E-Journal Universitas Paramadina
Not a member yet
    333 research outputs found

    The the effect of work-family conflict on burnout on doctors during the COVID-19 pandemic: the effect of work-family conflict on burnout on doctors during the COVID-19 pandemic

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konflik kerja-keluarga dengan burnout pada Dokter di masa pandemi COVID-19. Konflik kerja keluarga adalah suatu bentuk konflik antar peran di mana tekanan peran dari domain pekerjaan dan keluarga saling bertentangan dalam beberapa hal. Burnout adalah suatu sindrom psikologis yang disebabkan oleh stress kronis di tempat kerja yang mengakibatkan seseorang mengalami gejala kelelahan akibat terkurasnya energi individu, lalu ia merespon dengan menjaga jarak dari pekerjaannya (sinisme) dan timbulnya rasa kurang kompeten pada pekerjaannya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan subjek penelitian berjumlah 52 orang Dokter yang bekerja di wilayah Bogor. Alat ukur yang digunakan yaitu untuk variabel konflik kerja keluarga menggunakan Multidemensional Measure of Work Family Conflict dari Carlson, Kacmar, dan Williams (2000) dan variabel burnout menggunakan The Maslach Burnout Inventory (MBI) dari Maslach (1981) yang diadaptasi oleh Kharisma (2020). Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik regresi sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konflik kerja keluarga memiliki pengaruh yang signifikan terhadap burnout  dengan pengaruh konflik kerja keluarga sebesar 13,2% terhadap burnout pada Dokter yang bekerja di masa pandemi COVID-19.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konflik kerja-keluarga dengan burnout pada Dokter  di masa pandemi COVID-19. Konflik kerja keluarga adalah suatu bentuk konflik antar peran di mana tekanan peran dari domain pekerjaan dan keluarga saling bertentangan dalam beberapa hal. Burnout adalah suatu sindrom psikologis yang disebabkan oleh stress kronis di tempat kerja yang mengakibatkan seseorang mengalami gejala kelelahan akibat terkurasnya energi individu, lalu ia merespon dengan menjaga jarak dari pekerjaannya (sinisme) dan timbulnya rasa kurang kompeten pada pekerjaannya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan subjek penelitian berjumlah 52 orang Dokter yang bekerja di wilayah Bogor. Alat ukur yang digunakan yaitu untuk variabel konflik kerja keluarga menggunakan Multidemensional Measure of Work Family Conflict dari Carlson, Kacmar, dan Williams (2000) dan variabel burnout menggunakan The Maslach Burnout Inventory (MBI) dari Maslach (1981) yang diadaptasi oleh Kharisma (2020). Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik regresi sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konflik kerja keluarga memiliki pengaruh yang signifikan terhadap burnout  dengan pengaruh konflik kerja keluarga sebesar 13,2% terhadap burnout pada Dokter yang bekerja di masa pandemi COVID-19. Kata kunci: Konflik kerja keluarga, Burnout, Dokter, Pandemi COVID-1

    Menimbang Komunikasi Spiritual: Sebuah Tinjauan Konseptual

    Get PDF
    The discourse on the relationship between religion and spirituality with communication studies has attracted the interest of many researchers, including Indonesian researchers. However, the literature produced by Indonesian researchers on the discourse, including those that investigate the relationship of communication and Islam, appear to be detached from the wider context. Therefore, the purpose of this article is to provide a more theoretical background to this discourse. The conceptual review method is applied to enable the researcher to explore the literature and develop conceptual maps to produce theoretical syntheses, develop new theories, or encourage attention to areas of study that have been underdeveloped so far. This article emphasizes the development of the Spiritual Tradition in communication studies and describes the dialogical and dialectical junctures with other communication theory traditions in Craig\u27s (1997, 2007) metamodel. With such a theoretical background, the discourse on the study of communication and Islam in Indonesia can be directed to more contextual studies that is related to a wider discourse

