E-Journal Universitas Paramadina
Not a member yet
    333 research outputs found

    Agama Terapist Masyarakat Modern Menuju Damai Untuk Semesta

    Get PDF
    Modernsasi mencapai titik kulminasi dengan segala residu soalan yang ditinggalkan, yang mendesak untuk disolusikan. Sementara itu negara-negara di koridor utara sudah mapan sehingga sulit untuk diubah, maka solusi kedepan akan bertumpu kepada negara-negara koridor selatan untuk memaknai tata dunia baru. Yang utama adalah soal refleksi atas azas dan tuntunan kehidupan yang kini banyak digugat, mengapa sedemikian parah residu soalan bumi dan seisinya, dimanakah kesalahannya dan bagaimana memperbaikinya. Arus global memaksa jaman paskamodern untuk kembali ke alam (back to nature), kembali ke kesederhanaan (back to simplicity) dan kembali kepada azas kehidupan masyarakat bijak (wise society) yang mengacu kepada kearifan lokal. Disini negara-negara “south corridorâ€, blessing in disguise, relatif belum tersentuh modernisasi, masih relatif utuh, termasuk soal spiritualitasnya yang menyatu dengan alam semesta. Kini, pandemi mendorong disrupsi peradaban, the turning point, titik balik peradaban sedang berproses, dan pada saat yang sama globalisasi didorong oleh revolusi sains-teknologi bersinergi dengan pandemi sehingga memaksa manusia di seluruh dunia untuk menata kembali semua sisi kehidupan. Saatnya Nuswantara berpeluang untuk memimpin, sebagaiman masa lalu Nuswantara menjadi pemimpin Asia Afrika 1955. Maka negara-negara di sepanjang Koridor Selatan perlu berbenah diri dengan tatanan baru yang adil dan mensejahterakan alam semesta beserta sesisinya. Tugas “teologi naturalisme†untuk menjadi terapist bagi penyakit masyarakat modern, peran yang sangat dinantikan menuju damai untuk semesta

    Bahasa Inggris

    No full text
    The Ginkgo biloba plant is the only living species in the division of Ginkgophyta. It is also known as the maidenhair tree. The uniqueness of Ginkgo biloba lies in its fan-shaped leaves. The color and shape of Ginkgo biloba have been adapted into a performance costume for the prestigious Met Gala Party. This article discusses the design of the stage costume using Ginkgo biloba as a source of metaphor in fashion with adaptation techniques. The method used involves designing fashion products, starting from creating a concept, and mood board, making several alternative designs, and product prototypes. The resulting product is a Ginkgo biloba metaphor visualized in the form of fashion silhouettes, colors, accessories, and decorative details in the form of knife pleats. Respondent’s response to the metaphor through the adaptation technique of the Ginkgo biloba leaf shape is that almost all respondents can capture it well in the form of accessories, knife pleats, and silhouettes. However, the metaphor through the adaptation technique of the pattern arrangement, less than half of the respondents can capture it. In terms of color, almost all respondents can capture the color metaphor in the monochromatic scheme of the basic yellow color as the source of color ideas from Ginkgo biloba.Tumbuhan Ginkgo biloba adalah satu-satunya spesies yang hidup di divisi Ginkgophyta. Ia juga dikenal sebagai pohon maidenhair. Keunikan Ginkgo biloba terletak pada daunnya yang berbentuk kipas. Warna dan bentuk Ginkgo biloba telah diadaptasi menjadi kostum pertunjukan untuk Met Gala Party yang bergengsi. Artikel ini membahas perancangan kostum panggung menggunakan Ginkgo biloba sebagai sumber metafora dalam mode dengan teknik adaptasi. Metode yang digunakan adalah merancang produk fashion, mulai dari membuat konsep, dan mood board, membuat beberapa alternatif desain, dan membuat prototype produk. Produk yang dihasilkan berupa metafora Ginkgo biloba yang divisualisasikan dalam bentuk siluet fashion, warna, aksesoris, dan detail dekoratif berupa knife pleats. Tanggapan responden terhadap metafora melalui teknik adaptasi bentuk daun Ginkgo biloba adalah hampir semua responden dapat mengabadikannya dengan baik dalam bentuk asesoris, lipatan pisau, dan siluet. Namun, metafora melalui teknik adaptasi susunan pola, kurang dari separuh responden yang mampu menangkapnya. Dari segi warna, hampir semua responden dapat menangkap metafora warna dalam skema monokromatik warna dasar kuning sebagai sumber ide warna dari Ginkgo biloba

    Designing Educational Media about the Inner Child for Adolescents Using Digital Illustrated Books

