PARAMETER: Jurnal Pendidikan Universitas Negeri Jakarta
Not a member yet
134 research outputs found
Sort by
Analisis Kemampuan Memecahkan Permasalahan Lingkungan dan Ekoliterasi Siswa
Abstract
The purpose of this study was to determine the ability of students to solve environmental problems through ecoliteration. The research method used in this study was a 2 x 2 factorial design experiment. The population in this study were all class X students of 176 respondents. The research sample was obtained through simple sampling with 11 respondents from each plot so that the total respondents were 44. Data analysis techniques consisted of two parts, namely descriptive analysis, and inferential analysis. In the form of two-way ANAVA.
Based on the Two-Way Anova calculation results obtained F count 2.03 <F table 4.08, then accept H0, which means that there are differences in the ability to solve students' environmental problems that are not significant between participants who have high ecoliteration and low ecoliteration. In this case, it is empirically proven that there are no significant differences related to the ability to solve environmental problems of students who have high ecoliteration and low ecoliteration.
Keywords: The ability to solve problems, Ekoliterasi students
Abstrak
Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui kemampuan pemecahan masalah lingkungan peserta didik melalui ekoliterasi. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen 2 X 2 faktorial disain. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas X sebanyak 176 responden. Sampel penelitian diperoleh melalui simple randon sampling dengan 11 responden dari setiap plot, sehingga total responden sebanyak 44. Teknik analisis data terdiri atas dua bagian yaitu analisis deskriptif dan analisis inferensial. berupa ANAVA dua jalur.
Berdasarkan hasil perhitungan Two-Way Anova diperoleh F hitung 2,03 < F tabel 4,08 maka terima H0 yang berarti terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah lingkungan peserta didik yang tidak signifikan antara peserta yang memiliki ekoliterasi tinggi dan ekoliterasi rendah. Dalam hal ini, secara empirik dibuktikan bahwa tidak terdapat perbedaan signifikan terkait kemampuan pemecahan masalah lingkungan peserta didik yang memiliki ekoliterasi tinggi dan ekoliterasi rendah.
Kata kunci : Kemampuan memecahkan masalah, Ekoliterasi sisw
KEGIATAN FIELDSTUDY DALAM PEMBENTUKAN KOMPETENSI PROFESIONAL CALON GURU GEOGRAFI
AbstractThe purpose of this study is to measure the formation of professional competencies in field study activities. The research was conducted on students who conducted field studies with the names PKL (Field Lecture Practices) at UNJ and KKL (Field Work Lectures) at UPI. There were 120 samples from 580 participants with sample quota with each of 20 students from 6 groups — measurement of professional competence by using multiple choice questions, 30 questions. Questions were constructed from the courses taken by participants in semesters 2, 4 and 6. The test results showed an average value of 56.84 with the lowest score of 44 and the highest of 77. The test results showed more in the medium category; there were no lows and fewer with the high category. The researcher concludes that professional competence in mastering the material has a low relationship. Professional competence in the form of knowledge is formed from other activities such as teaching in the classroom.Keywords: Field study, competence, professionalsAbstrakTujuan dari penelitian ini untuk mengukur pembentukan kompetensi professional dalam kegiatan fieldstudy. Penelitian dilakukan terhadap mahasiswa yang melakukan fieldstudy dengan nama PKL (Praktek Kuliah Lapangan) di UNJ dan KKL (Kuliah Kerja Lapangan) di UPI. Jumlah sampel 120 dari 580 peserta dengan kuota sampel dengan masing-masing 20 mahasiswa dari 6 kelompok. Pengukuran kompetensi profesional dengan meggunakan instrument soal pilihan ganda, 30 soal. Soal dikontruksi dari matakuliah yang sudah diambil peserta di semester 2, 4 dan 6. Hasil tes menunjukan nilai rata-rata 56,84 dengan nilai terendah 44 dan tertinggi 77. Hasil tes menunjukan lebih banyak pada kategori sedang, tidak ada yang rendah dan sedikit dengan kategori tinggi. Peneliti berkesimpulan kompetensi profesional penguasaan materi memiliki hubungan yang rendah. Kompetensi profesional berupa pengetahuan terbentuk dari kegiatan lain seperti pengajaran dikelas.
