Tugas Akhir Jurusan Teknik Elektro - Fakultas Teknik UM
Not a member yet
334 research outputs found
Sort by
Sistem Pembangkit Energi Surya Pada Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya Di Lingkungan Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang
Energimerupakankebutuhandasarmanusia yang terusmeningkatseiringperkembangan zaman. Ada beberapajenisenergiyaituenergihabispakai dan energitakhabispakai (baru-terbarukan). Dalam upaya mencari sumber energi terbarukan tentunya harus bisa menghasilkan energi yang besar, biaya ekonomis, dan tidak berdampak negatif bagi lingkungan sekitar. Salah satu energi terbarukan yang banyak di gunakan di negara berkembang adalah energi matahari.Salah satupemanfaatanenergimatahariadalah pada peneranganjalanumumtenagasurya.Penelitianinidilakukanuntukmenegtahupengaruhsuhu panel suryaterhadapefisiensiserapmasukan panel surya 100WPtipePolycristalline. Penelitiandilakukansecaralangsungdalamwaktutigahariberturut-turutdari jam 10.00-14.00menggunakan multimeter dan solar charge control. Hasil tersebutdibedakan dan dibuatanalisismengenaipengaruhsuhu panel suryadengangrafikperbandingan.Dari hasilpenelitiandapatdisimpulkan dalam pengerjaan instalasi penerangan jalan umum tenaga surya harus memperhatikan lokasipenempatan agar mendapatkanefisiensi yang maksimal agar bateraiterisipenuh, dan temperatur panel suryaberpengaruhsehinggamengalamipeningkatanteganganapabilatemperatur panel suryasemakintinggi
SistemKontrol Pada RancangBangunSepeda MotorElektrik
Kata kunci: kendaraanelektrik, sistemkontrolKendaraan berbasis elektrik adalah solusi untuk mengurangi global warming dan menggantikan bahan bakar fosil sebagai alat transportasi. Kendaraan elektrik dengan penggunaan baterai sebagai penyimpanan sumber energi dan dynamo dengan watt yang tinggi sebagai penggeraknya. Maka, ini menjadi suatu kelebihan kendaraan listrikkarena tidak menimbulkan polusi udara dan mengurangi bahan bakar fosil.Sepeda motor elektrik yang dirancang menggunakan kontroller berjenis kontroller BLDC 48 V 1000 W. Secarafungsionalkontroller BLDC memiliki fungsi utama menjadikan driver pemutar motor BLDC dan mengatur putarannya. Kontroller BLDC mampu mengontrol putaran motor, suplay daya dari bateraike motor, dan menampilkan indikator baterai pada sepeda motor elektrik.Dari hasil pengujian sepeda motor elektrik yang telah dirancang bisa bekerja sesuai dengan yang diharapkan. Semakin besartarikan pada handle gas maka putaran motor BLDC semakin cepat.Tetapi ada sedikit kekurangan yaitu komponen kelistrikan pada sepeda motor elektrik yang telah dirancang kurang lengkap
Inverter PadaPerahuNelayanBertenaga Surya
Kata kunci : Inverter, Arus DC, Arus ACInverter adalah salah satu alat elektronika yang dapat di gunakan untuk merubah arus listrik DC menjadi arus listrik AC. Dengan inverter ini sangat cocok digunakan di daerah yang memiliki keterbatasan pasokan sumber energi listrik dengan arus AC, kita dapat memperoleh energi listrik yang berasal dari aki atau sel surya untuk menggerakkan alat-alat rumah tangga seperti kipas angin, TV, kulkas, dan masih banyak lagi yang pada umumnya memerlukan listrik AC bertegangan 220V sampai 110V. Motor penggerak pada prototype ini merupakan motor listrik yang menggunakan arus listrik AC, sedangkan arus listrik yang dihasilkan aki adalah arus DC maka dari itu prototype ini membutuhkan inverter sebagai pengubah arus DC menjadi AC. Tahanpan - tahapan yang di lakukan adalah perencanaan, ujicoba, analisis dan pengembangan