    Membuka Kekuatan Penyembuhan Seni: Kanvas Kolaboratif Online untuk Mempromosikan Pentingnya Seni & Komunitas dalam Kesejahteraan Mental

    No full text
    Declining mental health as well as mental disorders like severe depression and anxiety continues to be the main risk factor of suicide all around the world, including Indonesia. Depression in Indonesia is prevalent in young adults, with 6% of them suffering from moderate depression. This moderate depression, if not dealt with correctly, will lead to further disorders and even taking of one’s own life. Unfortunately, mental health care in the country is not as accessible as compared to other more developed countries. Complementary treatments such as making art, or art therapy, is an alternative that has been used to address the patient’s health requirements. Throughout the years, the use of art therapy has gradually increased and bore positive outcomes mainly among those suffering from depression disorders and anxiety. Therefore, this project explores effective approaches and practices of art therapy and combines it with new media technology, transforming a simple work of art into an interactive installation that also serves to promote the use of art in improving mental health. Keywords: Art Therapy, Depression, Interactive, Mental HealthMenurunnya kesehatan mental serta gangguan mental seperti depresi berat dan kecemasan terus menjadi faktor risiko utama terjadinya bunuh diri di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Depresi di Indonesia banyak terjadi pada orang dewasa muda, dimana 6% diantaranya menderita depresi sedang. Depresi tingkat sedang ini, jika tidak ditangani dengan benar, akan menyebabkan gangguan lebih lanjut dan bahkan sampai mengambil nyawa sendiri. Sayangnya, layanan kesehatan mental di negara ini tidak dapat diakses dengan mudah dibandingkan dengan negara-negara maju lainnya. Perawatan komplementer seperti membuat karya seni, atau terapi seni, merupakan alternatif yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan kesehatan pasien. Selama bertahun-tahun, penggunaan terapi seni secara bertahap meningkat dan memberikan hasil positif terutama di kalangan mereka yang menderita gangguan depresi dan kecemasan. Oleh karena itu, proyek ini mengeksplorasi pendekatan dan praktik terapi seni yang efektif dan menggabungkannya dengan teknologi media baru, mengubah karya seni sederhana menjadi instalasi interaktif yang juga berfungsi untuk mempromosikan penggunaan seni dalam meningkatkan kesehatan mental. Kata Kunci: Depresi, Interaktif, Kesehatan Mental, Terapi Seni

    Beyond Religious Interpretations Islamic Fundamentalism and the Politics of Sexuality and Gender

    Get PDF
    Abstract This paper discusses the rising phenomenon of deploying sexuality and gender by Islamic fundamentalist groups in contemporary political situations. Rather than contextualizing the case as a form of patriarchal and heteronormative approaches in interpreting Islamic teachings, this article addresses a more systematic Islamic political agenda that roots in the history of sexuality in the Islamic context. This paper elaborates and traces the influential impacts of the construction and production of the discourse of marriage, homosexuality, controlling women’s body and sexuality, and the authority of male clerics (ulama) in Islamic knowledge and law production to the revival of contemporary politics of gender and sexuality among Islamic fundamentalist groups both in Indonesia and beyond. Examining current social and political dynamics, both in Indonesia and at global level, this article offers a new analytical frameworkbeyond academic interpretation (tafsir) in understanding the politics of gender and sexuality in the context of emerging Islamic fundamentalism

    Pengaruh Social Media Marketing Terhadap Customer Engagement Pada Skincare Merek Somethinc Survey Pada Followers Instagram Somethinc

    Get PDF
    Social media provides an additional option for marketers to track consumer attention to build brand awareness and consumer engagement. A number of companies also use social media as a forum to accommodate consumer opinions, criticisms, and input. The purpose of this study is to test whether there is an effect of Social Media Marketing on Customer Engagement. The research design used in this research is a quantitative approach. The sample taken in this study was 100 Instagram followers @somethincofficial. The data collection technique used in this study used a survey method using a questionnaire. The results show that Social Media Marketing (X) has a regression coefficient value of 0.861 and a significance value (Sig.) 0.000 in the Coefficientsa table with a value of (degree of significance) 0.05 meaning 0.000 <0.05 or there is a significant effect and the t test shows 7.554 > t. This means that Social Media Marketing has a positive and significant effect on Customer Engagement

