Saraswati
Not a member yet
696 research outputs found
Sort by
Penyutradaraan Program Instruksional “Happy Cooking” Dengan Grafis Sebagai Unsur Pelengkap Daya Tarik
Penyutradaraan program instruksional “Happy Cooking” dengan grafis sebagai unsur pelengkap daya tarik bertujuan untuk: Memperkenalkan bahan makanan pokok alternatif selain beras kepada khalayak. Mengajak khalayak untuk beralih pada makanan berbahan dasar non-beras dengan variatif yang memiliki nilai gizi sama dengan beras bahkan lebih baik. Menciptakan alternatif tontonan yang mengandung informasi pengetahuan diantara tayangan hiburan. Karya Seni ini berbentuk program instruksional memasak. Objek penciptaan dalam program instruksional ini adalah bahan makanan pokok alternatif selain beras. Konsep estetik penciptaan Karya Seni ini adalah dengan memberikan grafis sebagai penambah daya tarik bagi penonton. Program instruksional ini menggunakan grafis dengan gaya postmodern dipadu dengan warna-warna pastel. Gaya dan warna dipilih untuk menambah daya tarik penonton. Kata kunci : penyutradaraan, instruksional, grafi
Perancangan Interior Terminal Bandara Internasional Lombok (Bil), Praya, Nusa Tenggara Barat (NTB)
Bandara Internasional Lombok (BIL) merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang jasa transportasi udara, di bawah pengawasan PT. Angkasa Pura I (Persero). Bandara ini mengusung prinsip green design sebagai wujud dari kontribusi perusahaan terhadap lingkungan hidup dalam rangka mewujudkan visinya yakni menjadi salah satu perusahaan pengelola bandar udara terbaik di Asia. Selain itu, sebagai pintu gerbang masyarakat Sasak, Lombok, tentunya Bandara Internasional Lombok (BIL) juga ingin memperkenalkan kebudayaan Lombok itu sendiri kepada para pengunjung, sebagai salah satu langkah dalam meningkatkan sektor pariwisata pulau Lombok. Perancangan ini bertujuan untuk dapat menampung dan merefleksikan keinginan perusahaan tersebut ke dalam desain interior area Check-in Hall, Waiting Room (domestic), Waiting Room (international), dan Food Court yang terdapat pada gedung terminal Bandara. Maka terpilihlah gaya modern dengan tema Tipologi Alam Pulau Lombok. Lebih khusus lagi, penerapan gaya dan tema ini lebih diutamakan dalam "irama alam" (rhythm of nature) yang sebagaimana kita pahami bahwa alam menyimpan sebuah kekuatan (power) dan nyawa yang dinamis. Di alam, kita dapat memperoleh berbagai prinsip-prinsip dasar komposisi dalam mendesain. Pemilihan tema rhythm of nature ini pula merupakan hasil pertimbangan bahwa desain sebuah terminal bandara memiliki sebuah "nyawa" yang dinamis dengan segala aktivitas dan pergerakan yang cepat dan tepat di dalamnya. Karya desain ini menggunakan metode perancangan proses desain yang terdiri dari analisa dan sintesa yang mengumpulkan keseluruhan data-data lalu mengolahnya menjadi alternatif desain yang dapat memberikan hasil solusi optimal. Penerapan gaya modern dan tema Tipologi Alam Pulau Lombok serta prinsip Environmentally Responsible Design (ERD) dan elemen-elemen interior pendukung lainnya diharapkan dapat mengoptimalkan aktivitas dan pergerakan dalam sebuah terminal bandara bertaraf internasional. Kata kunci : interior, terminal bandara internasiona
Manajemen Organisasi Deaf Art Communitty Yogyakarta
