Jurnal Ilmiah Pendidikan Teknik dan Kejuruan (JIPTEK)
Not a member yet
199 research outputs found
Sort by
Content Analysis of Vocational High School Websites in the City of Padang
A good school website is not only seen from the design side but, what is more important, from the content available whether it can provide useful information for the school community and other parties who need information about the school. So far, there are no standard guidelines and rules for creating website content for Vocational High Schools (SMK). Therefore, this study aims to investigate the content quality of SMK websites in the city of Padang. This research is qualitative, namely to analyze the availability of content criteria on the website of Vocational High Schools (SMK) in West Sumatra Province. The methods used in this research are content analysis and surveys. Researchers took samples from SMK in Padang City with 27 schools in this study. This research resulted in investigative data that the SMK websites in Padang City mostly used official domains. However, the average criteria for SMK websites in Riau Province were still standard. Still, content that links to the school's business and industrial world only gets a score of 33%, indicating the school still needs to update content regularly
PELATIHAN FEATURE CAM TENAGA PENDIDIK DI LPTK DAN SMK DI KOTA SURAKARTA UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PENGOPERASIAN SOFTWARE CAM
Tujuan program ini adalah untuk meningkatkan keterampilan pengoperasian software CAM untuk Tenaga Pendidik di LPTK dan SMK di Kota Surakarta serta untuk mengetahui gambaran aktual bagaimana respon penggunaan Feature CAM sebagai alternatif software CAM di LPTK dan SMK di Kota Surakarta. Pelatihan ini dilakukan secara daring dengan menggunakan Zoom pada tanggal 15, 20, 21 dan 23 Oktober 2020. Dalam pelatihan ini terdapat 10 peserta yang terdiri dari perwakilan dari Dosen Pengampu CNC di LPTK, perwakilan Guru Pengampu CNC dan Asisten Mahasiswa. Metode pelatihan ini menggunakan teknik (1) sosialisasi penggunaan FeatureCAM kepada peserta, (2) pelaksanaan pelatihan Feature CAM untuk meningkatkan efisiensi proses pembuatan gambar 3D, (3) Refleksi yang dilakukan untuk mengevaluasi kegiatan. Hasil dari pengabdian ini menunjukkan adanya peningkatan penguasaan FeatureCAM dan gambaran aktual respon penggunaan FeatureCAM sebagai alternatif software CAM. Luaran yang menyertai kegiatan ini adalah berupa penambahan modul pelatihan sebagai panduan belajar peserta pelatihan
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN MEDIA PREZI UNTUK MENINGKATKAN MINAT DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN SIMULASI DAN KOMUNIKASI DIGITAL DI SMK NEGERI 5 SURAKARTA
Berdasarkan hasil observasi di SMK N 5 Surakarta pada mata pelajaran Simulasi dan Komunikasi Digital menunjukkan bahwa minat dan hasil belajar siswa masih rendah. Siswa yang menyelesaikan tugas tepat waktu hanya 8 orang (24,24%), siswa yang berani bertanya saat pembelajaran hanya 3 orang (9,09%), siswa yang fokus saat pembelajaran hanya 10 orang (30,30%). Sedangkan untuk hasil belajar terdapat 11 siswa yang mendapatkan nilai di atas KKM dan 25 siswa lainnya mendapatkan nilai di bawah KKM. Berdasarkan kedua masalah tersebut, penelitian ini bertujuan menjawab: (1) apakah dengan mengganti media pembelajaran yang digunakan dengan prezi dapat meningkatkan minat belajar siswa, (2) apakah dengan mengganti media pembelajaran yang digunakan dengan prezi dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Untuk menjawab kedua pertanyaan tersebut, akan dilaksanakan penelitian dengan desain quasi experimental dengan model nonequivalent control group design. Penelitian ini melibatkan seluruh siswakelas X RPLyang dibagi menjadi dua kelas yaitu kelas experiment dan kelas kontrol. Pengumpulan data menggunakan kuesioner untuk mengukur minat dan tes untuk mengukur hasil belajar. Teknik analisis yang digunakan yaitu uji keseimbangan, uji normalitas, uji homogenitas dan uji hipotesis. Hasil uji hipotesis penelitian menunjukkan (1) rata-rata minat belajar kelas eksperimen meningkat 7,31% dan rata-rata Ngain 0,56 dengan kategori sedang pada penggunaan prezi terhadap minat belajar; (2) rata-rata hasil belajar kelas eksperimen juga meningkat 21,2% dan rata-rata Ngain 0,52 dengan kategori sedang pada penggunaan media prezi terhadap hasil belajar
