Tugas Akhir Jurusan Teknik Elektro - Fakultas Teknik UM
Not a member yet
334 research outputs found
Sort by
Rancang Bangun Power Monitoring System Pemabngkit Listrik Tenaga Surya
ABSTRAK Kurniawan, Ilyas.2011.Rancang Bangun Power Monitoring System Pembangkit Listrik Tenaga Surya.Tugas Akhir, Jurusan Teknik Elektro, Program Studi D3 Teknik Elektro, Fakultas Teknik. Universitas Negeri Malang. Pembimbing : (I) Dyah Lestari, S.T., M.Eng (II)Ilham Ari Elbaith Zaeni, S.
Sistem Peringatan Berenang di Pantai Berbasis PLC
ABSTRAK Suyuti, Muhammad As. 2011. Perancangan Sistem Peringatan Berenang Di Pantai Berbasis PLC. Tugas Akhir, Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Pembimbing : Sujito,S.T.,M.T., dan Ari Prihata, S.T. Kata Kunci: lampu peringatan, alarm, kendali PLC. Sistem peringatan banyak digunakan dalam hal-hal yang menimbulkan bahaya, seperti sistem peringatan tsunami, banjir, gunung berapi,dll. Namun keadaan di pantai juga diperlukan sistem peringatan, hal ini dimungkinkan karena daerah pantai juga mengandung resiko bahaya yang dibuktikan dengan adanya penjaga pantai di beberapa tempat untuk memantau situasi bahaya. Perancangan sistem peringatan bahaya berenang di pantai berbasis PLC adalah salah satu jenis sistem peringatan yang dipergunakan untuk menentukan status daerah pantai apakah aman digunakan berenang atau tidak berdasarkan kondisi alam yang ada. Perancangan sistem berenang di pantai ini meliputi rangkaian sensor pendeteksi, blok program PLC, rangkaian driver, rangkaian lampu indikator, rangkaian keseluruhan alat. Sistem peringatan dikategorikan dalam 3 level yaitu level aman, level hati-hati, dan level berbahaya. Prinsip kerja sistem ini untuk menampilkan satus keadaan sesuai dengan deteksi sensor-sensor yang telah terpasang. Keadaan sekitar akan dideteksi sensor kemudian sensor memberikan sinyal pada PLC, dengan otomatis PLC akan memproses dan kemudian ditampilkan ke lampu indikator dan lampu peringatan. Sehingga lampu peringatan akan menginformasikan status keadaan sesuai yang telah diterima sensor. Khusus untuk alarm hanya akan bebunyi jika status keadaan dalam berbahaya. Berdasarkan hasil pembahasan dapat disimpulkan pada perencanaan sistem peringatan berenang di pantai berbasis PLC, tahap perancangan diawali dengan kajian pustaka tentang pantai dan sistem peringatannya. Setelah itu membuat bentuk alat yang bisa menggambarkan kondisi dari tiap level sensor sesuai dengan sistem peringatan yang telah dibuat.
