Tugas Akhir Jurusan Teknik Elektro - Fakultas Teknik UM
Not a member yet
334 research outputs found
Sort by
Otomatisasi Sistem Pengepakan Hio Gaharu Berbasis Zelio Smart Relay
ABSTRAK Ridhwan, Ahmad. 2016. Otomatisasi Sistem Pengepakan Hio Gaharu Berbasis Zelio Smart Relay. Tugas Akhir, Jurusan Teknik Elektro. Program Studi D3 Teknik Elektro, Fakultas Teknik. Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Drs. Dwi Prihanto, S.S.T., M.Pd. Kata Kunci: Konveyor, Zelio Smart Relay, Sistem Pengepakan Industri rumahan yang berkembang di masyarakat sering kali memiliki kekurangan pada kualitas produk. Penyebabnya ialah keterbatasan teknologi yang digunakan mulai dari proses produksi sampai pengemasan. Begitu juga dialami oleh pelaku usaha hio gaharu. Mayoritas pekerjaan dilakukan secara konvensional yang menggunakan tenaga manusia secara langsung. Penelitian ini bertujuan untuk merancang, membuat, dan menguji kelayakan alat otomatisasi sistem pengepakan hio gaharu berbasis zelio smart relay sehingga mendatang bisa dibuat pada skala yang lebih besar. Kendali zelio smart relay dipilih karena kemudahan memprogram dan harga yang ekomonis di kelasnya. Hio yang siap kemas dihitung dengan jumlah tertentu sebelum masuk dalam kardus secara otomatis. Kardus menuju tempat pengisi melalui belt conveyor secara otomatis. Keseluruhan proses dikendalikan oleh smart relay dengan cara mengumpulkan data dari input, memproses pada unit pemrosesan, dan memberi perintah pada output. Zelio smart relay bertipe SR2B121JD akan menerima masukan dari sensor cahaya sebagai pendeteksi hio dan kardus, push button sebagai start dan stop. Hio yang masuk kardus dilakukan pencacahan sehingga memiliki batasan untuk satu kemasan, serta semua hasil pemrosesan ditindaklanjuti dengan pemberian sinyal perintah pada aktuator. Berdasarkan hasil uji coba, seluruh rangkaian elektrik telah mampu bekerja dengan baik sehingga sensor cahaya, motor konveyor, motor buka tutup bekerja secara normal. Namun, masih terdapat kekurangan ketika hio tersangkut pada bagian corong dan pengondisian kardus kosong dan penuh yang kurang baik. Selain hal tersebut, alat ini mampu memberikan kecepatan dan ketepatan hitungan jumlah hio dalam satu kemasan secara otomatis dan efisien. Menyetujui Malang, 29 Juli 2016 Pembimbing Mahasiswa ybs, Drs. Dwi Prihanto, S.S.T., M.Pd. Ahmad Ridhwan NIP.195405241986011001 130531506488 ABSTRACT Ridhwan, Ahmad. 2016. Automation of Agarwood Incense Packing System Based on Zelio Smart Relay. Final Assignment, Electrical Engineering Department, D3 Progam of Electrical Engineering, Faculty of Engineering. Universitas Negeri Malang. Advisor: Drs. Dwi Prihanto, S.S.T., M.Pd. Keywords: Conveyor, Zelio Smart Relay, Packing System Home industry that grow in society oftentimes has a weakness especially for the product quality. The reason is technology limitedness that used in from the production until packing process.So as experienced by the agarwood hio businessman, most of work still done conventionally that use human resource directly. This research presents for designing, creating, and testing device of automation of agarwood incense packing system based on zelio smart relay in order to in the future there will be the similar device with bigger scale. This controller is chosen because of easy programming and economical price. The incense ready to be packed is counted with certain amount before entering cardboard automatically. The cardboard moves to filling point through belt conveyor automatically. A whole process is controlled by collecting data from input, processing in processing unit, and commanding to output. Zelio smart relay with type of SR2B121JD will receives input signal from light sensor as incense and cardboard detector, push buttons as start and stop button. Incesnse which entering cardboard is counted, so they will be limited for a pack, also all of the processing result is continued by sending command signal for actuator. Based on testing result, all of electric circuits have worked greatly, so that light sensor, conveyor motor, opening and closing motor work normally. However, there still a weakness while incense stucks at the funnel and how to place a blank cardboard and a full cardboard better. Besides, this device can gives speed and precise count of incense sum in one pack automatically and efficiently. Menyetujui Malang, 29 Juli 2016 Pembimbing Mahasiswa ybs, Drs. Dwi Prihanto, S.S.T., M.Pd. Ahmad Ridhwan NIP.195405241986011001 13053150648
