E-Journal Universitas Paramadina
Not a member yet
    333 research outputs found

    HUBUNGAN INTENSITAS PENGGUNAAN INSTAGRAM DENGAN IMPULSE BUYING PADA REMAJA PEREMPUAN DI JAKARTA

    Get PDF
    Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat apakah terdapat hubungan antara intensitas penggunaan instagram dengan impulse buying pada remaja perempuan di Jakarta. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kuantitatif non eksperimental dengan jenis cross-sectional survey design. Sampel penelitian adalah 132 perempuan berumur 16-21 tahun yang berdomisili di Jakarta. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini merupakan non-probability sampling. Metode pengambilan data adalah dengan menggunakan kuesioner yang disebar menggunakan google form. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat korelasi signifikan antara intensitas penggunaan instagram dengan impulse buying (nilai r = 0.206 > r tabel = 0.176 dan nilai P = 0.018 < 0.05). Maka dapat disimpulkan bahwa intensitas penggunaan instagram memiliki hubungan positif yang signifikan dengan impulse buying pada remaja perempuan di JakartaTujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat apakah terdapat hubungan antara intensitas penggunaan instagram dengan impulse buying pada remaja perempuan di Jakarta. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kuantitatif non eksperimental dengan jenis cross-sectional survey design. Sampel penelitian adalah 132 perempuan berumur 16-21 tahun yang berdomisili di Jakarta. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini merupakan non-probability sampling. Metode pengambilan data adalah dengan menggunakan kuesioner yang disebar menggunakan google form. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat korelasi signifikan antara intensitas penggunaan instagram dengan impulse buying (nilai r = 0.206 > r tabel = 0.176 dan nilai P = 0.018 < 0.05). Maka dapat disimpulkan bahwa intensitas penggunaan instagram memiliki hubungan positif yang signifikan dengan impulse buying pada remaja perempuan di Jakarta

    MOTIVASI KONSUMEN DALAM MEMILIH JASA SENAM BAYI DI ROCKSTAR GYM

    Get PDF
    The purpose of this study is to analyze the motivation of consumers in choosing baby gymnastics services at Rockstar Gym. This analysis uses McGuire\u27s psychological motivational theory. The research method used is descriptive with qualitative approach. Resource persons in this study are parents who include their infants to a baby gym class by conducting semi-structured interviews with a total of 20 questions. The results of this study indicate that the motivation of consumers to choose baby gymnastic services is to get encouragement from sources of information trusted through, 1) articles and blogs, 2) social media, 3) advice from doctors, and see directly, 4) have knowledge of the need (6) to express the development of the baby from the side of brain intelligence and from the side of health, 7) want to register the baby to physical movement activities, 8) worry about the world of children, children now, 9) want to express their identity to people around by showing their closeness with the baby, 10) want to develop socialization and spur the rough motor development of the baby

    VIA VALLEN DAN MUSIK DANGDUT KOPLO DI YOUTUBE

    Get PDF
    ABSTRAKMusik dangdut memang belum menjadi tuan rumah di negaranya, Indonesia. Hal ini disebabkan pandangan negatif penikmat musik terhadap musik dangdut yang dianggap “kampunganâ€, dan penyanyinya “norak†karena kerap tampil seksi. Karena itu pula, penikmat musik dangdut mayoritas berasal dari kalangan bawah. Salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan citra musik dangdut Indonesia adalah pada Asian Games 2018 di Indonesia. Dimana lagu Asian Games 2018 menggunakan musik dangdut. Penyanyi yang dipilih adalah penyanyi dangdut koplo asal Surabaya bernama Via Vallen. Via Vallen dianggap sebagai penyanyi dangdut koplo paling populer, kreatif, sukses, dan paling mahal. Kreativitasnya membuat musik dan lagu dangdut melalui lagu-lagu cover yang berasal dari lagu-lagu penyanyi terkenal dunia, dalam bahasa Inggris, Spanyol dan Korea. Merupakan hal baru dalam dunia musik dangdut. Sehingga apresiasi dan popularitasnya dalam meningkatkan citra musik dangdut "kekinian" patut diacungi jempol. Peneliti tertarik untuk mengkaji bagaimana Via Vallen melalui video lagu covernya mampu mengubah citra musik dangdut dan penyanyi menjadi lebih positif. Peneliti menggunakan tiga channel di YouTube, yaitu Lost in MPK (Big Z dan Big Kai), Queens Channel, Just Luda yang memberikan analisis lagu cover Via Vallen di YouTube untuk mengetahui tanggapan mereka terhadap personal branding Via Vallen. Penelitian ini menggunakan analisis isi kualitatif, dimana peneliti menggunakan materi dokumentasi dari saluran yang ada di YouTube untuk dianalisis, tanpa melakukan wawancara. Hasil penelitian membuktikan Lost in MPK (Big Z dan Big Kai), Queens Channel, Just Luda menyukai lagu cover Via Vallen. Karena musik dangdut koplo Via Vallen mudah didengar, kemampuan bernyanyi Via Vallen diakui sangat baik. Via Vallen dipuji karena memiliki suara yang tinggi, cenderung serak dan dalam. Musik dangdut koplo pengiringnya juga populer, karena membuat mereka senang dan bergoyang mengikuti irama dangdut koplo. Secara keseluruhan mereka menilai Via Vallen telah berhasil membuat lagu cover dengan irama dangdut koplo, lebih unik, khas, dan enak didengarkan.Kata Kunci: Musik Dangdut Koplo, Via Vallen, YouTub

