E-Journal Universitas Paramadina
Not a member yet
333 research outputs found
Sort by
The Corona Pandemic, Lockdown Dilemma In Indonesia And The Need Of The Social-Economic Solidarity: A Lesson From The Past
Studi ini mengkaji berbagai cara akademisi, ulama, dan kyai Muslim di Indonesia pada tahun 2020 menanggapi pandemi Corona (Covid-19), dan bagaimana hal ini menyebabkan kebingungan di antara orang-orang yang tidak mengenal prinsip-prinsip Islam. Mereka berpendapat bahwa penggunaan pengobatan farmasi dan medis untuk memerangi pandemi Corona (Covid-19) sejalan dengan aspirasi manusia yang lebih luas untuk perdamaian dan kesejahteraan global. Meskipun mengalami kemunduran, upaya untuk mencapai tujuan ini terus berlanjut. Respons emosional oleh beberapa cendekiawan Muslim dan lembaga keagamaan menyebabkan kekecewaan dan skeptisisme yang meluas di dalam dan keluarnya beberapa sekte Muslim. Pemerintah juga kehilangan kesempatan untuk mendorong reformasi yang lebih tercerahkan, manusiawi, dan beradab. Selama era produksi kekuasaan, peluang seperti ini sering muncul. Banyak antropolog dan ilmuwan sosial lainnya yang telah menyelidiki dampak mendalam dari penyakit, pandemi, dan bencana alam, baik yang diakibatkan oleh kesalahan manusia atau perubahan iklim yang besar, disebut sebagai otoritas dalam konteks ini. Sebagai negara yang sedang berkembang, Indonesia tengah mengalami sejumlah transformasi mendadak yang telah menyebabkan pergolakan masyarakat yang meluas tanpa tujuan yang jelas. Di sini mereka belajar dari masa lalu bahwa solidaritas sosial dan ekonomi sangat penting dalam mengurangi dampak pandemi global yang menghancurkan. Para penulis menggunakan strategi kualitatif berdasarkan analisis dokumen dan tinjauan pustaka untuk mendukung temuan mereka. Mereka juga meneliti literatur tentang keyakinan Islam, pergeseran masyarakat, dan dampak pandemi. Analisis wacana kritis digunakan untuk menganalisis bagaimana bahasa digunakan untuk menghasilkan makna dan hubungan kekuasaan dalam teks, sementara analisis tematik digunakan untuk menemukan tema dan pola utama dalam data dan literatur. Akademisi, ulama, dan ulama Muslim dibahas, dan berbagai sudut pandang serta argumen mereka dipertentangkan dan dianalisis dalam kaitannya dengan konsekuensinya bagi reformasi, integrasi sosial dan persatuan masyarakat
Interactive Infotainment Map Design as a Tourism Guide for Kampung Eco Taman Sari
The development of digital technology has opened new opportunities in the advancement of tourism information media, particularly in the form of interactive maps. This study aims to design and develop an interactive infotainment map as a tourism guide for Kampung Eco Taman Sari, located in Pringsewu, Lampung. The design method was carried out through direct observation and interviews with the site management. The map adopts a nature-inspired theme with a 2D visual style and a horizontal layout that displays various numbered interactive icons such as fishing areas, paddle boat rides, swimming pools, photo spots, and other facilities. The design process began with manual sketching, followed by digitalization using design software, and the creation of an interactive prototype using Figma based on user interface (UI) and user experience (UX) design approaches. The resulting design features interactive elements such as icons, nature-themed color palettes, and a click-based navigation system that is easy for users to understand. This map is designed to be accessible through digital devices with a user-friendly interface, supporting efficient and enjoyable exploration. The final result is an informative digital map, the interactive infotainment map, which is expected to enhance the overall visitor experience while strengthening Eco Taman Sari’s image as a leading ecotourism destination in Lampung
Regulasi Diri sebagai Prediktor Fear of Missing Out