IMPLEMENTASI PRAKTIK KERJA LAPANGAN PESERTA DIDIK KELAS XII TAHUN PELAJARAN 2019/2020 SMK MUHAMMADIYAH 3 KARANGANYAR
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauhmana pelaksanaan program PKL dengan mengevaluasi aspek konteks, input, proses dan produk. Latar belakang dilakukan penelitian ini untuk mengetahui pelaksanaan program PKL dan mencari data yang bisa digunakan untuk kelancaran program PKL selanjutnya setelah dilakukan penelitian. Tempat untuk melakukan penelitian ini di SMK Muhammadiyah 3 Karanganyar jurusan Teknik Kendaraan Ringan kelas XII. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif evaluatif model CIPP (Context, Input, Process, Product) dengan menggunakan data kuantitatif serta kualitatif dan dokumentasi sebagai pendukung. Sampel penelitian ini diambil menggunakan teknik purposive sampling yaitu peserta didik, pembimbing industri serta guru pembimbing. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner untuk mencari data utama serta wawancara dan dokumentasi sebagai pendukung. Validitas yang digunakan dalam penelitian ini adalah validitas logika. Teknik analisis kuesioner menggunakan teknik analisis rata-rata yang dinilai berdasarkan kriteria penilaian. Hasil evaluasi secara keseluruhan menunjukkan bahwa pelaksanaan program PKL berjalan dengan baik dan lancar. Pertama, evaluasi aspek konteks secara keseluruhan masuk dalam kategori baik sekali. Kedua, evaluasi aspek input secara keseluruhan masuk dalam kategori baik sekali. Ketiga, evaluasi aspek proses secara keseluruhan masuk dalam kategori baik. Keempat, evaluasi aspek produk secara keseluruhan masuk dalam kategori baik sekali
ANALISIS KETIDAKJUJURAN AKADEMIK PADA MAHASISWA CALON GURU KEJURUAN BIDANG TEKNIK MESIN
Ketidakjujuran akademis dianggap sebagai salah satu perilaku tidak terpuji yang merusak karakter peserta didik. Mengingat peran penting guru dalam mencegah terjadinya kecurangan dalam proses pembelajaran, program pendidikan calon guru diharapkan memiliki lingkungan yang kondusif untuk menegakkan integritas akademik.Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis indikasi, penyebab, serta solusi yang tepat untuk mengatasi ketidakjujuran akademik mahasiswa calon guru, terutama dibidang kejuruan teknik mesin. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif yang dilakukan disalah satu lembaga pendidik tenaga kependidikan pada sebuah universitas negeri di Jawa Tengah. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan instrument survey dengan responden sejumlah xxx mahasiswa. Validitas dan reliabilitas data menggunakan bantuan suatu perangkat lunak pengolah data statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Indikasi ketidakjujuran akademik mahasiswa teknik kejuruan adalah sebanyak 92,3 % pernah terlibat bekerjasama ketika mengerjakan tugas, sebanyak 91,5% pernah terlibat bekerjasama ketika ujian, sebanyak 85,5 % pernah terlibat copy paste tugas, sebanyak 98,3 % pernah terlibat tidak melaporkan kecurangan dikelas, membuka telepon genggam untuk browsing selama ujian, dan presensi palsu. Penyebab ketidakjujuran akademik mahasiswa teknik kejuruan adalah belum siap menghadapi ujian, soal ujian dan tugas yang berat, kurang tegasnya pengawas, mayoritas mahasiswa melakukannya, tidak adanya aturan dan