Research Report - Engineering Science

Research Report - Engineering Science
Not a member yet
    269 research outputs found

    ANALISIS MODEL PERSEDIAAN BARANG EOQ DENGAN MEMPERTIMBANGKAN FAKTOR KADALUARSA DAN FAKTOR ALL UNIT DISCOUNT

    Get PDF
    Persediaan berkaitan dengan penyimpanan bahan baku/bahan setengah jadi/barang jadiuntuk dapat memastikan lancarnya suatu sistem produksi atau kegiatan bisnis bagi suatuperusahaan. Berbagai model persediaan yang telah dikembangkan seringkali tidak melihatadanya faktor masa pakai (kadaluarsa barang). Faktor kadaluarsa merupakan faktor yangpenting untuk menjadi pertimbangan dalam penentuan model persediaan bagi perusahaanyang bergerak dalam industri kimia atau industri makanan. Selain faktor kadaluarsa, faktorlain yang mempengaruhi model persediaan adalah faktor diskon yang diberikan supplierkepada perusahaan. Perusahaan dapat memanfaatkan faktor diskon ini untuk menurunkanbiaya total persediaan. Oleh sebab itu, dalam penelitian ini akan dibahas mengenai modelpersediaan barang dengan mempertimbangkan faktor kadaluarsa barang dan faktor all unitdiscount. Dari model ini akan diperoleh kuantitas pemesanan yang optimal yang akanmeminimumkan biaya total persediaan.Kata kunci : persediaan, EOQ, waktu kadaluarsa, all unit discount

    PENERAPAN CHOICE-BASED CONJOINT ANALYSIS DALAM PENENTUAN KOMBINASI ATRIBUT TERBAIK LAYANAN SELULER

    Get PDF
    Jumlah operator layanan seluler di Indonesia yang banyak menyebabkan tingkat persaingan sangat tinggi, dan mengarah ke perang tarif. Berdasarkan penelitian yang pernah dilakukan oleh operator telekomunikasi terbesar di Indonesia didapati bahwa ada 3 segmen di pasar layanan seluler, yaitu segmen Young-Savvy yang mementingkan harga murah, segmen Established-Premium yang mementingkan pelayanan dan tidak sensitif terhadap harga, dan segmen Rational-Breadwinner yang mementingkan atribut fungsional dari layanan seluler dan masih sensitif terhadap harga.Penelitian ini bertujuan untuk menentukan atribut-atribut dan kombinasi atribut yang mempengaruhi kepuasan konsumen terhadap layanan seluler di segmen Young-Savvy. Segmen ini didominasi oleh palajar dan mahasiswa dengan pengeluaran per bulan di bawah Rp100 ribu. Metode yang digunakan dalam penentuan kombinasi atribut adalah Choice-Based Conjoint Analysis. Metode ini dipilih karena terdapat efek interaksi antar atribut yang disebabkan adanya atribut harga/tarif.Atribut-atribut yang mempengaruhi pilihan terhadap layanan seluler diperoleh melalui proses wawancara dan Focus-Group Discussion (FGD) terhadap responden terpilih yang memiliki pengalaman yang cukup ekstensif dalam menggunakan layanan seluler. Pengolahan data dilakukan dengan software Choice-Based Conjoint Analysis dari Sawtooth Software. Survey dilakukan secara online di mana penjangkauan responden dilakukan dengan penyebaran link melalui situs jejaring sosial dan mailing-list.Kombinasi atribut terbaik yang diperoleh adalah (1) operator: XL; (2) tarif telepon ke sesama: Rp150/min–Rp800/min; (3) tarif telepon ke operator lain: Rp900/min–Rp1400/min; (4) tarif sms ke semua operator: Rp100/sms; (5) promo gratis SMS sepanjang hari: setelah pemakaian 5 SMS/hari; (6) tarif paket data: Rp2/kb; (7) nomor kartu perdana cantik; (8) harga kartu perdana: Rp2000-Rp5000

    Pembuatan Aplikasi Pertukaran File Pada Jaringan Dengan Memperhatikan Aspek Keamanan dan Efisiensi

