Tadulako University

SLiMS Senayan Library Management System Repository
Not a member yet
    4897 research outputs found

    KORELASI PENYAKIT PERLEMAKAN HATI (NON- ALCOHOLIC FATTY LIVE LIVER DISEASE) BERDASARKAN PEMERIKSAAN ULTRASONOGRAFI ABDOMEN DENGAN KADAR KOLESTROL TOTAL DI RSU SIS ALDJUFRIE PALU TAHUN 2023

    No full text
    KORELASI PENYAKIT PERLEMAKAN HATI (NON-ALCOHOLIC FATTY LIVER DISEASE) BERDASARKAN PEMERIKSAAN ULTRASONOGRAFI ABDOMEN DENGAN KADAR KOLESTROL TOTAL DI KOTA PALU TAHUN 2023 Zhisilia Rahma Savera Ridwan1, Ria Sulistiana2 1Mahasiswa Kedokteran, Fakultas Kedokteran Universitas Tadulako 2Departemen Radiologi, Fakultas Kedokteran Universitas Tadulako ABSTRAK Latar Belakang: Penyakit hati berlemak nonalkohol atau NAFLD adalah kondisi di mana lemak menumpuk di hati tanpa disebabkan oleh konsumsi alkohol. Salah satu faktor penyebab NAFLD adalah tingginya konsumsi makanan yang mengandung lemak (aterogenik), yang menyebabkan akumulasi asam lemak bebas di dalam hati. Hiperkolesterolemia adalah kondisi dengan peningkatan kadar kolesterol total dan LDL plasma dalam darah. Kadar kolesterol yang melebihi batas normal dalam darah dapat menjadi pemicu berbagai penyakit salah satunya penyakit hati seperti perlemakan hati Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi antara derajat NAFLD berdasarkan pemeriksaan ultrasonografi abdomen dengan kadar kolesterol total pada pasien di kwota Palu tahun 2024. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan pendekatan cross sectional dengan teknik pengambilan menggunakan purposive sampling yang berasal dari catatan rekan medik dan hasil derajat ultrasonografi fatty liver pada pasien di kota palu dengan menggunakan data sekunder, yaitu catatan rekan medik dan hasil derajat ultrasonografi fatty liver pada pasien di Kota Palu Hasil: Hasil uji korelasi Spearman menunjukkan nilai p-value sebesar 0,042

    HUBUNGAN WAKTU PEMBERIAN MAKANAN TAMBAHAHAN (PMT) DENGAN STATUS GIZI BALITA STUNTING DI PUSKESMAS BIROBULI KOTA PALU

    No full text
    HUBUNGAN WAKTU PEMBERIAN MAKANAN TAMBAHAN DENGAN STATUS GIZI BALITA STUNTING DI PUSKESMAS BIROBULI KOTA PALU Natasya Andini1, Miranti2,Ketut Suarayasa3, Sumarni4 1Mahasiswa Kedokteran, Fakultas Kedokteran, Universitas Tadulako 2Departemen Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kedokteran, Universitas Tadulako ABSTRAK Latar Belakang: Stunting merupakan permasalahan gizi kronis yang ditandai dengan kondisi tubuh terutama tinggi badan yang tidak sesuai denganusianya, secara postur juga anak stunting tidak sama dengan anak seusianya. Menurut Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) untuk nasional prevalensi stunting sebesar 30,8 %. Prevalensi stunting di Sulawesi Tengah berada di 10 besar data stunting tertinggi di Indonesia sebanyak 32,2 %. Pemberian Makanan Tambahan (PMT) adalah suatu strategi gizi yang bertujuan memberikan tambahan nutrisi kepada kelompok rentan terutama balita. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan waktu pemberian makanan tambahan (PMT) dengan status gizi balita stunting di Puskesmas Birobuli Kota Palu. Metode: Penelitian ini menggunakan desain survey analitik observasional dengan metode case control. Pengambilan sampelpenelitian ini menggunakan metode total sampling dan didapatkan besar sampel sebanyak 53 balita stunting dan 53 balita normal. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner.Analis statistic menggunakan uji chi square. Hasil: Penelitian ini menunjukan adanya hubungan antara waktu pemberian makanan tambahan dengan status gizi balita stunting dengan nilai p value 0,01. Kesimpulan: Terdapat hubungan signifikan antara waktu pemberian makanan tambahan dengan status gizi balita stunting di wilayah kerja puskesmas birobuli kota palu. Kata kunci: Pemberian makanan tambahan, Stunting,Gizi,Balita