    MOTIVASI KONSUMEN DALAM MEMILIH JASA SENAM BAYI DI ROCKSTAR GYM

    Get PDF
    Tujuan penelitian ini adalah menganalisis motivasi konsumen dalam memilih jasa senam bayi di Rockstar Gym. Analisis ini menggunakan teori motivasi psikologis dari McGuire. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Narasumber dalam penelitian ini ialah orang tua yang mengikutkan bayinya ke kelas senam bayi dengan melakukan wawancara semi terstruktur dengan jumlah pertanyaan 20 pertanyaan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa motivasi konsumen memilih jasa senam bayi ialah mendapat dorongan dari sumber-sumber informasi yang dipercaya melalu, 1) artikel dan blog, 2) media sosial, 3) saran dari dokter, serta melihat langsung, 4) memiliki pengetahuan tentang perlunya senam bayi, 5) momen anak untuk menentukan pilihannya dalam memilih jasa senam bayi, 6) mengekspresikan perkembangan sang buah hati dari sisi kecerdasan otak dan dari sisi kesehatan, 7) ingin mendaftarkan buah hati ke aktifitas pergerakan fisik, 8) khawatir mengenai dunia anak-anak sekarang, 9) ingin mengekspresikan identitas mereka kepada orang sekitar dengan cara memperlihatkan kedekatan mereka dengan sang buah hati, 10)  ingin mengembangkan sosialisasi dan memacu perkembangan motorik kasar sang buah hati. Kata Kunci : senam bayi, motivasi psikologis, kualitati

    POTENSI MENJADI PELAKU KEJAHATAN SEKSUAL KAITANNYA DENGAN HARGA DIRI REMAJA LAKI-LAKI

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi remaja laki-laki di kota Malang untuk menjadi pelaku kejahatan seksual dikaitkan dengan faktor harga diri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional. Sampel adalah sebanyak 384 remaja laki-laki yang tersebar di Kota Malang yang berusia 16-20 Tahun. Teknik pengambilan sampel yang digunakan peneliti adalah accidental sampling. Instrumen penelitian yang digunakan adalah  Skala harga diri  dan skala tentang asesmen resiko menjadi pelaku kejahatan seksual. Hasil perhitungan dan analisis data diperoleh korelasi r = -0,533; p < 0,01 dengan koefisien determinan (R-Square) sebesar 0,284. Kesimpulannya adalah adanya pengaruh negatif variabel harga diri terhadap variabel potensi menjadi pelaku kejahatan seksual.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh harga diri terhadap potensi menjadi pelaku kejahatan seksual pada remaja laki-laki di Kota Malang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan dua variabel yang menggunakan skala harga diri dan skala potensi menjadi pelaku kejahatan seksual. Sampel dari penelitian ini adalah sebanyak 384 remaja laki-laki yang tersebar di Kota Malang yang berusia 16-20 Tahun.Teknikpengambilan sampel yang digunakanpenelitiadalahaccidental sampling. Instrumen penelitian yang digunakan adalah  Skala harga diri  dan skala tentang asesmen resiko menjadi pelaku kejahatan seksual. Hasil perhitungan dan analisis data diperoleh koefisien determinan (R-Square) yang diperoleh dari harga diri terhadap potensi menjadi pelaku kejahatan seksual pada remaja laki-laki sebesar 0,284. Kesimpulannya adalah adanya pengaruh negatif variabel harga diri terhadap variabel potensi menjadi pelaku kejahatan seksual dengan sumbangan efektif sebesar 28,4%

