Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam
Not a member yet
1823 research outputs found
Sort by
Management and Utilization of Students’ Leftover Food to Reduce Food Waste in the Free Nutritious Meal (MBG) Program: An Islamic Economics Perspective and Integrative Educational Insight
This study aims to examine how the management and utilization of students’ leftover food in the Free Nutritious Meal (MBG) Program is viewed through an Islamic economics perspective and its integrative educational value. This study employs a library research design. The analysis shows that the utilization of leftovers from the Free Nutritious Meal (MBG) program reflects core principles of Islamic economics by transforming food surplus into ethically productive resources rather than waste. Practices such as converting leftovers into animal feed, compost, maggot protein, or reprocessed food demonstrate the avoidance of isrāf (wastefulness) and promote moderation (wasatiyyah) in consumption. These efforts ensure that public resources intended for social welfare continue to generate value beyond their primary use. From an Islamic economic perspective, MBG leftover utilization realizes maṣlaḥah (public benefit) by producing multidimensional outcomes, including environmental cleanliness, cost efficiency, educational enrichment, and social welfare. The responsible management of leftovers reflects amanah (trust and accountability), as schools and communities actively assume stewardship over public resources. Collectively, these practices form an emerging Sharia-compliant circular economy, where resources circulate through productive cycles in line with ethical and sustainability principles. Moreover, collaborative management of MBG leftovers strengthens ta‘āwun (cooperation) and social solidarity, while achieving iqtiṣād (balanced efficiency) and ‘adl (justice) without exploitation. By engaging students and communities in ethical consumption and production, these initiatives foster akhlaq iqtisadiyyah, embedding Islamic economic values into everyday behavior. Overall, MBG leftover utilization illustrates how public nutrition programs can operationalize Islamic economic ethics at the grassroots level, addressing food waste, sustainability, and social responsibility in an integrated and practical manner. The utilization of leftovers from the Free Nutritious Meal (MBG) Program serves as an integrative educational practice that simultaneously strengthens student character, promotes environmental sustainability, and enhances economic efficiency. Through hands-on activities such as composting, waste sorting, animal feed production, and food reuse, students internalize ethical values—responsibility (amanah), moderation (wasatiyyah), cooperation (ta‘āwun), and environmental stewardship (khilāfah)—through daily experience rather than abstract instruction. These practices foster creativity, problem-solving, leadership, and integrity in consumption behavior, while positioning schools as experiential and interdisciplinary learning spaces that integrate scientific, economic, civic, and religious perspectives. At both institutional and social levels, MBG leftover management encourages accountability, ethical governance, and community influence, transforming schools into role models of sustainable practice. Overall, MBG leftover utilization elevates the program into a comprehensive educational instrument where character formation, ethical resource management, and sustainable public welfare are deeply interconnected
Pariwisata Halal Desa Wisata Dayun Provinsi Riau : Strategi dan Upaya Pengembangan
Objective : The purpose of this study is to investigate the problems of halal tourism development especially tourism village in Riau Province, Indonesia along with the solutions, potentials and also the best strategy to use.
Method : The research method used in this study is Analytic Network Process (ANP). Informants are experts in the field of halal tourism. This study involves 5 (five) informants consisting of regulators, academia, and practitioner.
Finding : The results showthat the main potential that will be increase in halal tourism Dayun tourism village is creative economic sector, while the main problem is the lack of innovation. In terms of solutions, the lokal tourism regulation provided by the government is themain solution to enchance lokal halal tourism And the first strategy is to be need competitive human resources. From these results, the government can consider to improve human resources skill in every region of tourism so there will be competitive human resources in order to developing sustainable halal touris
Aslisis Pengaruh Kualitas Aset dan Nilai Tukar terhadap Likuiditas Perbankan Syariah di Indonesia; Pendekatan Autoregressive Distributed