    Pengaruh Green Innovation Dan Green Organizational Culture Terhadap Company Performance Melalui Green Competitive Advantage (Studi Kasus Pada Gerai Kopi XYZ)

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Green Innovation dan Green Organizational Culture terhadap Company Performance melalui Green Competitive Advantage pada gerai kopi XYZ di Jakarta Barat. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jumlah sampel 68 responden. Instrumen yang digunakan peneliti adalah kuesioner. Pengujian instrumen meliputi uji validitas dan uji reliabilitas dengan menggunakan alat analisis SPSS versi 23. Analisis data menggunakan analisis deskriptif, sedangkan untuk pengujian hipotesis menggunakan analisis jalur (path analysis). Hasil penelitian menunjukan bahwa Green Innovation dan Green Organizational Culture berpengaruh signifikan terhadap Green Competitive Advantage, Green Innovation dan Green Organizational Culture berpengaruh signifikan terhadap Company Performance melalui Green Competitive dan Green Competitive Advantage berpengaruh signifikan terhadap Company Performance

    STUDI DESKRIPTIF TINGKAT KECEMASAN PADA KARYAWAN LOGISTIK MENGENAI ISU PHK DI PT X DALAM MASA NEW NORMAL

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kecemasan yang dialami karyawan logistik di PT.X yang sedang mengalami isu PHK di PT X dalam masa New Normal covid-19. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik deskriptif. Teknik sampling dalam penelitian ini menggunakan non-probability sampling. menggunakan teknik convenience sampling. Sampel terdiri dari 80 responden dengan jumlah responden laki-laki sebanyak 53 orang dan responden perempuan sebanyak 27 orang. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah instrumen pengukuran Depression, Anxiety and Stress Scale (DASS-21) yang dibuat oleh Lovibond dan Lovibond pada tahun 1995 yang diadaptasi ke dalam bahasa Indonesia oleh Indira pada tahun 2016. Berdasarkan hasil dari penelitian ini menjelaskan bahwa karyawan mengalami kecemasan akibat isu PHK dengan kategori sedang, hal ini menjelaskan bahwa karyawan mengalami perhatian yang menurun, serta dalam menyelesaikan masalah menurun dan mudah tersinggung.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kecemasan yang di alami karyawan logistik di PT.X yang sedang mengalami isu PHK. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik deskriptif. Teknik sampling dalam penelitian ini menggunakan non-probability sampling. menggunakan teknik convenience sampling. Sampel terdiri dari 80 responden dengan jumlah responden laki-laki sebanyak 53 orang dan responden perempuan sebanyak 27 orang. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah instrument pengukuran Depression, Anxiety and Stress Scale (DASS-21) yang dibuat oleh Lovibond dan Lovibond pada tahun 1995 yang diadaptasi kedalam bahasa indonesia oleh Indira pada tahun 2016. Berdasarkan hasil dari penelitian ini menjelaskan bahwa karyawan mengalami kecemasan akibat isu PHK dengan kategori sedang, hal ini menjelaskan bahwa karyawan mengalami perhatian yang menurun, serta dalam menyelesaikan masalah menurun dan mudah tersingun

    Pengaruh Green Innovation, Green Intellectual Capital, dan Organizational Environmental Management Terhadap Green Competitive Advantage (Studi Pada PT Batik Danar Hadi Surakarta)