Sistem Cerdas Penyortir Jeruk Berdasarkan Warna dan Ukuran Berbasis Mikrokontroler
Jeruk keprok merupakan salah satu varietas yang banyak diminati oleh konsumen. Hasil panen yang begitu banyak membuat para petani buah jeruk keprok terkadang tidak mengedepankan kualitas buah jeruk yang akan dijual pada pasar. Hal ini dikarenakan petani buah jeruk keprok jarang melakukan sortasi dan penggolongan kualitas terhadap hasil panennya. Sortasi buah sangat diperlukan untuk menggolongkan warna dan ukuran buah tersebut. Sortasi jeruk berdasarkan warna dan ukuran bertujuan untuk memenuhi permintaan pasar, dimana pasar ekspor dan swalayan meminta keseragaman warna dan ukuran daripada pasar tradisional. Perancangan prototype sistem cerdas penyortir jeruk berdasarkan warna dan ukuran berbasis mikrokontroler ini adalah sebuah alat mekanik berupa konveyor. Konveyor adalah sebuah alat untuk memindahkan suatu barang dari tempat a ke tempat b. Konveyor memiliki komponen utama yakni : (1) Hopper sebagai tempat buah jeruk di tampung; (2) grabber sebagai pengantar buah jeruk menuju konveyor; (3) belt sebagai alas pengantar buah jeruk; (4) motor power window sebagai penggerak utama konveyor. Prototipe ini dikendalikan oleh suatu alat pengontrol yang berfungsi untuk menjalankan sistem yakni digunakan pengontrol mikrokontroler arduino uno. Berdasarkan pengujian, sistem pemilah buah jeruk berbasis mikrokontroler dapat disampaikan bahwa: (1) Pengujian sensor warna dapat membedakan buah jeruk berwarna kuning dan berwarna hijau sesuai rencana dan dapat dinyatakan baik; (2) Pengujian sensor ukuran dapat membedakan ukuran besar dan kecil buah jeruk ; (3) Pengujian palang pintu pada kondisi tertentu dapat berjalan dengan baik; (4) Pengujian keseluruhan sistem dapat berjalan dengan baik yakni 8 dari 10 buah jeruk dapat tersortir sesuai dengan rencana
Kontribusi Relevansi Perilaku Praktikum dan Informasi Lapangan Pekerjaan dengan Animo Memasuki Dunia Kerja bagi Siswa TKJ Kelas XII di Kota Pasuruan
ABSTRACT Mauluddiyah, Atikah. 2016. Kontribusi Relevansi Perilaku Praktikum dan Informasi Lapangan Pekerjaan dengan Animo Memasuki Dunia Kerja bagi Siswa TKJ Kelas XII di Kota Pasuruan. Skripsi, Jurusan Teknik Elektro, Program Studi S1 Pendidikan Teknik Informatika Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Drs. Setiadi Cahyono Putro, M.Pd, M.T., (2) Dr. Ir. H. Syaad Patmanthara, M.Pd.Kata Kunci: relevansi perilaku praktikum, informasi lapangan pekerjaan, animo memasuki dunia kerjaPada umumnya, siswa lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) memutuskan untuk memilih pekerjaan yang sesuai dengan kompetensi yang dipelajari. Adanya relevansi antara perilaku praktikum dengan mata pelajaran produktif yang diajarkan dan ketersediaan informasi terkait lapangan pekerjaan oleh sekolah dianggap mampu untuk membantu meningkatkan animo siswa memasuki dunia kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dan kontribusi atau sumbangan dari relevansi perilaku praktikum (X1) dan informasi lapangan pekerjaan (X2) dengan animo memasuki dunia kerja (Y) bagi siswa TKJ kelas XII di Kota Pasuruan dan untuk mendeskripsikan masing-masing variabel.Penelitian ini merupakan penelitian dengan pendekatan korelasional. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa SMK kelas XII Program Keahlian TKJ di Kota Pasuruan yang berjumlah 200. Pengumpulan sampel menggunakan metode Proportionate Stratified Random Sampling, dengan jumlah responden 115 siswa. Metode pengumpulan data menggunakan metode angket dan skala pengukuran yaitu skala likert. Uji reliabilitas instrument menggunakan teknik Alfa Cronbach dengan hasil: (1) variabel X1 dengan nilai α sebesar 0.704, (2) variabel X2 dengan nilai α sebesar 0.646, dan (3) variabel Y dengan nilai α sebesar 0.731. Analisis data dilakukan dengan analisis korelasi parsial dan analisis regresi ganda. Sumbangan variabel bebas (prediktor) digunakan untuk mengetahui sumbangan relatif dan sumbangan efektif dari variabel yang diteliti.Hasil penelitian yaitu: (1) hubungan antara X1 dengan Y memiliki nilai R sebesar 0.789, (2) hubungan antara X2 dengan Y memiliki nilai R sebesar 0.184, (3) hubungan antara X1 dan X2 dengan Y diperoleh nilai R sebesar 0.923. Sedangkan SR X1 dengan Y sebesar 86.52% dan SR X2 dengan Y sebesar 13.48%. Untuk nilai SE X1 dengan Y sebesar 73.71% dan SE X2 dengan Y sebesar 11.48% dan selebihnya sebesar 14.81% disebabkan oleh faktor atau variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa relevansi perilaku praktikum dan informasi lapangan pekerjaan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap animo memasuki dunia kerja siswa kelas XII program keahlian TKJ di Kota Pasuruan tahun ajaran 2015-2016. ABSTRACT Mauluddiyah, Atikah. 2016. Contributions Relevance of Practice Behaviour and Information of Employment Opportunities with Interest of Entering Work World for Students TKJ Class XII in Pasuruan. Thesis, Department of Electrical Engineering, Engineering Education Program S1 Informatics State University of Malang. Advisor: (1) Drs. Setiadi Cahyono Putro, M.Pd, M.T., (2) Dr. Ir. H. Syaad Patmanthara, M.Pd.Keywords: relevance of practice behaviour, information of employment opportunities, interest of entering world workIn general, students of vocational high schools decided to choose a job based on the competencies learned. Their relevance of practical behavior with productive subjects taught and the availability information of employment opportunities by the school is considered able to help increase the interest of students entering the world work. This study aims to determine the relationship and the contribution or donation of relevance of practice behaviour (X1) and information of employment opportunities (X2) with the interest of entering world work (Y) for students of class XII TKJ in Pasuruan and to describe each of these variabel. This study is used correlational approach. The population in this study were all students of class XII Vocational Skills Program TKJ in Pasuruan totaling 200. Sample collection using Proportionate Stratified Random Sampling method, the number of respondents 115 students. Methods of data collection using questionnaires and the measurement scale is Likert scale. Instrument reliability test using Cronbach Alpha techniques with the results: (1) variable X1 with a value of α are 0.704, (2) X2 with α value are 0.646, and (3) the variable Y with the value of α are 0.731. Data was analyzed using partial correlation analysis and multiple regression analysis. Donations independent variables (predictors) is used to determine the relative contribution and effective contribution of the variables studied. Results of the study are: (1) the relationship between X1 with Y has the R value are 0.789, (2) the relationship between X2 and Y have the R value are 0.184, (3) the relationship between X1 and X2 with Y have the R value are 0.923. While SR X1 with Y are 86.52% and SR X2 with Y are 13.48%. For SE X1 with Y values are 73.71% and SE X2 with Y are 11.48% and the rest 14.81% is caused by other factors or other variables that not examined in this study. The conclusion of this study indicate that the relevance of practical behavior and information of employment opportunities has positive and significant impact on the interest of entering work world for XII TKJ in Pasuruan, 2015-2016 school year