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi risiko internal (Kualitas Aset dengan NPF sebagai indikator penelitian) dan risiko eksternal (Nilai Tukar) terhadap likuiditas dengan FDR sebagai indikator penelitian pada Bank Umum Syariah di Indonesia untuk periode Triwulan I 2010 – Triwulan II 2022. Teknik analisis yang digunakan adalah Autoregressive Distributed Lag (ARDL). Berdasarkan hasil uji ARDL, terbukti bahwa NPF memiliki hubungan negatif dan signifikan terhadap FDR dalam jangka panjang. Nilai Tukar memiliki hubungan positif dan signifikan terhadap FDR dalam jangka panjang. Namun, dalam jangka pendek, NPF berpengaruh positif dan signifikan terhadap FDR, sedangkan Nilai Tukar berpengaruh negatif dan signifikan terhadap FDR. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi panduan bagi bank syariah dalam mengelola dana secara optimal dan menerapkan prinsip kehati-hatian, khususnya dalam penyaluran pembiayaan kepada nasabah agar dapat mencegah timbulnya risiko serta mengatasi masalah likuiditas. Berdasarkan temuan penelitian dari pengujian menggunakan model ARDL dengan variabel FDR, NPF, dan Nilai Tukar, dapat disimpulkan bahwa variabel NPF berpengaruh positif dalam jangka pendek terhadap FDR dan berpengaruh negatif dalam jangka panjang. Variabel Nilai Tukar berpengaruh negatif dalam jangka pendek terhadap FDR dan berpengaruh positif dalam jangka panjang. Diharapkan penelitian ini dapat memberikan wawasan mengenai kemungkinan terjadinya kredit macet pada pembiayaan serta pentingnya memperhatikan kualitas pembiayaan yang disalurkan untuk menghindari pembiayaan bermasalah sehingga dapat meningkatkan keuntungan dari pembiayaan yang disalurkan oleh bank
PENGARUH AUGMENTED REALITY TERHADAP MINAT BELI LIPSTIK MAYBELLINE: DIMEDIASI SIKAP KONSUMEN DALAM PERSPEKTIF PEMASARAN SYARIAH
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan teknologi augmented reality melalui fitur virtual try-on terhadap minat beli produk kosmetik Maybelline di Shopee Mall, dengan sikap konsumen sebagai variabel mediasi. Selain itu, studi ini juga mengeksplorasi bagaimana prinsip pemasaran syariah berperan dalam proses pengambilan keputusan pembelian melalui teknologi tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Partial Least Squares – Structural Equation Modeling (PLS-SEM), melibatkan 100 responden perempuan di Bandar Lampung yang telah menggunakan fitur virtual try-on Shopee Mall. Data dikumpulkan melalui kuesioner online dengan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa augmented reality berpengaruh signifikan terhadap sikap konsumen dan minat beli. Sikap konsumen terbukti memediasi hubungan antara augmented reality dan minat beli, di mana semakin positif sikap konsumen terhadap teknologi ini, semakin tinggi kemungkinan mereka melakukan pembelian. Dari perspektif pemasaran syariah, teknologi ini dinilai mampu meningkatkan transparansi produk, namun masih diperlukan penguatan aspek kepercayaan agar konsumen lebih yakin dalam mengambil keputusan. Temuan ini memberikan kontribusi teoritis dalam memahami peran augmented reality dalam pemasaran digital dan integrasinya dengan nilai-nilai syariah. Secara praktis, hasil penelitian ini dapat menjadi referensi bagi perusahaan, pengembang teknologi, dan regulator dalam mengoptimalkan fitur virtual try-on agar lebih transparan dan efektif dalam mendorong minat beli konsumen.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan teknologi augmented reality melalui fitur virtual try-on terhadap minat beli produk kosmetik Maybelline di Shopee Mall, dengan sikap konsumen sebagai variabel mediasi. Selain itu, studi ini juga mengeksplorasi bagaimana prinsip pemasaran syariah berperan dalam proses pengambilan keputusan pembelian melalui teknologi tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Partial Least Squares – Structural Equation Modeling (PLS-SEM), melibatkan 100 responden perempuan di Bandar Lampung yang telah menggunakan fitur virtual try-on Shopee Mall. Data dikumpulkan melalui kuesioner online dengan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa augmented reality berpengaruh signifikan terhadap sikap konsumen dan minat beli. Sikap konsumen terbukti memediasi hubungan antara augmented reality dan minat beli, di mana semakin positif sikap konsumen terhadap teknologi ini, semakin tinggi kemungkinan mereka melakukan pembelian. Dari perspektif pemasaran syariah, teknologi ini dinilai mampu meningkatkan transparansi produk, namun masih diperlukan penguatan aspek kepercayaan agar konsumen lebih yakin dalam mengambil keputusan. Temuan ini memberikan kontribusi teoritis dalam memahami peran augmented reality dalam pemasaran digital dan integrasinya dengan nilai-nilai syariah. Secara praktis, hasil penelitian ini dapat menjadi referensi bagi perusahaan, pengembang teknologi, dan regulator dalam mengoptimalkan fitur virtual try-on agar lebih transparan dan efektif dalam mendorong minat beli konsumen
Unveiling the Halal Food Internationalization Literature: Trends and Prospects for Future Study Direction
