Tadulako University

SLiMS Senayan Library Management System Repository
Not a member yet
    4897 research outputs found

    PERILAKU MEROKOK SISWA PADA IMPLEMENTASI KAWASAN TANPA ROKOK (KTR) DI SMA NEGERI 1 PALU

    No full text
    ABSTRAK KIREY MANGIWA. Perilaku Merokok Siswa Pada Implementasi Kawasan Tanpa Rokok (KTR) di SMA Negeri 1 Palu (di bawah bimbingan Sadli Syam) Peminatan Promosi Kesehatan Program Studi Kesehatan Masyarakat Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Tadulako Perilaku merokok merupakan suatu perilaku aktivitas menghisap rokok yaitu berupa gulungan daun tembakau kering yang dilakukan seseorang yang dengan cara dibakar kemudian menghembuskannya kembali keluar. Perilaku merokok merupakan salah satu persoalan terkait dengan kesehatan masyarakat yang dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan bahkan kematian terutama orang yang melakukan aktivitas merokok sebagai perokok aktif dan orang yang tidak melakukan aktivitas merokok namun terkena dampak asap rokok yaitu sebagai perokok pasif. Perilaku merokok dikalangan remaja bukanlah hal baru lagi. Kurangnya motivasi bagi diri sendiri dan juga pengaruh lingkungan yang membuat seseorang untuk sulit berhenti merokok. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perilaku merokok siswa pada impelemtasi kawasan tanpa rokok (KTR) di SMA Negeri 1 Palu. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Informan dalam penelitian ini berjumlah 10 orang. Pengelolaan data dengan teknik matriks. Hasil penelitian menunjukan bahwa pengetahun siswa mengenai dampak rokok sudah cukup baik. Sikap siswa terhadap ajakan dari teman sebaya untuk merokok masih belum baik karena masih menerima ajakan dari teman sebaya. Sarana dan prasarana yang mendukung siswa untuk mendapatkan rokok dengan cara membeli menggunakan uang saku yang diberikan oleh orang tua dan juga pemberian dari teman. Dukungan dari teman sebaya yang lainnya untuk memberikan nasehat kepada remaja laki-laki yang merokok agar terhindar dari perilaku merokok. Kata Kunci: Perilaku, Merokok, Siswa, KT

    FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KELELAHAN KERJA PADA PEKERJA PT. PELINDO IV (PERSERO) CABANG TOLITOLI

    No full text
    ABSTRAK DARUL FIKRI. Faktor yang Berhubungan dengan Kelelahan Kerja pada Pekerja Pt. Pelindo IV (Persero) Cabang Tolitoli. (Dibawah Bimbingan Lusia Salmawati). Peminatan Kesehatan dan Keselamatan Kerja Program Studi Kesehatan Masyarakat Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Tadulako Kelelahan merupakan suatu mekanisme perlindungan tubuh agar terhindar dari kerusakan yang lebih parah sehingga dapat pulih setelah istirahat. Dari studi yang dilakukan di PT. PELINDO IV Tolitoli diperoleh kasus kelelahan kerja sebanyak 22 (73,3%) kasus dari 30 (100%) jumlah karyawan diantara mereka terdapat beberapa keluhan yang dirasakan seperti pusing, nyeri punggung, kaku pada area leher, nyeri bahu, dan nyeri lutut dan pada kaki. Kelelahan kerja sering terjadi karena disebabkan beberapa faktor, seperti umur, lamanya masa kerja, beban kerja, kualitas tidur yang buruk, iklim kerja dan kepadatan jam kerja. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Faktor yang Berhubungan dengan Kelelahan Kerja pada Pekerja Pt. Pelindo IV (Persero) Cabang Tolitoli. Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi berjumlah 30 pekerja PT. Pelindo, teknik pengambilan sampel menggunakan total sampel yaitu 30 pekerja PT. Pelindo. Analisis data menggunakan univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square dengan nilai