Fear of Missing Out (FoMO) has become a phenomenon frequently experienced by female college students, causing individuals to access social media addictively due to the fear of missing out on moments. The impacts of FoMO include decreased academic performance, low life satisfaction, and even depression. To reduce the occurrence of FoMO, female students need to have good self-regulation skills to stay focused on academic activities and avoid addictive use of social media. The purpose of this study is to determine whether there is an effect of self-regulation on FoMO among female college students who use social media. The hypothesis of this study is that self-regulation affects FoMO among female social media users at University of Merdeka Malang. The population consisted of 4,010 female social media users, with a sample of 100 female social media users at University of Merdeka Malang, selected using purposive sampling. The measurement instruments used were the FoMO scale and the self-regulation scale. Hypothesis testing using simple linear regression analysis showed a significance value of 0.018 < 0.05. Self-regulation influenced FoMO by 5%. The higher the level of self-regulation, the lower the level of FoMO, and vice versa. These findings can be applied to the development of self-regulation training programs in higher education to reduce excessive social media use and lower FoMO levels among students.Fear of Missing Out (FoMO) menjadi fenomena yang sering dialami mahasiswi menyebabkan individu mengakses media sosial secara adiktif karena takut tertinggal momen. Dampak dari fear of missing out adalah penurunan prestasi akademik, rendahnya kepuasan hidup hingga depresi. Dalam mengurangi terjadinya fear of missing out, mahasiswi perlu memiliki kemampuan regulasi diri yang baik agar dapat fokus di aktivitas perkuliahan dan tidak mengakses media sosial secara adiktif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh regulasi diri terhadap fear of missing out pada mahasiswi pengguna media sosial. Hipotesis penelitian ini adalah terdapat pengaruh regulasi diri terhadap fear of missing out pada mahasiswi pengguna media sosial di Universitas Merdeka Malang. Populasi sebanyak 4010 mahasiswi pengguna media sosial dengan sampel 100 mahasiswi pengguna media sosial di Universitas Merdeka Malang, dan teknik pengambilan sampelnya berupa purposive sampling. Alat ukur yang digunakan adalah skala fear of missing out dan skala regulasi diri. Diperoleh hasil uji hipotesis menggunakan analisis regresi linear sederhana dengan nilai signifikannya 0,018<0,05. Regulasi diri mempengaruhi fear of missing out sebesar 5%. Semakin tinggi tingkat regulasi diri maka semakin rendah tingkat fear of missing out dan sebaliknya. Temuan ini dapat diaplikasikan dalam pengembangan program pelatihan regulasi diri di perguruan tinggi guna mengurangi penggunaan media sosial berlebihan dan menurunkan tingkat fear of missing out pada mahasiswa
Memahami Praktik Kejahatan Transnasional Penyelundupan Manusia Melalui Rute Kalimantan Barat-Serawak (2017-2023)
Penelitian ini bertujuan menganalisis kajian keamanan manusia melalui penyelundupan manusia rute darat wilayah Kalimantan Barat-Serawak. Penelitian ini juga mengeksplorasi strategi dan rute ke-lompok kejahatan transnasional terorganisir melalui rute darat wilayah Kalimantan Barat-Serawak dan menarik implikasi teoritis dari alasan penyelundupan lebih khususnya manusia terjadi antar Malaysia-Indonesia. Lebih lanjut, tesis ini mengidentifikasi sejauh mana dampak isu penyelundupan manusia antara Indonesia Malaysia melalui rute wilayah Kalimantan Barat - Entikong berdampak pada isu keamanan manusia. Selain itu, tesis ini juga menganalisa sejauh mana kerja sama Indonesia-Malaysia dalam mempengaruhi penekanan penyelundupan manusia antar kedua negara. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif untuk mendapat objektifitasnya. Konsep yang digunakan adalah TOC, penyelundupan manusia, Non-traditional security, dan human security. Adapun teori utamanya menggunakan teori liberalism interdependensi. Pembahasan menunjukkan beberapa hasil, pertama terdapat beberapa masalah dalam isu keamanan di wilayah perbatasan darat antara Kalimantan Barat - Serawak yang menyebabkan masalah penyelundupan manusia di Kalimantan Barat-Serawak melalui rute darat terus terjadi. Kedua, ditemukan isu keamanan manusia yang lebih lanjut di kawasan perbatasan untuk dikaji lebih jauh. Ketiga, faktor internal dan eksternal yang terjalin. Yang terakhir, diperlukan peningkatan kerja sama antar Indonesia - Malaysia dengan fokus untuk memberantas penyelundupan manusia
Mempertanyakan Indonesia: Tantangan dan Prospek Bagi “Indonesian Way” Sebagai Middle Power
