Tugas Akhir Jurusan Teknik Elektro - Fakultas Teknik UM
Not a member yet
334 research outputs found
Sort by
Kontrol dan Monitoring Penerangan Jalan Umum Bertenaga Surya Berbasis IoT Pada Lingkungan Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang
Kata kunci: Kontrol dan Monitoring, Penerangan Jalan Umum Bertenaga Surya, IoTTeknologi elektronika yang dapat mengendalikan peralatan elektronik dari jarak jauh salah satunya teknologi internet of things. Teknologi lain yang dikembangkan adalah teknologi yang bertujuan untuk menghemat energi listrik yang digunakan maupun mengetahui jumlah hasil daya dari suatu pembangkit listrik. Internet of Things didefinisikan sebagai interkoneksi dari perangkat komputasi tertanam yang biasa disebut embedded computing devices yang teridentifikasi dalam keberadaan infrastruktur internet. Sistem kendali pada Tugas akhir ini dirancang menggunakan Wemos D1 sebagai pusat kendali dari sistem dan komunikasi kontroler ke internet melalui media wifi, serta sensor ACS712 dan sensor sebagai pendeteksi arus dan tegangan yang masuk melalui panel surya selaku pembangkit listrik yang digunakan.Dari hasil pengujian alat yang dilakukan didapatkan bahwa PJU dapat dikontrol serta dapat dimonitoring melalui website yang tersedia yang dapat diakses secara fleksible melalui komputer maupun smartphone android. Dari web disini dapat dilakukan kontrol untuk menghidupkan maupun mematikan lampu PJU serta dapat memantau hasil arus, tegangan, dan daya yang dihasilkan panel surya PJU dalam tiap jangka waktu. Dapat ditampilkan pula hasil grafik monitoring yang ditampilkan
Rancang Bangun Pembatas Energi pada Beban Peralatan Listrik Rumah Kos Menggunakan Mikrokontroler Arduino dengan Input Penggunaan Daya Listrik (WATT)
Kata kunci: pembatas energi, hemat energi, mikrokontroler, sensorTujuan utama dari proyek akhir ini untuk merancang dan membuat suatu teknologi yang bermanfaat bagi perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, khususnya kebutuhan sumber energi listrik. Teknologi ini berfungsi untuk membatasi daya listrik yang akan digunakan untuk kebutuhan sehari-hari yang diaplikasikan untuk penghematan energi.Pembatas energi ini merupakan alat yang cara kerjanya hampir sama dengan kWh meter yang digunakan para pelanggan listrik.Pelanggan listrik tersebut melingkupi berbagai instansi maupun perumahan. Dengan berkembangnya zaman, pengguna rumahan berkembang menjadi usaha rumah kos terumatama di kota-kota besar yang menjadi tujuan para perantau. Masih banyak para penghuni kos yang kurang sadar pentingnya yang namanya hemat energi listrik.Rancang bangun alat pembatas energi listrik ini yang digunakan pada pada listrik rumah tangga 220V ini diwujudkan dari beberapa sistem yaitu rangkaian MCB sebagai pengaman dini dari gangguan, sensor arus,tampilan display dengan metode LCD 16x2 baris, keypad untusk menset berapa energi yang akan dimasukkan, relai 5 Volt untuk memutuskan energi listrik dan mikrokontroler Arduino Mega sebagai unit pemroses. Perancangan perangkat lunak sebagai pengendali program pada mikrokontroler arduino mega aplikasi arduino IDE dengan dilengkapi library yang dapat membatu saat pembuatan program.Dari hasil pengujian alat yang dibuat, alat ini bisa bekerja sesuai dengan yang diharapkan. Tetapi ada sedikit kekurangan yaitu dalam pembacaan nilai arus yang perlu adanya kalibrasi supaya nilai arus yang dibaca sesuai dengan pengukuran menggunakan tang ampere. Presentase error dalam pembacaan arus sekitar 1 s/d 5%
Perancangan Generator Biogas dalam Pembangkit Listrik Tenaga Biogas