    HUBUNGAN KEBIASAAN SARAPAN, KEPATUHAN KONSUMSI TABLET TAMBAH DARAH, DAN SIKLUS MENSTRUASI DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA SISWI SMA NEGERI 1 PALU

    No full text
    ABSTRAK AGNES NATHASIA. Hubungan Kebiasaan Sarapan, Kepatuhan Konsumsi Tablet Tambah Darah, dan Siklus Menstruasi dengan Kejadian Anemia pada Siswi SMA Negeri 1 Palu (dibimbing oleh Nurulfuadi, S.KM., M.Si) Anemia secara umum didefinisikan sebagai berkurangnya volume eritrosit atau konsentrasi hemoglobin sehingga berada bawah normal. Beberapa faktor yang dapat menyebabkan anemia yaitu status gizi, konsumsi tablet tambah darah, pola makan, kualitas tidur, serta siklus menstruasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan kebiasaan sarapan, kepatuhan konsumsi tablet tambah darah, dan siklus menstruasi dengan kejadian anemia pada siswi SMA Negeri 1 Palu. Metode penelitian adalah kuantitatif dengan desain observasional analitik menggunakan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 159 orang. Variabel dalam penelitian ini antara lain kebiasaan sarapan, kepatuhan konsumsi tablet tambah darah, siklus menstruasi, dan anemia. Data kebiasaan sarapan diperoleh dari pengisian kuesioner Semi Quantitative-Food Frequency (SQ-FFQ), data kepatuhan konsumsi tablet tambah darah dan siklus menstruasi diperoleh dengan pengisian kuesioner tanya jawab, dan kadar hemoglobin diperiksa menggunakan alat digital Easy Touch GCHb. Hasil analisis data menggunakan uji Chi Square menunjukkan variabel yang tidak ada hubungan dengan kadar hemoglobin yaitu kebiasaan sarapan (p=0,237) dan kepatuhan konsumsi tablet tambah darah (p=0,120), sedangkan siklus menstruasi memiliki hubungan dengan kejadian anemia (p=0,000). Kebanyakan responden memiliki pola makan yang baik dan telah cukup mengonsumsi makanan untuk memenuhi kebutuhan zat gizinya termasuk zat gizi untuk membentuk hemoglobin dalam tubuh, serta sebagian besar responden memiliki siklus menstruasi yang normal. Diharapkan responden lebih membiasakan diri untuk melakukan sarapan pagi, konsumsi pangan sesuai aturan gizi seimbang, patuh terhadap konsumsi tablet tambah darah, dan melakukan aktivitas tidak berlebihan agar tetap mempertahankan kadar hemoglobin yang normal untuk mencegah terjadinya anemia. Kata Kunci : Anemia, Kadar Hemoglobin, Kebiasaan Sarapan, Kepatuhan Konsumsi Tablet Tambah Darah, Siklus Menstruasi

    ANALISIS KADAR VITAMIN C, FLAVONOID, BETA KAROTEN, ANTOSIANIN DAN DAYA ANTIOKSIDAN TEH HERBAL BUAH KERSEN (Muntinga calabura L)

