4897 research outputs found
Sort by
INTERVENSI TERAPI BERMAIN PUZZEL UNTUK MENGATASI ANSIETAS SAAT HOSPITALISASI PADA ANAK DIARE DI RUANGAN CATELIA RSUD UNDATA PROV. SULAWESI TENGAH
Intervensi Terapi Bermain Puzzle Untuk Mengatasi Ansietas Saat Hospitalisasi
Pada Anak Diare di Ruangan Catelia RSUD Undata Prov. Sulawesi Tengah
Ni Made Galuh Raka Sanjiwani (2024)
Program Studi D-III Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Tadulako
Dr. Ratna Devi, SKM,. M.Kes
ABSTRAK
Latar Belakang : Anak yang mengalami hospitalisasi merupakan pengalaman baru bagi sebagian anak. Kecemasan adalah perasaan yang paling sering dialami oleh anak yang dirawat di rumah sakit. ansietas yang paling sering dialami misalnya menangis dan takut dengan orang baru. Untuk mengurangi dampak akibat hospitalisasi yang dialami anak selama menjalani perawatan, diperlukan suatu media untuk mengungkapkan cemasnya. Salah satunya dalah terapi bermain puzzle. Tujuan : Tujuan penelitian ini mengambarkan intervensi terapi bermain puzzle untuk mengatasi ansietas saat hospitalisasi pada anak diare di ruangan Catelia RSUD Undata Prov. Sulawesi Tengah. Metode penelitian : Metode penelitian ini menggunakan metode studi kasus yang bertujuan untuk menjelaskan peristiwa penting terkini yang dilakukan secara sistematis dan mendesak berdasarkan fakta. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui perbedaan tingkat ansietas sebelum (pretest) dan sesudah (posttest) intervensi terapi bermain puzzle. Subjek penelitian ini yaitu 2 anak dengan rentang usia 3-6 tahun dengan diagnosa medis diare yang dirawat di Ruang Catelia RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah. Hasil Penelitian : Hasil penelitian ini menunjukan klien I saat pengkajian mengalami kecemasan sedang dengan skor 48 dan setelah diberikan intervensi terapi bermain puzzle tingkat kecemasan subjek penelitian I menurun menjadi kecemasan ringan dengan skor 30. Klien II saat pengkajian mengalami kecemasan ringan dengan skor 43 dan setelah diberikan intervensi terapi bermain puzzle tingkat kecemasan subjek penelitian II menurun menjadi tidak ada kecemasan dengan skor 20. Kesimpulan : Pada penelitian ini menunjukan bahwa ada pengaruh terhadap terapi bermain puzzle terhadap ansietas pada anak usia 3-6 tahun akibat hospitalisasi. Terapi bermain puzzle dapat dijadikan terapi non farmakologi yang cukup efektif.
Kata Kunci : Anak umur 3-6 tahun; Hospitalisasi; Ansietas; Terapi bermain puzzl
Pengaruh Pemberian Terapi Minum Madu Jahe Untuk Mengatasi Mual Muntah Pada Ibu Hamil Trimester I Dengan Emesis Gravidarum Pada Wilayah Kerja Puskesmas Kawatuna Di Kota Palu.