Desain Kontrol Daya Resistif Menggunakan TRIAC Berbasis Mikrokontroler
ABSTRAK Saputra, Imam. 2011. Desain Kontrol Daya Resistif Menggunakan TRIAC Berbasis Mikrokontroler. Tugas Akhir, Jurusan Teknik Elektro. Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Slamet Wibawanto, M.T. (II) Aripriharta, S.T. Kata Kunci : TRIAC, Kontrol Daya, Mikrokontroler AT89S51 Jika sebuah saklar thyristor dihubungkan antara sumber arus bolak-balik dan beban, maka daya yang mengalir dapat diatur oleh variasi nilai rms tegangan yang diberikan pada beban, jenis rangkaian daya ini dikenal sebagai pengaturan tegangan bolak-balik. Umumnya pengaturan tegangan bolak-balik ini banyak digunakan pada pemanas industri, pengatur cahaya, pengatur kecepatan motor induksi 3 fasa. Oleh sebab itu, perlu adanya modul pengontrol daya sebagai praktikum bagi mahasiswa untuk memahami prinsip kerja dari alat tersebut. Tujuan dari pembuatan tugas akhir ini adalah: (1) Melakukan studi literature dan observasi desain kontrol daya resistif menggunakan TRIAC berbasis mikrokontroler. (2) Mensimulasikan rangkaian pemicuan TRIAC menjadi satu rangkaian dengan menggunakan mikrokontroler AT89S51 untuk mengatur sudut sulut dari TRIAC tersebut. Prinsip kontrol daya resistif menggunakan TRIAC adalah daya yang mengalir ke beban diatur oleh penundaan sudut penyulutan thyristor. Dengan menggunakan mikrokontroler AT89S51, Mikrokontroler berfungsi sebagai pusat pengendali dan sebagai pengambil keputusan dari data-data yang dikirimkan oleh zero crossing detector. Sehingga pengambilan keputusan jadi lebih mudah dengan bantuan dengan keypad maka penyulutan TRIAC jadi lebih mudah untuk mendapatkan daya yang dibutuhkan oleh beban. Pada tugas akhir ini pembuatan alat menggunakan mikrokontroler AT89S51 untuk pengaturan sudut picu pada TRIAC. Sebagai objek percobaan menggunakan beban lampu untuk didapatkan data dan hasil visual keluaran pada kontrol daya pada TRIAC
Pengaturan Rute Kereta Api Pada Stasiun Berbasis PLC
ABSTRAK Azhari, Moch. Yusnie Pengaturan Rute Kereta Api Pada Stasiun Berbasis PLC. 2011. Tugas Akhir, Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Pembimbing : M. Rodhi Faiz, S.T., M.T. dan Aripriharta, S.T. Kata Kunci: pengaturan rute, sinyal elektrik, kereta api, wesel, kendali PLC. Perancangan pengaturan rute kereta api pada stasiun ini adalah untuk menjawab salah satu kebutuhan dari PT. KAI yang akan menggalakkan otomatisasi industri dalam segala aspek perjalanan kereta api. Pengaturan rute kereta api ini menggunakan kendali PLC untuk mengendalikan wesel. Dalam rangkaian tersebut terdapat 2 motor utama, dimana motor pertama menggerakkan jalur dari arah masuk, sedangkan pada konveyor kedua motor untuk menggerakkan wesel dari arah keluar. Dalam hal ini akan mengurangi resiko kecelakaan pada stasiun kereta api itu sendiri akibat lalainya dalam mengontrol dan mengatur perpindahan wesel Programmable Logic Controller merupakan bagian yang terpenting dalam system kontrol proses otomasi. Program kendali PLC terdiri atas tiga unsur yaitu: alamat, instruksi, dan operand. Pengaturan rute kereta api pada stasiun pada dasarnya dibuata dengan cara kerja mengatur posisi wesel pemindah jalur pada stasiun kereta api untuk memindahkan ke jalur yang tidak sedang disinggahi oleh kereta api. Apabila kereta api memasuki area stasiun pada jalur pertama, maka secara otomatis kereta api yang akan masuk dari arah selanjutnya akan di masukkan ke dalam jalur kedua atau yang lainnya. Untuk alur kerjanya ketika mesin pengaturan rute sudah dalam keadaan ON, pada motor pertama ketika kereta api memotong jalur sensor photo diode, rangkaian sensor akan langsung memberikan sinyal proximity