Tugas Akhir Jurusan Teknik Elektro - Fakultas Teknik UM
Not a member yet
    334 research outputs found

    Sistem Otomatis Penerangan Taman Menggunakan Tenaga Surya Sebagai Solusi Hemat Energi

    No full text
    ABSTRAK   Miranti I, Atika. 2015. Sistem Otomatis Penerangan Taman Menggunakan Tenaga Surya Sebagai Solusi Hemat Energi. Tugas Akhir, Program Studi D3 Teknik Elektro. Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik. Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Arif Nur Afandi, S.T., M.T., MIAENG, MIEEE, Ph.D. (II) Yuni Rahmawati, S.T., M.T.   Kata Kunci : Solar Cell, Sistem Otomatis , Renewable Energy, Sensor PIR, Arduino.   Renewable energy (energi terbarukan) didefinisikan sebagai energi yang dapat diperoleh ulang seperti sinar matahari dan angin. Sumber energy terbarukan adalah sumber energi ramah lingkungan yang tidak mencemari lingkungan dan tidak memberikan kontribusi terhadap perubahan iklim dan pemanasan global seperti pada sumber-sumber tradisional  lain. Aplikasi renewable energi untuk pembangkit listrik menggunakan tenaga surya pada penerangan lampu taman masih belum begitu marak diaplikasikan. Mengingat hal tersebut dapat dimanfaatkan sebagai sarana belajar dan studi kasus oleh mahasiswa, maupun masyarakat umum. Perancangan prototype system otomatis penerangan taman menggunakan tenaga surya sebagai solusi hemat energy ini terdiri dari beberapa tahapan yaitu: (1) studi pustaka; (2) proses perancangan; (3) pembuatan alat; (4) pengujian tiap-tiap komponen pada alat; (5) pengujian keseluruhan; dan (6) hasil pengujian.Uji kinerja rancangan terdiri dari: (a) Solar cell; (b) Sensor cahaya; (c) Sensor PIR; (d) Mikrokontroler Arduino. Hasil dari rancangan tersebut berupa prototype system otomatis penerangan taman menggunakan tenaga surya yang pengujian rangkaian keseluruhannya dapat berfungsi dengan baik dan menjadi solusi hemat energi

    Rancang Bangun Buku Ajar Pengukuran Listrik Mata Pelajaran Dasar dan Pengukuran Listrik SMK Kelas X Semester Gasal Program Keahlian Teknik Instalasi Tenaga Listrik

