696 research outputs found

    Pembelajaran Musik Kreatif Di Sd Jurug Sewon Bantul Yogyakarta

    No full text
    Penelitian pembelajaran Musik Kreatif di SDN Jurug Sewon Bantul Yogyakarta, menggunakan metode kualitatif. Metode pembelajaran yang digunakan adalah metode penjelasan, metode imitasi, metode latihan, metode discografi, metode demonstrasi. Pembelajaran musik kreatif lebih efektif dan efisien, dalam mengembangkan daya kreativitas dan membangun kepribadian siswa. Pembelajaran musik kreatif, lebih menekankan pada pengembangan kreativitas siswa. Melalui proses pembelajaran yang dilaksanakan, siswa dapat berimprovisasi sederhana dan juga secara sederhana dapat mengembangkan pola ritme materi ajar yang diberikan oleh guru. Dalam Proses Pembelajaran musik kreatif dapat memperlihatkan juga, terbangunnya kepribadian siswa. Hal tersebut terwujud melalui pembelajaran praktek dan latihan-latihan kelompok, yang menuntut adanya kerjasama kedisiplinan, tenggang rasa dan saling menghormati. Kata kunci : pembelajaran, musik kreatif, improvisas

    Tanaman Bambu Sebagai Sumber Ide Penciptaan Busana Cocktail

    No full text
    Tanaman bambu termasuk dalam keluarga rumput dan dikenal sebagai giant grass. Kemampuannya untuk berkembang secara invasif pada berbagai kondisi dan level tanah membuat bambu dikenal sebagai tanaman yang hijau, berkelanjutan dan luwes bisa hidup dimana berada. Busana cocktail dipilih karena menyerupai sifat bambu yang luwes dan dinamis yang bisa dipakai untuk keperluan menghadiri pesta jamuan cocktail di sore hari, yang biasanya dilakukan oleh kaum muda. Pada saat ini, busana cocktail tidak hanya dipakai pada jamuan pesta cocktail saja, tetapi dipakai pada berbagai keperluan pesta lain, seperti menghadiri wedding ceremony maupun menghadiri acara semi formal lainnya. Penciptaan Karya Tugas Akhir ini bertujuan supaya masyarakat lebih menghargai bambu melalui penciptaan karya busana cocktail dengan menorehkan batik bermotif tanaman bambu diatas kain serat bambu yang sudah melalui proses tenun. Tehnik yang digunakan dalam pembuatan motif tanaman bambu adalah motif batik tulis. Pada karya ini menggunakan metode “3 tahap 6 langkah” (Gustami SP., 2007: 329), dimulai dari tahap eksplorasi, pembuatan desain dan proses perwujudan. Metode pendekatan yang digunakan adalah metode pendekatan estetis yang mengacu pada keindahan, ergonomi untuk menyesuaikan busana cocktail agar nyaman digunakan dan metode pendekatan mimesis yang berarti tidak pernah menghasilkan tiruan sungguhan. Hasil karya yang diciptakan adalah busana cocktail dengan motif dan bahan yang berasal dari tanaman bambu. Keseluruhan penciptaan karya ini merupakan karya non konvensional dan desain busana cocktail merupakan karya seni fungsional yang dapat dipakai sesuai dengan tujuan pemakaian dan sesuai dengan kebutuhan. Kata kunci : tanaman bambu, busana cocktail, batik tuli

