JP-BSI (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia)
Not a member yet
    176 research outputs found

    Sikap Bahasa Masyarakat Tutur Bahasa Melayu Dialek Sambas di Desa Sungai Itik Kec. Sungai Kakap, Kab. Kubu Raya

    Full text link
    Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengukur dan mendeskripsikan sikap bahasa masyarakat tutur Bahasa Melayu Dialek Sambas yang terdapat di Desa Sungai Itik, Kec. Sungai Kakap, Kab. Kubu Raya. Metode Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kuantitatif. Pada penelitian dideskripsikan bentuk sikap BMDS pada masyarakat tutur melalui perhitungan statistik sederhana dalam menentukan pernyataan sikap bahasa positif atau negatif. Adapun sampel dalam penelitian ini adalah masyarakat tutur di Dusun Melati lebih tepatnya masyarakat yang menetap di sepanjang Parit Cek Minah, yaitu RT 7, RT 8, dan RT 23 yang melibatkan 20 Responden. Teknik pengumpulan dengan menggunakan teknik komunikasi tidak langsung (pengisian angket) diperkuat dengan teknik komunikasi langsung/interview, serta teknik catat dan rekam. Hasil penelitian menunjukan masyarakat tutur BMDS yang ada di Desa Sungai Itik memiliki Sikap Positif Terhadap Bahasanya sendiri dan sikap positif tersebut juga ditunjukan terhadap bahasa Indonesia meskipun masih jauh dibawah BMDS. Hal ini menunjukan bahwa masyarakat tersebut memiliki sikap kebanggaan berbahasa, kesetiaan berbahasa dan kesadaran akan norma bahasa jauh lebih tinggi terhadap BMDS dibandingkan dengan bahasa lain. Berdasarkan analisis data, sikap bahasa penutur terhadap BMDS pada aspek: 1. kebanggaan menggunakan BMDS diperoleh skor persentase rata-rata 90,  2. Aspek Kesetiaan menggunakan BMDS dengan skor persentase rata-rata 82, 3. Aspek kesadaran akan norma diperoleh skor persentase rata-rata 74. Sedangkan pada sikap bahasa penutur terhadap Bahasa Indonesia pada aspek: 1. Kebanggaan menggunakan Bahasa Indonesia diperoleh skor persentase rata-rata 78,  2. Aspek Kesetiaan menggunakan Bahasa Indonesia dengan skor persentase rata-rata 70, 3. Aspek kesadaran akan norma diperoleh skor persentase rata-rata 6

    Kajian Psikologi Pembelajaran Menulis Puisi dalam Perspektif Mahasiswa

    Full text link
    Penelitian ini mengkaji pelaksanaan pembelajaran menulis puisi dalam perspektif  mahasiswa yang berkenaan dengan  pandangan, perasaan, dan harapan mahasiswa dalam mengikuti pembelajaran menulis puisi. Metode penelitian menggunakan analisis kualitatif deskriptif melalui pendekatan psikologi pembelajaran. Teknik pengumpulan data menggunakan angket yang disebarluaskan melalui google form dan melakukukan wawancara langsung secara daring. Mahasiswa yang mengisi angket sebanyak 87 mahasiswa dan mahasiswa yang diwawancarai sebanyak 15 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa menyukai puisi, menulis puisi, dan pembelajaran menulis puisi. Namun, ada beberapa kendala yang dihadapi saat menulis puisi, yaitu pemilihan diksi, memulai menulis, penggunaan gaya bahasa, merangkai kata-kata yang indah dan penuh makna, serta menemukan ide. Temuan lain berkenaan dengan metode dan media yang digunakan hendaknya menarik, menyenangkan, serta berbasis audiovisual. Harapan mahasiswa setelah mengikuti pembelajaran menulis puisi ialah terampil menulis puisi, menyukai menulis puisi, menghasilkan karya, memahami teknik penulis puisi, mendapatkan informasi terkait teknik, media, atau metode yang efektif untuk menulis puisi. Hasil penelitian ini menunjukkan implikasi, bahwa banyak mahasiswa menyukai puisi dan senang menulis puisi, akan tetapi rasa suka dan keinginan itu terhambat oleh kesulitan yang mereka rasakan dalam menulis puisi. Oleh karena itu, penelitian selanjutnya diharapkan dapat menjawab permasalahan yang dihadapi oleh mahasiswa dalam menulis puisi khusunya berkenaan dengan metode dan media pembelajaran menulis puisi berbasis teknologi

