Tadulako University

SLiMS Senayan Library Management System Repository
Not a member yet
    4897 research outputs found

    ANALISIS PENGGUNAAN ZAT PEWARNA SINTETIS RHODAMIN B DAN ZAT PENGAWET NATRIUM BENZOAT PADA SAUS CABAI YANG DIPASARKAN DI PASAR INPRES MANONDA PALU TAHUN 2022

    No full text
    ABSTRAK SILMA UNZILA, Analisis Penggunaan Zat Pewarna Sintetis Rhodamin B dan Zat Pengawet Natrium Benzoat pada Saus Cabai yang Dipasarkan di Pasar Inpres Manonda Palu Tahun 2022 (dibimbing oleh Hijra, S.KM., M.Gizi). Saus adalah salah satu bahan pelengkap makanan yang berbentuk cairan kental dan pada umumnya berfungsi sebagai bahan penyedap dan penambah cita rasa masakan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis zat pewarna Rhodamin B dan zat pengawet Natrium Benzoat yang terdapat pada saus cabai yang dipasarkan di Pasar Inpres Manonda Palu. Jenis penelitian ini adalah penelitian bentuk kuantitatif, dengan desain penelitian deskriptif observatif berbasis laboratorium. Analisis kadar Rhodamin B dan Natrium Benzoat menggunakan metode HPLC (High Performance Liquid Chromatography). Uji statistik pada sampel saus yang digunakan untuk analisis kadar ialah uji One Way Anova. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari lima sampel yang diuji tidak ditemukan sampel yang positif mengandung Rhodamin B, dan semua sampel menggunakan bahan pengawet natrium benzoat, kadar natrium benzoat mulai dari rendah sampai lebih tinggi yaitu pada kisaran 672,8 - 3034,9 mg/kg bahan makanan. Dari lima sampel yang diteliti satu sampel saos cabai mengandung natrium benzoat melebihi batas maksimum yang tidak diperbolehkan dan empat sampel saos cabai mengandung pengawet natrium benzoat memenuhi batas kadar yang diperbolehkan sesuai dengan Permenkes RI No. 722/Menkes/Per/IX/1988. Disarankan untuk peneliti selanjutnya agar menambahkan jenis sampel yang lebih variatif dengan lebih banyak merk atau jenis sampel yang bisa dideteksi. Kata Kunci : HPLC, Natrium Benzoat, Rhodamin B, Saus Caba

    SKRINING FITOKIMIA DAN DAYA ANTIOKSIDAN SAWI PAKCOY (Brassica rapa L.) HIDROPONIK DAN KONVENSIONAL SEBAGAI ALTERNATIF PENCEGAHAN PENYAKIT DEGENERATIF

    No full text
    ABSTRAK MUH. REZA ALMADANI. Skrining Fitokimia dan Daya Antioksidan Sawi Pakcoy (Brassica rapa.L) Hidroponik dan konvensional Sebagai Alternatif Pencegahan Penyakit Degeneratif (dibimbing oleh Ibu Linda Ayu Rizka Putri, S.KM., M.Sc) Penyakit degeneratif merupakan penurunan fungsi sel sebelum waktunya. Sedikitnya ada 50 jenis penyakit yang termasuk penyakit degeneratif diantaranya adalah diabetes militus, stroke, jantung koroner, obesitas, dislipidemia, hipertensi, asam urat dan sebagainya. Salah satu upaya untuk mencegah terjadinya penyakit degeneratif ialah konsumsi sayur-sayuran organik bebas pestisida dan tinggi antioksidan. Hidroponik merupakan metode bercocok tanam sayuran bebas pestisida dengan menggunakan media tanam selain tanah, seperti batu apung, kerikil, pasir, sabut kelapa, potongan kayu atau busa. penelitian ini bertujuan untuk menganalisis zat fitokimia (flavonoid, alkaloid, fenolat) dan daya antioksidan pada sawi pakcoy hidroponik dan konvensional. Metode skrining fitokimia pada ekstrak pakcoy menggunakan pelarut tertentu sedangkan pada daya antioksidan menggunakan metode DPPH. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak dari kedua sampel terdapat fenolat dan tidak terdapat kandungan flavonoid dan alkaloid. sedangkan, IC50 ekstrak pakcoy hidroponik dan konvensional masing-masing sebesar 71,7 ppm 97,9 ppm. Menunjukkan bahwa sawi pakcoy hidroponik memiliki daya antioksidan yang lebih kuat dibandingkan dengan sawi pakcoy konvensional. Kata Kunci: Pangan Fungsional, Spektrofotometri, Daya Antioksida

    FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PENGGUNAAN ALAT KONTRASEPSI PADA IBU PASANGAN USIA SUBUR DI DESA TANAH HARAPAN KECAMATAN PALOLO

    No full text
    ABSTRAK JULIONO. Faktor yang Berhubungan dengan Penggunaan Alat Kontrasepsi pada Ibu Pasangan Usia Subur di Desa Tanah Harapan Kecamatan Palolo, (di bawah bimbingan Rosmala Nur). Biostatistik, KB dan Kependudukan Program Studi Kesehatan Masyarakat Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Tadulako, Palu Desember, 2022 Penggunaan alat kontrasepsi di Desa Tanah Harapan menjadi desa dengan presentasi terendah yang berada di wilayah kerja Puskesmas Palolo karena dari jumlah sasaran program KB sebanyak 184 hanya 132 pasangan usia subur yang menjadi akseptor KB. Program Keluarga Berencana merupakan suatu program yang membantu pasangan usia subur untuk menghindari kelahiran yang tidak diinginkan, mendapatkan kelahiran yang diinginkan, mengatur interval kelahiran dan menentukan jumlah anak dalam keluarga yaitu melalui penggunaan alat kontrasepsi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan Pengetahuan, tingkat pendidikan, dan dukungan suami terhadap penggunaan metode kontrasepsi pada wanita pasangan usia subur di desa Tanah Harapan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan desain cross sectional dengan jumlah sampel 126 akseptor dengan teknik proposional random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan memberikan pertanyaan melalui kuisioner pada responden dengan variabel pengetahuan, tingkat pendidikan, dan dukungan suami. Penelitian ini dilakukan di Desa Tanah Harapan bulan November 2022. Data dianalisis menggunakan uji chi-square. Berdasarkan hasil analisa data didapat pada Pengetahuan (p=0,01), Tingkat Pendidikan (p=0,00) dan Dukungan Suami (p=0,00). Hasil dapat disimpulkan ada hubungan pengetahuan, pendidikan dan dukungan suami dalam penggunaan alat kontrasepsi. Hasil ini dapat dijadikan sebagai dasar informasi tindakan promotif tentang penggunaan kontrasepsi. Diharapkan kepada Petugas Lapangan Keluarga Berencana di Desa Tanah Harapan meningkatkan kinerja untuk melakukan penyuluhan KB demi peningkatan pengetahuan tentang pentingnya alat kontrasepsi dimasyarakat kepada ibu dan juga kepada suami sehingga akseptor mendapatkan dukungan dari pihak suami. Dengan pengetahuan bertambah diharapkan penggunaan kontrasepsi pun meningkat. Kata kunci: Kontrasepsi; Pengetahuan; Pendidikan; Dukungan Suam