    HUBUNGAN FAKTOR PREDISPOSISI DENGAN KEJADIAN SINUSITIS KRONIK DI POLIKLINIK THT-KL RSUD UNDATA SULAWESI TENGAH

    No full text
    HUBUNGAN FAKTOR PREDISPOSISI DENGAN KEJADIAN SINUSITIS KRONIK DI POLIKLINIK THT-KL RSUD UNDATA SULAWESI TENGAH Gadis Azzahra Masulili*, Christin Rony Nayoan**, Vera Diana Towidjojo***, Nur Syamsi**** *Mahasiswa Kedokteran, Fakultas Kedokteran, Universitas Tadulako **Departemen THT-KL, Fakultas Kedokteran, Universitas Tadulako ***Departemen Parasitologi, Fakultas Kedokteran, Universits Tadulako ****Departemen Farmakologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Tadulako ABSTRAK Latar Belakang: Sinusitis merupakan suatu gangguan kesehatan yang sudah meluas di seluruh dunia. Prevalensi sinusitis kronik di Asia terutama pada China di tahun 2016 adalah 2,1% dari 36.577 individu dan di Eropa di tahun 2011 mencapai 10,9% dari 57.128 individu yang berusia berkisar 15 – 75 tahun. Prevalensi di Indonesia menurut Health Technology Assesment (HTA) 2012 belum dapat diketahui secara pasti namun diperkirakan cukup tinggi seiring dengan tingginya angka infeksi saluran pernafasan akut yang dapat menjadi penyebab dari sinusitis. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan faktor predisposisi dengan kejadian sinusitis kronik di poliklinik THT-KL RSUD Undata Sulawesi Tengah Metode: Penelitian ini adalah studi observasional analitik cross-sectional di poliklinik THT RSUD Undata, Sulawesi Tengah, yang bertujuan untuk mengidentifikasi faktor predisposisi sinusitis kronik. Data primer dikumpulkan melalui kuesioner dari pasien rawat jalan yang didiagnosis sinusitis kronik. Dengan menggunakan teknik purposive sampling, 26 sampel dipilih berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Analisis bivariat dilakukan untuk menguji hubungan antara variabel bebas dan terikat menggunakan uji Chi-Square.. Hasil: Penelitian ini menunjukkan tidak ada hubungan signifikan antara riwayat keluarga dan kejadian sinusitis kronik (p-value 0,096). Namun, terdapat hubungan signifikan antara obstruksi nasal (p-valu

    Hubungan Personal Hygiene Terhadap Kejadian Skabies Di Pondok Pesantren Hidayatullah Tondo