    Get PDF
    Dalam kegiatan sehari-hari yang menggunakan alat bantu komputer, data-datayang dipergunakan membutuhkan tempat penyimpanan di dalam komputer. Data-datayang berada pada satu komputer, terkadang dibutuhkan juga di komputer yang lainnya.Untuk keperluan tersebut, dapat digunakan flashdisk sebagai media penyimpanansementara. Namun, bila komputer sudah terhubung dengan jaringan, komputer tersebutdapat langsung berbagi data tanpa menggunakan media tambahan lainnya. Kecepatanpertukaran data dipengaruhi oleh sumber daya yang tersedia. Semakin besar kapasitasbandwidth yang dimiliki, semakin cepat proses pertukaran file.Untuk memperkecil ukuran data diperlukan sebuah aplikasi yang dapatmemperkecil atau mengompresi data. Salah satu algoritma yang dapat dipergunakanuntuk mengkompresi data adalah algoritma ZLIB. Secara spesifik, kompresi databertujuan untuk mereduksi tempat penyimpanan data dan mereduksi waktu untukmentransmisikan data yang memiliki kapasitas besar. Dengan memanfaatkan teknikkompresi ini, maka proses pengiriman data akan menjadi lebih maksimal dan mereduksiwaktu transfer file. Dengan adanya kejahatan melalui internet, data pengguna akansemakin tidak aman dan menjadi intaian para penjahat yang menggunakan mediainternet. Data-data pribadi yang dikirimkan melalui internet, tidak seharusnya dapatdibaca dan dimiliki oleh orang lain yang tidak berkepentingan. Agar kerahasiaan datatetap terjamin saat dipertukarkan dibutuhkan suatu mekanisme untuk menjaga keamanandata tersebut.Dalam penelitian ini, penulis akan membuat sebuah aplikasi yang dapatmempertukarkan file melalui internet, dengan memperhatikan aspek keamanan danefisiensi bandwidth. Penulis akan menggunakan metode SSH dan library zlib untukmemenuhi kebutuhan tersebut

    PEMODELAN DAN IMPLEMENTASI ANTAMUKA WEB SERVICE SISTEM INFORMASI UNPAR

    Get PDF
    Saat ini di Universitas Parahyangan (UNPAR) telah berjalan berbagai sistem informasi (SI)perangkat lunak berbasis web yang membantu keberlangsungan kegiatan akademik danadministrasi. Sistem-sistem tersebut antara lain SI Akademik, SI Keuangan, SI Kepegawaian,dan SI Perpustakaan. Seperti pada umumnya perangkat lunak web, layanan yang diberikanbersifat machine-to-human yaitu perangkat lunak menyediakan sajian informasi kepadapengguna yang dapat diakses melalui web browser. Penelitian ini mencoba memodelkan sebuahjalur protokol komunikasi machine-to-machine antara sistem informasi yang ada di UNPARdengan perangkat lunak lainnya, terutama mobile application, dengan memanfaatkan teknologiweb services serta tetap menjaga independensi dan keamanan sistem.Terdapat dua hal yang menjadi fokus analisis utama dari model web services untuk SI UNPARyang akan dirancang. Hal pertama adalah mengenai pemilihan jenis teknologi web services yangsesuai. Ada dua jenis teknologi web services yang lazim digunakan yaitu SOAP/Big WebServices dan REST Web Services yang masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan,serta diperuntukkan untuk keperluan yang berbeda pula. Selain itu, diperlukan pula pemilihanyang sesuai mengenai format pesan pertukaran yang digunakan sebagai media komunikasi antarperangkat lunak luar dengan SI di UNPAR. Hal kedua adalah mengenai mekanisme pengamananjaringan web services agar tetap menjamin tiga prinsip keamanan informasi yaitu authentication,confidentiality, dan integrity.Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan, dirancang sebuah model web services yangmenggunakan kedua teknologi “SOAP” dan “REST” di jalur komunikasi yang berbeda.Sedangkan, untuk format pesan pertukaran digunakan format pesan JavaScript Object Notation(JSON). Yang menjadi elemen utama dari model tersebut adalah Web Services Server berbasisJava 2 Enterprise Edition (J2EE) yang dibangun terpisah dengan aplikasi SI di UNPAR. Aplikasitersebut akan berfungsi sebagai pintu gerbang yang menghubungkan perangkat lunak luardengan SI UNPAR. Untuk mekanisme autentikasi, digunakan mekanisme Single Sign-On yangdidukung oleh sebuah web server bernama Central Authentication Service (CAS). Untukmenguji apakah model tersebut dapat diimplementasikan, dibangun tiga prototipe perangkatlunak, yaitu Web Services Server, CAS Server, dan aplikasi klien uji yang mensimulasikan carakerja dari model. Kumpulan prototipe tersebut menjalankan dua buah layanan yang dimiliki olehSI UNPAR yaitu “Melihat Jadwal Kuliah” dan “Mengubah Nomor Telepon Mahasiswa”.Diharapkan prototipe tersebut dapat dikembangkan menjadi perangkat-perangkat lunak utuhsehingga bisa membuka semua layanan yang diperlukan agar dapat diakses oleh aplikasiperangkat lunak lainnya