ABSTRAK
Pengaruh Pemberian Terapi Minum Madu Jahe Untuk Mengatasi Mual Muntah Pada Ibu Hamil Trimester I Dengan Emesis Gravidarum Pada Wilayah Kerja Puskesmas Kawatuna Di Kota Palu
Husni, N21021031
Program Studi DIII Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Tadulako
Andi Mariani, S.Kep, M.Kes
Latar belakang : Emesis gravidarum adalah kondisi mual dan muntah yang umum terjadi pada ibu hamil, biasanya terjadi pada trimester I dan mempengaruhi sebagian besar wanita hamil. Emesis gravidarum atau mual muntah pada bulan I kehamilan, seringkali menjadi keluhan umum dan biasanya tidak terlalu berat. Peningkatan kadar hormon, seperti estrogen dan HCG, diduga memainkan peran dalam timbulnya gejala ini. Morning sickness, atau mual dan muntah pada pagi hari, sering dialami oleh ibu hamil sebagai bagian dari emesis gravidarum. Hal ini dapat menyebabkan penurunan nafsu makan pada ibu hamil. Tujuan: Tujuan pemberian minum madu jahe adalah untuk mengetahui manfaat minum madu jahe yang dapat menurunkan frekuensi mual muntah atau emesis gravidarum pada ibu hamil trimester I. Metode: Metode penelitia ini menggunakan pendekatan Kuantitatif dalam pelaksanaan penelitian dilakukan di puskesmas kawatuna kota palu, Metode penelitian yang digunakan adalah Eksperimen pre-experimental dalam bentuk one-group pretest-posttest design (satu kelompok pretest-posttest). dengan sasaran 20 responden kegiatan dimulai dengan melakukan pre test, memberikan minuman madu jahe dan berakhir dengan post test, untuk mengetahui pengaruh minuman madu jahe dalam mengatasi mual muntah atau emesis gravidarm. Hasil: Hasil penelitian menunjjkan bahwa efektivitas minuman madu dan jahe terhadap pengurangan emesis gravidarum di Puskesmas Kawatuna, Kota Palu. Responden berjumlah 20 (100%) yang diambil dari ibu hamil Trimester I yang mengalami mual muntah Dari 20 responden diberikan intervensi minum madu jahe. dan di dapatkan 18 orang mengalami penurunan frekuensi mual muntah berkuran dan 2 orang mengalami frekuensi mual muntah menetap. Kesimpulan: Ada pengaruh pemberian ekstrak mimuman madu jahe terhadap penurunan frekuensi mual muntah atau emesis gravidarum pada ibu hamil trimester I.
Kata kunci : Minum Madu Jahe, Mual Muntah Atau Emesis Gravidaru
Pengaruh pendidikan kesehatan terhadap perilaku mencuci tangan yang benar pada anak usia sekolah dasar di SD Negeri Inpres 2 Kawatuna Kota Palu.
Pengaruh Pendidikan Kesehatan Terhadap Perilaku Mencuci Tangan Yang Benar Pada Anak Usia Sekolah Dasar Di SD Negeri Inpres 2 Kawatuna
Kota Palu Sulawesi Tengah
Ardiansyah A.Lanimpa (2024)
Program Studi D-III Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Tadulako
Ns. Hasnidar,.S.Kep, M.Kep
Kata Kunci : Pendidikan Kesehatan, Perilaku Mencuci Tangan
ABSTARK
Latar Belakang, keluarga, dan masyarakat. Perilaku cuci tangan yang benar dipengaruhi oleh banyak faktor diantaranya yaitu pengetahuan, sikap, motivasi, dan keyakinan. Kemudian perilaku itu sendiri ditentukan oleh tiga faktor yaitu faktor predisposisi (predisposing factors) seperti pengetahuan dan sikap, faktor pemungkin (enabling factors) seperti ketersediaan sarana prasarana, dan faktor pendorong atau penguat (reinforcing factors) seperti dukungan teman sebaya. Tujuan : Untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan terhadap perilaku mencuci tangan yang benar pada anak usia sekolah dasar di SD Negeri Inpres 2 Kawatuna Kota Palu Sulawesi Tengah. Metode : Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan desai penelitian Quasi Experimental Design dengan menggunakan jenis penelitian pretest posstest design without control group. Menggunakan Teknik sampel dengan total sampling sebanyak 17 responden. Pengambilan Data dengan kuesioner dan dianalis menggunakan uji paired smple T-test. Hasil : Dari hasi penelitian diperoleh perilaku mencuci tangan siswa kelas V dan VI di SD Negeri Inpres 2 Kawatuna sebelum diberikan Pendidikan Kesehatan sebagain besar berperilaku kurang sabanyak 14 responden (82,4%). Dan sesudah diberikan Pendidikan Kesehatan Sebagian besar berperilaku baik sebanyak 15 responden (88,2%). Kesimpulan : Ada pengaruh yang signifikan dalam pemberian Pendidikan Kesehatan sebelum dan sesudah di SD Negeri Inpres 2 Kawatuna dengan hasil yang didapatkan bahwa nilai P Value 0,000 < 0,05 yang menunjukan H0 ditolak dan H1 diterima, dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh sebelum (pre test) dan sesudah (post test) diberikan Pendidikan Kesehatan terhadap perilaku mencuci tangan yang benar pada anak usia sekolah dasar di SD Negeri Inpres 2 Kawatuna
Hubungan Kualitas Tidur Dengan Siklus Menstruasi Pada Siswi SMA Labschool Untad Palu.
