269 research outputs found
Sort by
PELUANG SUATU TIM UNTUK MENCAPAI PERINGKAT TERTENTU DALAM SUATU TURNAMEN
Pada penelitian sebelumnya, kami telah menemukan batas atas minimum agar suatutim pada Liga Inggris dapat memperoleh kesempatan untuk berlaga pada UEFAChampion League dan batas bawah maksimum sehingga suatu tim pada Liga Inggristidak dapat memperoleh kesempatan untuk berlaga pada UEFA Champion League.Batas-batas ini diberikan untuk turnamen yang bersifat ½ kompetisi maupunkompetisi penuh. Untuk kompetisi penuh, batas atas minimum agar suatu tim dijamindapat berlaga pada UEFA Champion League adalah 34!! (atau 103 poin). Untukmencapai batas ini, suatu tim maksimum kalah 3 kali. Jika lebih dari itu, maka tidakada jaminan tim tersebut dapat berlaga pada UEFA Champion League. Namun,selama Liga Inggris ini bergulir sejak tahun 1992, tidak ada satu tim pun yang pernahmenjadi juara 1 dengan memperoleh poin di atas 100. Dengan demikian, padapenelitian ini kami akan mencari peluang suatu tim agar dapat memperoleh peringkat1 sampai 4 (syarat agar suatu tim memperoleh kesempatan berlaga di UEFAChampion League) setiap kali tim tersebut telah melakukan sejumlah pertandinganpada suatu musim kompetisi. Peluang ini dicari dengan memanfaatkan teoremaBorel, kemudian dibuat simulasi untuk melihat peluang dari masing-masing tim diLiga Inggris setelah melakukan sejumlah pertandingan. Selain itu, kami jugamenghitung peluang tim terdegradasi di Liga Inggris ini. Setelah liga berjalan sekitarsetengahnya (yaitu hingga akhir tahun 2011), dapat dilihat tim-tim yang berpeluangbesar untuk masuk empat besar dan tim-tim yang berpeluang besar untukterdegradasi
Perancangan Algoritma Pemotongan Gaji Untuk Pajak Penghasilan
Pemotongan pajak karyawan oleh sebuah perusahaan swasta merupakan kewajiban daripemerintah berdasarkan UU Pajak Penghasilan. Pemotongan pajak atas gaji karyawan dengantepat bukan hal mudah. Hal yang membuat kesulitan penghitungan pajak karena gaji yangdibayarkan dapat terdiri lebih dari satu jenis dan perhitungan gaji serta pajaknya tidak terintegrasi.Oleh karena itu kemungkinan terjadinya kesalahan pemotongan pajak untuk gaji karyawan sangatbesar. Dua kejadian yang mungkin terjadi adalah kelebihan pembayaran pajak dan kekuranganpembayaran pajak.Pada penelitian ini akan dirancang sebuah algoritma untuk mengatasi permasalahan kesalahanperhitungan jumlah pajak yang harus dibayar oleh karyawan. Perancangan algoritma disusundengan mengacu pada UU No. 36 Tahun 2008 tentang Pajak Penghasilan
VLAN Sebagai Solusi Infrastruktur Jaringan Yang Lebih Efisien
Seiring dengan berkembangnya teknologi terutama komputer dan internet, kitadapat mendapatkan informasi dengan semakin mudah. Hal itu pula yang mendorongjumlah pengguna komputer dan internet semakin besar. Terlebih di lingkunganUniversitas Parahyangan, jumlah mahasiswa dan karyawan yang menggunakan internetsemakin banyak dari waktu ke waktu. Pertambahan user yang menggunakan jaringanakan menyebabkan infrastruktur jaringan yang sudah ada, harus semakin ditingkatkanagar tidak membuat pengguna kecewa akibat penurunan performa jaringan. Pertambahanalat jaringan untuk mendukung infrastruktur tidak bisa hanya sekedar menambah agarsemakin banyak user yang bisa terhubung ke suatu jaringan tertentu. Penambahan suatualat juga akan mempengaruhi performa jaringan terutama delay dan juga kompleksitasjaringan akan semakin rumit untuk dikelola.Vlan adalah sebuah teknologi yang memungkinkan sebuah LAN dibagi menjadibeberapa domain yang berbeda. Vlan juga memungkinkan penggabungan jaringan yangterpisah lokasi, namun seakan-akan terletak dalam 1 domain yang sama. Penelitianpenggunaan VLAN di lingkungan laboratorium Komputasi FTIS memberikan hasilbahwa VLAN dapat meningkatkan performa jaringan, pembagian jaringan berdasarkanketentuan tertentu, mempermudah pengelolaan, meminimalkan biaya, dan penerapanmetode keamanan