    KESEJAHTERAAN PSIKOLOGIS PADA PEREMPUAN DEWASA AWAL YANG MEMILIKI PENGALAMAN KEKERASAN EMOSIONAL

    Get PDF
    Violence against women and children become an issue in both western and eastern countries, the abuser may come from parents, caregivers, and spouses. Emotional abuse is one of the hardest to recognize because the signs are not visible in the victims, but the impact itself can interfere with one’s development. Emotional abuse can have an effect on one\u27s psychological well-being. The purpose of this study is to describe psychological well-being in early adult that experience emotional abuse during childhood and adolescence affects. The method of this research is case study qualitative research, the subject of the research is a 22 years old early adult woman and three informants. Technique sampling was used nonprobability sampling technique. Data collection method was interviewe. Based on the result of this research, it can be concluded from six dimension, there are dimensions go well such as positive relationship with others, purpose in life, and personal growth. While in other dimensions, such as self-acceptance, autonomy, and environmental mastery are still in the process of achieving

    Self-Disclosure Pasangan Suami Istri Jawa Batak yang Menikah Melalui Proses Ta’aruf

    Get PDF
    ABSTRAK Pernikahan melalui proses ta’aruf saat ini semakin marak terjadi. Pasangan yang menikah melalui proses ta’aruf adalah yang memiliki prinsip tidak berpacaran sebelum menikah dan juga memiliki keinginan untuk menikah berdasarkan syariat Islam. Self-disclosure atau pembukaan diri sangat erat kaitannya dengan hubungan antar manusia khususnya pada pernikahan. Pasangan suami istri yang menikah melalui proses ta’aruf memiliki tahapan yang berbeda dengan pasangan yang melalui proses pacaran. Komunikasi yang dilakukan selama ta’aruf sangat terbatas karena berlandaskan pada prinsip. Pernikahan yang terjadi pada pasangan suami istri melalui proses ta’aruf memiliki tantangan tersendiri daripada pasangan yang menjalin masa pacaran terlebih dahulu. Hal tersebut terjadi karena banyak dari pasangan yang menjalani proses ta’aruf belum pernah mengenal satu sama lain sebelumnya bahkan sangat memungkinkan berasal dari suku yang berbeda. Menurut DeVito, ada lima tahapan pengembangan hubungan; Contact, Involvement, Intimacy, Deterioration, Repair, atau Dissolution. Penelitian ini membahas self-disclosure pada pasangan suami istri yang menikah melalui proses ta’aruf pada tahap Contact, Involvement, dan Intimacy dengan latar belakang budaya Jawa dengan Batak. Dimensi-dimensi yang dianalisis dalam penelitian ini adalah depth (kedalaman), dan breadth (keluasan). Tahap pengembangan hubungan pasangan ta\u27aruf berbeda dari DeVito. Tahap contact pada pasangan sangat terbatas dan dalam kasus ini, pasangan informan melakukan ta’aruf dengan metode yang tidak umum. Tahap involvement yang menurut DeVito terjadi sebelum menikah, pada pasangan ta’aruf hal ini tetap terjadi di awal pernikahan. Tahap deterioration muncul di antara tahap involvement dan intimacy.  Self-disclosure yang terjadi pada tahap contact, dan involvement rata-rata hanya sebatas pada dimensi breadth. Tahap intimacy sudah mulai ditemukan topik-topik yang termasuk dalam dimensi depth. Perbedaan budaya kedua pasangan bukanlah hal yang sulit untuk diatasi.Kata Kunci: self-disclosure, ta’aruf, tahap pengembangan hubungan, budaya Jawa dan Bata