The rise of middle powers has reshaped global dynamics, reducing the dominance of traditional superpowers. Indonesia, now an emerging middle power, has the potential to influence global affairs and advance its national interests. This research analyzes Indonesia\u27s position and explores its global challenges and opportunities. Despite its status, Indonesia hasn\u27t fully leveraged its influence or achieved its goals. The study attributes this to two main factors: the lack of a clear identity as a middle power and the absence of a sustainable foreign policy blueprint
Keamanan Data dalam Penggunaan IoT untuk Menghimpun dan Mengelola Big Data
In the era of rapid information system growth, the utilization of the Internet of Things (IoT) and Big Data has become a primary focus for modern companies. IoT devices, which are connected to the internet, play a crucial role in collecting, transmitting, and processing data from various sources. Meanwhile, Big Data describes large and diverse datasets that, if properly leveraged, can provide numerous benefits. However, with the increasing use of IoT and Big Data, the protection of information security becomes increasingly important. The aim of this study is to analyze the main challenges in data security related to the use of IoT for managing Big Data. The research method involves a literature review of various relevant national and international journal articles. The results indicate that the main challenges include extensive data collection, data security, individual identification, user control, and third-party data access. Therefore, a balanced integration of IoT technology, Big Data, and data security practices is key to ensuring business success and sustainability in this digital era.Dalam era pertumbuhan sistem informasi yang pesat, pemanfaatan Internet of Things (IoT) dan Big Data telah menjadi fokus utama perusahaan modern. Perangkat IoT, yang terhubung ke internet, memainkan peran penting dalam mengumpulkan, mentransmisikan, dan mengolah data dari berbagai sumber. Sementara itu, Big Data adalah istilah yang menggambarkan jumlah data yang besar dan beragam, jika dimanfaatkan dengan baik, dapat memberikan berbagai keuntungan. Namun, dengan meningkatnya penggunaan IoT dan Big Data, perlindungan keamanan informasi menjadi semakin penting. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis tantangan utama dalam keamanan data terkait penggunaan IoT untuk mengelola Big Data. Metode penelitian menggunakan kajian literatur dari berbagai artikel jurnal nasional dan internasional yang relevan. Hasil analisis menunjukkan bahwa tantangan utama meliputi pengumpulan data yang luas, keamanan data, identifikasi individu, kontrol pengguna, dan akses data oleh pihak ketiga. Oleh karena itu, integrasi yang seimbang antara teknologi IoT, Big Data, dan praktik keamanan data menjadi kunci untuk memastikan keberhasilan dan keberlanjutan bisnis di era digital ini
AUDIENCE RECEPTION OF THE CONTROVERSY SURROUNDING THE FILM "LAURA"
This study analyzes audience reception of the controversy surrounding the “Laura” movie, which is based on the true story of influencer Laura Anna. The film portrays Laura’s struggle against injustice after experiencing a tragic accident that changed her life. Laura had a free intimate lifestyle with her boyfriend and posted her night parties’ life. However, one night she had an accident when she was coming home with her boyfriend and both of them were drunk. The film sparked various public opinions, both supportive and critical, particularly regarding Laura’s life before the accident. This research uses a descriptive qualitative research approach and Stuart Hall’s reception theory. This study examines how audiences interpret the messages in Laura through three positions: hegemonic dominant, negotiated, and oppositional. Reception analysis is used as a method to describe how the audience receives and interprets media texts. The findings reveal that one audience member falls into the hegemonic dominant position, stating that Laura is an inspirational story and disregarding the controversy. Three participants are in the negotiated position, acknowledging that the film’s message remains clear despite the surrounding controversy. One participant takes an oppositional stance, holding views that contradict the film’s intended message. The audience believes that the film Laura was brought to the big screen merely as an exploitation of tragedy rather than a work conveying the struggle of Laura. The audience thinks that the film is too dramatic and does not provide a clear solution to the issues raised. Keywords: Audience Reception, Stuart Hall, Indonesian Film, “Laura”, Controvers