The halal industry is a large and rapidly growing market that encompasses various sectors. This review of literature is motivated by the growing demand for halal products, the importance of trade among Muslim-majority nations, and the need for a deeper understanding of how companies deal with competitive barriers when venturing into new markets. Bibliometric analysis used to identify key publications, authors, and keywords, as well as to track trends and patterns over time. The findings of this study can inform businesses, policymakers, and industry stakeholders about effective approaches to internationalizing halal food businesses and contribute to the sustainable growth of the halal food industry. Moreover, identifying several key research trends and gaps can provide insights for future researchers, especially in unexplored areas within the study of the internationalization of halal food
Pemikiran Ekonomi Islam Kontemporer oleh Muhammad Abdul Manan
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pandangan Muhammad Abdul Mannan mengenai ekonomi Islam, dengan penekanan pada aspek produksi, distribusi, konsumsi, dan kritiknya terhadap riba atau bunga bank. Menggunakan pendekatan kualitatif, penelitian ini menganalisis karya-karya Mannan. Dalam prosesnya, penelitian ini memaparkan perjalanan karier, penghargaan, dan kontribusi Mannan dalam pengembangan ekonomi Islam. Hasil penelitian menunjukkan bagaimana Mannan menekankan kesejahteraan ekonomi dalam konteks produksi, distribusi pendapatan sebagai kunci alokasi sumber daya, serta kritiknya terhadap konsumsi yang bersifat materialistik. Analisis juga mencakup pandangan Mannan tentang kepemilikan tanah sebagai kritik terhadap feodalisme, serta pandangannya terhadap riba atau bunga sebagai bentuk eksploitasi. Penelitian ini memberikan wawasan mendalam mengenai perspektif Mannan, yang dapat memperkaya pemahaman lebih lanjut tentang ekonomi Islam
Penguatan Peran Sektor Perbankan dalam Mendukung Pemulihan Ekonomi Pasca Pandemi
The banking sector plays a crucial role in accelerating economic recovery post-COVID-19. This study aims to analyze the impact of banking policies, digital transformation, and Islamic banking contributions in supporting economic recovery. Using a qualitative approach with a literature review method, this research examines various financial policies, technological advancements, and alternative financing mechanisms within the banking sector. The findings indicate that flexible credit policies, digital banking adoption, and the growth of Islamic banking significantly contribute to economic resilience. Credit restructuring and government-backed financing programs have supported micro, small, and medium enterprises (MSMEs), enabling them to sustain operations amid financial challenges. Digital banking transformation has expanded financial access, improved transaction efficiency, and reduced reliance on traditional banking services. Meanwhile, the increasing acceptance of Islamic banking reflects a growing preference for sustainable and ethical financial systems. This study provides new insights by linking banking policies with digitalization trends and the role of Islamic banking in post-pandemic economic recovery. Further research should focus on evaluating the long-term impact of digital banking on consumer behavior and the role of financial technology in fostering economic resilience.Sektor perbankan memainkan peran krusial dalam mempercepat pemulihan ekonomi pasca-COVID-19. Studi ini bertujuan menganalisis dampak kebijakan perbankan, transformasi digital, dan kontribusi perbankan syariah dalam mendukung pemulihan ekonomi. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode tinjauan pustaka, penelitian ini mengkaji berbagai kebijakan keuangan, kemajuan teknologi, dan mekanisme pembiayaan alternatif di sektor perbankan. Temuan menunjukkan bahwa kebijakan kredit yang fleksibel, adopsi perbankan digital, dan pertumbuhan perbankan syariah berkontribusi signifikan terhadap ketahanan ekonomi. Restrukturisasi kredit dan program pembiayaan yang didukung pemerintah telah mendukung usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), memungkinkan mereka mempertahankan operasional di tengah tantangan keuangan. Transformasi perbankan digital telah memperluas akses keuangan, meningkatkan efisiensi transaksi, dan mengurangi ketergantungan pada layanan perbankan tradisional. Sementara itu, meningkatnya penerimaan perbankan syariah mencerminkan meningkatnya preferensi terhadap sistem keuangan yang berkelanjutan dan etis. Studi ini memberikan wawasan baru dengan menghubungkan kebijakan perbankan dengan tren digitalisasi dan peran perbankan syariah dalam pemulihan ekonomi pasca pandemi. Penelitian lebih lanjut perlu difokuskan pada evaluasi dampak jangka panjang perbankan digital terhadap perilaku konsumen dan peran teknologi finansial dalam mendorong ketahanan ekonomi
The Effect of Facilities and Service Quality on Consumer Satisfaction in Aqiqah Service Nurul Hayat Bojonegoro