    No full text
    HUBUNGAN PERSONAL HYGIENE TERHADAP KEJADIAN SKABIES DI PONDOK PESANTREN HIDAYATULLAH TONDO Afifah Qanita1, Nur Indang2, Devi Oktaviani3, Junjun Fitriani4 1Mahasiswa Pendidikan Dokter, Fakultas Kedokteran Universitas Tadulako 2Departemen Parasitologi, Fakultas Kedokteran Universitas Tadulako 3Departemen Biokimia, Fakultas Kedokteran Universitas Tadulako 4Departemen Farmakologi, Fakultas Kedokteran Universitas Tadulako ABSTRAK Latar Belakang: Skabies merupakan salah satu penyakit kulit yang disebabkan oleh parasit tungau Sarcoptes scabiei var hominis yang sering ditemukan di daerah kepadatan penduduk seperti pesantren yang penyebarannya sangat dipengaruhi oleh kebiasaan personal hygiene. Tingkat Personal Hygiene yang kurang terjaga dapat meningkatkan risiko penularan skabies, terutama di wilayah pondok pesantren yang merupakan tempat tinggal bersama dengan interaksi fisik yang intens antar santri. Tujuan: Untuk mengetahui Hubungan Personal Hygiene Terhadap Kejadian Skabies di Pondok Pesantren Hidayatullah Tondo. Metode: Penelitian ini menggunakan metode observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Jenis data yang digunakan merupakan data primer berupa kuisioner dan kerokan kulit yang dilihat dengan menggunakan pemeriksaan mikroskop. Sampel penelitian diambil menggunakan teknik total sampling. Besar sampel yang digunakan adalah 33 orang santri yang tinggal di Pondok Pesantren Hidayatullah Tondo. Hasil: Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan pemeriksaan mikroskop terhadap 33 sampel yang di ambil pada santri di pondok pesantren Hidayatullah Tondo terdapat 8 sampel (24,24%) yang positif dan 25 sampel (75,76%) negatif. Analisis data menggunakan uji Chi-Square diperoleh nilai signifikan dengan nilai p> 0,05 (0,349), dengan distribusi tingkat personal hygiene lebih banyak pada kategori kurang baik. Hal ini karena kurangnya perilaku santri dalam menjaga higienitasnya. Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan yang bermakna antara personal hygiene dengan kejadian skabies dengan nilai p > 0,05 (0,349). Kata kunci : Skabies, Personal Hygiene, Mikroskop, Pondok Pesantren

    HUBUNGAN STATUS GIZI DENGAN PRESTASI BELAJAR SISWA DI SD KOTA PALU TAHUN 2024

    No full text
    HUBUNGAN STATUS GIZI DENGAN PRESTASI BELAJAR SISWA DI SD KOTA PALU TAHUN 2024 Moh. Firgiawan Listianto1, Imtihanah Amri2, Sumarni3, Rahma4 1Mahasiswa Kedokteran, Fakultas Kedokteran, Universitas Tadulako 2Bagian Anestesiologi dan Intensive Care, Fakultas Kedokteran, Universitas Tadulako 3Bagian Gizi, Fakultas Kedokteran, Universitas Tadulako 4Bagian Anak, Fakultas Kedokteran, Universitas Tadulako E-mail: [email protected] ABSTRAK Latar Belakang: Anak-anak di Indonesia menghadapi masalah gizi, baik kekurangan maupun kelebihan gizi. Status gizi berperan penting dalam mendukung perkembangan fisik dan kognitif siswa, yang berpengaruh pada prestasi belajar. Masalah gizi, baik kurang maupun lebih, masih menjadi tantangan di Indonesia, termasuk di Kota Palu. Anak dengan status gizi kurang cenderung mengalami kesulitan belajar, sementara gizi berlebih juga berdampak negatif. Tujuan: Mengetahui hubungan status gizi dengan prestasi belajar siswa di SD Kota Palu tahun 2024 Metode: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara status gizi dengan prestasi belajar siswa sekolah dasar (SD) di Kota Palu pada tahun 2024. Penelitian ini menggunakan metode observasional analitik dengan desain cross-sectional. Data primer diperoleh melalui pengukuran indeks massa tubuh menurut umur (IMT/U), sementara data sekunder diambil dari nilai rata-rata sumatif siswa kelas 4-5 di SD Inpres Duyu dan SDN 15 Palu. Sebanyak 158 siswa yang memenuhi kriteria inklusi menjadi responden dalam penelitian ini Hasil: Hasil analisis data yang telah menggunakan chi-square didapatkan hasil p-value 0.000

    HUBUNGAN RIWAYAT IMUNISASI CAMPAK DENGAN KOMPLIKASI CAMPAK PADA BALITA USIA 24 - 59 BULAN DI RSUD ANUTAPURA PALU TAHUN 2023