    No full text
    ABSTRACT Widiatmoko, Fuad. 2016. Rancang Bangun Buku Ajar Pengukuran Listrik Mata Pelajaran Dasar dan Pengukuran Listrik SMK Kelas X Semester Gasal Program Keahlian Teknik Instalasi Tenaga Listrik. Skripsi Jurusan Teknik Elektro Program Studi Pendidikan Teknik Elektro Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Drs. Puger Honggowiyono, M.T., (2) M. Rodhi Faiz, S.T., M.T.Kata Kunci : Buku Ajar, Pengukuran Listrik, Rancang BangunPermasalahan pembelajaran yang terjadi di SMK Negeri 6 Malang adalah belum tersedianya buku ajar dalam pembelajaran Pengukuran Listrik kelas X. Guru dalam proses pembelajaran merujuk pada sumber-sumber belajar lain, misalnya internet, ebook dan serta pengetahuan yang dimiliki guru itu sendiri.Berdasarkan permasalahan tersebut, dilakukan sebuah penelitian Rancang Bangun Buku Ajar Pengukuran Listrik untuk kelas. Rancang bangun ini mengadaptasi model rancang bangun Pusdiklat (Depdiknas). “Model rancang bangun ini terdiri dari 5 tahap yaitu : (1) Analisi Kebutuhan bahan ajar; (2) Strategi pendekatan; (3) penyusunan buku ajar; (4) Pelaksanaan; (5) Evaluasi”. Hasil dari penelitian rancang bangun ini adalah buku ajar mata pengukuran listrik pegangan guru dan pegangan siswa.Validasi dilakukan oleh beberapa ahli, (1) Validasi oleh ahli media mencapai 92,85% yang menyatakan media pembelajaran sangat layak digunakan, (2) Validasi oleh ahli materi mencapai 95,25% yang menyatakan media pembelajaran sangat layak digunakan (3) Hasil ujicoba pengguna guru mencapai 96,92% yang menyatakan media sangat layak digunakan (4) Hasil uji coba kelompok kecil 90,20% yang menyatakan media sangat layak digunakan (5) uji coba kelompok besar mencapai 92,51% yang menyatakan media sangat layak digunakan (6) nilai pretest dan postest siswa pada saat sebelum dan sesudah melakukan pembelajaran dengan buku ajar meningkat dari 48 (tidak tuntas) menjadi 81,32 (tuntas). Berdasarkan hasil validasi dan uji coba yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa buku ajar pengukuran listrik dinyatakan layak digunakan untuk  kegiatan pembelajaran di SMK Negeri 6 Malang, khususnya pada mata pelajaran Dasar dan Pengukuran Listrik.ABSTRACT Widiatmoko, Fuad. 2016. Design of Electrical Measuring Textbook of Basic and Electrical Measurement Subjects in Class X Vocational School Electrical Engineering in Odd Semester of Power Installation Program. Thesis Department of Electrical Engineering Education Program of Electrical Engineering, State University of Malang. Preceptor (1) Drs. Puger Honggowiyono, M.T., (2) M. Rodhi Faiz, S.T., M.T.Keyword : Textbook, Electrical Measurement, Design BuildLearning problems in SMK Negeri 6 Malang is the unavailability of textbooks in class X. Electrical Measurement learning Master in the learning process refers to studying other sources, such as internet, ebook and as well as the knowledge held by teachers themselves.Based on these problems, conducted a research Design of Electrical Measuring Textbook for class. This design is adapt the model design Pusdiklat (Depdiknas). "The model's design consists of five phases: (1) Needs Analysis instructional materials; (2) The strategy approach; (3) the preparation of textbooks; (4) Implementation; (5) Evaluation ". The results of this study design is textbook eyes electrical measurement student teachers handle and grip. Validation is done by some experts, (1) Validation by expert media reaches 92.85% made learning media extremely fit for use, (2) validation by subject matter experts reached 95.25% state media is well worth learning to use (3) The trial results users reached 96.92% of teachers stating very decent media used (4) the results of trials small group 90.20% stating very decent media use (5) a large group trial reached 92.51% stating very decent media used ( 6) the value pretest and posttest of students before and after studying with textbooks increased from 48 (not exhaustive) to 81.32 (complete). Based on the results of the validation and testing that has been done, it can be concluded that the textbooks declared eligible electrical measurement used for learning activities at Vocational School 6 Malang, especially on the subjects of Basic and Electrical Measurements

    Pengendali Konversi Energi Pada Panel Surya

    No full text
    ABSTRACT   Abdillah, Hartawan. 2016. Pengendali Konversi Energi Pada Panel Surya. Tugas Akhir, jurusan Teknik Elektro. Program Studi D3 Teknik Elektro, Fakultas Teknik. Universitas Negeri Malang. Pembimbing: A.N. Afandi, S.T., M.T., MIAENG, MIEEE, Ph.D. Kata Kunci :  Panel Surya, Baterai, Inverter, Solar Charger Control. Sel surya merupakan salah satu alat elektronik yang dapat mengubah secara langsung energi matahari menjadi energi listrik. Sel surya akan menjadi pembangkit listrik andalan di masa datang, karena penggunaannya yang sangat praktis terutama untuk suplai energi di daerah-daerah terpencil yang sulit terjangkau oleh suplay listrik. Selain itu, konversi ini juga ramah lingkungan karena dalam proses konversinya tidak menghasilkan polutan. Secara prinsip untuk pembangkit listrik tenaga surya terdiri atas beberapa bagian utama seperti: panel surya; solar charge controler; baterai, dan inverter. Alat pengendali konversi energi pada panel surya atau solar charger controller merupakan komponen yang sangat penting pada pembangkit listrik tenaga surya. Alat ini digunakan untuk mengatur arus listrik, baik arus yang masuk dari panel maupun arus keluar yang akan digunakan pada beban. Pada proses pembangkitannya, daya yang dihasilkan oleh pembangkit listrik tenaga surya bertegangan searah (DC) dan dalam keadaan tidak stabil. Oleh karena itu, pada proses penyimpanan ke baterai, maka diperlukan stabilisator agar tegangan tetap dan tidak berubah – ubah. Sedangkan untuk pemakaian beban bolak balik (AC) harus menggunakan inverter sebagai perangkat elektrik untuk mengkonversikan tegangan searah menjadi tegangan bolak balik. Hasil pengujian tiap blok komponen dan pengujian sistem keseluruhan, menunjukan bahwa panel surya dapat mengisi baterai dan dapat mensuplay pada beban DC maupun AC.                                                                                                                                                                                                                           Malang, 10 Juni 2016 Menyetujui,                                                                 KOPRODI                                                                  Mahasiswa ybs, Arif Nur Afandi, S.T., M.T., Ph.D.                            Hartawan Abdillah NIP. 19750616 200003 1 002                                                NIM. 13053150649

