Tugas Akhir Jurusan Teknik Elektro - Fakultas Teknik UM
Not a member yet
334 research outputs found
Sort by
Penggunaan Paragraf Skripsi Mahasiswa Jurusan Seni dan Desain Universitas Negeri Malang
ABSTRAK Mufaridah, Ririn. 2015. Penggunaan Paragraf Skripsi Mahasiswa Jurusan Seni dan Desain Universitas Negeri Malang. Skripsi, Program Studi Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia, dan Daerah, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Sunaryo H.S, S.H, M.Hum. (II) Prof. Dr. Anang Santoso, M.Pd. Kata Kunci: Penggunaan paragraf, skripsi, mahasiswa Jurusan Seni dan Desain Salah satu persyaratan menyelesaikan program sarjana di perguruan tinggi adalah menulis skripsi. Skripsi merupakan karya tulis ilmiah yang ditulis dengan memperhatikan penggunaan bahasa, yaitu bahasa yang baik dan benar. Skripsi sebagai karya ilmiah terdiri atas paragraf-paragraf yang berhubungan satu dengan yang lain. Penggunaan paragraf merupakan salah satu hal yang harus diperhatikan terkait dengan penulisan skripsi. Paragraf yang memiliki kesatuan dan kepaduan akan menjadi perantara bagi penulis menyampaikan gagasannya kepada pembaca. Penelitian ini mendeskripsikan penggunaan paragraf skripsi mahasiswa Jurusan Seni dan Desain Universitas Negeri Malang. Penelitian ini difokuskan pada unsur-unsur, kepaduan, dan pengembangan paragraf. Pendekatan yang digunakan penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Pendekatan kualitatif dipilih karena sesuai dengan rumusan masalah, yaitu mendeskripsikan penggunaan paragraf dalam skripsi mahasiswa. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif karena penelitian ini mendeskripsikan paragraf skripsi mahasiswa berdasarkan struktur, kepaduan, dan pengembangannya. Instrumen penelitian ini adalah peneliti dan alat bantu berupa panduan analisis. Data penelitian ini adalah paragraf-paragraf yang dilihat dari unsur-unsur, kepaduan, dan pengembangan paragraf skripsi mahasiswa Jurusan Seni dan Desain Universitas Negeri Malang. Sumber data penelitian ini adalah skripsi mahasiswa Jurusan Seni dan Desain Universitas Negeri Malang tahun 2014. Analisis data pada penelitian ini melalui beberapa tahap, yaitu reduksi data, penyajian data, pemeriksaan, penyimpulan, dan verifikasi data. Pengecekan keabsahan data dilakukan dengan pengonsultasian kepada dosen pembimbing. Berdasarkan analisis data yang dilakukan, diperoleh tiga simpulan hasil penelitian sebagai berikut. Pertama, banyak ditemukan unsur-unsur paragraf skripsi mahasiswa Jurusan Seni dan Desain yang tidak jelas dilihat dari ide pokok, kalimat topik, dan kalimat-kalimat penjelasnya. Kedua, banyak ditemukan paragraf yang tidak padu disebabkan oleh perbedaan ide pada kalimat-kalimat penyusunnya, masalah kebahasaan, dan adanya kalimat sumbang. Ketiga, model pengembangan paragraf yang paling banyak digunakan adalah model pengembangan umum-khusus atau deduktif. Model pengembangan lain pada paragraf skripsi mahasiswa Jurusan Seni dan Desain yaitu model pengembangan kontrastif, proses, klimaks, dan analogi. Berdasarkan hasil temuan dan simpulan, dikemukakan empat saran. Pertama, bagi pengajar Bahasa Indonesia Keilmuan hasil temuan ini dapat digunakan sebagai bahan evaluasi pembelajaran. Kedua, bagi dosen pembimbing disarankan lebih memerhatikan penggunaan paragraf yang meliputi, unsur-unsur, kepaduan, dan pengembangan paragraf. Ketiga, bagi peneliti selanjutnya disarankan agar melakukan penelitian pada aspek lain, misalnya hubungan antarparagraf, jenis-jenis paragraf, dan sebagainya. Keempat, bagi mahasiswa Jurusan Seni dan Desain disarankan untuk menggunakan temuan penelitian ini sebagai rujukan dalam mengerjakan skripsi yang lebih baik. Hal yang bisa dilakukan, misalnya latihan menulis paragraf yang baik, memperbaiki paragraf yang kurang padu, dan mengembangkan paragraf dengan variatif