HUBUNGAN KUALITAS TIDUR DENGAN SIKLUS MENSTRUASI PADA SISWI SMA LABSCHOOL
UNTAD PALU
Afifah Kalebbi1, Ryka Marina Walanda2, Fitriah Handayani3, Jane Mariem Monepa4
1Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Tadulako
2Departemen Biokimia, Fakultas Kedokteran Universitas Tadulako
3Departemen Neurologi, Fakultas Kedokteran Universitas Tadulako
4Prodi Kedokteran, Fakultas Kedokteran Universitas Tadulako
ABSTRAK
Latar Belakang : Menstruasi adalah suatu proses alami seorang perempuan yaitu proses dekuamasi atau meluruhnya dinding rahim bagian dalam (endometrium) dan akan keluar melalui vagina. Hasil Riskesdas 2018 terdapat 11,7% remaja putri di Indonesia mengalami gangguan siklus menstruasi. Kualitas tidur menjadi salah satu faktor risiko yang berpengaruh terhadap siklus menstruasi pada remaja putri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kualitas tidur dengan siklus menstruasi pada siswi di SMA Labschool Untad Palu.
Metode : Penelitian ini menggunakan metode penelitian observasional dengan desain penelitian cross sectional. Pengambilan sampel dengan menggunakan teknik purposive sampling dengan sampel berjumlah 55 siswi. Data yang diperoleh dari data primer berupa kuesioner kualitas tidur Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) dan kuesioner siklus menstruasi.
Hasil : Hasil uji korelasi Spearman hubungan kualitas tidur dengan siklus menstruasi pada siswi di SMA Labschool Untad Palu P-value = 0,005 dengan arah korelasi positif dan kekuatan korelasi (r) 0,370 yang artinya terdapat hubungan yang signifikan antara kualitas tidur dengan siklus menstruasi pada siswi di SMA Labschool Untad Palu.
Kesimpulan : Terdapat hubungan antara kualitas tidur dengan siklus menstruasi pada siswi di SMA Labschool Untad Palu.
Kata Kunci : Kualitas Tidur, Siklus Menstruasi, PSQ
Hubungan Tingkat Kecemasan Dengan Kualitas Tidur Lansia Binaan Yayasan Al kausar kota Palu Tahun 2023.
HUBUNGAN TINGKAT KECEMASAN DENGAN KUALITAS TIDUR LANSIA BINAAN YAYASAN AL KAUSAR KOTA PALU TAHUN 2023
Muhammad Bintang, AM1., Fitriah Handayani2*., Ria Sulistiana3., Nur Syamsi4., Jane Mariem Monepa5
1, 5 Program Studi Sarjana kedokteran, Fakultas Kedokteran, Universitas Tadulako
2 Departemen Neurologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Tadulako
3 Departemen Radiologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Tadulako
4 Departemen Farmakologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Tadulako
ABSTRAK
Latar Belakang: Lanjut usia (lansia) adalah mereka yang berusia 60 tahun keatas. Kecemasan (anxiety) adalah suatu kondisi ketakutan atau respon kekhawatiran seseorang bahwa suatu hal yang buruk akan terjadi dan menimpanya. Dampak dari kecemasan dapat menyebabkan menurunnya kualiats hidup lansia termasuk kualitas tidurnya.
Tujuan : Untuk mengetahui hubungan tingkat kecemasan dengan kualitas tidur lansia Binaan Yayasan Al-Kausar Kota Palu tahun 2023
Metode: Analitik observasional dengan pendekatan potong lintang (cross-sectional). Sampel diambil dengan teknik pengambilan sample acak sederhana pada 74 lansia Binaan Yayasan Al-Kausar Kota Palu tahun 2023. Kuisioner Geriatry Anxiety Inventory (GAI) untuk mengukur tingkat kecemasan lansia dan Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) untuk mengukur kualitas tidur lansia, pada bulan Agustus tahun 2023.
Hasil: Penelitian yang dilakukan di dapatkan hasil 14.9% (11 orang) lansia yang mengalami kecemasan, 60.8% (45 orang) lansia yang mengalami kesulitan tidur. Terdapat hubungan yang signifikan antara kualitas tidur dengan kecemasan pada Lansia di Yayasan Alkautsar Kota Palu, dengan Fisher Test 0,042 (p < 0.05).
