Tugas Akhir Jurusan Teknik Elektro - Fakultas Teknik UM
Not a member yet
    334 research outputs found

    Pengembangan Bahan Ajar E-learning Rancang Bangun Jaringan Kelas XI Semester Gasal Program Keahlian Teknik Komputer Dan Jaringan Di SMK

    No full text
    ABSTRAK Rancang Bangun Jaringan merupakan salah satu mata pelajaran wajib bagi siswa kompetensi keahlian TKJ (Teknik Komputer dan Jaringan) di SMK. Penelitian ini dilatarbelakangi tersedianya jaringan internet dan prasarana yang mendukung, serta terbatasnya bahan ajar menggunakan Jaringan internet. Salah satu pemanfaatan Jaringan internet yaitu dengan penggunaan media akses e-learning. Pembelajaran menggunakan e-learning yang mudah diakses oleh siswa dapat dijadikan sebagai pembelajaran yang mandiri, serta dapat memberikan inovasi dalam pembelajaran sehingga dapat mempengaruhi prestasi belajar siswa. Berdasarkan hal tersebut maka, bentuk  bahan ajar e-learning yang berupa modul digital (.pdf) dan video pembelajaran (.mp4) dapat dijadikan sebagai solusi dalam pembelajaran menggunakan Jaringan internet untuk mendukung pembelajaran siswa.Tujuan dari penelitian pengembangan ini adalah merancang mengembangkan dan menguji kelayakan bahan ajar e-learning mata pelajaran Rancang Bangun Jaringan. Metode penelitian dan pengembangan yang akan digunakan dalam pengembangan bahan ajar adalah ADDIE. Terdapat 5 langkah penelitian dan pengembangan yang dilakukan yaitu 1) Analisis, 2) Desain, 3) Pengembangan, 4) Implementasi, 5) Evaluasi. Berdasarkan hasil uji coba yang telah dilakukan menggunakan angket, diperoleh hasil 93,28% dari review ahli, 88,75% dari uji coba kelompok kecil, dan 89,79% dari uji coba lapangan. Dari hasil analisis data keseluruhan diperoleh nilai rata-rata sebesar 90,60%. Sehingga dari hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa pengembangan bahan ajar e-learning  pada mata pelajaran Rancang Bangun Jaringan dinyatakan layak untuk digunakan di sekolah

    Sistem Kendali Otomatis Mesin Penggiling Dan Pengayak Serbuk Kayu Gaharu Dilengkapi Konveyor Pemindah Bahan Berbasis Arduino

    No full text
    ABSTRAKRizal Efendi, Mochammad. 2016. Sistem Kendali Otomatis Mesin Penggiling Dan Pengayak Serbuk Kayu Gaharu Dilengkapi Konveyor Pemindah Bahan Berbasis Arduino. Tugas Akhir, Jurusan Teknik Elektro, Program Studi D3 Teknik Elektro, Fakultas Teknik. Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Drs. Dwi Prihanto, S. S.T., M. Pd.Kata Kunci : Sistem Kendali Otomatis, Mesin Penggiling, Pengayak dan Konveyor, Ardduino unoTugas akhir ini merupakan proses pengaturan atau pengendalian proses kerja tanpa adanya campur tangan manusia (otomatis). Di era teknologi yang semakin berkembang saat ini sistem kendali otomatis sangat diperlukan untuk mempermudah suatu proses perindustrian. Dalam dunia industri sistem kendali otomatis sangat membantu dalam proses kelancaran operasional, agar berjalan secara efektif dan efisien.Pada alat Sistem Kendali Otomatis Mesin Penggiling Dan Pengayak Serbuk Kayu Gaharu Dilengkapi Konveyor Pemindah Bahanini, arduino unodigunakan sebagai kendali utama dalam sistem kerja proses penggilingan,pengayakan, dan kerja konveyor. Alat sistem kendali otomatis mesin penggiling dan pengayak serbuk kayu gaharu dilengkapi konveyor pemindah bahan berbasis arduinoini adalah suatu alat yang yang didesain untuk mempermudah industri rumahan melakukan proses kerja secara otomatis. Dalam pembuatan alat ini terdiri dari: 1) Perancangan dan pembuatan, yang meliputi: a) perancangan alat, rancangan mekanik didesain dengan dimensi 46 cm x 46 cm x 60 cm, b) perancangan hardware meliputi rancangan sensor photodioda dan rancangan driver motor, c) perancangan software pemrograman alat, d) persiapan pembuatan mekanik alat, e) pembuatan alat dilakukan berdasarkan desain yang telah dibuat sebelumnya. 2) Pengujian dan hasilnya meliputi: a) hasil bentuk perancangan desain alat, b) pengujian rangkaian tiap blok, c) pengujian alat secara keseluruhan. Dari proses pengujian sistem secara keseluruhan alatSistem Kendali Otomatis Mesin Penggiling Dan Pengayak Serbuk Kayu Gaharu Dilengkapi Konveyor Pemindah Bahanberbasis Arduno dengan hasil 50 gram serbuk selama 10 menit yang dibuat dengan tujuan Mengetahui rancang bangun konveyor pengangkut serpihan kayu gaharu, Mengetahui proses otomatis konveyor pengangkut serpihan kayu gaharu, dan Menguji kelayakan dari konveyor pengangkut serpihan kayu gaharu. Dengan demikian tugas akhir ini bisa berjalan sesuai dengan perencanaan

