Research Report - Engineering Science

Research Report - Engineering Science
Not a member yet
    269 research outputs found

    Kinerja Katalis Gula dalam Pembuatan Biodiesel dari Minyak Goreng Bekas

    Full text link
    Katalis yang paling umum digunakan dalam pembuatan biodiesel adalah katalis basa. Namun katalis basa baik yang homogen maupun heterogen dapat menyebabkan timbulnya reaksi samping penyabunan bila digunakan pada bahan baku yang memiliki kandungan asam lemak bebas tinggi seperti minyak goreng bekas. Untuk mengatasi hal ini, pembuatan biodiesel dapat dilakukan dengan menggunakan katalis asam. Akan tetapi, penggunaan katalis asam homogen dapat menimbulkan masalah korosi, sedangkan penggunaan katalis asam heterogen cenderung sangat mahal. Dari literatur ditemukan bahwa gula yang tersedia melimpah dengan harga relatif murah, dapat diolah menggunakan proses pirolisis dan sulfonasi menghasilkan katalis asam heterogen, yang dapat digunakan dalam pembuatan biodiesel. Dalam penelitian ini akan dilakukan pembuatan katalis asam heterogen berbahan dasar gula untuk kemudian dipelajari karakteristik fisik dan kimianya serta kinerjanya dalam pembuatan biodiesel dari minyak goreng bekas. Dari hasil pengujian katalis ditemukan bahwa dimensi katalis yang dihasilkan mencapai skala mikrometer dengan kandungan sulfonat diperkirakan lebih dari 8%. Dari uji coba pembuatan biodiesel dari minyak goreng bekas menggunakan katalis tersebut diperoleh rentang densitas biodiesel sebesar 0,890 – 0,906 g/mL; rentang viskositas sebesar 8,996 – 9,162 mm2/s; serta rentang rendemen sebesar 65 – 93%

    PELESTARIAN ARSITEKTUR MUSEUM SONOBUDOYO YOGYAKARTA

    Full text link
    Adaptasi Museum Sonobudoyo terhadap tuntutan modernisasi dan lingkungannya yang berubahperlu dicermati pengaruhnya pada kebertahanan makna kultural Budaya Jawa. Studi Ini bertujuanmendeskripsikan fokus Pelestarian Arsitektur, Elemen-elemen Arsitektur Museum yang signifikan danImplementasi pelestariannya. Ketidak-pahaman akan pelestarian beresiko pada hilangnya MaknaKultural yang bernilai.Metode yang digunakan dalam studi ini ialah deskriptif-analitis dan interpretatif berdasarkan buktiempiris dengan menerapkan teori strukturalisme, relasi fungsi-bentuk-makna arsitektur dan teoripelestarian arsitektur, untuk mengungkap fokus pelestarian arsitektur, elemen-elemen signifikanobjek studi dan Implementasi pelestarian arsitektur.Fokus Pelestarian Arsitektur: Fungsi saat ini ialah kegiatan Pameran pada Bangunan utama,Pendopo dan halaman (semula Pendopo untuk menerima tamu/pertunjukan. Bentuk Bangunan(selubung, tata ruang, struktur bangunan), Ruang luar (tapak, lingkungan, arca), dekorasi, ornamen.Makna Kulturalnya ialah bangunan Jawa melalui aspek Bentuk yang serupa rumah tradisionalbangsawan Jawa.Elemen Arsitektur signifikan: Pendopo (terbuka, atap limasan, struktur rangka kayu), Banguan Utama(semi tertutup, tata ruang rumah Jawa), Gerbang Utama, pagar muka/ cepuri, gerbang samping,ornamen/dekorasi (kebenan, saton, wajikan, lung-lungan, padma, peksi garuda, kaligrafi dan wuwungatap).Implementasi pelestarian: Perawatan rutin pada semua bagian bangunan, Adaptasi pada Pendopo(area gamelan ditengah ruangan di bawah atap puncak, kaca pelindung dinetralkan), adaptasiBangunan Utama (optimalisasi penerangan alami), konsolidasi gerbang samping (penguatan).Kata kunci: Fungsi, bentuk, makna, signifikan, implementasi