Kata kunci : Fieldstudy, kompetensi, profesiona
PENGARUH LITERASI EKONOMI DAN SELF CONTROL TERHADAP PERILAKU KONSUMTIF MAHASISWA FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA
Abstract
This research was conducted at the Jakarta State University Economic Education Student. The method used in this research is the survey method and correlational approach. The purpose of this study was to determine the effect of economic literacy and self-control on the consumptive behavior of economics faculty students at Jakarta State University. The type of data used is primary data. The study population was all students of the faculty of economics at UNJ. The sampling technique of this research is the Simple Random Sampling method with a sample of 98 students. Data analysis in this study was carried out using multiple regression analysis. The coefficient of determination obtained by 27% of the consumer behavior variable as the dependent variable is determined by economic literacy and self-control as independent variations, while 73% of the consumer behavior variation is determined by other factors. The calculation results conclude there is an influence of economic literacy and self-control on the consumptive behavior of economics faculty students at Jakarta State University.
Keywords: Economic literacy, Self-control and consumptive behavior
ABSTRAK
Penelitian ini dilakukan pada Mahasiswa Pendidikan Ekonomi Universitas Negeri Jakarta. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode survey dan pendekatan korelasional. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh literasi ekonomi dan self control terhadap perilaku konsumtif mahasiswa fakultas ekonomi di Universitas Negeri Jakarta. Jenis data yang digunanakan adalah data primer. Populasi penelitian adalah seluruh mahasiswa fakultas ekonomi UNJ. Teknik pengambilan sampel penelitian ini yaitu dengan metode Simple Random Sampling dengan sampel penelitian sejumlah 98 mahasiswa. Analisis data dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan analisis regresi berganda. Koefisien determinasi yang diperoleh sebesar 27% variabel perilaku konsumtif sebagai variabel dependen ditentukan oleh literasi ekonomi dan self control sebagai variasi independen, sedangkan 73% variasi perilaku konsumtif ditentukan oleh faktor-faktor lainnya. Hasil perhitungan menyimpulkan terdapat pengaruh literasi ekonomi dan self control terhadap perilaku konsumtif mahasiswa fakultas ekonomi di Universitas Negeri Jakarta.
Kata kunci : Literasi ekonomi, Self control dan perilaku konsumtif
 
ANALISIS EVALUASI PEMBELAJARAN GURU TERSERTIFIKASI DI SMA JAKARTA PUSAT
Abstrak
The purpose of this study was to analyze aspects of the evaluation of learning in high school schools in Central Jakarta. The method used in this research is quantitative descriptive through the analysis of learning tools used in daily teaching and learning activities. The sample of this study consisted of 19 geography teachers who had been certified at SMAN 25, SMAN 4, and SMAN 68, SMAN 35, SMAN 7, SMAN 24, SMAN 30, SMAN 5, SMAN 1, and SMAN 10, and private schools namely SMA Santa Theresia, Paskalis High School, Taman Madya 1 and 5 High School, and Petojo IPPI High School. The analysis technique in this study uses descriptive methods in the form of matrix analysis. The results of the study indicate that the teacher learning tools that have been certified, especially in the evaluation component of learning are as follows: (1) Not the work of the teacher itself, namely the results of giving or the effects of selecting specifically for teaching materials and student worksheets, and (2) Not fully developed.
Keywords: Learning evaluation analysis, Certified teacher, Central Jakarta High School
Abstrak
Tujuan penelitian ini adalah menganalisis aspek-aspe evaluasi pembelajaran di sekolah-sekolah SMA di Jakarta Pusat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif melalui analisis perangkat pembelajaran yang digunakan dalam kegiatan belajar mengajar sehari-hari. Sampel penelitian ini terdiri dari 19 orang guru geografi yang telah disertifikasi di SMAN 25, SMAN 4, dan SMAN 68, SMAN 35, SMAN 7, SMAN 24, SMAN 30, SMAN 5, SMAN 1, dan SMAN 10, serta sekolah swasta yaitu SMA Santa Theresia, SMA Paskalis, SMA Taman Madya 1 dan 5, dan SMA IPPI Petojo. Teknik analisis dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif dalam bentuk analisis matriks.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa perangkat pembelajaran guru yang sudah disertifikasi khususnya pada komponen evaluasi pembelajaran adalah sebagai berikut : (1) Bukan hasil karya guru itu sendiri, yaitu hasil pemberian atau hasil dari memilih khusus untuk bahan ajar dan lembar kerja siswa, serta (2) Tidak dikembangkan secara maksimal.
