Tadulako University

SLiMS Senayan Library Management System Repository
Not a member yet
    4897 research outputs found

    EFEKTIVITAS BIOFILTER DENGAN PENAMBAHAN ECOENZYME DALAM MEREDUKSI ESCHERICHIA COLI PADA AIR LIMBAH TAHU KOTA PALU

    No full text
    ABSTRAK AISYAHRA FEBRIANA PATUNARI, Efektivitas Biofilter Dengan Penambahan Ecoenzyme Dalam Mereduksi Escherichia coli Pada Air Limbah Tahu Kota Palu (di bawah bimbingan Pitriani) Peminatan Kesehatan Lingkungan Program Studi Kesehatan Masyarakat Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Tadulako Juni, 2023 Limbah cair yang dihasilkan oleh industri tahu memiliki potensi pencemaran lingkungan yang tinggi jika tidak dikelola sebelum dibuang ke badan air. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas biofilter dengan penambahan Ecoenzyme dalam mereduksi Escherichia coli pada air limbah pabrik tahu Afifah Kota Palu. Metode penelitian yang digunakan adalah Quasi Eksperiment dengan pendekatan uji laboratorium untuk melihat efektivitas biofilter anaerob-aerob dengan penambahan ecoenzyme 10% dalam mereduksi Escherichia coli pada air limbah pabrik tahu. Parameter warna dan bau diperiksa secara organoleptik, pH dan suhu diukur secara insitu menggunakan alat pH meter portable multifungsi. Paramter Escherichia coli dianalisis di laboratorium. Hasil penelitian didapatkan Escherichia coli pada titik inlet tertinggi yaitu pada sampel 1 sebesar 10x103MPN/100ml sampel (memenuhi baku mutu yaitu 3000MPN/100ml sampel), sementara hasil terendah pada sampel ke 2 sebesar 0x103MPN/100ml sampel. Sedangkan pada titik outlet tertinggi pada sampel 1 sebesar 8x103MPN/100ml sampel, sementara hasil terendah pada sampel ke 2 sebesar 0x103MPN/100ml sampel (nilai ini tidak sesuai baku mutu). Penambahan ecoenzyme 10% pada biofilter anaerob-aerob limbah cair tahu juga dapat menjaga nilai pH dan suhu pada rentang sesuai standar. Persentase penurunan Escherichia coli yang di peroleh pada penelitian ini yaitu 24% sehingga dapat dikatakan penambahan ecoenzyme 10% kurang efektif dalam menurunkan kadar Escherichia coli. Penelitian lebih lanjut diharapkan dapat melakukan pengujian dengan persentase ecoenzyme >10 % untuk melihat apakah dosis tersebut lebih efektif. Berdasarkan hasil tersebut, bahwa peningkatan persentase efektivitas biofilter masih perlu ditingkatkan. Kata Kunci: Biofilter, Aerobik, Anaerobik, Ecoenzyme, Escherichia col

    FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KELELAHAN KERJA PADA PETUGAS JAGA LEMBAGA PEMASYARAKATAN KELAS II A PALU

    No full text
    ABSTRAK SRI HANDAYANI PAPUTUNGAN. Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kelelahan Kerja Pada Petugas Jaga Lembaga Pemasyarakatan kelas II A Palu (di bawah bimbingan Ibu Dr. Lusia Salmawati, S.KM., M.Sc). Peminatan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Program Studi Kesehatan Masyarakat Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Tadulako Kelelahan kerja merupakan bagian dari permasalahan umum yang sering dijumpai pada tenaga kerja International Labour Organisation (ILO) menyebutkan bahwa setiap tahun sebanyak 2 juta pekerja meninggal dunia karena kecelakaan kerja yang disebabkan oleh faktor kelelahan. Kelelahan akibat kerja yang dialami pekerja dapat menurunkan produktivitas kerja. Permasalahan yang dapat memicu kelelahan kerja pada petugas jaga, dimana raiso sipir dan tahanan tidak sebanding Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui hubungan masa kerja, shift kerja, beban kerja dengan kelelahan yang dialami petugas jaga lembaga pemasyarakatan kelas II A Palu. Penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan survey analitik Cross-sectional (potong lintang), populasi dalam penelitian berjumlah 48 orang pengambilan sampel menggunakan teknik Total sampling. Analisis yang digunakan yaitu Uji-chisquare. Berdasarkan hasil penelitian nenunjukkan bahwa ada hubungan masa kerja (p=0,029), shift kerja (p=0,021), dan beban kerja (p=0,043) berhubungan dengan kelelahan kerja pada petugas jaga Lapas Kelas II A Palu. Adapun saran dalam penelitian ini adalah dilakukan penyesuaian masa kerja dengan jenis penugasan tidak menimbulkan kebosanan, Bagi pimpinan Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A PAlu, untuk menerapkan shift kerja sesuai ketetapan peraturan pemerintah tahun 2003. Mengurangi beban kerja yang berlebihan. Kata Kunci : kelelahan kerja, petugas lapas