    EFEKTIVITAS BIOFILTER ANAEROB-AEROB DALAM MEREDUKSI TOTAL COLIFORM AIR LIMBAH DI RUMAH SAKIT BUDI AGUNG KOTA PALU

    No full text
    ABSTRAK Vika Raba. Efektivitas Biofilter Anaerob-Aerob dalam Mereduksi Total Coliform Air Limbah di Rumah Sakit Budi Agung Kota Palu (dibawah bimbingan Pitriani). Peminatan Kesehatan Lingkungan Program Studi Kesehatan Masyarakat Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Tadulako 2023 Limbah cair yang berasal dari Rumah Sakit memiliki kontribusi besar terhadap pencemaran lingkungan bila kosentrasinya melebihi baku mutu air limbah. Rumah Sakit diwajibkan memiliki biofilter untuk mengolah air limbah guna mereduksi bahan-bahan pencemar dan bakteri patogen. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas biofilter dalam mereduksi mikroorganisme air limbah di Rumah Sakit Budi Agung Kota Palu. Penelitian ini bersifat deskriptif kuantitatif dengan pendekatan uji laboratorium. Dalam penelitian ini pengambilan sampel dilakukan sebanyak tiga kali di titik inlet dan outlet biofilter untuk mengukur parameter Total coliform sebelum dan setelah pengolahan. Teknik pengambilan sampel secara composite sampling (gabungan waktu) dan dilakukan duplo untuk menjamin kualitas sampel. Berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium, diketahui bahwa nilai rata-rata Totalcoliform pada inlet sebesar 243,3 MPN/100 ml dan rata-rata penurunan pada outlet sebesar 20 MPN/100 ml dengan persentase penurunan Total coliform sebesar 91,7%. Efisiensi penurunan pada parameter Total coliform sebesar 95,7%. Biofilter anaerob-aerob Rumah Sakit Budi Agung Kota Palu sangat efektif dalam menurunkan bakteri Total coliform. Bagi pihak Rumah Sakit dapat melakukan pemeliharaan biofilter secara rutin agar tetap bekerja secara maksimal dalam mereduksi mikroorganisme patogen untuk menjamin air limbah aman sebelum dibuang ke lingkungan maka perlu dilakukan pemeriksaan desinfektan pada tahap akhir IPAL. Kata Kunci : Biofilter Anaerob-Aerob, Total coliform

    Perbedaan Asupan Gizi Makro Dan Status Gizi Pada Mahasiswa Fk Untad Angkatan 2020 Yang Indekos Dan Non-Indekos.

    No full text
    PERBEDAAN ASUPAN GIZI MAKRO DAN STATUS GIZI ANTARA MAHASISWA FK UNTAD ANGKATAN 2020 YANG INDEKOS DAN NON-INDEKOS Ghania Nurnaila Randata*, Elli Yane Bangkele**, Sumarni**, Ketut Suarayasa** *Fakultas Kedokteran, Universitas Tadulako **Departemen Ilmu Kesehatan Masyarakat Dan Kedokteran Komunitas, Fakultas Kedokteran, Universitas Tadulako ABSTRAK Latar belakang: Zat gizi makro adalah zat gizi yang dibutuhkan oleh tubuh dalam jumlah yang besar dan sebagian zatnya berperan dalam penyediaan energi. Mahasiswa kedokteran salah satu golongan masyarakat yang memiliki pengetahuan yang relatif lebih tinggi mengenai asupan makan dan status gizi daripada masyarakat lainnya. Namun tidak sedikit juga mahasiswa kedokteran yang memiliki status gizi rendah atau gizi lebih. Tujuan: Mengetahui perbedaan asupan zat gizi makro dengan status gizi mahasiswa FK UNTAD Angkatan 2020 yang indekos dan non-indekos. Metode: Penelitian ini merupakan analitik observasional dengan pendekatan kuantitatif, dan rancangan cross sectional, dilaksanakan di Fakultas Kedokteran Universitas Tadulako pada bulan Mei sampai Oktober 2023. Subjek penelitian mahasiswa angkatan 2020 Fakultas Kedokteran, dengan jumlah sampel sebanyak 70 mahasiswa. Alat ukur penelitian menggunakan kuesioner formulir Food Record dalam 4x24 jam dan pengukuran IMT. Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat. Hasil: Tidak terdapat perbedaan asupan energi dengan nilai p-value=0,697, karbohidrat p-value=0,187, lemak p-value=0,818, protein p-value=0,733 antara mahasiswa indekos dan non indekos. Terdapat perbedaan status gizi antara mahasiswa indekos dan non indekos dengan nilai p-value=0,048. Kesimpulan: Tidak ada perbedaan asupan zat gizi energi, karbohidrat, lemak, dan protein pada mahasiswa sedangkan untuk status gizi terdapat perbedaan yang signifikan pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Tadulako Angkatan 2020 yang indekos dan non-indekos. Kata Kunci: Asupan Zat Gizi, Status Gizi, Mahasiswa Indekos dan non-indeko

    Hubungan Dukungan Keluarga Terhadap Ibu Hamil Dalam Melakukan Kunjungan Antenatal Care Di Wilayaah Kerja Puskesmas Biromaru .

