E-Journal Universitas Paramadina
Not a member yet
333 research outputs found
Sort by
Evaluasi Psikometrik Mental Health Inventory (MHI)-38 Pada Mahasiswa: Analisis Faktor Eksploratori Dan Konfirmatori Serta Invariansi Berdasarkan Gender
Abstrak
Mental Health Inventory (MHI)-38 merupakan alat ukur yang dikembangkan untuk mengetahui kondisi kesehatan mental individu melalui aspek psychological well-being dan psychological distress. Penelitian ini bertujuan untuk menguji struktur faktor dan menilai kestabilan model antar kelompok berdasarkan gender alat ukur MHI-38 versi adaptasi Indonesia pada populasi mahasiswa melalui pendekatan Exploratory Factor Analysis (EFA), Confirmatory Factor Analysis (CFA), dan Multigroup Confirmatory Factor Analysis (MG-CFA). Sebanyak 422 mahasiswa aktif berusia 18–25 tahun dilibatkan dalam penelitian ini dengan menggunakan teknikinsidental dan snowball. Hasil analisis EFA menunjukkan bahwa dua faktor utama pengukuran yang terdiri dari psychological well-being dan psychological distress, sesuai dengan struktur teoretis. Namun, terdapat dua item, yaitu item nomor 14 dan 18, yang tidak sesuai dengan pemuatan faktor MHI-38. Kedua item ini diputuskan untuk tidak disertakan dalam analisis CFA dan MG-CFA. Selanjutnya, hasil analisis CFA dengan dua struktur faktor menunjukkan model fit yang dapat diterima. Selain itu, diketahui nilai AVE lebih besar dari 0.5 pada masing-masing dimensi mengindikasikan validitas konvergen yang baik. Lebih lanjut, hasil MG-CFA pada level configural, metric, dan scalar menunjukkan bahwa struktur model pengukuran bersifat invariance, sehingga dapat diterapkan secara konsisten baik pada kelompok mahasiswa laki-laki dan perempuan. Temuan ini menunjukkan bahwa MHI-38 versi adaptasi Indonesia memiliki struktur faktor yang baik untuk mengukur kondisi kesehatan mental mahasiswa, namun tetap diperlukan peninjauan lebih lanjut pada dua item, yaitu item nomor 14 dan 18, untuk memperoleh kesesuaian model pengukuran.
Kata kunci: Kesehatan Mental; Mahasiswa; MHI-38; EFA; CFA; MG-CF
PENGARUH OPTIMISME DAN EFIKASI DIRI TERHADAP RESILIENSI MAHASISWA RANTAU LUAR PULAU JAWA DI UIN SALATIGA TAHUN 2024
Resiliensi merupakan kemampuan individu untuk tetap tangguh dan beradaptasi secara positif dalam menghadapi tekanan dan kesulitan termasuk pemulihan dari pengalaman negatif serta belajar dari situasi sulit untuk terus berkembang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh optimisme dan efikasi diri terhadap resiliensi mahasiswa rantau luar pulau jawa di UIN Salatiga tahun 2024, penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel menggunakan metode Non-Probability Sampling dengan mengkombinasikan teknik accidental sampling dan purposive sampling, pengumpulan data menggunakan tiga skala, yaitu skala optimisme, efikasi diri dan resiliensi. Teknik analisis dalam penelitian ini menggunakan deskriptif statistik. Hasil penelitian variabel optimisme terhadap resiliensi terdapat pengaruh positif yang signifikan secara statistik, sehingga semakin tinggi nilai optimisme maka akan semakin tinggi pula resiliensi. Variabel efikasi diri terhadap resiliensi terdapat pengaruh positif yang signifikan secara statistik, sehingga semakin tinggi nilai efikasi diri maka akan semakin tinggi pula resiliensi. Kemudian penelitian ini menujukkan bahwa gabungan pengaruh variabel optimisme dan efikasi diri terhadap resiliensi secara statistik signifikan, dengan nilai signifikasi 0,000 lebih kecil dari ambang batas yang telah di tentukan 0,05 dan nilai f yang dihitung 10,397 melebihi nilai f yang di tabulasikan sebesar 3,99Resiliensi merupakan kemampuan individu untuk tetap tangguh dan beradaptasi secara positif dalam menghadapi tekanan dan kesulitan termasuk pemulihan dari pengalaman negatif serta belajar dari situasi sulit untuk terus berkembang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh optimisme dan efikasi diri terhadap resiliensi mahasiswa rantau luar pulau jawa di UIN Salatiga tahun 2024, penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel menggunakan metode Non-Probability Sampling dengan mengkombinasikan teknik accidental sampling dan purposive sampling, pengumpulan data menggunakan tiga skala, yaitu skala optimisme, efikasi diri dan resiliensi. Teknik analisis dalam penelitian ini menggunakan deskriptif statistik. Hasil penelitian variabel optimisme terhadap resiliensi terdapat pengaruh positif yang signifikan secara statistik, sehingga semakin tinggi nilai optimisme maka akan semakin tinggi pula resiliensi. Variabel efikasi diri terhadap resiliensi terdapat pengaruh positif yang signifikan secara statistik, sehingga semakin tinggi nilai optimisme maka akan semakin tinggi pula resiliensi. Kemudian penelitian ini menujukkan bahwa gabungan pengaruh variabel optimisme dan efikasi diri terhadap resiliensi secara statistik signifikan, dengan nilai signifikasi 0,000 lebih kecil dari ambang batas yang telah di tentukan 0,05 dan nilai f yang dihitung 10,397 melebihi nilai f yang di tabulasikan sebesar 3,99
Studi Fenomenologis: Eksplorasi Makna Konformitas Pada Anggota Organisasi Ikatan Mahasiswa Boyolali
