4897 research outputs found
Sort by
FAKTOR RISIKO KEJADIAN PERDARAHAN POSTPARTUM DI RUMAH SAKIT ANUTAPURA PALU
ABSTRAK
Rifka Dayzia Nur. Faktor Risiko Kejadian Perdarahan Postpartum di Rumah Sakit Anutapura Palu (di bawah bimbingan Prof. Dr. Rosmala Nur., M.Si).
Peminatan Biostatistik, KB, dan Kependudukan
Program Studi Kesehatan Masyarakat
Fakultas Kesehatan Masyarakat
Universitas Tadulako
Juni 2023
Perdarahan postpartum adalah perdarahan atau hilangnya darah 500 cc atau lebih yang terjadi setelah anak lahir dan merupakan salah satu penyebab terbesar pada kematian ibu, proporsinya berkisar antara 10-60%. Secara nasional menurut penyebab utama kematian ibu disebabkan komplikasi persalinan 45%, retensio plasenta 20%, robekan jalan lahir 19%, partus lama 11%, eclampsia 10%, komplikasi selama nifas 5%, dan demam nifas 4%.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berapa besar faktor risiko yang mempengaruhi kejadian pendarahan postpartum di RSUD Anutapura Palu. Penelitian bersifat observasional analitik dengan desain case control study. Sampel penelitian berjumlah 120 orang yang terdiri dari 60 orang kelompok kontrol dan 60 orang kelompok kasus. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat pada derajat kepercayaan 95% (α=0,05) yang menunjukkan bahwa variable umur merupakan faktor risiko kejadian perdarahan postpartum (OR = 9,621) dan paritas (OR=0,584), jarak kehamilan (OR= 0,414), dan riwayat persalinan (OR= 0,843) merupakan faktor protektif dari kejadian Perdarahan Postpartum di Rumah Sakit Anutapura Palu. Upaya pencegahan untuk menekan kejadian Perdarahan Postpartum adalah menjalankan Upaya Penyuluhan oleh Kader Kesehatan yang berada di Rumah Sakit Anutapura Palu dengan baik agar ibu hamil dapat ditangani dengan baik mulai dari awal kehamilan sampai dengan melahirkan.
Kata Kunci : Perdarahan, Postpartum, Komplikasi Kehamila
GAMBARAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) DALAM RUMAH TANGGA PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TALISE KOTA PALU 2021
ABSTRAK
SHABRINA QAMARIZKA Gambaran Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Dalam Rumah Tangga Pada Masa Pandemi COVID-19 Di Wilayah Kerja Puskesmas Talise Kota Palu (dibawah bimbingan Sadli Syam)
Dapartemen Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku
Program Studi Kesehatan Masyarakat
Fakultas Kesehatan Masyarakat
Universitas Tadulako
Juni 2023
WHO (World Health Organization) menetapkan Covid-19 sebagai pandemi pada tanggal 11 Maret 2020. Peningkatan jumlah kasus berlangsung cukup cepat dan menyebar ke berbagai negara dalam waktu yang singkat. Untuk mencegah penularan Covid-19 dapat dilakukan dengan menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) pada ruang jangkau terdekat yaitu dalam PHBS Rumah Tangga.
Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui gambaran promosi perilaku hidup bersih dan sehat (PHSB) dalam rumah tangga pada masa pandemi COVID-19 di Wilayah Kerja Puskesmas Talise Kota Palu. Penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan Teknik pengumpulan data indepth interview. Informan penelitian sebanyak 4 informan yang ditentukan dengan teknik purposive sampling. Hasil menunjukkan bahwa, penggunaan air bersih sudah cukup baik dengan sumber dan pengolahan yang baik, penerapan mencuci tangan pada air mengalir dengan menggunakan sabun sudah tercapai, perilaku konsumsi buah dan sayur yang masih rendah, keterbatasan ruang gerak yang menyebabkan menurunnya aktivitas fisik yang dapat menjadi penyebab menurunnya imun sehingga tubuh akan lebih mudah terinfeksi virus Covid-19, perilaku merokok dalam rumah juga masih ditemukan. Perilaku Hidup Bersih dan Sehat dalam Rumah Tangga sudah dilakukan masyarakat untuk meminimalisir penularan Covid-19.
Kata Kunci: PHBS, Rumah Tangga, Covid-19, Pandemi, Perilak
Pengaruh Metode Pembelajaran Anatomi Berbasis Aplikasi Anatomi 3D Terhadap Hasil Belajar Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Tadulako Angkatan 2022.