    ANALISIS PROKSIMAT, ZAT GIZI MIKRO DAN SERVING SIZE PADA COOKIES BERBASIS TEPUNG IKAN LELE (Clarias batrachus) DAN KACANG HIJAU (Vigna radiata) SEBAGAI MAKANAN SELINGAN ALTERNATIF

    No full text
    ABSTRAK KHUSNUL KHATIMAH. Analisis Proksimat, Zat Gizi Mikro dan Serving Size Pada Cookies Berbasis Tepung Ikan Lele (Clarias batrachus) dan Kacang Hijau (Vigna radiata) Sebagai Makanan Selingan Alternatif (dibimbing oleh Dr. Drs. I Made Tangkas, M.Kes). Ketidakseimbangan gizi selama kehamilan dapat menyebabkan gangguan gizi pada ibu hamil yang berpengaruh terhadap kondisi janin dan dapat menyebabkan stunting. Salah satu faktor penyebab status gizi kurang pada ibu hamil yaitu kurangnya asupan makanan selama kehamilan sehingga tidak mencukupi kebutuhan dirinya sendiri dan janin. Makanan selingan bagi ibu hamil harus memiliki kandungan zat gizi tinggi yang dapat memenuhi kebutuhan gizinya, oleh karena itu diperlukan produk makanan selingan yang tinggi akan zat gizi. Cookies dengan penambahan tepung ikan lele dan kacang hijau diharapkan menjadi makanan selingan yang tinggi akan kandungan zat gizi dan dapat disukai oleh ibu hamil. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kadar proksimat, zat gizi mikro dan serving size pada cookies berbasis tepung ikan lele dan kacang hijau. Jenis penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap berfaktor tunggal. Data berupa kadar Proksimat dan beberapa mineral yang berperan penting untuk mendukung pertumbuhan janin seperti Kalsium, besi dan seng dianalisis menggunakan uji One Way Anova. Hasil analisis data penelitian proksimat dan gizi mikro menunjukan, formula cookies terbaik ditemukan pada formula 2 dengan komposisi 70 gram tepung terigu, 15 gram tepung ikan lele dan 15 gram tepung kacang hijau. Hasil analisis zat gizi dari formulasi terpilih per 100 g yaitu kadar air 6%, kadar abu 2,1%, protein 7,3 g, lemak 27,9 g, karbohidrat 56,6 g, kalsium 116,4 mg, zat besi 19,5 mg, dan zink 10 mg. Adapun hasil analisis serving size cookies dengan penambahan tepung ikan lele dan kacang hijau yaitu 50 gram dengan 5 sajian per kemasan telah memenuhi 5% AKG protein, 17% AKG lemak total, 8% AKG karbohidrat, 4% AKG kalsium, 29% AKG zat besi, dan 31% AKG zink. Kata Kunci :Cookies, Ibu Hamil, Ikan Lele, Kacang Hijau, Kalsium, Proksimat, Zat Besi, Zink