PERENCANAAN DAN PENGGULUNGAN ULANG MOTOR KAPASITOR KAPASITAS ¼ HP, 220 VOLT;50 HZ
ABSTRAK Kurniawan,Wahyu. 2015.PerencanaandanPenggulunganUlang MotorKapasitorKapasitas ¼ Hp, 220 Volt;50 Hz. TugasAkhir, JurusanTeknikElektro. Program Studi D3 TeknikElektro, FakultasTeknik. UniversitasNegeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. DwiPrihanto,S.ST., M.T. (II) M. RodhiFaiz, S.T., M.T. Kata Kunci :PerencanaandanPenggulungan, Motor Kapasitor. Seringterjadinyakerusakan motor kapasitorakibatkelebihanbeban yang digunakanmenjadipenyebabutamaterbakarnyakumparan, baikkumparanutamamaupunkumparanbantu.Dengandemikianperawatanuntukmemperbaiki motor kapasitorsangatdiperlukan,namunharusdipertimbangkandarisegibiayadanperforma motor yangtelahdilakukanpenggulunganulang. Agar biayadanperforma motor setelahdigulungulangmemilikikualitas yang baik,diperlukanperencanaanpenggulunganyang tepatserta prosespenggulunganulangdilakukandenganteknikyang benar,makaopsipenggulunganulangpada motor merupakanpilihan yang terbaikjikadibandingkandenganmembeli motor dengankondisibarudenganbiaya yang relatiflebihmahal. Perencanaandanpenggulunganulang motor kapasitorakanmemudahkandalammelakukanperencanaan yang efisiendanmenjelaskanlangkahpenggulunganulang motor kapasitordenganteknik yang baik. Sehinggapadakehidupansehari-haridapatbermanfaatmengingatpenggunaan motor kapasitorluas. PerencanaandanPenggulunganUlang MotorKapasitorterdiridaribeberapatahapanyaitu: (1) pembongkaran motor, (2) perencanaanpenggulungan, (3) Pelaksanaanpenggulunganulang,dan (4) Pengujianalat. Proses penggulunganulangpada motor kapasitorinimenggunakan model belitanjerat/gelung, mengingatkelebihan model belitaniniyaitujumlahkumparan yang digunakantiapalunyasama. Hasilpengujian motor kapasitor yang diperolehdaripengujian motor yang telahdilakukanpenggulunganulangyaitu: (1) Pengujiantahananisolasipadamotor kapasitordenganhasilpengujiandiperolehnilaimelebihi 500 MOhm, sehinggadenganhasilpengujianinimotor dinyatakanbaik, dan(2) Pengujianbebannolpada motor diperolehhasil yang baguskarenaefisiensipada motor dapatditingkatkansebesar 8% setelahdilakukanpenggulunganulang
RANCANG BANGUN ALAT PENGGULUNG LILITAN STATOR MOTOR LISTRIK AC DENGAN KENDALI MIKROKONTROLER
ABSTRAK Setiawan, Dicky. 2015. Rancang Bangun Alat Penggulung Lilitan Stator Motor Listrik AC dengan Kendali Mikrokontroler. Tugas Akhir, Jurusan Teknik Elektro. Progam Studi D3 Teknik Elektro, Fakultas Teknik. Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Dwi Prihanto, S.S.T., M.Pd. (II) M. Rodhi Faiz, S.T., M.T. Kata Kunci: Rancang Bangun, Alat Penggulung Lilitan, Lilitan Stator Motor Listrik, Kendali Mikrokontroler. Dalam era globalisasi sekarang ini hampir semua aktivitas dan kegiatan dilakukan dengan teknologi canggih sehingga dapat mempermudah manusia dalam melaksanakan pekerjaan. Di dalam dunia elektronika kontrol, sering digunakan kendali mikrokontroler untuk mengontrol sebuah alat sehingga dapat bekerja secara otomatis. Pada alat penggulung lilitan stator motor listrik, mikro-kontroler digunakan sebagai kendali sistem kerja alat untuk proses penggulungan. Alat penggulung lilitan stator motor listrik dengan kendali mikrokontroler ini adalah suatu alat bantu untuk mempermudah proses penggulungan lilitan kawat tembaga pada stator motor listrik yang bekerja secara otomatis. Dalam pembuatan alat ini terdiri dari: (1) Perancangan dan pembuatan, yang meliputi: (a) perancangan