JP-BSI (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia)
Not a member yet
176 research outputs found
Sort by
Sistem Interaktif Siswa Menyimak Asik (SISMA) Berbasis Media QR Code Untuk Meningkatkan Keterampilan Menyimak Siswa Sekolah Dasar
This study aims to describe the implementation of the Student Interactive System for Listening Fun (SISMA) based on QR Code as an innovation in interactive and effective learning media for elementary school students. The method used is descriptive qualitative, data was collected through observation, interviews and documentation at SDN Kasreman 3 Ngawi. The results of the study describe that the implementation of SISMA improves students' concentration and understanding in listening activities in class and encourages flexible independent learning that can be accessed anytime and anywhere. The QR Code that is created can attract students to increase listening activities because it is interesting, by being able to be accessed anytime and anywhere, students' understanding of listening activities increases and some students can retell or in writing. SISMA uses QR Code media that can provide quick access to interactive audio learning materials to improve students' listening skills in a more interesting and effective way. The use of SISMA technology based on QR Code media makes it easier to access listening activities for teachers and students. However, there are obstacles such as the availability of adequate devices and internet connection problems
Analisis Kaidah Kebahasaan dalam Buku Teks Bahasa Indonesia SMP
This research aims to describe the suitability of texts, especially linguistic rules, contained in textbooks with the criteria for selecting teaching materials. The method used in this research is a qualitative descriptive method with library study research techniques and discourse analysis techniques. The object analyzed is the linguistic rules in the 2017 Revised Edition of the Indonesian language textbook published by the Ministry of Education and Culture for classes VII, VIII and IX at junior high school level. The results of the research show that the linguistic rules contained in the textbook are in accordance with the criteria for selecting teaching materials. In detail, the suitability of linguistic rules in course book is as follows. (1) Based on relevance criteria, the linguistic rules in course book are of very good quality level. This means that the language rules in the course book are in accordance with the language rules contained in the 2013 Curriculum Basic Competencies. (2) Based on the criteria for consistency of language rules in the course book, including a consistently good quality level. This means that the language rules contained in textbooks can reach KD in the 2013 Curriculum because they contain knowledge and skills. Knowledge in the form of linguistic theory. Skills in the form of practice or training to apply knowledge. (3) Based on the criteria for adequacy of linguistic rules in textbooks, including a good quality level. The language rules stated in the course book are sufficient to facilitate the achievement of the specified KD
Pembelajaran Mendeklamasikan Puisi Menggunakan Aplikasi Tik Tok pada Peserta Didik Kelas VIII SMP Negeri 2 Pontianak
Penelitian ini ditujukan untuk menganalisis pembelajaran mendeklamasikan puisi menggunakan aplikasi Tik Tok pada peserta didik kelas.VIII di SMPsNegeri.2 Pontianak. Metode yang*digunakan dalam#penelitian adalah deskriptif=dengan instrument penilaian berupa APKG 1, APKG 2, dan hasil.belajar peserta didik. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa perencanaan pembelajaran mendapat skor 70 (Cukup), pelaksanaan pembelajaran mendapat skor 94,6 (Sangat Baik) untuk pertemuan pertama dan 90,6 (Sangat Baik) untuk pertemuan kedua. Hasil pembelajaran menggunakan penilaian sikap, guru menggunakan 4 dari 6 Profil Pelajar Pancasila (P3), penilaian pengetahuan menunjukkan bahwa pada pertemuan pertama, sebnayak 4 orang pesertaadidikadengan kriteriaasangatabaik. Sebanyak 19 orangapesertaadidik denganakriteriaabaik. Sebanyak 9aorangapeserta didika denganakriteriaacukup. aPada pertemuan kedua, 2 kelompok dengan kriteria(baik dan 6 kelompok dengan kriteria)sangat baik. Penilaian keterampilan menunjukkan bahwa ada 10 orangapesertaadidikadenganakriteriaasangatabaik. Sebanyak 17 orangapesertaadidikadenganakriteriaabaik. Sebanyak 4 orangapesertaadidikadenganakriteriaacukup. Dan ada 1 orangapesertaadidikadenganakriteriaakurang. Kesimpulan penelitian ini adalah pelaksanaan pembelajaran mendeklamasikan puisi menggunakan aplikasi Tik Tok di SMP.Negeri 2 Pontianak telah dilaksanakan dengan baik dan efektif
