Saraswati
Not a member yet
696 research outputs found
Sort by
Duhkha
Duhkha merupakan judul yang diambil dari kisah cerita Rajapala/Durma. Kisah Rajapala/Durma memiliki rasa yang sama seperti penyaji rasakan. Durma adalah seorang anak yang ditinggalkan ibunya dan ayahnya. Rasa kesedihan ini yang hampir mirip dengan penyaji rasakan, rasa ditinggalkan seorang ibu (ibu meninggal dunia). Duhkha arti dalam bahasa sansekerta adalah sedih. Berjudulkan Duhkha ini adalah rasa yang ingin disampaikan ke dalam penciptaan musik. Tetapi dengan nuansa yang dipengaruhi lingkungan dalam Durma dan penyaji. Sudah menggabungkan rasa lain dalam garapan ini. Meggunakan rasa yang dialami selain rasa sedih. Garapan juga sangat berpengaruh dari dalam, pengaruh lingkungan penciptaan musik etnis serta pengaruh musik barat. Intrumen dalam karya ini menggunakan gamelan Banyuwangi, dan menggunakan intrumen barat. Kolaborasi antara intrumen Banyuwangi dan instrumen barat adalah sebuah capaian yang awal. Didalamnya ada sebuah intrumen kalimantan, yaitu sampek. Penggabungan intrumen Banyuwangi, Kalimantan dan Instrumen Barat. Pada karya musik ini terdapat tiga bagian, bagia pertama adalah pembuka, bagian kedua adalah isi, dan bagian ke tiga adalah menutup. Capaian dalam karya ini adalah sumber yang sudah ada untuk sebuah penciptaan dan untuk mengetahui nuansa yang tercipta dalam karya seni tersebutKata kunci : duhkha, rajapala, kolaboras
PENERAPAN PRINSIP TIME EXPAND DALAM EDITING FILM TELEVISI “SETAN SIANG BOLONG”
Pada kenyataanya saat ini film televisi yang memiliki genre horor komedi sangat jarang yang membangun kekuatan film mengunakan unsur editing time expand, kebanyakan film televisi lebih menitikberatkan pada penyutradaraan atau sound untuk meningkatkan dramatisasi film, unsur editing tidak menjadi begitu penting, sedangkan sebenarnya unsur editing bisa sangat memberikan nilai lebih jika diolah dengan tepat dan benar hal inilah yang melatar belakangi pengunaan teknik editing time expand pada film televisi “Setan Siang Bolong”. Editing memiliki beberapa dimensi di dalamnya, dimensi editing adalah adanya keterhubungan dimana bila sebuah shot disambung dengan shot lain, maka pastilah kedua shot tersebut memiliki keterkaitan, baik secara dimensi grafis (gambar), ritmis (ritme), spasial (ruang), dan temporal (waktu). Kekuatan editing yang dibangun untuk meningkatkan dramatisasi dalam film ini menekankan pada dimensi temporal (waktu), dalam film dihadapkan pada dua pilihan waktu yaitu real time (waktu yang sebenarnya) dan story time (waktu dalam cerita) Pada film televisi “Setan Siang Bolong” akan Time expand (Ekspansi) yaitu penambahan waktu sehingga memberikan dramatisasi dalam film tersebut. Untuk menjadi seorang editor bukan hanya cukup menguasai teknis software editing namun harus bisa menyusun sebuah cerita, memilih dari semua shot menjadi satu bagian film yang utuh. Tentu saja disini rasa dari seorang editor menjadi lebih penting dari pada sekedar menguasai software editing. Sebelum mengedit sebuah film, banyak juga hal yang harus dipersiapkan. Bukan hanya ide, namun juga seorang editor harus benar-benar melakukan riset agar memperoleh gambaran tentang setting dan adegan yang akan dibangun dalam cerita. Riset juga dibutuhkan pada perilaku orang-orang sekitar yang pada akhirnya akan berguna untuk menciptakan karakter dalam cerita yang akan dibuat dalam proses editing kususnya time expand. Kata kunci : Film Televisi, Editing, Time expand, Horor Komed