alat, (b) persiapan pembuatan alat, (c) pembuatan alat; (2) Hasil dan pengujian, yang meliputi: (a) hasil bentuk desain perancangan alat, (b) pengujian rangkaian tiap blok, (c) dan pengujian rangkaian keseluruhan. Hasil dan uji kinerja alat diketahui bahwa: (1) Desain alat terbentuk sesuai dengan perancangan, (2) Seluruh rangkaian bekerja dengan baik dan sesuai dengan fungsinya, (3) Operasional kerja alat bekerja secara otomatis dalam menghuitung jumlah lilitan, jumlah lilitan 30 maka sistem akan menghitung 30, dan seterusnya. Dengan demikian alat yang dibuat berfungsi dengan baik dan sesuai dengan perancangan yang telah dibuat
Perencanaan Dan Penggulungan Ulang Motor Induksi Tiga Fasa, 2 Hp, 220/380 Vac, 50 Hz, Double Layer
ABSTRAK Deta Ananta, Darmawan. 2015.Perencanaan Dan Penggulungan Ulang Motor Induksi Tiga Fasa, 2 Hp, 220/380 Vac, 50 Hz, Double Layer .TugasAkhir, JurusanTeknikElektro. Program Studi D3 TeknikElektro, FakultasTeknik. UniversitasNegeri Malang.Pembimbing: (I)Drs. DwiPrihanto, S.S.T, M.Pd.(II) M. RodhiFaiz, S.T, M.T. Kata kunci : Perencanaan dan penggulungan ulang, Motor induksi tiga fasa Pada lingkungan industri motor AC banyak digunakan untuk operasional produksi. motor induksi yang bekerja secara terus menerus maka akan mengalami penurunan efektifitas bahkan kerusakan. Salah satu kerusakan pada motor induksi yaitu terbakarnya kumparan stator pada motor induksi tiga fasa. Dengan kondisi tersebut maka motor perlu perbaikan dengan cara menggulung ulang kumparan stator motor induksi tiga fasa. Dalam melakukan Perencanaan dan penggulungan ulang motor induksi tiga fasa adapun Langkah-langkahyang harus dilakukan antara lain: (1) diagnosa kerusakan,(2) perencanaanpenggulunganulang motor induksitigafasa,(3) pelaksanaanpenggulunganulangpada motor induksitigafasa, dan (4) pengujian operasi motor induksi tiga fasa yang telah dilakukan penggulungan ulang. Hasi dari pengujian operasi motor induksi adalah: (1) Pengujiantahananisolasi antar fasa dan tahanan isolasi fasa dengan bodi motor menunjukkan 450 MΩ , (2) pengujian slip motor beban nol 0,066%, (3) pengujian motor beban nol arus perfasa 0,78 dan rugi inti 71 W,dan(4) pengujian hubung singkat pada motor arus antar fasa 0,88 A dan rugi tembaga 90 W.Dari hasil pengujian dapat diketahui bahwa motor induksi tiga fasa yang telah dilakukan penggulungan ulang dan siap untuk digunakan
Perencanaan dan Penggulungan Belitan Stator Motor Induksi 3 Fasa, 0,5HP, 50Hz, 220/380V, 24 Alur, Double Layer, 4 Pole
ABSTRAK Pradhana, A.T.W. 2015. Perencanaan dan Penggulungan Belitan Stator Motor Induksi 3 Fasa, 0,5HP, 50Hz, 220/380V, 24 Alur, Double Layer, 4 Pole. Tugas Akhir. Jurusan Teknik Elektro, Program Studi D3 Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Drs. Dwi Prihanto, S.S.T., M. Pd. (2) M Rodhi Faiz, S.T.,M.T. Kata kunci: Perencanaan, Penggulungan belitan stator motor induksi tiga fasa, double layer Dalam dunia kelistrikan, alat atau perangkat listrik pasti akan mengalami kerusakan pada masanya. Namun beberapa dapat diperbaiki sehingga dapat digunakan kembali tanpa harus membeli alat baru. Motor induksi rotor sangkar tiga fasa ketika mengalami kerusakan dapat diperbaiki dengan cara menggulung ulang atau mengganti spare part yang rusak. Gangguan pada motor induksi rotor sangkar tiga fasa banyak dialami pada belitan stator yang terbakar. Terbakarnya belitan stator sebagian besar disebabkan karena beban lebih atau penempatan motor yang kurang tepat sehingga suhu motor terus meningkat. Beban lebih terjadi disebabkan oleh besarnya beban yang ditanggung motor lebih besar dari kapasitas motor. Kerusakan belitan stator ini