IDENTIFIKASI KEBUTUHAN AKAN SISTEM REHABILITASI BERBASIS TEKNOLOGI TERJANGKAU UNTUK PENDERITA STROKE DI INDONESIA
Serangan stroke yang dialami seseorang dapat membawa kelainan neurologis seperti berkurangnya kemampuan motorik anggota tubuh dan otot, kognitif, visual dan koordinasi secara signifikan. Akibat penyakit yang dideritanya, penderita stroke menjadi bergantung pada orang lain dalam menjalankan aktivitas kehidupannya sehari-hari (activities of daily living) seperti makan dan minum, mandi, berpakaian dan sebagainya. Kemandirian dan mobilitas penderita stroke menjadi berkurang atau bahkan hilang, hal ini dapat berpengaruh terhadap kualitas hidup (quality of life) yang dimiliki.Salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas hidup penderita stroke adalah melalui rehabilitasi. Terapi rehabilitasi berbasis teknologi menjanjikan latihan terapi yang lebih interaktif, efektif dan independen, dibandingkan dengan terapi rehabilitasi yang konvensional. Namun di satu sisi, diperlukan biaya yang sangat tinggi untuk menyediakan sistem rehabilitasi berbasis teknologi sehingga menjadi relatif tidak terjangkau di negara berkembang seperti Indonesia. Oleh karena itu, penelitian ini akan berusaha mengidentifikasi peluang desain akan suatu sistem rehabilitasi berbasis teknologi yang terjangkau (low-cost) untuk penderita stroke di Indonesia.Melalui wawancara dan observasi dengan sekelompok penderita stroke, dokter spesialis rehab medik dan dokter spesialis saraf serta terapis okupasi, diperoleh 16 kebutuhan akan suatu sistem rehabilitasi berbasis teknologi terjangkau untuk penderita stroke di Indonesia yang teridentifikasi. Daftar kebutuhan yang telah dihasilkan menjadi dasar untuk melanjutkan proses perancangan sistem rehabilitasi untuk penderita stroke tersebut
Penentuan Jenis Koagulan dan Dosis Optimum untuk Meningkatkan Efisiensi Sedimentasi dalam Instalasi Pengolahan Air Limbah Pabrik Jamu X
Sesuai peraturan yang berlaku, industri jamu wajib melakukan pengolahan air limbah yang muncul dari proses produksinya. Instalasi Pengolahan Air Limbah Pabrik Jamu PT X belum memberikan efisiensi pengolahan yang diharapkan sehingga perlu dilakukan perbaikan. Salah satu operasi pengolahan air limbah yang berpengaruh besar terhadap kualitas effluent adalah pengendapan untuk memisahkan padatan. Operasi pengendapan utama terjadi pada circular clarifier. Hasil pemeriksaan kualitas air limbah yang dilakukan secara berkala oleh pabrik menunjukkan kandungan padatan tersuspensi effluent yang masih jauh di atas batas yang diijinkan dalam Perda Jateng No. 5 Tahun 2012 sehingga mengindikasikan dibutuhkannya penambahan proses koagulasi-flokulasi pada circular clarifier yang sudah ada. Percobaan koagulasi-flokulasi dengan PAC menghasilkan hasil yang lebih baik daripada dengan FeSO4. Dosis PAC yang menyebabkan penyisihan paling tinggi adalah 0,163 g/L mencapai nilai 99,24%. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan gambaran untuk menentukan jenis dan dosis koagulan yang dapat secara efektif mempercepat proses pengendapan, khususnya pada pengolahan air limbah ekstraksi jamu di PT X
PENGARUH PERENCANAAN KOTA BARU TERHADAP DINAMIKA DAN KUALITAS RUANG ARSITEKTURAL KORIDOR PENGHUBUNG ANTAR KAWASAN (Studi Kasus Koridor Serpong-Tangerang)