This study discusses the influence of facilities and service quality on consumer satisfaction at Aqiqah Nurul Hayat Bojonegoro. This study aims to test whether there is a significant partial and simultaneous influence on consumer satisfaction at Aqiqah Nurul Hayat Bojonegoro. The type of research conducted is quantitative research with a population of Aqiqah Nurul Hayat Bojonegoro consumers, the sample size of the study was 30 respondents. The data collection technique in this study was by questionnaire, while the data analysis used multiple linear regression. From the test results, it can be concluded from the data analysis that there is a significant influence on facilities (X1) and service quality (X2) on consumer satisfaction (Y) based on the F test or simultaneous test, there is an influence of service quality on consumer satisfaction and there is no influence on service facilities on consumer satisfaction based on the t test or partial test. Based on the determination coefficient test (R2), it means that the facility and service quality variables have an influence on consumer satisfaction with a percentage value of 41%, while the remaining (100-41)% = 69%.Penelitian ini membahas tentang pengaruh fasilitas dan kualitas pelayanan terhadap kepuasan konsumen pada Aqiqah Nurul Hayat Bojonegoro. Penelitian ini bertujuan untuk menguji ada tidaknya pengaruh yang signifikan secara parsial dan simultan terhadap kepuasan konsumen pada Aqiqah Nurul Hayat Bojonegoro. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian kuantitatif dengan populasi konsumen Aqiqah Nurul Hayat Bojonegoro, jumlah sampel penelitian sebanyak 30 responden. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan kuesioner, sedangkan analisis data menggunakan regresi linier berganda. Dari hasil pengujian dapat disimpulkan dari analisis data bahwa terdapat pengaruh yang signifikan fasilitas (X1) dan kualitas pelayanan (X2) terhadap kepuasan konsumen (Y) berdasarkan uji F atau uji simultan, terdapat pengaruh kualitas pelayanan terhadap kepuasan konsumen dan tidak terdapat pengaruh fasilitas pelayanan terhadap kepuasan konsumen berdasarkan uji t atau uji parsial. Berdasarkan uji koefisien determinasi (R2) berarti variabel fasilitas dan kualitas pelayanan mempunyai pengaruh terhadap kepuasan konsumen dengan nilai persentase sebesar 41%, sedangkan sisanya (100-41)% = 69%
Formulasi Strategi Pemasaran Produk Keagenan Perbankan Syariah (Studi Kasus Bank Syariah Indonesia Regional Jakarta)
Sejak resmi diluncurkan di wilayah regional Jakarta pada tahun 2022, produk keagenan Bank Syariah Indonesia yang bernama BSI Smart telah menunjukkan pertumbuhan yang baik dalam jumlah agen. Meskipun demikian, kenyataannya jumlah agen yang telah tersebar masih jauh lebih sedikit dibandingkan dengan produk keagenan bank konvensional. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi pemasaran bagi BSI Smart Bank Syariah Indonesia Regional Jakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif dengan metode analisis matriks IFE, EFE, IE, SWOT, dan QSPM. Sumber data dalam penelitian ini berasal dari data primer dan sekunder. Metode pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling, di mana responden yang dipilih terdiri dari pihak Bank Syariah Indonesia, Agen BSI Smart, dan Dosen. Hasil analisis matriks IE menunjukkan bahwa BSI Smart berada pada kuadran 1, yang berarti produk BSI Smart berada dalam posisi pertumbuhan dan perlu dikembangkan. Sementara itu, melalui matriks SWOT, penelitian ini menghasilkan enam strategi alternatif yang kemudian diprioritaskan menggunakan analisis QSPM
Optimalisasi Pengumpulan ZIS Melalui Digitalisasi: Studi Aplikasi Mobile Action Bank Aceh Syariah
Di era digital saat ini, pemanfaatan teknologi informasi dalam keuangan syariah, khususnya zakat, infak, dan sedekah (ZIS), berpotensi besar meningkatkan efisiensi dan jangkauan penggalangan dana. Penelitian ini mengevaluasi efektivitas aplikasi Mobile Action Bank Aceh Syariah dalam mengoptimalkan pengumpulan ZIS dan mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan implementasinya. Dengan metode kuantitatif dan survei online terhadap nasabah Bank Aceh Syariah, hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan efisiensi pengumpulan ZIS dan tingkat kepuasan pengguna yang tinggi atas fitur serta keamanan aplikasi. Hasil ini menegaskan bahwa integrasi teknologi digital tidak hanya meningkatkan efisiensi dan transparansi dalam pengumpulan ZIS, tapi juga memperkuat kepercayaan publik dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam berzakat.In today's digital era, the use of information technology in Sharia finance, particularly in Zakat, Infaq, and Sadaqah (ZIS), holds significant potential to enhance efficiency and the scope of fundraising. This study evaluates the effectiveness of the Mobile Action Bank Aceh Syariah application in optimizing ZIS collection and identifies factors influencing the success of its implementation. Using quantitative methods and an online survey of Bank Aceh Syariah customers, the research findings show a significant increase in the efficiency of ZIS collection and high user satisfaction with the features and security of the application. These results affirm that the integration of digital technology not only improves efficiency and transparency in ZIS collection but also strengthens public trust and increases community participation in charitable givin