    Otomatisasi Kontrol Air Ledeng Berdasarkan Debit Dan Kekeruhan Air Pada Tandon

    No full text
    ABSTRAK  Penelitian ini bertujuan untuk mempermudah proses pengisian air di dalam tandon dan untuk mengetahui tingkat kejernihan air ledeng, terutama pada saat hujan. Untuk mengatasi masalah ini dibutuhkan alat otomatis untuk menghidupkan atau mematikan kran dan alat  mendeteksi kekeruhan air, mengisi tandon dan penyaringan air secara otomatis. Maka dalam proyek ini dibuatlah Otomatisasi Kontrol Air Ledeng Berdasarkan Debit  Dan Kekeruhan Air Pada Tandon mengukur tinggi permukaan air melalui sensor ultrasonik dengan menggunakan sensor HC SR-04. Sensor ultrasonik berfungsi sebagai masukkan data ketinggian air. Sensor LDR digunakan untuk mendeteksi kekeruhan air. Lalu data mengenai tinggi dan kekeruhan air akan diproses oleh Arduino. Kemudian data yang telah diolah oleh Arduino akan ditampilkan indikator LED dan diteruskan ke kran untuk melakukan tindakan, mengalirkan air atau mematikan air serta penyaringan air dari ledeng yang keruh lalu mengendapkan pada tandon pengendap terlebih dahulu sebelum diisi ke tandon utma. Bila kondisi air dari ledeng sudah jernih, akan langsung dapat dialirkan ke tandon utama. Saat kondisi air ledeng keruh dan tandon utama kosong, tandon pengendap akan mengalirkan air ke tandon utama. Dengan dibuatkan alat ini, proses penjernihan air saat keruh dapat diproses secara otomatis dan tidak perlu melakukan penyaringan dengan cara manual. Pembuatan alat ini untuk menjaga air tetap jernih, sehingga layak untuk dikonsumsi masyarakat sehari-har

    Data Logger Pemakaian Energi Listrik pada Kamar Kost Berbasis Mikrokontroler

    No full text
    ABSTRAK Seiring dengan meningkatnya kebutuhan tempat tinggal sementara atau kost maka banyak yang memanfatkan ini sebagai peluang usaha dengan membuat kost-kostan. Namun pada sebuah kamar kost banyak penghuni yang menggunakan listrik secara berlebihan dan membuat tagihan listrik semakin banyak yang dapat merugikan pemilik kost. Dalam hal ini sangat penting bagi pemilik kost agar dapat mengontrol penggunaan energi listrik pada setiap kamar, maka perlu adanya data logger (pengambilan data) penggunaan energi listrik setiap kamar.Data logger adalah suatu alat elektronik yang berfungsi mencatat data dari waktu ke waktu secara continue. Hardware utama dari sistem ini adalahArduino Uno R3dimanaArduino berfungsi sebagai pengontrol sistem . Dalam system ini sensor yang digunakan adalah sensor Arus ACS 712 yang berfungsi sebagai pendeteksi arus dan sensor Tegangan ZMPT 101 B yang berfungsi sebagai pendeteksi tegangan.Untuk menampilkan hasil deteksi arus dan teganga nditampilkan pada layar LCD berukuran 20x04. Pengujian sistem Data Logger Pemakaian  Energi Listrik Pada Kamar kost Berbasis Mikrokontroller diketahui hasilnya sebagai berikut : (1) pengujian arduino R3 (2) pengujian sensor tegangan menggunakan ZMPT 101 B (3) pengujian sensor arus ACS 712(4)  pengujian keseluruhan