Kebijakan pembangunan kota baru di Indonesia memberikan kebebasan yang lebih luas kepada pihak swasta untuk membuat perencanaan pada lahan yang mereka miliki, termasuk pengadaan infrastruktur. Kebijakan yang ada juga memberikan kesempatan pihak swasta untuk berperan secara aktif mulai dari pengadaan maupun pemanfaatan infrastruktur yang sudah ada, hingga membangun pusat-pusat aktivitas yang menjadi generator pertumbuhan di sekitarnya. Pengembangan yang dilakukan secara terpisah-pisah menyisakan problematika pada ruang yang tidak termasuk dalam lingkup perencanaan dan pengelolaan pengembang. Pertumbuhan yang tidak terkendali mengalahkan kecepatan pemerintah dalam menyusun kebijakan. Penelitian ini bermaksud untuk memahami dan mengenali dinamika elemen-elemen pembentuk struktur kota baik yang terencana maupun tidak terencana dalam relasinya membentuk suatu kualitas ruang kota. Rujukan tentang elemen-elemen kota pembentuk struktur ruang digunakan sebagai dasar menentukan instrumen penelitian, sedangkan rujukan kualitas kota digunakan sebagai dasar penentuan parameter dalam menentukan peningkatan dan penurunan kualitas ruang. Kasus studi yang diambil adalah periferi kawasan kota mandiri Bumi Serpong Damai.Kata kunci: Kota baru, Elemen struktur kota, Kualitas ruan
Tatanan Permukiman Sepanjang Sungai sebagai Perwujudan Ekologi Masyarakat
Bermukim merupakan kebutuhan dasar dari setiap manusia. Permukiman yang ada berkembang dipengaruhi oleh berbagai macam faktor. Sitinjau dari segi ekologi manusia, setiap permukiman pasti terbentuk dari dua hal, yang pertama adalah ekosistemnya atau wadah lingkungan alam permukiman tersebut, dan yang kedua merupakan sistem sosial yang ada di dalamnya.Permukiman Kampung Cidadap merupakan permukiman yang ada di sebelah Sungai Cikapundung, kampung ini akan dikaji melalui elemen-elemen pembentuk ekosistemnya serta elemen dan sistem sosial yang terjadi di dalamnya. Pengkajian akan dapat melihat bentuk kampung serta keterkaitan ekosistem yang berupa lingkungan alam (kontur, sungai, ruang terbuka), ekosistem buatan yang berupa massa bangunan dan juga ruang-ruang sirkulasi. Sistem sosial yang terbentuk didalamnya meliputi pelaku (usia dan gender), struktur aktivitas, dan struktur kepercayaan
MOTIVASI SITE MANAGER PADA PROYEK KONSTRUKSI DI KOTA BANDUNG
Konsep motivasi yang diimplementasikan pada pekerjaan konstruksi akan meningkatkan kinerja proyek konstruksi melalui peningkatan produktivitas pekerja konstruksi. Maka dari itu,penerapan konsep motivasi diperlukan pada proyek konstruksi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan tingkat kebutuhan, tingkat motivator, tingkat demotivator, dan alternatif yang direkomendasikan untuk meningkatkan motivasi site manager pada proyek konstruksi di Kota Bandung. Penelitian dilaksanakan dengan berdasarkan dua teori motivasi, yaitu Teori Kebutuhan Maslow dan Teori Herzberg. Survai dilaksanakan dengan menyebarkan kuesioner terhadap 31(tiga puluh satu) responden dengan jabatan site manager pada proyek konstruksi dengan kualifikasi 5-7. Hasil penelitian menunjukkan bahwa site manager pada proyek konstruksi di Kota Bandung berada pada tingkatan physiological needs dan need for esteem. Hal ini disebabkan karena para sitemanager di Kota Bandung bmasih berfokus pada pemenuhan kebutuhan dasar mereka dan penghargaan terhadap hasil kerja mereka. Untuk faktor motivator, penelitian menunjukkan bahwafaktor motivator utama bagi site manager pada proyek konstruksi di Kota Bandung adalah upah yang baik dan penghargaan dari atasan.Untuk faktor demotivator, penelitian menunjukkan bahwa faktor demotivator utama bagi site manager pada proyek konstruksi di Kota Bandung adalahkurang baiknya kerjasama dengan divisi lain dan kurangnya perhatian dari atasan.Alternatif yang dapat diusulkan berdasarkan faktor motivator adalah dengan menyediakan upah yang baik bagi site manager yang memiliki kinerja yang baik dan memberikan penghargaan terhadap manajer proyekyang memiliki pencapaian yang baik. Alternatif yang dapat diusulkan berdasarkan faktor demotivator adalah dengan menggunakan pekerja atau pelaksana yang telah memiliki pengalaman bekerja sama dengan site manager. Selain itu, upaya lain yang dapat dilakukan adalah dengan memberikan perhatian lebih kepada site manager.Kata kunci : site manager, motivasi, motivator, demotivato
KOMUNITAS IBU BELAJAR MATEMATIKA (IPTEKS BAGI MASYARAKAT) : MITRA SDN BANDUNG BARU 1, SDN BANDUNG BARU 2, SDN CIUMBULEUIT 1, SDN CIUMBULEUIT 4