Deaf Art Community adalah suatu komunitas yang beranggotakan anak-anak tuli, Komunitas ini berdiri pada tanggal 28 Desember 2004 atas dasar prakarsa dari komunitas tunarungu Yogyakarta yang tergabung dalam komunitas matahariku. Pusat kegiatan dari Deaf Art Community saat ini berlokasi di Jl. Langenarjan Lor no.16A Panembahan Kraton Yogyakarta. Dengan diprakasai oleh Broto Wijayanto.Komunitas yang beranggotakan anak-anak bisu dan tuli ini memiliki cara unik untuk membangun manajmen organisasi. Karena mereka selain bisu dan tuli juga memiliki krisis kepercayaan diri yang kurang. Oleh karena itu di komunitas ini, membangun kepercayaan diri mereka sangat penting, sebelum mengawali untuk membangun organisasi yang baik dan benar. Setiap pemahaman yang kita sampaikan, terkadang berbeda dengan apa yang mereka terima, dengan cara berbahasa isyaratlah mereka dapat berkomunikasi dengan baik. Kata kunci : DAC, Teater, Manajeme
Lagu Naik Delman Dan Di Sini Senang Di SanaSenang Sebagai Media MeningkatkanKreativitas Gerak Dan Lagu Siswa Kelas V SDN 3 Jarakan Sewon Bantul Yogyakarta
Kreativitas dalam pendidikan sangat berguna untuk mengembangkan potensi anak secara utuh serta dapat memajukan ilmu pengetahuan dan seni budaya. Unsur-unsur musik digunakan sebagai stimulus bagi siswa dalam membuat gerak secara spontan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peran lagu Naik delman dan lagu Di sini senang di sana senang dalam meningkatkan kreativitas serta proses siswa dalam membuat gerakan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Manfaat musik bagi kehidupan manusia adalah dapat membantu perkembangan otak, sebagai sarana mengungkapkan perasaan, mempermudah pembelajaran anak di kelas, dan lain sebagainya. Pembelajaran berlangsung selama 8 kali pertemuan dan diikuti oleh 22 siswa. Hasil penelitian menunjukan bahwa eksperimen yang dilakukan untuk meningkatkan kreativitas siswa kelas V SD 3 Jarakan Sewon Bantul dalam membuat gerakan telah berhasil sebagai sebuah eksperimen tingkat awal. Kata kunci : Lagu, Kreativitas, Geraka
Urban Fitness Gorilla Power Dalam Fotografi Dokumenter
Gorilla Power merupakan sebuah tempat fitness yang terletak di kawasan Pecinan, Semarang, tepatnya di Jalan Pedamaran gang buntu No. 34. Tempat fitness ini merupakan tempat fitness yang unik di Semarang, yang hanya memanfaatkan sebuah emperan gudang kosong dan menggunakan alat-alat yang sederhana yang terbuat dari besi bekas dan batu. Tempat yang terbuka memberikan kebebasan kepada anggotanya untuk merokok di area fitness tetapi mengharuskan anggota untuk berhenti berlatih saat hujan turun. Anggota Gorilla Power merupakan lapisan masyarakat menengah ke bawah, yang bekerja sebagai tukang becak, kuli bangunan, buruh, dan satpam yang menunjukkan mereka sebagai masyarakat urban. Pemotretan dilakukan dengan melakukan pendekatan kepada subjek foto untuk menghasilkan foto yang memuaskan. Penulis membuat karya urban fitness Gorilla Power menggunakan metode EDFAT dan mencetaknya dalam foto dokumenter hitam putih sehingga menghasilkan foto yang lebih dramatis. Kata kunci :Urban, fitness Gorilla Power, Fotograf
Konservasi Kesenian Mandailing Studi Kasus: Grup Gordang Sambilan Wiliem Iskander Pidoli Lombang Mandailing Natal
