4897 research outputs found
Sort by
HUBUNGAN RASIO NEUTROFIL LIMFOSIT (RNL) DENGAN SKOR GLEASON PASIEN KANKER PROSTAT
HUBUNGAN RASIO NEUTROFIL LIMFOSIT (RNL) DENGAN GLEASON SCORE PASIEN KANKER PROSTAT
Fatimah Andriyani1, Puspita Sari2, Rossa Dwi Wahyuni3, Yuli Fitriana4,Amirah Basry5, Arlin Rinni Tutu6, Aristo7
1Fakultas Kedokteran Universitas Tadulako
2Departemen Patologi Anatomi, Fakultas Kedokteran Universitas Tadulako
3Departemen Patologi Klinik, Fakultas Kedokteran, Universitas Tadulako RSUD Undata
4Departemen Histologi, Fakultas Kedokteran Universitas Tadulako
5Departemen Anatomi. Fakultas Kedokteran Universitas Tadulako
6Departemen Patologi Anatomi 4RSUD Undata
7Departemen Ilmu Bedah Fakultas kedokteran, Universitas Tadulako,
RSUD Undata
ABSTRAK
Latar Belakang: Salah satu penyakit kelenjar prostat adalah kanker prostat. Kanker ini menyebabkan pertumbuhan sel prostat yang tidak normal. Faktor yang memicu munculnya kanker ini adalah usia, genetik, obesitas, pola makan tinggi lemak dan serat hewani. Rasio neutrofil limfosit (RNL) direkomendasikan sebagai biomarker untuk penyakit radang dan pada sejumlah kanker salah satunya kanker prostat. Nilai RNL semankin tinggi mengidikasin bahwa prognostik kanker semakin buruk. Penelitian ini bertujuaan untuk mengetahui hubungan RNL dengan skor gleason pada pasien kanker prostat di RSUD Undata palu 2019-2022.
Metode: Pada penelitian kali ini, peneliti menggunakan desain penelitian observasional analitik dengan desain Cross-Sectional. Sampel diambil menggunakan total sampling dengan total 33 sampel dari 2019 hingga tahun 2022.
Hasil penelitian: Berdasarkan uji korelasi spearman, diperoleh jumlah signifikansi antara RNL dan gleason score (r=;-0,105 P=0,562. )
Kesimpulan: tidak terdapat hubungan signifikan antara RNL dan skor gleason pada pasien kanker prostat.
Kata Kunci: Rasio neutrofil limfosit, Kanker Prostat,Skor Gleason
PENGARUH MEDIA FLASHCARD DIGITAL BERBASIS APLIKASI QUIZLET TERHADAP HASIL BELAJAR ANATOMI
Pengaruh Media Flashcard Digital Berbasis Aplikasi Quizlet
Terhadap Hasil Belajar Anatomi
Faridah Septiani*, Muhammad Ardi Munir**, Sarifuddin**,
Amirah Basry**
*Mahasiswa Fakultas Kedokteran, Universitas Tadulako
** Departemen Anatomi, Fakultas Kedokteran, Universitas Tadulako
ABSTRAK
Latar Belakang:
Anatomi merupakan ilmu dasar dalam pendidikan kedokteran yang masih dianggap sebagai materi yang sulit untuk dipahami oleh sebagian besar mahasiswa kedokteran. Pemanfaatan media pembelajaran diharapkan dapat mempermudah proses belajar sebagai upaya memahami materi pembelajaran. Seiring dengan perkembangan teknologi, aplikasi Quizlet hadir sebagai salah satu media pembelajaran berbasis aplikasi yang cocok digunakan di berbagai tingkat pendidikan serta dapat diakses dimana saja dan kapan saja melalui laptop maupun smartphone. Aplikasi Quizlet memiliki fitur Flashcard yang dapat membantu mahasiswa untuk belajar mengingat materi pembelajaran dengan lebih mudah dan menyenangkan.
Tujuan : Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh media flashcard digital berbasis aplikasi Quizlet terhadap hasil belajar anatomi Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Tadulako angkatan 2022.
Metode: Penelitian ini menggunakan metode quasi eksperimental dengan desain non-equivalent control group design. Sampel penelitian dipilih dengan teknik total sampling. Sampel penelitian berjumlah 159 orang yang terdiri dan laki-laki dan perempuan yang merupakan mahasiswa preklinik Fakultas Kedokteran Universitas Tadulako angkatan 2022.
Hasil: Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang lebih signifikan pada hasil belajar anatomi kelompok eksperimen sebesar 39,72 dibandingkan dengan rata-rata pada hasil belajar anatomi kelompok kontrol sebesar 34,48. Nilai ini mengalami peningkatan dengan nilai signifikasi sebesar 0,000.
