4897 research outputs found
Sort by
GAMBARAN PENGETAHUAN PERAWATAN KAKI PADA PENDERITA DIABETES MELITUS TIPE 2 DI POSYANDU SEROJA WILAYAH KERJA PUSKESMAS SANGURARA
Gambaran Pengetahuan Perawatan Kaki Pada Penderitadiabetes Melitus Tipe 2 Di Posyandu Seroja Wilayah Kerja Puskesmas Sangurara
Salsa Billa (2025)
Program Studi D-III Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Tadulako
ABSTRAK
Latar belakang : Diabetes adalah penyakit metabolism kronis yang ditandai dengan peningkatan kadar gula darah. Yang paling umum adalah Diabetes Melitus Tipe 2 biasanya terjadi pada orang dewasa, terjadi ketika resistensi tubuh terhadap insulin atau tidak cukup dalam menghasilkan insulin. Diabetes Melitus tipe 2 memiliki komplikasi makrovaskuler salah satunya ialah kaki diabetes. Ulkus kaki diabetes dapat dicegah dengan cara perawatan kaki yang baik dan benar, cara perawatan kaki yang baik dan benar dipengaruhi terlebih dahulu oleh pengetahuan penderita diabetes Tujuan: untuk mengidentifikasi Gambaran Pengetahuan Perawatan Kaki Pada Penderita Diabetes Melitus Di Wilayah Kerja Puskesmas Sangurara. Metode: Jenis penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan desain penelitian deskriptif dan jumlah sampel yang diambil 65 responden dengan menggunakan rumus Slovin, teknik pengambilan sampel Purposive Sampling. Pengumpulan data ini menggunakan kuisioner. Hasil: penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar responden berpengetahuan kurang 28 (43,1%) yang berpengetahuan cukup 24 (36,9%) dan yang berpengetahuan baik 13 (20%) responden. Kesimpulan: dari penelitian ini diketahui bahwa masih banyak penderita Diabetes Melitus Tipe 2 di Posyandu Seroja wilayah kerja Puskesmas Sangurara yang berpengetahuan kurang terhadap perawatan kaki. Saran: Diharapkan kepada penderita Diabetes Melitus Tipe 2, untuk lebih meningkatkan pengetahuan terhadap perawatan kaki.
Kata Kunci : Pengetahuan, Perawatan Kaki, Diabetes Melitus Tipe
DUKUNGAN KELUARGA MENGENAI KEPATUHAN DIET PADA PENDERITA HIPERTENSI DI UPTD PUSKESMAS KAWATUNA
DUKUNGAN KELUARGA MENGENAI KEPATUHAN DIET PADA PENDERITA HIPERTENSI DI UPTD PUSKESMAS KAWATUNA
SALMA SALSABILA
Program Studi DIII Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Tadulako Dr. Fauzan, SKM.,M.Kes
ABSTRAK
Latar Belakang : Hipertensi merupakan faktor utama yang mengarah pada penyakit kardiovaskuler seperti serangan jantung, gagal jantung, stroke, dan penyakit ginjal (WHO 2018). Tujuan : Untuk Mengetahui Dukungan Keluarga Terhadap Kepatuhan Diet Pada Pasien Hipertensi di UPTD Puskesmas Kawatuna. Metode : yang digunakan penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan jumlah sampel yang diambil 100, teknik pengambilan sampel yaitu Accidental Sampling. Hasil : Penelitian ini menunjukkan bahwa dukungan keluarga emosional terhadap kepatuhan diet dalam kategori patuh sebanyak 51 responden (51%), dukungan keluarga penghargaan terhadap kepatuhan diet dalam kategori patuh sebanyak 40 responden (40%), dukungan keluarga informasional terhadap kepatuhan diet dalam kategori patuh sebanyak 37 responden (37%), dukungan keluarga instrumental terhadap kepatuhan diet dalam kategori patuh sebanyak 41 responden (41%). Kesimpulan
: Dukungan keluarga yang paling baik yaitu dukungan keluarga emosional sebanyak 73 responden (73%) Dan patuh pada kepatuhan diet sebanyak 71 responden (71%). Saran : Diharapkan penulis dapat memperoleh pengalaman dan mampu mengimplementasikan berbagai teori yang telah didapatkan.