ABSTRAKRasyidwati, Rizka DA, 2019. Perancangan Generator Biogas dalam Pembangkit Litrik Tenaga Biogas. Tugas Akhir, Jurusan Teknik Elektro, Faktultas Teknik, Universitas Negari Malang. Pembimbing Dr. Yuni Rahmawati, S.T., M. T.Kata kunci : Biogas, Generator, KarburatorKetertarikan akan sumber energi biogas meningkat dari waktu kewaktu. Hal ini didasarkan pada fakta bahwa cadangan sumber energi fosil yang kian lama kian menipis. Salah satu buktinya adalah adanya kebijakan pemerintah dalam konversi minya tanah ke gas (LPG). Dengan fakta ini, beberapa anggota masyarakat yang mumpunyai potensi mengolah bahan organic menjadi biogas dapat berperan lebih aktif. Manfaatnya adalah masyarakat dapat memperoleh energi yang relatif lebih murah dan juga ramah lingkungan. Karena biogas sendiri dihasilkan dari fermentasi dari kotoran sapi. Selain dapat digunakan sebagai kompor, biogas sendiri dapat dimanfaatkan sebagai untuk pembakitan listrik. Pada penelitian ini digunakan generator bensin yang diubah menjadi generator berbahan biogas sebagai alat penggerak listrik. Penelitian ini meliputi beberapa tahapan, diantara : tahap persiapan, tahap pembuatan biogas, dan yang terakhir tahap modifikasi generator. Penelitian dilakukan dengan memodifikasi generator bensin menjadi generator biogas. Pada tahap ini, dilakukan dengan memodifikasi generator dengan menggunakan konsep paling dasar dari modifikasi. Hanya dengan melepas bagian bawah dari karburator, pelampung generator, dan komponen lain yang ada pada kerburator. Pada pembangkit listrik tenaga biogas, rotor magnet digerakkan oleh poros yang terhubung dengan poros engkol dari motor bakar. Jika frekuensi listrik yang dibangkitkan adalah 50Hz, artinya arus listrik berubah arah 50 kali setiap detiknya (Suyitno, Nizam, & Dharmanto, 2012)
Rancang Bangun Saluran Transmisi dalam Sistem Tenaga Listrik
ABSTRAKSurya Pratama, Hamzah, 2019. Rancang Bangun Saluran Transmisi dalam Sistem Tenaga Listrik. Tugas Akhir, Program Studi D3 Teknik Elektro, Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing : Dr. ArifNur Affandi, S.T., M.T., MIAEng, MIEEE, Ph.D.Kata Kunci:Saluran Transmisi, Rancang Bangun, Daya, Arus, Tegangan.Saluran Transmisi merupakan suatu media yang digunakan untuk megirim energi listrik dari satu titik ke satu titik lain dalam suatu rangkaian listrik. Saluran transmisi dapat berupa kabel koaxial, akbel sejajar/twinlead, bumbung gelombang optik, dan sebagainya.Saluran Transmisi berfungsi menyalurkan tenaga listrik dari pusat pembangkit ke pusat beban melalui saluran transmisi. Agar rugi-rugi energi listrik (losses) berkurang, maka energi listrik tersebut ditransmisikan dengan saluran transmisi tegangan tinggi (150 kV) maupun tegangan ekstra tinggi (500 kV). Untuk itu sebelum ditransmisikan, tegangan listrik terlebih dahulu dinaikkan pada trafo penaik tegangan (step-up transformer).Parameter Saluran Transmisi ada empat yaitu : (1) Induktansi, (2) Resistansi,(3) Kapasitansi, dan (4) Konduktansi.Pada pembuatan “Rancang Bangun Saluran Transmisi dalam Sistem Tenaga Listrik” ini dirancang dengan menerapkan spesifikasi yang disesuaikan dengan kondisi sebenarnya. Pada kondisi yang sebenarnya tegangan yang diterapkan adalah 500 kV akan tetapi pada alat ini digunakan tegangan 500 V. Parameter yang digunakan pada alat ini yaitu resistor dan induktor. Saluran transmisi memiliki tiga jenis saluran yaitu saluran pendek (80 km), saluran menengah (80 – 250 km), dan saluran panjang (lebih dari 250 km). Resistor jenis rheostat digunakan ntuk mempresentasikan panjang tiap saluran. Metode pengujian dilakukan dengan cara menjalankan sistem sesuai fungsi kerja dari setiap jenis saluran transmisi kemudian menghubungkannya ke beban pada pengujian ini.Hasil dari pengujian yang dilakukan adalah arus dan tegangan. Dari arus dan tegangan yang didapatkan maka dapat dihitung daya dan losses dari setiap fasa. Hasil data yang didapatkan dari setiap saluran berbeda. Hal ini dipengaruhi oleh pengaturan pada rheostat