    Get PDF
    Perusahaan dituntut untuk menerapkan konsep green innovation untuk meminimalisasi pencemaran dan menjadi peluang memperoleh keunggulan kompetitif perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh green  innovation, green intellectual capital dan organizational environmental management  terhadap green competitive advantage pada PT Batik Danar Hadi Surakarta sebagai salah satu perusahaan Batik di Surakarta yang telah menerapkan konsep green innovation, green intellectual capital dan organizational environmental management dalam proses produksinya. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kuantitatif dan desain penelitian asosiatif dengan jumlah sampel sebanyak 89 responden. Instrumen yang digunakan peneliti adalah kuesioner. Pengujian kualitas pada instrumen penelitian yaitu uji validitas dan reliabilitas. Analisis data menggunakan analisis deskriptif, sedangkan untuk pengujian hipotesis menggunakan analisis regresi linier berganda dengan tools Statistical Package for Social Sciences (SPSS) versi 23. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara green innovation, green intellectual capital dan organizational environmental management terhadap green competitive advantage dengan nilai R-Square sebesar 0,936. Analisis ini hanya dilakukan pada satu perusahaan manufaktur dan tidak memperhitungkan variabel lain atau variabel moderator yang ikut mempengaruhi green competitive advantage

    Pemikiran Islam Liberal tentang Wahyu dan Pluralisme Agama

    Get PDF
    Pemikiran Islam Liberal, sebagai upaya pembaharuan (tajdid) dalam Islam, lahir dalam konteks moderen. Islam Liberal adalah produk modernitas, meskipun sebagian rujukannya juga ke tradisi dan masa lalu. Di Indonesia, Islam Liberal dipengaruhi gerakan dan pemikiran dari berbagai tempat: Timur Tengah, Amerika, Eropa, Afrika, dan Asia. Pemikiran Islam Liberal memproduksi ilmu pengetahuan yang tak hanya berakar pada teks-teks Islam, sejarah dunia, dan pencerahan Eropa, tapi juga dipengaruhi realitas sosial-politik Indonesia dan globalisasi. Islam Liberal muncul dan berkembang sebagai respons terhadap Islam “konservatif†dan “fundamental†yang dinilai terlalu berorientasi pada masa lalu (salaf), sehingga literal, kaku, dan tidak cocok bagi kemajuan umat Islam dan umat manusia secara umum.[1] Pemikiran dan gerakan Islam Salafi dan varian-variannya (jihadis, Islamis, dan post-Islamis) terus menjadi lawan ataupun mitra dialog pemikiran Islam Liberal. Masing-masing terus memperkuat akar-akar metodologis dan strategi perjuangan mereka, dipengaruhi konteks sosio-kultural, keagamaan, dan politik masyarakat global dan lokal yang berubah. Salah satu tema penting dalam debat ini adalah posisi wahyu dan agama-agama. Tulisan ini menelaah bagaimana pemikira Islam Liberal di Indonesia memahami fenomena wahyu dan realitas agama-agama, sekaligus melakukan kritik yang konstruktif. Pembacaan terhadap wahyu sebagai teks dan konteks, terhadap Islam dan agama-agama yang ada, belum cukup optimal dan belum koheren di kalangan pemikir Islam Liberal sendiri. Pemikiran tentang wahyu dan agama-agama masih terpisah-pisah dan belum tersistematisasika

    Melupakan Great Chain of Being Intelektual Muslim Dalam Tegangan Antara Sekularisme dan Skizofrenia Kultural

    Get PDF
    The integration of (post)modern Western thought by some Indonesian Muslim intellectuals needs to be critiqued regarding, first, the modern historical bias as progress, which leads to the appropriation of the latest thoughts into Islamic thinking as a sign of progress and openness. Second, the forgetting of the Great Chain of Being, resulting in the adaptation and revision of Islamic thought through the dynamics of Western (post)modern thought born from different historical contexts. Third, the tendency to graft secularism as a historical inevitability in the Islamic world, as well as the cultural schizophrenia among educated Muslims when integrating secular (post)modern knowledge into Islamic teachings and its hierarchical structure of reality

    291

    full texts

    333

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    E-Journal Universitas Paramadina
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