159 research outputs found

    Aplikasi Khemometri untuk Klasifikasi Air Kelapa Segar dan Olahannya Berdasarkan Spektra UV dan Kandungan Mineral

    Full text link
    Kajian aplikasi khemometri untuk mengklasifikasi air kelapa segar dan produk olahannya telah dilakukan dengan menggunakan analisis komponen utama (Principal Component Analysis, PCA) berdasarkan data spektra UV Vis. Klasifikasi didukung dengan kajian analisis kesamaan kandungan natrium, kalium, magnesium, dan kalsium dalam air kelapa dalam kemasan yang dibandingkan dengan air kelapa alami. Sampel air kelapa segar, minuman isotonik, minuman air kelapa dalam kemasan, serta air soda masing-masing ditambahkan air demineralisasi dengan perbandingan 1:2 dan diukur absorbansinya dengan menggunakan spektrofotometer UV-Vis. Setiap sampel dipindai absorbansinya dari kisaran panjang gelombang 200-800 nm. Data absorbansi yang diperoleh kemudian diolah untuk memperoleh data derivatif pertama dan derivatif kedua. PCA dilakukan pada data absorbansi, data derivatif pertama dan derivatif kedua dari data absorbansi. Penelitian kemudian dilanjutkan dengan mengevaluasi kandungan logam Na, Ca, Mg, dan K menggunakan Atomic Absorption Spectrometer (AAS). Masing-masing sampel dianalisis secara duplo dengan menggunakan AAS. Analisis statistik kandungan logam Na, Ca, Mg, K dilakukan dengan menggunakan ANOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa air kelapa dalam kemasan merk X berdasarkan analisis dengan PCA merupakan air minum dalam kemasan yang terbuat dari air kelapa segar. Model PCA yang terbaik adalah model PCA yang dihasilkan dari data absorbansi spektra UV-Vis. Kandungan mineral air kelapa dalam kemasan merk X yang dianalisis dengan AAS dan dikombinasikan dengan ANOVA memiliki perbedaan yang signifikan dengan air kelapa segar.Kata kunci: air kelapa, kontrol kualitas, klasifikasi, analisis komponen utama, kadarmineral

    Aplikasi untuk Identifikasi Short Message Service (SMS) Spam Berbasis Android

    Full text link
    Penggunaan smartphone sebagai salah satu teknologi komunikasi yang murah, mudah dan cepat, sering dimanfaatkan oleh sebagian orang yang tidak bertanggung jawab untuk melakukan tindak kejahatan melalui SMS. Maraknya penipuan melalui SMS dapat menyebabkan terjadinya kejahatan berupa spamming SMS, sehingga dalam penelitian ini dibangun sebuah sistem tool berbasis web untuk Melakukan identifikasi pada smartphone android dalam pengkategorian spam SMS, yang diimplementasikan dengan menggunakan algoritma Naive Bayessian Filter untuk menentukan nilai probabilitas isi SMS dari smartphone Android Samsung Galaxy Young Kernel NAND.Metode yang digunakan adalah model proses forensik, yang terdiri dari tahap pemeliharaan, pengumpulan, pemeriksaan, analisis dan pelaporan. Pengambilan data dilakukan dengan cara mengektrak pesan yang ada dalam memori internal (ROM) dari handphone Android menggunakan tool AFLogical-OSE dengan memilih data SMS yang disimpan dalam /mnt/sdcard/forensics dan kemudian ditransfer ke komputer via kabel data.Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan pengujian terhadap 65 jenis sms, 43 sms yang diidentifikasi sebagai spam dan 22 sms bukan spam. Analisis data menggunakan pendekatan kata (n-gramar) maka diperoleh hasil yang sebagian besar adalah spam.Kata kunci: Model Proses Forensik, Naive Bayessian Filter, spam

    Perancangan dan Analisis Kinerja Private Cloud Computing dengan Layanan Infrastructure-As-A-Service

    Full text link
    Mesin server merupakan salah satu penunjang dan komponen utama yang harus ada dalam mengembangkan suatu karya ilmiah dengan berbasis web. Mahalnya server menjadi kendala mahasiswa/mahasiswi dalam menghasilkan suatu karya ilmiah. Konfigurasi server yang dapat dilakukan dimana saja dan kapan saja menjadi sebuah keinginan mendasar, selain pemesanan mesin yang mudah, cepat dan fleksibel. Untuk itu diperlukan sebuah sistem yang dapat menangani permasalahan tersebut. Cloud computing dengan layanan Infrastructure-As-A-Serveice (IAAS) dapat menyediakan sebuah infrastruktur yang handal. Untuk mengetahui kinerja sistem diperlukan suatu analisis performance antara server cloud (instance) dengan server konvensional. Hasil penelitian dari analisis kinerja private cloud computing dengan layanan Infrastructure-As-A-Service (IAAS) ini menunjukkan bahwa perbandingan kinerja satu server cloud atau server virtual cloud dengan satu server konvensional tidak jauh berbeda namun akan terlihat perbedaan kinerja yang signifikan jika dalam satu server node terdapat lebih sari satu server virtual dan sistem ini memberikan tingkat penggunaan resource server yang lebih maksimal.Kata kunci: Cloud Computing, Infrastructure As-A-Service (IAAS), analisis Performance