Penggunaan Restricted Narration Pada Penciptaan Iklan Layanan Masyarakat “Remaja Anti Narkoba”
Iklan layanan masyarakat ini, merupakan sebuah hasil karya seni audio visual tugas akhir di Institut Seni Indonesia Yogyakarta Jurusan Televisi, dengan judul “Penggunaan Restricted Narration (Penceritaan terbatas) Pada Penciptaan Iklan Layanan Masyarakat Remaja Anti Narkoba”. Karya iklan ini menggunakan metode restricted narration (Penceritaan terbatas) dalam penyampaian ceritanya, sehingga selalu ada informasi penting yang dirahasiakan dari penonton dan akan ditampilkan pada saat yang tepat.Penerapan restricted narration pada iklan ini adalah melalui penceritaan tokoh utama yang selalu menggambarkan sebuah kehidupan seorang pelajar yang terlihat baik-baik saja dengan keluarga yang harmonis, namun pada kenyataannya pelajar tersebut adalah seorang pengguna narkoba yang dihantui hukum dan akan menjemput kematian.Kata kunci : Iklan layanan masyarakat, narkoba, Restricted Narratio
ANALISIS PROGRAM DRAMA “JTOKU” PADA TELEVISI INTERNET LAYARIA TV
Penelitian berjudul Analisis Program Drama “Jtoku” pada Televisi Internet Layaraia TV menggunakan metode kualitatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manajemen proses produksi program drama Jtoku dan mengidentifikasi bentuk program drama Jtoku ditinjau dari aspek naratif dan aspek sinematik. Hasil penelitian menunjukan manajeman produksi program Jtoku pengaturan man dituntut multiskilled. Money menggunakan financial oriented. Material mengangkat konten lokal. methode tahapan terdiri dari praproduksi, produksi, dan pasca-produksi. machines menggunakan digital. market usia 16-40 tahun yang berada di wilayah kota besar Asia dan Amerika. Minute menghabiskan waktu 6 bulan setiap session, dan 4 jam setiap satu hari produksi. Bentuk program drama Jtoku di dominasi shot close up, inductive sequencing tidak terencana, durasi singkat, dan dense audio track. Kata Kunci: Televisi Internet, Manajemen Produksi, Bentuk progra
PERANCANGAN IKLAN LAYANAN MASYARAKAT ANIMASI 3D ‘SELAMATKAN HARIMAU SUMATERA’ DENGAN PENDEKATAN NARATIF
Harimau Sumatera (Panthera Tigris Sumatrae) merupakan satu-satunya subspesies harimau yang masih bertahan di Indonesia dan kini terancam punah. Oleh karena itu, perlu adanya sosialisasi secara menyeluruh kepada masyarakat Indonesia melalui iklan layanan masyarakat. Media televisi dipilih sebagai media kampanye pada iklan layanan masyarakat yang berjudul ‘Selamatkan Harimau Sumatera’. Tema yang diangkat adalah ancaman kepunahan harimau di antaranya pengrusakan hutan dan berburuan. Strategi dalam mendekati khalayak agar tepat sasaran, menggunakan bentuk animasi 3D dengan pendekatan naratif. Pendekatan naratif digunakan dengan harapan penonton dapat terlibat dalam emosi cerita sehingga pesan akan lebih mudah tersampaikan.Kata kunci : Iklan Layanan Masyarakat, Harimau Sumatera, Narati
PENYUTRADARAAN PROGRAM DOKUMENTER TELEVISI DENGAN GAYA EXPOSITORY “JAGAD KEJAWEN” episode RITUAL SURO KRATON yOGYAKARTA