    EFEK JENIS DAN JUMLAH GLUTEN SUBSTITUTE SERTA PUTIH TELUR DALAM PEMBUATAN ROTI TAWAR KOMPOSIT

    No full text
    Peningkatan konsumsi roti oleh masyarakat di Indonesia saat ini mendorong tingginya importepung gandum. Seringkali pula ketersediaan tepung tsb. tidak parallel dengan kebutuhan.Masalah yang timbul apabila penggunaan tepung gandum dalam roti diganti dengan tepunglain adalah tidak adanya struktur jaringan yang bisa terbentuk untuk menahan gas CO2.Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan roti tawar komposit yang mengandung tepungsingkong dengan penambahan gluten substitute. Analisa terhadap karakteristik roti yangdihasilkan meliputi shelf life, kekerasan roti, densitas, daya kembang, struktur crumb danwarna crust. Metodologi penelitian yang dilakukan terdiri dari penentuan waktupencampuran, fermentasi I dan fermentasi II. Kemudian dilanjutkan dengan pembuatanadonan roti dengan perbandingan penggunaan tepung terigu : tepung singkong = 2:1 dan 1:1.Pengganti gluten (gluten substitute) yang ditambahkan adalah carboxylmethylcellulose(CMC) dan xanthan gum (XG) dengan variasi 2% dan 3% serta variasi tanpa dan denganpenambahan 10% putih telur. Analisa terhadap kekerasan roti menggunakan TextureAnalyzer CT3-Brookfield dan menunjukkan hasil antara 41 – 465.5 g. Daya kembang rotidiukur secara metrik. Pertumbuhan jamur pada semua sample yang disimpan pada suhu ruangmuncul pada hari ketiga. Roti yang menunjukkan hasil terbaik dalam artian yang mempunyainilai kekerasan terendah, daya kembang tertinggi, warna crust dan struktur crumb yang dapatditerima adalah roti komposit dengan variasi ratio tepung terigu : tepung singkong = 2:1dengan penambahan 10% putih telur dan 2% CMC. Untuk mendapatkan roti yang berbasistepung singkong saja dengan karakteristik yang menyamai roti yang berbasis tepung terigumasih memerlukan penelitian lebih lanjut

    Konsep Kearifan Lokal Dalam Arsitektur Rumah Tinggal Masyarakat Kota Pesisir Utara Jawa Kasus Studi : Arsitektur Rumah Tinggal di Kampung Sumber Girang - Lasem