PENGARUH METODE PEMBELAJARAN ANATOMI BERBASIS APLIKASI 3D TERHADAP HASIL BELAJAR MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS TADULAKO ANGKATAN 2022
Fani Rahmadani*, Muh. Ardi Munir**, Sarifuddin**, Amirah Basry**
*Mahasiswa Kedokteran, Fakultas Kedokteran, Universitas Tadulako
** Departemen Anatomi, Fakultas Kedokteran, Universitas Tadulako
ABSTRAK
Latar belakang: Anatomi adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari mengenai struktur mahluk hidup. Proses pembelajaran anatomi di Fakultas Kedokteran Universitas Tadulako dilaksanakan dalam kuliah pakar (lecture), praktikum anatomi, dan ujian. Seiring dengan berkembangnya teknologi seperti pada multimedia interaktif dan tablet, aplikasi atlas anatomi 3 dimensi (3D) diciptakan sebagai bahan pembelajaran baru untuk metode pembelajaran anatomi.
Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh metode pembelajaran anatomi berbasis 3D terhadap hasil belajar mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Tadulako.
Metode: Penelitian ini menggunakan metode Quasi Eksperimental dengan desain non-equivalent control group design. Subjek penelitian dibagi menjadi 2 kelompok, yaitu kelompok kontrol yang menggunakan media pembelajaran konvensional dan kelompok eksperimen menggunakan aplikasi anatomi 3D. Data yang didapatkan kemudian dilakukan uji normalitas menggunakan uji Kolmogorov-smirnov, kemudian diolah menggunakan uji Wilcoxon dan Mann Whitney.
Hasil: Kelompok eksperimen mengalami peningkatan dari nilai rata-rata pre-test ke post-test adalah 12.88 ke 31.62 dengan nilai P < 0.050. Kelompok kontrol mengalami peningkatan dari nilai rata-rata pre-test ke post-test adalah 10.25 ke 23.67 dengan nilai P < 0.050. Rata-rata perubahan nilai pre-test ke nilai post-test kelompok kontrol (Metode konvensional) dan kelompok eksperimen (Menggunakan aplikasi anatomi 3D) secara berurutan adalah 13.42 dan 18.74.
Kesimpulan: Rata-rata perubahan hasil belajar yang lebih tinggi menunjukkan penggunaan aplikasi anatomi 3D lebih efektif dibandingkan dengan metode konvensional dalam meningkatkan hasil belajar.
Kata kunci: Anatomi, hasil belajar, aplikasi anatomi 3
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEPATUHAN PENGOBATAN PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 DI RSUD AKO KABUPATEN PASANGKAYU
ABSTRAK
MEGA KRISTIYANTI. Faktor yang Berhubungan dengan Kepatuhan Pengobatan Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di RSUD Ako Kabupaten Pasangkayu (dibawa bimbingan Marselina)
Peminatan Epidemiologi
Program Studi Kesehatan Masyarakat
Fakultas Kesehatan Masyarakat
Universitas Tadulako
Diabetes melitus merupakan salah satu penyakit tidak menular yang menjadi perhatian pada saat ini karena prevalensinya yang semakin meningkat. Prevalensi diabetes mellitus di RSUD Ako Kabupaten Pasangkayu tahun 2017 sebanyak 1,22%, tahun 2018 sebanyak 1,37%, tahun 2019 sebanyak 1,97%, tahun 2020 sebanyak 1,80% dan tahun 2021 naik menjadi 2,09%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan pengobatan pasien diabetes melitus tipe 2 di Rumah Sakit Umum Daerah Ako Kabupaten Pasangkayu, jenis penelitian ini adalah cross sectional. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 525 orang, dengan menggunakan rumus Isaac dan Michael, didapatkan sampel sebanyak 178 orang. Pengambilan sampel menggunakan teknik accidental sampling. Analisis yang digunakan yaitu chi-square dengan nilai α=5%. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan (p-value=0,000), sikap (p-value=0,000), motivasi diri (p-value=0,000), dukungan keluarga (p-value=0,000) dan dukungan petugas kesehatan (p-value=0,019) dengan kepatuhan pengobatan pasien diabetes melitus tipe 2. Disarankan bagi penderita diabetes melitus tipe 2 diharapkan mampu mengelola penyakitnya dengan 4 pilar utama pengendalian diabetes melitus yaitu dengan terapi gizi terapi farmakologis, aktivitas fisik dan edukasi patuh dalam menjalankan pengobatan.
