikan pesan yang disajikan dalam nuansa klasik nusantara dan natural. Unsur klasik tersebut merupakan pendekatan utama dalam menyampaikan pesan yang akhirnya nanti diintegrasikan kepada media. Dari gaya desain tersebut akan diselaraskan dengan konsep modern yang elegan tapa mengurangi nuansa tradisionalnya, sehingga diharapkan memiliki daya tarik dan daya saing yang tinggi dengan city branding yang lain. Kesimpulan yang dapat diambil bahwa dalam perancangan city branding ini digunakan pendekatan potensi alam dan kuliner yang merupakan salah satu aset yang menarik perhatian masyarakat. Dengan pendekatan klasik nusantara diharapkan dapat menjadi branding yang memiliki daya saing tinggi dengan daerah lain. Kata kunci: City branding, Batang, Alam and Kuline
REPRESENTASI SIKAP MANUSIA MELALUI FOTOGRAFI POTRET
Humans have a diverse attitude to face everyday life. Attitudes that emerge due to both positive and negative reciprocal response between people. Action can only be felt and seen with hearts and can not be shaped as an object or form of a figure. It become an idea in visualizing the action of attitude in the creation of artwork. Portrait photography in the creation of this artwork is a visual medium to express ideas. An idea were visualized in metaphor as a form of representation of human attitude. The process of creating artwork using techniques of portrait photographs as suppression of identity. This identity is shown through the background, facial expression, and properties used. Portrait photography in this artwork is not only a portrait of identity, but also become a visual medium in expressing an idea in a sign visualize through metaphor. Keywords: representation, gesture, human, portrait photography.∗Korespondens
PERANCANGAN IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SEBAGAI KAMPANYE PELESTARIAN BAHASA JAWA KOTA YOGYAKARTA MELALUI DESAIN KOMUNIKASI VISUAL
Penggunaan bahasa Jawa sebagai bahasa ibu bagi masyarakat Jawa Timur, Jawa Tengah, khusunya di Yogyakarta secara dini harus dilestarikan agar keberadaannya selalu terjaga dan terhindar dari kepunahan. Kurangnya perhatian dari orangtua terhadap pendidikan bahasa Jawa di lingkungan keluarga harus ditingkatkan. Upaya pelestarian bahasa Jawa di lingkungan sekolah juga memang perlu disosialisasikan, mengingat saat ini ada gejala yang menunjukkan bahwa bahasa jawa akan ditinggalkan oleh penuturnya, terutama generasi muda di kota Yogyakarta. Gejala tersebut dimulai dari hal yang sederhana, yaitu sudah jarang sekali generasi muda sebagai pewaris budaya jawa yang memiliki kemampuan berbahasa (Jawa) secara memadai. Mereka pada umumnya "lari" menggunakan bahasa Indonesia sebagai kompensasinya. Perancangan Iklan Layanan Masyarakat Kampanye Sosial ini menggunakan metode pengumpulan data dengan kuisioner dan wawancara. Hasil dari metode tersebut nantinya akan memberikan dampak dan berlanjut pada aktivitas target audience. Kemudian dari data-data yang telah didapat dan akan memecahkan masalah komunikasi pesan dalam Iklan Layanan Masyarakat ini secara komunikatif, efisien, dan estetis. Melalui perancangan ini, dapat membuka wawasan bagaimana mendekatkan diri dan mempelajari perilaku dari Target Audience yang ada di Kota Yogyakarta. Target Audience dijadikan sumber utama dalam melakukan analisis untuk mewujudkan konsep media dan konsep kreatif dari media- media kampanye yang nantinya akan digunakan. Sehingga media- media yang terpilih dapat bersinergi dengan gaya hidup dan keseharian Target Audience. Perancangan kampanye sosial ini diharapkan dapat memberi alternatif pendekatan Iklan Layanan Masyarakat terutama masalah pelestarian bahasa Jawa kota Yogyakarta. Dengan adanya perancangan ini masyarakat diajak untuk berpikir dalam mencerna pesan yang disampaikan melalui cara yang berbeda yaitu memanfaatkan berbagai sisi dalam kehidupan yang ada dibenak masyarakat khususnya generasi muda jaman sekarang (insight). Pemakaian insight akan memudahkan target audience untuk mencerna pesan karena mereka bisa melihat diri mereka sendiri dalam pesan yang disampaikan lewat media-media yang di gunakan dalam bersosialisasi. Keyword : DKV, ILM, Bahasa Jawa, Budaya Jawa, Kota Yogyakart
Perancangan Boneka Bubur Kertas Dagadu Bocah Djokdja dengan Mengangkat Karakter Anak sebagai Prajurit Keraton.