    KONSULTASI TEKNIS PEMBANGUNAN MASJID Kasus Studi : Masjid Kompleks Perumahan GRIYA INTAN ASRI GARUT

    Full text link
    Pengabdian pada masyarakat ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Kompleks Perumahan Griya Intan Sari Garut. Masjid dilihat dari fungsinya bukan hanya tempat ibadah saja tetapi merupakan pusat kegiatan berdimensi luas dalam sebuah permukiman. Namun, pengembang merasa tidak punya kompetensi untuk merancang mesjid berserta fasilitasnya. Ini disebabkan karena perancangan masjid mempunyai aturan-aturan tertentu yang baku sesuai persyaratan akidah agama Islam.Menyikapi permasalahan akan kebutuhan warga Kompleks Perumahan Griya Intan Asri dan berlandas pada situasi serta permasalahan spesifik, diusulkan pembangunan menggunakan sistem Fast track. Dengan demikian perancangan dapat berjalan paralel dengan pelaksanaan di tempat. Dengan dilandasi pertimbangan-pertimbangan akidah-akidah agama Islam

    Studi Tekuk Torsi Lateral Pada Balok Kolom dengan Metode Beda Hingga

    Full text link
    Struktur baja, sering kali mempunyai komponen struktur yang memikul beban yangmenimbulkan momen lentur dan gaya aksial tekan yang biasanya disebut balok kolom. Seringkali untuk kepentingan efisiensi dan optimasi, balok kolom dibuat berbentuk web tapered.Dalam Spesifikasi AISC 2010, interaksi antara momen lentur dan gaya aksial tekan tersediapersamaan untuk interaksi tersebut, namun sebenar dibuat untuk balok prismatis. Untuk baloktidak prismatic web tapered Design Guide 25 menggunakan balok kolom prismatic untukmenerapkan persamaan AISC tersebut.Dalam penelitian ini hendak dilakukan studi tekuk torsi lateral akibat kombinasi lentur dan aksialtekan untuk balok tidak prismatis web tapered. Pembahasan masalah ini belum dijumpai padaliterature tentang stabilitas, baik dalam buku buku teks maupun dalam jurnal jurnal ilmiah.Untuk itu pertama, dilakukan penurunan persamaan diferensialnya terlebih dahulu. Dankemudian penyelesaian persamaan diferensial tersebut diselesaikan dengan metode beda hingga.Untuk itu dibuat program computer untuk menyelesaikan masalah balok kolom tersebut denganmenggunakan bahasa Fortran.Hasil analisis dengan metode beda hingga disajikan dalam bentuk kurva interaksi antara momenlentur dan gaya aksial dan kemudian dibandingkan dengan kurva interaksi yang diperoleh daripersamaan dari AISC. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa kurva interaksi yangdiperoleh dari hasil analisis dengan metode beda hingga berada diatas tetapi dekat dengan kurvainteraksi dari AISC 2010. Kesimpulannya adalah bahwa interaksi AISC cukup cocok digunakanbalok kolom tidak prismatis

    Problem Solving dengan Metode Identifikasi Variabel berdasarkan Skema: Tinjauan terhadap Topik Termodinamika

    Full text link
    Metode Identifikasi variabel berdasarkan skema merupakan salah satu metode problem solving dalam fisika terkait formulasi, yaitu menentukan persamaan dengan skema berdasarkan pemahaman persoalan. Formulasi pada dasarnya dibuat untuk menyederhanakan konsep, namun justru yang terjadi adalah pendapat bahwa fisika sulit karena terlalu banyak rumus. Metode ini dibuat untuk menunjukkan bahwa menyelesaikan masalah terkait formulasi bukanlah hal yang sulit. Metode ini sebelumnya telah diterapkan pada formulasi relativitas khusus, pada penelitian ini akan diterapkan pada topik termodinamika. Metode ini mendapat respon positif dari mahasiswa.Kata kunci : identifikasi variabel, skema, termodinamik