sistem proteksi motor listrik prototype perahu nelayan bertenaga surya
ABSTRAKRony, Yusuf. 2019. SistemProteksi Motor Listrik Prototype PerahuNelayanBertenaga Surya. TugasAkhir, Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Drs. Hari Putranto, M.Pd.Kata kunci:Energisurya, Selsurya, Energi alternative, SistemProteksiKebutuhan akan listrik di kalangan industri, perkantoran, dan kalangan masyarakat umum serta perorangan semakin meningkat. Peningkatan akan kebutuhan listrik ini mengakibatkan perlunya tambahan pasokan listrik berskala besar, sedangkan sumber daya yang digunakan untuk menghasilkan sumber listrik masih bergantung pada sumber daya fosil. Yang dimana semakin lama sumber daya fosil merupakan sumber daya yang bisa habis dan kurang ramah terhadap lingkungan. Berdasarkan permasalahan tersebut, banyak ilmuwan yang mencari sumber daya alternatif atau sumber daya baru terbarukan yang ramah lingkungan salah satu contohnya adalah energi surya. Alat yang digunakan adalah sel surya, karena dapat merubah panas matahari menjadi aliran listrik. Indonesia merupakan salah satu negara yang cocok untuk mengembangkan energi ini khususnya untuk daerah pesisir. Energi ini dapat di terapkan pada perahu nelayan yang saat ini masih banyak menggunakan bensin maupun solar dengan cara mengganti mesin yang menggunakan arus listrik. Motor listrik juga membutuhkan sistem proteksi untuk mencegah agar motor penggerak tidak mengalami gangguan yang dapat merusak motor listrik itu sendiri
Pengembangan Bahan Ajar Smart Relay Pemrograman Ladder Berbasis Proyek Untuk Mata Pelajaran Sistem Kontrol Terprogram Kelas XI Program Studi Teknik Otomasi Industri Di SMK
ABSTRAK Berdasarkan observasi yang dilakukan pada beberapa toko buku di kota Malang antara lain: (1) Gramedia dan (2) Togamas, diketahui bahwa belum tersediamya bahan ajar cetak untuk Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang berdasarkan Kurikulum 2013 khususnya Sistem Kontrol Terprogram.Pelaksanaan pembelajaran memerlukan bahan ajar yang sesuai dengan kurikulum. Kenyataan menunjukkan bahwa bahan ajar yang dipergunakan dalam pembelajaran belum sesuai dengan kriteria Kurikulum 2013. Hal tersebut menunjukkan perlu adanya bahan ajar yang sesuai dengan kriteria Kurikulum 2013 yakni bahan ajar smart relay pemrogaman ladder berbasis proyek, agar peserta didik dapat mencapai kompetensi dasar Sistem Kontrol Terprogram jurusan Teknik Otomasi Industri SMK/MAK kelas X. Penelitian dan pengembangan ini bertujuan untuk menghasilkan bahan ajar pemrogaman ladder smart relay berbasis proyek dan mendeskripsikan kelayakan bahan ajarnya. Model penelitian dan pengembangan buku ajar yang digunakan adalah model Dick and Carey. Adapun langkah penelitian dan pengembangan sebagai berikut: (1) identify instructional goal(s); (2) conduct instructional analysis; (3) identify entry behaviours characteristics; (4) write performance objectives; (5) develop criterion referenced test itens; (6) develop instructional strategy; (7) develop and select instructional materials; (8) design and conduct formative evaluation; dan (9) revise instruction. Buku ajar ini telah divalidasi oleh ahli satu dan ahli dua serta telah diujicobakan kepada mahasiswa Teknik Elektro Universitas Negeri Malang melalui uji kelayakan. Kelayakan bahan ajar diketahui berdasarkan hasil angket. Hasil angket reviewer ahli mendapatkan skor 86,5 % (sangat valid), uji coba perseorangan mendapatkan skor 88,6 % (sangat valid), hasil angket siswa pada uji coba kelompok kecil mendapatkan skor 90,4 % (sangat valid), dan hasil angket siswa pada uji coba lapangan mendapatkan skor 94,2 % (sangat valid). Berdasarkan skor tersebut, bahan ajar dinyatakan valid dan layak digunakan dalam kegiatan pembelajaran di sekolah