Fungsi dan peran Gordang Sambilan pada dasarnya sebagai pendukung upacara adat masyarakat Mandailing. Perkembangan peran dan fungsi Gordang Sambilan tidak lepas dari faktor pengaruh luar, seperti penyebaran agama di Mandailing serta pengaruh musik modern. Grup Gordang Sambilan Wiliem Iskander merupakan salah satu grup Gordang Sambilan yang mendukung upaya konservasi kesenian Mandailing dengan mempertahankan peran dan fungsi dasar Gordang Sambilan serta mengembangkannya dengan memperkenalkan musik Gordang Sambilan ke dunia luar. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kegiatan atau bentuk kontribusi grup Gordang Sambilan Wiliem Iskander dalam upaya konservasi kesenian Mandailing Gordang Sambilan. Kekaguman penulis atas prestasi-prestasi grup Gordang Sambilan Wiliem Iskander juga menjadi alasan penulis. Kata kunci : Gordang Sambilan, Grup Gordang Sambilan Wiliem Iskander, Kontribus
Eksplorasi Bentuk Fisik Kebudayaan Maritim Sebagai Gagasan Penciptaan Seni Patung
Peradaban seni patung kontemporer saat ini mengalami suatu kemajuan yang signifikan. Terlihat dari berbagai peristiwa aktivitas seni rupa yang berlangsung dalam perjalanannya. Seperti peristiwa event pameran diberbagai daerah, antara lain di kota Yogyakarta, Jakarta, dan kota-kota besar lainnya di Indonesia. Hingga sekarang berbagai macam media dan teknik yang digunakan, juga beragam tampilan rupa yang mewarnai perkembangan karya seni. Eksplorasi bentuk dalam proses berkarya seni tiga dimensional yang dilakukan penulis, bermula dari pembendaharan pengalaman visual pada bentuk fisik benda yang akrab dalam lingkungan kehidupan maritim. Antara lain berupa benda-benda yaitu: bubu, rumah rakit, perahu kajang, rakit bambu. Dari berbagai bentuk benda-benda kemaritiman yang disebutkan di atas, penulis mengambil esensi bentuk fisiknya, antara lain ialah alami, keakraban, kesederhanaan, kenyamanan, dan keteraturan, yang diwujudkan dalam bentuk karya tiga dimensional melalui bidang, garis, dengan teknik menganyam, merakit, dan memotong. Karya-karya yang ditampilkan terdiri dari material alam berupa rotan, batu dan bambu. Penulis memilih material tersebut karena mempunyai karakter dan kualitas pada masing-masing jenis materialnya. Sehingga ada keinginan untuk mengeksplorasi bentuk fisiknya dengan material alam. Pada proses penciptaan, selain satu bahan yang digunakan seperti rotan, ada juga kombinasi beberapa jenis material alam. Hal demikian dilakukan untuk membangun kekuatan antara material yang satu dengan material yang lainnya, hingga menjalin keharmonisan dalam suatu bentuk. Penulis mengambil esensi bentuk fisik yang dari fungsi praktis menjadikannya sebagai fungsi estetis. Dari hasil eksplorasi, Bentuk visual yang ditampilkan didominasi oleh kesan transparan karena tersusun dari elemen-elemen linier. Seluruh karya menghadirkan bentuk geometrik dan organik. Harapan penulis, karya Tugas Akhir ini mampu memukau dan menginspirasi banyak orang, memperkaya pengalaman bathin, dan dapat bermanfaat bagi perkembangan ilmu pengetahuan, khususnya dalam bidang seni patung dan umumnya bagi pembaca, lembaga-lembaga seni serta. Kata kunci : seni patung, Eksplorasi bentuk, seni tiga dimensi
Novel Grafis Tentang 10 Tahun Perjalanan Susilo Bambang Yudhoyono Memimpin Indonesia
Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) merupakan Presiden ke-6 Indonesia yang dipilih langsung oleh rakyat Indonesia dalam dua pemilihan langsung Presiden. SBY banyak menghadapi tantangan bersifat global dan juga tantangan yang belum diselesaikan oleh Presiden sebelumnya. Gaya kepemimpinan SBY dapat menginspirasi generasi muda sebagai sosok pemimpin yang mempunyai kharisma dan dapat membuat banyak orang percaya terhadap cara kepemimpinan beliau. Dalam merancang karya novel grafis yang menceritakan 10 tahun kepemimpinan Susilo Bambang Yudhoyono sebagai Presiden