Kesimpulan: Terdapat gangguan kecemasan dan tidur yang dialami lansia di Yayasan Alkautsar Kota Palu. Pemerintah dan pengambil kebijakan serta petugas Yayasan Binaan Alkautsar Kota Palu perlu memperhatikan kesehatan lansia secara keseluruhan, baik fisik maupun psikis.
Kata Kunci: GAI, Kecemasan, Kualitas Tidur, Lanjut usia, PSQ
Pengaruh Senam Hipertensi Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Lansia Penderita Hipertensi Di Huntap 1 Tondo Kota Palu.
PENGARUH SENAM HIPERTENSI TERHADAP PERUBAHAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA PENDERITA HIPERTENSI DI HUNTAP 1 TONDO KOTA PALU
Putri Suci Maharani,N21021049
Program Studi D-III Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Tadulako
ABSTRAK
Latar belakang : Menurut data Profil Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah, jumlah penderita hipertensi di provinsi Sulawesi Tengah adalah 384.072 (2,33%). Presentase capaian hipertensi estimasi tertinggi yaitu pada tahun 2021 berada pada Kota Palu dengan capaian 7,11%, berdasarkan data penderita hipertensi sebanyak 65.398 jiwa.. Tujuan : Untuk mengidentifikasi Apakah ada Pengaruh Senam Hipertensi Terhadap Perubahan Tekanan Darah Pada Lansia Penderita Hipertensi Di Huntap 1 Tondo Kota Palu. Metode: Rancangan yang di gunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif quasi-experimental dengan menggunakan desain pretest-posttest yang kelompok kontrol dan kelompok perlakuan, dengan menggunakan teknik proposive sampling dalam pengambilan sampel yaitu 17 sampel, Hasil : Rata-rata tekanan darah kelompok kontrol yang tidak melakukan senam hipertensi (pretest) adalah 152,7/94,7 mmHg dan (posttest) adalah 151,3/95,7 mmHg, sedangkan rata-rata tekanan darah kelompok perlakuan yang melakukan senam hipertensi (pretest) adalah 150,3/94,9 mmHg dan (posttest) 126,3/82,9 mmHg. Terdapat pengaruh yang signifikan dari senam hipertensi terhadap kelompok perlakuan pada usia pertengahan di Huntap 1 Tondo Kota Palu. Kesimpulan : Berdasarkan hasil penelitian dari jumlah 17 responden disimpulkan bahwa hasil penelitian pengaruh senam hipertensi terhadap penurunan tekanan darah pada lansia penderita hipertensi di Huntap 1 Tondo Kota Palu, menunjukkan bahwa dari 7 responden kelompok pengaruh pretest dan posttest Paired T-test systole nilai P-Value .001 dan diastole nilai P-Value .001 terdapat pengaruh.
Kata Kunci : Senam Hipertensi, Tekanan Darah, Lansi
HUBUNGAN KUALITAS TIDUR DENGAN FUNGSI MEMORI JANGKA PENDEK PADA MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN ANGKATAN 2023 UNIVERSITAS TADULAKO
HUBUNGAN KUALITAS TIDUR DENGAN FUNGSI MEMORI JANGKA PENDEK PADA MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS TADULAKO ANGKATAN 2023
Nazha Seftavela Hikmah Annisa1, Ryka Marina Walanda2, Fitriah Handayani3, Rahma Badaruddin 4
1Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Tadulako
2Bagian Biokimia, Fakultas Kedokteran Universitas Tadulako
3Bagian Neurologi dan Biomedik, Fakultas Kedokteran Universitas Tadulako
4Bagian Fisiologi, Fakultas Kedokteran Universitas Tadulako
** Universitas Tadulako
ABSTRAK
Latar Belakang: Kualitas tidur adalah kepuasan seseorang dengan pengalaman tidurnya dengan tidak adanya sensasi seperti kelelahan, agitasi, gelisah, lingkaran hitam di bawah mata. Memori jangka pendek adalah sistem penyimpanan informasi aktif bersifat sementara. Tidur sangat penting untuk restrukturisasi sistem memori dan perbaikan sel otak. Kualitas tidur yang buruk dapat memengaruhi fungsi otak dan mengakibatkan masalah pada memori dan fokus. Fungsi kognitif seseorang akan dipengaruhi oleh seberapa baik seseorang tidur, karena peningkatan asupan oksigen selama tahap tidur terkait dengan aliran darah ke otak dan dapat membantu penyimpanan ingatan dan informasi yang relevan dengan fungsi kognitif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan antara kualitas tidur dengan fungsi memori jangka pendek pada Mahasiswa FK UNTAD Angkatan 2023.
