Tugas Akhir Jurusan Teknik Elektro - Fakultas Teknik UM
Not a member yet
    334 research outputs found

    Penggunaan Sensor LDR (Light Dependent Resistor) dan Sensor PIR (Passive Infrared Receiver)Berbasis Mikrokontroler Sebagai Solusi Hemat Energi Pada Penerangan Jalan UmumMenggunakan Tenaga Surya Di Lingkungan Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang

    No full text
    ABSTRAKMa’ruf, Afif. 2019. Penggunaan Sensor LDR (Light Dependent Resistor) dan Sensor PIR (Passive Infrared Receiver) Berbasis Mikrokontroler Sebagai Solusi Hemat Energi Pada Penerangan Jalan Umum Menggunakan Tenaga Surya Di Lingkungan Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Tugas Akhir. Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing : Dr. Yuni Rahmawati. S.T., M.T.Kata Kunci: Mikrokontroler, relay, LDR, Sensor PIRSeiring dengan perkembangan Indonesia untuk bisa menjadi negara yang lebih maju, tentu saja diperlukan pembangunan infrastruktur yang lebih baik. Salah satu infrastruktur yang paling dibutuhkan hampir semua masyarakat adalah Penerangan Jalan Umum (PJU). Dengan berkembangnya teknologi yang sudah ada pastinya akan ada suatu inovasi baru yang akan dikembangkan. Dengan mengembangkan PJU menggunakan energi surya sebagai sumber energi dan menerapkan sensor PIR (passive infrared receiver) dan sensor LDR (Light Dependent Resistor) pada PJU ini, kita bisa menggunakanya untuk mengurangi penggunaan energi pada PJU tenaga surya ini. Dengan Mikrokontroller Wemos sebagai pengendali dan sensor LDR digunakan sebagai sensor cahaya kemudian sensor PIR digunakan untuk mendeteksi gerakan, ketika sensor LDR mendeksi cahaya dan sensor PIR mendeteksi gerakan maka lampu akan menyala, dan ketika sensor LDR mendeteksi gelap dan Sensor PIR tidak mendeteksi gerakan maka lampu akan mati

    Hubungan Etika Kerja dalam Praktikum dan Komitmen terhadap Tugas dengan Kesiapan Bekerja Setelah Lulus bagi Siswa Kelas XII Program Keahlian Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) SMK Swasta di Kota Malang

    No full text
    ABSTRAKSunarto, Faizathi. 2019. Hubungan Etika Kerja dalam Praktikum dan Komitmen terhadap Tugas dengan Kesiapan Bekerja Setelah Lulus bagi Siswa Kelas XII Program Keahlian Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) SMK Swasta di Kota Malang. Skripsi, Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dr. Ir. Syaad Patmanthara, M.Pd., (2) Drs. Wahyu Sakti G.I., M.Kom.Kata Kunci : Etika kerja dalam praktikum, komitmen terhadap tugas, kesiapan kerja Lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) harus bisa siap bekerja ditengah persaingan dunia kerja serta dengan banyaknya lapangan pekerjaan yang membutuhkan sumber daya manusia atau tenaga kerja yang berpengalaman dan memiliki skill khusus. Pemenuhan kebutuhan lulusan SMK yang dapat bersaing di dunia kerja, dapat diperhatikan melalui proses pembelajaran selama di sekolah. Pembelajaran di sekolah dapat dibagi menjadi dua yaitu pembelajaran akademis dan non-akademis. Pembelajaran akademis (hard skill) adalah pembelajaran berupa ilmu pengetahuan tertentu sesuai dengan bidang yang ditekuni. Pembelajaran non-akademis (soft skill) adalah pengembangan kepribadian, bakat, dan kemampuan di berbagai bidang diluar bidang akademis. Etika kerja dan komitmen adalah nilai-nilai soft skill yang harus dimiliki lulusan SMK sebagai pemenuhan kebutuhan soft skill di dunia kerja. Untuk masuk ke dalam dunia kerja tentunya harus memiliki suatu hal yang disebut dengan etika. Semua pekerjaan pasti terdapat suatu etika yang sangat penting untuk dititik beratkan. Tidak hanya etika, komitmen dalam bekerja termasuk dalam soft skill yang harus dimiliki lulusan SMK. Dengan komitmen tersebut, karyawan mampu menjadi lebih bertanggung jawab atas pekerjaannya. Hal tersebut dapat disebut juga dengan komitmen terhadap tugas.Penelitian ini bertujuan untuk : (1) mendeskripsikan etika kerja dalam praktikum (X1), (2) mendeskripsikan komitmen terhadap tugas (X2), (3) mendeskripsikan kesiapan bekerja (Y), (4) mengungkapkan hubungan antara etika kerja dalam praktikum dengan kesiapan bekerja, (5) mengungkapkan hubungan antara komitmen terhadap tugas dengan kesiapan bekerja, (6) mengungkapkan hubungan antara etika kerja dalam praktikum dan komitmen terhadap tugas secara simultan terhadap kesiapan kerja. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif dan bersifat Ex Post FactoHasil penelitian menunjukkan bahwa (1) tingkat etika kerja dalam praktikum pada siswa masuk dalam kategori sangat tinggi (53%), (2) tingkat komitmen terhadap tugas pada siswa masuk dalam kategori tinggi (57%), (3) tingkat kesiapan kerja pada siswa masuk dalam kategori tinggi (51%), (4) terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara etika kerja dalam praktikum terhadap kesiapan kerja siswa, (5) terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara komitmen terhadap tugas dengan kesiapan kerja siswa, (6) terdapat hubungan secara simultan antara antara etika kerja dalam praktikum dan komitmen terhadap tugas dengan kesiapan kerja siswa