    PERILAKU MEROKOK SISWA REMAJA LAKI-LAKI DISEKOLAH MENENGAH ATAS (SMA) SWASTAATMAJAYA KABUPATEN TOLITOLI

    No full text
    ABSTRAK ADE SHINTA RISMAYA. Perilaku Merokok Siswa Remaja Laki-laki di Sekolah Menengah Atas (SMA) Swasta Atmajaya Kabupaten Tolitoli (di bawah bimbingan Sadli Syam) Peminatan Promosi Kesehatan Program Studi Kesehatan Masyarakat Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Tadulako Palu Merokok merupakan kegiatan yang masih dilakukan individu mulai dari anak-anak hingga dewasa. Perilaku merokok menurut Kemenkes merupakan perilaku membakar produk tembakau yang dimaksudkan untuk dibakar, dihisap dan dihirup. Perilaku merokok terbesar berawal dari masa remaja dan meningkat menjadi perokok tetap dalam beberapa tahun kemudian. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Perilaku Merokok Siswa Remaja Laki-laki di Sekolah Menengah Atas (SMA) Swasta Atmajaya Kabupaten Tolitoli. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan Studi Kasus. Informan dalam penelitian berjumlah 10 orang terdiri dari 7 informan utama siswa remaja laki-laki SMA Swasta Atmajaya yang merokok, 1 informan kunci kepala SMA Swasta Atmajaya, dan 2 informan pendukung guru kelas dan guru konseling SMA Swasta Atmajaya. Hasil penelitian menunjukkan pengetahuan siswa sudah cukup baik mengenai rokok, kandungan rokok, bahaya dan dampak merokok. Sikap siswa menganggap merokok merupakan perilaku yang umum dilakukan khususnya bagi kalangan remaja, dan siswa menganggap pesan kesehatan pada bungkus rokok adalah hal penting. Faktor pendukung siswa memperoleh rokok dengan uang pribadi dan uang yang dikumpukan bersama teman, siswa memperoleh rokok dari warung dekat sekolah dan warung lain yang menyediakan rokok, sebagian besar siswa merokok ketika berada di luar lingkungan sekolah, dan pengawasan guru terkait perilaku merokok sering dilakukan walaupun pemeriksaannya kurang ketat. Terdapat pengaruh dan dukungan dari teman sebaya siswa untuk saling mendukung agar siswa mengikut merokok. Diharapkan pihak sekolah mengadakan penerapan kebijakan kawasan tanpa rokok di lingkungan sekolah dan lebih memperketat pengawasan serta pemeriksaan mengenai rokok terhadap siswa. Kata Kunci: Merokok, Perilaku, Remaja, Sisw

    Hubungan Durasi Screen Time Terhadap Tajam Penglihatan Siswa Kelas 5 Dan 6 Sekolah Dasar Negeri Model Terpadu Madani.

    No full text
    HUBUNGAN DURASI SCREEN TIME TERHADAP TAJAM PENGLIHATAN SISWA KELAS 5 DAN 6 SDN MODEL TERPADU MADANI PALU Bintang Sultan Badrani*.,Ryka Marina Walanda** * Mahasiswa Fakultas Kedokteran, Universitas Tadulako** Dosen Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran, Universitas Tadulako ABSTRAK Latar Belakang : Masalah penglihatan merupakan salah satu masalah kesehatan yang perlu diperhatikan dikalangan pelajar. Akibat dari masalah penglihatan ini diperlukan deteksi dini adanya penurunan visus mata pada anak usia sekolah agar dapat diketahui adakah kasus penurunan visus akibat durasi penggunaan screen time. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan durasi Screen Time terhadap tajam penglihatan siswa kelas 5 dan 6 SDN Model Terpadu Madani Palu Metode : Penelitian ini merupakan penelitian observasional yang bersifat analitik dengan menggunakan pendekatan cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas 5 dan 6 SDN Model Terpadu Madani Palu. Pengambilan sampel dilakukan secara total sampling. Data diolah dengan metode chi-square dengan nilai p0,05). Kesimpulan : Tidak terdapat hubungan antara durasi screen time terhadap tajam penglihatan siswa kelas 5 dan 6 SDN Model Terpadu Madani Palu. Kata Kunci : Screen time, Tajam penglihatan, Siswa sekolah dasa

    Analisis Hubungan Kualitas Pelayanan Kesehatan Dengan Tingkat Kepuasan Pasien BPJS Rawat Jalan di RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah.