    Get PDF
    Bentuk arsitektur jawa pesisiran di Pesisirutara Jawa merupakan arsitektur yang sangat dipengaruhi olehnilai-nilai budaya Arab, Kolonial dan Cina. Hal inidiperkuat dengan data sejarah tentang masuknya budaya Arabpada abad ke - 15, Kolonial abad ke – 16 dan Cina abad ke -13 di kawasan tersebut.Studi ini bertujuan untuk mengungkap konsepkearifan lokal dalam arsitektur rumah tinggal masyarakat kotaPesisir utara Jawa di kampung tumbuh mandiri Jawa, yaknikampung Sumber Girang, Lasem yang merupakan permukimanmasyarakat Jawa yang dipengaruhi oleh nilai dan unsur budayaCina. Nilai-nilai dan konsep kearifan lokal tersebutmemiliki unsur yang baku sehingga bentuk arsitekturnya dapatditelusuri melalui relasi konsep fungsi, bentuk dan maknanyayang pada akhirnya akan menemukan struktur permukaan danstruktur dalam arsitektur masyarakat kota Pesisir utara Jawa.Metode yang digunakan dalam studi ini adalahdeskriptif, analitis dan interpretatif berdasar pada buktiempiris dengan menerapkan teori budaya, strukturalisme,tipolmorfo dan relasi fungsi, bentuk dan makna yang digunakanuntuk mengungkap konsep kearifan lokal dalam arsitektur rumahtinggal masyarakat kota Pesisir utara Jawa.Hasil dari studi ini menyebutkan bahwaarsitektur pesisir memiliki konsep kearifan lokal dalamarsitektur yang dapat diterapkan pada rumah-rumah di kawasanperumahan tradisional lainnya berdasarkan latar belakangpengaruh budayanya. Studi ini diharapkan dapat memberikanmanfaat sebagai rujukan bagi kasus studi yang serupa dibeberapa kawasan Pesisir lainnya serta dapat menyumbangkanpengetahuan teori arsitektur rumah tinggal Pesisir sertaadanya konsep kearifan lokal dalam arsitektur secaraberkesinambungan.Kata kunci : Konsep, kearifan, lokal, arsitektur rumahtinggal, masyarakat kota Pesisir utara Jaw

    PENELUSURAN POLA RUANG DAN MASSA PADA 41 KAWASAN BABAKAN DI KOTA BANDUNG

    Get PDF
    Babakan merupakan istilah dalam Bahasa Sunda yang berarti tempat atau hasil darikegiatan membuka lahan untuk agrikultur dan bermukim. Tercatat ada 41 nama wilayahdi kota Bandung yang memuat kata Babakan.Sebagai produk kegiatan bermukim, Babakan membentuk pola fisik spasial tertentu yangmungkin berbeda dan mempunyai keunikan tersendiri dibanding dengan bentuk fisikspasial lingkungan yang terbangun karena bentukan sebuah kegiatan perencanaanformal.Oleh karena itu, penting dilakukan penelitian tentang anatomi fisik-spasial kawasanBabakan tersebut. Dengan menggunakan metode membaca pola-pola massa dan ruang,hirarki jaringan, dan elemen software dan hardware kawasan Babakan, didapatkantemuan penting untuk memperkaya basis teoretik morfologi lingkungan binaan diIndonesia. Temuan tersebut berupa klasifikasi Babakan di Bandung berdasarkan polakonfigurasi ruang dan massa; pola hirarki jaringan ruang jalan; dan pola sebaran elemensoftware dan hardwarenya