    Prototipe Lift Dua Lantai pada Tempat Pakir Mobil Berbasis PLC (Programmable Logic Controller)

    No full text
    ABSTRACT Tri R, Frengki. 2016. Prototipe Lift Dua Lantai pada Tempat Pakir Mobil Berbasis PLC (Programmable Logic Controller). Tugas Akhir, Jurusan Teknik Elektro. Program Studi D3 Teknik Elektro, Fakultas Teknik. Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Dr. Eng. Siti Sendari, S.T., M.T.Kata Kunci: PLC, Sensor Cahaya, H-BridgePerkembangan dari ilmu pengetahuan dan teknologi yang sangat pesat telah membawa pengaruh yang besar terhadap perkembangan yang ada pada masyarakat. Salah satu contoh dari perkembangan jaman adalah adanya sistem tempat parkir yang memiliki lebih dari satu lantai dengan dilengkapi dengan lift yang bekerja secara otomatis tanpa adanya campur tangan manusia. Lift ini akan mempermudah pengemudi yang akan parkir dilantai atas jika lantai satu sudah penuh, karena pengemudi akan lansung diarahkan ke lantai kedua.Prototipe lift dua lantai pada tempat parkir mobil berbasis PLC menggunakan bantuan sensor cahaya sebagai pendeteksi jika ada mobil yang akan parkir. Sensor cahaya akan meberikan input ke PLC saat mobil terdeteksi dan akan di proses PLC. Setelah data terbaca oleh PLC, motor DC yang terhubung dengan output PLC akan aktif untuk membuka pintu masuk lift.Cara kerja dari sensor cahaya dengan photodioda meliputi: (1) LED memancarkan cahaya disekitar pintu masuk lift, (2) photodioda akan menerima sinyal / memberi masukan ke PLC saat ada mobil yang melewati pancaran sinyal LED karena adanya pantulan cahaya yang dipantulkan oleh mobil, (3) stelah menerima pantulan cahaya sensor akan memberi logika 1 pada PLC. sdangkan untuk proses membuka dan menutup pintu lift menggunakan motor DC yang bisa putar kanan dan putar kiri dengan bantuan rangkaian H-Bridge. Rangkaian H-Bridge yang menentukan motor DC akan berputar ke kanan atau ke kiri dengan mengaktifkan data 1 atau data 2. Kedua data dari rangkaian H-Bridge terhubung dengan output PLC. Aktifnya data 1 atau 2 diatur dengan program yang sudah dibuat dan dimasukkan kedalam PLC. Hasil dari pengujian prototipe ini meliputi: (1) pengujian program ladder diagram yang telah dibuat (2) pengujian sensor cahaya untuk mendeteksi adanya mobil, (3) pengujian rangkaian H-Bridge untuk memutar balik motor DC, (4) pengujian seluruh komponen untuk mendeteksi mobil dan mengaktifkan motor DC untuk putar kanan atau kiri. Seluruh hasil pengujian telah sesuai dengan rancangan dan bekerja dengan baik.ABSTRACT Tri R, Frengki. 2016. Prototype Lift Two Floors in Parking Place Car based PLC (Programmable Logic Controller). Final Project, Departement of Electrical Engineering. Program of Electrical Engineering, Faculty of Engineering. State University of Malang. Adviser: Dr. Eng. Siti Sendari, S.T., M.T.Keyword: PLC, Light censor, H-BridgeDevelopment of science and technology is very fast to bring big influence for social life. One of example from that is their parking system that has more than one floor equipped with an elevator that works automatically without the people help. The lifts will easy to driver who park in second floor if the first floor full, because driver give direction to second floor directly.The Prototype lift second floor in car parking area of basic PLC is using censor light to detect if there are car will park. Light censor will give input to PLC for car detected and will be processed by PLC. After that data can be read by PLC, motor DC connected with PLC output will ready to open the lift door. Working method from light censor with photodiode are: (1) LED will radiate light in area enter lift, (2) photodiode will receive signal or give enter to PLC if there are car via  the radiation signal LED because reflection light  which reflection by car,(3) after  receive reflection, light censor will give logic  1 on PLC. Whereas for process open and close the lift door is using motor DC can be turning on right and left with help the series H-Bridge. H-Bridge series which determine motor DC will turn on right or left with activating data 1 and 2. All data from H-Bridge series to connected with PLC output. After data 1 and 2 active to offer program already make and enter into PLC. Result from testing prototype are : (1) testing for ladder  diagram program (2) testing  for light censor for detection car, (3)testing  for H-Bridge series for turning back  motor DC testing, (4) testing for all component for detection car and activating motor DC for turning right or left. All result of testing are approves with plan and work as well