Metode: Penelitian ini dilakukan studi analitik observasional menggunakan metode kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional. Sampel diambil berdasarkan teknik non-probability sampling purposive sampling dengan total sampel sebanyak 67 mahasiswa/mahasiswi Fakultas Kedokteran angkatan 2023 di Universitas Tadulako
Hasil penelitian: Berdasarkan analisis data uji spearman menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara kualitas tidur dengan fungsi memori jangka pendek didapatkan nilai P value: 0,014
Kesimpulan: Terdapat hubungan signifikan antara kualitas tidru dengan fungsi memori jangka pendek.
Kata Kunci: Kualitas Tidur, Memori Jangka Pendek, PSQI, Digit Span Tes
EFEKTIVITAS EKSTRAK DAUN BELIMBING WULUH (Averrhoa bilimbi L.) DENGAN METODE INFUSA SEBAGAI TERAPI HIPERGLIKEMIA TERHADAP TIKUS PUTIH GALUR WISTAR (Rattus norvegicus
EFEKTIVITAS EKSTRAK DAUN BELIMBING WULUH (Averrhoa bilimbi L.) DENGAN METODE INFUSA SEBAGAI TERAPI HIPERGLIKEMIA TERHADAP TIKUS PUTIH GALUR WISTAR (Rattus norvegicus)
Iin Wisudawaty Muslimin, Nur Syamsi2, Junjun Fitriani, Asrawati Sofyan4
1Mahasiswa Kedokteran, Fakultas Kedokteran, Universitas Tadulako
2Departemen Farmakologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Tadulako
3Departemen Farmakologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Tadulako
4Departemen Farmakologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Tadulako
ABSTRAK
Latar Belakang: Hiperglikemia merupakan kondisi peningkatan kadar gula darah di atas kadar normal. Salah satu penyakit dengan karakteristik hiperglikemia adalah diabetes. Berdasarkan data dari IDF, kasus diabetes melitus di Indonesia mencapai angka 10,7 juta di tahun 2019. Diabetes melitus tipe 2 merupakan 10 kasus terbesar penyakit tidak menular. Akibat tingginya kasus hiperglikemia dan banyaknya komplikasi yang ditimbulkan jika tidak segera ditangani, maka tatalaksana perlu selalu diperhatikan. Selain pemberian tatalaksana farmakologis, penggunaan tanaman alami berupa daun belimbing wuluh marak digunakan karena dinilai mengandung fitokimia yang dapat menurunkan kondisi hiperglikemia.
Tujuan: Mengetahui efektivitas ekstrak daun belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi L.) dengan metode infusa sebagai terapi hiperglikemia terhadap tikus putih galur wistar (Rattus norvegicus).
Metode: Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen murni dengan pre test dan post test group design. Sebanyak 18 ekor tikus dibagi menjadi 6 kelompok yaitu kelompok normal, kelompok kontrol negatif yang menerima aquades, kelompok kontrol positif yang menerima glibenklamid, serta 3 kelompok perlakuan yang menerima ekstrak daun belimbing wuluh dosis 20%, 40%, dan 80%.
Hasil: Analisis data didapatkan hasil uji Saphiro-Wilk menunjukkan nilai sig>0.05 yang artinya data terdistribusi normal kemudian dilanjutkan uji Repeated Anova dan uji Post Hoc LSD dengan hasil menunjukkan tidak terdapat nilai signifikansi antarkelompok. Akan tetapi, pada pengamatan klinis didapatkan penurunan kadar glukosa darah.
Kesimpulan: Ekstrak daun belimbing wuluh tidak terbukti dapat dijadikan terapi hiperglikemia berdasarkan uji statistik, tetapi dari hasil pengamatan klinis terbukti efektif dengan dosis yang paling efektif adalah ekstrak 20%.