    KONFIGURASI ELEMEN FISIK SPATIAL DI RUMAH SUSUN DUKUH SEMAR CIREBON

    Get PDF
    Rumah Susun Dukuh Semar (RSDS) di Cirebon yang dikenal sebagai Rusunwaadalah rusun generasi pertama (1999an) dan hingga kini merupakan satusatunyarusun di Cirebon yang awalnya diperuntukkan bagi masyarakat umumyang berpenghasilan menengah bawah, namun kini digunakan sebagai asramamahasiswa Akademi Maritim Cirebon (AMC).Beberapa tahun yang lalu pernahkondisinya tidak terisi penuh, agak terlantar dan kurang terawat, danmenyandang citra yang kurang baik dalam beberapa pemberitaan terutamadalam hal keamanan.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi antaraelemen fisik arsitektural dan konfigurasi fisik spatial RSDS dengan persepsikeamanan yang dirasakan oleh penghuninya.Hal itu penting diketahui untuk upaya mengembalikan citra RSDS menjadi lebihbaik melalui konfigurasi fisik-spatial elemen arsitekturalnya.Saran dari keilmuanarsitektur dibutuhkan untuk melengkapi khasanah pengetahuan tentangpengelolaan perumahan massal vertikal di perkotaan, yang sangat penting bagisemua pihak yang berkiprah terkait dengan penggagas, perencana, perancang,pengembang, pembangun, pengelola, dan pengawas hunian vertikal diperkotaan, yang tidak dapat dipungkiri merupakan bagian penting masa depanperkotaan di Indonesia.Metode kualitatif digunakan dalam penelitian ini. Survai lapangan dilakukan untukmendapatkan data konfigurasi elemen fisik spatial arsitektural, yang akandigunakan untuk menganalisis sistem konfigurasi ruang dan jalur pergerakanbaik di bangunan maupun di lingkungan RSDS. Metode kuantitatif digunakanuntuk mengetahui persepsi penghuni akan rasa aman pada hunian danlingkungannya. Temuan dan inovasi yang didapat berupa pengungkapan faktorkonfigurasi fisik spatial arsitektural pada bangunan RSDS dan lingkungannnyayang sesuai dengan kriteria kerentanan yang cenderung berpeluang memberirasa aman atau tidak aman bagi penghuninya.Hal itu merupakan temuan baruyang diharapkan berguna untuk diterapkan dalam menunjang pembangunan danpengembangan IPTEKS terkait pengadaan hunian vertikal yang memberipeluang bagi kehidupan dengan kualitas yang lebih baik di perkotaan.Kata Kunci: Konfigurasi elemen fisik-spatial, rusun, Dukuh Semar Cirebo

    Kajian Arsitektural Percandian ‘Kayu’ pada Masa Klasik Tengah dan Muda di Jawa (Identifikasi)

    Get PDF
    Penelitian terhadap desain arsitektur percandian pada umumnya ditekankanpada candi-candi batu, sementara candi-candi kayu masih belum banyak dilakukanPenelitian terhadap kawasan ini dapat membuka wawasan bahwa bangunan candi padahekekatnya tidak hanya terbuat dari batu saja melainkan dari kayu. Di sisi lainpenelitian candi-candi tersebut pada umumnya didasarkan pada pendekatan ilmukesejarahan dan arkeologi. Oleh karena itu penelitian ini mencoba untuk mengenalipercandian kayu dalam perspektif ilmu arsitektur. Pendekatan Tipo-morfologiarsitektural dapat digunakan sebagai landasan analisis di dalam penelitian ini.Penelitian ini mengambil lokasi di Kawasan Jawa Tengah-Jawa Timur dan Bali.Kawasan ini diperkirakan relatif masih banyak memiliki temuan-temuan yangmengandung unsur-unsur percandian kayu tersebut. Percandian di kawasan ini memilikiartefak reruntuhan candi dan sisa-sisa permukiman kuno yang dibangun kurang lebihdari abad 8 sampai 15 Masehi. Bali merupakan contoh konkret bagaimana arsitekturcandi kayu masih digunakan khususnya pada Pura-puranya dalam wujud Meru.Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pola-pola bangunan yangmenggunakan kayu. Melalui penelitian ini diharapkan akan diketahui pula korelasibentuk arsitekturalnya dengan arsitektur candi batu baik di Jawa ataupun candi kayu diJawa Barat dan di Sumatra. Diharapkan penelitian ini dapat memberikan wawasan danmasukan kepada pengembangan ilmu pengetahuan, khususnya yang berkaitan dengan‘desain arsitektur percandian di Nusantara’ Temuan-temuan yang diperolehdiharapkan nantinya dapat digunakan sebagai pengembangan dan rekontekstualisasinilai-nilai seni arsitektur percandian di masa kini

    STRUKTUR PESISIR (WATERFRONT) KOTA CIREBON - JAWA BARAT Studi Kasus:Telaah Morfologi kawasan Pesisir Kelurahan Panjunan, Lemahwungkuk, Kasepuhan, Kasunean - Kota Cirebon.