Kata kunci : Dukungan Keluarga, Kepatuhan Diet, Hipertensi
PENGARUH KEPATUHAN MINUM OBAT TERHADAP TEKANAN DARAH PASIEN HIPERTENSI PADA PESERTA PROLANIS DI PUSKESMAS KAMONJI SULAWESI TENGAH
PENGARUH KEPATUHAN MINUM OBAT TERHADAP TEKANAN DARAH PASIEN HIPERTENSI PADA PESERTA PROLANIS DI PUSKESMAS KAMONJI SULAWESI TENGAH
Wafiq Nadzifah Ahyani1 , Junjun Fitriani2 , Nur Syamsi3 , Rahma Badaruddin4
1Mahasiswa Kedokteran, Fakultas Kedokteran, Universitas Tadulako
2Departemen Farmakologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Tadulako
3Departemen Farmakologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Tadulako
4Departemen Fisiologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Tadulako
ABSTRAK
Pendahuluan: Hipertensi merupakan penyakit tidak menular penyebab kematian utama di seluruh dunia. Diperkirakan setiap tahun ada 9,4 juta orang meninggal akibat hipertensi dan komplikasinya. Kepatuhan minum obat didefiniskan sejauh mana seseorang dalam mengkonsumsi obat, kepatuhan dapat menjadi faktor kunci dalam mengelola hipertensi. Prolanis (Program Pengelolaan Penyakit Kronis) merupakan sistem pelayanan kesehatan yang diadakan oleh BPJS Kesehatan salah satunya penderita hipertensi, untuk mencapai kualitas hidup yang optimal.
Tujuan: Untuk Mengetahui Pengaruh Kepatuhan Minum Obat Terhadap Tekanan Darah Pasien Hipertensi Pada Peserta Prolanis di Puskesmas Kamonji Sulawesi Tengah.
Metode: Penelitian ini bersifat analitik dengan metode pendekatan cross sectional. Sampel pada penelitian ini berjumlah 60 sampel. Penelitian ini menggunakan data primer yaitu kuisioner MMAS-8 dan kuisioner data karakteristik responden, dan data sekunder yaitu rekam medis pasien penderita hipertensi peserta prolanis di puskesmas kamonji sulawesi tengah.
Hasil: Hasil uji statistik Chi square didapatkan hasil hasil bahwa P value sebesar 0,327, artinya nilai P > dari =0,5 yang berarti H0 diterima dan H1 ditolak, tidak terdapat pengaruh antara kepatuhan minum obat terhadap tekanan darah pasien hipertensi.
Kesimpulan: Tidak ada pengaruh yang signifikan antara kepatuhan minum obat terhadap tekanan darah pasien hipertensi pada peserta prolanis di puskesmas kamonji sulawesi tengah.
Kata kunci: Hipertensi, Kepatuhan Minum Obat, Prolanis, Tekanan Darah
PENGARUH GEL EKSTRAK DAUN KELOR (MORINGA OLEIFERA LAM.) TERHADAP JUMLAH SEL MAKROFAG PADA PENYEMBUHAN LUKA BAKAR TIKUS PUTIH JANTAN GALUR WISTAR (RATTUS NORVEGICUS)
PENGARUH GEL EKSTRAK DAUN KELOR (MORINGA OLEIFERA LAM.) TERHADAP JUMLAH SEL MAKROFAG PADA PENYEMBUHAN LUKA BAKAR TIKUS PUTIH JANTAN GALUR WISTAR (RATTUS NORVEGICUS)
William A. Sutanto1, Ryka Marina Walanda2, Asrawati Sofyan3, Junjun Fitriani4
1Mahasiswa Kedokteran, Fakultas Kedokteran, Universitas Tadulako
2Departemen Biokimia, Fakultas Kedokteran, Universitas Tadulako
3Departemen Farmakologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Tadulako
4Departemen Farmakologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Tadulako
ABSTRAK
Latar Belakang: Luka bakar sering menimbulkan komplikasi seperti inflamasi berkepanjangan. Makrofag berperan penting dalam penyembuhan luka bakar melalui inisiasi perbaikan jaringan. Penyembuhan luka bakar bergantung dari seberapa baik ditanganinya fase inflamasi. Kandungan flavonoid dalam daun kelor dikenal memiliki sifat antiinflamasi dan immunostimulant yang berpotensi meningkatkan aktivasi makrofag dan mempercepat proses penyembuhan luka.
Tujuan: Untuk menilai pengaruh gel esktrak daun kelor dengan konsentrasi 10%, 20%, dan 40% terhadap jumlah makrofag pada penyembuhan luka bakar tikus wistar.