    Kunci Pintu Otomatis Berbasis Mikrokontroler Arduino Uno dan RFID

    No full text
    ABSTRAK Prastya, Nurul Huda K.A. 2016. Kunci pintu rumah berbasis mikrokontroler Arduino Uno dan RFID (Radio Frequency Identification). Tugas Akhir, jurusan Teknik Elektro. Program Studi D3 Teknik Elektro, Fakultas Teknik. Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Mokh. Sholihul Hadi,. S. T., M. Eng. Kata Kunci :  Kunci pintu, Mikrokontroler, Arduino Uno, RFID. Perkembangan dari ilmu pengetahuan dan teknologi yang sangatlah pesat telah membawa pengaruh yang sangat besar terhadap perkembangan yang ada pada masyarakat. Saat ini sering dijumpai masalah mengenai keamanan, seperti sistem keamanan yang memerlukan biaya yang sangat mahal ataupun sistem keamanan yang tidak efisien,.Mikrokontroler merupakan salah satunya yang sering digunakan untuk mengontrol sebuah alat sehingga dapat bekerja secara otomatis. Pada kunci pintu rumah berbasis mikrokontroller Arduino Uno dan RFID (Radio Frequency Identification) ini keamanan akan lebih ditingkatkan karena adanya sensor RFID dan ditambah dengan password, maka keamanan alat ini akan semakin meningkat. Kunci pintu rumah berbasis mikrokontroller Arduino Uno dan RFID (Radio Frequency Identification) adalah suatu alat yang bekerja di bidang keamanan, terutama untuk pengaman pintu. Dalam pembuatan alat ini terdiri dari: (1) Perancangan dan pembuatan, yang meliputi: (a) perancangan desain alat, (b) persiapan pembuatan alat, (c) pembuatan alat; (2) Hasil dan pengujian, yang meliputi: (a) hasil bentuk perancangan alat, (b) pengujian rangkaian tiap blok, (c) dan pengujian rangkaian keseluruhan. Proyek akhir ini telah menghasilkan kunci pintu otomatis yang dapat memberikan tingkat keamanan yang tinggi dengan menggunakan RFID dan Passsword sebagai kuncinya sehingga kartu yang tidak terdaftar tidak dapat mengaksesnya. Dengan persentase kemampuan kerja dari 5 kali percobaan alat dapat bekerja 100% pada saat percobaan pertama kemudian dimatikan lalu dinyalakan kembali. pada saat percobaan yang dinyalakan terus menerus, persentase keberhasilan 80%. Sedangkan 20% kegagalan diakibatkan oleh program yang belum sempurna