    No full text
    ABSTRAK INTAN WULANDARI Analisis Kadar Vitamin C, Flavonoid, Beta Karoten, Antosianin, Dan Daya Antioksidan Teh Herbal Buah Kersen (Muntinga calabura L) (Pembimbing Linda Ayu Rizka Putri, S.KM., M.Sc) Kersen merupakan salah satu tumbuhan yang mengandung senyawa yang bermanfaat untuk kesehatan, seperti vitamin C, flavonoid, dan tanin yang berfungsi sebagai antimikroba, antioksidan, antibakteri dan antifungal. Penelitian ini bertujuan Untuk menganalisis kandungan vitamin C, senyawa flavonoid, beta karoten, antosianin, dan daya antioksidan pada minuman fungsional berbasis buah kersen. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian deskriptif. Analisis kadar flavonoid menggunakan metode kolorimetri. Analisis kadar vitamin C menggunakan titrasi. Analisis kadar beta karoten, antosianin dan daya antioksidan menggunakan metode spektrofotometri UV-Vis. Hasil yang diperoleh pada penelitian sampel teh buah kersen adalah Kadar vitamin C total pada sampel teh buah kersen yaitu 7,04 mg/100g, kadar flavonoid total pada sampel teh buah kersen yaitu 94,50 mgQE/100g, kadar beta karoten total pada sampel teh buah kersen yaitu 0,074 mg/100g. kadar antosianin total pada sampel teh buah kersen yaitu 0,28 mg/100g. Daya antioksidan pada sampel teh buah kersen tergolong dalam kategori sedang dengan konsentrasi 118,75200 ppm. Kata kunci: Daya antioksidan, Vitamin C, Fitokimia, Minuman fungsional, teh buah kerse

    FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU KEPATUHAN IBU HAMIL DALAM MENGONSUMSI TABLET FE DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TAWAELI

    No full text
    ABSTRAK DINA SUKMAWATI. Faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Ibu Hamil Dalam Mengosumsi Tablet Fe di Wilayah Kerja Puskesmas Tawaeli (di bawah bimbingan ibu Rasyika Nurul Fadjriah) Peminatan Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku Program Studi Kesehatan Masyarakat Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Tadulako Palu Kepatuhan mengosumsi tablet Fe adalah ketaatan ibu hamil melaksanakan anjuran petugas kesehatan untuk mengosumsi tablet Fe diukur dari ketepatan jumlah tablet yang dikonsumsi, ketepatan cara mengosumsi tablet Fe. Pada tahun 2021 di Indonesia angka cakupan ibu hamil yang mendapat tablet tambah darah (TTD) yaitu sebanyak 84,2%. Tahun 2021 di kota Palu cakupan ibu hamil yang mendapatkan tablet tambah darah (F1 dan F3) sebesar 100%. Studi pendahulan yang dilakukan di Puskesmas Tawaeli bahwa pada tahun 2021 ibu hamil yang mendapatkan Fe1 sebanyak 329 orang dan F3 sebanyak 324 orang. Tujuan pada penelitian ini yaitu untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan perilaku kepatuhan ibu hamil dalam mengosumsi tablet Fe di wilayah kerja Puskesmas Tawaeli. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional. Total sampel sebanyak 76 orang, teknik pengambilan sampel penelitian ini menggunakan teknik Stratified Random Sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan (p=0,002 < 0.05), sikap (p=0,021 < 0,05), pelayanan ANC (p=0,003 < 0,05), dukungan keluarga (p=0,019 < 0,05). Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan, sikap, pelayanan ANC dan dukungan keluarga dengan perilaku kepatuhan ibu hamil dalam mengosumsi tablet Fe. Disarankan kepada ibu hamil untuk meningkatkan pengetahuan, sikap, pelayanan ANC, dan dukungan keluarga dengan kepatuhan untuk mengomsumsi tablet Fe dikehamilannya untuk menjaga kesehatan dirinya dan kandungannya. Kata Kunci : Kepatuhan, Pengetahuan, Sikap, Pelayanan ANC, Dukungan keluarg

    FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KELELAHAN MATA PADA MAHASISWA ANGKATAN 2021 PROGRAM STUDI KESEHATAN MASYARAKAT UNIVERSITAS TADULAKO