Metode: Penelitian True Experimental dengan post-test only control group design. Sebanyak 15 ekor tikus wistar dibagi menjadi lima kelompok: kontrol negatif (Na-CMC), kontrol positif (Bioplacenton®), dan tiga kelompok perlakuan dengan gel ekstrak daun kelor konsentrasi 10%, 20%, dan 40%. Luka bakar diinduksi menggunakan solder berdiameter 2cm. Setelah 7 hari perlakuan, jaringan diperiksa secara histopatologi dengan pewarnaan H&E, menggunakan mikroskop Cahaya perbesaran 400x per 5 lapang pandang untuk menghitung jumlah makrofag
Hasil: Hasil analisis statistik menunjukkan peningkatan signifikan jumlah makrofag pada kelompok perlakuan dibanding kelompok kontrol negatif (ANOVA, p = 0.002) dan korelasi positif antara konsentrasi gel ekstrak daun kelor dengan jumlah makrofag (r = 0,761). Tidak terdapat perbedaan signifikan jumlah makrofag antara kelompok gel ekstrak daun kelor konsentrasi 20% dan 40% (Tukey HSD, p = 0.383).
Kesimpulan: Gel ekstrak daun kelor dapat meningkatkan jumlah makrofag pada penyembuhan luka bakar tikus wistar dengan konsentrasi optimal 20%.
Kata Kunci: Daun Kelor (Moringa Oleifera lam.), Luka Bakar, Makrofa
HUBUNGAN ANTARA TINGKAT PENGETAHUAN REMAJA PEREMPUAN TENTANG KESEHATAN REPRODUKSI DENGAN KEJADIAN KEHAMILAN REMAJA DI AREA PEDESAAN TAHUN 2024
HUBUNGAN ANTARA TINGKAT PENGETAHUAN REMAJA PEREMPUAN TENTANG KESEHATAN REPRODUKSI DENGAN KEJADIAN KEHAMILAN REMAJA DI AREA PEDESAAN TAHUN 2024
Grace Laorens*, I. Putu Fery Immanuel White**, Ria Sulistiana***, Amirah Basry****
*Mahasiswa Kedokteran, Fakultas Kedokteran, Universitas Tadulako
**Departemen Obstetri dan Ginekologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Tadulako
***Departemen Radiologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Tadulako
****Departemen Anatomi, Fakultas Kedokteran, Universitas Tadulako
Email: [email protected]
ABSTRAK
LATAR BELAKANG : Kehamilan di bawah 20 tahun merupakan masalah kesehatan dan sosial yang signifikan karena berkorelasi dengan tingkat kesakitan dan kematian ibu dan anak. Kehamilan pada usia remaja memiliki risiko medis yang tinggi karena organ reproduksi belum cukup matang untuk berfungsi dengan benar.
TUJUAN : Untuk mengetahui Hubungan Antara Tingkat Pengetahuan Remaja Perempuan tentang Kesehatan Reproduksi dengan Kejadian Kehamilan Remaja di Area Pedesaan Tahun 2024.
METODE : Penelitian ini menggunakan desain cross sectional. Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Tanambulava dan Kecamatan Dolo Barat Kabupaten Sigi pada ibu hamil remaja dan tidak hamil remaja dari September–selesai tahun 2024. Sampel penelitian ini berjumlah 76 responden dengan Teknik sampling purposive sampling. Analisis data dilakukan dengan Univariat dan bivariat.
HASIL : Hasil uji bivariat dengan uji linear by linear dengan nilai P-valu
HUBUNGAN ANTARA RASIO NEUTROFIL LIMFOSIT (RNL) DENGAN STADIUM KANKER PAYUDARA (CARCINOMA MAMMAE) PADA PASIEN RAWAT INAP DI RSUD UNDATA SULAWESI TENGAH PERIODE 2022-2023
HUBUNGAN ANTARA RASIO NEUTROFIL LIMFOSIT (RNL) DENGAN STADIUM KANKER PAYUDARA (CARCINOMA MAMMAE) PADA PASIEN RAWAT INAP DI RSUD UNDATA SULAWESI TENGAH
PERIODE 2022-2023
Siti Azizah, Ryka Marina Walanda, Haerani Harun, Budi Dharmono Tulaka
*Mahasiswa Kedokteran, Fakultas Kedokteran, Universitas Tadulako
**Departemen Biokimia, Fakultas Kedokteran, Universitas Tadulako
***Departemen Patologi Klinik, Fakultas Kedokteran, Universitas Tadulako
****Ilmu Penyakit Dalam, Fakultas Kedokteran, Universitas Tadulako
ABSTRAK
Latar belakang: Kanker payudara merupakan sebuah tumor (benjolan) yang tumbuh di dalam jaringan payudara. Tumor ini dapat tumbuh di dalam jaringan susu, saluran kelenjar susu (lobulus), jaringan lemak, maupun jaringan ikat payudara. Pada kanker payudara dapat terjadi neutrofilia diikuti dengan limfositopenia yang mengakibatkan peningkatan rasio neutrofil limfosit (RNL). Peningkatan RNL telah dikaitkan dengan terjadinya perkembangan kanker.