    Get PDF
    Tujuannya penelitian ini berupaya mengkonseptualisasikan struktur kota lama danpengembangan struktur baru pesisir kota Cirebon di masa sekarang. Penelitian ini, mengkaji strukturkota(jalan,sungai,kanal,pantai) sebagai bagian morfologi pembentuk kota Cirebon danmenstrukturisasikan pola pengembangan kawasan pesisir kota ini sebagai waterfront city.Peran kota Cirebon sekarang sebagai ibukota kabupaten Ciebon di Jawa Barat. Kota inidilintasi oleh jalur Pantura dan berbatasan dengan Kabupaten Indramayu, Kabupaten Majalengkadan Kabupaten Kuningan dan Propinsi Jawa Tengah. Letak kota secara geografis pada koordinat108° 33´ BT dan 6° 42´ LS. sebagai dataran rendah dengan luas wilayah pantai ±3.810 Ha.Sedimentasi telah menambah luas wilayah administrasi kota, diperkirakan hingga menjadi ± 75 ha.Sejarah mencatat kota ini telah dikenal dari 622 tahun lalu sebagai kota bandar terbukasampai kekawasan Asia Tenggara dengan pelabuhan Muara Jati di pesisir pantai laut Jawa danmenjadi pusat kerajaan dan penyebaran Islam terutama di wilayah Jawa Barat (1479).Morfologi kota Cirebon tidak terlepas dari perkembangan peran ketiga Kesultanan di kotaini, yaitu: Kesultanan Kasepuhan, Kesultanan Kanoman, dan Kesultan Kaceribonan. Pengaruhperdagangan antar bangsa hingga kolonial Belanda (1596) turut menentukannya, maupun intervensikekuasaan yang merubah status pemerintahan kota Cirebon dari disahkannya menjadi GemeenteCheribon (1926), dirubah menjadi Kota Praja (1957), kemudian ditetapkan sebagai Kotamadya(1965) hingga sekarang menjadi Kota Cirebon.Pertumbuhan terencana struktur kota lama signifikan terjadi di era penjajah Belanda, yangmengintervensi struktur awal berbasis lintasan-lintas lokal tradisional. Pembangunan jaringan jalanDe Groote Postweg (1808-1811) dan jalur kereta api menghubungkan beberapa kota di pulau Jawajuga melintas kota Cirebon. Kebijakan ini memicu peran kota menjadi kota transit dan berpengaruhpula bagi pertumbuhan industri dan perdagangannya. Peran pelabuhan Cirebon masa sekarangsangat penting mendukung kota-kota di Jawa Barat, disamping adanya jalan Pantura yangmelintasinya, menjadikan peran Cirebon berkembang sebagai kota dagang, kota transit dan kotawisata kesejarahan. Dinamika perkembangan ini menuntut tersedianya ruang penunjang bagikebutuhan kota yang terpadu dengan struktur kota lama.Permasalahan fisik spasial kota di era kebijakan otonomi daerah masa sekarang adalahkendala luas kota Cirebon, yang dibatasi oleh wilayah kabupaten tetangganya maupun pesisir lautJawa. Akibatnya peluang perkembangan tata ruang kota perlu dikonsepkan secara vertikal dan atauhorisontal kearah laut, yaitu mengembangkan potensi dan strukturisasi dataran rendah pesisir yangterbentuk oleh sedimentasi.Diperlukan beberapa penelitian yang memberi dasar kelayakan pelaksanaan konsepsi diatas,diantaranya adalah penelitian struktur (urban path)pesisir kota ini, pada sample kawasan KelurahanPanjunan, Lemahwungkuk, Kasepuhan, Kasunean - Kota Cirebon. Penelitian morfologi kota inidilaksanakan pada bulan Agustus–Desember 2012 dan menjadi bagian dalam roadmap penelitianurban architecture waterfront di Indonesia. Metoda penelitian ini berbasis kualitatif- interpretatif.Hasil penelitian ini bermanfaat bagi tatar akademik untuk memperluas wawasan lokalitas arsitekturkota tepian air [urban waterfront], menggali informasi dan kontribusi bagi tataran praktek untukpengembangan pembangunan kota Cirebon menuju New Waterfront City di masa depan.Keywords: Elemen Urban Path, Struktur dan Arsitektur Kota, Pesisir Kota, Cirebo

    261

    full texts

    269

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Research Report - Engineering Science
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