Tadulako University

SLiMS Senayan Library Management System Repository
Not a member yet
    4897 research outputs found

    IMPLEMENTASI PROGRAM PELAYANAN KESEHATAN PEDULI REMAJA DI PUSKESMAS NOSARARA KOTA PALU

    No full text
    ABSTRAK PUTRI ANGGRAENI. Implementasi Program Pelayanan Kesehatan Peduli Remaja di Puskesmas Nosarara Kota Palu (di bawah bimbingan Muh. Ryman Napirah) Peminatan Administrasi dan Kebijakan Program Studi Kesehatan Masyarakat Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Tadulako Program Pelayanan Kesehatan Peduli Remaja bertujuan menjamin remaja sebagai generasi penerus bangsa tumbuh dan berkembang secara positif terbebas dari permasalahan yang mengancam. Berdasarkaan studi pendahuluan yang dilakukan, Cakupan pelayanan program PKPR terendah dicapai oleh Puskesmas Nosarara sebesar 1,22% dari sasaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dimensi komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi terkait Implementasi Program pelayanan Kesehatan Peduli Remaja (PKPR). Jenis Penelitian ini adalah kualitatif dengan informan penelitian sebanyak 7 orang yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan data melalui triagulasi teknik yakni wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi dengan menggunakan pedoman wawancara. Hasil penelitian menunjukan bahwa terkendala komunikasi, belum mempunyai juknis tetap dan lembar balik, serta penyampaian informasi yang belum merata. Dari aspek sumber daya anggaran belum mencukupi, serta kuantitas yang masih kurang dan belum tersedianya ruangan khusus poli remaja. Untuk aspek disposisi, keterbatasan tenaga kesehatan serta analisis beban kerja yang berlebihan yang membuat sikap petugas program PKPR tidak hanya fokus terhadap 1 program sehingga membuat pelaksanaan program tidak berjalan maksimal. Dan dari struktur birokrasi belum optimal karena belum ada pemantauan rutin yang dilakukan lintas sektor terkait program PKPR. Diharapkan agar Puskesmas Nosarara bisa melakukan komunikasi yang lebih terarah, penambahan kegiatan pelatihan, dan perancangan anggaran kembali terkait program pelayanan kesehatan peduli remaja (PKPR). Kata Kunci: Implementasi Program, Pelayanan Kesehatan Peduli Remaj

    HUBUNGAN FAKTOR IBU DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SINIU KABUPATEN PARIGI MOUTONG

    No full text
    ABSTRAK NUR AZIZAH. Hubungan Faktor Ibu dengan Kejadian Stunting pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Siniu Kabupaten Parigi Moutong (dibimbing oleh Nurulfuadi, S.KM., M.Si). Stunting merupakan sebuah masalah kurang gizi kronis yang disebabkan oleh kurangnya asupan gizi dalam waktu yang cukup lama. Stunting memiliki dampak jangka pendek seperti meningkatnya risiko kematian dan kesakitan, menurunkan perkembangan kognitif, motorik, dan bahasa, serta meningkatkan pengeluaran biaya kesehatan dan peluang untuk merawat anak yang sakit. Sedangkan dampak jangka panjang yaitu meningkatnya obesitas yang berhubungan dengan kesakitan, tinggi badan yang tidak sesuai pada saat dewasa, menurunnya kesehatan reproduksi, menurunnya prestasi di sekolah, menurunnya kemampuan belajar, potensi tidak dapat tercapai, serta menurunnya kapasitas kerja dan produktivitas kerja. Angka kejadian Stunting di dunia tahun 2020 mencapai 22%. Bank Pembangunan Asia melaporkan prevalensi anak balita Stunting di Indonesia merupakan yang tertinggi kedua di Asia Tenggara yaitu sebesar 31,8% pada tahun 2020. Prevalensi Stunting di Sulawesi Tengah tahun 2021 sebanyak 29,7%. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan faktor ibu dengan kejadian Stunting pada balita di wilayah kerja puskesmas Siniu, Kabupaten Parigi Moutong. Jenis penelitian yang di gunakan yaitu kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian ini adalah balita usia 6-59 bulan yang ada di wilayah kerja Puskesmas Siniu sebanyak 272. Hasil uji Chi-Square menunjukkan bahwa pendidikan ibu, pengetahuan ibu tentang gizi, pengetahuan ibu tentang PHBS, tinggi badan ibu, hipertensi dalam kehamilan, dan jarak kelahiran berhubungan dengan kejadian Stunting dengan nilai p < 0,05. Ada hubungan tingkat pendidikan ibu dengan kejadan Stunting dikarenakan banyak responden yang memiliki tingkat pendidikan yang rendah disebabkan faktor ekonomi rendah mengingat uang sekolah atau uang kuliah tidak murah sehingga ibu-ibu yang ingin melanjutkan sekolah ke SMA atau perguruan tinggi tidak bisa tercapai dikarenakan keterbatasan ekonomi keluarga. Diharapkan ibu lebih memperhatikan lagi tingkat pendidikannya agar dapat memiliki pengetahuan tentang gizi yang baik karena tingkat pendidikan ibu memiliki hubungan dengan pengetahuan apabila ibu memiliki tingkat pendidikan yang tinggi maka kemungkinan besar juga memiliki pengetahuan yang baik. Kata Kunci: Hipertensi Kehamilan, Jarak Kelahiran, Pengetahuan, Stunting, Tingkat Pendidikan