    Perancangan Sistem Auto Switching Berbasis Arduino untuk Pembangkit Listrik Tenaga Surya

    No full text
    ABSTRACT Fahmiah, Syadidatul. 2016. Perancangan Sistem Auto Switching Berbasis Arduino untuk Pembangkit Listrik Tenaga Surya . Tugas Akhir, Jurusan Teknik Elektro. Program Studi D3 Teknik Elektro, Fakultas Teknik. Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Arif Nur Afandi, S.T., M.T., MIAEng, MIEEE, Ph.D. Kata Kunci :  Auto Switching, Arduino, PLTSAuto switching adalah suatu alat yang berfungsi untuk mengatur proses pemindahan sumber energi listrik yang satu(utama) ke sumber listrik yang lain (cadangan) secara bergantian yang sesuai dengan perintah program. Dengan menggunakan alat ini, maka tidak diperlukan lagi menggunakan saklat Change Over Switch (COS) yang dilakukan secara manual dalam proses pengalihan antara sumber listrik untama ke sumber listrik cadangan. Bila dibandingkan dengan pengerjaan secara manual, sistem peralatan yang dikendalikan dengan otomatisasi akan memberikan keuntungan dalam efisiensi, keamanan, dan ketelitian. Sistem auto switching ini menggunakann mikrokontroler Atmega328P yang bertujuan untuk mempermudah pengendalian sistem. Tahapan dalam perancangan alat ini terdiri dari (1) blok diagram, (2) perencanaan hardware, (3) perencanaan software, dan (4) pengujian. Pengujian rancangan ini dilakukan dengan cara menguji tiap blok komponen dan pengujian sistem keseluruhan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa pada saat sumber listrik utama PLN aktif maka beban akan dilayani oleh PLN, ketika PLN mengalami pemadaman, beban akan dilayani oleh PLTS. Proses pemindahan sambungan listrik terjadi disebabkan karena turunnya tegangan yang masuk dari sumber listrik utama maka secara relay otomatis memerintahkan pada sumber cadangan melakukan starting. Dengan demikian perancangan sistem auto switching  yang dibuat dapat berfungsi dengan baik.

    Pengembangan Bahan Ajar Penerapan Rangkaian Elektronika Berbasis Contextual Teaching and Learning (CTL) untuk Siswa SMK Kelas XI Semester 2 Program Keahlian Teknik Elektronika Industri