dapat mengganggu operasional dan kinerja proses produksi yang memanfaatkan motor tersebut. Dalam gangguan semacam ini maka langkah yang dapat dilakukan adalah membeli motor yang baru dengan spesifikasi yang sama. Cara ini membutuhkan biaya lebih mahal dan cukup lama untuk mencari motor dengan spesifikasi yang sama dengan motor yang lama. Metode lain yang dapat dilakukan adalah membelit ulang kumparan yang terbakar dengan kumparan yang baru. Tapi yang perlu diperhatikan untuk melakukan membelit ulang kumparan diperlukan keterampilan-keterampilan yang baik dan teknik yang tepat, sehingga motor listrik hasil penggulungan ulang dapat berfungsi seperti semula. Melihat pentingnya keahlian menggulung motor induksi dalam industri bagi peserta didik jurusan teknik elektro, maka perlu implementasi pengerjaan secara nyata untuk dapat lebih memahami bagaimana merencanakan dan menggulung belitan stator motor induksi khususnya motor induksi tiga fasa. Penggunaan motor induksi tiga fasa dikarenakan effisiensi motor yang tinggi jika dibandingkan motor induksi satu fasa. Faktor lainnya kurangnya pengalaman dalam merencanakan dan menggulung motor induksi tiga fasa dengan teknik penggulungan double layer. Double layer yaitu memiliki ciri dalam satu alur terdapat dua lapis kumparan.Sehingga dengan adanya pengerjaan perencanaan dan penggulungan belitan stator motor induksi tiga fasa akan dapat membantu menambah keahlian dan pemahaman mengenai keahlian tersebut. Metode pengerjaan pada pekerjaan perencanaan dan penggulungan belitan stator motor induksi tiga fasa dengan double layer ini menggunakan beberapa tahapan yang meliputi: (1) Persiapan pekerjaan; (2) Pembongkaran motor; (3) Perencanaan penggulungan motor; (4) Pelaksanaan penggulungan; dan (5) Pengujian. Pemilihan tahapan ini dikarenakan setiap prosesnya dapat membantu pekerjaan dan memudahkan untuk pemahaman mengenai pekerjaan tersebut
pengembangan trainer gerbang logika dan flip flop pada mata pelajaran teknik elektronika dasar siswa kelas x jurusan teknik elektronika industri di SMK Negeri 2 Singosari
ABSTRAK Moh. Ali Irfan. 2015. Pengembangan Trainer Gerbang Logika dan Flip Flop pada Mata Pelajaran Teknik Elektronika Dasar Siswa Kelas X Jurusan Teknik Elektronika Industri di SMK Negeri 2 Singosari. Skripsi. Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dr. Ir. H. Syaad Patmanthara, M.Pd, (2) Drs. Suwasono, M.T. Kata Kunci: Pengembangan, Trainer,Gerbang Logika dan Flip Flop Gerbang logika dan flip flop merupakan materi yang harus ditempuh oleh siswa Jurusan Teknik Elektronika Industri. Dalam kegiatan praktikum siswa dituntut untuk memahami, dan merangkai rangkaian gerbang logika dan flip flop. Pada hasil observasi pada mata pelajaran Teknik Elektronika Dasar materi gerbang logika dan flip flop di SMK Negeri 2 singosari dapat disimpulkan : (1) pembelajaran praktikum materi Gerbang Logika dan Flip Flop di SMK Negeri 2 Singosari masih menggunakan project board yang mempunyai kelemahan yaitu tidak ada visualisasi mengenai rangkaian yang akan dipraktekkan sehingga pemahaman siswa akan materi yang dibahas berkurang, (2) dalam kegiatan praktikum waktu yang digunakan terlalu lama karena siswa harus menyiapkan komponen sebelum praktikum dan harus bongkar pasang komponen sesuai dengan percobaan yang dipraktekkan, (3) dalam kegiatan praktikum, guru memberi contoh kegiatan yang akan dilakukan menggunakan media simulasi karena tidak adanya benda nyata seperti trainer sehingga pencapaian Kompetensi Dasar yang telah dituliskan pada silabus belum semuanya dapat terlaksana dengan baik. Untuk mengatasi permasalahan tersebut dibutuhkan sebuah media