    Pelatihan Bobot Jaringan Syaraf Tiruan Menggunakan Particle Swarm Optimization untuk Peramalan Tingkat Inflasi

    Full text link
    Masalah peramalan adalah masalah yang sering ditemukan dalam proses pengambilan keputusan. Tool yang cukup populer untuk menangani masalah peramalan adalah Jaringan Syaraf Tiruan. Jaringan Syaraf Tiruan banyak digunakan karena kemampuannya untuk meramalkan data nonlinear time series. Algoritma pembelajaran yang sering digunakan untuk memperbaiki bobot pada Jaringan Syaraf Tiruan adalah Backpropagation. Namun proses pembelajaran Backpropagation terkadang menemui kendala seperti over fiting sehingga tidak dapat menggeneralisasi masalah. Untuk mengatasi masalah tersebut diusulkan penggunaan Particle Swarm Optimization untuk melatih bobot pada jaringan. Performa dari masing-masing model akan diukur dengan Mean Square Error, Mean Absolute Percentage Error, Normalized Mean Square Error, Prediction Of Change In Direction, Average Relative Variance. Untuk keperluan analisis model digunakan data time series inflasi di indonesia. Metode yang diusulkan menunjukan sistem jaringan hybrid mampu menangani masalah peramalan data time series dengan performa mendekati Jaringan Syaraf Tiruan Backpropagation.Kata kunci— Peramalan, jaringan syaraf tiruan, particle swarm optimization, inflasi, prediction of change in direction, average relative varianc

    Perbandingan Efisiensi, Efektifitas dan Kualitas Algoritma Rijndael dengan Algoritma Camellia pada Citra Digital

    Full text link
    Algoritma kriptografi harus dirancang agar pada satu sisi dapat digunakan oleh pengguna yang sah, dan pada sisi lain sulit dipecahkan oleh penyerang. Kriteria penting untuk algoritma kriptografi yang baik adalah bahwa ia harus praktis efisien bagi pengguna yang sah. Sebuah algoritma juga umumnya diharapkan efektif yang artinya semua operasi yang akan dilakukan dalam algoritma harus cukup dasar bahwa secara prinsip dapat dikerjakan tepat dan dalam panjang waktu yang terbatas. Citra digital dapat dengan cepat disalin, dipindahkan, dan digandakan tanpa kehilangan informasi atau kualitas gambar. Inspeksi visual tidak cukup untuk menentukan kualitas dari citra terenkripsi.Dalam penelitian ini dilakukan perbandingan terhadap citra digital menggunakan algoritma Rijndael dan algoritma Camellia. Perbandingan dilakukan terhadap tiga format citra digital yaitu .bmp, .jpg, .png dengan ukuran citra uji 32x32 piksel. Penelitian ini menggunakan parameter Big O, Avalanche Effect, deviasi maksimum, koefisien korelasi, deviasi ketidakteraturan, waktu proses dan PSNR citra untuk menentukan efisensi, efektifitas, kualitas algoritma Rijndael dengan algoritma Camellia terhadap citra digital.Berdasarkan hasil pengujian yang dilakukan, didapatkan beberapa kesimpulan yaitu algoritma Rijndael lebih efisien dibandingkan algoritma Camellia, algoritma Camellia lebih efektif dibandingkan algoritma Rijndael dan dari segi kualitas algoritma Rijndael lebih unggul dibandingkan dengan algoritma Camellia.Kata kunci: Efisien, efektif, kualitas, citra digital, kriptografi, algoritma Rijndael, algoritma Camelli

    Implementasi Algoritma Suffix Tree Clustering dan Nearesrt Neighbor untuk Mengelompokkan Berita pada Timeline Twitter