Program pengabdian masyarakat ini dilaksanakan oleh kelompok dosen dan mahasiswa jurusan Matematika UNPAR untuk kedua kalinya. Sebelumnya kami telah mengadakan dengan SD mitra SDN Bandung Baru 1, SDN Bandung Baru 2, SDN Ciumbuleuit 4 pada tahun 2012. Dan pada tahun 2013 ini ditambah dengan SDN Ciumbuleuit 1. Program ini berupa pelatihan dan pendampingan bagi komunitas ibu untuk belajar Matematika yang biasanya dianggap sulit. Merujuk pada Millennium Development Goals (MDGs) yang dideklarasikan oleh PBB tahun 2000, pendidikan dasar, kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan adalah dua di antara delapan tujuan milenium tersebut. Ibu merupakan salah satu faktor penting dalam pendidikan anak-anak, namun kadang karena belum setaranya kesempatan pendidikan bagi perempuan mengakibatkan akses untuk memasuki lapangan kerja tidak mudah demikian pula untuk keterlibatan dalam pendidikan anak-anak mereka. Komunitas Ibu Belajar Matematika (IbM) adalah suatu program pengabdian kepada masyarakat yang ditujukan kepada kelompok ibu-ibu yang memiliki putera-puteri yang sedang belajar di tingkat sekolah dasar. Melalui program IbM ini, kami ingin membantu pihak sekolah, untuk menumbuhkan dan mengembangkan minat siswa dalam mempelajari matematika dengan mengubah pandangan bahwa belajar matematika adalah menyenangkan.Persiapan kegiatan berupa pendekatan kepada sekolah mitra, penyusunan modul, dan perencanaan dilaksanakan pada semester pertama tahun 2013. Pelaksanaan kegiatan dilaksanakan pada semester kedua tahun 2014. Kegiatan diikuti oleh sekitar 50 peserta. Sebagian besar peserta adalah ibu-ibu yang memiliki anak yang sedang duduk di kelas 1 SD. Kegitan berlangsung dengan baik, terbukti dari hasil kuisioner evaluasi pelaksanaan dimana para ibu dan sekolah mitra merasakan manfaat dari kegiatan ini dan mengharapkan kelanjutan dari kegiatan ini
Kajian Tipomorfologi Arsitektur Percandian ‘Kayu’ di Jawa
Penelitian ini merupakan kelanjutan dari penelitian yang telah dilakukan sebelumnya tentang identifikasi percandian kayu. Penelitian ini akan ditekankan pada aspek perkembangan dan korelasi dengan percandian lainnya bauk di kawasan yang sama atau berbeda. Penelitian terhadap desain arsitektur percandian pada umumnya ditekankan pada candi-candi batu, sementara candi-candi kayu masih belum banyak dilakukan. Penelitian terhadap ranah ini dapat membuka wawasan bahwa bangunan candi tidak hanya terbuat dari batu melainkan dari kayu. Di sisi lain penelitian candi-candi tersebut pada umumnya didasarkan pada pendekatan ilmu kesejarahan dan arkeologi. Oleh karena itu penelitian ini mencoba untuk mengenali percandian kayu dalam perspektif ilmu arsitektur dari sudut pandang form dan space. Pendekatan Tipo-morfologi arsitektural dapat digunakan sebagai landasan analisis di dalam penelitian ini.Penelitian ini mengambil lokasi di Jawa dan Bali. Kawasan ini diperkirakan relatif masih banyak memiliki temuan-temuan yang mengandung unsur-unsur percandian kayu tersebut. Percandian di kawasan ini memiliki artefak reruntuhan candi dan sisa-sisa permukiman kuno yang dibangun kurang lebih dari abad 8 sampai 15 Masehi. Bali merupakan contoh konkret bagaimana arsitektur candi kayu masih digunakan khususnya pada Pura-puranya dalam wujud Meru.Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pola-pola bangunan yang menggunakan kayu. Melalui penelitian ini diharapkan akan diketahui pula korelasi bentuk arsitekturalnya dengan arsitektur candi batu baik di Jawa ataupun di Nusantara pada umumnya. Diharapkan penelitian ini dapat memberikan wawasan dan masukan kepada pengembangan ilmu pengetahuan, khususnya yang berkaitan dengan ‘desain arsitektur percandian di Nusantara’ Temuan-temuan yang diperoleh diharapkan nantinya dapat digunakan sebagai pengembangan nilai-nilai seni arsitektur percandian