    No full text
    ANALISIS HUBUNGAN KUALITAS PELAYANAN KESEHATAN DENGAN TINGKAT KEPUASAN PASIEN BPJS RAWAT JALAN DI RSUD UNDATA PROVINSI SULAWESI TENGAH Angeline Monica Simaremare1, Sarifuddin2, Ketut Suarayasa3, Miranti4 1. Program Studi Pendidikan Dokter, Fakultas Kedokteran, Universitas Tadulako 2. Departemen Anatomi, Fakultas Kedokteran, Universitas Tadulako 3. Departemen Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kedokteran, Universitas Tadulako 4. Departemen Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kedokteran, Universitas Tadulako ABSTRAK Latar Belakang: Kualitas pelayanan kesehatan menunjukkan tingkat kesempurnaan pelayanan kesehatan dalam menimbulkan rasa puas pada diri pasien. Kepuasan adalah perasan senang atau tidak kecewa seseorang yang muncul setelah membandingkan antara persepsi atau kesan terhadap kinerja atau hasil dengan harapan. Kepuasan pasien merupakan penilaian terhadap baik atau buruknya kualitas pelayanan kesehatan yang diterima oleh pasien. Pasien akan merasa puas apabila kinerja pelayanan kesehatan yang diperoleh sama atau melebihi harapannya. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan kualitas pelayanan kesehatan dengan tingkat kepuasan pasien BPJS rawat jalan di RSUD Undata Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian observasional analitik dengan desain cross sectional untuk menganalisis hubungan kualitas pelayanan kesehatan dengan tingkat kepuasan pasien BPJS rawat jalan di RSUD Undata. Teknik pengambilan sampel yaitu accidental sampling. Sampel penelitian sebanyak 100 sampel dengan uji Fisher’s Exact Hasil: Hasil pada penelitian didapatkan dimensi kehandalan nilai p-value 0,003, ketanggapan nilai p-value 0,000, jaminan nilai p-value 0,001, empati nilai p-value 0,040, dan bukti fisik nilai p-value 0,191. Tingkat kepuasan pasien 98%. Kesimpulan: Terdapat hubungan pada dimensi kehandalan, ketanggapan, jaminan, dan empati dengan tingkat kepuasan pasien, sedangkan pada dimensi bukti fisik tidak terdapat hubungan. Kata Kunci: Kualitas Pelayanan Kesehatan; Kepuasan Pasie

    Hubungan Tingkat Pengetahuan dan Sikap Masyarakat tentang Swamedikasi Obat Antihistamin untuk Mengatasi Rasa Gatal di Hunian Tetap (Huntap) Tondo, Kecamatan Mantikulore, kota Palu.

    No full text
    HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP MASYARAKAT TENTANG SWAMEDIKASI OBAT ANTIHISTAMIN UNTUK MENGATASI RASA GATAL DI HUNIAN TETAP (HUNTAP) TONDO, KECAMATAN MANTIKULORE, KOTA PALU Diah Ekayaty Rusdin*, Nur Syamsi**, Asrawati Sofyan***, Christin Rony Nayoan**** * Program Studi Kedokteran, Fakultas Kedokteran, Universitas Tadulako ** Departemen Farmakologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Tadulako ABSTRAK Pendahuluan: Swamedikasi adalah upaya pengobatan sendiri (baik farmakologis atau non farmakologis) untuk pengobatan gangguan atau keluhan yang diidentifikasi sendiri tanpa resep atau pengawasan dari dokter. Antihistamin banyak digunakan untuk berbagai kondisi, termasuk reaksi alergi, sekresi asam lambung, asma, kanker, dermatitis atopik, dan penyakit imun lainnya. Antihistamin juga sering disalahgunakan oleh masyarakat, salah satunya untuk mengatasi insomnia. Tujuan: Untuk menganalisis hubungan tingkat pengetahuan dan sikap masyarakat tentang swamedikasi obat antihistamin untuk mengatasi rasa gatal di Hunian Tetap (Huntap) Tondo, Kecamatan Mantikulore, kota Palu. Metode: Penelitian ini bersifat observasional menggunakan desain penelitian cross-sectional. Jumlah populasi sebanyak 1.300 kepala keluarga di Hunian Tetap (Huntap) Tondo. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling sejumlah 113 yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Pengambilan data diperoleh melalui lembar kuesioner. Hasil: Berdasarkan uji korelasi Spearman menunjukkan hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dan swamedikasi obat antihistamin masyarakat Huntap Tondo dengan nilai p = 0,039, serta sikap dan swamedikasi obat antihistamin masyarakat Huntap Tondo dengan nilai p = 0,044. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dan sikap masyarakat tentang swamedikasi obat antihistamin untuk mengatasi rasa gatal. Kata Kunci: swamedikasi, tingkat pengetahuan, sikap, obat antihistami