    efektivitas modul surya sebagai penghasil energi listrik untuk menggerakkan prototype perahu nelayan

    No full text
    ABSTRAKKuncoro, Galih Prasetio. 2019. Efektivitas Modul Surya Sebagai Penghasil Energi Listrik Untuk Menggerakkan Prototype Perahu Nelayan. Tugas Akhir, Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Drs. Hari Putranto, M.PdKata kunci:Energi surya, Sel surya, Energi alternatif, Energi terbarukanAbstrak: Energi listrik sangat dibutuhkan oleh semua orang pada kalangan industri, perkantoran, dan kalangan masyarakat umum. Akibat yang ditimbulkan dari bertambahnya kebutuhan eneri listrik adalah menipisnya sumber daya fosil yang menjadi bahan utama untuk menggerakan pembangkit listrik. Semakin lama sumber daya fosil semakin menipis dan fosil merupakan sumber daya yang bisa habis dan kurang ramah terhadap lingkungan. Berdasarkan permasalahan tersebut, banyak ilmuwan yang mencari sumber daya alternatif atau sumber daya terbarukan yang ramah lingkungan. Salah satu contohnya adalah energi surya, Alat yang digunakan untuk merubah energi surya menjadi listrik  adalah sel surya. Perubahan energi matahari menjadi energi listrik memilki nama lain PLTS(Pembangkit Lisrik Tenaga Surya). Indonesia merupakan salah satu negara yang cocok untuk menggunakan energi terbarukan jenis PLTS. Energi terbarukan model PLTS ini juga dapat di terapkan pada perahu nelayan yang saat ini masih banyak menggunakan bahan bakar bensin maupun solar, agar pencemaran pada laut akibat pembuangan dari minyak pada perahu berkurang. Penerapan PLTS pada perahu nelayan dapat diterapkan dengan cara mengganti sumber energi pada mesin penggerak perahu nelayan

    Monitoring Temperatur Trafo Distribusi 220V Dengan Arduino Berbasis IoT

    No full text
    Kata kunci: Trafodistribusi, sensor temperatur, Arduino, IoTTrafodistribusimerupakan salah satubagianpentingdalampenyalurantenagalistrikmulaidaripembangkitsampaikekonsumen, yang berfungsimenerimategangandarijaringandistribusi primer yang berteganganmenengah dan menurunkantegangantersebutketingkatteganganrendahyaitu 220V/380V yang bisadisalurkankekonsumenrumahan. Namuntransformatorseringkali menjadiperalatanlistrik yang kurangdiperhatikan dan tidakdiberikanperawatan yang memadai, halitumembuattrafodistribusiseringrusak. Untukitupenulismerancang dan membuatalat monitoring temperaturtrafodistribusidengan Arduino berbasis IoT (Internet of Things) Alatinimenggunakan sensor temperatur DS18B20 sebagaiinputan. Sedangkanuntukotakatauprosesormenggunakanmikrokontroler Arduino UNO. Dan untuk output adabeberapakomponenseperti buzzer sebagai alarm, LCD16x2 untukmenampilkan data, lampu LED 5mm sebagaiindikator dan modul GSM SIM800L untukmengirim data ke webmelalui internet. Alatdapatmemonitoring temperature trafodistribusidari mana saja dan kapansajadengansyaratmendapatkoneksi internet.Denganinidiharapkandapatbermanfaatuntukperkembanganilmuteknologi, khususnyadalampemeliharaansistemtransmisi dan distribusi

