Jurnal Peternakan Indonesia
Not a member yet
    495 research outputs found

    Pengaruh Level dan Lama Pemberian Sinbiotik Ekstrak Porang dan Lactobacillus casei terhadap Retensi Nutrien dan Produktivitas Itik Tegal

    Full text link
    Produktivitas itik yang tinggi dapat dicapai dengan memberikan ransum berkualitas dalam jumlah sesuai kebutuhan. Diantara upaya peningkatan kualitas ransum adalah pemberian aditif, berupa prebiotik, probiotik atau campurannya. Penelitian dilakukan untuk mengkaji pengaruh level sinbiotik ekstrak umbi porang dan Labactocillus casei (CEPL) dengan lama pemberian berbeda terhadap retensi nitogen dan kalsium, serta produktivitas itik Tegal. Sebanyak 180 ekor itik Tegal, bobot badan rata-rata 42,33±2,54 g diacak dan ditempatkan pada 18 pen percobaan, menurut rancangan acak lengkap pola faktorial 2 x 3, 3 ulangan. Faktor pertama : level CEPL (1 dan 2%), faktor kedua : lama pemberian CEPL (2, 3 dan 4 minggu). Parameter pengamatan meliputi retensi nitrogen dan kalsium, bobot daging dan bobot tulang. Data dinalisis ragam dan dilanjutkan uji wilayah ganda Duncan. Hasil pengamatan menunjukkan terdapat interaksi nyata (P<0,05) antara level dengan lama pemberian CEPL terhadap retensi nitrogen dan bobot daging. Namun, tidak terdapat interaksi antara level dan lama pemberian CEPL terhadap retensi kalsium dan bobot tulang. Simpulan penelitian bahwa pemberian campuran ekstrak umbi porang dan Lactobacillus casei (CEPL) pada level 1% selama 4 minggu menghasilkan bobot daging paling tinggi tanpa perbedaan retensi kalsium dan bobot tulang

    Peningkatan Kandungan Unsur Hara Pupuk Kompos dengan Stardec untuk Hijauan Makanan Ternak

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari dan mengevaluasi pengaruh stardec (star decomposer) terhadap peningkatan kandungan hara kompos sebagai pupuk untuk hijauan makanan ternak. Penelitian berlangsung selama 2 bulan di Laboraturium Budidaya Ternak dan Hijauan, Fakultas Peternakan, Universitas Jambi, sedangkan analisis unsur hara kompos di Laboratorium Ilmu Tanah, Fakultas Pertanian, Universitas Andalas. Penelitian dalam Rancangan Acak Lengkap (RAL), terdiri dari 4 perlakuan dan 5 ulangan. Perlakuan terdiri dari: (A) stardec 0% + pelepah sawit 70% + feses sapi 25% + dedak 4% + urea 1%; (B) stardec 0.5% + pelepah sawit 70% + feses sapi 25% + dedak 4% + urea1%; (C) stardec 1% + pelepah sawit 70% + feses sapi 25% + dedak 4% + urea 1%; dan (D) stardec 1.5% + pelepah sawit 70% + feses sapi 25% + dedak 4% + urea 1%. Peubah yang diamati yaitu: kandungan unsur C, N, P, K dan ratio C/N pupuk kompos. Hasil analisis ragam menunjukkan bahwa penggunaan stardec berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap kandungan hara C, P dan K, serta berpengaruh tidak nyata (P>0,05) terhadap hara N dan rasio C/N kompos. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan D (stardec 1,5%) menghasilkan kandungan unsur hara tertinggi, massing-masing C (32,74%), P (0,40%) dan K (0,96%), demikian juga jika dilihat dari nilai rataan kandungan N (1,96%). Selanjutnya untuk peubah rasio C/N berada dalam kisaran SNI (10 - 20). Secara keseluruhan dapat dsimpulkan bahwa perlakuan stardec dosis 1,5% adalah yang terbaik dalam kondisi penelitian ini. Oleh sebab itu, dosis stardec 1,5% bisa digunakan sebagai pupuk dalam pengembangan dan budidaya hijauan makanan ternak

    Elastisitas Permintaan Daging Ayam Broiler di Pasar Ganding Kabupaten Sumenep

    Full text link
    Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui elastisitas permintaan daging ayam broiler di pasar Ganding Sumenep. Penelitian ini dilaksanakan di pasar Ganding kabupaten Sumenep dengan menggunakan metode diskriptif kuantitatif. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survey dengan melibatkan 16 pedagang daging ayam broiler. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai elastisitas pedagang sebesar 0,314 sampai dengan 3,164 dengan rata-rata nilai elastisitas sebesar 0,874. Hasil ini menunjukkan nilai elastisitas cukup tinggi pada sebaran penjualan daging ayam broiler. Nilai elastisitas lebih kecil dari satu (1) menunjukkan kepekaan perubahan harga ditingkat peternak lebih kecil dari kepekaan perubahan harga ditinkat pedagang