yang dapat membantu siswa dalam memahami materi yang diberikan. Maka untuk membantu pemahaman siswa terhadap materi yang diberikan, diperlukan sebuah media yaitu trainer. Trainer merupakan media berbentuk nyata guna mengilustrasikan materi yang dibahas. Trainer yang dikembangkan sesuai dengan materi yang diajarkan disertai jobsheet dan buku petunjuk penggunaan. Model pengembangan Trainer Gerbang Logika dan Flip Flop menggunakan model pengembangan ADDIE. Model pengembangan ADDIE terdiri dari 5 tahapan yaitu: (1) Analisis, (2) Desain, (3) Pengembangan, (4) Implementasi, (5) Evaluasi. Proses validasi dilaksanakan oleh ahli media, ahli materi, dan melakukan implementasi pada uji kelompok kecil dan uji kelompok besar. Validasi bertujuan untuk mengukur kelayakan produk yang dikembangkan. Validasi menggunakan angket rating scale yang kemudian dianalisis. Analisis digunakan untuk menentukan kelayakan media sesuai dengan kriteria yang ditetapkan. Produk yang dikembangkan pada penelitian ini adalah Trainer Gerbang Logika dan Flip Flop yang disertai dengan jobsheet, dan buku petunjuk penggunaan. Tahap pertama melakukan validasi oleh ahli dilanjutkan dengan mengujicobakan trainer pada siswa. Sampel sasaran ujicoba adalah siswa kelas X Jurusan Teknik Elektronika Industri yang sedang menempuh mata pelajaran Teknik Elektronika Dasar materi gerbang logika dan flip flop. Persentase hasil validasi ahli media 86.72%, ahli materi dosen 97.06%, validasi ahli materi guru SMK 98.53%, dan hasil uji coba pada kelompok kecil 93.89%, kelompok besar 92.24%. Dari hasil validasi dan uji coba tersebut dapat disimpulkan bahwa produk yang dikembangkan sudah memenuhi kriteria valid secara keseluruhan. Dari kriteria yang didapatkan menunjukkan produk dinyatakan layak dan sangat baik digunakan serta dapat diimplementasikan dalam proses pembelajaran
PROTOTIPE SCADA UNTUK PENGATURAN FREKUENSI PADA GENERATOR SINKRON TIGA FASA
ABSTRAK Aprilia U, Vania. 2015. Prototipe SCADA Untuk Pengaturan Frekuensi Pada Generator Sinkron Tiga Fasa. Tugas Akhir, jurusan Teknik Elektro. Program Studi D3 Teknik Elektro, Fakultas Teknik. Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) M. Rodhi Faiz, S.T, M.T.. (II) Drs. Dwi Prihanto, S.S.T., M.Pd. Kata Kunci : Prototipe, SCADA, Labview, NI-USB 6008, Generator Sinkron Tiga Fasa. SCADA memiliki fungsi sebagai telemeteri dan telekontrol. Dengan fungsi-fungsi tersebut, sistem SCADA memiliki kelebihan dapat melakukan pengawasan sekaligus pengendalian banyak plant yang letaknya berjauhan. Sistem SCADA terdiri dari 3 bagian utama yaitu Master (MTU, Master Terminal Unit), Slave (RTU,Remote Terminal Unit), dan media komunikasi. Seiring dengan perkembangan teknologi yang dirancang serba otomatis, maka sistem ini mulai banyak digunakan diberbagai perusahaan dan industri. Pada prototipe ini dibuat sebuah rancang bangun sistem SCADA dengan menerapkan fungsinya, yaitu sebagai pengendali dan pengukuran jarak jauh sebuah generator sinkron tiga fasa. Dalam prototipe SCADA ini digunakan NI-USB 6008 sebagai pembentuk komponen Master dan Slave. Komunikasi antara Master dan Slave menggunakan komunikasi serial RS485. Sistem SCADA yang digunakan dalam prototipe ini adalah sistem kontrol open loop. Prototipe SCADA akan memudahkan dalam pemahaman dan pengembangan sistem baik dari konsep pemrograman Labview maupun perancangannya. Prototipe SCADA yang dibuat bertujuan untuk mempermudah dalam memahami prinsip kerja generator sinkron tiga fasa dengan menggunakan software Labview, serta mempermudah praktikan dalam pengambilan data dan pengontrolan pada generator sinkron tiga fasa. Pengujian alat dilakukan dengan cara menguji tiap blok komponen dan pengujian sistem keseluruhan. Hasil pengujian memperlihatkan bahwa rangkaian op-amp non inverting dapat berjalan dengan baik, serta power supplay yang dapat mengeluarkan 12 V DC . Sedangkan sensor tegangan dapat mendeteksi tegangan PLN sampai 2 volt dan dapat berfungsi sesuai perancangan. Plan yang dibuat dapat bekerja sesuai dengan prinsip kerja yang dirancang. Dengan demikian prototipe SCADA yang dibuat dapat berfungsi dengan baik dan sesuai dengan perancangan
PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI ADMINSTRASI PERPUSTAKAAN BERBASIS WEB DI SMP AR-ROHMAH BOARDING SCHOOL, DAU MALANG
ABSTRAK Azra, Ali Azyumardi. 2015.Pengembangan SistemInformasi Administrasi Perpustakaan Berbasis Web Di SMP AR-Rohmah Boarding School, Dau Malang. Proposal Skripsi. Program Studi Pendidikan Teknik Informatika, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I)M. Zainal Arifin S.Si, M.Kom. (II) M. JauharulFuady S.T., M.T. Kata Kunci : sistem informasi, administrasi, perpustakaan,sekolah, web. Sistem informasi administrasi perpustakaan adalah suatu sistem yang memuat informasi-informasi tentang segala transaksi administrasi perpustakaan sekolah. Sistem informasi ini dirancang untuk digunakan pada sekolah-sekolah yang sudah maju dan memiliki syarat penggunaan sistem informasi. Sistem informasi ini dapat digunakan oleh operator, admin, siswa sekolah yang bersangkutan. Masing-masing siswa yang terdaftar memiliki akun untuk dirinya sendiri dan bersifat pribadi. Penelitian dan pengembangan ini dilaksanakan karena proses administrasi perpustakaan di SMP Ar-Rohmah Boarding School Dau Malang mengalami permasalahan. Permasalahan tersebut antara lain banyak buku hilang, data transaksi yang hilang karena ditulis dengan kertas, dan pencatatan administrasi perpustakaan yang tidak rutin. Penelitian dan Pengembangan ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengembangkan suatu sistem informasi yang awalnya dilakukan dengan pencatatan transaksi perpustakaan seperti peminjaman dan pengembalian buku secara tertulis pada sebuah kertas menjadi laporan administrasi perpustakaan sekolah pada sebuah web sistem informasi dengan penambahan fitur-fitur tambahan di dalamnya, sehingga manajemen administrasi perpustakaan sekolah yang bersangkutan dapat menjadi lebih mudah, efisien,efektif dan rutin dalam pencatatan administrasi perpustakaan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian dan pengembangan atau Research and Development (R&D).Menurut Sugiono (2012:297), metode penelitian dan pengembangan adalah metode penelitian yang digunakan untuk menghasilkan produk tertentu dan menguji keefektifan produk tersebut. Dalam hal prosedur penelitian pengembangan, Sommerville (Dalam jurnal oleh Sigit Prayitno Trihandoko,2012) mengungkapkan bahwa siklus R &D tersusun dalam beberapa langkah penelitian dan pengembangan yang disebut model Pengembangan waterfall. Model pengembangan produk yang digunakan adalah model waterfall. Pengembangan dilakukan melalui 5 tahapan, yaitu analisa kebutuhan, desain sistem dan antarmuka perangkat lunak,implementasi dan pengujian kode program, integrasi dan pengujian produk, penerapan dan perawatan produk. Produk dari penelitian ini berupa sistem informasi berbasis web dan menggunakan basis data untuk menyimpan informasi. Hasil dari penelitian dan pengembangan ini adalah sebuah sistem informasi administrasi perpustakaan yang berbasis web dengan penambahan fitur-fitur baru di dalamnya untuk Sekolah Menengah Pertama (SMP)Ar-Rohmah Boarding School Dau Malang
Monitoring dan Kendali Frekuensi Generator Sinkron 1 Fasa Berbasis PC Berdasarkan Perubahan Beban