Kesimpulan: Terdapat pengaruh pengaruh media flashcard digital berbasis aplikasi Quizlet terhadap hasil belajar anatomi mahasiswa preklinik Fakultas Kedokteran Universitas Tadulako angkatan 2022.
Kata Kunci: Quizlet, Flashcard, Media Pembelajaran Anatomi
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KECEMASAN MENGHADAPI MENARCHE PADA SISWI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA KELAS VII DI SMP NEGERI 3 PALU
ABSTRAK
Kartika Lestari. Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Gangguan Siklus Menstruasi Pada Remaja Putri Kelas XI di SMA Negeri 4 Palu (di bawah bimbingan Ibu Prof. Dr. Rosmala Nur, S.KM., M.Si).
Peminatan Biostatistik Kb Dan Kependudukan
Program Studi Kesehatan Masyarakat
Fakultas Kesehatan Masyarakat
Universitas Tadulako Palu
Menarche merupakan suatu peristiwa ketika seorang anak perempuan mengalami haid atau datang bulan pertama kali. Dalam hal ini akan terjadi perubahan secara psikologis berupa emosi yaitu perasaan cemas dan sebagainya. Tujuan penelitian untuk mengetahui Faktor Pengetahuan, Dukungan Keluarga, dan Stres terhadap kecemasan Menarche pada Siswi SMP kelas VII di SMP Negeri 3 Palu. Jenis penelitian ini adalah metode Analitik Kuantitatif dengan desain Cross sectional. Sampel pada penelitian ini sebanyak 120 siswa yang diambil melalui perhitungan Slovin dengan teknik pengambilan sampel berupa simple random sampling. Data di analisis secara univariat dan bivariat, pada taraf kepercayaan 95% (
ANALISIS FAKTOR RISIKO KEJADIAN GAGAL JANTUNG KONGESTIF PADA PASIEN RAWAT JALAN DI RSUD UNDATA PROVINSI SULAWESI TENGAH
ABSTRAK
NIRMALA MANGIN. Analisis Faktor Risiko Kejadian Gagal Jantung Kongestif pada Pasien Rawat Jalan di RSUD Undata Palu (dibawah Bimbingan Ibu Marselina).
Peminatan Epidemiologi Program Studi Kesehatan Masyarakat Fakultas Kesehatan Masyarakat
Universitas Tadulako
Gagal jantung kongestif menjadi suatu ancaman dan tantangan tersendiri bagi dunia kesehatan dikarenakan prevalensi dan kasus kematian yang terus meningkat. Berdasarkan statistik Global Health Data Exchange tahun 2020, terdapat 64,34 juta kasus gagal jantung kongestif dan 8,52 per 1000 orang terdiagnosa dengan gagal jantung di seluruh dunia. Di indonesia gagal jantung jantung kongestif memiliki prevalensi sebesar 1,5%. Pada tahun 2022, gagal jantung kongestif berada pada urutan ke-6 laporan sepuluh besar penyakit rawat jalan di RSUD Undata dengan jumlah kasus sebanyak 279 kasus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor risiko kepatuhan minum obat, diabetes mellitus, kebiasaan merokok dan aktivitas fisik terhadap kejadian gagal jantung kongestif di RSUD Undata Palu tahun 2022. Populasi kasus dalam penelitian ini berjumlah 118 orang. Teknik pengambilan sampel secara simple random sampling sehingga di peroleh sampel penelitian 59 sampel untuk kasus dan 59 sampel untuk kontrol. Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan desain penelitian studi case control menggunakan uji chi-square dan Oods Ratio. Hasil penelitian menunjukkan variabel kepatuhan minum obat (OR=2,891), Diabetes Mellitus (OR=2,522), Kebiasaan Merokok (OR=1,922), Aktivitas Fisik (OR=3,918) merupakan faktor risiko terhadap kejadian gagal jantung kongestif dan bermakna secara signifikan. Disarankan kepada RSUD Undata palu agar diharapkan dapat lebih meningkatkan pencegahan sekunder berupa deteksi dini dan pengendalian terhadap faktor risiko penyakit gagal jantung kongestif.
Kata Kunci: CHF, Kepatuhan minum obat, DM, Merokok, Aktivitas Fisi
Pengaruh Edukasi Melalui Media Video Audio Visual Terhadap Tingkat Pengetahuan & Perilaku Pencegahan Schistosomiasis pada Anak SD Wuasa, Kabupaten Poso.