kepada PLC. Kemudian output dari PLC akan menggerakan wesel menuju jalur yang tidak sedang disinggahi kereta api. Begitupun sebaliknya, pada motor kedua apabila kereta api yang masuk dari jalur yang berlawanan dan memotong jalur sensor photo diode, rangkaian sensor akan memberikan sinyal proximity kepada PLC. Kemudian output dari PLC akan menggerakkan wesel ke jalur yang tidak sedang disinggahi kereta api. Sehingga perpindahan jalur kereta api menjadi lebih efektif. Disarankan sebelum merancang Pengaturan Rute Kereta Api Pada Stasiun Berbasis PLC hendaknya memeriksa lagi seluruh komponen yang akan digunakan sebelum dirakit, sehingga pada saat alat dioperasikan tidak akan terjadi trouble dalam prosesnya. Karena sedikit kesalahan dalam proses ini akan menyebabkan sebuah akibat yang sangat fatal dan terjadi kecelakaan
PORTABLE SOLAR CHARGER HANDPHONE
ABSTRAK Kodir, Abdul. 2011. Portable Solar Charger Handphone. Tugas Akhir, Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Pembimbing : (I) Yuni Rahmawati, S.T.,M.T. (II) Ilham Ari Elbaith Zaeni, S.T. . Kata Kunci: Chager Handphone, Solar Cell, Baterai, AC Adapter Handphone Pasti membutuhkan baterai yang dapat berfungsi sebagai sumber energi. Tetapi sangat disayangkan bila ternyata aktifitas yang harus dilakukan diluar ruangan terhambat oleh karena kondisi baterai yang drop atau akan habis. Apalagi Kalau berada di luar rumah, pasti sulit mencari listrik untuk charger handphone.Solar Cell adalah salah satu supply energi listrik alternatif yang memungkinkan untuk dibawa kemana-mana. Sel surya memiliki kemampuan mengonversi cahaya matahari menjadi energi listrik, dengan bentuk yang kokoh dan tahan terhadap pergerakan atau guncangan). Solar cell merupakan solusi yang tepat untuk di jadikan suatu portable charger. Pembuatan Alat Portable Solar Charger Handphone berfungsi untuk pengisian Baterai Handphone Ketika berada di luar rumah mengurangi ketergantungan listrik dari PLN karena pengisian ini menggunakan Solar Cell dan baterai sebagai penyimpan sementara. Baterai ini juga bisa di ganti ketika habis atau tidak sabar menunggu baterai yang di isi oleh Solar Cell penuh.Pengisian baterai sementara dapat dilakukan dari pukul 07.00 sampai dengan pukul 16.00 dengan kondisi cuaca cerah. Pada cuaca mendung dan hujan, pengisian bisa di ganti dengan Ac adapter. Dalam pemakaiannya charger ini sangat mudah digunakan dalam keperluan sehari-hari sehingga memudahkan kita dalam mengisi handphone tetapi di butuhkan waktu yang lama karena arus yang di hasilkan dari baterai sementara sangatlah kecil, dan tidak bisa mengisi baterai handphone sampai penuh.Saran dari tugas akhir ini Menambah kapasitas panel surya yang lebih besar dengan cara menseri supaya arus yang dihasilkan semakin besar, pengisian baterai sementara lebih cepat penuh. menambah kapasitas baterai sementara supaya pengisian baterai handphone bisa terisi dengan penuh. Menyempurnakan rangkaian penaik tegangan dan penguat arus supaya dalam pengisian handphone bisa cepat penuh. Menambahkan lampu indikator untuk pengisian baterai sementara dan ketika mengisi handphone apabila sedang mengisi dan ketika penuh supaya tidak terjadi overcharging agar baterai tahan lama. Menyempurnakan box supaya tidak terlalu besar agar lebih mudah di bawa
Optimalisasi Efisiensi Rectifier pada Penggunaan Elektrostatik Presipitator di PLTU Paiton Unit 5 dan 6