Kata kunci : Analisis evaluasi pembelajaran, Guru tersertifikasi, SMA Jakarta Pusa
Pengaruh Penggunaan Atlas Elektronik Terhadap Hasil Belajar Geografi di SMA Labschool Jakarta
Abstract
This study aims to get practical answers about the effect of the use of electronic atlases on student learning outcomes in class XI on geography subjects. Research using experimental methods. The population in this study were all students of class XI Labschool Jakarta High School. The sampling technique used is purposive sampling, where one class is an experimental class taught by using an electronic atlas, and another type as a comparison class that is a control class taught not to use an electronic atlas. The instrument used in this study was in the form of multiple-choice tests namely pre-test and post-test. The data analysis technique used to test hypotheses is the t-test.
The results showed that there were differences in student learning outcomes between the experimental class and the control class on natural resource material. Before conducting the hypothesis test, the data requirements test is carried out, namely data normality test using Chi-Square test and data homogeneity test using Bartlet test. From the results of normality test data both pre-test and post-test in the experimental class and the control class obtained prices X2-count < X2-table, meaning that the data collected are typically distributed. The results of the homogeneity test data calculations using the Bartlet test also obtained estimates F2-count < F2-table, eaning that the data from both groups are homogeneous. After testing the data requirements, a hypothesis test is performed using the t-test, and values are obtained t-count = 3,61 dan t-table with dk 56, and the 0.05 significance level is 1.67. So t-count > t-table means that the alternative hypothesis is accepted, and the null hypothesis is rejected. The results of the study concluded that there is an influence of the use of electronic atlases on the learning outcomes of students of class XI IPS on geography subjects with natural resource material. Therefore, geography study teachers can use this electronic atlas as one of the media used in the learning process of geography.
Keywords: Electronic atlas, Geography learning outcomes, Labschool High School Jakarta
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan jawaban empiris mengenai pengaruh penggunaan atlas elektronik terhadap hasil belajar siswa kelas XI pada mata pelajaran geografi. Penelitian menggunakan metode eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas XI SMA Labschool Jakarta. Teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu purposive sampling, dimana satu kelas merupakan kelas eksperimen yang diajarkan dengan menggunakan atlas elektronik dan satu kelas lagi sebagai kelas pembanding yaitu kelas kontrol yang diajarkan tidak menggunakan atlas elektronik. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah dalam bentuk tes pilihan ganda yaitu pre-tes dan post-tes. Teknik analisa data yang digunakan untuk menguji hipotesis adalah Uji-t.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar siswa antara kelas eksperimen dan kelas kontrol pada materi sumber daya alam. Sebelum melakukan uji hipotesis terlebih dahulu dilakukan uji persyaratan data yaitu uji normalitas data dengan menggunakan uji Chi Kuadrat dan uji homogenitas data dengan menggunakan uji Bartlet. Dari hasil uji normalitas data baik pre-tes maupun post-tes pada kelas eksperimen dan kelas kontrol diperoleh harga X2-hitung < X2-tabel, artinya data yang diperoleh berdistribusi normal. Hasil perhitungan uji homogenitas data dengan menggunakan uji Bartlet juga diperoleh harga F2-hitung < F2-tabel, artinya data dari kedua kelompok tersebut bersifat homogen. Setelah melakukan uji persyaratan data, kemudian dilakukan uji hipotesis dengan menggunakan uji-t dan diperoleh nilai t-hitung = 3,61 dan t-tabel dengan dk 56 dan taraf signifikansi 0,05 adalah 1,67. Jadi t-hitung > t-tabel artinya hipotesis alternatif diterima dan hipotesis nol ditolak. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa terdapat pengaruh penggunaan atlas elektronik terhadap hasil belajar siswa kelas XI IPS pada mata pelajaran geografi dengan materi sumber daya alam. Oleh karena itu guru bidang studi geografi dapat menggunakan atlas elektronik ini sebagai salah satu media yang digunakan dalam proses belajar mengajar geografi.