    Full text link
    Kedinamisan konten tweet berita yang disebarkan oleh organisasi penyedia berita pada Twitter, menimbulkan banyaknya jumlah tweet yang dipublikasikan setiap harinya. Hal ini dapat menambah panjang halaman web mikroblog, sehingga menimbulkan permasalahan klasik yaitu memerlukan proses page scrolling yang lebih lama pada saat proses pembacaan semua teks tweet berita yang ada. Salah satu pemecahan permasalahan yang dapat dilakukan untuk mengurangi panjang halaman web tersebut adalah dengan cara melakukan pengelompokkan teks berita yang ada secara tematik. Sistem pengelompokan yang tepat untuk permasalahan ini adalah sistem pengklasteran. Berdasarkan beberapa penelitian yang ada, salah satu metode yang baik dalam proses pengklasteran dokumen teks adalah Suffix tree Tree Clustering (STC). Metode ini mempunyai tingkat ketepatan yang sangat tinggi karena dalam pembentukan klaster berdasarkan pada phrase-shared di antara dokumen-dokumen teks yang ada.Tetapi salah satu penelitian yang ada, dalam melakukan proses pengklasteran dengan menggunakan algoritma Suffix Tree Clustering (STC) masih menghasilkan dokumen teks anggota klaster Other Topics dalam jumlah yang banyak dan jika diperhatikan dokumen teks anggota klaster ini juga diketahui masih ada relevansinya dengan dokumen teks anggota pada klaster yang ada. Oleh karena itu, dokumen teks yang berada pada klaster Other Topics ini, perlu dibandingkan dengan semua dokumen teks di klaster yang ada untuk mengetahui tingkat kemiripannya. Dengan demikian, dokumen teks anggota klaster Other Topics ini dapat diklasifikasikan ke dalam salah satu klaster tertentu dengan menggunakan fungsi cosine similarity berdasarkan dari hasil perhitungan dengan menggunakan metode Vector Space Model (VSM) yang mengacu pada frekuensi term dan frekuensi dokumen yang ada. Hasil perhitungan ini, akan digunakan oleh metode Nearest Neighbor dalam proses klasifikasi untuk menentukan klaster tujuan perpindahan bagi dokumen teks anggota klaster Other Topics. Kriteria klaster sebagai tujuan perpindahan adalah klaster dengan jumlah anggota terbanyak yang memiliki kemiripan tertinggi. Proses perpindahan dokumen teks anggota klaster Other Topics ini akan mengakibatkan berkurangnya jumlah angota klaster tersebut. Pada akhirnya, jika klaster Other Topics tidak memiliki anggota maka klaster ini pun dapat dihilangkan.Kata kunci: Classification, Clustering, Cosine Similarity, Nearest Neighbor, Suffix Tree Clustering

    Perbandingan Ekstraksi Ciri Full, Blocks, dan Row Mean Spectrogram Image dalam Mengidentifikasi Pembicara

    Full text link
    Pada sebuah sistem identifikasi pembicara, pemilihan metode ekstraksi ciri dan ukuran ciri yang digunakan mempengaruhi tingkat keakuratan identifikasi. Berkaitan dengan hal itu, dalam penelitian ini akan dijabarkan perbandingan tiga metode ekstraksi ciri CBIR yaitu row mean image, full image, dan blocks image. Ketiga metode tersebut digunakan untuk mengidentifikasi pembicara dengan menitikberatkan pada ukuran selection feature vector yang digunakan.Data suara diperoleh dari rekaman suara menggunakan handphone. Rekaman suara berasal dari 10 orang narasumber dengan rincian 5 pria dan 5 wanita. Setiap narasumber mengucapkan lima buah kalimat yaitu Selamat Pagi, Selamat Siang, Selamat Sore, Selamat Malam, dan Dengan Siapa serta diulangi delapan kali tiap kalimat. Rekaman suara yang digunakan terlebih dahulu dikonversi menjadi image spectrogram menggunakan STFT. Spectrogram yang terbentuk kemudian diteruskan ke kekre transform lalu diekstraksi cirinya. Penggunaan kekre transform bertujuan untuk menyeleksi dan mengambil kemungkinan-kemungkinan ciri yang optimal serta juga meringankan proses komputasi.Menggunakan data reference 250 image spectrogram dan data testing 150 image spectrogram memberikan hasil bahwa metode ekstraksi ciri full image memperoleh persentase identifikasi lebih tinggi yaitu 93,3% dengan ukuran fitur 32x32.Kata kunci---Identifikasi pembicara, Spektrogram, Transformasi kekre, Full image, Blocks Image, Row mean imag

    Kinerja Electronic Nose untuk Membedakan Antara Sampel Urin Positif dan Negatif Mengandung Metadon