    Hubungan Pengetahuan Ibu Tentang Gizi Balita Dengan Kejadian Gizi Buruk Pada Balita Pada Wilayah Kerja Puskesmas Donggala.

    No full text
    HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU TENTANG GIZI BALITA DENGAN KEJADIAN GIZI BURUK PADA BALITA PADA WILAYAH KERJA PUSKESMAS DONGGALA Ghaniyyah Ramadani Putri Andrarqy*, Elli Yane Bangkele**, Ketut Suarayasa**, Sumarni** *Mahasiswa Kedokteran, Fakultas Kedokteran, Universitas Tadulako **Departemen Ilmu Kesehatan Masyarakat dan Kedokteran Komunitas Fakultas Kedokteran Universitas Tadulako ABSTRAK Pendahuluan: Syarat utama dalam menentukan kualitas kesehatan sumber daya manusia adalah bergantung pada bagaimana dan sebesar apa kualitas status gizi pada orang tersebut. Menurut World Health Organization (WHO) gizi buruk dapat diketahui dengan menggunakan indikator antropometri dengan menggunakan berat badan menurut tinggi atau panjang badan (BB/TB) dengan menggunakan alat ukur Z-score BB/T

    Hubungan Kualitas Pelayanan Kesehatan Dengan Tingkat Kepuasan Pasien BPJS Rawat Jalan Di RSUD Anutapura Kota Palu.

    No full text
    ANALISIS HUBUNGAN KUALITAS PELAYANAN KESEHATAN DENGAN TINGKAT KEPUASAN PASIEN BPJS RAWAT JALAN DI RSUD ANUTAPURA KOTA PALU Dianta Dita Ayu Dewi Putri AD*, Sarifuddin** * Mahasiswa Kedokteran, Fakultas Kedokteran, Universitas Tadulako **Departemen Anatomi Fakultas Kedokteran Universitas Tadulako ABSTRAK Pendahuluan: Salah satu fasilitas Kesehatan yang memegang peran yang sangat penting adalah rumah sakit. Misalnya masalah Kesehatan yang terjadi di RSUD Anutapura Kota Palu mempengaruhi Indeks Kepuasan Masyarakat pada tahun 2020 hingga tidak memenuhi target Indeks Kepuasan Masyarakat RSUD Anutapura. Tujuan: Mengetahui kualitas pelayanan Kesehatan serta kualitas pelayanan Kesehatan dengan kepuasan pasien BPJS di RSUD Anutapura Kota Palu. Metode: Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian analitik observasional dengan pendekatan kuantitatif. Adapun desain penelitian yang digunakan adalah cross sectional. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling. Sampel pada penelitian ini sebanyak 100 pasien yang memenuhi kriteria. Analisis bivariat menggunakan uji fisher exact test. Hasil: Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa kehandalan memiliki nilai sig-p 0,001 0,05, empati memiliki nilai sig-p 0,098 > 0,05, dan bukti fisik memiliki nilai sig-p 0,279 > 0,05. Kesimpulan: Kehandalan dan ketanggapan memiliki pengaruh terhadap kepuasan pasien BPJS rawat jalan di RSUD Anutapura Kota Palu, sedangkan jaminan, empati dan bukti fisik tidak memiliki pengaruh terhadap kepuasan pasien BPJS rawat jalan di RSUD Anutapura Kota Palu, diharapkan kepada pihak rumah sakit dapat meningkatkan kinerja rumah sakit dengan menyampaikan informasi tentang kondisi Kesehatan pasien dengan cara yang mudah dipahami, memberikan pelayanan yang tepat sehingga memberikan ketenangan pikiran pada pasien, menyediakan fasilitas rumah sakit yang nyaman, komunikasi yang santun dan cepat tanggap terhadap kebutuhan pasien. Kata Kunci: Kualitas Pelayanan Kesehatan, Kepuasan Pasien, RSUD Anutapura Kota Pal