    Perancangan Baterai, Solar Charge Control dan Inverter Pada Penerangan Jalan Umum Bertenaga Surya

    No full text
    ABSTRAKPribadi, Dimas Putra. 2019.Perancangan Baterai, Solar Charge Control dan Inverter Pada Penerangan Jalan Umum Bertenaga Surya. Tugas Akhir, JurusanTeknikElektro, FakultasTeknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Dr. YuniRahmawati, S.T., M.T.Kata kunci:Energisurya, Selsurya, Energi alternative, Inverter, bateraiEnergi merupakan kebutuhan dasar manusia yang terus meningkat seiring perkembangan zaman. Ada beberapa jenis energy yaitu energy habis pakai dan energy tak habis pakai (baru-terbarukan). Dalam upaya mencari sumber energy dan tidak bertindak berdampak negative bagi lingkungan sekitar. Salah satu energy terbarukan yang banyak digunakan di Negara berkembang adalah energy matahari. Salah satu pemanfaatan energy matahari adalah pada penrangan jalan umum tenaga surya (PJUTS).Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui jenis dan kapasitas baterai, Solar Charge Controller (SCC), danInverter yang akan digunakan. Penelitian ini dilakukan secara langsung dalam waktu tiga hingga 4 hari berturut-turut dari jam 10.00-14.00 WIB menggunakan multimeter dan Solar Charge Controller (SCC). Hasil tersebut dibedakan dengan dibuat analisis mengenahi pengaruh cuaca terhadap tingkat penyerapan energi yang akan di salurkan pada baterai dan juga kesetabilan daya output yang disalurkan pada beban.Dari hasil penelitian dapat disimpulkan dalam pengerjaan instalasi penerangan jalan umum tenaga surya menggunakan baterai berjenis VLRA AGM 42 Ah dikarenakan bebas dari pemeliharaan, Solar Charge Control (SCC) yang digunakan berkapasitas 20 A dan terakhir inverter yang digunakan  adalah inverter berdaya 500 W dikarenakan daya total pada beban sebesar 388 Wh

    Pengembangan Trainer Sortir Otomatis Dengan Robot Lengan Berdasarkan Berat Benda Sebagai Media Pembelajaran Pada Mata Pelajaran Sensor dan Aktuator Program Keahlian Teknik Otomasi Industri Kelas XI di SMKN 1 Kediri

    No full text
    Berdasarkan observasi yang telah dilakukan di SMKN 1 Kediri, diketahui bahwa  pengenalan mengenai karakteristik dan spesifikasi piranti sensor dan aktuator dengan bantuan media slide presentasi. Pengamatan mengenai karakteristik sensor menggunakan multimeter dengan berbantuan project board. Ketersediaan piranti sensor dan aktuator yang lebih spesifik cukup memadai namun penggunaannya masih belum dimaksimalkan karena belum adanya media pembelajaran yang mendukung untuk sensor dan aktuator tersebut. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut maka, trainer sortir otomatis dengan robot lengan berdasarkan berat benda dikembangkan. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk trainer dan jobsheet serta memberikan pemahaman kepada siswa mengenai komponen sensor dan aktuator.Model penelitian pengembangan yang digunakan pada penelitian ini adalah model Sugiyono. Adapun langkah penelitian dan pengembangan sebagai berikut:(1) Potensi dan Masalah, dilakukan dengan kegiatan observasi;(2) Pengumpulan Data, mengumpulkan informasi penunjang penelitian pengembangan;(3) Desain Produk, membuat desain untuk produk yang akan dikembangkan;(4) Validasi Desain, mengetahui kualitas dari produk yang telah dikembangkan;(5) Revisi Desain, perbaikan produk setelah dilakukan validasi;(6) Uji Coba Produk, pengujian terhadap produk pada kelompok kecil;(7) Revisi Produk, perbaikan produk apabila ada kekurangan;(8) Uji Coba Pemakaian, pengujian produk pada kelompok besar;(9) Revisi Produk, perbaikan untuk penyempurnaan produk;(10) Produk Akhir, hasil akhir dari produk pengembangan.Berdasarkan penelitian yang dilakukan, produk yang dihasilkan telah di validasi oleh ahli 1, ahli 2, dan ahli 3 serta diujicobakan kepada siswa Teknik Otomasi Industri kelas XI di SMKN 1 Kediri. Hasil validasi didapatkan rata-rata persentase sebesar 94.76% dengan kategori kelayakan “sangat layak”. Hasil uji coba produk didapatkan persentase sebesar 87.88% dengan kategori kelayakan “sangat layak”. Hasil belajar siswa didapatkan skor rata-rata sebesar 89.27 yang dinyatakan dengan predikat A- dengan kriteria “sangat kompeten”. Dari hasil analisis data tersebut dapat disimpulkan bahwa trainer sortir otomatis dengan robot lengan berdasarkan berat benda layak digunakan dalam pembelajaran mata pelajaran sensor dan aktuator program keahlian Teknik Otomasi Industri