    Get PDF
    Mental health issues are getting more attention since more people open themselves on social media related to psychological problems they experience. The problems they face are likely past traumas that carry over into adulthood. This paper is about designing an illustrated e-book that discusses the inner child or "little child" that exists in every human being. The design method used is The Design Method introduced by Eric Karjoluoto. The design process consists of four stages, namely discovery, planning, creativity, and application. Concept development using the 5W+1H technique. The result of the design is a concise, lightweight format e-book, consisting of 26 pages.  The book outlines the Prologue – Characteristics of a wounded Inner child – Transition – How to heal a wounded Inner child – Conclusion – Transition – hook. The arrangement of book content aims to provide knowledge about what the inner child is, and what makes the inner child.Isu mental health semakin mendapatkan perhatian sejak makin terbukanya orang -orang membuka dirinya di media social terkait masalah psikologis yang mereka alami. Permasalahnan yang mereka hadapi kemungkinan merupakan trauma masa lalu yang terbawa hingga dewasa. Tulisan ini tentang perancangan e-book  ilustrasi yang membahas tentang  inner child atau “anak kecil†yang ada di dalam diri setiap manusia..Metode perancangan yang digunakan adalah The Design Method yang diperkenalkan oleh Eric Karjoluoto. Proses desain yang terdiri dari empat tahap. yaitu discovery, planning, creative ,dan  application. Pengembangan konsep menggunakan teknik 5W+1H.Hasil dari perancangan berupa e-book format ringkas, ringan, terdiri dari 26 halaman.Keranka buku Prolog – Ciri – ciri Innerchild terluka – Transisi – Cara menyembuhkan innerchild terluka – Kesimpulan - Transisi – hook . ini. Pengaturan konten buku bertujuan  memberikan pengetahuan mengenai apa itu inner child, apa yang membuat inner child itu terluka, dan bagaimana proses penyembuhan pada inner child itu sendiri

    REPRESENTASI PERAN GENDER PADA KARAKTER ANAK DALAM FILM ANIMASI STUDIO GHIBLI MY NEIGHBOR TOTORO

    Get PDF
    Film My Neighbor Totoro merupakan film animasi yang menceritakan kehidupan dua bersaudara perempuan yaitu Satsuki dan Mei Kusakabe bersama teman roh hutan mereka yang dikenal sebagai Totoro. Meskipun film ini dirilis tahun 1988, namun kisah di dalamnya sangat kental dengan budaya yang menggambarkan potret peran gender pada masa tersebut. Tujuan Penelitian: untuk mengetahui representasi peran gender tradisional pada karakter anak perempuan dan anak laki – laki, nilai femininitas serta maskulinits pada film. Metode Penelitian: Penelitian dilakukan menggunakan metodologi kualitatif dengan metode analisis semiotika John Fiske. Peneliti melakukannya melalui tiga tahap yaitu pengkodean level realitas, level representasi dan level ideologi untuk memahami makna pesan pada tayangan film. Hasil penelitian: Penelitian menunjukkan bahwa karakter anak perempuan merepresentasikan peran gender tradisional yang berkaitan dengan kegiatan pengasuhan dan pekerjaan domestik rumah tangga. Sementara itu, karakter anak laki-laki merepresentasikan peran gender tradisional yang berhubungan dengan kegiatan perolehan kekayaan. Pada film My Neighbor Totoro juga diketahui bahwa karakter anak perempuan dan anak laki-laki saling merepresentasikan femininitas dan maskulinitas melalui kelakuan, penampilan, keadaan lingkungan, dan ucapan dalam film. Kesimpulan: Film ini menggambarkan bahwa perempuan dan laki-laki dapat melakukan peran ganda. Perempuan dapat melakukan peran gender tradisional perempuan dan laki-laki, menerapkan sikap femininitas dan maskulinitas dalam waktu yang bersamaan, demikian juga laki-laki yang dapat berperan dalam perolehan kekayaan sekaligus membantu pekerjaan domestik rumah tangga serta berperilaku sesuai nilai femininitas seperti menunjukan kepedulian dan kasih sayang terhadap keluarga tanpa mengurangi maskulinitas yang ia miliki.Kata kunci: media massa, peran gender tradisional, femininitas, maskulinitas, anak-ana

    Elemen-elemen Supply Chain Management Terhadap Kinerja Industri Kecil Menengah Pengolahan Kopi Di Jawa Timur

