Ekonomikawan: Jurnal Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan
Not a member yet
285 research outputs found
Sort by
Analisis Penentuan Sektor Unggulan Perekonomian dan Formulasi Strategi Pengembangannnya di Kabupaten Indragiri Hilir
Indonesia memiliki tujuan untuk menyejahterakan kehidupan masyarakat secara menyeluruh melalui pembangunan nasional. Penelitian ini bertujuan memperkuat daya saing sehingga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dengan cara mengetahui sektor ekonomi di Kabupaten Indragiri Hilir. Data yang digunakan adalah data primer dan sekunder periode tahun 2012-2016 berupa kuesioner dan PDRB Kabupaten Indragiri. Metode analisis yang digunakan adalah Location Quotient (LQ), Shift Share (SS), Model Rasio Pertumbuhan (MRP), Analitycal Hierarchy Process (AHP). Hasil penelitian ini memperoleh hasil jika sektor ekonomi pertama yaitu pertanian berperan sebagai sektor basis yang memiliki keunggulan kompetitif. Penelitian menggunakan alat analisis AHP menghasilkan bahwa strategi perencanaan pembangunan untuk Kabupaten Indragiri Hilir dalam pengembangan sektor unggulan adalah dengan kebijakan promosi daerah yang didukung melalui masterplan daerah dan pemasaran daerah
Kemampuan Panel ARDL Memprediksi Ketahanan Fundamental Ekonomi Negara Muslim Emerging Market
Tujuan penelitian membahas masalah penurunan ketahanan fundamental ekonomi negara Muslim Emerging Matket, baik jangka pendek maupun jangka panjang. Analisis data memakai Panel ARDL. Hasil penelitian menyimpulkan secara panel ternyata jumlah uang beredar menjadi leading indicator untuk pengendalian negara Indonesia, Bangladesh, Malaysia, Pakistan dan UEA, Arab Saudi, Turkey. Posisinya stabil dalam short run dan long run. Leading indicator utama efektivitas variabel dalam pengendalian ketahanan fundamental ekonomi negara emerging market Muslim yaitu investasi dilihat dari stabilitas short run dan long run, dimana jumlah uang beredar signifikan mengendalikan ketahanan fundamental ekonomi
Edukasi Penggunaan Internet Sehat, Aman dan Produktif Melalui Kelompok Majelis Taklim
Penggunaan internet selain membawa dampak positif kepada masyarakat, juga dapat memberikan dampak buruk melalui konten-konten negatif. Selain itu terdapat berbagai jenis kejahatan melalui internet yang mengancam keselematan penggunanya. Masyarakat perlu diberikan pengetahuan agar dapat melindungi diri dan keluarga dari pengaruh konten negatif dan dari ancaman kejahatan melalui internet. Aplikasi-aplikasi yang bermanfaat juga perlu diperkenalkan kepada masyarakat agar mengasilan sesuatu dari penggunaan internet. Edukasi penggunaan internet secara sehat, aman, dan produktif dimulai dari kelompok majelis taklim di daerah Jakarta Barat. Dari jumlah peserta yang hadir dapat dilihat bahwa kegiatan dapat diterima dengan baik oleh kelompok majelis taklim. Dari sesi tanya jawab terlihat bahwa materi yang disampaikan dapat dipahami dengan baik oleh peserta yang hadir. Kegiatan edukasi penggunaan internet serupa diharapkan dapat dilakukan secara berkelanjutan di majelis-majelis taklim lain
Analisis Elastisitas Investasi Dengan Penurunan Kemiskinan Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2010-2017
Kemiskinan merupakan permasalahan serius yang harus diatasi negara berkembang. Pemerintah sangat berperan penting dalam menanggulangi masalah kemiskinan. Pemerintah melalui Nawa Cita menjadikan investasi berupa pembangunan infrastruktur yang menjadi program unggulan. Pembangunan infrastruktur ditujukan untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi yang akan menurunkan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis apakah investasi atau pembangunan infrastruktur yang gencar dilakukan oleh Pemerintah saat ini efektif dan efisien dalam menurunkan angka kemiskinan di Kalimantan Selatan. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan menggunakan data persentase penduduk miskin dan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB). Alat analisis yang digunakan adalah rumus elastisitas. Berdasarkan hasil penghitungan menggunakan rumus elastisitas, gencarnya pembangunan infrastruktur berhasil menurunkan tingkat kemiskinan selama tahun 2010-2017. Investasi yang digelontorkan sebelum maupun sesudah 2014 sudah on the track, karena sama-sama memberikan nilai elastisitas negatif terhadap kemiskinan. Akan tetapi, jika dilihat dari besaran elastisitasnya, setelah tahun 2014 nilai elastisitasnya lebih kecil dibanding periode sebelumnya. Hal ini menunjukkan investasi yang dilakukan kurang efisien dalam menurunkan angka kemiskinan di Kalimantan Selatan