    No full text
    HUBUNGAN RIWAYAT IMUNISASI CAMPAK DENGAN KOMPLIKASI CAMPAK PADA BALITA USIA 24-59 BULAN DI RSUD ANUTAPURA PALU TAHUN 2023 Stefany Ruruk1, Rahma2, Miranti3, Sumarni4 1Mahasiswa Kedokteran, Fakultas Kedokteran, Universitas Tadulako 2Departemen Ilmu Kesehatan Anak, Fakultas Kedokteran, Universitas Tadulako 3Departemen Ilmu Kesehatan Masyarakat Kedokteran Komunitas, Fakultas Kedokteran, Universitas Tadulako 4Departemen Ilmu Gizi, Fakultas Kedokteran Universitas Tadulako e-mail: [email protected] ABSTRAK Latar Belakang: Campak adalah penyakit endemik di Indonesia dan kasusnya terjadi setiap tahun. Campak adalah salah satu penyakit menular akibat virus dengan gejala kulit kemerahan dan dapat menjangkit dari droplet penderita melalui udara. Virus campak berpotensi menimbulkan dampak fatal pada usia dini, Imunisasi campak adalah tindakan pencegahan yang paling efektif untuk menekan kejadian penyakit campak. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan riwayat imunisasi campak dengan komplikasi campak pada balita usia 24-59 bulan di RSUD Anutapura Palu Tahun 2023. Metode: Penelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif analitik observational dengan rancangan cross sectional menggunakan data sekunder. Pengambilan data secara satu waktu (cross sectional) dengan teknik Non Probability, Purposive Sampling. Berdasarkan hasil perhitungan sampel, digunakan sampel sejumlah 98 balita. Hasil: Analisis data didapatkan hasil uji Kolmogorov-Smirnov menunjukkan nilai p < 0.05 yang artinya kesimpulan distribusi data tidak normal, kemudian dilanjutkan uji Chi Square menunjukkan nilai p-value < 0.05 yang dapat disimpulkan bahwa terdapat korelasi yang signifikan antara riwayat imunisasi campak dengan komplikasi campak pada balita usia 24-59 bulan. Kesimpulan: Terdapat hubungan antara riwayat imunisasi campak dengan komplikasi campak pada balita usia 24 – 59 bulan di RSUD Anutapura Palu Tahun 2023 dengan nilai p=0.000 (

    UJI EFEKTIVITAS EKSTRAK BIJI JINTAN HITAM (Nigella sativa) TERHADAP RASIO NEUTROFIL LIMFOSIT TIKUS MODEL TERINFEKSI Schistosoma japonicum

    No full text
    Uji Efektivitas Ekstrak Biji Jintan Hitam (Nigella sativa) Terhadap Rasio Neutrofil Limfosit Tikus Model Terinfeksi Schistosoma japonicum Made Sukma Indica Ayesha Maheswari1, David Pakaya2 1Mahasiswa Kedokteran, Fakultas Kedokteran Universitas Tadulako 2Departemen Histologi, Fakultas Kedokteran Universitas Tadulako ABSTRAK Latar Belakang: Infeksi Schistosoma japonicum dapat menyebabkan terjadinya inflamasi akut dan kronis. Inflamasi kronis ditandai dengan perubahan rasio neutrofil limfosit (RNL). Biji Nigella sativa merupakan anti inflamasi yang berpotensi menurunkan RNL. Tujuan: Mengetahui efektivitas ekstrak biji jintan hitam terhadap RNL tikus terinfeksi S. japonicum. Metode: Penelitian eksperimental dengan rancangan posttest only controlled group design. Penelitian ini menggunakan tikus putih galur Wistar jantan, berusia 8 minggu, berat badan (BB) 200-250 gram, berjumlah 18 ekor. Tikus diinjeksikan serkaria S. japonicum. Tikus dibagi menjadi 6 kelompok perlakuan; K1: kontrol normal; K2: kontrol negatif (tikus model terinfeksi S. japonicum); K3: kontrol positif (tikus model + terapi praziquantel); K4: tikus model + ekstrak biji jintan hitam dosis 80mg/kgBB; K5: tikus model + ekstrak biji jintan hitam dosis 160mg/kgBB; K6: tikus model + ekstrak biji jintan hitam dosis 320mg/kgBB. Penghitungan RNL didapatkan dari pemeriksaan darah intrakardiak yang dianalisis menggunakan hematology analyzer. Data dianalisis dengan GraphPhad Prism 10.3.0 menggunakan uji parametrik oneway anova. Hasil: Rasio neutrofil limfosit tikus yang diberikan ekstrak biji jintan hitam tidak menunjukan perbedaan secara bermakna (p=0,0761). Kesimpulan: Ekstrak biji jintan hitam mampu menurunkan RNL secara klinik namun tidak secara statistik. Kata kunci: Schistosoma, N. sativa, RNL, bahan ala