    HIBAH PENGABDIAN BAGI PEMBANGUNAN MASYARAKAT KOMUNITAS IBU BELAJAR MATEMATIKA (IbM) DI SDN CIUMBULEUIT 3

    Full text link
    Program pengabdian masyarakat ini dilaksanakan oleh kelompok dosen dan mahasiswa jurusan Matematika UNPAR untuk kedua kalinya. Sebelumnya kami telah mengadakan dengan SD mitra SDN Bandung Baru 1, SDN Bandung Baru 2, SDN Ciumbuleuit 4 pada tahun 2012. Program ini berupa pelatihan dan pendampingan bagi komunitas ibu untuk belajar Matematika yang biasanya dianggap sulit. Merujuk pada Millennium Development Goals (MDGs) yang dideklarasikan oleh PBB tahun 2000, pendidikan dasar, kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan adalah dua diantara delapan tujuan milenium tersebut. Ibu merupakan salah satu faktor penting dalam pendidikan anak-anak, namun kadang karena belum setaranya kesempatan pendidikan bagi perempuan mengakibatkan akses untuk memasuki lapangan kerja tidak mudah demikian pula untuk keterlibatan dalam pendidikan anak-anak mereka. Komunitas Ibu Belajar Matematika (IbM) adalah suatu program pengabdian kepada masyarakat yang ditujukan kepada kelompok ibu-ibu yang memiliki putera-puteri yang sedang belajar ditingkat sekolah dasar. Melalui program IbM ini, kami ingin membantu pihak sekolah, khususnya SDN Ciumbuleuit 3, untuk menumbuhkan dan mengembangkan minat siswa dalam mempelajari matematika dengan mengubah pandangan bahwa belajar matematika adalah menyenangkan. Pada program IbM ini dilakukan revisi dari modul sebelumnya dan penambahan beberapa modul baru

    PENGEMBANGAN MODEL DAN TOOLS UNTUK MENGAUDIT APLIKASI WEB SEKALA BESAR (WEB ENTERPRISE AUDIT)

    Full text link
    Pemanfaatan aplikasi web sekala besar (web enterprise) untuk mengimplementasikan sistem informasi pada organisasi memberikan manfaat (benefit) dan potensi resiko. Sebagai proses pengendalian resiko, perlu dilakukan audit secara berkala. Agar audit berjalan efektif, diperlukan metodologi, model audit dan kakas (tools).Pada penelitian ini diusulkan model audit aplikasi web sekala besar (web enterprise audit) dengan mengkombinasikan framework ISACA dan ISO/IEC 25010. Framework ISACA lebih berfokus pada aspek fungsional dan tata kelola, sedangkan ISO/IEC 25010 berfokus pada aspek non fungsional, khususnya performansi dan reliabilitas yang mencerminkan karakteristik aplikasi web sekala besar. Model yang diusulkan diharapkan menyediakan jaminan kualitas yang lebih komprehensip.Untuk mengimplementasikan model usulan, kakas uji Integrated Web Test Environment (IWTE) yang telah dihasilkan pada penelitian sebelumnya diadopsi dan dikembangkan lebih lanjut. IWTE telah menyediakan modul uji fungsional dan uji beban. Agar memenuhi kebutuhan model usulan, pada penelitian ini, IWTE dikembangkan dengan menambah modul uji pengendalian yang diturunkan dari application control (AC) assesment dari COBIT 4.1 yang digunakan dalam framework ISACA.Hasil pengujian pada kasus Student Portal Unpar menunjukkan bahwa model dan kakas yang diusulkan dapat memberikan hasil yang memadai. Namun, pada proses pengujian ditemukan kesulitan dalam deployment aplikasi agen uji IWTE khususnya untuk uji beban. Untuk penelitian lanjutan, diberikan saran untuk mengembangkan aplikasi IWTE dengan kelengkapan fungsi analisis statistik dan visualisasi hasil pengujian.Kata kunci: audit aplikasi web sekala besar, web enterprise audit, IWTE, framework ISACA, ISO/IEC 2501