Kata Kunci : Diabetes Melitus, Kepatuhan Pengobatan
FAKTOR RISIKO KEMATIAN AKIBAT COVID-19 DI RSUD UNDATA KOTA PALU TAHUN 2020-2021
ABSTRAK
IRMA S. Faktor Risiko Kematian Akibat COVID-19 di RSUD Undata Kota Palu Tahun 2020-2021 (di bawah bimbingan Dilla Srikandi Syahadat)
Peminatan Epidemiologi
Program Studi Kesehatan Masyarakat
Fakultas Kesehatan Masyarakat
Universitas Tadulako
COVID-19 berdampak besar pada angka kematian (mortalitas). Menurut data dari Kementrian Kesehatan Repubik Indonesia per tanggal 26 Oktober 2021 jumlah yang terkonfirmasi yaitu 4.242.528 kasus, kasus aktif yaitu 12.481 dengan jumlah kematian 143.328 dan sembuh 4.086.719. Kota Palu sendiri memiliki jumlah kasus terkonfirmasi positif COVID-19 per tanggal 26 Oktober 2021 yaitu 9.355, sembuh 9.110 dan jumlah kematian 226. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor Risiko Kematian Akibat COVID-19 di RSUD Undata Kota Palu Tahun 2020-2021. Jenis dan desain penelitian ini adalah penelitian analisis dan observasional kuantitatif, menggunakan metode case control. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 858 orang, sampel sebanyak 79 orang. Pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling. Analisis yang digunakan yaitu chi-square dengan melihat OR serta interval kepercayaan 95% (confidence interval= CI). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa jenis kelamin (ρ-value=0,015, OR=2,068) dan Komorbid (ρ-value=0,000, OR=4,435) merupakan faktor risiko kematian akibat COVID-19 di RSUD Undata Kota Palu. Disarankan kepada RSUD Undata Kota Palu untuk tetap memberikan edukasi pentingnya mematuhi protokol kesehatan dan tetap memperhatikan penanganan terhadap pasien COVID-19 yang memiliki komorbid.
Kata Kunci: COVID-19, Jenis Kelamin, Komorbi
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEPATUHAN PENERAPAN PROTOKAL KESEHATAN TERHADAP UPAYA PENCEGAHAN COVID-19 PADA REMAJA DI WILAYAH KELURAHAN TONDO
ABSTRAK
HENI HANDAYANI. Faktor-Faktor yang berhubungan dengan Kepatuhan Penerapan Protokal Kesehatan terhadap Upaya Pencegahan Covid-19 pada Remaja di Wilayah Kelurahan Tondo (di bawah bimbingan Herman)
Peminatan Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku
Program Studi Kesehatan Masyarakat
Fakultas Kesehatan Masyarakat
Universitas Tadulako Palu
Februari 2023
Covid-19 (Coronavirus Disease 2019) telah mengancam seluruh dunia termasuk Indonesia. Provinsi Sulawesi Tengah menempati peringkat ke-19 dari 34 Provinsi di Indonesia. Kelurahan tondo menjadi salah satu kelurahan yang mengalami dampak penyebaran wabah virus Covid-19. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan penerapan protokol kesehatan terhadap upaya pencegahan Covid-19 pada remaja di wilayah Kelurahan Tondo. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan survei analitik dan desain studi cross sectional. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 10.935 orang, dengan menggunakan rumus Slovin didapatkan sampel sebanyak 100 orang. Pengambilan sampel menggunakan teknik probability sampling dengan jenis cluster sampling. Analisis yang digunakan yaitu chi-square dengan nilai α=5%. Skripsi penelitian ini menunjukan bahwa ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan (p-value=0,004) Sikap (p-value=0,001) dan motivasi (p-value=0,021) dengan kepatuhan penerapan protokol kesehatan terhadap upaya pencegahan Covid-19 di Wilayah Kelurahan Tondo. Disarankan untuk remaja agar dapat lebih memahami dengan baik upaya pencegahan Covid-19 dan mencegah timbulnya klaster baru penyebaran Covid-19 di Wilayah Kelurahan Tondo yang dilakukan oleh pemerintah melalui penetapan aturan Protokol Kesehatan sehingga dapat menerapkannya dengan kesadaran diri dan sikap yang lebih baik.