Tujuan: Untuk mengetahui Bagaimana Hubungan Rasio Neutrofil Limfosit Dengan Stadium Kanker Payudara Pada Pasien Rawat Inap di RSUD UNDATA Sulawesi Tengah periode 2022-2023.
Metode: Penelitian ini menggunakan desain deskriptif analitik dengan metode Cross Sectional. Pengambilan data secara retrospektif (melalui rekam medik) di RSUD Undata Sulawesi Tengah tahun 2022-2023. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan Teknik Non Probability Sampling yaitu total sampling memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Besar minimal sampel dihitung dengan rumus Slovin. Analisis data yang digunakan, yaitu uji korelasi spearman.
Hasil: Hasil uji statistik menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara RNL dan stadium kanker payudara dengan nilai p sebesar 0,001.
Kesimpulan: Terdapat hubungan antara rasio neutrofil limfosit dengan stadium kanker payudara pada pasien rawat inap di RSUD Undata Sulawesi Tengah Periode 2022-2023.
Kata Kunci: Kanker Payudara, Rasio Neutrofil Limfosit (RNL), Stadium
Asuhan Keperawatan Ibu Hamil Dengan Gangguan Anemia Di Wilayah Kerja Puskesmas Bulili Kota Palu.
ABSTRAK
ASUHAN KEPERAWATAN IBU HAMIL DENGAN ANEMIA DIWILAYAH KERJA PUSKESMAS BULILI KOTA PALU
Ni luh Ayu Darmayanti, N21021066
Program Studi D3 Keperawatan Fakultas kedokteran Universitas Tadulako
Dr. Ni Wayan Sridani S. ST, M. Kes
Latar belakang: Anemia merupakan penyakit yang sering dijumpai ibu hamil dimana kadar hemoglobin kurang dari 11,0g/dl, terjadinnya penurunan hemoglobin yang berfungsi mengikat oksigen sehingga ibu hamil mengalami kekurangan oksigen.Tujuan: untuk mendapatkan gambaran Asuhan Keperawatan pada klien ibu hamil dengan Anemia Diwilayah Kerja Puskesmas Bulili Metode: jenis penelitian deskriptif, studi kasus untuk mengeksplorasi masalah Asuhan Keperawatan Ibu Hamil Dengan Anemia Diwilayah Kerja Puskesmas Bulili Kota Palu. Hasil: pengkajian, keluhan pada klien 1 merasa kecapean saat beraktifitas, sulit tidur, tidak patuh mengonsumsi tablet tambah darah sedangkan klien 2 merasa kecapean beraktifitas, sulit tidur, kurangnnya terpapar informasi tentang rutin pemeriksaan ANC. Diagnosa yang ditegakan terdapat dua diagnosa yang sama pada kedua klien yaitu Keletihan,Gangguan pola tidur dan terdapat satu diagnosa yang berbeda yaitu pemeliharaan kesehatan tidak efektif (klien1), dan Manajemen Kesehatan Tidak Efektif (klien2). Perencanaan diberikan pada kedua klien yaitu Manajemen Energi, Dukungan Tidur, Edukasi Efek Samping, Edukasi Kesehatan. Implementasi kedua klien dilakukan sesuai perencanaan yang dibuat. Evaluasi ditemukan klien 1 masalah teratasi sedangkan klien 2 sebagian belum teratasi. Kesimpulan: penelitian diharapkan kedua klien dapat melakukan perubahan masalah kesehatan dengan rutin melakukan pemeriksaan kehamilan melalui pelayanan kesehatan. Saran: diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan tentang Asuhan Keperawatan Ibu Hamil Dengan Anemia Diwilayah kerja Puskesmas Bulili
Kata kunci: Anemia, Asuhan Keperwata
Pengaruh Pemberian Edukasi Untuk Meningkatkan Pengetahuan Lansia Dalam Mengikuti Posyandu Di Kelurahan Lasoani.