    UJI EFEKTIVITAS MASKER MADU (GENUS APIS) DALAM SEDIAAN SHEET MASK TERHADAP KELEMBAPAN KULIT WAJAH

    No full text
    UJI EFEKTIVITAS MASKER MADU (GENUS APIS) DALAM SEDIAAN SHEET MASK TERHADAP KELEMBAPAN KULIT WAJAH Riche Dongke1, Asrawati Sofyan2, Nur Syamsi3, Junjun Fitriani4 1Mahasiswa Kedokteran, Fakultas Kedokteran, Universitas Tadulako 2Departemen Ilmu Kesehatan Kulit dan Kelamin, Fakultas Kedokteran, Universitas Tadulako 3Departemen Farmakologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Tadulako ABSTRAK Latar Belakang : Kandungan UV pada sinar matahari dapat membuat kulit menjadi terhidrasi. Kulit kering atau xerosis cutis adalah kondisi dimana kulit yang tidak memiliki kebutuhan cairan yang cukup pada bagian lapisan luar kulit. Perawatan yang dapat dilakukan di rumah untuk meningkatkan kelembapan kulit dan melindungi kulit dari kerusakan oksidatif yaitu dengan menggunakan sheet mask dengan bahan alami seperti madu (Genus Apis), dimana madu mengandung polifenol, flavonoid, gliserin, dan asam amino yang berfungsi untuk menarik air dari lingkungan dan mengumpulkannya pada lapisan terluar. Tujuan : Mengetahui efektivitas masker madu (Genus Apis) dalam sediaan sheet mask terhadap kelembapan kulit wajah Metode : Penelitian ini menggunakan metode quasi eksperimental (pre-post test design) dengan double blind. Sampel terdiri dari 33 orang yang dibagi menjadi 3 kelompok yaitu kelompok kontrol negatif, kelompok kontrol positif, dan kelompok uji. Pengukuran kelembapan kulit menggunakan skin analyzer. Analisis data menggunakan uji friedman dan uji Wilcoxon untuk melihat perubahan terhadap kelembapan kulit wajah. Hasil : Analisis statistik menggunakan uji friedman pada kelompok uji didapatkan nilai p 0,002 berarti nilai

    PERBANDINGAN PROFIL GLUKOSA DARAH PADA PASIEN GERIATRI DAN NON-GERIATRI YANG MENDERITA DIABETES MELITUS DI RSUD ANUTAPURA PALU TAHUN 2023 - 2024