Perbandingan Pembelajaran Kooperatif Tipe TSTS (Two Stay Two Stray) dan Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualization) terhadap Hasil Belajar Pemrograman Dasar Siswa Kelas X TKJ SMK Negeri 2 Singosari
ABSTRAK Saputra, Ilham. 2016. Perbandingan Pembelajaran Kooperatif Tipe TSTS (Two Stay Two Stray) dan Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualization) terhadap Hasil Belajar Pemrograman Dasar Siswa Kelas X TKJ SMK Negeri 2 Singosari. Skripsi, Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Wahyu Sakti G.I., M.Kom. (II) Arif Nur Afandi, S.T., M.T., MIAENG, MIEEE, Ph.D. Kata kunci: Two Stay Two Stray, Team Assisted Individualization, hasil belajar Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan hasil belajar mata pelajaran Pemrograman Dasar antara penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TSTS (Two Stay Two Stray) dengan model pembelajaran kooperatif tipe TAI (Team Assisted Individualization) pada mata pelajaran Pemrograman Dasar di kelas X program keahlian TKJ SMK Negeri 2 Singosari. Subyek penelitian yang digunakan adalah siswa kelas X TKJ 1 sebagai kelas eksperimen 1 yang menerapkan model pembelajaran TSTS dan siswa kelas X TKJ 2 sebagai kelas eksperimen 2 yang menerapkan model pembelajaran TAI. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode Quasi Experimental Design. Bentuk desain quasi experiment yang digunakan dalam penelitian ini adalah nonequivalent control group design. Dari uji t yang dilakukan terhadap nilai posttest dan skor gain, dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar yang signifikan antara kelas yang menerapkan model pembelajaran TSTS dengan kelas yang menerapkan model pembelajaran TAI. Nilai rata-rata posttest dan skor gain kelas TAI lebih tinggi dari pada kelas TSTS. Perbedaan hasil belajar juga terlihat pada nilai evaluasi pada setiap pertemuan yang menunjukkan bahwa nilai evaluasi pengetahuan dan sikap kelas TSTS lebih tinggi dari pada kelas TAI pada setiap pertemuannya
SISTEM OTOMASI UNTUK PENGERING IKAN BERBASIS ARDUINO UNO
ABSTRAK Ardiyansyah, Firman. 2016. Sistem Otomasi Untuk Pengering Ikan Berbasis Arduino Uno. Tugas Akhir, Jurusan Teknik Elektro. Program Studi D3 Teknik Elektro, Fakultas Teknik. Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Dr. Eng. Siti Sendari. S.T., M.T. Kata Kunci: Prototype, Sistem Otomasi, Pengering Ikan, Arduino Uno. Sektor perikanan sebagai salah satu pendukung sektor ekonomi memiliki peran dalam pembangunan ekonomi nasional, yaitu memberikan nilai tambah dan mempunyai nilai strategis. Sebagai negara yang memiliki banyak pulau, Indonesia juga memiliki banyak laut yang berarti pula menghasilkan banyak ikan. Namun hasil perikanan merupakan komoditas yang mudah mengalami proses kumunduran mutu dan pembusukan, dimana hal ini terjadi setelah ikan ditangkap. Namun, ikan cepat membusuk karena adanya bakteri dan enzim jika dibiarkan begitu saja tanpa proses pengawetan. Untuk itu diperlukan alat yang dapat mengawetkan ikan dengan cepat dan juga terjaga kualitas ikannya. Sistem Otomasi Untuk Pengering Ikan Berbasis Arduino Uno menggunakan suatu papan elektronik yang mengandung mikrokontroler ATmega328 (sebuah keping yang secara fungsional bertindak seperti sebuah komputer) yang dimanfaatkan untuk mewujudkan rangkaian elektronik dari yang sederhana hingga yang kompleks. Sistem Otomasi Untuk Pengering Ikan Berbasis Arduino Uno ini dibuat bertujuan untuk mempermudah dalam proses pengeringan ikan. Tahapan dalam pembuatan prototype ini terdiri dari: (1) perencanaan, (2) proses perancangan, (3) pembuatan alat (4) pengujian, dan (5) hasil pengujian. Prototype ini menggunakan dua input dari keypad dan sensor suhu. Input keypad bertujuan untuk mengatur timer proses pengeringan ikan, sedangkan input sensor suhu bertujuan untuk mengatur heater agar suhu tetap stabil. Pengujian prototype dilakukan dengan cara menguji tiap blok komponen dan pengujian sistem keseluruhan. Hasil pengujian memperlihatkan bahwa timer yang diatur untuk ikan berukuran kecil selama 180 menit, ikan berukuran sedang selama 360 menit, dan ikan berukuran besar selama 720 menit dan sensor suhu di atur dengan rentang suhu 58°C sampai 60°C. Perancangan yang dibuat dapat bekerja sesuai dengan prinsip kerja yang dirancang. Dengan demikian prototype yang dibuat dapat berfungsi dengan baik dan sesuai dengan perancangan