    KEMISKINAN DALAM TAYANGAN TV INDONESIA

    Get PDF
    ABSTRAK Media televisi merupakan media yang paling banyak ditonton oleh masyarakat. Tidak hanya terkait teknologi, televisi telah memikat orang dan menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat. Beragam acara televisi pun telah banyak diciptakan baik oleh rumah produksi maupun oleh pekerja media stasiun televisi sendiri. Di antara program acara tersebut, reality show merupakan program acara yang banyak mendapat sambutan cukup baik dari masyarakat. Reality show pun mempunyai beraneka genre yang mengangkat tema tertentu. Salah satu tema yang banyak dijumpai adalah reality show yang menampilkan sisi gelap kehidupan manusia yaitu kemiskinan. Kemiskinan pada acara reality show televisi telah banyak dimanipulasi untuk kepentingan bisnis atau disebut komodifikasi kemiskinan. Komodifikasi (seringkali disalahartikan sebagai komersialisasi) merendahkan nilai otentiknya menjadi terlalu sederhana serta komoditas (Storey: 2015). Tulisan ini merupakan kajian literatur tentang komodifikasi kemiskinan yang bertujuan untuk menggambarkan komodifikasi kemiskinan di acara-acara reality show televisi Indonesia.Kata Kunci: komodifikasi, kemiskinan, reality sho

    BAGAIMANA KONDISI KESADARAN LINGKUNGAN TERKAIT PENCEMARAN UDARA YANG DIMILIKI OLEH MASYARAKAT PERKOTAAN? (STUDI PENDAHULUAN PADA MASYARAKAT DI JAKARTA).

    Get PDF
    Penelitian awal ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kesadaran lingkungan mengenai pencemaran udara pada masyarakat yang beraktivitas di Jakarta. Teknik analisis yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif. Peneliti memberikan gambaran mengenai kesadaran lingkungan yang terbagi kedalam tiga kelompok kesadaran lingkungan yaitu kesadaran lingkungan tinggi, kesadaran lingkungan sedang, dan kesadaran lingkungan rendah. Responden dalam penelitian ini berjumlah 121 responden yang beraktivitas di Jakarta. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini mendasarkan pada dimensi kesadaran lingkungan menurut Grob (1995) yang terdiri dari environmental knowledge dan recognition of environmental problem. Hasil Penelitian ini menyimpulkan bahwa responden dalam penelitian ini memiliki kesadaran lingkungan sedang yang mengarah ke tinggi. Untuk hasil penelitian yang lebih detail akan dipaparkan dalam pembahasan.Â

    BAGAIMANA PERAN AGAMA TERKAIT PERILAKU PRO LINGKUNGAN?

    Get PDF
    Studi ini bertujuan untuk melihat peran agama terkait dengan perilaku pro lingkungan. Dalam penelitian ini melibatkan 200 responden dengan rentang usia 18-57 tahun. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif analisis isi dengan mendasarkan pada pertanyaan terbuka yaitu pertama bagaimana bentuk menjaga lingkungan; kedua Apakah terdapat ajaran di agama anda yang mengajak untuk menjaga lingkungan hidup; ketiga, apakah ajaran dalam agama memainkan peranan penting dalam menjaga lingkungan hidup; keempat, apakah tokoh agama memberikan materi ceramahnya untuk menjaga lingkungan hidup; kelima apakah perlu tokoh agama untuk memberikan materi ceramahnya tentang menjaga lingkungan hidup. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa keberadaan agama (ajaran dan tokoh agama) diindikasikan baru mampu memberikan efek persepsi terkait perilaku pro lingkungan yang masih bersifat dasar dalam lingkup gaya hidup individu dibandingkan dalam skala yang lebih luas dan massif dalam ranah kebijakan maupun menjaga ekosistem.Studi ini bertujuan untuk melihat peran agama terkait dengan perilaku pro lingkungan. Dalam penelitian ini melibatkan 200 responden dengan rentang usia 18-57 tahun. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif analisis isi dengan mendasarkan pada pertanyaan terbuka yaitu pertama bagaimana bentuk menjaga lingkungan; kedua Apakah terdapat ajaran di agama anda yang mengajak untuk menjaga lingkungan hidup; ketiga, apakah ajaran dalam agama memainkan peranan penting dalam menjaga lingkungan hidup; keempat, apakah tokoh agama memberikan materi ceramahnya untuk menjaga lingkungan hidup; kelima apakah perlu tokoh agama untuk memberikan materi ceramahnya tentang menjaga lingkungan hidup. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa keberadaan agama (ajaran dan tokoh agama) diindikasikan baru mampu memberikan efek persepsi terkait perilaku pro lingkungan yang masih bersifat dasar dalam lingkup gaya hidup individu dibandingkan dalam skala yang lebih luas dan massif dalam ranah kebijakan maupun menjaga ekosiste

    291

    full texts

    333

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    E-Journal Universitas Paramadina
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