    Prototype Pembangkit Listrik Tenaga Air Memanfaatkan Teknologi Sistem Kapiler

    No full text
    ABSTRAK  Prototype Pembangkit Listrik Tenaga Air Memanfaatkan Teknologi Sistem Kapiler adalah pembangkit listrik yang memanfaatkan prinsip kerja dari proses naiknya fluida pada tumbuhan, dimana proses transportasi dari tumbuhan ini memanfaat tekanan yang ada pada akar, batang dan daun untuk pengangkutan mineral ke seluruh jaringan tumbuhan. Prototype ini menggunakan pompa aquarium HI 3900 sebagai pengganti tekanan yang ada pada akar, pompa ini membawa naik air dari bak penampung bawah menuju bak penampung atas yang berfungsi sebagai awal mula titik jatuh dari air yang akan menghasilkan energi potensial. Pembuatan prototype ini bertujuan untuk memberikan dan mewujudkan energi mandiri. Pengujian prototype dilakukan dengan cara menguji  kapasitas kecepatan air, pengujian daya output generator, pengujian tekanan air pada pipa, dan pengujian laju aliran massa fluida. Pengujian output generator menggunakan beberapa led yang digunakan sebagai beban. Pada pengujian kapasitas aliran air diperoleh nilai  sebesar 0.294 m3, kemudian dilanjutkan dengan pengujian output generator tanpa beban didapat daya output generator sebesar 0.24 watt, dengan beban 1 led 0.009 watt, 2 led 0.0086 watt, dan 3 led 0.0086 watt, pengujian tekanan air pada pipa sebesar Pc = 9.732 x 10-6 Newton, dan pengujian laju aliran massa fluida didapat nilai sebesar 296.9 kg/s

    Prototype Pengontrolan Kecepatan Dan Monitoring Suhu Motor Kapasitor 1 Fasa Menggunakan Handphone Melalui Media Bluetooth

    No full text
    ABSTRAK Monitoring adalah pemantauan yang dapat dijelaskan sebagai kesadaran tentang apa yang ingin diketahui. Monitoring akan memberi informasi  tentang status dan kecendrungan bahwa pengukuran dan evaluasi yang diselesaikan berulang dari waktu ke waktu, pemantuan umumnya dilakukan untuk tujuan tertentu . dengan adanya teknologi dapat memanfaatkan dan digunakan sebagai monitoring motor listrik 1 fasa menggunakan handphone melalui media bluetooth.Pengontrolan motor listrik 1 fasa menggunakan arduino sebagai mikrokontrolernya. Kontrol motor 1 fasa menggunakan sebuah aplikasi smartphone yang berkomunikasi secara serial dengan modul bluetooth HC-05. Alat ini juga memonitoring secara otomatis dengan menggunakan sensor suhu LM35 yang akan memantau suhu pada motor kapasitor 1 fasa.Tahapan dalam merancang prototipe Pengontrolan Kecepatan Dan Monitoring Suhu Motor Kapasitor 1 Fasa Menggunakan Handphone Melalui Media Bluetooth meliputi: (A) perancangan; (B) langkah pembuatan; (C) langkah pengujian; (D)hasil pembuatan prototipe Pengontrolan Kecepatan Dan Monitoring Suhu Motor Kapasitor 1 Fasa. Pengujian prototipe Pengontrolan Kecepatan Dan Monitoring Suhu Motor Kapasitor 1 Fasa dilakukan pada tiap tiap titik yang telah ditentukan. Hasil pengujian pada prototipe ini meliputi: (1) Pengujian Modul Bluetooth HC-05 Dan Aplikasi Pada Smartphone; (2) Pengujian Dimmer; (3) Pengujian Motor Kapasitor; (4) Pengujian Sensor Suhu LM35; (5) Pengujian Keseluruhan Sistem yang dapat disimpulkan bahwa prototipe Pengontrolan Kecepatan Dan Monitoring Suhu Motor Kapasitor 1 fasa dapat  bejalan dan berfungsi dengan baik, serta hasil sesuai dengan yang diharapkan yaitu motor kapasitor dapat dikontrol dengan kendali melalui aplikasi smartphone menggunakan komunikasi serial berbasis bluetooth sehingga dapat berputar dengan keadaan pelan, sedang, cepat dan berhenti .serta menampilkan suhu motor kapasitor pada aplikasi smartphone

    Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Multimedia Interaktif Matapelajaran Sistem Operasi Semester Ganji lKelas X Program Keahlian Teknik Komputer Jaringan di SMK Islam Batu

    No full text
    SMK Islam Batu memiliki peralatan multimedia yang memadai. Sekolah memiliki LCD Proyektor yang dipasang pada setiap ruang kelas dan laboratorium yang tentunya akan menunjang pemelajaran menggunakan multimedia interaktif. Tetapi media yang digunakan menyampaikan materi masih sangat sederhana yaitu menggunakan media dalam bentuk Power Point dan pdf yang sebagian besar berbentuk teks. Hal ini menyebabkan kegiatan belajar mengajar menjadi kurang maksimal karena media pembelajaran yang bersifat searah. Penggunaan media pembelajaran multimedia interaktif dirasa tepat untuk membantu mengatasi keterbatasan tersebut karena tidak memerlukan biaya yang mahal. Tujuan dari pengembangan ini adalah mengembangkan media pemelajaran interaktif matapelajaran system operasi dan mengujikelayakannya.Model pengembangan yang digunakan pada penelitian dan pengembangan media pembelajaran ini adalah  model pengembangan ADDIE. Adapun langkah-langkah penelitian adalah sebagai berikut: (1) analisis, (2) desain, (3) pengembangan, (4) implementasi, (5) evaluasi. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan angket uji coba pada media pembelajaran yang meliputi: (1) validasi media, (2) validasi materi, (3) uji coba perseorangan, (4) uji coba skala kecil dan (5) uji coba skala besar. Subjek uji coba dalam pengembangan visualisasi ini adalah ahli materi, ahli media dan peserta didik kelas X TKJ. Hasil akhir dari skripsi ini berupa produk media pembelajaran interaktif matapelajaran Sistem Operasi untuk kelas X TKJ SMK Islam Batu.  Komponen yang terdapat didalamnya terdiri dari halaman awal, halaman menu utama, halaman materi, dan halaman evaluasi. Setelah melakukan uji coba diperoleh data akhir sebagai berikut: 88,16% untuk ahli media yang berarti sangat valid, 89,77% untuk ahli materi yang berarti sangat valid, 86,67% untuk uji coba perseorangan yang berarti sangat layak, 88,25% untuk uji coba kelompok kecil yang berarti sangat layak, 90,2% untuk kelompok besar yang berarti sangat layak. Dari hasil uji coba keseluruhan, dapat disimpulkan bahwa media yang telah dikembangkan sangat valid dan layak untuk digunakan

    MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN PRESTASI BELAJAR SIMULASI DIGITAL SISWA KELAS X TKJ SMKN 1 BLITAR