    No full text
    PERBANDINGAN PROFIL GLUKOSA DARAH PADA PASIEN GERIATRI DAN NON-GERIATRI YANG MENDERITA DIABETES MELITUS DI RSUD ANUTAPURA PALU TAHUN 2023-2024 Tasyah1, Haerani Harun2, Imtihanah Amri3, Budi Dharmono Tulaka2,4 1Mahasiswa Pendidikan Dokter, Fakultas Kedokteran, Universitas Tadulako 2Bagian Patologi Klinik, Fakultas Kedokteran, Universitas Tadulako 3Bagian Anestesi, Fakultas Kedokteran, Universitas Tadulako 4Bagian Penyakit Dalam RSUD Undata Palu Email : [email protected] ABSTRAK Latar Belakang: Diabetes melitus adalah salah satu masalah kesehatan diseluruh dunia terutama di Negara-negara berkembang dengan angka kejadian, serta mortalitas yang tinggi. Usia menjadi salah satu faktor risiko bagi seseorang yang mengalami DM karena dengan bertambahnya usia, tubuh mengalami penurunan fungsi yang berpotensi degeneratif, Pemantauan parameter glukosa darah dapat berupa GDP, GD2PP, dan HbA1c pada pasien DM. Tujuan: Untuk mengetahui perbandingan profil glukosa darah pada pasien geriatri dan non-geriatri yang menderita diabetes melitus Metode: menggunakan observasional analitik dengan desain penelitian Cross sectional, tehnik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling di RSUD Anutapura pada rentang 2023-2024. Hasil: menunjukkan adanya perbedaan bermakna kadar GDP antara pasien geriatri dan non-geriatri yang menderita DM (p = 0,009), dengan nilai rerata GDP pasien geriatri adalah 201,56 mg/dL dan non-geriatri adalah 167,06 mg/dL. Hasil juga menunjukkan adanya perbedaan bermakna kadar GD2PP antara pasien geriatri dan non-geriatri yang menderita DM (p = 0,018), dengan nilai rerata GD2PP pasien geriatri adalah 296,06 mg/dL dan non-geriatri adalah 258,16 mg/dL, serta adanya perbedaan bermakna kadar HbA1c antara pasien geriatri dan non-geriatri yang menderita DM (p = 0,031), dengan nilai rerata HbA1c pasien geriatri adalah 9,9424% dan non-geriatri adalah 8,9286% Kesimpulan: Terdapat perbedaan bermakna pada GDP, GD2PP, dan HbA1c terhadap pasien geriatri dan non-geriatri yang menderita DM, dengan kadar glukosa darah yang lebih tinggi pada pasien geriatri. Kata Kunci: GDP, GD2PP, HbA1c, Geriatri, Non-geriatri, Diabetes melitu

    PERBANDINGAN PROFIL TROMBOSIT PADA PASIEN COVID-19 MASA PANDEMI DAN POST PANDEMI

    No full text
    PERBANDINGAN PROFIL TROMBOSIT PADA PASIEN COVID-19 MASA PANDEMI DAN POST PANDEMI Nurul Annamirah Utami Rahman*, Haerani Harun**, Rahma***, Andi Nur Asrinawaty**** *Mahasiswa Pendidikan Dokter, Fakultas Kedokteran, Universitas Tadulako **Bagian Patologi Klinik, Fakultas Kedokteran, Universitas Tadulako ***Bagian Ilmu Kesehatan Anak, Fakultas Kedokteran, Universitas Tadulako ****Bagian Mikrobiologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Tadulako ABSTRAK Pendahuluan : Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) adalah penyakit pernafasan disebabkan oleh severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV-2) dengan gejala klinis utamanya batuk, demam, nyeri otot, dan sesak nafas. Mengetahui profil trombosit berupa PLT, MPV, dan PDW pada pasien COVID-19 saat pandemi dan post pandemi adalah sebuah upaya untuk memahami efek jangka panjang dari COVID-19 pada profil trombosit dan sebagai indikator prognosis untuk manajemen dan perawatan pasien COVID-19. Tujuan : Untuk mengetahui perbandingan profil trombosit pada pasien COVID-19 masa pandemi dan post pandemi. Metode : Penelitian ini adalah penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel penelitian sebanyak 31 pasien COVID-19 pada masa pandemi dan 31 sampel pasien COVID-19 post pandemi. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah metode campuran (mixed methods) yaitu Sampling Rasio dan Total Sampling. Instrumen menggunakan data sekunder berupa rekam medis dari Rumah Sakit Umum Daerah Anutapura Palu. Hasil : Hasil penelitian pada profil trombosit pasien COVID-19 pandemi paling banyak pada rentang normal dilihat dari PLT sebanyak 80.6%, MPV sebanyak 87.1%, dan PDW sebanyak 71%. Sedangkan, profil trombosit pasien COVID-19 post pandemi paling banyak pada rentang normal dilihat dari PLT sebanyak 93.5%, MPV sebanyak 77.4%, dan PDW 80.6%, dengan hasil uji Mann-Whitney p-value PLT = 0,678, MPV = 0,521, PDW = 0,275. Kesimpulan : Tidak terdapat perbedaan yang signifikan profil trombosit pada pasien COVID-19 masa pandemi dan pasien COVID-19 post pandemi. Kata kunci : Profil Trombosit, COVID-19, pandemi, post pandem

    0

    full texts

    4,897

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    SLiMS Senayan Library Management System Repository is based in Indonesia
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