    PENGARUH USIA DAN HIPERTENSI TERHADAP KEJADIAN BENIGN PROSTATIC HYPERPLASIA

    No full text
    PENGARUH USIA DAN HIPERTENSI TERHADAP KEJADIAN BENIGN PROSTATIC HYPERPLASIA Andi Nur Tiara AE1, Puspita Sari2, Rahma Badaruddin3, I Kadek Rupawan2, Arlin Rinni Tutu4, Aristo5 1. Program Studi Pendidikan Dokter, Fakultas Kedokteran, Universitas Tadulako 2. Departemen Patologi Anatomi, Fakultas Kedokteran, Universitas Tadulako 3. Departemen Fisiologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Tadulako 4. Departemen Patologi Anatomi, RSUD Undata 5. Departemen Ilmu Bedah Fakultas Kedokteran, Universitas Tadulako dan RSUD Undata ABSTRAK Latar Belakang: Benign prostatic hyperplasia (BPH) merupakan neoplasma jinak yang terjadi di kelenjar prostat karena pertumbuhan sel yang berlebihan. Meskipun bukan merupakan kondisi yang mengancam jiwa, BPH menyebabkan morbiditas serius berupa gejala saluran kemih bagian bawah (LUTS) pada sekitar 50% pria berusia di atas 50 tahun. Ketika kelenjar prostat tumbuh, kelenjar ini akan menekan uretra dan menghalangi sebagian aliran urin dari kandung kemih sehingga menyebabkan tetesan atau pancaran urin yang lemah, keinginan untuk buang air kecil, dan buang air kecil yang tidak tuntas atau retensi urin. BPH di Indonesia secara umum ditemukan pada 50% pria berusia 50-65 tahun. Penyakit ini dapat dipicu oleh usia, genetik, sindrom metabolik, merokok, hipertensi, dan obesitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh usia dan hipertensi terhadap kejadian BPH di RSUD Undata Palu. Metode: Penelitian ini menggunakan studi analitik observasional dengan desain case-control. Sampel diambil berdasarkan teknik conseccutive sampling dengan total 166 sampel dari tahun 2019-2022 di RSUD Undata Palu.. Hasil penelitian: Berdasarkan uji chi-square menunjukkan usia ≥ 50 tahun meningkatkan risiko BPH dengan odds ratio (OR) sebesar 40.404, hubungan usia dengan BPH didapatkan nilai p-value sebesar 0.000. Hipertensi meningkatkan risiko BPH dengan odds ratio (OR) sebesar 3.790, hubungan hipertensi dengan BPH didapatkan nilai p-value sebesar 0.000. Kesimpulan: Terdapat hubungan signifikan antara BPH, usia, dan hipertensi Kata Kunci: BPH, Usia, Hipertens

    FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMANFAATAN PELAYANAN KESEHATAN MENTAL DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BULILI KOTA PALU

