AdBispreneur
Not a member yet
128 research outputs found
Sort by
PENGARUH KEPERCAYAAN MEREK TERHADAP LOYALITAS MEREK (STUDI PADA PENGGUNA KARTU As DI STIA YPPT PRIATIM TASIKMALAYA)
ABSTRACTResearch on the Influence of Brand Trust on Brand Loyalty conducted on As Sim Card User in civitas academic student of STIA YPPT Priatim Tasikmalaya conducted to answer the question about the influence of trust on the loyalty of citizens of Yppt Priatim College of Tasikmalaya As Sim card users. This is a type of quantitative research using descriptive method for analytical method. The data collection techniques that used in this research are questionnaires, interviews and observations. From the research result obtained by brand trust of citizen STIA YPPT Tasikmalaya influenced brand loyalty. Brand trust variable (X) is 0,000 (sig value <0,05) so H1 is accepted and it can be concluded that customer's trust toward a brand will influence customer's loyalty level to the brand. The results are statistically significant. The value of determination can also describe the level of total independent variable contribution to the dependent variable changes. Therefore, it can be said that brand trust contributes a total effect of 57% to changes in customer loyalty to a brand on Kartu As users at STIA YPPT Tasikmalaya. Key word: Brand Trust, Brand Loyalty ABSTRAKPenelitian Pengaruh Kepercayaan Merek terhadap Loyalitas Merek yang dilakukan pada pengguna kartu AS civitas Akademika Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Yppt Priatim Tasikmalaya dilakukan untuk menjawab pertanyaan mengenai pengaruh kepercayaan terhadap loyalitas civitas akademika Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Yppt Priatim Tasikmalaya pengguna kartu AS. Penelitan ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode deskriptif analisis. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner, wawancara dan observasi. Dari hasil penelitian diperoleh kepercayaan merek civitas akademika STIA YPPT TASIKMALAYA berpengaruh pada loyalitas merek tersebut. Variabel kepercayaan merek (X) sebesar 0,000 (nilai sig<0,05) sehingga H1 diterima dan dapat disimpulkan bahwa tingkat kepercayaan pelanggan terhadap suatu merek akan mempengaruhi tingkat loyalitas pelanggan terhadap merek tersebut. Hasil tersebut signifikan secara statistic. Nilai determinasi juga dapat menggambarkan tingkat kontribusi variabel bebas secara total terhadap perubahan variabel terikat. Oleh karena itu, dapat dikatakan pula bahwa kepercayaan merek memberikan kontribusi pengaruh secara total sebesar 57% terhadap perubahan tingkat loyalitas pelanggan terhadap suatu merek pada civitas akademika STIA YPPT TASIKMALAYA
AKTIVASI SUB SEKTOR EKONOMI KREATIF DI KOTA BANDUNG
ABSTRACT Creative Economy will be the world economic trend in the next few years. Stagnation of economic growth and environmental degradation is increasingly alarming, encouraging the whole world to put forward the creativity in economic life that maximizes the added value of a product of goods and services in the framework of the sustainability of human life and civilization. The research method used is a qualitative method of research procedures that produce descriptive data in the form of written words or oral from the people and behavior that can be observed. With the explorative approach that is digging more detailed description.The result of the research is the formulation of creative economic activation for Bandung based on the requirement by UNESCO. The selection of activation of the creative economy sub-sector, it was found that the first scenario was the most proportional. Furthermore, the first government of Bandung City to develop more extensive network of creative industries to the kecamatan or kelurahan. Second, improve activation of low value, with the training on activation Keywords :Economics, creative, activation. ABSTRAKEkonomi Kreatif akan menjadi trend ekonomi dunia dalam beberapa tahun mendatang. Stagnasi pertumbuhan ekonomi dan degradasi lingkungan yang semakin mengkhawatirkan, mendorong seluruh dunia untuk lebih mengedepankan kreativitas dalam berkehidupan ekonomi yang memaksimalkan nilai tambah dari suatu produk barang dan jasa dalam rangka keberlanjutan kehidupan dan peradaban manusia. Metode penelitian yang digunakan adalah metoda kualitatif yaitu prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang dan perilaku yang dapat diamati .Dengan pendekatan eksploratif yaitu menggali keterangan lebih rinci. Hasil penelitian adalah perumusan aktivasi ekonomi kreatif untuk Kota Bandung berdasarkan yang disyaratkan oleh UNESCO. Pemilihan aktivasi sub sektor ekonomi kreatif, maka ditemukan bahwa skenario yang pertama adalah yang paling proporsional. Selanjutnya, pertama pemerintah Kota Bandung mengembangkan lebih luas jaringan industri kreatifnya ke kecamatan atau kelurahan. Kedua, memperbaiki aktivasi yang bernilai rendah, dengan adanya pelatihan tentang aktivasi Kata Kunci : Ekonomi, kreatif, aktivasi.