Sistem Kendali Otomatisasi Mixense (Mixer of Incense) untuk Proses Pencampuran Bahan pada Pembuatan Dupa Gaharu Berbasis Smart Relay
ABSTRACT Sistem Kendali Otomatisasi Mixense (Mixer of Incense) untuk Proses Pencampuran Bahan pada Pembuatan Dupa Gaharu Berbasis Smart Relay Maghfiroh, Ayu. 2016. Sistem Kendali Otomatisasi Mixense (Mixer of Incense) untuk Proses Pencampuran Bahan pada Pembuatan Dupa Gaharu Berbasis Smart Relay. Tugas Akhir, D3 Teknik ELektro, Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Drs. Dwi Prihanto, S.S.T., M.Pd. Kata Kunci: Otomasi, Sistem Kontrol, Smart Relay Proses produksi di suatu industri memerlukan teknologi otomasi guna meningkatkan kualitas dan kuantitas produk yang akan dihasilkan. Teknologi otomasi dalam proses produksi diaplikasikan dalam beberapa tahapan, mulai dari input, proses, hingga output yang dihasilkan. Industri kecil dan menengah memerlukan penerapan sistem otomasi untuk mengurangi keterlibatan tenaga kerja manusia dalam proses produksinya. Contoh pengaplikasian teknologi otomasi dapat diterapkan pada proses pencampuran bahan untuk pembuatan dupa gaharu. Penelitian ini bertujuan untuk merancang bangun sebuah simulator yang dapat dikontrol dengan menggunakan mini PLC (smart relay). Sistem kontrol dengan menggunakan smart relay ini memiliki jalur masukan sebagai input, yakni 2 buah tombol untuk menyalakan dan mematikan kerja sistem, serta dua buah sensor untuk mengontrol keberadaan bahan di tabung atas, dan jalur keluaran sebagai output yaitu 4 buah motor DC untuk mengontrol keluarnya bahan serta untuk mengaduk bahan sampai menjadi adonan yang siap cetak lalu menuangnya ke sebuah wadah. Sistem kendali yang digunakan adalah smart relay zelio tipe SR2 B201JD dengan program ladder diagram yang dirancang dengan aplikasi zelio soft 2 melalui PC/laptop. Berdasarkan hasil uji kinerja, simulator ini dapat bekerja sesuai dengan deskripsi kerja yang telah ditetapkan
Data Logger Parameter Daya Pada Panel Surya Menggunakan RTC dan Display
ABSTRACT Data Logger Parameter Daya Pada Panel Surya Menggunakan RTC dan DisplayHardi S, Kurniyawan. 2016. Data Logger Parameter Daya Pada Panel Surya Menggunakan RTC dan Display. Tugas Akhir, jurusan Teknik Elektro. Program Studi D3 Teknik Elektro, Fakultas Teknik. Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Dr. Eng., Mokh Sholihul Hadi,. S. T., M. Eng.Kata Kunci : Data Logger, Monitoring ATmega328p, Mikrokontroler, Panel surya, RTC, LCD, SDcardData logger memiliki fungsi sebagai perangkat khusus yang mampu menyimpan data dari waktu ke waktu baik yang terintegrasi dengan sensor maupun instrumen. Dengan fungsi tersebut, sistem data logger memiliki kelebihan dapat melakukan pemantauan data otomatis tanpa memerlukan pengukuran tiap jam. Dengan adanya data logger maka dapat mempermudah pengambilan data dan pekerjaan manusia.Pada bangun sistem data logger dengan menerapkan fungsinya, yaitu sebagai monitoring parameter daya pada panel surya. Data logger ini menggunakan mikrokontroler ATmega328p sebagai pengendali penuh pada sistem. Sistem data logger yang digunakan dalam monitoring parameter daya pada panel surya ini adalah sistem kontrol close loop.Data logger yang dibuat bertujuan untuk mempermudah dalam pengambilan data dan monitoring data dengan menggunakan RTC dan Display maka data juga dapat dilihat secara real time pada LCD tanpa perlu menggunakan multimeter dan cukup dengan melihat data yang tampil pada display LCD. Data juga disimpan