    No full text
    ABSTRAK ANDI NUR ISLAMIYAH N. TOMEYS. Faktor yang Berhubungan dengan Pemanfaatan Pelayanan Kesehatan Mental di Wilayah Kerja Puskesmas Bulili Kota Palu (di bawah bimbingan Muhammad Rizki Ashari) Peminatan Administrasi dan Kebijakan Kesehatan Progam Studi Kesehatan Masyarakat Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Tadulako Kesehatan mental merupakan kondisi kesejahteraan (wellbeing) seorang individu yang menyadari kemampuannya sendiri, dapat mengatasi tekanan kehidupan yang normal, dapat bekerja secara produktif dan mampu memberikan kontribusi kepada komunitasnya. Pemanfaatan pelayanan kesehatan mental di Puskesmas Bulili Kota Palu mengalami penurunan kunjungan pasien kesehatan mental, yakni pada tahun 2021 jumlah kunjungan pasien kesehatan mental sebanyak 72 pasien, kemudian 2022 sebanyak 14 pasien. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan pemanfaatan pelayanan kesehatan mental di wilayah kerja Puskesmas Bulili Kota Palu. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan Cross sectional, dalam pengambilan sampel menggunakan Teknik Total Sampling sebanyak 32 responden. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara kepercayaan kesehatan (p=0,031), ketersediaan tenaga kesehatan (p=0,024), aksesbilitas (p=0,042), dan persepsi sakit (p=0,06) dengan pemanfaatan pelayanan kesehatan serta tidak ada hubungan pendidikan (p=0,083) pekerjaan (p=0,668) dengan pemanfaatan pelayanan kesehatan. Adapun saran dalam penelitian ini adalah Puskesmas hendaknya mempromosikan fasilitas kesehatan yang ada di Puskesmas serta program–program yang ada di puskesmas agar masyarakat mengetahui dan mau memanfaatkan pelayanan kesehatan. Mendekati dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan yang ada di puskesmas sehingga menimbulkan saran positif masyarakat terhadap Puskesmas. Kata Kunci: Pemanfaatan Pelayanan Kesehatan Mental, Puskesmas Bulil

    GAMBARAN PENGETAHUAN IBU TENTANG PENANGANAN DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD) PADA BALITADI WILAYAH PUSKESMAS KAWATUNA

    No full text
    Gambaran Pengetahuan Ibu Tentang Penanganan Demam Berdarah Dengue (DBD) Pada Balita Di Wilayah Puskesmas Kawatuna Riskika Ainun Nisa (2023) Program Studi D-III Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Tadulako Ns. Hasnidar, M.Kep ABSTRAK Indonesia merupakan salah satu negara dengan kasus tertinggi di Asia Tenggara, Penyakit demam berdarah Dengue (DBD) masih menjadi salah satu masalah kesehatan utama masyarakat Indonesia. Berdasarkan data awal di wilayah puskesmas kawatuna pada tahun 2020 kasus balita yang mengalami demam berdarah sebanyak 20 kasus dan meningkat pada tahun 2021 balita mengalami kasus demam berdarah sebanyak 21 kasus. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Gambaran pengetahuan ibu tentang penanganan demam berdarah dengue (DBD) pada balita di wilayah puskesmas kawatuna. Jenis penelitian deskriptif dengan desain survei. Sampel dalam penelitian ini yaitu ibu yang mempunyai balita sebanyak 30 orang. Instrument yang digunakan yaitu lembar kuisioner. Hasil pengetahuan baik sebanyak 9 responden (30%), cukup baik sebanyak 21 responden (70%). Kesimpulan gambaran pengetahuan ibu tentang penanganan demam berdarah pada balita di wilayah puskesmas kawatuna yaitu pengetahuan terbanyak adalah cukup baik sebesar 21 responden (70%). Bagi pelayanan kesehatan diharapkan dapat melakukan pendekatan kepada masyarakat dalam pencegahan demam berdarah dengue sehingga potensi pemberdayaan masyarakat dapat tergali lebih baik. Kata kunci : pengetauan ibu, penanganan demam berdarah, pada balit

    PENGARUH PENGETAHUAN SIKAP DAN MOTIVASI PASIEN HIPERTENSI TERHADAP KEPATUHAN KONTROL TEKANAN DARAH DI PUSKESMAS KAMONJI KOTA PALU