    No full text
    ABSTRAK Anshor, Muhamad Nur Baitul. 2017.Model Pembelajaran Berbasis Proyek Untuk Meningkatkan Keaktifan Dan Prestasi Belajar Simulasi Digital Siswa Kelas X TKJ SMKN 1 Blitar.Skripsi, Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang.Pembimbing (I) Prof. Dr. H. Tri Atmadji S., M.Pd. (II) Utomo Pujianto, S.Kom., M.Kom. Kata Kunci: Pembelajaran Berbasis Proyek, keaktifan dan prestasi belajarSumberdayamanusiamerupakanpenopangdalamkemajuansebuahbangsa.Bangsa yang majusecaraekonomiakansimetrisdengankemajuantingkatpendidikandanindeksdarisumberdayamanusia. Jikanegarasecaraekonomimajumakatingkatanpendidikanjugaharustinggisehinggaakanmembuatbangsatetapmaju. Olehkarenaituupayameningkatkankualitasmutusumberdayamanusiatelahmenjadikebijakanstrategi yang harusdiupayakansecaranasionaldalampengembanganpendidikan.Informasi yang diperoleh dari proses kolaborasi dengan guru mata pelajaran di jurusan TKJ SMKN 1 Blitar yang dilaksanakan pada tanggal 26 April 2017, diketahui bahwa siswa kelas X TKJ memiliki motivasi belajar yang rendah, dan kurang memperhatikan selama proses pembelajaran berlangsung. Guru sudah menggunakan model project based learning (PjBL) akan tetapi langkah-langkahnya belum sesuai dengan langkah-langkah problem based learning secara utuh. Guru hanya memberikan tugas/proyek kepada siswa tanpa diawasi pada saat proses pengerjaan proyeknya, sehingga siswa menjadi kurang bertanggung jawab dengan tugas yang diberikan guru. Hal itu menyebabkan siswa memperoleh nilai yang rendah pada saat dilakukan tes, terlihat dari rata-rata hasil belajar siswa yang masih di bawah KKM. Yaitu dari 37 siswa kelas X , diperoleh siswa masih dijumpai nilai di bawah Kriteria Ketuntasan Minimum. Untuk mengatasi permasalahan tersebut maka perlu dilakukan suatu penelitian tindakan kelas.Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Penelitian ini menggambarkan keadaan secara nyata pada subyek penelitian. Rancangan penelitian dilakukan dengan menggunakan model penelitian Kemmis & Taggart yaitu dengan melalui tiga siklus, dimana setiap siklus terdiri dari empat langkah yang terdiri atas: (a) planning (perencanaan), (b) acting (tindakan), (c) observing (pengobservasian), dan reflekting (perefleksian). Terdapat peningkatan keaktifan pada siklus 1, 2 dan 3, yaitu pada siklus 1 dengan nilai rata-rata 73,8 pada siklus 2 naik menjadi 88,9 pada siklus 3 menjadi 98 sedangkan hasil belajar pada siklus 1, 2 dan 3, yaitu pada siklus 1 dengan nilai rata-rata 75,2, pada siklus 2 naik menjadi 88,9 dan pada siklus 3 naik menjadi 98. Berdasarkan data tersebut, dapat disimpulkan bahwa penelitian ini mampu meningkatkan keaktifan dan prestasi belajar siswa kelas X jurusan TKJ, lebih tepatnya siswa kelas X TKJ SMKN 1 Blitar dengan menggunakan model pembelajaran berbasi proyek

    Pengembangan Bahan Ajar Visual Basic Berbasis Proyek ubtuk SMK Kelas XI Program Keahlian Rekayasa Perangkat Lunak

    No full text
    ABSTRAK   Ngaisah, Siti. 2016. PengembanganBahan Ajar Visual Basic BerbasisProyekuntukSiswa SMK Kelas XI Program Keahlian Rekayasa Perangkat Lunak. Skripsi, JurusanTeknikElektro, Prodi S1 Pendidikan Teknik Informatika,FakultasTeknik, UniversitasNegeri Malang. Pemimbing: (1) Drs. Slamet Wibawanto,M.T., (2) Heru Wahyu Herwanto,S.T.,M.Kom.   Kata Kunci: Bahan ajar, Visual basic, Pembelajaran berbasis proyek. Berdasarkan wawancara dengan Bapak Lintang selaku guru Pemograman Desktop di SMK Negeri 2 Singosari, proses pembelajaran masih berpusat pada siswa. Hal tersebut membuat siswa menjadi pasif. Sedangkan siswa lebih tertarik ketika diberikan tugas untuk membuat sebuah produk aplikasi. Namun siswa tidak memiliki buku sehingga siswa merasa kesulitan.Berdasarkan hasil analisis silabus kurikulum 2013 pada mata pelajaran Pemrograman Desktop dan hasil wawancara, mata pelajaran Pemrograman Desktop lebih cenderung pada pembuatan aplikasi daripada teori. Jadi model pembelajaran berbasis proyek cocok dengan karakteristik mata pelajaran dan karakteristik siswaserta dapat diimplementasikan pada pembuatan bahan ajar. Pengembangan bahan ajar ini menggunakan model pengembangan Dick and Carey yang terdiri dari sepuluh langkah, yaitu: (1) identify instructional goals; (2) conduct instructional analysis; (3)indetify entry behaviours characteristic; (4) write performance objectives; (5) develop criterian reference tests; (6) develop instructional strategy; (7) develop and select instructional materials; (8) design and conduct formative evaluation; (9) revise instructional dan (10) design and conduct summative evaluation.Alasan pemilihan model pengembangan Dick and Carey adalah model pengembangan tidak hanya berpusat pada pengembangan bahan ajar, melainkan juga sistem pembelajaran, pada tahap keenam pada model pengembangan terdapat rumusan strategi terarah pada PjBL serta terdapat langkah-langkah evaluasi dan revisi produk yang efektif. Bahan ajar yang dihasilkan adalah bahan ajar cetak yang terdiri dari dua macam, yaitu buku siswa dan buku pedoman guru. Pada buku siswa terdapat pendahuluan, materi pengantar, sepuluh buah proyek, glosarium dan daftar referensi. Sedangkan dalam buku pedoman guru terdapat petunjuk penggunaan, kunci jawaban, lembar penilaian dan daftar referensi.Berdasarkan hasil data kuantitatif yang diperoleh, maka dapat disimpulkan bahwa bahan ajar sangat valid dan layak untuk digunakan dalam proses pembelajaran.Siswa terlibat aktif pada saat uji coba sumatif. Semua siswa terlihat antusias dalam proses tanya jawab. Hasil pada saat uji coba sumatif semua siswa mendapatkan nilai diatas KKM dengan nilai rata-rata 89, sedangkan KKM yang ditetapkan adalah 78. Berdasarkan hasil tersebut maka bahan ajar yang dikembangkan efektif apabila digunakan dalam proses pembelajaran