Pengetahuan akan prajurit Keraton pada generasi muda saat ini dirasa kurang. Hal ini dikarenakan kurangnya media yang mengusung tema Prajurit Keraton. Karakter anak sebagai Prajurit Keraton dipilih untuk mendekati dunia anak, dengan tujuan memberikan pengetahuan mengenai nama dan bentuk Prajurit serta sejarah perjuangannnya sehingga mampu menanamkan sikap kepahlawanan dan rasa cinta budaya lokal hingga ia dewasa nanti. Perancangan media edukasi ini dilakukan untuk memberikan pilihan permainan yang edukatif untuk anak-anak usia 7-12 tahun. Perancangan ini dipersembahkan untuk Dagadu Bocah Djokdja, dimana karakter anak Prajurit Keraton ini nantinya mampu memberikan kontribusi dalam misi pelestarian budaya lokal. Studi mengenai dasar teori yang terkait dalam perancangan ini meliputi teori tentang perkembangan anak, teori tentang belajar, teori tentang bermain, teori tentang karakter anak dan teori tentang Prajurit Keraton diperoleh melalui studi pustaka. Data mengenai target audience diperoleh dari visi misi Dagadu Bocah Djokdja, kemudian data yang terkumpul dianalisis menggunakan teknik 5W+1H, dengan menganalisa permasalahan dari What (apa), Where (mengapa), Why (mengapa) ,When (kapan), Who (siapa) dan How (bagaimana). Perancangan desain ini tidak hanya sebagai media permainan yang edukatif namun juga sebagai beban untuk melaksanakan misi edukasi dari sisi budaya lokal khususnya Yogyakarta, sehingga diharapkan anak dapat merasa menjadi bagian dari kebudayaan tersebut sejak usia dini. Kata kunci : Komunikasi Visual, Karakter Anak, Prajurit Keraton, Dagadu Bocah Djokdja
Pakaian Sebagai Sumber Inspirasi Lukisan
Pakaian tidak hanya sebagai pelindung dan penutup aurat, tetapi juga berperan besar dalam menentukan citra seseorang. Lebih dari itu, pakaian adalah cermin dari identitas, status, hierarki, gender, memiliki nilai simbolik, dan merupakan ekspresi cara hidup tertentu. Pakaian juga mencerminkan kebudayaan, politik dan religiusitas, Tujuan penelitian ini yaitu seperti apakah pergeseran fungsi pakaian yang mengalami perkembangan dari waktu ke waktu dan bagaimana memvisualisasikan pakaian sebagai simbol pergeseran budaya pada zaman sekarang melalui media seni lukis. Dalam proses perwujudan karya seni lukis, menggunakan gaya surealistik fotografis dari Rene Magritte dan Salvador Dalli. Yaitu pengambilan objek seperti dalam lingkungan sekitar yang dikombinasikan dengan tehnik deformasi seperti distorsi dan stilisasi. Yang bertujuan untuk memberikan kesan dramatis dan membawa psikologi publik untuk turut merasakan dari berbagai persoalan-persoalan hingga pesan-pesan moral yang dihadirkan. Kata kunci : seni lukis, pakaian, simbol pergeseran buday
PERANCANGAN PENYUTRADARAAN NASKAH BEAUTY AND THE BEAST KARYA LINDA WOLVERTON ADAPTASI NOVEL La Bell La Bette Karya Gabrielle-Suzanne Barbot de Villeneuve