ke SDcard untuk mengetahui data keseluruhan, Data dalam SDcard bisa dibuka pada ms.excel. Pengujian alat dilakukan dengan cara menguji tiap blok komponen dan pengujian sistem keseluruhan. Hasil pengujian memperlihatkan bahwa rangkaian sensor arus dapat berjalan dengan baik, serta RTC dapat digunakan sebagai pemelihara waktu. Sedangkan sensor tegangan dapat mendeteksi tegangan panel surya dan dapat berfungsi sesuai perancangan. Plan yang dibuat dapat bekerja sesuai dengan prinsip kerja yang dirancang. Dengan demikian data logger parameter daya pada panel surya yang dibuat dapat berfungsi dengan baik dan sesuai dengan perancangan
Pengembangan Media Pembelajaran Dasar Kompetensi Kejuruan Teknik Audio Video dan Penerapannya dengan Menggunakan Model Pembelajaran STAD untuk Meningkatkan Pengetahuan Siswa Kelas X di SMKN 1 Blitar
ABSTRACT Wildan, Ahmad. 2016. Pengembangan Media Pembelajaran Dasar Kompetensi Kejuruan Teknik Audio Video dan Penerapannya dengan Menggunakan Model Pembelajaran STAD untuk Meningkatkan Pengetahuan Siswa Kelas X di SMKN 1 Blitar. Skripsi. Prodi S1 PTE. Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dyah Lestari, S.T., M.Eng. (2) Drs. Dwi Prihanto, S.S.T., M.Pd.Kata kunci : Media Pembelajaran Dasar Kompetensi Kejuruan Teknik Audio Video , ADDIE, STADPembelajaran yang baik menuntut siswa aktif dalam mengikuti kegiatan pembelajaran. Guru harus mempunyai daya kreatif untuk memilih media dan model pembelajaran yang tepat dalam penyampaian materi pelajaran di kelas. Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan di SMKN 1 Blitar pada Jurusan Teknik Audio Video, permasalahan yang dihadapi adalah siswa masih salah konsep dalam pengetahuan simbol-simbol, kegunaan, prinsip kerja dari komponen elektronika pasif, aktif, dan optik. Siswa juga masih merasa kesulitan dalam menjelaskan konsep rangkaian elektronika. Selain itu dalam pembelajaran guru menerangkan materi pelajaran di depan kelas masih menggunakan papan tulis, dengan kata lain model pembelajaran yang digunakan masih mengunakan sistem teacher center. Hal ini membuat peserta didik menjadi cepat bosan dan tidak aktif dalam belajar.Berdasarkan permasalahan tersebut, dalam penelitian ini dibuatlah media pembelajaran untuk mata pelajaran dasar kompetensi kejuruan teknik audio video. model pengembangan yang digunakan adalah ADDIE, dengan tahapan antara lain: (1) tahap analisis yaitu menetukan materi yang akan dimasukkan kedalam media pembelajaran dan menentukan komponen penyusun media pembelajaran; (2) tahap desain yaitu membuat storyboard media pembelajaran; (3) tahap pengembangan yaitu merealisasikan rancangan media pembelajaran dan melakukan uji validasi; (4) tahap implementasi yaitu menerapkan media pembelajaran dengan model pembelajaran STAD di SMKN 1 Blitar; (5) tahap evaluasi yaitu melakukan evaluasi disetiap langkah ADDIE dan melakukan evaluasi pada akhir kegiatan pembelajaran. Berdasarkan hasil penelitian yang sudah dilakukan, maka didapatkan hasil uji validasi ahli media 92,9%, ahli materi 97,2%, subjek coba 85,8%, dengan kriteria kelayakan sangat valid. Sedangkan dari hasil penerapan media pembelajaran menggunakan model pembelajaran STAD di SMKN 1 Blitar, dapat dikategorikan sangat efektif dengan persentase tingkat keefektifan sebesar 90,621% dan persentase ketuntasan belajar siswa sebesar 90,625%. Sehingga dengan ini dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran dasar kompetensi kejuruan teknik audio video layak dan efektif digunakan dalam kegiatan pembelajaran di SMKN 1 Blita
Sistem Buka Tutup Atap Rumah Otomatis Menggunakan Arduino Uno