Pembebanan Pada Pembangkit Generator Listrik Biomassa
ABSTRAKAdi Saputra, Jefri, 2019. Pembebanan Pada Pembangkit Generator Listrik Biomassa. Tugas Akhir, Program Studi D3 Teknik Elektro, Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Dr. Yuni Rahmawati, S.T., M.T.Kata Kunci : Generator Listrik, Biogas Sapi, Unjuk Kerja, Pembebanan.Biogas merupakan energi terbarukan yang dapat dijadikan sebagai bahan bakar alternatif untuk menggantikan bahan bakar yang berasal dari fosil. Generator merupakan motor berbahan bakar fosil yang memiliki karakteristik tertentu sesuai dengan kemampuan unjuk kerja genertor tersebut. Oleh karena itu akan dilakukan perubahan generator berbahan bakar fosil menjadi berbahan bakar biogas.Pada penelitian kali ini akan digunakan biogas kotoran sapi sebagai bahan bakar generator berkapasitas 1000Watt. Variasi pembebanan yang diberikan pada generator yaitu 60 Watt, 120 Watt, 180 Watt, 240 Watt, dan 300 Watt. Sebagai acuan pembanding adalah nilai konsumsi bahan bakar pada setiap variasi pembebanan yang diberikan terhadap daya listrik yang dihasilkan oleh generator.Dari proses unjuk kerja mesin generator berkapasitas 1000 Watt berbahan bakar premium yang diganti dengan biogas. Genertor berbahan bakar biogas dapat diukur daya mesin yang dihasilkan, konsumsi bahan bakar, laju aliran massa bahan bakar biogas dari mesin genset. Sehingga pada hasilnya didapatkan pada pembebanan 60 Watt laju aliran massa biogas sebesar (0,538 kg/jam), menghasilkan daya terendah (44,8 Watt), dan mengalami peningkatan yang paling optimum pada pembebanan 300 Watt dengan laju aliran massa biogas sebesar (0,602 kg/jam), menghasilkan daya output mencapai (268,8 Watt). Dari hasil pengujian lapangan dapat disimpulkan bahwa besarnya daya output yang dihasilkan generator sebanding dengan laju aliran massa biogas. Semakin banyak bahan bakar biogas yang dibakar maka daya output yang dihasilkan oleh generator berkapasitas 1000 Watt akan semakin meningkat
Pemanfaatan Kotoran Sapi sebagai Bahan Baku Pembangkit Listrik Tenaga Biogas
ABSTRAKSari, Retno Joevinta. 2019. Pemanfaatan Kotoran Sapi Sebagai Bahan Baku Pembangkit Listrik Tenaga Biogas. Tugas Akhir, Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Dr. Yuni Rahmawati, S.T., M.TKata kunci: Kotoran sapi, Biogas, Fermentasi, Bakteri Anaerob, Gas MetanaLimbah kotoran sapi yang hanya berfungsi sebagai pupuk kandang dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku pembuatan biogas. Biogas dari kotoran sapi umumnya dimanfaatkan sebagai bahan bakar untuk memasak di rumah tangga. Disamping itu, biogas juga dapat diproduksi sebagai bahan baku pembangkit listrik jika diolah dengan benar.Biogas merupakan produksi gas yang dihasilkan oleh bakteri dalam proses fermentasi yang dibantu oleh bakteri anaerob yang hidup di kondisi kedap udara. Jenis-jenis bahan organik untuk biogas yang dipilih akan menentukan kualitas biogas yang dihasilkan. Pemilihan bahan baku ditentukan dari kadar karbon (C) dan nitrogen (N), yang merupakan faktor penting berkembangnya bakteri dalam mengurai bahan baku. Nilai satu meter kubik dari biogas menghasilkan energi listrik 1 kWh yang setara dengan minyak diesel.Penggunaan biogas sebagai bahan baku pembangkit listrik lebih sedikit dalam menghasilkan polutan dan membuat lingkungan menjadi lebih bersih karena mencegah penumpukan limbah kotoran sebagai sumber penyakit dan mengurangi polusi udara.ABSTRACTSari. Retno Joevinta. 