ABSTRAK
Pengaruh Pemberian Edukasi Untuk Meningkatkan Pengetahuan Lansia Dalam Mengikuti Posyandu Di Kelurahan Lasoani
Anjeli Ramona Tariwi_N21021033
Program Studi D-III Keperawatan Universitas Tadulako
Dr. Fauzan., S.KM., M.Kes
Latar Belakang : Posyandu merupakan tempat pelayanan kesehatan melalui program puskesmas yang melibatkan lanjut usia, keluarga, masyarakat, dan organisasi masyarakat serta pelaksanaannya. Tujuan: Diketahuinya pengaruh pemberian edukasi untuk meningkatkan pengetahuan lansia dalam mengikuti posyandu di Kelurahan Lasoani. Metode : Rancangan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah dengan rumus slovin dari 43 populasi menjadi 30 sampel. Pada penelitian ini dilakukan di posyandu Matahari dan posyandu Tekukur di Kelurahan Lasoani. Penelliti ini menggunakan liflet untuk mengedukasi dan menggunakan kuesiner yang dibagikan kepada lansia yang memenuhi kriteria. Hasil : Dari hasil penelitian diperoleh adanya pengaruh pada pengetahuan sesudah diberikan edukasi didapatkan 21 responden (70.0%) yang memiliki pengetahuan yang baik sehingga didapatkan pengaruh yang terjadi dengan hasil 0.001 < 0.05. Kesimpulan : Lansia yang berumur 60-65 berjumlah 19 responden (63.3%), dan dominan lebih banyak perempuan 24 responden (80.0%), rata-rata bekerja sebagai IRT 22 responden (73.3%). Sebelum diberikan edukai lansia masih banyak yang mempunyai pengetahuan yang cukup dalam memahami tetang pentingnya posyandu, terdapat 14 responden (46.7%). Sesudah diberika edukasi terjadi perubahan yang signifikan
, lansia sudah memiliki pengetahuan yang baik tentang posyandu, ada 21 responden (70.0%) yang sudah memahami dan mengeriti tentang posyandu. Saran : Diharapkan penelitian ini dilakukan secara lebih baik lagi dengan selalu memperhatikan maslah-masalah yang dirasakan oleh lansia.
Kata Kunci : Posyandu , Pengaruh Edukas
Pengetahuan ibu hamil tentang KB pasca persalinan di wilayah kerja puskesmas kawatuna tahun 2024
ABSTRAK
PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG KB PASCA PERSALINAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KAWATUNA TAHUN 2024
ILFA NURMAKIAH
KB Pasca persalinan adalah penggunaan suatu metode kontrasepsi sesudah melahirkan sampai 42 hari melahirkan. Program keluarga berencana pasca persalinan menjadi salah satu metode alat kontrasepsi dalam rentang waktu minggu pertama hingga minggu ke enam setelah persalinan. Tujuan penelitian adalah untuk mendeskripsikan pengetahuan ibu hamil tentang KB pasca persalinan berdasarkan umur, pekerjaan, paritas di wilayah kerja puskesmas Kawatuna
Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif. Penelitian dilakukan di puskesmas Kawatuna pada bulan juni. Jumlah populasi 117 orang dan sampel 54 orang dengan menggunakan rumus slovin. Analisa data menggunakan analisis univariat dan pengumpulan data menggunakan kuesioner.
Hasil penelitian menunjukan bahwa sebagian besar responden berpengetahuan baik sebanyak 49 responden (90,8%) dan sebagian responden yang berpengetahuan kurang sebanyak 5 responden (9,2%).
Kesimpulan dari penelitian ini bahwa pengetahuan ibu hamil tentang KB pasca persalianan di wilayah kerja puskesmas Kawatuna sebagian besar berpengetahuan baik.
Kata kunci : pengetahuan, ibu hamil,KB pasca persalina
Hubungan pengetahuan dan sikap ibu Terhdap pemberian MP-ASI Pada bayi usia kurang dari 6 bulan Diwilayah Kerja Puskesmas Kawatuna.
ABSTRAK
Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Ibu Terhadap Pemberian MP-ASI Pada Bayi Usia Kurang Dari 6 Bulan
Denis
Latar Belakang : Pemberian MP-ASI terlalu dini pada usia kurang dari 6 bulan adalah indikator bahwa ibu telah gagal memberikan ASI secara eksklusif, sehingga berdampak pada angka cakupan pemberian ASI eksklusif yang masih rendah.Tujuan penelitian ini adalah diketahuinya hubungan antara pengetahuan dan sikap ibu terhadap pemberian MP-ASI pada bayi usi