ke-6 Republik Indonesia, diperlukan sumber yang menceritakan tentang ketokohan SBY. Sumber buku Harus Bisa! Seni Memimpin a’la SBY dari Dr. Dino Patti Djalal, buku Tetralogi Sisi Lain SBY dari Wisnu Nugroho ,buku 10 Tahun Bersama SBY dari Saldi Isra, dan buku SBY, Selalu Ada Jalan dari Susilo Bambang Yudhoyono digunakan sebagai acuan dalam membuat karya novel grafis agar kisah tentang SBY tidak melenceng dan dapat dipertanggungjawabkan. Karya novel grafis menggunakan gaya gambar clear line, agar target sasaran dapat dengan mudah mengenal setiap tokoh yang ada dalam cerita. Konten yang disajikan dalam novel grafis merupakan gambaran dari yang dilakukan SBY selama 10 tahun saat beliau menjabat sebagai Presiden. Kata kunci : Presiden, Pemimpin, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY
Pencarian Identitas Remaja Dalam Fotografi Dokumenter
Objek penciptaan karya Tugas Akhir membahas mengenai pencarian identitas remaja. Remaja yang diangkat adalah remaja perempuan Bantul yang melanggar norma-norma masyarakat dan dipilih dengan cara purposive sampling. Pencarian identitas remaja semakin berkembang seiring dengan berkembangnya teknologi informasi. Kehidupan dan perilaku remaja tersebut sangat menarik untuk diungkap melalui karya fotografi yang dapat menjadi gambaran fenomena perubahan sikap serta pandangan yang terjadi mengenai pencarian identitas. Penciptaan karya fotografi ini akan menggunakan teknis fotografi salah satunya adalah metode EDFAT. Metode ini dipilih agar memperoleh visualisasi yang beragam. Fotografi dokumenter menjadi salah satu media yang tepat dalam menyampaikan realita sosial. Fotografi dokumenter merupakan suatu gambaran foto yang menyangkut dunia nyata yang divisualisasikan oleh fotografer dengan tujuan untuk dikomunikasikan sebagai suatu pernyataan yang akan dipahami pemirsanya, dengan begitu nantinya akan menjadi arsip dan bermanfaat pada saat kini dan pada masa yang akan datang. Kata kunci : Pencarian identitas, remaja, pelanggaran norm
Teknik Seni Lukis Potret Diri Affandi
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses dan teknik pada lukisan potret diri Affandi. Metode penelitian yang digunakan dalam penyusunan skripsi ini adalah metode deskriptif kualitatif, yaitu hasil penelitian beserta analisisnya diuraikan dalam satu tulisan ilmiah yang berbentuk narasi, kemudian dari analisis yang dilakukan diambil suatu kesimpulan. Urutan prosesnya adalah 1) Mengumpulkan data 2) Menarik sampel 3) Mendeskripsikan, mencermati dan menganalisis sampel 4) Mengemukakan penjabaran dari setiap objek yang dicermati 5) Menarik kesimpulan. Hasil dari penetilian ini adalah Teknik melukis Affandi berkembang dari teknik yang realistik ke teknik plotot. Pada periode realistik, lukisan yang dibuat Affandi bertujuan untuk melatih kemampuan teknisnya. Objek dilukiskan secara realistik dengan memperhatikan perspektif, proporsi, anatomi, tekstur, gelap-terang dan lain sebagainya. Sedangkan teknik plotot menghasilkan lukisan yang deformatif. Terjadi peyimpangan bentuk dan ketidaklengkapan. Lukisannya lebih didominasi oleh ekpresi emosi dan garis-garis liar. Perubahan teknik tersebut terjadi karena perubahan alat yang dipakai. Dari penggunaan alat kuas, lalu berubah menggunakan tube cat minyak dan tangan. Affandi melukis untuk kebutuhan emosi yang cepat, maka diperlukan teknik baru untuk dapat memenuhi kebutuhannya tersebut. Kata kunci : lukisan, potret diri Affandi, teknik realisti