Kata kunci: Atlas elektronik, Hasil belajar Geografi, SMA Labschool Jakart
Hubungan Antara Pengetahuan Tentang Pengelolaan Sampah dan Perilaku Bertanggung Jawab Siswa di SMAN 34 Jakarta
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa kuat hubungan antara pemahaman tentang pengolahan sampah dengan perilaku bertanggung jawab siswa di sekolah menengah atas 34 Jakarta. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret – Juli 2017. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan survey lapangan. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa yang bersekolah di SMA Negeri 34. Jumlah total populasi adalah 25 anggota yang terdaftar sebagai anggota KIR di SMAN 34 Jakarta. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik total sampling. Sampel dalam penelitian ini saya memilih untuk menggunakan siswa yang aktif mengikuti organisasi Karya Ilmiah Remaja (KIR). Teknik pengambilan data menggunakan kuesioner tertutup. Teknik analisis data menggunakan analisis korelasi.
Pengujian instrumen penelitian berupa uji validitas dan uji reliabilitas dengan menggunakan SPSS versi 16.0. Pengujian validitas dengan analisis correlation item > r tabel. Pengukuran validitas variable pengetahuan berdasarkan nilai pearson correlation > r tabel dari 25 item soal memiliki skor pearson correlation antara -0,089 – 0,915 dan r tabel 0,3809 sehingga terdapat 3 item soal tidak valid dan dihapus, sehingga dalam penelitian ini terdapat 22 item soal. Pengujian validitas dengan analisis correlation item > r tabel. Pengukuran validitas variable perilaku berdasarkan nilai pearson correlation > r tabel dari 25 item soal memiliki skor pearson correlation antara 0,215 – 0,896 dann r tabel 0,3809 sehingga terdapat 3 item soal tidak valid dan dihapus, sehingga dalam penelitian ini terdapat 22 item soal. Pengukuran reliabilitas berdasarkan nilai Cronbach’s Alpha. Nilai reliabilitas pengetahuan sebesar 0,795 dan perilaku 874, artinya nilai tersebut dikategorikan reliabel.
Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa hubungan antara pengetahuan pengelolaan sampah dan perilaku bertanggung jawab hasilnya tidak signifikan. Hal ini dilihat dari hasil uji korelasi diketahui hailnya adalah 0,928 yang merupakan lebih kecil dari 0,050. Bisa disimpulkan bahwa hubungan pengetahuan pengelolaan sampah dan perilaku bertanggung jawab memiliki hubungan sangat rendah.
Kata Kunci : Pengetahuan, Pengelolaan Sampah, Perilaku, Bertanggung jawab siswa
 
Pemanfaatan Biogas dan Dampaknya terhadap Kesejahteraan Keluarga Peternak Sapi Perah di Mojosongo, Boyolali
AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemanfaatan biogas terhadap kesejahteraan keluarga peternak sapi perah di Kecamatan Mojosongo. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Penelitian dilakukan di Kecamatan Mojosongo Kabupaten Boyolali Provinsi Jawa. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pengguna biogas yang terdapat di Kecamatan Mojosongo berjumlah 30 peternak, sehingga seluruh populasi dijadikan sampel. Teknik pengambilan data menggunakan angket berupa kuesioner tetutup. Dalam penelitian ini, variabel X adalah pemanfaatan biogas dan variabel Y adalah kesejahteraan keluarga peternak. Instrumen yang digunakan dilakukan pengujian terlebih dahulu berupa uji validitas dan reliabilitas data melalui metode Corrected-Item-Total Correlation, dapat disimpulkan bahwa instrumen valid dan reliabel. Selanjutnya dilakukan uji normalitas menggunakan uji Shapiro-wilk, dari hasil perhitungan variabel X diperoleh Sig = 0,055 dan variabel Y diperoleh Sig = 0,101, sehingga kedua variabel memiliki data berdistribusi normal. Dilanjutkan dengan uji linieritas, diperoleh Sig = 0,029, maka dapat disimpulkan kedua variabel memiliki hubungan yang linier. Data dianalisis menggunakan teknik analisis regresi, yaitu suatu proses memperkirakan secara sistematis tentang apa yang paling mungkin terjadi di masa yang akan datang berdasarkan informasi masa lalu dan sekarang yang dimiliki agar kesalahannya dapat diperkecil (Riduwan, 2007: 147).Hasil pengujian hipotesis menggunakan metode Regresi Linier Sederhana. Diperoleh nilai persamaan Ŷ = 48,161 + 1,980 X, berarti terjadi hubungan positif antara pemanfaatan biogas dengan kesejahteraan keluarga. Pada Keofisien Regresi Sederhana, diperoleh nilai thitung > t tabel (2,134 > 2,048), yang menyatakan H 0 ditolak dan menerima H1, artinya ada pengaruh signifikan. Namun dari hasil perhitungan Koefisien Determinasi didaptkan hasil bahwa pengaruh pemanfaatan biogas terhadap kesejahteraan keluarga sebesar 10,9%, yang didapat dari perhitungan Koefisien Determinasi. Sedangkan 89,1% lainnya dipengaruhi faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Jadi dapat disimpulkan terdapat pengaruh signifikan antara pemanfaatan biogas dengan kesejahteraan keluarga dengan arah hubungan yang positif, walaupun pengaruhnya sangat kecil. Namun jika semakin banyak pemanfaatan biogas yang dilakukan oleh keluarga peternak maka akan semakin baik kesejahteraan keluarga peternak.
Kata kunci : Biogas, Kesejahteraan Keluarga Peternak Sapi Perah, Mojosong
MAPPING CONDITION BAHAN AJAR DAN LKS PENDIDIKAN JASMANI DI PONDOK PESANTREN DKI JAKARTA
Abstrak
Tujuan penelitian adalah untuk memperoleh pemahaman yang mendalam khususnya terhadap pelaksanaan bahan ajar dan LKS pendidikan jasmani di Pondok Pesantren di DKI Jakarta. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan dengan menggunakan metode deskriptif. Populasi penelitian adalah lembaga pendidikan Pondok Pesantren yang berada di lima wilayah Provinsi DKI Jakarta yaitu Pondok Pesantren Al Wathoniyah, Al Itqon, Al Hamid, Al Jauhariyah, Al Qalam, An Nur, An Nuriyah, As Shiddiqiyah, Darunnajah, Miftahul Ulum, Persis 69, PTDI Al Qesmaniyah, Al Hidayah, Asy-Syawarifiyah Malaka. Sampel penelitian diperoleh melalui teknik sampel bertujuan (purposive sample). Sumber data dalam penelitian ini adalah guru dan kepala sekolah terkait Pelaksanaan Pendidikan Jasmani di pondok pesantren di DKI Jakarta. Analisis data penelitian menggunakan statistik deskriptif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa komponen assessment / penilaian bahan ajar dan LKS; dua komponen ini merupakan peluang bagi ponpes, tetapi pada kenyataannya kurang dikembangkan, sehingga cukup mendatangkan masalah bagi pelaksanaan pendidikan jasmani di Pondok Pesantren di DKI Jakarta.