    No full text
    ABSTRAK RISKA AULIA AKSA. Pengaruh Pengetahuan Sikap dan Motivasi Pasien Hipertensi terhadap Kepatuhan Kontrol Tekanan Darah di Puskesmas Kamonji Kota Palu (di bawah bimbingan Nur Hikmah Buchair). Peminatan Epidemiologi Program Studi Kesehatan Masyarakat Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Tadulako 24 Mei 2023 Hipertensi merupakan kondisi dimana tekanan darah sistolik ≥ 140 mmHg dan diastolik ≥ 90 mmHg. Hipertensi dapat menyebabkan komplikasi apabila tekanan darah tidak terkontrol. Kepatuhan kontrol pada penderita hipertensi adalah bagian dari kepribadian seseorang dimana pengetahuan, sikap dan motivasi mempengaruhi kepribadian tersebut. Kontribusi terbesar ketidakpatuhan pengukuran tekanan darah pada penduduk usia 18 tahun ke atas sebesar 41% dengan jenis kelamin laki-laki sebesar 50,5%, penduduk yang tidak sekolah dan penduduk yang tinggal di wilayah pedesaan memiliki proporsi yang tinggi pada ketidakpatuhan pengukuran darah secara rutin, yaitu sebesar 44,6% dan 44%. Tujuan penelitian yaitu untuk mengatahui pengaruh pengetahuan, sikap, dan motivasi pasien hipertensi terhadap kepatuhan kontrol tekanan darah di Puskesmas Kamonji Kota Palu. Desain penelitian yang digunakan yaitu deskriptif analitik cross sectional. Jumlah sampel sebesar 85 responden dengan teknik pengambilan sampel Non Random Sampling/ Purposive Sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner, dianalisis menggunakan analisis univariat dan bivariat (uji t) dengan tingkat kepercayaan 90% (α=0,1). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat Pengaruh signifikan pengetahuan (p = 0,000), sikap (p = 0,001), motivasi (p = 0,006) terhadap kepatuhan kontrol tekanan darah. Disarankan bagi masyarakat diharapkan untuk menjaga gaya hidup agar tidak terkena penyakit kronis yang berbahaya seperti hipertensi dan lebih terbuka untuk memeriksakan kondisi fisik kepada petugas kesehatan. Kata Kunci: Hipertensi, Kepatuhan Kontrol, Pengetahuan, Sikap dan Motivas

    Hubungan Frekuensi Komunikasi Dengan Keluarga Dan Tingkat Stres Pada Mahasiswa Angkatan 2021 Fakultas Kedokteran Universitas Tadulako Yang Tinggal Sendiri.

    No full text
    HUBUNGAN FREKUENSI KOMUNIKASI DENGAN KELUARGA DAN TINGKAT STRES PADA MAHASISWA ANGKATAN 2021 FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS TADULAKO YANG TINGGAL SENDIRI 〖Fitra Nur Tantri〗^1, 〖Muhammad Ardi Munir〗^2, 〖Jane Mariem Monepa〗^3, 〖Amirah Basry〗^2 〖^1〗 Mahasiswa Pendidikan Dokter, Fakultas Kedokteran, Universitas Tadulako 〖^2〗 Departemen Anatomi, Fakultas Kedokteran, Universitas Tadulako 〖^3〗 Dosen Psikologi, Fakultas Kedokteran Universitas Tadulako ABSTRAK Latar Belakang : Stres didefinisikan sebagai suatu keadaan ketegangan fisiologis atau psikologis, baik internal maupun eksternal yang berbahaya, baik merupakan stimulus fisik, mental atau emosional yang mengganggu fungsi organisme dan sebenarnya dimaksudkan untuk dihindari oleh organisme. Stres pada mahasiswa dapat memiliki dampak positif maupun memiliki dampak yang bisa merugikan mahasiswa itu sendiri. frekuensi itu sendiri adalah indikator yang paling berpengaruh terhadap interaksi sosial.Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mengetahui ada tidaknya hubungan frekuensi komunikasi dengan keluarga dan tingkat stres pada mahasiswa Angkatan 2021 Fakultas Kedokteran Universitas Tadulako, hasil penelitian ini dapat memberikan informasi tambahan terkait mahasiwa Angkatan 2021 tentang frekuensi komunikasi dan tingkat stres mereka dengan keluarga dan bagaimana hubungan antara keduanya. Metode : Penelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif korelasi dengan pendekatan cross-sectional melibatkan 62. Kemudian akan dilakukan analisis uji Kendall’s-Tau. Hasil : Terdapat 33 mahasiswa Angkatan 2021 yang memiliki frekuensi komunikasi dengan keluarga tinggi, 23 mahasiwa memiliki frekuensi komunikasi menengah dan 6 mahasiswa memiliki frekuensi komunikasi rendah. Tingkat stres mahasiswa Angkatan 2021 yang tinggal sendiri didapatkan stres rendah berjumlah 4 orang, tingkat stres menengah 53 orang dan 5 mahasiswa yang memiliki tingkat stres tinggi Uji korelasi Frekuensi Komunikasi dengan Keluarga dan Tingkat stres menunjukkan nilai signifikasi sebesar 0,366. Kesimpulan : Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara frekuensi komunikasi dengan keluarga dan tingkat stres pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Tadulako Angkatan 2021 yang tinggal sendiri. Kata Kunci : Frekuensi Komunikasi dengan Keluarga, Tingkat Stres, Mahasisw