PENGARUH INTELEKTUAL KAPITAL TERHADAP KINERJA KEUANGAN PADA PERUSAHAAN SECTOR PERBANKAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK JAKARTA PERIODE 2008-2012
THE INFLUENCE OF INTELLECTUAL CAPITAL ON FINANCIAL PERFORMANCE OF BANK SECTOR COMPANIES LISTED AT JAKARTA STOCK EXCHANGEIN PERIOD 2008-2012 Jauhar ArifinSTIA Tabalong Kalimantan Selatan, Indonesia, Postal Code 71571Email: [email protected] ABSTRACT The unit of analysis in this study is bank sector companies listed at Jakarta Indonesia Stock Exchange in period 2008-2012. This unit data is represented by the audited company's financial statements and historical data of stock prices in Indonesia Stock Exchange. Financial statement data and historical data of the company's stock price used are from the year of 2008 to 2012. Companies sampled in the study only companies which meet the sampling criteria as many as 26 x 5 = 130 companies. Data analysis is Generalized Structured Component Analysis (GSCA). Result of research indicates that Intellectual Capital significantly influences Financial Performance. Keywords: intellectual capital, financial performance PENGARUH INTELEKTUAL KAPITAL TERHADAP KINERJA KEUANGAN PADA PERUSAHAAN SECTOR PERBANKAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK JAKARTA PERIODE 2008-2012 ABSTRAK Unit analisis pada penelitian ini adalah perusahaan sektor perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Jakarta Periode 2008-2012. Data penelitian ini bersumber dari laporan keuangan yang telah diaudit dan data historis harga saham di Bursa Efek Indonesia. Data keuangan dan data historis harga saham perusahaan yang digunakan adalah dari tahun 2008 sampai 2012. Perusahaan sampel dalam penelitian ini hanya perusahaan yang memenuhi kriteria sampling sebanyak 26 x 5 = 130 perusahaan. Analisis data adalah Generalized structural component analysis (GSCA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa intelektual kapital secara signifikan berpengaruh terhadap kinerja keuangan. Kata kunci: intelektual kapital, kinerja keuangan
COMPARATIVE ANALYSIS OF FINANCIAL PERFORMANCE PT KALBE FARMA, Tbk. AND PT KIMIA FARMA (Persero) Tbk USING DU PONT SYSTEM IN 2012-2014
ABSTRACTThis study aimed to compare the financial performance of PT Kalbe Farma Tbk and PT Kimia Farma (Persero) Tbk using du Pont system in 2012 until 2014. The company's financial performance seen from a return on investment along with its constituent components consisting of total assets turnover and net profit margin. The method used in this study is a comparative quantitative approach using data from the financial statements of PT Kalbe Farma Tbk and PT Kimia Farma (Persero) Tbk years 2012-2014 which includes the balance sheet and profit and loss. The processed data is secondary data. Data were analyzed using analysis du pont system. The results showed that the financial performance of PT Kalbe Farma Tbk and PT Kimia Farma (Persero) Tbk in 2010 and 2012 continued to decline. Return on investment of PT Kalbe Farma Tbk above - average industry return on investment while PT Kimia Farma Tbk is below average - average industry. PT Kalbe Farma Tbk have better financial performance of PT Kimia Farma (Persero) Tbk.Keywords: Financial performance, return on investment (ROI), total asset turnover, net profit margin, du pont system ANALISIS PERBANDINGAN KINERJA KEUANGAN PT KALBE FARMA TBK DAN PT KIMIA FARMA PERSERO (TBK) DENGAN MENGGUNAKAN METODE DU PONT SISTEM TAHUN 2012 – 2014ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan kinerja keuangan PT Kalbe Farma Tbk dan PT Kimia Farma (Persero) Tbk dengan menggunakan du pont system tahun 2012 hingga 2014. Kinerja keuangan perusahaan dilihat dari return on investment beserta komponen penyusunnya yang terdiri dari total assets turnover dan net profit margin. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah komparatif dengan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan data laporan keuangan PT Kalbe Farma Tbk dan PT Kimia Farma (Persero) Tbk tahun 2012 - 2014 yang meliputi laporan neraca dan laba rugi. Data yang diolah merupakan data skunder. Teknik analisis data menggunakan analisis du pont system. Hasil penelitian menunjukan bahwa kinerja keuangan PT Kalbe Farma Tbk dan PT Kimia Farma (Persero) Tbk tahun 2010 hingga 2012 terus mengalami penurunan. Return on investment PT Kalbe Farma Tbk diatas rata - rata industri sedangkan return on investment PT Kimia Farma Tbk berada dibawah rata – rata industri. PT Kalbe Farma Tbk memiliki kinerja keuangan yang lebih baik dari pada PT Kimia Farma (Persero) Tbk.Kata kunci: Kinerja keuangan, return on investment (ROI), total asset turnover, net profit margin, du pont syste
IMPLEMENTASI GOOD CORPORATE GOVERNANCE (GCG) DAN LEARNING ORGANIZATION PADA PERUSAHAAN BUMN DAN PEMERINTAHAN
THE IMPLEMENTATION OF GOOD CORPORATE GOVERNANCE (GCG) AND LEARNING ORGANIZATION IN STATE COMPANIES AND GOVERNMENT Obing Zaid SobirInstitute of Business and Informatics Kosgoro 1957 JakartaEmail : [email protected] ABSTRACT Economic growth is still in the area of Centre Capital Jakarta also cause social problems. The regional community to speculate Jakarta, in the hope of getting a better life, but without adequate education and expertise, will be a burden for the Provincial Government of Jakarta, will increase Capital of the poor, not to mention the many acts of criminality. The government should have to think about equalization Development Center in 34 province in Indonesia, so that people feel at home in their own region has a steady job and have a place to stay, so reluctant to move to the Capital City.Currently the Indonesian nation faced Asean Economic padaMasyrakat (MEA), the International Trade free entry to the countries of Asia, Human Resources free entry into the Asian countries, many foreign employees working for companies that exist here at home. Therefore government should have a membership program for people not to be a spectator in his own country. Keywords : economic growth, equity, human resources, skills program IMPLEMENTASI GOOD CORPORATE GOVERNANCE (GCG) DAN LEARNING ORGANIZATION PADA PERUSAHAAN BUMN DAN PEMERINTAHAN Abstrak Pertumbuhan Ekonomi yang masih di area Pusat Ibu Kota Jakarta juga menyebabkan masalah social. Masyarakat daerah mengadu nasib ke Jakarta dengan harapan mendapatkan kehidupan yang lebih baik, padahal tanpa memiliki pendidikan yang cukup dan keahlian, akan menjadi beban untuk pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Hal ini dikarenakan akan bertambah masyarakat miskin Ibu Kota, belum lagi banyak tindakan kriminalitas. Seharusnya Pemerintah Pusat perlu memikirkan pemerataan Pembangunan di 34 Provinsi yang ada di Indonesia, agar masyarakat betah tinggal di daerahnya sendiri memiliki pekerjaan tetap dan memiliki tempat tinggal, sehingga enggan untuk pindah ke Ibu Kota Negara.Saat ini Bangsa Indonesia dihadapkan pada Masyrakat Ekonomi Asean (MEA), Perdagangan Internasional bebas masuk ke negara-negara Asia, Sumber Daya Manusia yang bebas masuk ke Negara-negara Asia, sudah banyak karyawan asing bekerja pada perusahaan-perusahaan yang ada di Indonsia. Maka dari itu Pemerintah harus memiliki program untuk keahlian masyarakat agar tidak menjadi penonton di negerinya sendiri. Kata kunci : pertumbuhan ekonomi, pemerataan, sumberdaya manusia, program keahlian
PENGARUH VARIASI PRODUK, KUALITAS PELAYANAN, HARGA DAN LOKASI TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN PADA WEDDING ORGANIZER