    Gerakan Literasi Digital Berbasis Kearifan Lokal “Grebeg Suran” Banyumas untuk Pembelajaran Berceramah Kelas XI SMA

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai-nilai pendidikan karakter dalam gerakan literasi sekolah berbasis kearifan lokal di Kabupaten Banyumas. Penelitian ini merupakan kualitatif deskriptif dengan objek kajiannya adalah kegiatan berliterasi di dua SMA Negeri di Kabupaten Banyumas. Sumber datanya yaitu kegiatan literasi yang melibatkan guru dan peserta didiknya. Pengambilan dan pengumpulan data melalui observasi dan wawancara mendalam, dianalisis dengan model interaktif. Keabsahan melalui cara triangulasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai karakter nasionalisme, kemandirian, dan gotong royong dapat ditanamkan kepada peserta didik melalui gerakan literasi digital sekolah berbasis kearifan lokal dengan mengenalkan video “grebeg suran” Banyumas.  Media video “grebeg suran” Banyumas ini akan dijadikan bahan ceramah oleh para peserta didik. Harapannya agar peserta didik mampu memahami, menghargai, dan mengembangkan budaya “grebeg suran” Banyumas tersebut sebagai budaya warisan leluhurnya yang membanggakan dan menjadi branding daerahnya

    Pengembangan Bahan Ajar Kajian Prosa Fiksi untuk Perguruan Tinggi Berbasis Mobile Learning

    Full text link
    Tujuan penelitian ini menghasilkan prototipe bahan ajar kajian prosa fiksi mobile learning yang layak atau valid, efektif, dan praktis. Jenis penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan (R&D) dengan menggunakan model ADDIE (Analyze, Design, Develop, Implement, Evaluation. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa Universitas Muhammadiyah Makassar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. Teknik pengumpulan data meliputi teknik tes, angket, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif persentase. Melalui penelitian dan pengembangan ini dihasilkan prototipe bahan ajar kajian prosa fiksi berbasis mobile learning telah teruji validitas unsur materi, unsur penyajian, unsur kegrafikan, unsur kebahasaan, dan unsur media atau teknologi. Subjek uji coba satu-satu menilai bahan ajar dengan kategori layak, subjek uji coba lapangan utama menilai bahan ajar dengan kategori sangat layak, dan subjek uji coba lapangan operasional menilai bahan ajar dengan kategori sangat layak. Bahan ajar efektif terhadap peningkatan hasil belajar mahasiswa. Bahan ajar praktis dalam penggunaannya ditinjau dari hasil penilaian keterlaksanaan dan pengelolaan pemakaian bahan ajar di dalam pembelajaran

    Hibriditas, Mimikri, dan Ambivalensi dalam Cerpen Kupata dan Meneer Chastelein Karya Rosyid H. Dimas: Kajian Poskolonial

    Full text link
    Dampak penjajahan tidak hanya dirasakan dari sisi fisik, tetapi juga dari sisi mental bangsa yang terjajah. Begitu juga dengan bangsa Indonesia yang dijajah oleh Belanda selama kurang lebih tiga setengah abad. Kajian ini berupaya untuk mengetahui jejak-jejak pengaruh kolonialisme Belanda yang dialami bangsa Indonesia yang tercermin dalam cerpen-cerpen Indonesia kontemporer. Dengan menelusuri jejak-jejak kolonialisme dalam karya cerpen, akan diketahui apa itu sisi hibriditas, mimikri, dan ambivalensi sebagaimana dijelaskan dalam teori kajian poskolonial Homi K. Bhabha. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Pendekatan yang digunakan adalah postkolonial. Sumber data dalam penelitian ini adalah cerpen Kupata dan Meneer Chastelein karya Rosyid H. Dimas. Data yang dikumpulkan berupa kata, frasa, dan wacana. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik membaca, mencatat yang dilakukan dengan cara menandai teks cerpen. Triangulasi teori digunakan untuk keabsahan data. Analisis data meliputi model interaktif yang terdiri dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil dalam penelitian ini menunjukkan aspek hibriditas berupa sikap berbahasa masyarakat adat yang nyaman menggunakan bahasa penjajah. Aspek mimikri ditunjukkan melalui sikap bangga menggunakan bahasa penjajah, penyesuaian kebiasaan kolonial dalam merokok dan minum kopi. Aspek ambivalensi ditunjukkan melalui pencarian identitas bahasa, di satu sisi sebagian masyarakat jajahan bangga menggunakan bahasa bangsa jajahan sebagai budaya luhur