hukuman yang tegas. Solusi untuk mengatasi ketidakjujuran akademik mahasiswa teknik kejuruan adalah adanya teguran pada saat melanggar, mempertegas pengawas, membuat mayoritas mahasiswa berhenti melakukan kecurangan, menegaskan aturan dan hukuman, membuat situasi kelas tidak memungkinkan untuk berbuat kecurangan, memastikan kesiapan mahasiswa menghadapi ujian, larangan membawa telepon genggamsaat ujian dan memberi jarak tempat duduk saat ujian berlangsung. Dalam hasil penelitian ini diharapkan dapat digunakan untuk upaya penanganan dan pencegahan ketidakjujuran akademik pada pendidikan guru secara umum
PENGARUH PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN PBL DAN TUTOR SEBAYA TERHADAP PEMAHAMAN PESERTA DIDIK PADA MATA PELAJARAN DASAR DESAIN GRAFIS KELAS X JURUSAN MULTIMEDIA SMK BATIK 2 SURAKARTA
Model Pembelajaran tutor sebaya merupakan model yang mana dalam proses pembelajarannya setiap peserta didik dipasangkan dengan peserta didik lain yang berperan sebagai tutor. Sedangkan model pembelajaran PBL merupakan model pembelajaran berbasis permasalahan (Problem Based Learning) yang digunakan di SMK Batik 2 Surakarta. SMK Batik 2 Surakarta. Penelitian ini digunakan untuk membandingkan penggunaan tutor sebaya dan PBL. Sehingaa penelitian ini menggunakan pendekatan kuatitatif dengan metode eksperimen semu atau quasi experimental dan model desain yang akan digunakan adalah “Pretest-Posttest Control Group Design”. Pengujian pada penelitian ini menggunakan 2 uji yaitu uji t dan uji gain ternormalisasi yang hasilnya adalah 1) ada pengaruh terhadap tingkat pemahaman peserta didik antara penggunaan model pembelajaran tutor sebaya dan PBL yang dibuktikan dengan uji t posttest dengan hasil Thitung > Ttabel, yakni 3,392 > 2,023. 2) Penggunaan model pembelajaran belajar tutor sebaya lebih efektif untuk meningkatkan pemahaman peserta didik dibandingkan dengan model pembelajaran PBL yang dibuktikan dengan uji gain ternormalisasi yang mana dari perhitungan tersebut didapatkan kelas eksperimen memperoleh skor 0,521 yang masuk dalam kategori sedang dan kelas kontrol memperoleh skor 0,203 yang masuk dalam kategori rendah
PELATIHAN PENYUSUNAN MODUL PEMBELAJARAN MATA PELAJARAN PRODUKTIF BERBASIS KKNI DAN KEBUTUHAN INDUSTRI GURU-GURU SMK KOTA SURAKARTA PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK OTOMOTIF
Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) bertugas menyiapkan siswa untuk siap bekerja di industri. Tugas tersebut dapat tercapai jika proses pembelajarannya dilaksankan berbasis kompetensi di industri dan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) level 2. Salah satu cara agar pembelajaran di SMK relevan dengan kompetensi di industri yaitu dengan pengembangan materi pembelajaran bersama industri. Materi pembelajaran dapat dikemas dalam bentuk modul pembelajaran. Namun, saat ini modul pembelajaran yang relevan dengan kompetensi di industry tidak banyak diSMK. Ketiadaan modul pembelajaran tersebut dapat diatasi dengan cara para guru diberikan pelatihan penyusunan modul. Pelatihan penyusunan modul pembelajaran dilakukan berdasarkan KKNI dan kompetensi industri. Indikator pencapaian kompetensi di kurikulum diperbaiki dan disempurnakan rumusannya menyesuaikan perkembangan teknologi baru di industri otomotif. Pelatihan diberikan kepada guru-guru produktif teknik kendaraan ringan otomotif dengan jumlah peserta18 orang. Produk dari kegiatan pengabdian ini adalah terlatihnya guru-guru SMK pengampu mata pelajaran produktif di Kota Surakarta dalam menyusun dan mengembangkan modul pembelajaran mata pelajaran produktif teknik kendaraan ringan otomotif yang selaras dengan KKNI level 2 dan kompetensi teknisi otomotif di industri. Dampak yang diharapkan dari kegiatan ini adalah tersusunnya modul pembelajaran oleh para guru, yang selanjutnya dapat digunakan dalam proses pembelajarannya. Dengan demikian proses pembelajaran dapat meningkat kualitasnya, sehingga kompetensi siswa akan meningkat