Conformity often arises in student organizations when individuals adjust to group norms to gain social acceptance, including in the Boyolali Student Association (IMB), which has a distinctive regional and cultural identity. This phenomenon attracts further attention because it can demonstrate the social dynamics formed from the intersection of group norms and cultural identity. This study aims to explore the meaning of conformity among members of the Boyolali Student Association (IMB) with four subjects aged 18–25 years selected through purposive sampling according to the criteria of active members. The method used is qualitative phenomenological through semi-structured interviews and Descriptive Phenomenological Analysis (DPA). The results show conformity reflected through cohesiveness, agreement, and obedience. Overall, conformity in the Boyolali Student Association (IMB) is adaptive and supports group stability.Konformitas sering muncul dalam organisasi mahasiswa ketika individu menyesuaikan diri dengan norma kelompok agar mendapatkan penerimaan sosial termasuk dalam Ikatan Mahasiswa Boyolali (IMB) yang memiliki identitas kedaerahan dan budaya khas. Fenomena ini menarik dikaji lebih jauh karena dapat menunjukkan dinamika sosial yang terbentuk dari pertemuan antara norma kelompok dan identitas budaya tersebut. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi makna konformitas pada anggota Ikatan Mahasiswa Boyolali (IMB) dengan empat subjek berusia 18–25 tahun dipilih melalui purposive sampling sesuai kriteria anggota aktif. Metode yang digunakan adalah kualitatif fenomenologis melalui wawancara semi terstruktur dan analisis Descriptive Phenomenological Analysis (DPA). Hasil menunjukkan konformitas tercermin melalui kekompakan, kesepakatan, dan ketaatan. Secara keseluruhan, konformitas dalam Ikatan Mahasiswa Boyolali (IMB) bersifat adaptif dan mendukung stabilitas kelompok.
EFEKTIVITAS KOMUNIKASI MAHASISWA ILMU KOMUNIKASI PADA SILENT READER DALAM GRUP DISKUSI ONLINE
Transformasi teknologi telah mendorong digitalisasi dalam dunia pendidikan, termasuk dalam komunikasi akademik yang kini banyak berlangsung secara daring melalui platform seperti WhatsApp. Komunikasi akademik yang efektif diperlukan untuk mendukung kelancaran diskusi dan kerja sama dalam kelompok. Fenomena silent reader, yaitu anggota grup yang hanya membaca tanpa memberikan tanggapan menjadi tantangan tersendiri dalam efektivitas komunikasi. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana mahasiswa Ilmu Komunikasi berinteraksi dalam situasi yang melibatkan anggota grup yang pasif, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang menyebabkan mahasiswa memilih diam dalam grup diskusi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara terhadap lima partisipan yang aktif dalam grup diskusi akademik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa silent reader tidak selalu berarti tidak memahami isi diskusi, namun dalam konteks kelompok, kehadiran mereka membuat komunikasi menjadi tidak efektif. Faktor-faktor seperti kurang percaya diri, minimnya kedekatan antar anggota, serta pengalaman negatif dalam grup diskusi sebelumnya menjadi penyebab utama. Kondisi ini menyebabkan diskusi berjalan kurang efektif dan cenderung didominasi oleh segelintir anggota. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam memahami tantangan komunikasi digital mahasiswa serta mendorong terciptanya diskusi yang lebih partisipatif. Kesimpulannya, keberadaan silent reader dalam grup diskusi online berdampak pada efektivitas komunikasi akademik karena interaksi menjadi tidak seimbang dan tujuan diskusi tidak sepenuhnya tecapai. Kata Kunci: Silent Reader, Efektivitas Komunikasi, Diskusi Akademik, Komunikasi Daring, Platform Digita
Pengaruh Brand Familiarity Dan Perceived Quality Terhadap Brand Credibility (Studi Kasus Merek Skintific)
Perusahaan harus memperhatikan kredibilitas mereknya di mata konsumen ditengah industri produk perawatan kulit yang semakin kompetitif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Brand Credibility dipengaruhi oleh Brand Familiarity dan Perceived Quality. Penelitian ini menggunakan deskriptif kuantitatif untuk metode serta teknik yang digunakan untuk pengambilan sampel adalah purposive sampling. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 100 orang responden pengguna produk perawatan kulit merek Skintific yang dikumpulkan melalui Google Form. Analisis data dilakukan dengan menggunakan Partial Least Square (PLS) dengan alat Smart PLS versi 4.1.0.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat penolakan terhadap hipotesis awal yang menyatakan bahwa Brand Familiarity mempengaruhi Brand Credibility. Selain itu, ditemukan juga bahwa Perceived Quality memang berpengaruh terhadap Brand Credibility
Efforts to Rejuvenate the Visual Identity of State-Owned Enterprises: Barata Indonesia Based on Gestalt