ABSTRAK Anwar, Syaiful. 2016. Sistem Buka Tutup Atap Rumah Secara Otomatis Menggunakan Arduino Uno.Program Studi D3 Teknik Elektro, Fakultas Teknik. Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Dr. Eng. Mokh. Sholihul Hadi, S.T., M.Eng. Kata Kunci : Otomatisasi, Arduino Uno, Light Dependent Resistor, prototipe, Smartphone, Driver Motor H-bridge, Bluetooth HC-05. Teknologi dewasa telah berkembang pesat dan memiliki peran yang vital dalam pemanfaatannya. Otomatisasi merupakan salah satu pengembangan teknologi dan tidak dapat dielakkan untuk memperoleh sistem kerja yang sederhana, praktis dan efisien. Teknologi yang demikian dapat di realisasikan untuk mempersingkat proses kerja dengan tingkat keakuratan yang tinggi. Teknologi tersebut dapat dimanfaatkan dan digunakan sebagai sistem buka tutup atap rumah yang memerlukan tingkat ketelitian yang tinggi. Sistem Buka Tutup Atap Rumah Secara Otomatis Menggunakan Arduino Unomemiliki cip ATmega328 sebagai mikrokontrolernya. Kontrol manual atap menggunakan sebuah aplikasi smartphone yang akan berkomunikasi secara serial dengan modul bluetooth HC-05.Alat ini juga menggunakan sebuah pengontrolan secara otomatis dengan menggunakan sensor deteksi rintik hujan sebagai detektor yang akan aktif apabila pada permukaan panel sensor mendapat tetesan air. Selain itu, pengontrol otomatis pada sistem ini juga menggunakan sensor intensitas cahaya menggunakan LDR (Light Dependent Resistor). Tahapan dalam merancang prototipeSistem Buka Tutup Atap Rumah Secara Otomatis Menggunakan Arduino Uno meliputi: (A) perancangan; (B) langkahpembuatan; (C) langkahpengujian; (D) hasilujipembuatansistem buka tutup atap rumah secara otomatis menggunakanArduino Uno. Pengujian Sistem Buka Tutup Atap Rumah Secara Otomatis Menggunakan Arduino Uno dilakukan pada tiap titik-titik yang telah ditentukan. Hasil pengujian pada prototipe ini meliputi: (1)pengujian modul bluetooth HC-05 dan aplikasi pada smartphone;(2) pengujian driver motor H-bridge (Mosfet); (3) pengujian modul sensor deteksi rintik hujan; (4) pengujian rangkaian sensor intensitas cahaya (LDR); (5) Pengujian keseluruhan sistem yang dapat disimpulkan bahwa sistem buka tutup atap rumah secara otomatis menggunakan Arduino Uno dapat berjalan dan berfungsi dengan baik, serta hasil sesuai dengan yang diharapkan yaitu motor dapat dikontrol dengan kendali melalui aplikasi smartphone menggunakan komunikasi serial berbasis bluetooth sehingga atap dapat terbuka, tertutup dan berhenti pada titik yang diinginkan. ABSTRACT Anwar, Syaiful. 2016. Automatic Rooftop Opener System Using Arduino Uno.Final Project, Electrical Engineering. D3 Electrical Engineering Program, Faculty of Engineering. Universitas Negeri Malang. Advisors: Dr. Eng. Mokh. Sholihul Hadi, S.T., M.Eng. Key words: Automation, Arduino Uno, Light Dependent Resistor, prototype, Smartphone, Driver Motor H-bridge, Bluetooth HC-05. The enhancement of the technology plays a vital role in the modern life. Automation is one of the enhancement that allows a system to work in a more simple, practical and efficient way. System-automation is able to shorten the process and providing high-accuracy rate. The system was employed to develop an automatic rooftop opener that required high-accuracy system. The developed automatic rooftop opener utilized the arduinouno with chip ATmega328 for the microcontroller. Manual control of the tool is done using a smartphone application that automatically and serially communicates with a bluetooth HC-05 module. This tool also uses an automatic controller with a rain-drop sensor that is automatically activated when the rain drops touch the sensor panel. In addition, this system also integrates the automatic light-intensity sensor using LDR (Light Dependent Resistor). There were some steps in developing the prototype of automatic rooftop opener using arduinouno: (A) planning, (B) construction process, (C) testing, (D) result of the test. A series of test on the developed automatic rooftop opener using arduinouno were administered in each of the predetermined development step. The test on the developed prototyped included: (1) test on the bluetooth HC-05 module and the smartphone application; (2) test on the H-bridge (Mosfet) motor driver; (3) test on the raindrop sensor; (4) test on the series of the light-intensiy sensor (LDR); (5) The result of whole system testing is automatic rooftop opener using arduinouno works perfectly as the planning that the motor is able to be controlled by smartphone application using serial communication based on bluetooth so that the rooftop can be opened, closed, and stopped at the certain point