Objek penciptaan karya seni ini adalah tentang eksistensi tradisi bulan Suro yang dilakukan keraton Yogyakarta sebagai simbol pembersihan diri serta pensucian diri, yang bagi masyarakat Yogyakarta dimaknai sebagai wahana mencari berkah. Upacara yang pertama adalah ritual malam mubeng benteng kraton Yogyakarta, yang kedua ritual pembersihan pusaka/jamasan, ritual terakhir adalah nguras enceh yang berada di makam raja-raja Imogiri. Program dokumenter ini dikemas dengan menggunakan dokumenter expository yang bertujuan menyampaikan pesan secara informatif dan deskriptif. Uraian dalam dokumenter ini mencoba memaparkan secara sederhana setiap proses beberapa ritual kraton Yogyakarta pada bulan Suro mulai dari awal hingga akhir program, dengan melibatkan beberapa narasumber yang merupakan tokoh abdi dalem serta budayawan Jawa dalam setiap segmennya guna memperkuat fakta yang diungkapkan dalam dokumenter ini. Kata kunci: Dokumenter Expository, Penyutradaraan, Jagad Kejawen, Kraton Yogyakart
Sampah pola konsumtif Dalam karya fotografi still life
menjadi persoalan yang tidak pernah selesai, dari zaman purbahingga sekarang, keberadaannya semakin banyak dan mulai tidak terkendali.Berbagai berita baik di media cetak maupun elektronik selalu menawarkanbermacam-macam produk yang mengiurkan masyarakat untuk melakukan perankonsumtif, dan akan berbahaya jika masyarakat tidak menyadari bahwa dari sisakonsumtif akan terjadi sampah.Penciptaan karya fotografi ini bertujuan untuk memunculkan foto-fototentang sampah pola konsumtif penulis, sebagai awal bentuk melihat gejalasesuatu aktivitas mengkonsumsi dari diri sendiri yang nantinya menjadi karyaseni fotografi Still Life bersifat data, seperti karya fotografi disini, dan dapat dilihat dari disiplin ilmu lainnya.Kata – kata kunci : Sampah, Pola konsumtif, Still Life, Fotografi Seni/Ekspresi
PERANCANGAN CONCEPT ART BOOK UNTUK ROLE PLAYING GAME “MARAPU: WAR OF TRIBES”
Globalisasi membawa banyak perubahan bagi bangsa Indonesia, khususnya bagi generasi muda. Dengan banyaknya kebudayaan asing yang masuk, muda-mudi sangat mudah berpaling kepada hal-hal yang baru dan modern, sehingga kebudayaan Indonesia sendiri memudar. Budaya Indonesia haruslah dilestarikan, agar tetap dapat dinikmati oleh generasi selanjutnya. Video game adalah salah satu media terbaik yang dipilih untuk dapat mengenalkan budaya dan sejarah bangsa pada pemain game dalam dan luar negeri, karena mudah digemari dan dapat menyentuh seluruh lapisan masyarakat, yang dimunculkan dalam Game Role Playing Game Marapu War of Tribes, yang mengangkat budaya Marapu Sumba. Concept art book Marapu: War of Tribes adalah kumpulan dari proses perancangan video game berjenis Role Playing Game untuk Personal Computer yang berisi konten budaya marapu, yang adalah kearifan lokal dari Sumba Timur, NTT yang diadaptasi dalam bentuk senjata, motif pakaian, makhluk dalam legenda Sumba, arsitektural dan lingkungan Sumba. Perancangan dimulai dengan pengumpulan data dan teori terkait dengan perancangan, meliputi teori concept art book, data tentang Sumba dan marapu, teori gaya dan teknik ilustrasi, teori tentang game, teori tentang buku, dan teori tentang cerita rakyat yang diperoleh melalui studi pustaka. Concept art book ini mengangkat karakter dari cerita rakyat, mitos, dongeng dan legenda yang ada di Sumba, dan mengadaptasi elemen-elemen ini dengan menarik, sesuai dengan selera target usia 15 tahun keatas dan berintegrasi dengan teori dan data yang sudah dikumpulkan Kata kunci: Concept art book, Ilustrasi, Marapu, Sumba, video game
PENYUTRADARAAN PROGRAM TELEVISI MAGAZINE SHOW “TEKNO TIME” DENGAN GAYA VISUAL FLAT DESIGN (Episode: Satu)