    Analisis Perbedaan Berat Badan Dan Panjang Badan Lahir Bayi Pada Ibu Yang Mengalami Kekurangan Energi Kronik (Kek) Di Wilayah Kerja Puskesmas Talise Tahun 2023.

    No full text
    ANALISIS PERBEDAAN BERAT BADAN DAN PANJANG BADAN LAHIR BAYI PADA IBU YANG MENGALAMI KEKURANGAN ENERGI KRONIK (KEK) DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TALISE TAHUN 2023 Nur Wulan1, Miranti2, Sumarni3,Rahma Badaruddin4 1Fakultas Kedokteran Universitas Tadulako 2Departemen Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kedokteran Universitas Tadulako 3Departemen Gizi, Fakultas Kedokteran Universitas Tadulako 4Departemen Fisiologi, Fakultas Kedokteran Universitas Tadulako ABSTRAK Latar Belakang: Kekurangan Energi Kronis (KEK) merupakan salah satu masalah yang terjadi pada masa kehamilan dimana tidak seimbangnya antara asupan makan dengan kebutuhan gizi yang berlangsung menahun (kronis). Ibu hamil dikatakan mengalami KEK dengan cara pengukuran menggukanakan pita ukur Lingkar Lengan Atas (LILA) (2500 gram. Panjang lahir menggambarkan pertumbuhan linier bayi selama dalam kandungan, panjang badan bayi lahir dikatakan normal jika >48 cm. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan berat badan dan panjang badan lahir bayi pada ibu yang mengalami Kekurangan Energi Kronik (KEK) di wilayah kerja Puskesmas Talise tahun 2023. Metode: Penelitian ini menggunakan metode penelitian case control. Sampel diambil menggunakan teknik purposive sampling dengan total 136 sampel, 68 kelompok kasus (ibu KEK) dan 68 kelompok control (ibu Non-KEK). Data diambil dari buku KIA ibu. Data dianalisis menggunakan uji Mann-Whitney. Hasil Penelitian: Berdasarkan hasil penelitian di dapatkan hasil tidak adanya perbedaan antara berat badan lahir ibu yang mengalami KEK dan ibu yang Non-KEK dengan hasil OR (3,088) dan P-Value (0,056). Pada Panjang badan lahir bayi didapatkan hasil adanya perbedaaan panjang badan lahir bayi antara ibu yang mengalami KEK dan ibu yang Non- KEK dengan hasil OR (5,739) dan P-Value (0,000). Kesimpulan: Pada Panjang badan didapatkan hasil adanya perbedaan panjang badan lahir bayi antara ibu yang mengalami KEK dan ibu yang Non-KEK. Sedangkan pada berat badan lahir bayi didapatkan tidak adanya perbedaan berat badan lahir bayi antara ibu yang mengalami KEK dan ibu yang Non-KEK Kata Kunci: Kekurangan Energi Kronik, Lila, Berat Badan Lahir Bayi, Panjang Badan Lahir Bayi,Status Gizi Ib

    0

    full texts

    4,897

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    SLiMS Senayan Library Management System Repository is based in Indonesia
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