    Interferensi Fonologis Bahasa Daerah terhadap Bahasa Indonesia (Studi pada Mahasiswa Penutur Bahasa Bima di Universitas Muhammadiyah Makassar)

    Full text link
    Penelitian ini adalah penelitian lapangan yang bertujuan mengetahui bentuk interferensi fonologis bahasa Bima dalam bahasa Indonesia mahasiswa Unismuh Makassar Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia dan mengetahui faktor-faktor yang menimbulkan terjadinya interferensi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif kualitatif, yang memeberikan gambaran dan penjelasan (eksplanasi) terhadap bentuk intereferensi fonologis bahasa Bima dalam bahasa Indonesia mahasiswa Unismuh Makassar Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia dan faktor-faktor yang memengaruhinya. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik menyimak, teknik catat, dan teknik rekam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk interferensi fonologis bahasa Bima dalam bahasa Indonesia terjadi dalam bentuk interferensi fonetik dan fonemik berupa kesalahan bunyi bahasa yakni penggunaan fonem /e/ yang dilambangkan dengan bunyi [ә] vokal pusat tengah tak bundar, penutur dengan kode BDB tidak mengenal penggunaan bunyi [ә] dalam pertuturan, penutur dengan kode BDB cenderung merubah bunyi suatu bahasa sehingga membedakan makna, contohnya /kalapa/ (BDB) yang seharusnya /kelapa/ (BI). Faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya interferensi, antara lain; keterbiasaan penutur menggunakan bahasa pertama (bahasa daerah) dan kurangnya pemahaman terhadap unsur-unsur bahasa kedua (BI), penggunaan bahasa kedua (BI) masih dirasakan asing oleh sebagian besar penutur BDB ketika melakukan interaksi komunikasi dengan penutur yang sama-sama menggunakan kode BDB, sehingga memengaruhi pola komunikasi BI yang baik dan benar dan akhirnya menimbulkan terjadinya kesalahan berbahasa

    Representasi Ideologi dan Kekuasaan Teks Berita Virus Corona di Indonesia (Analisis Wacana Kritis Roger Fowler, Dkk.)

    Full text link
    Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan ideologi dan kekuasan dalam teks berita Virus Corona di Indonesia dengan menggunakan kerangka kerja analisis wacana kritis yang dikembangkan oleh Roger Fowler dkk. Penelitian ini menggunakan desain kualitatif. Hasil dalam penelitian ini ditemukan representasi ideologi dan kekuasaan yang terdapat dalam teks berita virus corona khusunya dalam media online CNN Indonesia yang terdiri atas tiga aspek, yaitu aspek kosakata, aspek tata bahasa, dan aspek style. Pertama, representasi ideologi dan kekuasaan aspek kosakata ditemukan adanya penggunaan kosakata modalitas dan kosakata istilah baru. Pada aspek kosakata modalitas ditemukan ideologi dan kekuasaan membatasi pandangan dan pertarungan wacana, sedangkan pada aspek kosakata istilah baru ditemukan ideologi dan kekuasaan membuat klasifikasi. Kedua, representasi ideologi dan kekuasaan pada aspek tata bahasa ditemukan adanya tata bahasa pasivasi dan nominalisasi. Pada aspek tata bahasa pasivasi dan nominalisasi ditemukan ideologi dan kekuasaan marginalisasi. Ketiga, representasi ideologi dan kekuasaan pada aspek style ditemukan adanya penggunaan style klimaks dan antiklimaks. Pada aspek style ditemukan ideologi dan kekuasaan membatasi pandangan