ABSTRAK Purwanto, Anas Taufik. 2015. Monitoring dan Kendali Frekuensi Generator Sinkron 1 Fasa Berbasis PC Berdasarkan Perubahan Beban. Tugas Akhir, Jurusan Teknik Elektro. Program Studi D3 Teknik Elektro, Fakultas Teknik. Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Kata Kunci: Generator Sinkron, NI USB 6008, Labview, Front Panel Pada sistem tenaga listrik besarnya beban sering berubah-ubah. Hal ini menimbulkan perubahan parameter dari sistem. Salah satu parameter yang terpengaruh dengan adanya perubahan beban adalah frekuensi. Pada penelitian ini pengendalian frekuensi pada generator sinkron dilakukan berbasis komputer melalui perangkat NI USB 6008 serta software LabView yang merupakan produk dari National Instrument. Dalam prosesnya semuanya dilakukan dengan memasukkan program dan logika tertentu serta mempermudah pengambilan data dan pengontrolan pada generator sinkron satu fasa. Metode yang digunakan adalah dengan pembuatan blok diagram dan front panel. Tahapan dalam pembuatan alat ini adalah : perancangan, pembuatan, dan pengujian alat. Hasil pengujian memperlihatkan bahwa rangkaian penguat op-amp dan pembagi tegangan dapat berjalan dengan baik. Penguat op-amp dapat menaikkan tegangan output NI USB 6008 menjadi 10 volt dan sensor tegangan dapat meredam tegangan PLN sampai 2 volt. Plan yang dibuat dapat bekerja sesuai dengan prinsip kerja yang dirancang. Dengan demikian sistem kendali frekuensi generator sinkron ini dapat berfungsi dengan baik
Inverter 1 Fasa Menggunakan Metode Sinusoidal Pulse Width Modulation Berbasis General Purpose Inverter Controller
ABSTRAK Fitra A., Davin. 2015. Inverter 1 Fasa Menggunakan Metode Sinusoidal Pulse Width Modulation Berbasis General Purpose Inverter Controller. TugasAkhir, jurusanTeknikElektro. Program Studi D3 TeknikElektro, FakultasTeknik. UniversitasNegeri Malang. Pembimbing: (I) M. RodhiFaiz, S.T, M.T., (II) YuniRahmawati, S.T, M.T., Kata Kunci :Inverter, Labview,NI 9683, NI sb-RIO 9606, Sinusoidal Pulse Width Modulation, General Purpose Inverter Controller. Inverter memiliki fungsi sebagai pengubah tegangan DC menjadi AC. Dengan ini, Inverter dapat diaplikasikan pada sebuah plant yang media penyimpanan sumber daya tenaga listriknya menggunakan accu(tegangan DC), yang nantinya sumber tenaga yang ada pada accu tersebut akan dirubah menjadi tegangan AC untuk diteruskan pada jaringan listrik, contohnya seperti Pembangkit Listrik Tenaga Surya. Pada tugas akhir ini dibuat sebuah rancang bangun inverter yang dapat dikendalikan dan dimonitoring dengan computer dari kejauhan. Dalam rancang bangun ini digunakan NI sb-RIO 9606 dan NI 9683 sebagai pengatur kerja inverter agar dapat bekerja dengan baik dan sesuai yang diinginkan oleh pengguna. Rancang bangun inverter ini akan memudahkan dalam pemahaman dan pengembangan system baik dari konsep pemrograman Labview maupun perancangannya. Rancang bangun inverter yang dibuat bertujuan untuk mempermudah dalam memahami prinsip kerja inverter 1 fasa dengan menggunakan software Labview, serta mempermudah praktikan dalam pengambilan data dan pengontrolan pada inverter 1 fasa. Pengujian trainer dilakukan dengan cara menguji tiap blok komponen dan pengujian system keseluruhan. Hasil pengujian memperlihatkan bahwa rangkaian pembagi tegangan dapat berjalan dengan baik. Sedangkan sensor tegangan dapat meredam tegangan PLN sampai 2 volt dan dapat berfungsi sesuai perancangan. Plan yang dibuat dapat bekerja sesuai dengan prinsip kerja yang dirancang. Dengan demikian rancang bangun inverter yang dibuat dapat berfungsi dengan baik dan sesuai dengan perancangan