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN VIDEO TUTORIAL PADA MATA PELAJARAN SISTEM OPERASI KELAS X MULTIMEDIA SMK NEGERI 6 SURAKARTA TAHUN AJARAN 2015/2016
This manuscript is retracted by the publisher for double publication. The title has been included in Volume 13 issue 2 2020
STUDI KELAYAKAN TRAINER JARINGAN KOMPUTER SEBAGAI MEDIA BELAJAR PADA PRAKTIKUM JARINGAN KOMPUTER DASAR
Jaringan komputer merupakan mata kuliah yang umum terdapat dalam kurikulum pendidikan tingi bidang teknologi informasi. Pada mata kuliah jaringan komputer, mahasiswa dituntut memiliki kompetensi dalam mengoperasikan perangkat keras jaringan komputer. Pada umumnya, pembelajaran praktik untuk melatih ketrampilan motorik pada jaringan komputer selama ini hanya menggunakan software simulasi. Pada umumnya, mahasiswa belum memiliki ketrampilan dalam mengoperasikan perangkat jaringan secara langsung pada tingkat dasar ini. Pada penelitian ini dibuat sebuah media belajar praktik untuk jaringan komputer dasar dalam bentuk perangkat keras trainer. Trainer tersebut digunakan sebagai media belajar praktik untuk mengoperasikan network device secara nyata. Penelitian ini juga bertujuan untuk menguji tingkat kelayakan trainer jaringan komputer ketika digunakan dalam perkuliahan. Model pengembangan yang digunakan untuk membuat trainer ini menggunakan model pengembangan Alessi dan Trollip. Hasil validasi dari ahli media dari segi kelayakan perangkat media belajar menunjukkan tingkat kelayakan trainer ini sebagai media belajar praktikum sebesar 80,7%. Sedangkan hasil validasi dari praktisi jaringan komputer menunjukkan bahwa tingkat kelayakan materi trainer jaringan ini sebesar 89,4% jika digunakan sebagai suplemen untuk pembelajaran jaringan komputer dasar
STUDI EKSPERIMENTAL PERFORMANSI TURBIN SAVONIUS DI PESISIR PANTAI KABUPATEN DEMAK TERHADAP DAYA LISTRIK YANG DIHASILKAN
Energy from fossil fuels consisting of petroleum, coal, natural gas containing raw material for energy fulfillment in Indonesia is still very central through the use of raw materials from renewable energy is still very low. In Indonesia the potential for renewable energy such as wind energy needs to be optimized. One of the uses of wind energy is through savonius wind turbine as electricity generators. Characteristics of savonius wind turbine with vertical axis rotors which gave a simple shape, and that able to control low speeds. This is in accordance with regions in Indonesi which have low average speeds. This experimental study, aims to determine the description of wind potential and determine the performance of savonius wind turbines on the coast of Demak regency on the electrical energy produced. Savonius wind turbine used is made of galvalum material in the form of an S type rotor with diameter 1.1 m and height 1.4 m, using pulley transmission system with multiplication ratio 1:6 dan using generator type PMG 200 W. This research uses the method experiment. Data collection in the form of wind speed, humidity, temperature, rotor rotation speed, voltage and electric curret is carried out at 14.30 to 17.30 Western Indonesian Time. Data Analysis in this study uses quantitative descriptive analysis. The result showed the potential of wind on the coast of Demak regency have an average wind speed of 2,02 m/s with a temperature of 31,34 0C and humidity of 76,96. And the performance of the installed wind turbine produces the highest power 3.5 watt with an electric power coefficient of 0,181 and tip speed ratio around 1,75. From these result, the potensial of wind with performance savonius turbine can generate electricity used for pond lighting in the village Berahan Kulon Kecamatan Wedung