ABSTRACTThis study attempts to know how large variations products, kuality service, prices and the location on CV.Modelman the.This research consisting of four independent variable namely variation products, the quality of services, the price and location and one variable dependent customer satisfaction.The method of analysis that used is correlation analysis and multiple regression. Data collection method to research this is using a questionnaire hosted by respondents, consumers CV.Modelman as an object. This research indicated there is positive influence and significant of location on consumer satisfaction, positive influence of product variation on consumer satisfaction, positive influence of service quality on consumer satisfaction and negative influence of price on consumer satisfaction.Keywords : Variation of products, service quality, price, location ABSTRAK Penelitian ini mencoba untuk mengetahui produk variasi seberapa besar, layanan kuality, harga dan lokasi penelitian CV.Modelman the.This yang terdiri dari empat variabel yaitu produk variasi independen, kualitas layanan, harga dan lokasi dan satu variabel kepuasan pelanggan tergantung. metode analisis yang digunakan adalah analisis korelasi dan regresi ganda. Metode pengumpulan data untuk penelitian ini menggunakan kuesioner yang diselenggarakan oleh responden, konsumen CV.Modelman sebagai objek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan antara variabel lokasi terhadap kepuasan konsumen, terdapat pengaruh positif dan signifikan antara variabel variasi produk terhdap kepuasan konsumen, terdapat pengaruh positif kualitas pelayanan terhadap kepuasan kosumen dan terdapat pengaruh negatif harga terhadap kepuasan konsumen. Kata kunci : Variasi produk, kualitas pelayanan, harga, lokas
ANALYSIS OF PRICING AND MERCHANDISING EFFECT TO CUSTOMER SATISFACTION AND IT’S AFFECTED TO CUSTOMER LOYALTY IN PURI BATAM MINIMARKET
ABSTRACTThe purpose of this study was to determine the effect of price variable and merchandising variable on customer satisfaction variabel, to determine the effect of direct price variable and merchandising variable on customer loyalty, and to determine the effect of direct price and merchandising variable on customer loyalty variable with satisfaction as intervening variable. This kind of research is explanatory research with quantitative approach. Research sample is 161 customer of Minimarket Puri Batam. This research use analysis method Path Analysis. The results showed significant effect on the price variable Customer Satisfaction with value 0.474, and merchandising significantly contributing to customer satisfaction with value 0.413. Price significantly contributing to customer loyalty with value 0.260, merchandising significantly contributing to customer loyalty with value 0.295. And customer satisfaction significantly contributing to customer loyalty with value 0. 263. The result of this study are price, merchandising, and satisfaction have a significant influence on customer loyalty. Keywords : Loyalty, merchandising, price, satisfaction ANALISIS PENGARUH HARGA DAN MERCHANDISING TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN DAN DAMPAKNYA PADA LOYALITAS PELANGGAN DI MINIMARKET PURI BATAM ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh harga dan merchandising terhadap kepuasan pelanggan, pengaruh harga dan merchandising terhadap loyalitas pelanggan dengan kepuasan pelanggan sebagai variabel intervening. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksplanatori dengan pendekatan kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 161 orang pelanggan Minimarket Puri. Teknik analisis data yang digunakan adalah menggunakan analisis jalur. Hasil penelitian menunjukkan variabel harga berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pelanggan sebesar 0.474 dan variabel merchandising berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pelanggan sebesar 0.413. Variabel harga berpengaruh signifikan terhadap loyalitas pelanggan sebesar 0.260. Merchandising mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap loyalitas pelanggan sebesar 0.295. Variabel kepuasan pelanggan mempunyai pengaruh signifikan sebesar 0.263 terhadap loyalitas pelanggan. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah harga, merchandising dan kepuasan pelanggan memiliki pengaruh terhadap loyalitas pelanggan. Kata kunci: Harga, loyalitas, merchandising, kepuasa
PERBANDINGAN PENGALAMAN PENGGUNA PADA APLIKASI MOBILE GO-JEK DAN GRAB (STUDI PADA KONSUMEN PT GO-JEK DAN PT GRAB INDONESIA DI DKI JAKARTA)
ABSTRACTThis thesis examined the comparison of user experience between two mobile apps, which are Go-Jek and Grab by conducting a survey to look for differences in the experience felt by one group of users of both applications. User experience is measured through the sub-variable: happiness, task success, earnings and uptime. The method used in this research is descriptive comparative analysis with quantitative approach. The research object is user experience. Analysis of the data is using paired t-test. As a result from this research, that the t value obtained for 2,420 is greater than t table with df = 67 by 1,996, so H0 is rejected. So it was found that these mobile apps (Go-Jek and Grab) have differences regarding their User Experience. Keywords: User experience, mobile apps ABSTRAKPenelitian ini menguji perbandingan pengalaman pengguna (user experience) pada mobile apps Go-Jek dan Grab dengan melakukan survei untuk mecari perbedaan pengalaman yang dirasakan oleh satu kelompok pengguna kedua aplikasi. User experience diukur melalui Sub Variabel happiness, task success, earning dan uptime. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif komparatif dengan pendekatan kuantitatif. Objek penelitian yang diteliti yaitu user experience. Analisis data menggunakan paired t-test.Berdasarkan hasil penelitian, dapat diketahui bahwa nilai t hitung yang didapatkan sebesar 2.420 lebih besar dari nilai t tabel dengan df = 67 sebesar 1.996 maka H0 ditolak. Sehingga kesimpulan yang dapat diambil dalam penelitian ini adalah terdapat perbedaan mengenai User Experience pada pengguna Go-Jek dan Grab. Kata kunci: Pengalaman pengguna, aplikasi mobile
ANALISIS TATA LETAK DALAM PERSPEKTIF RITEL
ANALISIS TATA LETAK DALAM PERSPEKTIF RITEL Ria ArifiantiDepartement of Business Administrative ScienceFaculty of Social and Political Sciences University of PadjadjaranEmail : [email protected]. [email protected] ABSTRACT Layout strategies undertaken to generate profits, and to provide comfort for visitors. Despite the fact that so run smoothly. This can be seen from the customer complained about the layout made by the company. They complained of the board were not clear and the high placement so that makes them confused for mencarai desired goodsThe approach taken in this study is a qualitative approach. The research method is descriptive method. Technique of collecting data using study of literature and field. Field studies using observation and interviews.The research results that Retail Modern retail use this type of layout. The arrangement is based layout to provide convenience for consumers when shopping. Other than that a good layout. Placement will impact and improve competitiveness. The advice given is a clear indication of the existence of the placement of goods, so as not to confuse consumers when shopping Keywords : modern retail, lay out strategy ANALISIS TATA LETAK DALAM PERSPEKTIF RITEL ABSTRAK Strategi tata letak dilakukan untuk menghasilkan keuntungan, dan untuk memberikan kenyamanan bagi pengunjung. Meskipun