Persepsi dan Interpretasi Kebahasaan dalam Kajian Filologi Pada Naskah Abdurahman Husen Al Fakugha (AHF) di Kalimantan Barat
Tujuan umum penelitian ini adalah untuk memperoleh informasi yang jelas tentang apa yang akan diteliti mengenai Persepsi dan Interpretasi Linguistik dalam Kajian Filologi dalam Naskah Abdurahman Husen Al Fakugha (AHF) Kalimantan Barat. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif untuk menggambarkan isi hasil penelitian yang diperoleh. Penelitian ini menggunakan bentuk penelitian kualitatif untuk memecahkan masalah yang ingin dipecahkan. Penelitian ini menggunakan kajian filologi untuk mendeskripsikan isi naskah Syair Pantun Suluk. Data dalam penelitian ini merupakan hasil wawancara dengan informan serta isi naskah Syair Pantun Suluk. Sumber data penelitian ini adalah informan dan naskah Syair Pantun Suluk. Penelitian ini menghasilkan data bahwa setiap masyarakat mempunyai persepsi dan penafsiran tersendiri dalam memahami dan menafsirkan sesuatu, dan filologi akan membantu masyarakat awam untuk memahami isi yang terkandung dalam naskah Pantun Suluk Syair. Penelitian ini diharapkan dapat menambah pengetahuan dan wawasan bagi pembaca dan peneliti lainnya
Penerapan “Katalog Elektronik” dalam Optimalisasi Peran Taman Bacaan Masyarakat Kota Pontianak untuk Menumbuhkan Minat Baca
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi potensi penerapan "Katalog Elektronik" dalam meningkatkan minat baca masyarakat Kota Pontianak dengan memfokuskan peran taman bacaan sebagai pusat informasi dan pengetahuan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif melalui observasi, wawancara, dan analisis dokumen, dengan data yang mencakup persepsi masyarakat terhadap minat baca, tantangan aksesibilitas bahan bacaan, serta tanggapan terhadap konsep "Katalog Elektronik". Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan teknologi ini dapat efektif meningkatkan akses terhadap beragam materi bacaan dan memfasilitasi pencarian informasi yang relevan, sehingga memperkuat peran taman bacaan sebagai pusat komunitas yang dinamis dan interaktif dalam mengembangkan minat baca di lingkungan masyarakat Kota Pontianak
Dampak Penggunaan Bahasa Indonesia pada Keluarga Marginal di Brebes
Penelitian ini dilakukan karena penggunaan bahasa Indonesia di Brebes masih belum terbiasa, khususnya pada keluarga marginal. Penggunaan bahasa Indonesia sangat penting bagi masyarakat dalam membantu komunikasi yang baik. Bahasa dapat dikatakan sebagai wujud yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan bahasa Indonesia dan dampak penggunaan bahasa Indonesia pada keluarga marginal di Brebes. Metode yang digunakan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data berupa angket dan penelitian lapangan dengan memperoleh 35 responden. Hasil penelitian ini menunjukan penggunaan bahasa Indonesia pada masyarakat marginal di Brebes masih belum terbiasa, memperoleh 17% yang hanya menggunakan bahasa Indonesia. Adapun dampak penggunaan bahasa Indonesia pada keluarga marginal di Brebes hanya 26%, yaitu berdampak pada pekerjaan, dan pendidikan
Kemampuan Literasi Membaca Siswa di SMK Pusat Keunggulan Kota Pekanbaru
Penelitian ini bertujuan untuk menelaah kemampuan literasi membaca siswa di SMK Pusat Keunggulan Kota Pekanbaru. Melibatkan 294 sampel, penelitian ini menerapkan metode deskriptif kualitatif. Data yang diperoleh dari tes dan wawancara menggambarkan bahwa kemampuan literasi membaca siswa masih berada pada tingkat rendah, dengan nilai rata-rata sebesar 61,34. Rendahnya kemampuan literasi membaca ini menimbulkan tantangan serius, terutama dalam hal mengidentifikasi, menganalisis, dan mensintesis informasi dari berbagai sumber bacaan. Analisis lebih lanjut mengidentifikasi beberapa faktor penyebab, termasuk pengaruh gawai dan teknologi, strategi pembelajaran yang kurang mendukung, dan perbedaan tingkat kecerdasan siswa. Oleh karena itu, solusi konkret diperlukan, termasuk evaluasi mendalam terhadap strategi pembelajaran, penyesuaian metode yang interaktif dan kontekstual, serta peningkatan literasi digital. Pentingnya melibatkan keluarga, komunitas, dan mendukung teknologi yang sesuai diakui sebagai langkah integral untuk menciptakan lingkungan holistik yang mendukung perkembangan literasi membaca siswa di SMK Pusat Keunggulan Kota Pekanbaru. Dengan merancang upaya yang terkoordinasi, diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam peningkatan kemampuan literasi membaca siswa dan menciptakan pengalaman pembelajaran yang lebih bermakna