    No full text
    Hubungan Dukungan Keluarga Terhadap Ibu Hamil Dalam Melakukan Kunjungan Antenatal Care Diwilayah Kerja Puskesmas Biromaru Angraini Wulandari (N21020023) Program Studi D-III Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Tadulako Dr. Ratna Devi, SKM.,M.Kes ABSTRAK Pendahuluan : Pelayanan Antenatal Care adalah Pelayanan yang diberikan kepada ibu selama masa kehamilan agar kehamilannya sehat sampai melahirkan bayi yang sehat pula, sehingga pada akhirnya dapat menurunkan angka kematian ibu dan bayi. Salah satu faktor yang dapat mempengaruhi ibu hamil melakukan pemeriksaan kehamilan adalah dengan adanya dukungan dari keluarga. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga terhadap ibu hamil dalam melakukan kunjungan Antenatal care. Metode : Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Jumlah responden 50 orang, variabel penelitian yaitu variabel independen (dukungan keluarga) dan variabel dependen (pemeriksaan Antenatal Care ). Data diambil melalui penyebaran instrument berupa kuesioner dukungan keluarga dan data sekunder dari puskesmas berupa frekuensi kunjungan ke puskesmas, kemudian dianalisis menggunakan uji chi-square dengan signifikasi α < 0,05. Hasil : Hasil uji chi square mayoritas responden dengan dukungan keluarga mendukung sebanyak 36 orang (72,0%). menunjukkan bahwa dukungan keluarga memiliki korelasi dengan ibu hamil melakukan kunjungan Antenatal Care di wilayah kerja puskesmas (P=0,000). Kesimpulan : Diperoleh bahwa terdapat hubungan dukungan keluarga dengan ibu hamil melakukan kunjungan Antenatal Care Kata kunci: Dukungan keluarga, pemeriksaan kehamila

    HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA TERHADAP PERILAKU MEROKOK PADA REMAJA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS DONGGALA

    No full text
    Hubungan Dukungan Keluarga Terhadap Perilaku Merokok Pada Remaja Di Wilayah Kerja Puskesmas Donggala Kabupaten Donggala Sulawesi Tengah Tirta Dewi (2023) Program Studi D-III Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Tadulako Dr. Ratna Devi, SKM., M.Kes ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan antara dukungan emosional dan dukungan penilaian/penghargaan terhadap perilaku merokok pada remaja di wilayah kerja Puskesmas Donggala. Perilaku merokok pada remaja adalah masalah kesehatan yang serius yang dapat berdampak jangka panjang pada kesejahteraan mereka. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel terdiri dari 73 remaja yang aktif merokok di wilayah tersebut. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang mengukur tingkat dukungan emosional dan dukungan penilaian serta perilaku merokok remaja. Analisis data menunjukkan bahwa mayoritas responden mengalami tingkat dukungan emosional dan dukungan penilaian yang baik dari keluarga mereka. Namun, sekitar 43,84% remaja melaporkan tingkat dukungan emosional yang kurang dari yang diharapkan. Hasil analisis statistik menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara dukungan emosional dan perilaku merokok, (p < 0,05), serta dukungan penilaian dan perilaku merokok pada remaja (p < 0,05). penelitian ini menyoroti peran penting dukungan keluarga dalam mencegah perilaku merokok pada remaja. Dukungan emosional dan penilaian positif dari keluarga dapat membantu remaja untuk membuat keputusan yang lebih sehat terkait merokok. Meskipun demikian, adanya faktor-faktor lain yang memengaruhi perilaku merokok menunjukkan pentingnya pendekatan pencegahan yang komprehensif, yang melibatkan berbagai pihak seperti institusi pendidikan, masyarakat, serta penelitian lanjutan, untuk mengembangkan strategi pencegahan yang efektif bagi remaja. Kata Kunci: Dukungan Keluarga, Perilaku Merokok, Remaja

    GAMBARAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS NOSARARA KOTA PALU

    No full text
    ABSTRAK Ega Safitri. Gambaran Pemberian ASI Eksklusif di Wilayah Kerja Puskesmas Nosarara Kota Palu (di bawah bimbingan Rasyika Nurul Fadjriah). Peminatan Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku Program Studi Kesehatan Masyarakat Fakultas kesehatan Masyarakat Universitas Tadulako Juni 2023 ASI mengandung semua zat gizi dan cairan yang dibutuhkan untuk memenuhi seluruh gizi bayi pada 6 bulan pertama. Cakupan ASI eksklusif tiga tahun terakhir di wilayah kerja puskesmas nosarara kota palu menunjukkan trend data fluktuaktif dan cenderung meningkat secara berurut tahun 2019 dengan persentase 67,71% pada tahun 2020 menurun menjadi 61,40% dan di tahun 2021 dengan persentase 82,67%. Penelitian ini bertujuan untuk melihat gambaran umur ibu yang memiliki balita usia 6-12 bulan dalam pemberian ASI eksklusif. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah Umur. Penelitian ini bersifat deskriptif dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Jumlah responden 77 ibu yang memiliki balita 6-12 bulan, menggunakan teknik Total Sampling, Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan data sekunder, analisis penelitian ini adalah analisis univariat. Penyajian data dilakukan dengan menggunakan tabel distribusi frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Umur ibu yang paling banyak memberikan ASI eksklusif 19-25 tahun sebanyak 31 orang (40.3%). Dan umur ibu yang paling sedikit yaitu 33-40 tahun sebanyak 17 orang (22.1%). Umur balita yang paling banyak mendapatkan ASI Eksklusif 6-8 sebanyak 42 balita (54.5%) dan yang paling rendah umur 9-12 bulan sebanyak 35 balita (45.5%). Untuk masyarakat khususnya para ibu menyusui diharapkan lebih aktif lagi dalam mengakses informasi dan manfaat mengenai pengtingnya pemberian ASI eksklusif bagi bayi khusunya terdapat pada perkembangan bayi. Kata Kunci : ASI eksklusif, Umur Ibu, Umur Bay

    Hubungan Aktivitas Fisik Sehari-hari Terhadap Derajat Hipertensi Pada Lanjut Usia Diwilayah Kerja Puskesmas Birobuli Kota Palu.

    No full text
    HUBUNGAN AKTIVITAS FISIK SEHARI-HARI TERHADAP DERAJAT HIPERTENSI PADA LANJUT USIA DIWILAYAH KERJA PUSKESMAS BIROBULI KOTA PALU Atira Hamzah*., Yuli Fitriana**., Vera Diana Towidjojo***., Rahma Badaruddin****., Moh. Zainul Ramadhan**** *Mahasiswa Kedokteran, Fakultas Kedokteran, Universitas Tadulako ** Departemen Histologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Tadulako ***Departemen Parasitologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Tadulako ****Departemen Fisiologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Tadulako ABSTRAK Latar Belakang: Aktivitas fisik adalah gerakan tubuh yang dihasilkan otot rangka dan memerlukan pengeluaran energi. Aktivitas fisik dipengaruhi oleh usia, semakin bertambahnya usia maka tingkat kekuatan seseorang dalam melakukan aktivitas fisik semakin berkurang. Kurangnya aktivitas fisik merupakan salah satu faktor risiko terjadinya hipertensi. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan aktivitas fisik sehari-hari terhadap derajat hipertensi pada lanjut usia diwilayah kerja Puskesmas Birobuli Kota Palu. Metode: Penelitian ini menggunakan metode observasional analitik desain case control dengan subjek penelitian sebanyak 40 orang kelompok kasus dan 40 orang kelompok kontrol. Subjek penelitian telah diberi informed consent dan ikut secara sukarela. Data tingkat aktivitas fisik dan hipertensi diukur menggunakan kuesioner Physical Activity Scale For Elderly (PASE) dan pengukuran tekanan darah yang dilakukan pada bulan Agustus 2023. Hasil data kemudian di olah dan di uji statistik menggunakan uji Korelasi Spearman Rank. Hasil: Hasil uji Korelasi Spearman Rank didapatkan nilai signifikasi sebesar 0,000 (p-value < 0,05) dan menunjukan korelasi negatif (r) (-0,830) yang menandakan terdapat hubungan yang signifikan antara aktivitas fisik terhadap derajat hipertensi. Kesimpulan: Terdapat hubungan aktivitas fisik sehari-hari terhadap derajaT hipertensi pada lanjut usia diwilayah kerja Puskesmas Birobuli Kota Palu. Kata Kunci: Aktivitas Fisik, Hipertensi, Physical Activity Scale for Elderly (PASE

    0

    full texts

    4,897

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    SLiMS Senayan Library Management System Repository is based in Indonesia
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