    Kendali Motor listrik pada Prototype PerahuNelayanbertenaga Surya

    No full text
    Kata kunci:Energisurya, Selsurya, EnergialternatifKebutuhanakanlistrik di kalanganindustri, perkantoran, dan kalanganmasyarakatumumsertaperorangansemakinmeningkat. Peningkatanakankebutuhanlistrikinimengakibatkanperlunyatambahanpasokanlistrikberskalabesar, sedangkansumberdaya yang digunakanuntukmenghasilkansumberlistrikmasihbergantung pada sumberdayafosil. Yang dimanasemakin lama sumberdayafosilmerupakansumberdaya yang bisahabis dan kurangramahterhadaplingkungan. Berdasarkanpermasalahantersebut, banyakilmuwan yang mencarisumberdayaalternatifatausumberdayabaruterbarukan yang ramahlingkungan salah satucontohnyaadalahenergisurya. Alat yang digunakanadalahselsurya, karenadapatmerubahpanasmataharimenjadialiranlistrik. Indonesia merupakan salah satu negara yang cocokuntukmengembangkanenergiinikhususnyauntukdaerahpesisir. Energiinidapat di terapkan pada perahunelayan yang saatinimasihbanyakmenggunakanbensinmaupun solar dengancaramenggantimesin yang menggunakanaruslistri

    Rancang Bangun Lampu LED AC Tenaga Surya 12 Watt Dengan Tenaga Panel Surya Untuk Penerangan Selasar G4

    No full text
    ABSTRAKYogi, Sastra, Surya., 2019. Rancang Bangun Lampu LED  AC Tenaga Surya 12 Watt Dengan Tenaga Panel Surya Untuk Penerangan Selasar G4. Tugas Akhir, Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang, Pembimbing (1) Drs. Hari Putranto, M.PdKata Kunci : Penerangan Selasar G4, Modul Surya, Lampu LED, Solar Charger Controller, dan BateraiPenerangan Selasar G4 menggunakan tenaga surya adalah suatu fasilitas vital yang dibutuhkan oleh masyarakat modern, serta meningkatkan keamanan dan keselamatan pengguna jalan pada malam hari. Penerangan jalan umum menggunakan tenaga surya merupakan sebuah alternatif yang murah dan hemat untuk digunakan sebagai sumber listrik penerangan karena menggunakan sumber energi gratis dan tak terbatas dari alam yaitu energi matahari. Lampu yang digunakan pada perencanaan penerangan jalan umum menggunakan tenaga surya ini menggunakan jenis lampu LED jenis hi-power yang sangat terang, hemat energy. Perencanaan penerangan jalan umum tenaga surya menggunakan jenis tiang lengan ganda serta penempatan pada bagian median jalan, pada tiang lampu terdapat 1 unit modul surya dengan kapasitas 80 Wp dengan menggunakan jenis polikristal, 2 unit lampu LED dengan daya 12 W, 1 unit baterai VRLA GEL dengan kapasitas 45 Ah, 1 unit Solar Charger Controller dengan kapasitas 10 A, serta menggunakan jenis kabel NYM 2 x 2,5 mm2 dan kabel NYMHY 3 x 1,5 mm2

    Puzzle Edukasi Khusus Siswa Playgroup Dan Taman Kanak-Kanak Untuk Pengenalan Warna Dasar Berbasis Mikrokontroler