pada kenyataannya tidak begitu berjalan dengan lancar. Hal ini terlihat dari pelanggan mengeluhkan tata letak yang dilakukan oleh perusahaan. Mereka mengeluhkan papan petunjuk yang tidak jelas dan tinggi penempatannya sehingga membuat mereka kebingungan untuk mencarai barang yang diinginkan Pendekatan yang dilakukan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif, yaitu penelitian yang dilakukan secara induktif untuk memperoleh data yang bersifat menyeluruh atau holistic dan mendalam. Metode penelitiannya adalah metode deskriptif. Teknik pengumpulan datanya menggunakan observasi, dan wawancara mendalam. Hasil penelitian mennujukkan bahwa Ritel Modern menggunakan jenis tata letak ritel. Penataan tata letak didasarkan untuk memberikan kenyamanan bagi konsumen ketika berbelanja. Selain daripada itu penempatan layout yang baik akan memberikan dampak dan meningkatkan daya saing. Adapun saran yang diberikan adalah Adanya petunjuk yang jelas tentang penempatan barang, sehingga tidak memusingkan konsumen ketika berbelanja Kata kunci : ritel modern, strategi tata leta
JARINGAN SOSIAL KEBERTAHANAN KEGIATAN USAHA INDUSTRI KECIL DI DESA SUKAMAJU KECAMATAN MAJALAYA KABUPATEN BANDUNG
THE SOCIAL NETWORK OF SMALL INDUSTRY ACTIVITY SUSTAINABILITY AT SUKAMAJU VILLAGE MAJALAYA, MANUCIPALITY OF BANDUNG Meilanny Budiarti SDepartment of Social WelfareFaculty of Social and Political Science, Padjadjaran UniversityEmail: [email protected] ABSTRACTThis study explained the social network owned by the small industries. The small industry proven able to survive and continue to grow in the middle of crisis because the sectors still take the local resources, both human resources, capital, raw materials, and equipment for the business. It means that they are not dependent on the import goods.The social network owned by the entrepreneur of small industry could be both supporting and barrier factor for the survival of their business activity. The supporting factor of small business activities are: 1) A proper relationship; 2) A close relationship, personal and informal; 3) Communication and through communication media; 4) Being honest and open to both input and criticism; 5) The informal and flexible cooperation; 6) A proper deliberation; 7) Network extension. On the other hand, the barrier factors of the survival of small business is there are no association of the entrepreneurs and, the barriers of marketing. Keywords : social networking, small industries, the survival business activities JARINGAN SOSIAL KEBERTAHANAN KEGIATAN USAHA INDUSTRI KECIL DI DESA SUKAMAJU KECAMATAN MAJALAYA KABUPATEN BANDUNG ABSTRAK Kajian ini memaparkan jaringan sosial yang dimiliki oleh pengusaha industri kecil. Industri kecil terbukti mampu bertahan dan terus berkembang di tengah krisis hal tersebut terjadi karena pada umumnya sektor ini masih memanfaatkan sumber daya lokal, baik itu sumber daya manusia, modal, bahan baku, hingga peralatan, artinya sebagian besar kebutuhan industry kecil dan menengah tidak mengandalkan barang impor.Ditemukan jaringan sosial yang dimiliki oleh pengusaha industri kecil dan menjadi faktor pendorong dan penghambat kebertahanan kegiatan usaha mereka. Faktor pendukung kegiatan usaha pengusaha industri kecil, meliputi: 1). Hubungan yang baik; 2). Terbangunnya hubungan yang erat, personal dan informal; 3). Komunikasi dan mengoptimalkan penggunaan media komunikasi; 4). Adanya sikap jujur dan terbuka terhadap masukan dan kritik; 5). Kerjasama dilakukan secara informal dan fleksibel; 6). Pengutamaan musyawarah; 7). Perluasan jaringan. Adapun faktor penghambat kebertahanan kegiatan usaha industri kecil adalah belum adanya asosiasi pengusaha dan hambatan dalam pemasaran. Kata kunci : jaringan sosial, industri kecil, keberlanjutan usah