Visual identity change is an important aspect of a company\u27s branding strategy to maintain competitiveness and relevance in an ever-evolving industry. Barata Indonesia, as a manufacturing and infrastructure company, redesigned its logo to reflect the company\u27s transformation and future vision. The urgency of this research lies in the company\u27s need to have a more modern, flexible visual identity that is in line with its corporate values. This research uses a qualitative descriptive method with a case study approach. Analysis was conducted on old and new design elements, as well as evaluation of stakeholder acceptance through surveys and interviews. This study aims to provide new enthusiasm and increased commitment to the company\u27s image in the eyes of the public, especially in terms of visual appeal and professionalism. The results of the study show that the new logo is more adaptive to various media, has higher visual appeal, and is able to strengthen the company\u27s professional image. In addition, acceptance of the new logo tends to be positive. The majority of respondents stated that this change increased the perception of the company\u27s innovation and credibility. This positive response shows that rebranding can be an effective strategy in building better relationships with stakeholders. The impact of this research not only helps Barata Indonesia in strengthening its branding and maintaining relevance in its industry, but also provides insight for other companies in implementing effective rebranding strategies to remain competitive in a dynamic market
Dialog Agama dan Ekologi
Artikel ini membahas hubungan antara agama dan ekologi, yang bertujuan untuk mengintegrasikan nilai spiritual dan ilmiah dalam mengatasi krisis lingkungan global. Refleksi ini menunjukkan bagaimana tradisi agama, dengan pandangan terhadap alam sebagai ciptaan suci, dapat mendukung praktik pelestarian lingkungan yang lebih efektif. Pendekatan holistik ini menekankan peran nilai-nilai agama seperti stewardship, keadilan antargenerasi, dan keterhubungan semua ciptaan dalam mendukung keberlanjutan. Artikel ini juga menyoroti contoh konkret dari berbagai tradisi agama yang telah berhasil menginspirasi aksi lingkungan
STRATEGI ISLAMIC BRANDING SEKOLAH ISLAM INSANTAMA DALAM MEMBANGUN REPUTASI
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya strategi branding dalam memperkuat reputasi lembaga pendidikan Islam yang menghadapi persaingan mutu dan tuntutan masyarakat. Tujuan penelitian adalah menganalisis strategi branding yang diterapkan Sekolah Islam Terpadu (SIT) Insantama serta mengidentifikasi penerapan prinsip Islamic branding dalam pengelolaan sekolah. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan studi kasus melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SIT Insantama membangun reputasi sebagai sekolah Islam unggulan melalui branding berbasis nilai Islam, komunikasi transparan, dan keterlibatan dengan masyarakat. Strategi kunci mencakup penguatan akreditasi, penerapan smart school, peningkatan kompetensi guru, serta partisipasi dalam berbagai kompetisi. Prinsip Islamic branding tercermin dalam integrasi nilai Islam pada kurikulum, operasional, identitas visual, dan program sosial. Secara keseluruhan, Insantama berhasil memposisikan diri sebagai sekolah Islam modern yang adaptif sekaligus berpegang pada identitas keislamannya, sehingga mampu membangun citra yang kuat dan kredibel
Performance Determination By Training, Workload and Compensation
This study aims to determine and analyze the effect of training, workload and compensation on employee performance with a study at PT Inti Trio Bhakti Jaya. The research design uses a casual quantitative method, namely knowing the effect between the variables studied. The data collection tool uses a questionnaire that has been tested for validity and reliability which is distributed via Google form to employees of PT Inti Trio Bhakti Jaya. This study involved 70 respondents who were the total number of employees of PT Inti Trio Bhakti Jaya. Data analysis was carried out using Smart-PLS (Partial Least Square). Using a Likert scale with a range of 1-5 as a measurement. The results showed that Training is not significant to employee performance, Workload has a positive and significant effect on employee performance, and Compensation is not significant to Employee Performance
Influence of Work Flexibility and Quality of Work Life on Job Loyalty among Generation Z Employees
This study aim to analyse the influence of work flexibility, and quality of work life on job loyalty among generation Z employee in South Jakarta. This research uses a quantitive approach, with a samle of 154 respondents collected through questionnaires. Data analysis in this study uses the Structural Equation Model Partial Least Square (SEM PLS) method with the SMART PLS software version 4.0. The sampling technique used in this research is convenience sampling. Based on the analysis result, the study shows that work flexibility has a positive effect on job loyalty amaong generation Z. the analysis shows a T-statistic value of 14.228, and this is supported by a P-Value of 0.000, which is less than 0.0. Furthermore, the second hypothesis indicates that quality of work life also has significant influence on job loyalty, proven by a T-statistic value of 6.431 and a P-value of 0.000, which is also below 0.05.
Keywords : Work Flexibility, Quality of Work Life, Job Loyalty.