Kata Kunci : Covid-19, Kepatuhan, Pengetahuan, Sikap, Motivas
HUBUNGAN PEMENUHAN KEBUTUHAN DASAR KESEHATAN LINGKUNGAN DENGAN KEJADIAN DIARE PASCA BANJIR BANDANG DI DESA ROGO KABUPATEN SIGI
ABSTRAK
Grasela Olivia Rambi. Hubungan Pemenuhan Kebutuhan Dasar Kesehatan Lingkungan dengan Kejadian Diare Pasca Banjir Bandang di Desa Rogo Kabupeten Sigi (di bawah bimbingan Pitriani)
Peminatan Kesehatan Lingkungan Program Studi Kesehatan Masyarakat Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Tadulako Palu
Kejadian diare masih menjadi salah satu masalah kesehatan akibat sanitasi lingkungan yang kurang baik. Terutama saat terjadi bencana seperti banjir bandang. Desa Rogo merupakan salah satu desa di Kabupaten Sigi yang terkena dampak dari banjir bandang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pemenuhan kebutuhan dasar kesehatan lingkungan dengan kejadian diare pasca banjir bandang di Desa Rogo, Kabupaten Sigi. Jenis penelitian ini adalah penelitian analitik dengan pendekatan Cross-Sectional. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 78 kepala keluarga, yang tersebar pada 3 dusun yang terdampak banjir bandang pada tanggal 5 September 2021. Pengambilan sampel menggunakan teknik Proportionate Stratified Random Sampling dengan kuisioner terstruktur. Data diuji Chi-square CI=95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara kebutuhan air bersih dengan kejadian diare pasca bencana (p=0,51), tidak ada hubungan antara kebutuhan air minum (p=0,33), ketersediaan jamban (p=1,00), ketersediaan tampat sampah (p=0,71) dengan kejadian diare pasca bencana di Desa Rogo. Temuan penelitian ini tidak sesuai dengan teori Paradigma Kesehatan Lingkungan yang mengatakan bahwa lingkungan sangat berperan dalam kejadian suatu penyakit. Sehingga kita harus mempertimbangkan bahwa penyakit selalu bersifat multikausal. Penelitian selanjutnya, perlu memperhatikan aspek-aspek perilaku, kondisi fisik individu serta faktor lain yang berhubungan dengan diare.
Kata Kunci : Bencana, Banjir Bandang, Diare, Sanitasi, Rog
PENERAPAN STANDAR KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH RAJA TOMBOLOTUTU KABUPATEN PARIGI MOUTONG
ABSTRAK
MOH FAHRUL. Penerapan Standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja Di Rumah Sakit Umum Daerah Raja Tombolotutu Kabupaten Parigi Moutong (di bawah bimbingan Lusia Salmawati)
Peminatan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Program studi Kesehatan Masyarakat Fakultas Kesehatan Masyarakat
Universitas Tadulako
Rumah sakit merupakan sarana kesehatan yang menyelenggarakan pelayanan kesehatan, tempat berkumpulnya orang sehat dan sakit sehingga risiko kemungkinan terjadinya gangguan kesehatan dan penularan penyakit sangat tinggi. Oleh sebab itu, diperlukannya penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Rumah Sakit (K3RS) untuk mencegah terjadinya potensi bahaya tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk menggambarkan penerapan keselamatan dan kesehatan kerja di Rumah Sakit Umum Daerah Raja Tombolotutu Kabupaten Parigi Moutong. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan metode wawancara mendalam. Informan dalam penelitian ini ditentukan dengan metode purposive sampling, yaitu 5 orang dari tenaga kerja yang ada di Rumah Sakit kemudian hasil akan dianalisa secara kualitatif, yaitu analisis tematik. Hasil penelitian adalah 6 kriteria (40%) dari 15 kriteria yang ada telah terpenuhi karena tim K3RS sendiri masih bekerja secara rangkap jabatan yang mengakibatkan tim K3RS tidak fokus melakukan tugasnya dalam bidang K3 dan tidak memiliki pendidikan khusus mengenai K3. Diharapkan pimpinan rumah sakit dapat memaksimalkan kegiatan K3RS guna mengurangi dampak bahaya yang akan timbul dengan melakukan recruitment pekerja untuk dijadikan sebagai anggota dalam tim K3RS.