2019. Utilization Of Cow Manure As A Raw Material For Biogas Power Plants. Essay. Electrical Engineering Major, Faculty of Engineering, State University of Malang. Advisor: (I) Dr. Yuni Rahmawati, S.T., M.T.Keyword: cow manure, biogas, fermentation, anaerobic bacteria, methane Cow manure that only functions as manure can be used as raw material for making biogas. Biogas from cow dung is generally used as fuel for cooking in households. Besides that, biogas can also be produced as a raw material for electricity generation if properly processed. Biogas is the production of gas produced by bacteria in the fermentation process which is assisted by anaerobic bacteria that live in airtight conditions. The types of organic materials for biogas chosen will determine the quality of the biogas produced. The selection of raw materials is determined by carbon (C) and nitrogen (N) levels, which are important factors in developing bacteria in breaking down raw materials. The value of one cubic meter from biogas produces 1 kWh of electricity which is equivalent to diesel oil.The use of biogas as a raw material for generating electricity is less in producing pollutants and makes the environment cleaner because it prevents the accumulation of sewage as a source of disease and reduces air pollutio
Sistem Parkir Cerdas untuk Tempat Parkir Mobil Dua Lantai Berbasis Mikrokontroler
Perkembangan dari ilmu pengetahuan dan teknologi yang sangan pesat telah memberikan banyak terobosan terhadap perkembangan masyarakat. Salah satu contoh dari terobosan saat ini adalah adanya sistem parkir cerdas pada tempat parkir yang memiliki lebih dari satu lantai. Sistem ini akan mempermudah pengemudi dalam menemukan tempat parkir yang kosong karena sistem akan memberikan petunjuk kepada pengemudi mengenai parkir yang kosong. Prototipe sistem parkir cerdas untuk tempat parkir mobil dua lantai berbasis mikrokotroler ini menggunakan bantuan sensor ultrasonic sebagai pendeteksi tempat parkir kosong. Sensor ultrasonic akan memberikan input ke Arduino apakah tempat parkir sedang kosong atau tidak, kemudian pada saat mobil memasuki area tempat parkir maka sistem akan memberikan output berupa tampilan seven segment yang menunjukan tempat parkir yang kosong, hasil cetakan printer thermal yang menunjukkan nomor parkir untuk pengguna, dan juga tampilan pada interface Delphi Sistem Parkir Cerdas untuk Tempat Parkir Dua Lantai ini menggunakan suatu papan elektronik yang mengandung mikrokontroler yang digunakan untuk membantu mewujudkan rangkaian elektronik mulai dari yang sederhana hingga kompleks. Tahapan dalam pembuatan prototipe ini terdiri dari: (1) perencanaan, (2) proses perancangan, (3) pembuatan alat, dan (4) pengujian
Pengembangan Trainer Jam Waktu Sholat Berbasis Audio Untuk Menstimulasikan Pemahaman Program Aplikasi Mata Pelajaran Pemrograman, Mikroprosesor, dan Mikrokontroler Siswa Kelas XI Program Keahlian Teknik Audio Video SMK Negeri 1 Kediri
ABSTRAKArifin, Muhammad Bagus. 2019. Pengembangan Trainer Jam Waktu Sholat Berbasis Audio Untuk Menstimulasikan Pemahaman Program Aplikasi Mata Pelajaran Pemrograman, Mikroprosesor, dan Mikrokontroler Siswa Kelas XI Program Keahlian Teknik Audio Video SMK Negeri 1 Kediri. Skripsi, S1 Pendidikan Teknik Elektro, Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang, Pembimbing: (I) Ilham Ari Elbaith Zaeni, S.T., M.T., Ph.D. (II) Dyah Lestari, S.T., M.Eng.Kata Kunci : pengembangan, trainer, jam waktu sholat.Pendidikan menengah kejuruan mengutamakan pengembangan kemampuan peserta didik untuk melaksanakan pekerjaan tertentu (Peraturan Pemerintah Nomor 29 Tahun 1990). Peserta didik dapat melakukan pekerjaan tertentu harus didasari dengan pencapaian kompetensi yang membutuhkan media atau alat peraga yang sesuai dengan kompetensi keahlian dan industri. Media yang digunakan pada saat pembelajaran dan praktikum disesuaikan dengan kompetensi keahlian dan bersifat kebaruan. Kompetensi keahlian Teknik Audio Video di SMK N 1 Kediri disajikan mata pelajaran