Kajian Tingkat Kemiskinan di Kabupaten Batu Bara Provinsi Sumatera Utara Pasca Pemekaran
Kabupaten Batu Bara merupakan kabupaten yang lahir dari pemekaran Kabupaten Asahan pada tahun 2007. Di Kabupaten Batu Bara, jumlah penduduk miskin periode tahun 2007 sampai 2017 terus mengalami fluktuasi. Menunjukkan tren menurun mulai tahun 2007 sampai dengan tahun 2012 tetapi terus berfluktuasi mulai tahun 2013 sampai dengan tahun 2017. Penelitian ini dimaksudkan untuk mengkaji tingkat kemiskinan di kabupaten Batu Bara pasca pemekaran. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah tingkat pengangguran terbuka, TPT (X1), perumbuhan ekonomi (X2), tingkat pendidikan (X3), dan tingkat kemiskinan (Y). Data yang digunakan mulai tahun 2007 sampai dengan 2017, dengan analisis data kuantitatif metode regresi berganda. Dari hasil penelitian ditunjukkan bahwa tingkat pengangangguran terbuka (TPT), pertumbuhan ekonomi, dan tingkat pendidikan tidak mempengaruhi signifikan terhadap kemiskinan di kabupaten Batu Bara pasca pemekaran
Pengaruh Aktivitas Industri Terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Kabupaten Karo
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh aktivitas industri terhadap pertumbuhan ekonomi di Karo. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Analisis Regresi Linier Sederhana dengan menggunakan program SPSS24. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data deret waktu 2010-2016. Hasil regresi menunjukkan jumlah perusahaan industri memiliki pengaruh yang signifikan dan positif terhadap pertumbuhan ekonomi di kabupaten Karo
Deteksi Sidik Jari Sebagai Inovasi Guna Medukung Keunggulan Bersaing Perajin Batik di Kabupaten Cirebon
Batik adalah pakaian nasional yang memiliki peran strategis yang dapat menjadi alat yang dapat menggerakan perekonomian negara, peninggalan dan ciri budaya bangsa juga sebagai ciri khas bangsa. Terdapat tiga masalah utama yang sering dikeluhkan oleh industri batik, pertama, bagi Pengusaha sering terjadinya kenaikan bahan dasar pembuatan batik, dimana harga naik lebih cepat dibanding harga jual batik itu sendiri. Kedua masuknya produk tekstil dengan motf batik khususnya dari China dan ketiga sulitnya merekrut sumber daya manusia yang memiliki keterampilan membatik yang inovatif, serta memiliki kemampuan yang capable dalam pengembangan industri batik. Tujuan penulisan artikel pengabdian kepada masyarakat ini adalah mendekripsikan pentingnya inovasi keunggulan bersaing untuk menghadapi persaingan gobal serta merancang suatu aplikasi deteksi sidik jari untuk mendapatkan tenaga kerja (pembatik) terpilih guna mendukung keunggulan bersaing para pengrajin batik. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis deskripsi yang menggambarkan kondisi industri batik, pengembangan inovasi yang mampu mengaplikasikan finger print test sebagai upaya menggali potensi para pengrajin batik. Hasil penelitian adalah adanya suatu aplikasi yang diharapkan dapat digunakan oleh pengusaha batik berupa deteksi sidik jari sebagai salah satu inovasi penetapan perekrutan sumber daya manusia (pengrajin batik) guna mendukung keunggulan bersaing
Upaya Peningkatan Literasi Keuangan Pengurus BUMDES Melalui Pelatihan Keuangan di Kecamatan Cimaung Kabupaten Bandung
Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk memetakan tingkat literasi keuangan dan meningkatkan pemahaman tentang literasi keuangan pengurus BUMDes di Kecamatan Cimaung Kabupaten Bandung. Kegiatan ini dibagi menjadi tiga tahap, yaitu tahap survei, tahap pelatihan serta tahap praktek. Tingkat literasi keuangan yang di survei berdasarkan konsep, yaitu pemahaman/pengetahuan, keterampilan, dan kepercayaan terhadap lembaga keuangan. Sedangkan Lembaga Jasa Keuangan yang ditanyakan meliputi Bank, Asuransi dan Perusahaan Pembiayaan. Survei awal menunjukkan bahwa tingkat literasi keuangan pengurus BUMDes yang well literate untuk Bank sebesar 38,90% dan not literate untuk Perusahaan Pembiayaan sebesar 68,00%. Dari hasil tersebut diketahui masih perlu dilakukan peningkatan program pendidikan literasi keuangan dalam rangka membuka akses pengurus BUMDes ke Bank, Asuransi serta Perusahaan Pembiayaan. Setelah pelatihan ada peningkatan tingkat literasi keuangan pengurus BUMDes well literate untuk Bank menjadi sebesar 41s,35% dan penurunan indeks not literate untuk Perusahaan Pembiayaan menjadi sebesar 27,35%. Pengurus BUMDes sudah bisa membuat laporan keuangan sederhana, agar bisa memenuhi kewajiban membuat laporan keuangan bulanan dengan cara yang transparan dan jujur bagi bisnis-bisnis di BUMDes tersebut
Determinan Pembangunan Daerah dan Angka HIV/AIDS di Indonesia
AIDS (Acquired Immuno Deficiency Syndrome) yang disebabkan oleh infeksi HIV (Human Immunodeficiency Virus) yang dapat menyebabkan hilangnya kekebalan tubuh sehingga penderita mudah terjangkit berbagai penyakit infeksi. Indonesia menjadi negara dengan posisi nomor tiga di dunia dalam tingginya jumlah penderita, dan Indonesia juga menjadi negara yang memiliki persebaran HIV/AIDS tercepat di dunia. Paper ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana pembangunan suatu daerah baik melalui variabel independen seperti angka buta huruf, kepadatan penduduk, indeks pembangunan manusia, dan rasio gini akan mempengaruhi kasus HIV di Indonesia. Paper ini penting untuk dibaca agar tingkat HIV/AIDS di Indonesia mengalami penurunan. Epidemi HIV telah terbukti menjadi tantangan kesehatan bagi seluruh masyarakat global terbesar pada abad ke-21. Penulis menggunakan data sekunder pada tahun 2013 hingga 2015 dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan Kementrian Kesehatan RI. Penulis membangun fixed effect model dan menggunakan Hausman Test serta analisis deskripsi. Hasil uji regresi menunjukkan bahwa angka buta huruf, kepadatan penduduk, indeks pembangunan manusia, dan rasio gini berpengaruh signifikan terhadap kasus HIV/AIDS di Indonesia
Analisis Pengaruh Tenaga Kerja Asing Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Berdampak Pada Tingkat Pengangguran di Sumatera Utara
Penelitian ini membahas tentang pengaruh tenaga kerja asing terhadap pertumbuhan ekonomi yang berdampak pada pengangguran di Sumatera Utara. Penelitian ini mengunakan data sekunder berdasarkan data kuantitatif yang mengunakan data dari BPS. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis tenaga kerja asing terhadap pertumbuhan ekonomi berdampak pada pengangguran di Sumatera Utara. Hasil dari penelitian menujukkan bahwa pengaruh tenaga asing yang bekerja di perusahaan-perusahaan di kota Medan yang menempati bermacam-macam jabatan yakni ahli asset manajemen dan berbagai macam jabatan lain. Tenaga Kerja Asing yang berada di kota medan ini berasal dari berbagai negara antara lain : China, India, Malaysia. Adapun pengaruh pertumbuhan ekonomi terhadap tenaga kerja asing adalah tingginya upah yang diterima oleh tenaga kerja asing yang membuat banyak perusahan yang melihat dan menggunakan tenaga ahli yang siap pakai yang didapat oleh para tenaga asing yang siap pakai untuk menduduki jabatan di suatu perusahaan. Kemajuan suatu daerah harus menyediakan lapangan pekerjaan yang merupakan keefektifan kesempatan angkatan kerja yang dapat ditampung oleh lapangan pekerjan, yang harus disediakan oleh pemerintah dan perusahan-perusahan sehingga dapat menampung tenaga kerja yang siap pakai untuk mendapatkan hasil yang di harapkan oleh masyarakat