    Halaman Belakang JPI Vol 24 No 1 Februari 2022

    No full text
    UCAPAN TERIMA KASIH Redaksi Jurnal Peternakan Indonesia memberikan penghargaan dan ucapan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada seluruh pakar yang telah diundang selaku Editorial Board dan Mitra Bebestari, yang telah menelaah naskah yang kami kirimkan baik yang layak terbit maupun yang tidak layak dalam Volume 24 (1) Edisi Februari 2022. Berikut adalah daftar nama pakar yang berperan dalam edisi ini:Ade Sukma, S.Pt, MP, Ph.D. Fakultas Peternakan, Universitas AndalasDr. Ir. Jaswandi, MS. Fakultas Peternakan, Universitas AndalasProf. Dr. M. Winugroho, M.Sc, APU. Balitnak Ciawi, BogorDr. Ir. Dwi Yuzaria, SE, M.Si. Fakultas Peternakan, Universitas AndalasProf. Dr. Ir. Asdi Agustar, M.Sc. Fakultas Peternakan, Universitas AndalasProf. Dr. Ir. Wizna, MS. Fakultas Peternakan, Universitas AndalasDr. Rizki Palupi, S.Pt, MP. Fakultas Pertanian, Universitas SriwijayaDr. Ir. Sabrina, MP, Fakultas Peternakan, Universitas AndalasProf. Dr. Ir. Nuraini, MS. Fakultas Peternakan, Universitas AndalasDr. Indri Juliyarsi, SP, MP. Fakultas Peternakan, Universitas AndalasProf. Dr. Ir. Maria Endo Mahata, MS. Fakultas Peternakan, Universitas AndalasEdi Erwan, S.Pt, M.Sc, Ph.D Fakultas Pertanian dan Peternakan, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim RiauDr. Fitrimawati, S.Pt, M.Si. Fakultas Peternakan, Universitas AndalasDr. Simel Sowmen, S.Pt, MP. Fakultas Peternakan, Universitas AndalasDeni Novia, STP, MP. Fakultas Peternakan, Universitas Andalasdrh. Ni Wayan Kurniani Karja, MP. Ph.D Fakultas Kedokteran Hewan, IPB UniversityProf. Dr. Ir. Salam N. Aritonang, MS. Fakultas Peternakan, Universitas AndalasDr. Ir. Irma Badarina, MP. Fakultas Pertanian, Universitas BengkuluProf. Dr. Ir. Mardiati Zain, MS. Fakultas Peternakan, Universitas Andala

    Efek Dinamika Faktor Lingkungan terhadap Perilaku Ayam Broiler di Kandang Close House

    Full text link
    Lingkungan yang nyaman sangat menentukan keberhasilan pada budidaya ayam broiler. Perubahan mikroklimat di sekitar lingkungan pemeliharaan dapat mempengaruhi perilaku unggas, jumlah ransum yang dikonsumsi, kebutuhan air minum, biomassa tubuh, dan produk yang dihasilkan. Unggas pedaging ini telah diketahui memiliki kualitas yang tinggi, waktu tumbuh yang cepat, dan produksi daging yang tinggi. Oleh karena itu hewan ternak ini mempunyai peluang yang tinggi untuk dipelihara dan dikembangkan oleh masyarakat. Riset dilakukan untuk menganalisis efek dinamika faktor lingkungan di lokasi peternakan terhadap perilaku unggas pedaging ini. Penelitian ini menggunakan metode eksplorasi dengan melakukan pengamatan perilaku broiler selama 15 hari, yaitu dengan cara mengamati 20 ekor ayam yang terdapat pada 4 kandang kecil dengan ulangan 3 kali dan diamati perilakunya pada jam 07.00, 13.30, dan 21.30. Pencatatan perilaku ayam dilakukan selama 30 menit, yang meliputi lokomosi, istirahat, minum, panting (terengah-engah), makan, mengepakkan sayap, dust bathing (mandi debu), dan feather pecking (mematuk bulu). Faktor lingkungan yang diukur meliputi temperatur ruang budidaya, kelembapan dan lama pencahayaan di Teaching Farm Close House Fakultas Peternakan dan Pertanian Universitas Diponegoro. Hasil pengolahan data menunjukkan bahwa faktor lingkungan berpengaruh terhadap perilaku ayam broiler, yang meliputi lokomosi, istirahat, minum, panting (terengah-engah), makan, mengepakkan sayap, dust bathing (mandi debu), dan feather pecking (mematuk bulu). Pengamatan perilaku sangat dianjurkan untuk mengetahui tingkat kenyamanan broiler di dalam kandang budidaya dalam upaya meningkatkan pertumbuhan dan produktivitas