Teknologi merupakan sesuatu yang sifatnya terus berkembang sesuai perkembangan zaman dan juga kreatifitas dari manusia sampai akhir zaman. Teknologi bersifat determinisme yang artinya perubahan yang terjadi dalam perkembangan teknologi sejak zaman dahulu sampai saat ini memberikan pengaruh yang besar terhadap masyarakat (Sally Wyatt, 2008 :168-169). Pengaruh teknologi tersebut salah satunya sangat berguna untuk membantu dalam kegiatan manusia sehari-hari. Dengan sifat dan kegunaan tersebut secara langsung maupun tidak langsung manusia sangat membutuhkan teknologi untuk membantu kegiatan sehari-hari. Salah satu teknologi yang berguna dalam kegiatan sehari-hari adalah komputer dan mobile gadgetObjek Penciptaan Karya seni ini gadget dan komputer dengan mengambil tema besar yang berhubungan dengan teknologi. Pada program tersebut berisi informasi-informasi yang akan disampaikan melalui empat rubrik utama yaitu „Tekno News‟, „Tekno Review‟, „Tekno Tips‟ dan „Tekno Top Apps‟ dengan kemasan program magazine show.Karya Seni audio visual dengan judul Penyutradaraan Program Magazine Televisi „Tekno Time‟ dengan tema teknologi episode satu ini bertujuan memberikan informasi mengenai perkembangan teknologi dan gadget khususnya untuk masyarakat luasKata Kunci: Teknologi, Televisi, Magazine Sho
Ikan Arwana sebagai Sumber Inspirasi dalam Penciptaan Seni Keramik
Penciptaan seni ini adalah upaya mewujudkan karya seni kriya keramik yang bersumber inspirasi dari bentuk ikan arwana(scleropages formosus).Hasilnya adalah karya seni kriya keramik tiga deminsional sebagai benda pajang. Sumber inspirasi ikan arwana jika dilihat, diamati, dan dirasakan menimbulkan sensasi daya tarik estetik tersendiri, karena unsur bentuk dan warna sisik badannya yang indah.Ikan inimenarik dijadikan sumber inspirasi, karena ia tergolong satwa langka di Indonesia, banyak dijumpai habitatnya diwilayah Kalimanatan dan Papua. Konon, Arwana tergolong ikan primitive yang berevolusi sehingga memiliki bentuk tubuh yang khas, berkesan gagah, lemah gemulai namun angkuh dengan sungut pada mulutnya, ia memiliki kulit sisik yang relative besar dengan susunan yang vertical berderet rapi berwarna emas maupun perak (Apin, 2005). Oleh karena memiliki keindahan bentuk dan warna itu, maka ikan ini pada habitatnya banyak berkurang karena perburuan untuk diperdagangkan. Penciptaan ikan Arwana ini melalui pendekatan estetis,yakni lebih banyak dariunsur bentuk, karakter, dan warna, sebagai bagian eksplorasi imajinasi dalam mencari wujud yang artistik. Wujud karya yang dihasilantelah mengalami deformasi dari bentuk aslinya sehingga meninggalkan bentuk realis ikan arwana.Hal ini bertujuan agar pesan karya seni yang disampaikan ke apresiator dapat tercapai melalui visualisasi deformasi itu. Bahan dengan tanah liat stoneware dandifinishingglasir.Diawali dengan membuat eksplorasi bentuk melalui sketsa alternative, kemudian dipilih salah satu yang terbaik untuk diwujudkan, selanjutnya mempersiapkan bahan dan alat,dan membentuk dengan teknik hand building.Teknik inibanyakditerapkan pada pembuatan karya seni kriya keramik dengan tingkat kesulitan relatif tinggi.Umumnya pembentukan melalui teknik pijit dan tempel, setelah terbentuk dikeringkan, dibakar, dan diglasir. Hasil karya ini adalah seni kriya keramik yang memiliki variasi bentuk dan warna, diharapkan karya ini dapat berkomunikasi dengan masyarakat secara baik.Karya seni kriya keramik dibuat bukan dimaksudkan untuk mencari solusi ataupun menyelesaikan masalah, tetapi merupakan sebuah sentuhan ekspresi pribadi yang disampaikan kepada penikmat seni pada khususnya dan masyarakat pada umumnya. Kata kunci: Ikan Arwana, sumber inspirasi, seni kriya kerami