Analisis Kesalahan Berbahasa Bidang Morfologi pada Pembentukan Kata dalam Bahasa Indonesia
Kesalahan berbahasa dalam bidang morfologi merupakan permasalahan yang sering ditemukan dalam tulisan akademik mahasiswa, termasuk dalam makalah yang mereka tulis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis jenis kesalahan morfologi yang muncul dalam penulisan makalah mahasiswa serta mencari faktor-faktor utama penyebabnya. Pada penelitian ini, metode deskriptif kualitatif diterapkan dengan teknik analisis data berupa identifikasi, klasifikasi, dan deskripsi kesalahan morfologi yang ditemukan dalam makalah mahasiswa. Berdasarkan analisis data, penelitian ini mengungkap hasil bahwa kesalahan morfologi yang paling dominan meliputi kesalahan dalam pembentukan kata berimbuhan, kesalahan pemilihan bentuk kata, dan penggunaan kata ulang yang tidak sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia. Faktor utama penyebab kesalahan ini adalah kurangnya pemahaman mahasiswa terhadap kaidah morfologi bahasa Indonesia dan pengaruh bahasa lisan dalam penulisan. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan pemahaman mahasiswa melalui pembelajaran yang lebih intensif terkait struktur morfologi bahasa Indonesia
Nilai-Nilai Pendidikan dan Pelestarian Budaya dalam Kearifan Lokal Pengajin di Kampung Wisata Caping
Tujuan penelitian yaitu pertama, mengidentifikasi cara pengrajin melestarikan Caping di Kampung Wisata Caping Pontianak. Kedua, menganalisis nilai pendidikan dan makna yang terkandung dalam produk Caping yang dihasilkan oleh pengrajin di Kampung Wisata Caping Pontianak. Ketiga, mengidentifikasi tantangan yang dihadapi oleh pengrajin Caping dalam mempertahankan praktik tradisional di Kampung Wisata Caping Pontianak. Keempat, menganalisis peran pengrajin Caping dalam pengembangan ekonomi di Kampung Wisata Caping Pontianak. Teknik pengumpulan data wawancara mendalam, observasi konserpatif dan analisis konten. Data yang dikumpulkan akan dianalisis untuk mengidentifikasi elemen-elemen kearifan lokal yang tercermin dalam praktik pengrajin Caping. Hasil penelitian Pertama, adanya pertahankan dan inovasi tradisi. Kedua, Caping memiliki nilai budaya dan tradisi yang kuat sebagai simbol kearifan lokal dan identitas masyarakat di Pontianak. Pembuatan Caping secara manual oleh tangan-tangan pengerajin menambahkan nilai estetika dan spiritual pada produk, membuat pengrajin merasa bangga dengan karya mereka yang merupakan bagian dari warisan budaya. Pengrajin menghadapi tantangan dalam memperoleh bahan baku. Para pengrajin berperan dalam pengembangan ekonomi lokal
Strategi Pengajaran Jarak Jauh (PJJ) BIPA di Kazakstan dan Tajikistan
Salah satu skema yang dikembangkan oleh Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (Badan Bahasa) pada 2020 adalah Pengajaran Jarak Jauh BIPA (PJJ BIPA). Melalui Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Nur Sultan, Badan Bahasa memberikan fasilitasi PJJ BIPA untuk Kazakstan dan Tajikistan. Artikel ini bertujuan untuk menjelaskan strategi yang dilakukan oleh pengajar BIPA pada program PJJ BIPA di Kazakstan dan Tajikistan. Sumber data dari penelitian ini adalah rekaman PJJ BIPA di Kazakstan dan Tajikistan pada 24 April—31 Juli 2021, laporan pengajar, dan pengajarnya sendiri. Pengumpulan data dari penelitian ini dilakukan dengan mengombinasikan metode observasi, teknik catat, dan wawancara. Data dianalisis secara kualitatif deskriptif. Berdasarkan analisis diketahui bahwa strategi yang digunakan pengajar dalam PJJ BIPA di Kazakstan dan Tajikistan meliputi beberapa hal berikut 1) pendekatan yang digunakan pengajar adalah pendekatan berbasis teks. 2) Tahapan yang digunakan pengajarannya meliputi building knowledge of the field, modelling, joint construction, dan independent construction. 3) Metode yang digunakan adalah metode terjemahan, metode langsung, dan metode komunikatif. 4) PJJ BIPA dilaksanakan secara sinkronus dan asinkronus. 5) Media yang digunakan berupa media berbasis TIK seperti Padlet, Wordwall, LearningApps, Wheelofnames, dan Schoology serta permainan berbasis TIK. 6) Bahan ajar yang digunakan adalah Buku Sahabatku Indonesia tahun 2019 serta bahan ajar video dan audio