    Potensi Pengembangan Usaha Ternak Sapi Perah Desa Kemiri Kecamatan Jabung Jawa Timur

    Full text link
    Tujuan penelitian ini adalah menganalisis potensi sumber daya yang ada di Desa Kemiri Kecamatan Jabung. Lokasi penelitian dipilih secara purposive dengan jumlah sampel sebanyak 40 peternak sapi perah yang memberikan pakan tambahan roti afkir. Data dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder yang selanjutnya dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kapasitas penambahan populasi berdasarkan hasil analisis daya dukung wilayah dan hijauan adalah 1.431 ST dengan indeks daya dukung sebesar 2,3 yang masuk kategori aman. Hasil analisis menunjukkan bahwa peternak di Desa Kemiri didominasi oleh peternak usia 40-49 tahun (45%) dengan pengalaman beternak antara 15-20 tahun (37,5%). Komposisi kepemilikan ternak didominasi oleh sapi laktasi (80,54%) dengan jumlah kepemilikan ≤ 3 ekor (75%). Tingkat pendidikan didominasi oleh pendidikan dasar (65%) dengan matapencaharian utama peternak adalah petani-peternak (65%). Kesimpulan penelitian ini adalah usaha ternak sapi perah di Desa Kemiri memiliki potensi untuk dikembangkan

    Review: Faktor Resiko yang Mempengaruhi Respon Termoregulasi Ternak Ruminansia

    Full text link
    Respon termoregulasi pada ternak merupakan salah satu cara untuk mempertahankan panas yang dihasilkan oleh tubuh ternak itu sendiri agar tetap dalam kisaran normal. Faktor penyebab perubahan respon termoregulasi ternak ruminansia perlu diketahui lebih lanjut agar dapat dicegah dan ditanggulangi sehingga tidak mempengaruhi perubahan status fisiologi, kesehatan serta produktivitas dari ternak itu sendiri. Artikel studi literatur ini disusun dari berbagai jurnal ilmiah yang sudah dipublikasikan. Berdasarkan hasil studi literatur ini menjukkan bahwa ada beberapa faktor yang mempengaruhi perubahan respon termoregulasi ternak ruminansia seperti pakan, transportasi, suhu lingkungan dan kelembaban kandang, serta ketinggian daerah. Semua faktor tersebut diatas mempengaruhi laju respirasi, denyut jantung, dan suhu rektal. Kesimpulan dari studi literatur ini adalah pakan, transportasi, suhu lingkungan dan kelembaban kandang, serta ketinggian daerah mempengaruhi perubahan respon termoregulasi ternak ruminansia

    Pengaruh Pemberian Tepung Daun Kelor (Moringa oleifera Lamm) dan Lama Penyimpanan pada Suhu Dingin 4-5 °C terhadap Kualitas Semen Cair (Liquid Semen) Kambing Kacang

    No full text
    Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui pengaruh pemberian tepung daun kelor dan lama penyimpanan pada suhu dingin 4-5°C terhadap kualitas semen cair kambing kacang. Metode penelitian adalah ekperimental dengan rancangan RAK faktorial. Faktor pertama adalah dosis pemberian tepung daun kelor (D) dalam pakan konsentrat yang terdiri dari 4 dosis, yaitu D0= 0%, D1= 10%, D2= 20%, dan D3= 30%. Faktor kedua adalah lama penyimpanan semen cair kambing kacang pada suhu suhu 4-5°C (L) yang terdiri dari 3 taraf L0= 0 hari, L1= 1 hari, L2= 2 hari. Variabel penelitian adalah kualitas semen cair kambing kacang meliputi motilitas, viabilitas, dan abnormalitas spermatozoa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh interaksi yang sangat nyata (P<0,01) antara perlakuan dosis pemberian tepung daun kelor dan lama waktu penyimpanan pada suhu 4-5°C terhadap kualitas semen cair kambing kacang. Rata-rata prosentase motilitas dan viabilitas tertinggi pada perlakuan D3L0= (83,13±2,39) dan (87,67±2,35); rata-rata prosentase motilitas dan viabilitas terendah D0L2= (21,25±1,44) dan (41,07±0,38); rata-rata abnormalitas (%) terendah D2L0= (4,34±0,38i) dan tertinggi D0L2= (11,11±0,09). Kesimpulan penelitian bahwa. pemberian tepung daun kelor dapat dilakukan sampai dengan dosis 30% dalam pakan konsentrat dengan lama penyimpanan semen cair pada suhu 4-5° selama 2 hari untuk menghasilkan kualitas semen cair yang masih layak digunakan dalam inseminasi buatan

    Potensi Putri Malu (Mimosa pudica) sebagai Penghambat Aflatoksin pada Jagung Pipilan