    No full text
    ABSTRAK FIRMANSYAH ARIFIN. Faktor yang Berhubungan dengan Kelelahan Mata Pada Mahasiswa Angkatan 2021 Program Studi Kesehatan Masyarakat Universitas Tadulako (di bawah bimbingan Lusia Salmawati). Peminatan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Program Studi Kesehatan Masyarakat Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Tadulako Palu Kelelahan mata (Astenopia) dapat terjadi apabila mata terlalu lelah kerena digunakan terlalu lama. Biasanya seseorang yang m`engalami kelelahan mata akan menunjukkan gejala nyeri disekitar mata, pandangan kabur, pengelihatan ganda, mata perih, mata merah, mata berair dan pusing disertai mual. Faktor yang mempengaruhi kelelahan mata yaitu faktor lingkungan, pekerjaan dan karakteristik individu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan kelelahan mata pada Mahasiswa Angkatan 2021 Program Studi Kesehatan Masyarakat Universitas Tadulako. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 288 jiwa, dengan menggunakan rumus slovin didapatkan sampel sebanyak 75 orang, pengambilan sampel menggunakan teknik proportionate stratified random sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa untuk Intensitas Pencahayaan (p=0,948) menunjukkan tidak ada hubungan yang signifikan terhadap kelelahan mata. Sementara ada hubungan signifikan antara riwayat gangguan kesehatan mata (p=0,015), perilaku yang berisiko terhadap kelelahan mata (p=0,014) terhadap kelelahan mata pada responden. Meskipun demikian, dari 24 hasil pengukuran intensitas pencahayaan yang dilakukan didapatkan 12 yang sesuai dan 12 yang tidak sesuai NAB. Sehingga diharapkan kepada pihak fakultas agar memperhatikan fasilitas dan kondisi ruangan perkuliahan demi kenyamanan saat proses perkuliahan. Kata Kunci: Kelelahan Mata, Pencahayaan, Riwayat, Perilak

    EVALUASI PELAKSANAAN PROGRAM KELAS IBU HAMIL DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MAMBORO KOTA PALU

    No full text
    ABSTRAK An-Nisa Febriyanti Kirana. Evaluasi Pelaksanaan Program Kelas Ibu Hamil Di Wilayah Kerja Puskesmas Mamboro Kota Palu (di bawah Bimbingan Bertin Ayu Wandira) Peminatan Administrasi dan Kebijakan Kesehatan Program Studi Kesehatan Masyarakat Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Tadulako Meningkatkan kesehatan ibu adalah salah satu target Sustainable Development Goals (SDGs). Menurut WHO (2019). Pada tahun 2017, 295.000 wanita meninggal selama dan setelah kehamilan dan persalinan. Pada wilayah Negara Indonesia menduduki posisi ketiga AKI tertinggi tahun 2017. Adapun program pemerintah Indonesia dalam menurunkan angka kematian pada ibu hamil dan bayi baru lahir yaitu kelas ibu hamil. Berdasarkan hasil observasi dilakukan peneliti di wilayah kerja Puskesmas Mamboro ditemukan system pelaksanaan program kelas ibu hamil belum maksimal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi pelaksanaan kelas ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Mamboro. Jenis penelitian adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Informan dalam penelitian sebanyak 8 orang dengan menggunakan teknik purposive sampling. Pengelolaan data dengan teknik matriks. Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk input pada aspek man masih rendah, aspek material tidak ada ruang belajar, untuk process bagian metode hanya ceramah dan tanya jawab, tidak melaksanakan pre dan post test, untuk output dalam pelaksanaannya belum mencapai 100% karena ada kelas ibu hamil yang belum terbentuk. Diharapkan Puskesmas Mamboro dapat menjaga kualitas program kelas ibu hamil. Kata Kunci : Evaluasi, Input, Proses, Kelas Ibu Hami

    IMPLEMENTASI PEDOMAN TEKNIS PENEMUAN DAN TATALAKSANA HIPERTENSI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TALISE KOTA PALU