Kata kunci : Assessment bahan ajar, assessment LKS, Pendidikan jasmani, Pondok Pesantren, DKI Jakart
Hubungan antara Pengetahuan tentang Lingkungan Hidup dengan Partisipasi Masyarakat terhadap Konservasi Ekosistem Pesisir di Pulau Pari, Kepulauan Seribu, DKI Jakarta
Abstrak
Pulau Pari memiliki tiga ekosistem tropika yang unik, yaitu mangrove, lamun, dan terumbu karang. Meskipun demikian, sumberdaya hayati tersebut semakin menipis akibat pemanfaatan yang tidak ramah lingkungan, terutama disebabkan oleh eksploitasi sumberdaya yang berlebih serta perubahan lingkungan. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan tentang lingkungan hidup dengan partisipasi masyarakat terhadap konservasi ekosistem wilayah pesisir Pulau Pari. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode korelasional, dengan wawancara mendalam terhadap masyarakat Pulau Pari menggunakan kuesioner. Tujuh puluh tiga (73) responden dipilih secara acak dari 265 Kepala keluarga (KK). Disamping data primer tersebut, digunakan pula data sekunder yang dikumpulkan dari berbagai kepustakaan. Semua data primer yang diperoleh tersebut dianalisa menggunakan analisis korelasi tingkat Spearman (r). Hasil pengamatan lapangan melalui wawancara menggunakan kuesioner memperlihatkan bahwa pengetahuan lingkungan masyarakat Pulau Pari yang tinggi, tidak dibarengi dengan partisipasi mereka yang tinggi pula dalam mengkonservasi ekosistem, namun berada dalam tingkatan patisipasi yang sedang. Kenyataan ini tampak sesuai dengan hasil analisa statistik non-parametrik dari Spearman yang menunjukkan kofisien korelasi yang lemah dan negatif (r = -0.105), yaitu berada pada rentangan 0 – 0,25. Besarnya pengaruh variabel bebas (pengetahuan tentang lingkungan hidup) terhadap variabel terikat (partisipasi masyarakat dalam konservasi ekosistem pesisir) sebesar 10,5%. Artinya proporsi pengetahuan tentang lingkungan hidup hanya sebesar 10,5% atau kurang lebih 11 % berpengaruh terhadap partispasi dalam konservasi ekosistem pesisir, sedangkan sisanya dijelaskan oleh variabel lain yang tidak termasuk dalam penelitian ini.
Kata Kunci: Pengetahuan Tentang Lingkungan Hidup, Partisipasi Masyarakat, Konservasi ekosistem Pesisir, Pulau Pari
PELATIHAN CORELDRAW DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN WARGA BELAJAR PAKET C DI PKBM BINA MANDIRI LEMBAGA PEMASYARAKATAN NARKOTIKA CIPINANG JAKARTA TIMUR
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemahaman dan peningkatan keterampilan bagi warga belajar yaitu dengan menganalisis hasil belajar yang diberikan perlakuan (treatment) kepada warga belajar dilihat dari kognitif, afektif, dan psikomotorik dalam peningkatan keterampilannya dalam pembelajaran tersebut.Pelatihan merupakan hal ptning untuk membangun kemandirian dan keterampilan warga binaan.Masalahnya adalah pelatihan doi lokasi ini masih belum mampu membangun wawasan yang lebih luas, sikap mengtal dan kemandirian yang masih kurang.Diperlukan upaya untuk membangun pelatihan yang dapat menghasilkan adanya : peningkatan wawasan,dan sikap mental serta kemandirian yang optimal pada warga binaan.
Metode yang digunakan adalah metode experiment. Penelitian ini dilakukan di PKBM Bina Mandiri Lembaga Pemasyarakatan Klas IIA Narkotika Cipinang Jakarta timur pada bulan agustus 2012-bulan November 2012. Adapun yang menjadi sampel penelitian adalah warga belajar PKBM Bina Mandiri sebanyak 10 warga belajar. Instrument penelitian berbentuk pretest, posttest, dan angket (kuesioner). Validitas tes yang digunakan adalah validitas isi, sedangkan reabilitas menggunakan rumus product moment.Instrument yang digunakan berupa angket (kuesioner) dimana sebelumnya sudah dilakukan uji validitas dengan menggunakan rumus person product moment. Hasil rumus tersebut dari 26 pertanyaan yang terdapat kuesioner ada 1 pertanyaan yang dinyatakan tidak valid, yang lainnya dinyatakan valid. Kemudian dilakukan uji reliabilitas yang diukur dengan rumus Alpha Cronbach sehingga didapat hasil r hitung > r tabel = 0.97 > 0.632. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan adanya terdapat peningkatan keterampilan dalam pemahaman hasil belajar dalam memberikan pelatihan tentang pelatihan coreldraw dalam meningkatkan keterampilan pada warga belajar PKBM Bina Mandiri Lembaga Pemasyarakatan Klas IIA Narkotika Cipinang Jakarta timur