    Full text link
    Kinerja electronic nose untuk membedakan sampel urin mengandung metadon atau tidak sudah diteliti. Meningkatnya penyalahgunaan narkoba memerlukan penanganan yang serius terutama sekali terkait dengan pencegahan. Hal ini dapat dilakukan melalui deteksi sampel urin. Pada penelitian ini, difokuskan pada metadon karena terkait dengan Program Terapi Rumatan Metadon para pengguna narkoba. Electronic nose (e-nose) yang digunakan pada dasarnya tidak didesain khusus untuk sampel urin. Electronic nose yang digunakan pada penelitian ini terdiri dari delapan larik sensor gas komersial dan menghubungkan sistem akuisisi data serta sistem pengenalan pola berdasarkan Principal Component Analysis (PCA). Sampel urin mengandung metadon diperoleh dari Puskesmas Gedongtengen Yogyakarta, sedangkan sampel urin tidak mengandung metadon dikumpulkan dari relawan (mahasiswa) dibawah pengawasan selama penelitian. Sebelum pengujian kinerja electronic nose, masing-masing sampel urin tidak membutuhkan perlakuan dan persiapan khusus. Sampel dapat secara langsung dideteksi setelah dimasukkan dalam wadah sampel electronic nose. Suhu wadah sampel dipertahankan sekitar 600C. Dari analisis PCA, ditemukan bahwa total varians dari PC1 dan PC2 adalah lebih dari 90%. Ini menunjukkan bahwa electronic nose dapat diterapkan sebagai instrument alternatif untuk deteksi cepat urin yang mengandung metadon.Katakunci: electronic nose, penyalahgunaan narkoba, metadon, urin, deteksi cepa

    Prototipe Sistem Pakar Pendiagnosa Penyakit Karies Pada Gigi Menggunakan Fuzzy Inference System Dengan Metode Tsukamoto

    Full text link
    Masalah kesehatan gigi khususnya gigi berlubang (caries) masih menjadi persoalan serius di Indonesia. Data kementerian kesehatan menyebutkan hampir 80% penduduk Indonesia mengalami karies gigi. Dari survei juga terungkap hanya 38% siswa yang menjaga pola makan yang baik, 37% mendatangi dokter gigi enam bulan sekali, dan 60% memiliki karies gigi.Selama ini sudah ada beberapa metode dalam melakukan diagnosa dan menentukan tingkat resiko penyakit terutama dalam bentuk sistem pakar. Pada penelitian sistem pakar pendiagnosa penyakit karies menggunakan Fuzzy Inference System dengan metode Tsukamoto untuk menentukan tingkat resiko penyakit yang mungkin diderita oleh pasien. Input yang dibutuhkan adalah gejala dan ciri-ciri klinis yang terdapat pada bagian gigi oleh pasien. Basis pengetahuan dirancang dengan menggunakan kaidah produksi (IFTHEN). Nilai perkiraan hipotesa (fire strength) yang diperoleh pada setiap aturan fuzzy untuk setiap penyakit pada basis pengetahuan, kemudian dikomposisikan dengan menggunakan rata-rata terbobot (weighted averange defuzzifier). Hasil rata-rata terbobot ini merupakan output resiko penyakit karies

    Pengaruh Ion Cu(II) dan Ion Ni(II) Terhadap Efektivitas Fotoreduksi Ion Cr(VI) Terkatalisis TiO2

    Full text link
    Telah dipelajari pengaruh ion Cu(II) dan Ni(II) pada konsentrasi yang bervariasi terhadap efektivitas fotoreduksi ion Cr(VI) yang terkatalisis TiO2. Proses fotoreduksi dilakukan dengan menyinari campuran yang terdiri dari larutan ion Cr(VI) dan serbuk fotokatalis TiO2 dengan dan tanpa adanya ion Cu(II) maupun ion Ni(II), dalam reaktor fotoreduksi yang dilengkapi lampu UV dan dengan pengadukan secara kontinyu. Kondisi proses fotoreduksi adalah 50 mL larutan ion Cr(VI) 0,05 mmol/L, ion Cu(II) dan Ni(II) dengan konsentrasi yang bervariasi, TiO2 seberat 30 mg dan waktu reaksi selama 24 jam. Jumlah Cr(VI) yang tereduksi dihitung berdasarkan selisih antara konsentrasi ion Cr(VI) awal dengan konsentrasi ion Cr(VI) sisa dalam larutan setelah proses fotoreduksi. Konsentrasi Cr(VI) sisa ditentukan dengan metode Spektrofotometri UV/Vis.Hasil penelitian menunjukkan efektivitas fotoreduksi ion Cr(VI) terkatalisis TiO2 dengan adanya ion Cu(II) mengalami penurunan seiring dengan kenaikan konsentrasi ion Cu(II) karena adanya kompetisi fororeduksi dan adsorpsi. Adanya penambahan ion Ni(II) tidak berpengaruh terhadap fotoreduksi ion Cr(VI) namun berpengaruh terhadap adsorpsi. Proses penyinaran dengan adanya TiO2 terhadap limbah elektroplating yang mengandung ion Cr(VI), ion Cu(II) dan ion Ni(II) dapat menurunkan konsentrasi ketiga logam tersebut

    150

    full texts

    159

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    BIMIPA
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