    No full text
    ABSTRAK WHIDYA ESTERELLA KURNIAWAN. Implementasi Pedoman Teknis Penemuan dan Tatalaksana Hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Talise Kota Palu (di bawah bimbingan Vidyanto) Departemen Administrasi dan Kebijakan Kesehatan Program Studi Kesehatan Masyarakat Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Tadulako Palu Hipertensi merupakan penyakit tidak menular (PTM) yang dapat menyebabkan kematian. Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kota Palu dari 13 Puskesmas dengan kasus hipertensi tertinggi dan mengalami peningkatan yakni Puskesmas Talise. Puskesmas Talise merupakan puskesmas dengan prevalensi hipertensi pada tahun 2019 sebesar 2,6%, kemudian mengalami peningkatan pada tahun 2020 sebesar 3,2%, dan tahun 2021 mengalami peningkatan sebesar 34,4%. Dalam pengendalian penyakit hipertensi Kementerian Kesehatan mengeluarkan kebijakan dan strategi nasional yang disusun dalam buku pedoman teknis penemuan dan tatalaksana hipertensi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui aspek komunikasi, sumber daya, disposisi dan struktur birokrasi dalam implementasi pedoman teknis penemuan dan tatalaksana hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Talise Kota Palu. Penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Informan penelitian sebanyak 5 informan yang ditentukan dengan teknik purposive sampling. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa, komunikasi dari segi transmisi dinilai belum berjalan optimal karena ada kendala dalam penyaluran komunikasi, kejelasan dan konsistensi dimana masyarakat yang terlibat dalam pelaksanaan Posbindu PTM belum sesuai sasaran yang ditetapkan. Variabel sumber daya masih belum terpenuhi dengan baik dari segi sumber daya manusia dinilai masih kurang secara kuantitas dan kualitas, juga dengan sumber daya anggaran, dan sumber daya fasilitas. Dari variabel disposisi, sudah berjalan dengan baik dalam aspek pengangkatan birokrasi untuk program PTM di Puskesmas Talise dan variabel struktur birokrasi puskesmas sudah cukup baik dari segi SOP maupun fragmentasi. Saran dari penelitian ini adalah diharapkan kepada pihak Puskesmas agar memperbaiki dan menambah sumber daya manusia, anggaran maupun fasilitas terkait program PTM berdasarkan pedoman teknis penemuan dan tatalaksana hipertensi. Kata Kunci: Implementasi Kebijakan, Hipertensi

    EFEKTIVITAS ECOENZYME DALAM MEREDUKSI BOD DAN COD PADA AIR LIMBAH PABRIK TAHU AFIFAH KOTA PALU

    No full text
    HIKMATUL KHAERANI, Efektivitas ecoenzyme dalam mereduksi BOD dan COD pada air limbah Pabrik Tahu AFIFAH Kota Palu (di bawah bimbingan Pitriani) Departemen Kesehatan Lingkungan Program Studi Kesehatan Masyarakat Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Tadulako 2023 Pembuangan limbah cair langsung ke lingkungan akan sangat membahayakan karena kemungkinan adanya bahan-bahan berbahaya dan beracun, tanpa terkecuali limbah air tahu. Pada umumnya limbah cair pabrik tahu langsung dibuang ke sungai melalui saluran-saluran. Parameter air limbah tahu yang biasanya diukur adalah BOD dan COD. Hadirnya ecoenzyme mampu menanganani permasalahan pencemaran limbah cair, tentu saja ecoenzyme dapat mengurangi zat pencemar limbah tersebut. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian Quasi Eksperiment (eksperimen semu), dengan pendekatan uji laboratorium untuk melihat efektivitas Ecoenzyme dalam mereduksi BOD dan COD pada air limbah Pabrik tahu Afifah. Hasil penelitian didapatkan bahwa hasil pengukuran Amoniak pada titik inlet tertinggi yaitu pada pengambilan sampel pertama sebesar 16,957 mg/L, sementara hasil terendah pada pengambilan sampel ke tiga sebesar 7,799 mg/L. Hasil penelitian didapatkan bahwa, efektifitas ecoenzyme kurang dan tidak efektif dalam mereduksi BOD dan COD. Dimana didapatkan nilai efisiensi dari parameter BOD sebesar 25% dan parameter COD sebesar 13%. Namun hasil pengukuran menunjukkan bahwa nilai COD yang sesuai dengan Permen LH No.05 Tahun 2014 pada angka nilai ambang batas baku mutu, ditemukan berada di bawah NAB yaitu 100 mg/L sehingga dapat memenuhi syarat baku mutu. Berbeda dengan parameter BOD yang nilainya berada diatas Nilai Ambang Batas sehingga tidak dapat memenuhi syarat baku mutu. Output penelitian ini penggunaan ecoenzyme dalam mereduksi BOD dan COD tidak efektif, disarankan untuk melakukan pemeliharaan rutin pada Instalasi Pengolahan Air Limbah guna mencegah kerusakan dan penurunan kualitas air limbah hasil olahan IPAL serta air limbah dapat memenuhi standar baku mutu yang telah ditetapkan. Kata Kunci : Ecoenzyme, BOD, COD, Inlet, Outle