Hubungan antara Adversity Intelligence dan Persepsi Mahasiswa terhadap Karir Keguruan dengan Ketertarikan Berkarir Menjadi Guru Mahasiswa Program Studi S1 PTI Universitas Negeri Malang. Skripsi, Program Studi S1 Pendidikan Teknik Informatika, Jurusan Tekn
ABSTRAK Indonesia, A. 2018. Hubungan antara Adversity Intelligence dan Persepsi Mahasiswa terhadap Karir Keguruan dengan Ketertarikan Berkarir Menjadi Guru Mahasiswa Program Studi S1 PTI Universitas Negeri Malang. Skripsi, Program Studi S1 Pendidikan Teknik Informatika, Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Setiadi Cahyono Putro. M. Pd., M.T. (II) Heru Wahyu Herwanto. S. T., M. Kom. Kata Kunci: Adversity Intelligence, Persepsi Mahasiswa terhadap Karir Keguruan, dan Ketertarikan Berkarir Menjadi Guru. Perkembangan dunia pendidikan sudah selayaknya diimbangi dengan peningkatan mutu dan layanan pendidikan di Indonesia. Dengan upaya mempersiapkan calon guru yang kompeten, sudah seharusnya mahasiswa yang dididik menjadi calon guru memiliki ketertarikan berkarir menjadi guru. Ketertarikan berkarir menjadi guru dipengaruhi oleh adversity intelligence dan persepsi mahasiswa terhadap karir keguruan. Adanya faktor-faktor tersebut maka dilakukan penelitian yang berjudul “Hubungan antara Adversity Intelligence (X1) dan Persepsi Mahasiswa terhadap Karir Keguruan (X2) dengan Ketertarikan Berkarir Menjadi Guru (Y) bagi Mahasiswa Program Studi S1 PTI Universitas Negeri Malang”. Metode penelitian yang digunakan yaitu expose facto dengan rancangan penelitian kuantitatif korelasional. Sampel penelitian ini adalah mahasiswa S1 PTI angkatan 2014 sejumlah 130 responden. Tujuan penelitian ini yaitu: (1) mendeskripsikan adversity intelligence (X1), (2) mendeskripsikan persepsi mahasiswa terhadap karir keguruan (X2), (3) mendeskripsikan ketertarikan berkarir menjadi guru (Y) mahasiswa Program Studi S1 PTI Universitas Negeri Malang, (4) mengungkap signifikansi hubungan antara X1 dengan Y, (5) mengungkap signifikansi hubungan antara X2 dengan Y, dan (6) mengungkap signifikansi hubungan antara X1 dan X2 terhadap Y secara simultan. Untuk mengungkap adanya hubungan antara variabel X1 dengan Y maupun X2 dengan Y menggunakan analisis data korelasi parsial. Sedangkan untuk mengungkap hubungan X1 dan X2 secara simultan dengan Y menggunakan regresi ganda. Semua analisa data tersebut dilakukan dengan berbantuan SPSS. Hasil peneiltian diketahui: (1)ketertarikan berkarir menjadi guru dalam kategori yang tinggi; (2)adversity intelligence dalam kategori tinggi; (3)persepsi mahasiswa terhadap karir keguruan dalam kategori tinggi; (4)koefisien korelasi parsial X1 dengan Y sebesar 0,216 (sig.: 0,011 < 0,05); (5)koefisien korelasi parsial X2 dengan Y sebesar 0,221 (sig.: 0,009 < 0,05); dan (6)terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara X1 dan X2 terhadap Y secara simultan
Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Game Edukasi Mata Pelajaran Dasar Desain Grafis Untuk Siswa Kelas X Kompetensi Keahlian Multimedia Di SMK PGRI 3 Malang