PENGARUH EDUKASI MELALUI MEDIA VIDEO AUDIO VISUAL TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN & PERILAKU PENCEGAHAN SCHISTOSOMIASIS PADA ANAK
SD WUASA, KABUPATEN POSO
*Andi Soraya Sahrafani**Vera Diana Towidjojo
***Ketut Suarayasa**Nur Indang
*Mahasiswa Kedokteran, Fakultas Kedokteran, Universitas Tadulako
**Dosen Bagian Parasitologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Tadulako
***Dosen Bagian Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kedokteran, Universitas Tadulako
ABSTRAK
Pendahuluan : Schistosomiasis merupakan penyakit yang disebabkan oleh infeksi parasit jenis Schistosoma japonicum. Di Indonesia Schistosoma japonicum hanya ditemukan di Sulawesi Tengah yaitu dataran tinggi Lindu, Napu, dan Bada. Pada anak-anak Schistosomiasis dapat menimbulkan gangguan pertumbuhan, anemia, serta penurunan kemampuan belajar. Penularan penyakit Schistosomiasis tidak lepas dari pengetahuan dan perilaku masyarakat sehingga diperlukan edukasi lebih lanjut mengenai Schistosomiasis. Edukasi dapat dilakukan melalui berbagai media salah satunya media video audio visual.
Tujuan : Untuk mengetahui pengaruh edukasi melalui media video audio visual terhadap tingkat pengetahuan dan perilaku pencegahan Schistosomiasis pada anak SD Wuasa, Kabupaten Poso.
Metode : Penelitian menggunakan metode pre-eksperimental, dengan prepost control design. Sampel penelitian terdiri atas 70 orang, kelompok perlakuan 35 orang dan kelompok kontrol 35 orang diambil dengan teknik purposive sampling. Hasil: Berdasarkan hasil uji wilcoxon menunjukkan terdapat pengaruh yang signifikan antara edukasi melalui media video audio visual terhadap tingkat pengetahuan dan perilaku pencegahan Schistosomiasis pada anak SD Wuasa, Kabupaten Poso dengan nilai p value = 0,001.
Kesimpulan: Terdapat pengaruh yang signifikan antara edukasi melalui media video audio visual terhadap tingkat pengetahuan dan perilaku pencegahan Schistosomiasis pada anak SD Wuasa, Kabupaten Poso.
Kata Kunci: Schistosomiasis, pengetahuan dan perilaku, video audio visual
STRES AKADEMIK SISWA SMA NEGERI 3 PALU PADA KEGIATAN BELAJAR ONLINE DI MASA PANDEMI COVID-19
ABSTRAK
Marsela Triharyani Rande. Stres Akademik Siswa SMA Negeri 3 Palu Pada Kegiatan Belajar Online Di Masa Pandemi Covid 19.
(dibawah bimbingan Sadli Syam)
Peminatan Promosi Kesehatan Program Studi Kesehatan Masyarakat Fakultas Kesehatan Masyarakat
Universitas Tadulako
Stres akademik adalah keadaan siswa yang tidak dapat menghadapi tuntutan akademik dan mempersepsi tuntutan-tuntutan akademik yang diterima sebagai gangguan. Dampak pandemi COVID-19 terhadap kesehatan mental dan pendidikan diperkirakan akan sangat terlihat, dengan hasil penelitian menunjukkan dampak pembelajaran daring terhadap kesehatan mental psikis adalah 52,9 % dengan indikator tertinggi yaitu merasa cemas, tidak percaya diri dan tidak berkeinginan menjadi yang terbaik. Perbandingan kesehatan mental siswa sebelum dan selama pandemi menunjukkan peningkatan yang signifikan. Data Riskesdas (riset kesehatan dasar) 2018 menunjukkan prevalensi gangguan mental emosional sebelum terjadinya pandemi sekitar 9,8% dari jumlah penduduk Indonesia atau setara dengan 11 juta orang, sedangkan setelah terjadinya pandemi sekitar 52,9%. Informan dalam penelitian sebanyak 11 orang dengan menggunakan teknik purposive sampling. Pengelolaan data dengan teknik matriks. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya penurunan motivasi dalam melakukan pembelajaran secara online sehingga sangat berpengaruh dalam pencapaian akademik yang diperoleh, kebosanan yang dialami selama belajar dari rumah dan kesulitan dalam memahami materi yang diberikan secara daring menjadi faktor tersendiri peserta didik mengalami stres akademik. Adanya dukungan orangtua yang mereka terima berupa dukungan pemberian fasilitas yang memadai serta dukungan motivasi. Penyesuaian diri dengan cara melakukan usaha-usaha seperti mencari tahu hal yang belum pernah mereka dapatkan sebelumnya contohnya meningkatkan pengetahuan belajar secara online melalui media internet yaitu google dan youtube.