Beauty and The Beast, sebuah dongeng romantis dari Prancis yang membawa pesan-pesan kebaikan, berupa pengorbanan, kasih sayang, dan sikap rela berkorban yang disampaikan ke dalam sebuah cerita asmara antara seorang dara cantik jelita, dan seorang pangeran yang dikutuk menjadi monster buruk rupa. Beauty and The Beast, adalah dongeng yang diangkat ke dalam sebuah bentuk pertunjukan drama musikal, dengan tari dan nyanyian yang dapat dinikmati oleh remaja, agar para remaja dapat dengan ikhlas menerima pesan tersebut tanpa merasa digurui. Drama musikal ini khusus ditujukan kepada remaja yang sedang menuju masa dewasa, karena melihat jarangnya hiburan yang menuntun dan mendidik untuk standar usia mereka. Teknik alinasi Brecht yang digunakan dalam pertunjukan ini untuk mengingatkan bahwa tontonan pada dasarnya hanyalah hiburan yang juga menjadi wadah untuk mengkritisi kehidupan sosial dewasa ini. Kata kunci : Drama, Musikal, Brecht, Remaj
Struktur Dan Tekstur Lakon eMBeRR Yang Dibawakan Oleh Ludruk Paguyuban Peminat Seni Tradisi Kota Malang
Ludruk merupakan teater tradisional dari daerah Jawa Timur. Kesenian ludruk sangat dekat dengan masyarakat terutama golongan menengah ke bawah, sehingga cerita atau lakon yang diangkat di atas panggung merupakan masalah sehari-hari pada masyarakat. Struktur pertunjukan ludruk konvensional terdiri dari: Pembuka (tari Remo), atraksi Bedayan, Dagelan, dan lakon. “eMBeRR” merupakan salah satu lakon yang dibawakan oleh ludruk Paguyuban Peminat Seni Tradisi Kota Malang dalam ajang Budaya Adhikara Jawa Timur tahun 2008. Lakon “eMBeRR” mengungkapkan permasalahan para pelajar saat menghadapi ujian nasional (UNAS). Penelitian ini merupakan analisis struktur dan tekstur lakon “eMBeRR” yang dibawakan oleh ludruk Paguyuban Peminat Seni Tradisi Kota Malang. Kata kunci : ludruk, struktur, teater, tekstur
GAYA BERCERITA MENGGUNAKAN MAJAS ALEGORI PADA IKLAN LAYANAN MASYARAKAT “GUNAKAN HELM SECARA BIJAK”
Advertising on television media is a communication message that aims tointroduce a product or service. The next goal is to motivating and persuading theviewers or audiences to find, buy and become regulars. Public service ads are adsthat have goal to persuading the public. Motor vehicle is one of the transportationthat Indonesian people use. The large number of motor vehicle makes the risk of roadaccidents increases. A helmet is one of the protection things to protect the driverhead when accidents happen. To inform the importance of using helmets, a programcalled advertisement made. Therefore, to develop a public service announcement thatcan deliver a message, is needed an alternative to delivery a message using a figureof speech. Keywords: helmet, commercials, public service announcements, figure of speec
PERANCANGAN BUKU ILUSTRASI HERITAGE BANGUNAN BERSEJARAH DI KOTA JEPARA
Heritage yaitu sejarah dan nilai-nilai yang dimiliki suatu bangsa atau Negara selama bertahun-tahun dan dianggap sebagai bagian penting dari karakter bangsa tersebut. Apresiasi masyarakat terhadap heritage sangat kurang, dan tingkat pemahaman masyarakat terhadap heritage masih sangat sempit. Tidak jarang masyarakat memandang bahwa heritage hanyalah sebuah bangunan kuno yang tidak menarik untuk dikunjungi.Di Jepara Jawa Tengah terdapat bangunan-bangunan bersejarah dari peninggalan kerajaan Islam, peninggalan pemerintahan kolonial Hindia Belanda dan peninggalan penjajahan bangsa Portugis. Kurangnya perawatan