    Daya Tarik Program “[Masih] Dunia Lain” Di Stasiun Televisi Trans 7

    No full text
    Reality show dalam dunia program televisi terdiri dari berbagai macam bentuk. Salah satunya ialah program reality show mistik, dalam program tersebut menyajikan tayangan yang bertema kan misteri supranatural. Program reality mistik juga memiliki sebuah daya tarik yang menarik bagi audiens yang menonton program acara tersebut, sehingga respon audiens tersebut dapat memacu keberhasilan program, sehingga program tersebut dapat bertahan lama waktu siarannya di layar kaca televisi. Keberhasilan sebuah program reality show di stasiun televisi didukung oleh berbagai aspek. Diantaranya adalah aspek teknis dan non teknis. Aspek teknis ialah pemilihan dan penggunaan kamera yang dapat mendukung terciptanya sebuah daya tarik program tersebut. Sedangkan dalam aspek non teknis ialah beberapa teori elemen keberhasilan program yang sudah dirumuskan, yaitu; dominasi bintang, dominasi format, konflik, durasi, kesukaan, konsistensi, energi, timming dan trend tersebut di dalam proses produksi program. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor daya tarik program reality “[Masih] Dunia Lain” di Stasiun Televisi Trans 7. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan menggunakan analisis deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dengan narasumber yang berkompeten, dokumentasi dan penyebaran angket/kuisioner. Sampel dipilih dengan metode random sampel. Berdasarkan hasil penelitian, dapat diambil kesimpulan bahwa program “[Masih] Dunia Lain” memiliki unsur daya tarik. Daya tarik tersebut terletak pada aspek format dalam setiap segmentasi yang ditayangkan di setiap episodenya. Hal tersebut berdasarkan hasil wawancara dan hasil perhitungan angket yang sudah peneliti sebarkan. Daya tarik pada segmentasi tersebut juga didukung oleh teknik penggunaan kamera yang digunakan dan setting tata letak kamera dalam segmen tersebut. Kata kunci : reality show, daya tarik program, elemen progra

    Perwitasari

    No full text
    Siraman merupakan upacara simbolis yang melambangkan penyucian diri sebelum kedua calon mempelai memasuki babak baru dalam kehidupan mereka. Adat Jawa telah mengatur peralatan, tata cara dan siapa saja yang harus terlibat dalam upacara ini. Upacara siraman adalah salah satu ritual adat Jawa yang dilaksanakan menjelang pernikahan seseorang. Orang Jawa melihat bahwa siraman mengandung nilai pendidikan yang luhur bagi pengantin khususnya, dan masyarakat umumnya, salah satunya adalah mendidik untuk menjaga kesucian diri baik secara lahir maupun batin. Nilai ini tercermin dari tujuan siraman itu sendiri, yakni untuk menyucikan diri secara jasmani dan rohani karena calon mempelai akan melaksanakan salah satu tugas suci dalam hidup di dunia, yaitu akad nikah. Karya tari ini menggambarkan suatu wujud simbolisasi beberapa prosesi yang ada dalam upacara siraman. Beberapa prosesi yang diambil di antaranya adalah prosesi sungkem atau ngabekten, prosesi ngracik toya dan prosesi siraman. Hal ini diwujudkan melalui gerak-gerak yang mendapatkan motivasi dengan motif gerak sembah sungkem dengan level rendah, motif air, juga pengolahan motifmotif gerak dengan desain lingkaran dan memutar. Gerak-gerak tersebut digarap ke dalam bentuk komposisi tari kelompok dengan jumlah sepuluh orang penari. Melalui karya tari yang berjudul “Perwitasari” ini penata mencoba untuk mengingatkan dan menyadarkan kembali orang Jawa tentang bagaimana pentingnya upacara siraman dengan berbagai makna yang terkandung di dalamnya. Melalui simbolisasi beberapa prosesi yang terdapat dalam prosesi siraman, penata berusaha menyampaikan makna-makna yang terkandung di dalamnya. Kata kunci : perwitasari, siraman, prosesi

    Perancangan Buku Cerita Bergambar Tentang Kehidupan Lima Musisi Jalanan Di Kota Yogyakarta

    No full text
    Perancangan ini akan mengangkat tema tentang kehidupan limamusisi jalanan yang nantinya akan di aplikasikan pada media utama yaitu buku cerita bergambar. Tema ini diangkat karena banyak dari musisi jalanan yang menggunakan alat-alat tradisional sehingga secara tidak langsung mereka mau ambil bangian dalam pelestarian alat-alat musik tradisional dan budaya bangsa. Dalam bab satu dibahas mengenai permasalahan diatas, sehingga dapat menghasilkan sebuah rumusan masalah yang membatu dalam perancangan buku cerita bergambar yang dapat menyampaikan pesan cerita. Selain itu juga berisi tujuan, manfaat dan sistematika perancangan. Pada bab dua akan membahas tentang teori dan data yang berkaitan dengan perancangan buku cerita bergambar, mulai dari sekilas tentang cerita bergambar, jenis-jenis gaya gambar, tipografi, layout, dan berakhir dengan analisis 5W+1H yang menjadi metode analisis data. Pada bab selanjutnya, membahas tentang konsep perancangan yang akan diuraikan secara detail mengenai karya buku cerita bergambar ini. Pada bab ini lebih mneyusun elemen-elemen visual, pemilihan tipografi, penentuan warna dan layout. Buku cerita bergambar ini menggunakan ilustrasi bergaya realis dengan warna-warna pastel sehingga terlihat menarik. Pada bab terakhir berisi tentang kesimpulan yang merupakan suatu jawaban dari rumusan masalah yakni bagaimana pesan dari buku cerita bergambar “jalanan memberikan jalan” dapat tersampaikan dan diakhiri dengan saran. Kata kunci : Buku cerita bergambar, musisi jalanan, alat musik tradisiona