Kata Kunci: Daun belimbing wuluh, glibenklamid, hiperglikemi
HUBUNGAN TINGKAT KECEMASAN DENGAN KUALITAS TIDUR MAHASISWA PREKLINIK PROGRAM STUDI KEDOKTERAN UNIVERSITAS TADULAKO
HUBUNGAN TINGKAT KECEMASAN DENGAN KUALITAS TIDUR MAHASISWA PREKLINIK PROGRAM STUDI KEDOKTERAN UNIVERSITAS TADULAKO
Umniyyah Sabina1, Jane Mariem Monepa2, Diah Mutiarasari³, Muthia Aryuni4
1Fakultas Kedokteran, Universitas Tadulako
2Fakultas Kedokteran, Universitas Tadulako
3Fakultas Kedokteran, Universitas Tadulako
4Fakultas Kedokteran, Universitas Tadulako
ABSTRAK
Latar Belakang: Gangguan kecemasan merupakan masalah kesehatan mental yang sering terjadi. Di Indonesia, prevalensi gangguan kecemasan tercatat mencapai 18.373 orang pada tahun 2020. Mahasiswa kedokteran merupakan kelompok yang rentan mengalami kecemasan, akibat tekanan akademik dan beban studi yang tinggi. Kualitas tidur yang buruk juga menjadi masalah serius di kalangan mahasiswa kedokteran. Di Universitas Tadulako, prevalensi kualitas tidur yang buruk di kalangan mahasiswa kedokteran cukup tinggi, yaitu 88,3%. Oleh karena itu, penting untuk memahami hubungan antara kecemasan dan kualitas tidur pada mahasiswa preklinik Fakultas Kedokteran Universitas Tadulako.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat kecemasan dan kualitas tidur mahasiswa preklinik Program Studi Kedokteran Universitas Tadulako.
Metode: Desain penelitian yang digunakan adalah potong lintang (cross-sectional) dengan sampel 219 mahasiswa preklinik. Data kecemasan diukur dengan Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS), sedangkan kualitas tidur diukur dengan Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI). Uji statistik menggunakan korelasi Spearman untuk menguji hubungan antara kecemasan dan kualitas tidur.
Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa 68,9% mahasiswa tidak mengalami kecemasan, sedangkan 75,3% memiliki kualitas tidur yang buruk. Analisis korelasi Spearman menunjukkan hubungan signifikan antara kecemasan dan kualitas tidur (rho = 0,341, p-value < 0,001), di mana kecemasan yang lebih tinggi berhubungan dengan kualitas tidur yang lebih buruk.
Kesimpulan: Terdapat hubungan signifikan antara kecemasan dan kualitas tidur mahasiswa preklinik Program Studi Kedokteran Universitas Tadulako.
Kata Kunci: kecemasan, kualitas tidur, mahasiswa preklinik, kedokteran
Pengaruh Latihan Fisik Terhadap Kualitas Tidur Pada Mahasiswa Obesitas Fakultas Kedokteran Universitas Tadulako
PENGARUH LATIHAN FISIK TERHADAP KUALITAS TIDUR PADA MAHASISWA OBESITAS FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS TADULAKO
Erlyana Putri Pratama1, Rahma Badaruddin2, Jane Mariem Monepa3, Mohammad Zainul Ramadhan2
1Mahasiswa Kedokteran, Fakultas Kedokteran, Universitas Tadulako
2Departemen Fisiologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Tadulako
3Fakultas Kedokteran Universitas Tadulako
ABSTRAK
Latar Belakang: Kualitas tidur adalah kemampuan dari seseorang tetap tertidur hingga memperoleh hasil jumlah tidur REM dan NREM yang tepat. Latihan fisik yang jarang dilakukan dapat mempengaruhi waktu tidur dan dapat menurunkan kualitas tidur seseorang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan fisik terhadap kualitas tidur pada mahasiswa obesitas Fakultas Kedokteran Universitas Tadulako.
Metode: Jenis penelitian yang akan dilakukan adalah penelitian quasi experimental yang menggunakan rancangan penelitian one group pre and post test dengan sampel penelitian sebanyak 19 orang. Sampel diberikan informed consent terlebih dahulu sebelum dilakukan penelitian. Setelah itu, diberikan kuesioner Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) sebelum dan sesudah intervensi. Intervensi berupa Cooper Test 2,4 km selama 4 minggu dengan frekuensi 3 kali dalam seminggu. Hasil kemudian diolah dan diuji statistik menggunakan uji Wilcoxon.
Hasil: Hasil analisis bivariat kualitas tidur pre test dan post test terdapat perubahan yang ditandai dengan p valu