    No full text
    Kata Kunci :Puzzle Edukasi, Arduino Uno, Sensor TCS 3200, DFPlayer, Mini Amplifier, LCD, I2C.Inovasi baru pembuatan permainan puzzle yang memanfaatkan sensor warna TCS3200 untuk mendeteksi warna untuk melakukan upaya mengurangi penggunaan smartphone bagi anak-anak yang berdampak buruk jika berlebihan memainkan smartphone.Sehingga pengguna tidak khatirakan dampak radiasi yang ditimbulkan dari alat ini karena tidak menggunakan smartphone. Hal ini dapat melindungi anak-anak dari bahaya penggunaan negative internet.Pendeteksi warna pada puzzle ini menggunakan sensor warna TCS3200 yang dihubungkan ke Arduino Uno sebagai microcontroller yang mengolah data dan mengatur luaran suara yang di inginkan. Akan tetapi pengguna memilih menu terlebih dahulu untuk mode menu yang di inginkan. Dalam penyimpanan suara menggunakan modul mp3 yaitu DFP layer yang dihubungkan ke mini amplifier untuk mengatur volume yang di inginkan. Dalam DFP layer terdapat memori micro sd sebagai tempat menyimpan suara. Rekaman suara yang digunakan menggunakan google voice yang telah direkam dan dimasukan kedalam memori micro sd dengan format FAT32 dan nama file 0001 sampai 9999. Warna yang digunakanmenggunakankertaswarnaberjenisbuffalo yang warnanyaada 6 macam warna yaitu merah, hijau, biru, kuning, oranye, ungu. Untuk bentuk ada 6 macam bentuk yaitu bulat, segitiga, kotak, jajargenjang, segienam, belah ketupat.Dari pengujian alat secara keseluruhan adalah jika dipilih mode “Pengenalan” ada 2 menu pilihan yaitu “Bentuk” dan “Warna” dan warna atau bentuk langsung dimasukan kedalam lubang pin, dengan apa yang di pilih pada mode menu maka akan berbunyi sesuai warna yang dimasukan atau benda yang dimasukan sebagai contoh pilih menu “Pengenalan“ lalupilih “Warna” selanjutnya memasukan warna merah lalu tekan tombol “OK” lalu keluarsuara “Merah” atau “bundar”. Untuk pengenalan bentuk yaitu pilih menu “Pengenalan“ lalu pilih “Bentuk” selanjutnya memasukan bentuk “Bundar” lalu tekan tombol “OK” lalu keluar suara “Bundar”.Pada mode “kuis” jika warna atau bentuk yang dimasukan sesuai dengan apa yang pada mode menu, maka akan berbunyi“benar” dan jika salah maka berbunyi “salah”

    Rancang Bangun Lampu LED Tenaga Surya 10 Watt Untuk Penerangan Lapangan Parkir G4

    No full text
    ABSTRAKNurlaila Pirdawati, 2019. Rancang Bangun Lampu LED Tenaga Surya 10 Watt Untuk Penerangan Lapangan Parkir G4. Tugas Akhir, Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing Drs. Hari Putranto M.Pd.Kata Kunci: Penerangan Lapangan Parkir, Modul Surya, Lampu LED, Solar Charger Controller, dan Baterai.Sistem penerangan lapangan parkir adalah pelayanan yang menerangi jalan dari lapangan parkir G4 dimana penerangan ini lampu hanya dinyalakan pada malam hari, penerangan lapangan parkir menggunakan tenaga surya ini lebih efisien dibandingkan energi fosil yang memakan daya besar dalam menerangi jalanan selama malam hari hingga waktu menjelang pagi, sehingga tidak efisien dalam penggunaan daya. Pemanfaatan energi matahari merupakan satu diantara sumber energi yang dapat dimanfaatkan untuk penerangan pada lapangan parkir G4.. Lampu penerangan lapangan parkir G4 dapat mulai menyala pada sore hari dan padam pada pagi hari dengan perawatan yang mudah dan efisien selama bertahun-tahun. Secara keseluruhan sistem ini dirancang untuk penyediaan cahaya penerangan dengan sumber energi terbarukan, bebas biaya perawatan dan berumur lama.Perencanaan penerangan jalan umum tenaga surya menggunakan jenis tiang lengan tunggal serta penempatan pada bagian lapangan parkir G4, pada tiang lampu terdapat 1 unit modul surya dengan kapasitas 80 Wp dengan menggunakan jenis polikristal, 1 unit lampu LED dengan daya 10 W, 1 unit baterai VRLA GEL dengan kapasitas 45 Ah, 1 unit Solar Charger Controller dengan kapasitas 10 A, serta menggunakan jenis kabel NYM 40 x 1,5 mm2 dan kabel NYAF 5 x 1,5 mm2

    0

    full texts

    334

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Tugas Akhir Jurusan Teknik Elektro - Fakultas Teknik UM
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