    Full text link
    Aflatoksin adalah senyawa toksik yang dihasilkan oleh spesies Aspergillus lain seperti Aspergillus flavus atau Aspergillus parasiticus. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan bahwa ekstrak Mimosa pudica (EPM) dapat digunakan sebagai inhibitor aflatoksin pada jagung. Pada penelitian ini digunakan jagung 15 kg dengan design Rancangan Acak Lengkap (RAL) sebanyak 3 kali ulangan. Faktor pertama adalah fungisida inhibitor dengan kontrol positif (T1 = asam propionat 1 mL), kontrol negatif (T2 = tanpa EPM dan asam propionat), T3 = 1 mL EPM konsentrasi 30%, T4 (1 mL EPM konsentrasi 60%) dan T5 (1 mL EPM konsentrasi 90%). Konsentrasi tersebut dibuat dari hasil perbandingan penggunaan akuades steril dan ekstral kental Mimosa pudica. Faktor kedua adalah lama penyimpanan dengan H1 (0 hari), H2 (14 hari), H3 (21 hari), dan H4 (28 hari). Hasilnya, inhibitor EPM tidak berpengaruh nyata terhadap kadar air jagung (P>0,05), dan lama penyimpanan serta interaksi antara kedua faktor berpengaruh nyata terhadap kadar air jagung (P<0,05). Disimpulkan bahwa EPM pada konsentrasi 30%, 60% dan 90% penggunaan 1 mL/kg jagung tidak menunjukkan kemampuan sebagai penghambat aflatoksin. Umur simpan 28 hari mempengaruhi hilangnya kelembaban jagung

    Halaman Depan JPI Vol 24 No 1 Februari 2022

    No full text
    EDITORIALPuji syukur kita haturkan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa karena atas izin-Nya Jurnal Peternakan Indonesia (JPI) dapat kembali terbit menjumpai pembaca sekalian. Tim redaksi dan penelaah telah menyeleksi naskah-naskah pada edisi ini, Volume 24 Nomor 1 Tahun 2022. Naskah-naskah tersebut meliputi bidang atau topik-topik sebagai berikut: Kurva Pertumbuhan Isolat Bakteri Asam Laktat dari Saluran Pencernaan Itik Lokal Asal Aceh; Efek Dinamika Faktor Lingkungan terhadap Perilaku Ayam Broiler di Kandang Close House; Pertumbuhan dan Kandungan Nutrien Fodder Jagung (Zea mays) dengan Penyiraman Biourine Sapi; Pengaruh Level dan Lama Pemberian Sinbiotik Ekstrak Porang dan Lactobacillus casei terhadap Retensi Nutrien dan Produktivitas Itik Tegal; Peningkatan Kandungan Unsur Hara Pupuk Kompos dengan Stardec untuk Hijauan Makanan Ternak; Pengaruh Pemberian Tepung Daun Kelor (Moringa oleifera Lamm) dan Lama Penyimpanan pada Suhu Dingin 4-5 °C terhadap Kualitas Semen Cair (Liquid Semen) Kambing Kacang; Evaluasi Spermatozoa Domba Jantan Berekor Tipis yang Digembalakan di Lahan Kering; Penambahann Tepung Daun Sirih (Piper betle Linn) sebagai Pakan Aditive terhadap Performans, Intake Protein, Laju Pertumbuhan, dan IOFC Itik Kamang; Potensi dan Nilai Tambah Tanaman Melalui Teknologi Pengawetan Pakan untuk Peningkatan Pendapatan Peternak di Samigaluh Kulonprogo Yogyakarta; Potensi Putri Malu (Mimosa pudica) sebagai Penghambat Aflatoksin pada Jagung Pipilan; Kajian Azas Kesejahteraan Hewan pada Sapi di Desa Jetis Kabupaten Nganjuk; Elastisitas Permintaan Daging Ayam Broiler di Pasar Ganding Kabupaten Sumenep; Karakteristik Inovasi Terpakai dalam Peternakan Sapi Rakyat dan Pertanian Padi di Kabupaten 50 Kota Provinsi Sumatera Barat; Analisis Keputusan Pembelian Ayam KUB dalam Memenuhi Kebutuhan Upacara Adat dan Agama di Provinsi Bali; dan Evaluasi Produksi Susu Pasteurisasi Berbasis CIPP di KWT Sumber Rejeki Kota Batu.Redaksi menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada semua pihak yang telah membantu penerbitan jurnal ini. Semoga dengan terbitnya jurnal ini dapat bermanfaat sebagai sarana komunikasi bagi masyarakat ilmiah, khususnya masyarakat peternakan dan umumnya bagi masyarakat luas.Padang, Februari 2022 Edito

    432

    full texts

    495

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Peternakan Indonesia
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