Kata Kunci: Stres Akademik, Covid 19, Siswa
PERILAKU IBU TERHADAP KEJADIAN STUNTING DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS NOSARARA KECAMATAN TATANGA KOTA PALU
ABSTRAK
RANNA RABIAH NURDIN. Perilaku Ibu Terhadap Kejadian Stunting Di Wilayah Kerja Puskesmas Nosarara Kecamatan Tatanga Kota Palu.
(di bawah Bimbingan Sadli Syam)
Departemen Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku
Program Studi Kesehatan Masyarakat
Fakultas Kesehatan Masyarakat
Universitas Tadulako
Stunting merupakan sebuah masalah kesehatan yang terjadi pada anak-anak yang disebabkan oleh masalah gizi. Pada tahun 2020 prevalensi balita stunting mencapai (22%) atau berkisar 149,2 juta balita di dunia mengalami stunting. Berdasarkan observasi dan pengambilan data kasus stunting di Puskesmas Nosarara pada tahun 2019 mencapai 20,32% hingga 2021 setelah mendapatkan intervensi sekitar 18,07%. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran Perilaku Ibu terhadap kejadian stunting di wilayah kerja Puskesmas Nosarara Kecamatan Tatanga Kota Palu. Jenis penelitian adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Informan dalam penelitian sebanyak 8 orang dengan menggunakan teknik purposive sampling. Pengelolaan data dengan teknik matriks. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan informan tergolong masih sangat terbatas dalam memahami kejadian stunting. Sikap informan dalam perilaku pencegahan stunting kurang baik, seperti informan biasa masih beranggapan bahwa pemberian makanan yang banyak tidak akan menyebabkan anak terindikasi stunting. Lalu, pada sosial budaya informan beranggapan makanan tabu seperti cumi, ayam, serta buah-buahan lainnya dapat menyebabkan gangguan pada ibu hamil. Pada pelayanan kesehatan informan merasakan ketersediaan fasilitas di Puskesmas Nosarara sudah baik didukung petugas yang ramah. Dukungan keluarga dalam hal ini pola asuh informan kurang baik dikarenakan banyak ditemukan kesalahan pola asuh informan, salah satu diantaranya adalah mengenai pemberian makanan pada bayi. Saran dalam penelitian ini yaitu Pihak Puskesmas hendak melakukan pembinaan terhadap bidan puskesmas dan kader kesehatan agar tetap aktif dalam mengedukasikan permasalahan stunting dan urgensi kesehatan lainnya.
Kata Kunci : Perilaku, Stunting, dan Ibu
HUBUNGAN KUALITAS PELAYANAN DENGAN KEPUASAN PASIEN BPJS KELAS III DI UNIT RAWAT INAP RSUD UNDATA PROVINSI SULAWESI TENGAH
ABSTRAK
Z. ANGREN MATONENG. Hubungan Kualitas Pelayanan Dengan Kepuasan Pasien BPJS Kelas III Di Rawat Inap RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah (Di bawah bimbingan Muhammad Ryman Napirah)
Peminatan Admonistrasi Kebijakan dan Kesehatan
Program Studi Kesehatan Masyarakat
Fakultas Kesehatan Masyarakat
Universitas Tadulako Palu
Kepuasan Pasien merupakan salah satu ukuran kualitas pelayanan medis yang diberikan di rumah sakit. Pasien memainkan peran penting dalam semua aspek kegiatan yang terlibat dalam kualitas layanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya hubungan kualitas pelayanan kesehatan kesehatan dengan kepuasan pasien rawat inap kelas III peserta BPJS di RSUD Undata Palu. Jenis penelitian ini penelitian kuantitatif yakni survei analitik dengan desain penelitian Cross-sectonal (potong lintang). Populasi dalam peneliian ini berjumlah 3.141 orang, dengan menggunakan rumus Slovin didapatkan sample sebanyak 97 orang. Pengambilan sample menggunakan teknik Accidental Sampling. Analisis yang digunakan yaitu Analisi Bivariat dengan uji Chi-Square dengan nilai p value< α (0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara reliability nilai ( p=0,080) dan Assurance (p=0,551) dengan kepuasan pasien BPJS kelas III Di Rawat Inap RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah, terdapat hubungan antara tangible (p=0,00), Emphaty (p = 0,025) , Responsiveness (p= 0,00) dengan kepuasan pasien BPJS kelas III di rawat inap RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah Kota Palu. Disarankan kepada petugas kesehatan sebaiknya kepada petugas medis RSUD Undata Palu dapat meningkatkan pelayanan yang mengkacup dimensi-dimensi dalam kualitas pelayanan yaitu tangible, reliability, responsiveness, dan assurance yang saat ini ada dimensi yang belum memiliki hubungan dengan kepuasan pasien.