    DIALOG ILMU DAN IMAN: SUATU PENDEKATAN DAN CARA REALISASINYA – TAHAP 3

    Full text link
    Tujuan jangka panjang penelitian ini adalah untuk menunjang konkretisasi cara pelaksanaan dan penerapan dialog ilmu dan iman di lingkungan Universitas Katolik Parahyangan (Unpar), dalam rangka memenuhi persyaratan yang dikemukakan dalam Konstitusi Apostolik tentang Universitas Katolik tahun 1990. Sasaran khususnya adalah menemukan prosedur sederhana yang agak mudah dilaksanakan oleh warga Unpar. Metode yang digunakan dalam studi ini adalah metode pengamatan yang direfleksikan lalu diuji dengan beberapa tugas mingguan dalam beberapa kuliah yang sedang dijalankan. Dengan cara  ini juga terjajagi minat dan sikap, cara berpikir dan perilaku mahasiswa masa kini yang akan menjadi pimpinan masyarakat masa depan. Hasil sementara Tahap III ini adalah kesimpulan, bahwa ilmu dan iman memiliki prosedur yang selaras, sehingga peluangnya membesar, untuk saling memperkaya melalui dialog dalam menggali makna dan arah. Perbedaan prosedur ilmu dan iman adalah dalam cara pengujian: yang pertama membatasi diri pada hal yang dapat diukur, yang digunakan untuk mengkonsistenkan hipotesis dengan pengamatan-terukur; sedangkan yang kedua terutama mengandalkan intuisi-hatinurani yang terus menerus diasah dan ditantang konsistensinya dengan pengamatan. Kesimpulan sementara ini tentu perlu diuji lebih lanjut, dengan menemukan prosedur yang lebih konkret dan khas bagi bidang teknik, bidang ilmu, maupun bidang dogma atau kesimpulan-hipotesis yang dikemukakan berdasarkan proses iman, untuk melihat bagaimana konsistensi ilmu dan iman. Karena itu penelitian ini sebaiknya ditindaklanjuti

    ANALISIS TINGKAT KEPENTINGAN DAN PERFORMANSI LAYANAN PENDIDIKAN TINGGI DI TEKNIK INDUSTRI – UNPAR

    Full text link
    Perbaikan secara berkesinambungan harus selalu dilakukan oleh organisasi apapun, termasuk institusi pendidikan agar dapat bertahan dan berkembang dalam persaingan yang sangat ketat. Teknik Industri sebagai salah satu program studi yang ada di Unpar juga menghadapi situasi persaingan dalam merebut calon mahasiswa yang semakin ketat. Adanya stagnansi peminat yang mendaftar ke Teknik Industri Unpar harus diwaspadai oleh pengelola program studi. Upaya-upaya kreatif untuk meningkatkan jumlah peminat harus terus dipikirkan tidak hanya sekedar melalui promosi-promosi tetapi juga dengan upaya jangka panjang seperti membangun reputasi yang baik di mata masyarakat. Reputasi dapat dicapai dengan penyampaian mutu yang tinggi kepada konsumennya. Saat ini di mata mahasiswa sebagai konsumen utama Program Studi Teknik Industri, mutu layanan yang disampaikan TI masih belum sempurna. Oleh karena itu perbaikan terhadap mutu layanan menjadi sangat krusial. Hampir tidak mungkin semua perbaikan dilakukan dalam waktu yang bersamaan. Banyak kendala antara lain yang utama adalah dana menuntut organisasi termasuk TI-Unpar untuk melakukan prioritas perbaikan. Dalam penelitian ini, prioritas perbaikan disusun dengan melihat dampak perbaikan terhadap kepuasan mahasiswa sehingga sumber daya yang dimiliki dapat dimanfaatkan secara efisien dan efektif

    261

    full texts

    269

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Research Report - Engineering Science
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