Kata Kunci: Kesehatan Kerja, Keselamatan Kerja, Penerapan, Rumah Saki
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PENGGUNAAN ALAT KONTRASEPSI PADA WANITA PASANGAN USIA SUBUR DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SANGURARA
ABSTRAK
SITI WARFA’NI, Faktor yang Berhubungan dengan Penggunaan Alat Kontrasepsi Pada Wanita Pasangan Usia Subur di Wilayah Kerja Puskesmas Sangurara (di bawah bimbingan Nurhaya S Patui)
Peminatan Biostatistik, KB, dan Kependudukan
Program Studi Kesehatan Masyarakat
Fakultas Kesehatan Masyarakat
Univertas Tadulako
KB bertujuan untuk membantu individu atau pasangan suami istri untuk mendapatkan objektif tertentu, menghindari kelahiran yang tidak diinginkan, mendapatkan kelahiran yang memang diinginkan, mengatur interval diantara kehamilan dan mengontrol waktu saat kelahiran dalam hubungan suami istri. Puskesmas Sangurara merupakan wilayah kerja dengan kasus KB terbanyak yaitu dari 9.087 PUS terdapat 30,34 % PUS yang menggunakan KB. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan penggunaan alat kontrasepsi pada wanita pasangan usia subur di wilayah kerja Puskesmas Sangurara. Jenis penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, dengan pendekatan studi cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh pasangan usia subur (PUS) di wilayah kerja Puskesmas Sangurara berjumlah 9.087 pasangan dengan menggunakan rumus slovin didapatkan sampel sebanyak 99 responden. Pengambilan sampel pada penelitian ini dilakukan dengan cara cluster random sampling. Analisis yang digunakan yaitu uji statistik chi-square (
ANALISIS KADAR ZAT BESI, VITAMIN C DAN UJI DAYA TERIMA NUGGET IKAN BANDENG (Chanos chanos) BERBASIS TEPUNG DAUN KELOR (Moringa oleifera) UNTUK PENCEGAHAN ANEMIA
ABSTRAK
NURUL HIQMA. Analisis Kadar Zat Besi, Vitamin C dan Uji Daya Terima Nugget Ikan Bandeng (Chanos chanos) Berbasis Tepung Daun Kelor (Moringa oleifera) untuk Pencegahan Anemia (dibimbing oleh Ibu Nurulfuadi, SKM.,M.Si).
Anemia merupakan masalah defisiensi zat besi pada anak-anak hingga orang dewasa, di Indonesia telah terjadi peningkatan anemia pada remaja putri pada tahun 2013 yaitu dari 37,1% dan pada tahun 2018 menjadi 48,9%, ditandai dengan berkurangnya hemoglobin dalam tubuh. Akibatnya, organ tubuh tidak mendapat cukup oksigen sehingga membuat penderita anemia pucat dan mudah lelah. Kondisi ini terjadi akibat kurangnya asupan zat besi dalam makanan, atau karena tubuh tidak mampu menyerap zat besi. Salah satu upaya untuk memenuhi kebutuhan zat gizi adalah dengan modifikasi menu makanan. Modifikasi menu makanan dilakukan untuk menambah ketertarikan dalam mengonsumsi bahan makanan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kadar zat besi, vitamin C dan uji daya terima pada formulasi nugget ikan bandeng (Chanos chanos) berbasis tepung daun kelor (Moringa oleifera ). Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian deskriptif observatif berbasis uji laboratorium. Analisis kadar zat besi dan vitamin C menggunakan metode Spektrofotometri UV-Vis, dan daya terima menggunakan uji hedonik. Uji statistik kadar zat besi menggunakan Kruskal Wallis, analisis pada kadar vitamin C menggunakan uji One Way Anova dan uji statistik yang digunakan pada daya terima menggunakan uji Kruskal Wallis. Hasil penelitian menunjukkan kadar zat besi (fe) tertinggi terdapat pada F4 sebesar 4,97 mg/100g, kadar vitamin C tertinggi terdapat pada F4 sebesar 8,71 mg/100g dan dapat mencukupi kebutuhan AKG zat besi sebesar 22,5% dan vitamin C sebesar 9,6%. Hasil uji daya terima F1 merupakan formula yang paling diterima dari segi warna, aroma, tekstur dan rasa dengan kriteria agak suka. Penelitian ini menyimpulkan bahwa tidak terdapat perbedaan signifikan terhadap zat besi dan vitamin C dengan nilai p > 0,05, serta daya terima nugget ikan bandeng berbasis tepung daun kelor terdapat perbedaan signifikan antar formula dengan nilai p < 0,05 serta F1 merupakan formula yang paling banyak disukai dengan substitusi tepung daun kelor sebanyak 25%. Untuk penelitian selanjutnya diharapkan formula pada produk nugget ikan bandeng berbasis tepung daun kelor ini dapat dikembangkan sehingga rasanya dapat di terima dikalangan umum dan dapat meningkatkan kesukaan panelis terhadap produk.
Kata kunci : Anemia, Daya Terima, Nugget Ikan Bandeng, Tepung Daun Kelor , Vitamin C, Zat Besi