Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam
Not a member yet
1823 research outputs found
Sort by
Analisis Kepuasan Anggota KJKS BMT Tumang
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui Bagaimana tingkat kepuasan anggota terhadap bauran pemasaran pada KJKS BMT Tumang dan Apa yang diharapkan anggota terhadap aplikasi bauran pemasaran kedepan. Kepuasan konsumen menjadi penting dalam kelangsungan hidup suatuusaha, terutama untuk lembaga keuangan syariah seperti KJKS BMT Tumang. Kepuasan anggota menjadi sasaran dan sebagai alat pemasaran yang utama bagi perusahaan dalam bidang jasa. Penelitian ini merupakan penelitian yang datanya diperoleh melalui kuesioner sebanyak 50 anggota KJKS BMT Tumang di cabang Boyolali, Kartasura, Ampel, Cepogo dan Tumang, secara umum semua anggota merasa puas. Sampel dari anggota KJKS BMT Tumang. Data yang diperoleh kemudian diolah dengan menggunakan Tekhnik analisis dengan menggunakan analisis diskriptif dengan cara menyimpulkan hasil wawancara dari anggota. Berdasarkan hasil penelitian mengenai bauran pemasaran dan tingkat kepuasan anggota KJKS BMT Tumang, dapat ditarik kesimpulan untuk masing-masing masalah. Hasil yang diperoleh dari analisis deskripsi, yaitu sebagai berikut:Pengarahan Ijab qobul Pembiayaan oleh pengelola. Beberapa pengelola kurang wawasan dalam menaksir nilai anggunan sehingga anngota tidak bisa meminjam dalam jumlah besar. Perhitungan bagi hasil tinggi dan belum sesuai syariah. Suasana kantor BMT cabang Tumang tempatnya terlihat terlalu penuh. Suasana kantor BMT cabang Cepogo tempatnya terlihat monoton. Beberapa anggota berhenti menabung di KJKS BMT Tumang karena sudah tidak didatangi oleh beberapa marketing funding. Beberapa marketing funding pengganti yang baru, pelayanan lama dan kurang cepat tanggap serta pengelola baru kurang akrab dan kurang dekat daripada pengelola yang lama. Pergantian beberapa marketing funding dari yang lama dengan yang baru, membuat jadwal daftar anggota lama yang seharusnya sudah terjadwal menjadi berubah jadwalnya.Kata Kunci : kepuasan anggota, bauran pemasaran, KJK
Konsep Ekonomi Islam Jalan Tengah (Kapitalis - Sosialis)
This study aimed to explore how the actual concept of Islamic economics as a middle way that stands between a socialist economic system and the capitalist economic system, as well as whether the greatest challenge of Islamic economics. Type of the research is a qualitative research method, literature.The results obtained by the capitalist system and the socialist economic system have not able to realize prosperity and justice for both individuals as part of the state (socialist economic system) and the public at large or the workers (the capitalist economic system). So inevitably need for a breakthrough by developing the concept of an Islamic economic system msebagai middle way by combining two forms of the previous economic system, the capitalist economic system and the economic system of socialism. This unification effort is made to take the positive side and the dynamic of the two. Meanwhile, the great challenge of Islamic economics is faced with two things, namely poverty and ignorance
Manajemen Pemasaran Perspektif Maqashid Syariah
Untuk mempertahankan kelangsungan perusahaan dan berkembangnya perusahaan maka suatu perusahaan membutuhkan manajemen pemasaran yang baik dan propesional. Dengan manajemen perusahaan yang baik ini diharapkan perusahaan mempunyai daya saing yang tinggi dan laba perusahaan akan selalu meningkat dan devidenpun meningkat.Pengertian manajemen sendiri adalah proses perencanaan (Planning), pengorganisasian (organizing) penggerakan (Actuating) dan pengawasan, sedangkan pengertian pemasaran adalah analisis, perencanaan, implementasi, dan pengendalian dari program-program yang dirancang untuk menciptakan, membangun, dan memelihara pertukaran yang menguntungkan dengan pembeli sasaran untuk mencapai tujuan perusahaan.Dalam ekonomi islam ada beberapa hal yang menjadi tujuan utama (maqasid syariah), tujuan utama ini harus dapat dipenuhi oleh semua perusahaan. hal ini menjadi penting karena di jadikan sebagai parameter atau ukuran bagaimana sebuah perusahaan itu bisa dikatakan syariah atau tidak.Keywords : Manajemen Pemasaran dan Maqasid Syaria