    Transkipsi Gendhing Pandhelori Pada Gamelan Kanjeng Kyai Madukusumo Kedalam Notasi Musik Diatonik

    No full text
    Srimpi Pandhelori salah satu kesenian yang ada di Keraton Yogyakarta. Tari Srimpi Pandhelori mengambil nama dari gendhing yang mengiringinya yaitu Gendhing Pandhelori yang menggunakan Gamelan Kanjeng Kyai Madukusumo. Pada iringannya terdapat penggabungan musik diatonik dan pentatonik. Musik diatonis yang digunakan adalah alat musik biola, trombon, trompet, saxophon dan tambur. Karya tulis ini membahas tentang proses transkipsi dan hasil penggabungan suara musik diatonik dan pentatonik. Metode yang digunakan dalam penulisan karya tulis ini adalah metode transkrip dan deskriptif. Fokus penelitian terletak pada notasi dari pentatonik ke diatonik dalam iringan tari Srimpi Pandhelori di Keraton Yogyakarta. Penggabungan suara yang dihasilkan memberi warna yang berbeda dan mempunyai ciri khas tersendiri. Saat ditampilkan terlihat keindahan dari penggabungan antara tari, gamelan dan musik diatonik. Kata kunci : gendhing, transkrip, Srimpi Pandhelor

    Game Online Pada Perilaku Gamer Divisualisasikan Dalam Karya Seni Kriya Logam

    No full text
    Game online merupakan sebuah permainan yang memanfaatkan teknologi internet dan komputer sebagai media yang digunakan. Perkembangan game online sekarang ini sangat pesat, game online kini banyak dimainkan tidak hanya kalangan anak muda, anak-anak banyak yang bermain game online, untuk mengisi waktu luang, atau hanya sekedar mencoba. Ketika game online sudah menjadi hobi dalam keseharian, para penikmatnya akan merasa ketergantungan pada game, segala macam cara akan mereka lakukan demi bisa memuaskan diri untuk bermain game online. Tidak banyak mereka sadari akan dampak yang timbul dan menjadi perilaku dari bermain game online, terdapat banyak dampak negatifnya, serta dampak positif dari game online itu sendiri. Proses penciptaan karya ini diawali dengan eksplorasi berbagai macam hal yang berkaitan dengan dampak-dampak dari game online, kemudian dilanjutkan pemahaman lebih dalam tentang perilaku, dan sifat yang ditimbulkan oleh pecandu game online, lalu hal tersebut divisualisasikan kedalam karya seni kriya logam dengan menggunakan tekhnik cor logam. Karya yang dihasilkan dalam Tugas Akhir ini ada 5 macam yang terdiri dari 3 bentuk figure manusia, bentuk tangan yang menggenggam uang, dan berbentuk mouse sebagai visualisasi dampak serta perilaku dari game online itu sendiri, kesemuanya berwujud karya tiga dimensional, dengan banyak mengambil figure manusia yang dalam hal ini bermaksud pemain game online, digabungkan dengan media atau hal-hal yang berkaitan dengan game online. Penciptaan karya dalam Tugas Akhir ini merupakan berbagai respon atas fenomena-fenomena yang terjadi di kalangan para pemain game online, yang terangkum di dalam karya ini dengan tujuan mampu menjadi sebuah pengetahuan mengenai dampak serta perilaku yang timbul dari game online. Kata kunci : game online, dampak, perilaku, karya sen

    Manajemen Kreatif Padepokan Seni Bagong Kussudiardja Studi Kasus: Proses Penciptaan Tari Kembaran Putra Badui