Kata Kunci : Kualitas, Kepuasan Pasien, BPJ
HUBUNGAN PENERAPAN PERILAKU KELUARGA SADAR GIZI (KADARZI) DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA USIA 24 - 59 BULAN DI DESA KABOBONA, KABUPATEN SIGI
ABSTRAK
SHAFIRA UTAMI, hubungan penerapan perilaku keluarga sadar gizi (KADARZI) dengan kejadian stunting pada balita usia 24-59 bulan di desa kabobona, kabupaten sigi (dibimbing oleh Aulia Rakhman S.KM., M.Kes).
Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh pada anak balita karena mengalami kekurangan gizi kronis sehingga anak sangat pendek jika dibandingkan dengan anak seusianya. Salah satu intervensi gizi spesifik untuk mengatasi masalah gizi dengan menerapkan perilaku kadarzi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan perilaku keluarga sadar gizi dengan kejadian stunting pada balita usia 24-59 bulan di desa Kabobona. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan menggunakan cross-sectional. Jumlah sampel sebanyak 126 balita dengan Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Analisis data menggunakan uji statistik univariat dan bivariat. Hasil analisis bivariat dengan chi square menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara menimbang berat badan secara teratur (p=0,000), pemberian ASI Eksklusif (p=0,000), dan konsumsi makanan beraneka ragam (p=0,005) Sedangkan, tidak terdapat hubungan signifikan antara penggunaan garam beryodium (p=0,096), dan mengkonsumsi vitamin A sesuai anjuran (p=0,066) dengan kejadian stunting. Adapun saran untuk masyarakat yaitu memperhatikan pertumbuhan balita, penyediaan makanan beraneka ragam dan pemberian ASI Eksklusif.
Kata kunci: Balita, Kejadian Stunting, Perilaku Keluarga Sadar Gizi
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KELUHAN LOW BACK PAIN PADA PEKERJA LOADING BUAH DI PT. HARDAYA INTI PLANTATIONS KABUPATEN BUOL
ABSTRAK
Linda Pante. Faktor Yang Mempengaruhi Keluhan Low Back Pain Pada Pekerja Loading Buah di PT. Hardaya Inti Plantations Kabupaten Buol (dibawah bimbingan Dr. Lusia Salmawati, S.KM., M.Sc)
Departemen Keselamatan Dan Kesehatan Kerja
Program Studi Kesehatan Masyarakat
Fakultas Kesehatan Masyarakat
Universitas Tadulako
Low Back Pain (LBP) menjadi Penyakit Akibat Kerja dengan kasus terbanyak selama 3 tahun berturut di Kabupaten Buol. LBP adalah sindroma klinik yang ditandai dengan gejala utama nyeri atau perasaan lain yang tidak enak di daerah pinggang bagian bawah. Salah satu pekerjaan yang berpotensi menyebabkan keluahan LBP ialah pekerja loading. Pekerja loading buah ini merupakan proses pekerjaan mengangkat buah sawit dengan berat puluhan kilogram secara berulang-ulang dengan durasi waktu yang cukup lama sehingga dapat berpotensi mengalami LBP. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruhi masa kerja, status gizi dan sikap kerja serta faktor yang paling berpengaruh terhadap keluhan LBP pada pekerja loading buah di PT. Hardaya Inti Plantations Kecamatan Buol. Jenis penelitian ini kuantitatif survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel menggunakan total sampling sebanyak 40 responden. Penggumpulan data menggunakan kuesioner, pengukuran dan observasi menggunakan metode Rapid Entire Body Assessment (REBA). Hasil penelitian menunjukan bahwa ada pengaruh masa kerja (ρ = 0,029), Status gizi (ρ = 0,016) terhadap keluhan LBP pada pekerja loading buah di PT. HIP, serta tidak terdapat pengaruh sikap kerja (ρ = 0,059) terhadap keluhan LBP pada pekerja loading buah di PT. HIP. Kesimpulannya terdapat pengaruh antara masa kerja dan status gizi sedangkan sikap kerja tidak berpengaruh terhadap keluhan LBP. Disarankan agar memperhatikan lama kerja serta menjaga kecukupan gizi yang dibutuhkan tubuh.
Kata Kunci : Gizi, LBP, Masa dan Sikap Kerja, Pekerja Loadin