PERAN TIKTOK SEBAGAI MEDIA DIGITAL MARKETING DALAM MENINGKATKAN BRAND AWARENESS UMKM
Penelitian ini mengkaji peran TikTok sebagai media digital marketing dalam meningkatkan brand awareness UMKM, dengan fokus pada usaha kuliner Bakso Granat Mas Azis Palembang. Metode yang digunakan adalah studi kasus kualitatif melalui wawancara dengan pemilik, karyawan, dan pelanggan, observasi konten TikTok, serta dokumentasi aktivitas pemasaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa TikTok berkontribusi signifikan dalam meningkatkan pengenalan merek, daya ingat konsumen, serta interaksi pelanggan, yang pada akhirnya berdampak pada peningkatan kinerja penjualan sekitar 25–30%. Namun, tantangan tetap ada terkait konsistensi produksi konten dan adaptasi terhadap algoritma platform. Penelitian ini menyimpulkan bahwa TikTok merupakan media efektif bagi UMKM untuk memperkuat kehadiran merek, serta merekomendasikan penelitian lanjutan dengan pendekatan kuantitatif untuk mengukur dampak TikTok secara statistik terhadap kinerja pemasaran digital
Digital Comic Design as an Educational Medium on the Dangers of Online Gambling
The widespread practice of online gambling among adolescents in Lampung has created serious economic, psychological, and moral impacts. Easy access via smartphones and social media makes youth vulnerable, while government efforts such as blocking and law enforcement remain insufficient. This study aims to design digital comics as an educational medium on the dangers of online gambling tailored to young audiences. A qualitative method was applied through observation, literature review, and interviews with the Central Bureau of Statistics (BPS) of Lampung. The design process included pre- production, production, and post-production, involving character development, scripting, coloring, and Instagram publication. Trial results showed that digital comics effectively enhanced audience understanding, indicated by strong engagement and positive responses. The findings confirm that digital comics serve as a communicative and adaptive educational medium, offering an appealing approach to raise awareness and prevent youth involvement in online gambling
Design of 2D Animation as an Educational Medium to Increase Saving Interest of Elementary School Students
This study aims to design and develop animation-based educational media as a means to support more interactive and engaging learning. The background of this research is based on the low learning interest of students when using only conventional methods such as lectures and static media. The method employed is Research and Development (R&D) with a multimedia design model, which includes the stages of analysis, design, production, and testing. The development process involves scriptwriting, character design, animation production, and integration into the educational media format. Validation by content and media experts indicated that the designed educational animation is highly feasible for use, with a feasibility percentage above 80%. Limited trials with students showed that this media can enhance learning interest, student engagement, and understanding of the learning material. Therefore, animation can be considered an innovative alternative learning medium to support the improvement of education quality.is study aims to design and develop animation-based educational media as a means to support more interactive and engaging learning. The background of this research is based on the low learning interest of students when using only conventional methods such as lectures and static media. The method employed is Research and Development (R&D) with a multimedia design model, which includes the stages of analysis, design, production, and testing. The development process involves scriptwriting, character design, animation production, and integration into the educational media format. Validation by content and media experts indicated that the designed educational animation is highly feasible for use, with a feasibility percentage above 80%. Limited trials with students showed that this media can enhance learning interest, student engagement, and understanding of the learning material. Therefore, animation can be considered an innovative alternative learning medium to support the improvement of education quality