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh Long Term Relationship, Information Sharing, Cooperation, Integration process, Trust pada kinerja perusahaan pada usaha yang bergerak dibidang industri olahan kopi di Jawa Timur. Populasi dalam penelitian ini adalah usaha yang bergerak di bidang industri kecil menengah olahan kopi di Jawa Timur yang jumlahnya lebih dari 94 IKM,Sampel menggunakan 83 IKM sebagai responden dari populasi, dengan melakukan pengumpulan data melalui sistem kuesioner, www.googledocs.com. Pengumpulan data harus memenuhi dua syarat yaitu uji validitas dan uji reliabilitas. Metode analisis data dilakukan dengan menggunakan Regresi Linear Berganda dengan software SPSS 24.0. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Long Term Relationship mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja perusahaan, kemudian Information Sharing mempunyai pengaruh positif dan tidak signifikan terhadap kinerja perusahaan, serta Cooperation mempunyai pengaruh positif dan tidak signifikan terhadap kinerja perusahaan, kemudian Integration process mempunyai hasil positif dan signifikan terhadap kinerja perusahaan, dan Trust mempunyai hasil positif dan signifikan terhadap kinerja perusahaan

    Building a Sustainable Brand Relationship: Analysis of Brand Functional Value and Customer Emotional Cognition in Using the MyParmad Application

    Get PDF
    This study examines the impact of brand functional value and customer emotional cognition on sustainable brand relationships between users and the MyParmad application. The results suggest that functional value has a more significant influence on the sustainable brand relationship than the emotional cognition of the customer. Nevertheless, emotional cognition is still an essential factor in promoting sustainable brand relationships based on the functional value of an application. By considering user feedback and implementing innovative ideas, organizations like Universitas Paramadina can improve their applications\u27 functional aspects and strengthen their service concepts. Brand functional value and emotional cognition affect the formation of these relationships, and organizations like Universitas Paramadina can strengthen their service concepts by considering user feedback and implementing innovative ideas. The study used a purposive sampling technique to gather data from 103 Universitas Paramadina students via an electronic questionnaire during February-March 2023. The survey consisted of 28 Likert scale questions based on previous research on brand functional value, customer emotional cognition, and sustainable brand relationships

    Pemahaman Tradisional mengenai Alam Menurut SeyyedHossein Nasr Dalam Upaya Mengatasi Krisis Lingkungan

    Get PDF
    Kelangsungan hidup umat manusia saat ini terancam sebagai akibat dari krisislingkungan yang kian parah. Seyyed Hossein Nasr semenjak dekade 1960 telahmemberikan peringatan mengenai akan timbulnya krisis lingkungan yang menurutnya disebabkan olehberubahnya pandangan tradisional mengenai alam menjadi pandangan modern. Tulisan ini bertujuan untuk memahami pandangan tradisonal Seyyed Hossein Nasr mengenai alam, mengetahui pengaruh dari pandangan modern mengenai alam terhadap terjadinya krisis lingkungan dan menjabarkan solusi yang ditawarkannya dalam upaya mengatasi krisis lingkungan. Penelitian ini menggunakan pendekatankualitatif dengan metode analisis konsep dengan tujuan untuk mengidentifikasi makna esensial dari suatu konsep. Sejak awal sejarah manusia telah hadir kebenaran universal atau sophia perennis yang terwujud dalam semua tradisi agama otentik dimanadidalam intinya terdapat sains sakral yaitu pengetahuan akan Realitas Utama. Sedangkan modernisme yang terwujud dalam modern sains berupaya untukmenyingkirkan tradisi agama dengan menempatkan manusia sebagai pusat danmemandang alam hanya sebagai material sehingga mendorong pemanfaatan alam berlebihan. Menurut Seyyed Hossein Nasr hanya dengan memahami realitas metafisik dari alam yang merupakan refleksi dari Sang Pencipta dan menyadari bahwa manusia mempunyai tanggung jawab untuk menjaga ciptaan Nya maka krisis lingkungandapat dicegah

    Diskursus “Insan Kamil†Perspektif Avicenna: Peran Kekuatan Jiwa Mencapai Kesempurnaan

    Get PDF
    Insan kamil merupakan posisi tertinggi manusia yang setiap hamba Allahberhak berupaya mencapainya bahkan mencapainya. Penelitian pustakatentang diskursus insan kamil perspektif Avicenna memberikan gambaranbahwa manusia dengan kekuatan sebagai potensi yang diberikan Allahmemiliki kesempatan mencapai derajat sebagai insan kamil. Kekuatan sebagaipotensi itu hanya dimiliki manusia sebagai rational soul. Empat level intellectyang bisa dicapai manusia yaitu potential (material) intellect, intellect in habitu,intellect in actu, dan acquired intellect. Dalam perspektif ini insan kamil adalahyang mencapai level acquired intellect. Selain itu dari perspektif tasawuf,Avicenna membagi level manusia menjadi tiga tingkatan yaitu ‘abid, zahid, dan, ‘arif. Dalam perspektif ini insan kamil adalah seseorang yang mencapai posisi‘arif. Dua posisi (acquired intellect dan ‘arif) ini ada pada diri nabi, sufi, danfilosof. Nabi adalah pribadi yang tertinggi karena nabi memiliki revelationintellect yang tidak dimiliki oleh siapapun. Secara spesifik, kekuatan-kekuatanjiwa insan kamil berperan secara maksimal hingga level acquired intellect