Debu industri hasil pembakaran batu bara sangat berbahaya dalam kehidupan, karena dapat menggangu kesehatan dalam pernapasan oleh karena itu diperlukan suatu pencegahan salah satunya dengan penangkapan debu tersebut. Dimana debu tersebut dapat ditangkap melalui berbagai hal, salah satunya dengan sistem elektrik. Perancangan sistem elektrik yang digunakan untuk menangkap debu ini dengan mengunakan tegangan tinggi dan mengubah muatan debu tersebut menjadi bermuatan. Tegangan yang digunakan untuk menangkap debu adalah tegangan searah (DC). Dimana sistem ini pengikatannya menggunakan sistem elektrostatis dari sebuah listrik. Kemampuan dalam menangkap debu menggunakan tegangan ini sangatlah efisiensi dan berkualitas sampai 99,84%Pada pengoptimalan efisiensi rectifier ini dilakukan secara penginjekkan tegangan atau pengaturan tegangan, tegangan disini dilihat dengan penghitungan secara manual maupun aplikasi EDSA, karena pengaturan tegangan dilakukan menggunakan SCR dan diberikan CLR untuk membatasi arus agar tidak terjadi short circuit. Dengan tegangan yang berubah-ubah dapat menghemat energi dan mencegah terjadinya percikan api.Disarankan alat ini perlu dijaga atau dirawat sebaik mungkin agar proses dalam pencegahan limbah industri tidak begitu menghawatirkan bagi kesehatan lingkungan sekitar. Karena alat ini sangat peduli terhadap pencegahan pencemaran lingkungan
Pengaruh Penerapan Metode Quantum Learning Dengan Berbantuan Video Pembelajaran Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Kompetensi Kejuruan Teknik Komputer Dan Jaringan Pada Kompetensi Dasar Instalasi Jaringan Lokal (Local Area Network) S
ABSTRAK Rizka Prameta.2011. Pengaruh Penerapan Metode Quantum Learning Dengan Berbantuan Video Pembelajaran Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Kompetensi Kejuruan Teknik Komputer Dan Jaringan Pada Kompetensi Dasar Instalasi Jaringan Lokal (Local Area Network) Siswa Kelas XI TKJ SMKN 6 Malang. Skripsi, Jurusan Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Slamet Wibawanto, M.T.(II) Moh Rodhi Faiz, S.T, M.T. Kata kunci:Quantum Learning , Video Pembelajaran, Hasil Belajar Proses pembelajaran yang dilaksanakan di kelas XI TKJ SMK Negeri 6 Malang selama ini masih dilaksanakan dengan menggunakan metode konvensional. Pembelajaran yang hanya terpusat pada guru saja, sehingga pembelajaran hanya terjadi searah dan membuat siswa menjadi pasif, kurang kreatif, dan cepat bosan. Selain itu, kondisi jumlah siswa di SMK Negeri 6 Malang yang rata-rata mencapai 30 siswa per kelasnya membuat suasana pembelajaran menjadi kurang kondusif. Dalam pelajaran Instalasi Jaringan Lokal di SMK Negeri 6 Malang, hasil belajar siswa selama ini, masih banyak yang belum mencapai standart nilai minimum. Karena itulah diperlukan metode Quantum Learning dengan berbantuan video pembelajaran. Dengan penerapan metode pembelajaran ini, diharapkan siswa akan lebih aktif, kreatif dan belajar dengan suasana menyenangkan. Penelitian ini dilakukan pada semester kedua tahun ajaran 2010/2011 dengan jenis penelitian eksperimen semu (quasi ekperimental design). Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI TKJ SMK Negeri 6 Malang dengan jumlah siswa sebanyak 180 siswa yang terbagi menjadi 6 kelas. Data penelitan diambil dari siswa XI TKJ 1 dan XI TKJ 3 karena kedua kelas bukan merupakan kelas unggulan dan memiliki kemampuan yang sama dalam belajar. Data penelitian berupa data nilai terakhir dan prestasi belajar yang terdiri dari ranah afektif dan kognitif. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, uji kesamaan dua rata-rata dan uji hipotesis dan regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan prestasi belajar secara signifikan antara siswa kelas eksperimen dengan siswa kelas kontrol, berdasarkan nilai signifikansi (0,000 < 0,05). Hasil belajar siswa kelas eksperimen lebih tinggi dari prestasi belajar siswa kelas kontrol. Diperoleh nilai rata rata hasil belajar kelas eksperimen (70,50) lebih tinggi dari nilai rata-rata hasil belajar kelas kontrol (69,90). Penelitian ini menyimpulkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan metode pembelajaran Quantum Learning dengan berbantuan video pembelajaran dapat meningkatkan prestasi belajar siswa pada materi instalasi jaringan lokal. Koefisien determinasi R2 = 0,543 dari perhitungan memberikan arti bahwa besarnya pengaruh metode Quantum Learning dengan berbantuan video pembelajaran terhadap hasil belajar siswa pada materi instalasi jarigan lokal adalah 0,543 atau 54,3% dan sisanya terdapat factor dari luar
Pengontrol Baterai pada PLTS dengan Menggunakan Battery Control Regulator
ABSTRAK Batubara, Andri. 2011. Pengontrol Baterai pada PLTS dengan Menggunakan Battery Control Regulator. Tugas Akhir, Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Pembimbing : Arif Nur Afandi, S.T., M.T Kata kunci : Battery Control Regulator, PLTS. Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) adalah peralatan pembangkit listrik yang merubah cahaya matahari menjadi listrik. PLTS sering juga disebut Solar Cell, atau Solar Photovoltaic, atau Solar Energy. Dengan konsep yang sederhana yaitu mengubah cahaya matahari menjadi energi listrik, dimana cahaya matahari adalah salah satu bentuk energi dari Sumber Daya Alam. Cahaya matahari akan dikonversi menjadi energi listrik. Dan arus listrik itu akan disalurkan ke beban dan sebagian disimpan ke baterai. Pada saat cuaca mendung atau hujan cahaya matahari tidak bisa diterima dengan baik oleh panel surya sehingga menyebabkan ketidakstabilan arus listrik yang diterima dan disimpan ke baterai. Namun, panel surya tetap mampu menghasilkan listrik selama terdapat cahaya matahari. Selain itu sering kali terjadi kerusakan pada baterai dikarenakan ketidakstabilan pengisian tersebut. Dari masalah ini maka diperlukan adanya alat yang dapat mengontrol dan menstabilkan arus agar pengisian ke baterai juga tidak berlebih. Penggunaan Battery Control Regulator sangatlah tepat karena alat ini digunakan untuk mengontrol dan mengatur arus searah yang diisi ke baterai dan disalurkan dari baterai ke beban. Sehingga kerusakan yang ditimbulkan seperti baterai cepat ngedrop dapat diminimalkan. Hasil dari pengujian tugas akhir ini dapat disimpulkan bahwa kerusakan yang terjadi pada baterai dapat diminimalkan karena pengisian baterai berlebihan dapat dihindari setelah menggunakan Battery Control Regulator SDDC 12-10A
Penjejak Arah Sinar Matahari Otomatis Untuk Panel Surya Berbasis Mikrokontroler AT89S5
ABSTRAK Arif, Masyhuri Aliansyah. 2011. Penjejak Arah Sinar Matahari Otomatis Untuk Panel Surya Berbasis Mikrokontroler AT89S52. Tugas Akhir, Program Studi DIII Teknik Elektro Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Pembimbing Dr. Muladi S.T., M.T. Kata kunci : Mikrokontroler, Sensor LDR, Motor Servo, ADC 0809 Salah satu teknologi sumber listrik alternatif adalah pembangkit istrik tenaga surya. Pada prinsipnya pembangkit listrik tenaga surya ini mengubah energi matahari menjadi energi listrik. Untuk memaksimalkan energi yang dihasilkan oleh panel surya perlu ada kontrol yang mengikuti arah cahaya matahari. Permasalahan yang saat ini ada yaitu orang menempatkan panel surya dengan posisi yang tetap, tentu saja hal ini kurang efisien karena luas penampang panel surya yang terkena matahari tidak maksimal. Salah satu solusi permasalahan mengatasi hal tersebut adalah dengan membuat alat penjejak sinar matahari, sehingga panel surya akan selalu tegak lurus terhadap arah datangnya sinar matahari Penjejak sinar matahari otomatis ini menggunakan sensor sebagai penerima sinar matahari. Komponen-komponen yang digunakan adalah mikrokontroler, sensor