Studi Perancangan Elektrolizer Model Basah Dan Kering Dengan Tenaga Surya
ABSTRACT Fahmi, Muhammad Rizal. 2016. Studi Perancangan Elektrolizer Model Basah Dan Kering Dengan Tenaga Surya. Tugas Akhir, Jurusan Teknik Elektro. Program Studi D3 Teknik Elektro, Fakultas Teknik. Universitas Negeri Malang. Pembimbing: M. Rodhi Faiz. S.T., M.T.Kata Kunci: Elektrolizer, Tenaga Surya, Panel Surya, Wet Cell, Dry CellAir adalah salah satu unsur penting bagi semua makhluk hidup di bumi. Air juga memilik banyak manfaat dan sangat diperlukan, air juga jumlahnya besar dibumi, hampir 70% di bumi adalah air. Hidrogen sangat bermanfaat bagi kehidupan di masa depan. Hidrogen dapat digunakan sebagai bahan bakar, untuk pembangkit listrik, dan pengganti gas alam seperti LPG. Tapi karena hidrogen tidak langsung ada di alam bebas maka harus membentuknya. Maka dibuatlah alat yang disebut elektrolizer yaitu alat penghasil hidrogen dengan proses elektrolisis air dengan aliran listrik. Elektrolizer memiliki dua model, model basah (Wet Cell) dan model kering (Dry Cell), perbedaan dari dua model elektrolizer di atas adalah terletak pada letak elektroda yang digunakan, pada Wet Cell elektroda terletak dalam wadah jadi saat proses berlangsung seluruh permukaan elektroda akan terendam oleh larutan. Sedangkan pada Dry Cell elektroda berada di luar. Dalam proses elektrolisa air menggunakan sumber listrik dari panel surya. Perancangan elektrolizer ini meliputi: 1) perancangan desain alat, 2) persiapan pembuatan, 3) pembuatan alat, 4) pengujian alat. Alat ini terdiri dari 2 buah elektrolizer, 1panel surya, 1 tangki air, 2 tangki penyaring, dan 1 tabung penyimpanan.Pengujian alat ini dilakukan pada masing-masing komponen meliputi pengujian: 1) panel surya, 2) elektroda, 3)elektrolizer kering, dan 4) elektrolizer basah. Dari semua hasil pengujian komponen prototipe elektrolizer model basah dan kering dengan tenaga surya berjalan dengan baik dan hasil sudah sesuai dengan yang diinginkan.ABSTRACT Fahmi, Muhammad Rizal. 2016. Study of Design of Wet and Dry Model Electrolizer With Solar Energy. Final Project, Electrical Engineering Department. Diploma of Electrical Engineering, Faculty of Engineering. State University of Malang. Advisor : M. Rodhi Faiz. S.T., M.T.Keywords : Electrolizer, Solar Energy, Solar Panels, Wet Cell, Dry CellWater is an essential element for all living things on earth. Water also has a lot of benefits and it is necessary for living, the amount of water on earth is large, almost 70% of the earth is water. Hydrogen is very useful for future living. Hydrogen can be used as a fuel, for electricity generation and natural gas substitutes such as LPG. But , hydrogen is not directly provide in nature so generally have to make it. So there is a device called Electrolizer, the function of this device is producing hydrogen by water electrolysis process with electricity flow. Electrolizer has two models, namely wet model (Wet Cell) and dry model (Dry Cell), the difference of the two models of Electrolizer is the location of electrode used, the Wet Cell electrode located inside the container so during the process, the entire surface of the electrodes will submerged in liquid. While in Dry Cell electrodes located outside the container. The process of water electrolysis using solar panels as a power source. The design of this Electrolizer are: 1) Design of device, 2) preparation for producing device, 3) Producing device, 4) Testing Device . This device consists of two pieces Electrolizer, a solar panel, a water tank, two filter tank, and a storage tube