Pemrograman, Mikroprosesor dan Mikrokontroler setelah diterapkannya kurikulum 2013 revisi 2017. Namun, belum tersedia media yang digunakan untuk pembelajaran dan masih rendahnya pemahaman siswa terkait kompetensi dasar pada Pemrograman, Mikroprosesor dan Mikrokontroler. Sehingga pada program keahlian tersebut membutuhkan media sebagai stimulus pencapaian kompetensi.Berdasarkan hasil observasi diatas, media yang dikembangkan berupa trainer, jobsheet, dan manual book jam waktu sholat berbasis audio untuk kompetensi dasar memahami pemrograman dengan mikrokontroler dan merencanakan program aplikasi sederhana dengan mikrokontroler. Tujuan dari penelitian pengembangan ini yaitu merancang, mengembangkan, menguji, dan mengimplementasikan media. Model pengembangan yang digunakan adalah model penelitian dan pengembangan Sugiyono, dengan tahap-tahap: (1) potensi dan masalah; (2) pengumpulan data; (3) desain produk; (4) validasi desain; (5) revisi desain; (6) pembuatan produk; (7) uji coba produk; (8) revisi produk; (9) uji coba pemakaian; (10) revisi produk; dan (11) produk akhir. Hasil dari pengembangan trainer, jobsheet, dan manual book divalidasi oleh ahli 1 memperoleh skor 93,1% (sangat valid) dan ahli 2 memperoleh skor 97,84% (sangat valid). Hasil angket uji coba oleh siswa mendapat skor 93,87% (sangat valid) dan untuk melihat kelayakan oleh guru dilakukan validasi dengan memperoleh skor 93,79% (sangat valid). Berdasarkan skor tersebut, trainer, jobsheet, dan manual book jam waktu sholat berbasis audio dinyatakan valid dan layak digunakan dalam pembelajaran. hasil uji coba pemakaian trainer, jobsheet, dan manual book diketahui dari rata-rata hasil belajar siswa, yaitu 87,64 ranah keterampilan dan 81,88 ranah pengetahuan. Hal ini dapat disimpulkan bahwa trainer, jobsheet, dan manual book jam waktu sholat berbasis audio dapat menstimulasikan pemahaman siswa mengenai pemrograman dan aplikasi mikrokontroler
Starting Kit Motor Induksi Tiga Fasa Menggunakan PLC
Motor listrik adalah motor yang menkonversikan energi listrik menjadi energi mekanik. Motor listrik yang banyak digunakan pada dunia industri adalah motor induksi. Hal ini disebabkan karena motor induksi memiliki berbagai keunggulan dibandingkan motor listrik lainnya, yaitu karena harganya relatif murah, konstruksinya sederhana dan kuat. Namun yang menjadi permasalahan pada motor induksi adalah ketika starting, motor induksi ini mempunyai arus yang cukup besar. Oleh karena itu dibutuhkan metode start untuk mengatasi masalah tersebut. Metode start digunakan sesuai dengan kebutuhan yang akan digunakan saat operasi. Metode start ada beberapa ,antara lain yaitu metode bintang-segitiga dan metode dengan tahanan
sistem pengisian baterai sepeda motor elektrik
ABSTRAKWardhana, Naufal Putera. 2019Sistem Pengisian Baterai Sepeda Motor Elektrik. Tugas Akhir, Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Irham Fadlika, S.T., M.T.Kata kunci:sistem pengisian baterai, sepeda motor elektrik.Sistem kelistrikan dalam kendaraan menjadikan bertransportasi akan menjadi lebih tenang dan lancar. Salah satunya adalah sistem pengisian yang sangat vital dalam proses sirkulasi pengesian sepeda motor elektrik. Kelistrikan pada sepeda motor merupakan jantungnya sepeda motor agar bisa berfungsi sebagai alat transportasi. Karena dengan adanya sistim kelistrikan tersebut maka fungsi mekanik lainnya bisa bersinergi untuk bergerak.Sistem pengisian adalah salah tanpa adanya sistem pengisian energi listrik yang keluar dari pemakaian berkendara akan habis dan harus di tambah lagi dengan listrik yang baru supaya sepeda motor tersebut bisa berfungsi sebagai mana mestinya. Berdasarkan uraian diatas makalah ini akan membahas Sistem Pengisian Baterai Pada Sepeda Motor Elektrik