    No full text
    Bagi seorang seniman tari, proses kreativitas merupakan tuntutan yang mesti disandang. Kehadiran seorang seniman selalu dituntut untuk memberikan penyegaran baru dalam menggarap karya – karyanya, sehingga dalam sikap peradaban akan selalu bermunculan karya dengan nafas yang baru. Melalui hasil kreativitas dalam sebuah karya yang tercipta, Bagong Kussudiardja seorang maestro tari dapat menuangkan daya kreativitasnya melalui penciptaan tari Kembaran Putra Badui. Tari Kembaran Putra Badui merupakan salah satu tari kreasi baru yang diciptakan Bagong Kussudiarjda melalui Padepokan Seni Bagong Kussudiardja pada tahun 1990 dalam Festival Tari Nusantara. Tarian ini bersumber pada tari Badui Semampir Sleman, sehingga spirit kerakyatan tercermin dalam garapan koreografinya. Proses penciptaan tari Kembaran Putra Badui, mengacu pada landasan pemikiran tentang metode penciptaan dan proses penciptaan yang membutuhkan kesadaran estetis melalui materi gerak, musik iringan, tata rias dan busana, pola lantai, dan properti untuk menghasilkan kualitas garapan tari. Hal ini didasarkan pada cara pengelolaan kreativitas Bagong Kussudiardja dalam menggarap sebuah karya tari. Keunggulan komparatif dan kompetetif tari Kembaran Putra Badui terbukti membawa masuk nominasi sepuluh besar kategori penyaji terfavorit dalam Festival Tari Nusantara. Kata kunci : Bagong Kussudiardja, Manajemen Kreatif, Tari Kembaran Putra Badu

    Musik Populer Kendang Kempul Banyuwangi

    No full text
    Musik Kendang Kempul merupakan musik yang tumbuh berkembang dari seni Gandrung dengan perpaduan Kendang Kempul khas Banyuwangi dengan musik irama dangdut khas musik Melayu. Musik kendang Kempul yang awalnya hanya sebuah kegiatan privat dan komunitas kelompok terbatas di lingkup masyarakat kecil saja, namun seiring berjalannya waktu musik Kendang Kempul menjadi musik populer. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keberadaan musik Kendang kempul dan memaparkan faktor-faktor yang mempengaruhi musik Kendang Kempul menjadi musik populer. Lokasi penelitian ini berada di Banyuwangi dengan fokus musik Kendang Kempul yang telah di produksi dalam bentuk kaset VCD dan yang masuk dalam media elektronik. Hasil penelitian ini menemukan bahwa keberadaan musik Kendang Kempul bisa bertahan sampai saat ini dikarenakan musik ini terus mengalami perkembangan khususnya dari segi bentuk musiknya yang selalu mengikuti tren di masyarakat. Selanjutnya, musik Kendang Kempul menjadi musik populer. Hal ini tentu saja tidak terlepas dari faktor-faktor yang mempengaruhinya. Faktor-faktor tersebut tidak lain adalah musikalitas Kendang Kempul Banyuwangi, teknologi dan media elektronik. Ketiga faktor tersebut sangat berpengaruh terhadap musik populer Kendang Kempul. Kata kunci : Kendang Kempul, musik populer, keberadaa

    Pembelajaran Ekstrakurikuler Ensambel Musik Di Smp Pangudi Luhir 1 Yogyakarta

    No full text
    Pembelajaran Ekstrakurikuler Ensambel Musik di SMP Pangudi Luhur 1 Yogyakarta menjadi sarana pendidikan yang memiliki banyak manfaat bagi siswa antara lain membantu anak menjadi lebih disiplin, bertanggung jawab, dapat mengembangkan daya kreatifitas, melatih rasio dan emosi mempertajam konsentrasi, dan menjadi lebih percaya diri. Pembelajaran ini menggunakan metode ceramah, demonstrasi dan latihan(drill). Dari hasil pembelajaran Ekstrakurikeuler Ensambel ini siswa belajar banyak mengenai manfaat dari musik, terutama tentang kekompakan, kerja sama, disiplin, dan belajar berbaur dengan teman, oleh karena itu pembelajaran Ekstrakurikuler ini selain bermain musik siswa dapat mengerti tentang tanggung jawab. Kata kunci : Pembelajaran, ensambelmusik, ekstrakurikule

    0

    full texts

    696

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Saraswati
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