    Penerapan Algoritma Naïve Bayes sebagai Sistem Rekomendasi Kategori Perusahaan Praktik Industri bagi Mahasiswa

    No full text
       Praktik Industri (PI) adalah mata kuliah wajib bagi mahasiswa yang bertujuan untuk melatih mahasiswa beradaptasi dengan dunia industri. Melalui langkah ini diharapkan kompetensi yang dimiliki mahasiswa akan sesuai dengan kebutuhan industri. Pada proses pemilihan lokasi PI mahasiswa dibebaskan untuk memilih lokasi PI sesuai dengan keinginannya. Namun, jumlah perusahaan yang banyak sering membuat mahasiswa kebingunggan untuk memilih lokasi PI. Dari hasil observasi pada mahasiswa S1 Pendidikan Teknik Informatika Universitas Negeri Malang (UM) yang telah menempuh PI menyimpulkan bahwa kategori perusahaan berpengaruh terhadap pengalaman yang didapatkan praktikan selama PI. Akan tetapi, tidak ada pembagian kategori lokasi PI sesuai jenis perusahaan di Jurusan. Oleh sebab itu, perlu adanya pembagian kategori lokasi PI berdasarkan jenis perusahaannya. Dari data jurusan kategori lokasi PI dapat dibagi menjadi tiga jenis yakni (1) instansi pemerintah; (2) perusahaan swasta; (3) softwarehouse.   Sebuah sistem rekomendasi kategori perusahaan PI merupakan Sistem Pendukung Keputusan (SPK) dirancang untuk membantu menyelesaikan permasalahan pemilihan kategori lokasi PI berdasarkan jenis perusahaan. Data mahasiswa yang telah menempuh PI dapat dijadikan data prediksi untuk membantu mahasiswa yang akan melaksanakan PI.  Pemilihan kategori lokasi PI adalah permasalahan yang berkaitan dengan klasifikasi. Salah satu algoritma telah terbukti baik dan dapat digunakan untuk menyelesaikan permasalahan klasifikasi dengan teknik probabilitas sederhana adalah Naïve Bayes. Pengujian SPK ini menggunakan teknik K-fold Cross Validation dengan lima kali eksperimen. Dataset yang digunakan dalam pengujian sebanyak 100 data mahasiswa. Data ini dibagi menjadi data latih dan data uji dengan masing-masing sebesar 80%  dan 20%. Hasil pengujian tertinggi akurasi, precission dan recall berturut-turut sebesar 52.36% ,49.64%, 50.96%. Hasil pengujian ini dapat disimpulkan sudah baik tapi perlu adanya penambahan dataset agar semakin meningkat nilainya

    0

    full texts

    334

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Tugas Akhir Jurusan Teknik Elektro - Fakultas Teknik UM
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