ABSTRAK Dz, M Yusrianyah F . 2018. Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Game Edukasi Mata Pelajaran Dasar Desain Grafis Untuk Siswa Kelas X Kompetensi Keahlian Multimedia Di SMK PGRI 3 Malang. Skripsi, Jurusan Teknik Elektro, Program Studi Pendidikan Teknik Informatika, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Muladi, S.T., M.T. (II) Dr. Eng. Muhammad Ashar, S.T., M.T. Kata Kunci : P engembangan, Media Pembelajaran , G ame E dukasi , Dasar Desain Grafis SMK PGRI 3 Malang menyediakan berbagai fasilitas perangkat teknologi yang dapat membantu siswa dalam belajar sebagai upaya untuk meningkatkan kemampuan siswa secara optimal. Namun, ketersediaan fasilitas tersebut belum digunakan secara optimal oleh guru dalam melaksanakan pembel ajaran di kelas khususnya pada M ata P elajaran Dasar Desain Grafis . Dalam kegiatan pembelajaran, guru lebih sering menggunakan media yang bersifat satu arah dan cenderung tidak interaktif. Hal ini membuat siswa merasa jenuh sehingga melakukan aktifitas lai n seperti bermain game , browsing, atau melihat video yang lebih menarik.Oleh karena itu penulis mengembangkan M edia P embelajaran berbasis G ame E dukasi sebagai suplemen media pembelajaran tambahan . Penelitian ini bertujuan untuk meng embangkan M edia P embelajaran berbasis G ame E dukasi M ata P elajaran D asar D esain G rafis untuk siswa K elas X Multimedia di SMK PGRI 3 Malang dan menilai tingkat kelayakan M edia P embelajaran berbasis G ame E dukasi tersebut. Penelitian ini men ggunakan model pengembangan mengacu pada model pengembangan Borg d an Gall dalam Sugiyono (2013) yang telah dimodifikasi oleh pengembang . Adapun tahap - tahap pengembangan tersebut meliputi: (1) Analisis ; (2) Desain Produk ; (3) Validasi Desain ; (4) Uji Coba Produk ; (5) Uji Coba Pemakaian ; (6) Produk Massal ; media siap digunakan. Subjek uji coba meliputi ahli materi, ahli media dan siswa kelas X Multimedia SMK PGRI 3 Malang . Hasil dari kelayakan penelitian dan pengembangan diperoleh dari validasi dan uji coba dengan menggunakan angket. Hasil pengembangan Media Pembelajaran berbasis Game Edukasi dinyatakan valid, sehingga layak untuk digunakan . Hal ini didukung melalui hasil pe rsentase validasi oleh ahli media sebesar 93.4% untuk ahli media, 97.2% untuk ahli materi, 89% untuk uji coba produk kecil dan 87.3% untuk uji coba pemakaian kelompok besar. Hasil rata - rata yang diperoleh adalah sebesar 91.7% sehingga menunjukkan bahwa med ia yang dikembangkan sangat layak untuk digunakan
PENGEMBANGAN TRAINER SMART TRAFFIC LIGHT BERBASIS MIKROKONTROLER PADA MATA KULIAH INSTRUMENTASI INDUSTRI (PTEL619) JURUSAN TEKNIK ELEKTRO FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI MALANG
ABSTRAK Rizky Maulana, Alfian. 2017. Pengembangan Trainer Smart Traffic Light Pada Mata kuliah Instrumentasi Industri (PTEL619) Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Skripsi, Prodi S1 PendidikanTeknik Elektro Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik, UniversitasNegeri Malang. Pembimbing (1) Dr. Muladi, S.T., M.T. (2) I Made Wirawan, S.T., S.S.T. Berdasarkan hasil wawancara dengan dosen pengampu Mata Kuliah Instrumentari Industri menyatakan bahwa belum adanya media pembelajaran yang menunjang pembahasan mata kuliah instrumentasi industri pada bahasan “rangkaian digital untuk keperluan instrumentasi dan kontrol”, sehingga dikembangkan media pembelajaran berupa alat trainer dengan mengacu model pengembangan ADDIE. Penulis memilih pengembangan trainer smart traffic light sebagai media pembelajaran disertai dengan jobsheet dan buku petunjuk penggunaan. Model pengembangan ADDIE terdiri dari 5 tahapan yaitu: (1) Analisis, (2) Desain, (3) Pengembangan, (4) Implementasi (5) Evaluasi. Proses validasi dilaksanakan oleh ahli media, ahli materi, dan melakukan implementasi pada uji kelompok kecil dan uji kelompok besar. Validasi bertujuan untuk mengukur kelayakan produk yang dikembangkan. Validasi menggunakan angket rating scale yang kemudian dianalisis. Analisis data yang diperoleh digunakan untuk menentukan kelayakan media sesuai dengan kriteria yang ditetapkan. Produk yang dikembangkan pada penelitian ini berupa trainer smart traffic light yang disertai dengan jobsheet, dan buku petunjuk penggunaan trainer. Tahap pertama dilakukan validasi oleh para ahli yang kemudian dilanjutkan dengan menguji cobakan trainer pada mahasiswa. Sampel yang digunakan dalam ujicoba adalah mahasiswa angkatan 2012 ke atas jurusan Teknik Elektro Universitas Negeri Malang yang sudah menempuh matakuliah Instrumentasi Industri. Persentase yang diperoleh pada validasi ahli media 89,2%, ahli materi 94%, dan hasil uji coba kelompok kecil 92,06% kelompok besar 94,3%. Dari hasil validasi dan uji coba tersebut dapat disimpulkan bahwa produk yang dikembangkan sudah memenuhi kriteria valid secara keseluruhan. Dari kriteria yang didapatkan menunjukkan produk dinyatakan layak dan sangat baik digunakan serta dapat diimplementasikan dalam proses pembelajaran
Rancang Bangun Simualtor Sistem Jaringan Distribusi Pada Jenis Jaringan Loop dan Jaringan Express
ABSTRAK Ghaniy, Muhammad Rizqi Al. 2018. Rancang Bangun Simualtor Sistem Jaringan Distribusi Pada Jenis Jaringan Loop dan Jaringan Express. Tugas Akhir, Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: A.N. Afandi, S.T., M.T., Ph.D Kata kunci: Rancang bangun, Jaringan Distrbusi, Loop, Express Sistem jaringan distribusi yang merupakan bagian dari sebuah sistem kelistrikan yang memiliki peran dalam kontiyuitas penyaluran tenaga listrik dari pembangkit menuju ke beban (konsumen). Untuk memahami bagaimana proses kerja pada jaringan distribusi tenaga listrik, selain memahami secara langsung di lapangan, maka diperlukan juga sebuah media pembelajaran. Media pembelajaran tersebut dapat berupa buku atau referensi dan juga sebuah simulator sistem jaringan distribusi. Simulator tersebut nantinya akan menggambarkan sebuah sistem sistem jaringan distribusi sebenarnya. Pada penyusunan tugas akhir ini dilakukan “Rancang Bangun Simualtor Sistem Jaringan Distribusi Pada Jenis Jaringan Loop dan Jaringan Express”. Alat dirancang dengan spesifikasi yang sesuai dengan kondisi sebenarnya akan tetapi sumber tegangan 20 V yang digunakan merupakan perumpamaan dari tegangan 20 kV, kontaktor sebagai Pemutus tenaga (PMT), Thermal Over Load Relay (TOR) sebagai Over Current relay (OCR). Metode pengujian dilakukan dengan cara menjalankan sistem sesuai fungsi kerja dari jenis jaringan loop dan jaringan express kemudian menghubungkannya ke beban pada pengujian ini, serta sumber yang digunakan ada dua yaitu satu fasa dan tiga fasa.Dari hasil pengujian yang dilakukan didapatkan data losses untuk sumber satu fasa pada trainer loop sebesar R = 0,31 mW; S = 0,07 mW; T = 0,01 mW dan pada trainer express sebesar R = 0,01 mW; S = 0,02 mW; T = 0,02 mW sedangkan data losses yang didapatkan dengan sumber tiga fasa pada trainer loop sebesar R = 0,17 mW; S = 0,05 mW; T = 0,01 mW dan pada trainer express sebesar R = 0,40 mW; S = 0,05 mW; T = 0,27 mW. Pada setiap data pada kedua trainer terdapat perbedaan tiap datanya akan tetapi perbedaan yang nilai data yang didapatkan keduanya tidak terlalu besar selisihnya