LDR, motor servo dan ADC 0809. Prinsip kerja alat ini yaitu sensor menerima cahaya matahari, keluaran berupa besaran analog akan diubah oleh ADC menjadi besaran digital yang akan diolah oleh mikrokontroler, sehingga akan menggerakkan motor servo. Motor bekerja sesuai dengan cahaya yang diterima oleh sensor, sehingga alat ini akan mengikuti arah datangnya sinar matahari. Fungsi penjejak arah sinar matahari ini adalah sebagai pengontrol posisi panel surya untuk selalu tegak lurus terhadap arah sinar matahari agar panel surya dapat menghasilkan energi yang maksimal. Alat ini mengikuti arah sinar matahari mulai pagi hari hingga sore hari. Penjejak sinar matahari otomatis ini memiliki sistem otomatisasi reset. Ketika posisi matahari berada disebelah barat dan posisi penjejak juga mengarah ke barat maka penjejak ini akan melakukan reset sesuai dengan batas sudut yang telah ditentukan melalui program. Penjejak arah sinar matahari merupakan solusi tepat bagi pengguna pembangkit listrik tenaga surya terutama dalam pemanfaatan energi matahari agar panel surya dapat menghasilkan energi yang maksimal
Rancang Bangun Pendeteksi Tiket dan Pengontrolan Kapasitas Stadion Sepak Bola
ABSTRAK Prastyo, Heru. 2011. Rancang Bangun Pendeteksi Tiket Dan Pengontrolan Kapasitas Stadion Sepak Bola. Tugas Akhir, Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Pembimbing : Ahmad Fahmi, S.T., M.T., dan Ilham Ari Elbaith Zaeni, S.T. Kata Kunci : pendeteksi tiket, pengontrolan kapasitas stadion, barcode Olahraga sepak bola merupakan salah satu olahraga yang sangat di gemari dan di minati oleh seluruh rakyat Indonesia. Hal ini dibuktikan dengan semakin banyaknya antusias penonton sepak bola yang datang langsung ke stadion untuk menyaksikan para idola mereka serta memberikan dukungan kepada club ataupun tim kesayangan mereka. Antusias penonton yang besar ini terkadang tidak mendapatakan pelayanan yang baik oleh para penyelenggara pertandingan, sehingga penonton yang datang ke stadion tidak mendapatkan kenyamanan ketika menyaksikan pertandingan sepakbola tersebut. Beberapa kasus yang terjadi di Indonesia antara lain kapasitas stadion yang tidak sesuai dengan jumlah penonton yang hadir. Jumlah penonton biasanya 2x lipat lebih banyak dari jumlah atau batas maksimal yang sudah ditentukan. Satu hal lagi yang tidak kalah meresahkannya adalah adanya tiket palsu yang di jual oleh para calo. Pada alat ini dirancang suatu alat pendeteksi tiket dan pengontrolan kapasitas stadion sepak bola. Alat ini bekerja pada saat penonton akan masuk dengan menggunakan tiket resmi yang memiliki nomor seri. Nomor seri pada tiket resmi difungsikan ketika penonton melewati alat pendeteksi tiket. Tiket yang terdeteksi akan membuka pintu masuk secara otomatis dan setelah penonton melewati pintu tersebut, pintu akan menutup kembali secara otomatis pula. Selain itu, pada alat tersebut juga dilengkapi dengan sensor yang akan menghitung jumlah penonton yang memasuki stadion, sehingga pada saat kapasitas stadion sudah terpenuhi maka pintu masuk tidak akan bisa membuka lagi. Alat ini dapat mencegah penonton yang memaksa masuk ke stadion dengan menggunakan tiket palsu. Pengontrolan kapasitas penonton yang masuk ke stadion pun menjadi lebih baik dan terkendali sehingga penonton tidak perlu berdesak-desakan lagi dan merasa lebih nyaman dalam menyaksikan pertandingan sepak bola. Disarankan sebelum merancangan alat ini hendaknya memeriksa lagi seluruh komponen yang akan digunakan sebelum dirakit, sehingga pada saat alat dioperasikan tidak akan terjadi trouble dalam prosesnya. Dalam pengembangan selanjutnya perangkat keras yang dibuat perlu adanya penambahan tampilan indikator digital