    Implementasi Gerakan Literasi Sekolah Berbasis Literasi Visual terhadap Keterampilan Siswa dalam Menulis Puisi

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan gerakan literasi sekolah berbasis visual pada hasil belajar siswa dalam menulis puisi siswa di SMA Negeri 2 Sungai Kakap. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik pengukuran. Data dianalisis menggunakan rumus rata-rata dan uji T untuk melihat seberapa besar pengaruh antar variabel. Hasil penelitian menunjukan rata-rata keterampilan mahasiswa menulis puisi siswa yang tidak diberikan perlakukan penerapan gerakan literasi sekolah berbasis visual yaitu sebesar 70,42 dengan kategori Baik. Hasil rata-rata keterampilan menulis puisi siswa yang diberikan perlakuan penerapan gerakan literasi sekolah berbasis visual yaitu sebesar 82,29 dengan kategori Sangat Baik. Adapun diketahui nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05, maka sebagaimana dasar pengambilan keputusan dalam uji independent sample t test dapat disimpulkan bahwa Ho ditolah dan Ha diterima. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan yang signifikan (nyata) antara keterampilan menulis puisi siswa pada kelas eksperimen yang mendapatkan perlakuan penerapan gerakan literasi sekolah berbasis visual dengan kelas kontrol yang tidak diberikan perlakuan

    Pengaruh Penerapan Learning Cycle 7e dengan Media Kotak Dadu Pada Kemampuan Menulis Teks Eksposisi

    Full text link
    Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penerapan model learning cycle 7e dengan media kotak dadu bahasa Indonesia pada siswa kelas VIII SMPN 5 Wonomulyo. Populasi penelitian eksperimental ini adalah seluruh kelas VIII SMPN 5 Wonomulyo yaitu 127 orang yang terdiri dari lima kelas. Sampel penelitian adalah 23 orang kelas VIII A dan 23 orang kelas VIII B menggunakan instrumen tes dan non tes. Analisis statistik deskriptif dan infrensial merupakan teknik yang digunakan dalam menganalisis hasil penelitian. Hasil analisis inferensial pada kelas kontrol diperoleh hasil p-value = 0,200 sedangkan untuk uji normalitas pada kelas eksperimen diperoleh hasil p-value = 0,200 Baik p-value> α = 0,05 sehingga kesimpulan yang ditemukan adalah bahwa data hasil belajar siswa pada kedua kelas diperoleh. dari populasi yang berdistribusi normal dan signifikansi 0,292> 0,05 berarti populasi tersebut homogen. Kemudian hasil uji t menunjukkan sig 0,006 <0,05 maka terjadi penolakan H0 dan menerima H1. Sehingga kesimpulan dari penelitian ini adalah penerapan model Learning Cycle 7e dengan media kotak dadu bahasa Indonesia berpengaruh terhadap peningkatan kemampuan menulis teks eksposisi siswa kelas VIII di SMPN 5 Wonomulyo Kabupaten Polewali Mandar

    Pengaruh Penerapan Metode Discovery Learning Terhadap Hasil Belajar Pada Materi Alih Kode dan Campur Kode

    Full text link
    Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan hasil belajar mahasiswa pada mata kuliah sosiolinguistik materi alih kode dan campur kode, dan mendeskripsikan seberapa besar pengaruh penerapan model pembelajaran discovery learning terhadap hasil belajar mahasiswa. Penelitian ini menggunakan desain posttest only control group design, sampel diambil dengan teknik random sampling. Analisis data secara inferensial pengujian hipotesis dengan uji persyaratan analisis yang meliputi uji normalitas dan uji homogenitas. Hasil penelitian menunjukan bahwa di kelas kontrol tanpa menggunakan metode discovery learning diperoleh nilai rata-rata 72,62 2 sementara kelas eksprimen menggunakan metode discovery learning diperoleh nilai rata-rata 79,82 3. Hasil pengujian t-test menunjukan perbedaan yang signifikan (nyata) antara rata-rata hasil belajar mahasiswa pada kelas control dan kelas eksperimen, Hal ini menunjukan penerapan discovery learning memberikan pengaruh yang signifikan terhadap hasil belajar mahasiswa pada materi alih dan campur kode

    176

    full texts

    176

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    JP-BSI (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