bangunan bersejarah di Jepara dari fihak terkait mengakibatkan rusaknya bangunan-bangunan bersejarah tersebut bahkan ada pula bangunan yang sengaja dihancurkan untuk dibangun bangunan baru yang menghilangkan nilai sejarahnya di masa lampau.Buku ilustrasi ini bertujuan untuk mambantu Pemda Jepara dalam pengadaan buku yang membahas sejarah dan seluk-beluk bangunan peninggalan sejarah di Jepara. Pembuatan buku ilustrasi ini menggunakan sketsa gambar manual dengan finishing digital painting, serta dengan fotografi arsitektur untuk menambahkan kesan natural dan memberikan gambaran secara nyata mengenai bangunan bersejarah kepada target audience.Target audience pada buku ilustrasi ini adalah semua kalangan, dari usia 6-50 tahun. Dalam membaca buku ilustrasi ini untuk target audience yang berusia diatas 17 tahun memberikan bimbingan secara khusus kepada target audience yang berusia dibawah 17 tahun.Melalui karya desain ini, diungkapkan tentang heritage bangunan bersejarah di Jepara, mulai dari sejarah dan seluk-beluk bangunan yang di angkat kedalam buku ilustrasi ini. Dengan adanya buku ilustrasi ini diharapkan agar masyarakat melestarikan kebudayaan yang ada di Indonesia khususnya heritage bangunan peninggalan sejarah di Jepara.Kata kunci : Buku ilustrasi, ilustrasi, digital painting, fotografi, Heritage Jepar
Eksplorasi Objek Temuan Dalam Penciptaan Seni Patung
Sepanjang perjalanan, sampai sekarang seni patung kontemporer telah melahirkan berbagai macam corak perwujudan, mulai dari aspek tampilan, media yang digunakan, maupun latar belakang yang mendasari suatu karya seni. Pergeseran pemaknaan sebuah karya tiga dimensional saat ini semakin kaya dengan proses pemaknaan. Hal ini dipicu oleh pengaruh dan karakter dari dalam maupun dari luar diri perupa yang sering berinteraksi, mengikuti perkembangan arus deras laju industri dan teknologi yang perlu diimbangi dengan seni. Proses kreatif dalam berkarya seni patung yang penulis jalani dan jelajahi, berasal dari pemahaman terhadap realitas benda-benda temuan yang ada disekitar lingkungan kehidupan. Benda-benda tersebut dijadikan sebagai bahan-bahan yang kemudian diolah, dimodifikasi, dirakit, ditata sedemikian rupa, bahkan jika memungkinkan; ditaklukkan dengan pertimbangan ide, unsur-unsur material dan teknik yang memadai. Sehingga gagasan dan pemikiran penulis dapat terejahwantahkan dan dapat tersampaikan ke publik secara menarik, karena memunculkan keunikan bahan, dalam tema tertentu. Penggunaan benda-benda temuan seperti jenis botol, kaleng kerupuk, onderdil motor, komponen listrik dan mekanik, mainan anak-anak, dan lain-lain,adalah sebagai media ekspresi untuk merepresentasikan mimpi serta pengalaman bathin (personal) penulis. Benda-benda yang bercerita tersebut diolah dengan penguasaan terhadap material, kuasa ruang kecil bagian dalam objek menjadi daya tarik besar penulis untuk menginstalasinya dengan susunan objek temuan lain yang membangun cerita, terkadang perlu dilukis dengan pencahayaan khusus, yang sebisa mungkin menghadirkan penggalan-penggalan fragmen drama sebuah teater absurd. Kata kunci : seni patung kontemporer, objek temuan, teater absur