    PERILAKU POLA ASUH IBU TERHADAP BALITA STUNTING DI WILAYAH KERJA UPTD PUSKESMAS SABANG KECAMATAN DAMPELAS

    No full text
    ABSTRAK Susrianti. Perilaku Pola Asuh Ibu Terhadap Balita Stunting Di wilayah Kerja UPTD Puskesmas Sabang Kecamatan Dampelas (dibawah bimbingan Rasyika Nurul Fadjriah). Peminatan Promosi Kesehatan Program Studi KesehatanMasyarakat Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Tadulako Palu Stunting merupakan masalah kurang gizi kronis disebabkan oleh asupan gizi yang kurang akibat pemberian makanan yang tidak sesuai dengan kebutuhan gizi. Tujuan penelitian ini mengetahui perilaku pola asuh ibu terhadap balita stunting di wilayah kerja UPTD Puskesmas Sabang Kecamatan Dampelas Kabupaten Donggala. Jenis penelitian ini dilakukan dengan pendekatan studi kualitatif. Informan terdiri dari informan kunci, utama, dan tambahan yang berjumlah 11 orang berasal dari 6 Desa yang ditentukan dengan teknik Purposive Sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengetahuan ibu terkait pemberian ASI Eksklusif dan MP ASI masih rendah, pengetahuan pencarian layanan kesehatan sudah baik, dan pengetahuan praktik hygiene masih rendah. Sikap ibu terhadap pemberian ASI Eksklusif, MP ASI dan Sikap terkait praktik hygiene kurang baik hal ini dipicu oleh kurangnya pemahaman ibu serta pengetahuan ibu yang kurang baik. Untuk sikap dalam pencarian layanan kesehatan sudah baik. Pemberian informasi terkait pola asuh sudah tersedia namun belum rutin dilakukan, serta prasarana yang sudah tersedia serta tersedianya Posyandu Rutin dan tersalurkan dengan baik pemberian makanan tambahan dan vitamin. Dukungan keluarga terhadap pemberian ASI Eksklusif, pemberian MP ASI dan praktik hygiene masih kurang, seperti pemberian informasi yang masih kurang didapatkan oleh ibu dari keluarga, hal ini disebabkan keluarga kurang mendapatkan informasi terkait stunting. Dukungan keluarga kepada ibu terhadap pencarian layanan kesehatan sudah baik. Namun masih ada sebagian informan dan keluarga yang masih percaya terhadap pengobatan tradisi yang berada didaerah setempat. Kesimpulannya ialah berdasarkan hasil indepth intreview dan observasi lapangan, faktor yang sangat berpengaruh terhadap pola asuh orang tua yang kurang baik ialah pengetahuan dan pengaruh kepercayaan dalam hal pengobatan tradisi. Kata Kunci: Perilaku Pola Asuh, Stunting, ASI Eksklusif, MP ASI, Praktik Hygiene

    0

    full texts

    4,897

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    SLiMS Senayan Library Management System Repository is based in Indonesia
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