    CATATAN KRITIS BUDAYA KEKUASAAN VERSUS ETIKA MODERN DALAM POLITIK INDONESIA

    Get PDF
    Seperti terjangkiti pada semua penulis, selalu ada pertanyaan berkecamuk dalam hati tiap saya akan menulis sesuatu. Kecamuk ini kian kuat karena ketika makalah ini ditulis, saya tengah mengedit terjemahan bahasa Inggris karya saya tentang Tanri Abeng setebal 500 halaman. Maka, kecamuk pertanyaan tentang “apakah saya memberikan, jika bukan ‘baru’, makna tertentu dalam setiap tulisan†kian menekan. Maka, ketika mulai menulis makalah ini, saya terkungkung oleh sergapan pertanyaan tersebut. Sepanjang belum melaksanakannya, pertanyaan itu biasanya terbawa ke mana saya pergi. Kali ini, ia terbawa ke restoran Cina Muslim di Casablanca, Kuningan, Jakarta Selatan pada sore yang cerah, 23 Februari 2020. Lama menunggu pesanan datang, saya keluar. Di kursi-kursi yang khusus disediakan untuk perokok, saya duduk. Di hadapan saya sederetan gedung-gedung megah memamerkan diri. Ketika melayangkan pandangan ke gedung tertinggi yang menempelkan angka “88†di puncaknya, mata saya terpergok pada sebuah layang-layang.  Tak mampu terbang bahkan hingga setengah dari ketinggian gedung tersebut, layang-layang itu tiba-tiba lenyap dari pandangan mata. Selang beberapa menit kemudian, saya melihat layang-layang itu terbang rendah di belakang deretan gedung-gedung yang lebih pendek. Saya memperkirakan di balik deretan gedung-gedung yang lebih pendek itu terdapat perkampungan penduduk dari mana layang-layang itu berasal. Dan, mungkin sekitar 3 atau 4 menit kemudian, layang-layang itu tampak melayang tak terkendali. Dalam pengalaman saya, itu menunjukan bahwa layang-layang tersebut telah terputus dari talinya

    Analisis Wacana Pemulihan Citra Polri Pada Program Talk Show Kick Andy Bertajuk “Potong Kepala Ala Kapolriâ€

    Get PDF
    Di sepanjang tahun 2022 peran fungsi Polri sebagai lembaga penegak hukum dipertanyakan setelah menjadi sorotan publik karena banyaknya kasus yang terjadi pada tubuh internal Polri. Mulai dari kasus pembunuhan yang diduga dilakukan oleh petinggi polisi, kasus meninggalnya 135 orang akibat insiden di Stadion Kanjuruhan, Malang, hingga temuan penyelewangan barang bukti narkoba seberat 5 kilogram oleh Kapolda Jawa Timur, Teddy Minahasa. Berbagai persoalan tersebut berdampak pada citra Polri yang menjadi buruk di mata publik. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan menggambarkan wacana pemulihan citra kepolisian lewat teks dalam program Kick Andy, Potong Kepala Ala Kapolri. Penelitian ini menggunakan perspektif kualitatif bersifat deskriptif, dengan menggunakan studi pustaka. Pesan-pesan yang disampaikan oleh Kapolri pada program Kick Andy akan dianalisis menggunakan analisis wacana Teun A. Van Dijk. Hasil Penelitian: Dalam pemulihan citra kepolisian, Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan klarifikasi dan jawaban atas isu-isu yang tengah hangat menimpa Kepolisian Republik Indonesia. Kapolri juga berjanji dan menunjukkan sikap menyakinkan untuk membawa institusi lebih baik ke depan. Bila janji-janji yang disampaikan dapat terlaksana, citra institusi diharapkan bisa pulih. Kesimpulan: Kapolri menyampaikan pemulihan citra lewat wacana teks. Hal itu diutarakan ketika melakukan dialog di Metro TV. Pada tataran level teks, ditemukan bahwa Kapolri berupaya untuk membangun kembali citra insitusi melalui statement yang konsisten dinyatakan oleh Kapolri.Kata Kunci: Kapolri, Polri, Citra, Listyo Sigit, Metro T

    291

    full texts

    333

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    E-Journal Universitas Paramadina
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