    BOLU KUKUS BERBASIS TEPUNG BAYAM HIJAU (Amaranthus Tricolor L.) DAN SARI JERUK MANIS (Citrus Sinensis L.) SEBAGAI MAKANAN SELINGAN ALTERNATIF BAGI REMAJA PUTRI YANG ANEMIA

    No full text
    ABSTRAK Indah Khairunnisa. Bolu Kukus Berbasis Tepung Bayam Hijau (Amaranthus Tricolor L.) Dan Sari Jeruk Manis (Citrus Sinensis L.) Sebagai Makanan Selingan Alternatif Bagi Remaja Putri Yang Anemia. (dibimbing oleh Ariani, S.KM., M.Gz). Anemia adalah keadaan dimana terjadi penurunan jumlah masa eritrosit yang ditunjukkan oleh penurunan kadar hemoglobin, hematokrit dan masa eritrosit. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kandungan karbohidrat, lemak, protein, serat, zat besi, daya terima dan serving size bolu kukus berbasis tepung bayam hijau dan sari jeruk manis sebagai makanan selingan anemia pada remaja putri. Jenis penelitian ini menggunakan deksriptif observatif berbasis Uji laboratorium. Analisis kadar zat gizi dan metode penelitian yang digunakan adalah uji kadar zat gizi karbohidrat menggunakan metode arthone, uji kadar lemak dengan metode soxhletasi, uji kadar protein dengan metode UV-Vis, uji kadar serat dengan metode gravimetri dan uji kadar zat besi dengan metode Spektrofotometri. Pengolahan data dilakukan menggunakan uji One Way Anova dan uji Kruskall-Walls. Hasil penelitian menunjukan bahwa kadar karbohidrat yang paling mendekati rujukan adalah F4 (63,123 ± 0,711) ; kadar lemak yang paling mendekati rujukan adalah F1 (6,307 ± 0,055) ; kadar protein yang paling mendekati rujukan adalah F4 (8,809 ± 0,084) ; kadar serat yang paling mendekati rujukan adalah F4 (2,213 ± 0,055) ; dan kadar zat besi yang paling mendekati rujukan adalah F4 (5,427 ± 0,103). Berdasarkan uji hedonik, formula yang paling diterima adalah F1 dengan komposisi tepung terigu 85%, tepung bayam 5%, dan sari jeruk manis 10%. Adapun hasil analisis serving size bolu kukus berbasis tepung bayam hijau dan sari jeruk manis dalam 1 kali sajian memiliki berat 100 g, dengan karbohidrat total mencakup 23% AKG, lemak total mencakup 9% AKG, protein mencakup 12% AKG, serat mencakup 4% AKG, dan zat besi mencakup 16% AKG. Kata Kunci : Anemia, Daya Terima, Karbohidrat, Lemak, Protein, Serat, Sari Jeruk Manis, Tepung Bayam Hijau, Zat Besi

    FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEPUASAN PASIEN DIPUSKESMAS MABELOPURA KOTA PALU

    No full text
    ABSTRAK Chrisyan Imanuel M. Faktor-faktor Yang Berhubungan Dengan Kepuasan Pasien Di Puskesmas Mabelopura Kota Palu (di bawah bimbingan Muh. Rizki Ashari) Administrasi dan Kebijakan Kesehatan Program Studi Kesehatan Masyarakat Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Tadulako 10 November 2022 Salah satu indikator untuk menilai bagaimana pemanfaatan Puskesmas sebagai pusat pelayanan kesehatan adalah dengan melihat banyak atau tidaknya jumlah kunjungan masyarakat ke Puskesmas tersebut. Kepuasan pasien di Puskesmas Mabelopura Kota Palu mengalami penurunan dalam tiga tahun terakhir dari tahun 2018 hingga tahun 2020, pada tahun 2019 menunjukkan bahwa nilai IKM 77,25, kemudian menurun pada tahun 2020 menjadi 76,56. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tangibel, emphaty, reliability, responsiveness, dan assurance dengan kepuasan pasien di Puskesmas Mabelopura Kota Palu. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif tipe survey analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Pengambilan sampel menggunakan metode Accidental Sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner. Jumlah sampel 44 responden. Data yang diperoleh dianalisis secara statistik dengan menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara tangible (p=0,026), emphaty (p=0,037), reliability (p =0,026), responsiveness (p=0,049) dan tidak ada hubungan antara assurance (p=0,086) dengan kepuasan pasien di Puskesmas Mabelopura Palu. Disarankan bagi.petugas keseharan dan penyelenggara kesehatan yang ada di puskesmas Mabelopura Kota palu agar tetap menegedepankan aspek kualitas pelayanan kesehatan sehingga masyarakat pada umumnya yang berkunjung mendapat pelayanan yang baik, dan juga bagi peneliti selanjutnya agar dapat menggali lebih dalam tentang faktor lain yang belum dibahas. Kata Kunci : Kepuasan Pasien, Puskesma

    DAYA ANTIOKSIDAN, FLAVONOID, DAN ANTOSIANIN PADA SEDUHAN BUBUK DAN BUNGA TELANG (Clitoria ternatea L.) SEGAR SEBAGAI MINUMAN FUNGSIONAL ALTERNATIF

    No full text
    ABSTRAK ALFIKA DANIA RAMADAYANTI, Daya Antioksidan, Flavonoid dan Antosianin pada Seduhan Bubuk dan Bunga Telang (Clitoria ternatea L.) Segar Sebagai Minuman Fungsional Alternatif (dibimbing oleh St.Ika Fitrasyah). Bunga Telang (Clitoria ternatea L.) dapat diolah menjadi minuman fungsional yang memiliki banyak manfaat bagi pencegahan berbagai macam penyakit misalnya diabetes, obesitas, kanker payudara serta asma. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis daya antioksidan, kadar flavonoid, dan antosianin pada seduhan bubuk dan bunga telang sebagai minuman fungsional alternatif. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain penelitian deskriptif berbasis uji laboratorium. Formula yang dibuat adalah seduhan bubuk bunga telang dan seduhan bunga telang segar. Variabel yang dianalisis adalah daya antioksidan, kadar flavonoid, dan antosianin pada kedua formula yang telah dibuat. Pengolahan data dilakukan dengan pengkategorian data dari analisis daya antioksidan, kadar flavonoid, dan antosianin melalui pengukuran nilai absorbansi sampel yang telah diinkubasi menggunakan spektrofotometri UV-Vis. Kemudian dilakukan analisis secara deskriptif. Hasil yang diperoleh untuk seduhan bubuk pada daya antioksidan, flavonoid, dan antosianin telah memenuhi nilai anjuran. Sedangkan pada hasil seduhan bunga segar daya antioksidan, flavonoid, dan antosianin tidak memenuhi nilai anjuran. Pada analisis serving size formula yang terpilih adalah seduhan bubuk bunga telang. Kata kunci : Antioksidan, Antosianin, Bunga Telang, Bubuk, Clitoria ternatea, Flavonoid, Seduhan, Spektrofotometer UV-Vis

    0

    full texts

    4,897

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    SLiMS Senayan Library Management System Repository is based in Indonesia
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