    No full text
    ABSTRACT Pengembangan Bahan Ajar Penerapan Rangkaian Elektronika Berbasis Contextual Teaching and Learning (CTL) untuk Siswa SMK Kelas XI Semester 2 Program Keahlian Teknik Elektronika IndustriFirdaus, Muhammad Syahrizal. 2016. Pengembangan Bahan Ajar Penerapan Rangkaian Elektronika Berbasis Contextual Teaching and Learning (CTL) untuk Siswa SMK Kelas XI Semester 2 Program Keahlian Teknik Elektronika Industri. Skripsi, Program Studi Pendidikan Teknik Elektro, Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dyah Lestari,ST.,M.Eng. (II) Drs. Suwasono,MT.Kata Kunci : Bahan Ajar, Penerapan Rangkaian Elektronika, Contextual Teaching and Learning.Bahan ajar merupakan segala bahan (baik informasi, alat, maupun teks) yang disusun secara sistematis dan menampilkan sosok utuh dari kompetensi yang akan dikuasai peserta didik dan digunakan dalam proses pembelajaran dengan tujuan perencanaan dan penelaahan implementasi pembelajaran. Dari hasil observasi di SMK Negeri 1 Kepanjen terdapat beberapa masalah dalam pembelajaran, yaitu (1) Bahan ajar yang ada tidak memiliki materi yang lengkap, (2) Tidak terdapatnya bahan ajar yang sesuai dengan silabus Kurikulum 2013.Solusi dari permasalahan yang sedang dihadapi pada SMK Negeri 1 Kepanjen adalah mengembangkan bahan ajar baik itu bukuajar siswa, buku guru maupun jobsheet yang mengacu pada Kurikulum 2013 dengan model pembelajaranContextual Teaching and Learning (CTL).Produk yang dihasilkan dari pengembangan ini adalah bahan ajar siswa dan untuk guru yakni buku ajar dan jobsheetPenerapan Rangkaian Elektronika kelas XI program keahlian Teknik Elektronika Industri sesuai dengan silabus Kurikulum 2013 untuk 1 semester yakni semester genap. Penelitian pengembangan Bahan Ajar ini menggunakan prosedur penelitian pengembangan Sadiman dengan 6 langkah praktis, yaitu 1) analisis kebutuhan, 2) perumusan tujuan pembelajaran, 3) perumusan butir-butir materi, 4) perumusan alat pengukur keberhasilan, 5) menyusun naskah/draft media, 6) melakukan uji coba dan revisi. Berdasarkan hasil uji coba satu lawan satu didapatkan bahwa uji coba validasi oleh ahli media untuk buku ajar guru dengan persentase sebesar 98,86%, buku ajar siswa dengan persentase sebesar 98,86%, jobsheetguru dengan persentase sebesar 94,57 % dan jobsheet siswa dengan persentase sebesar 94,57%, validasi oleh ahli materi untuk buku ajar guru dengan persentase sebesar 89,81%, buku ajar siswa dengan persentase sebesar 89,5%, jobsheet guru dengan persentase sebesar 92,36% dan jobsheet siswa dengan persentase sebesar 92,19 %, pada uji coba kelompok kecil untuk buku ajar dengan persentase sebesar 89,79 % dan jobsheet dengan persentase 88,25 %, pada uji coba lapangan untuk buku ajar dengan persentase sebesar 86,49 % dan jobsheet dengan persentase 87,04 %. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pengembangan bahan ajar ini layak untuk digunakan sebagai bahan pembelajaran

    Penyortir Buah Apel Malang Berdasarkan Berat Berbasis Arduino

    No full text
    ABSTRACT Maulana, Tajuddin. 2016. Penyortir Buah Apel Malang Berdasarkan Berat Berbasis Arduino. Tugas Akhir, Program Studi D3 Teknik Elektro, Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Dyah    Lestari, S.T., M.Eng.Kata Kunci: Penyortir, Buah Apel Malang, Berat, Arduino, Load Cell.Berkembangnya teknologi di setiap bidang kehidupan membuat masyarakat mulai terbiasa dalam pemenuhan kebutuhan secara praktis dan instan. Banyak alat-alat otomasi yang membantu dalam kehidupan, misalnya pada proses penyortiran buah misalnya buah apel. Salah satu kota yang terkenal dengan buah apel adalah Malang Untuk membantu dalam proses penyortiran apel Malang dibuatlah alat penyortir apel Malang berdasarkan berat berbasis Arduino, yang dapat memberikan kemudahan dalam proses penyortiran buah apel yang biasanya dilakukan secara manual oleh petani apel sehingga dapat meningkatkan keefisienan proses produksi.Alat penyortir buah apel berdasarkan berat berbasis Arduino menggunakan tiga buah sensor berat (Load Cell) yang digunakan untuk menimbang berat masing-masing apel. Sehingga apel akan dipisahkan menjadi 4 macam yaitu apel berat, sedang, ringan dan paling ringan. Selain itu, alat ini juga menggunakan Arduino Uno sebagai pengontrol utama proses penyortiran sehingga proses penyortiran dilakukan seara otomatis pemilah apel menggunakan motor DC. Langkah pembuatan alat ini meliputi: 1) perancangan desain alat, 2) persiapan pembuatan alat, 3) pembuatan alat dan 4) pengujian alat. Alat ini terdiri dari konveyor dan alat penimbang yang memiliki dimensi 130 cm x 23 cm x 50 cm. Untuk pengujian alat dilakukan pada masing-masing komponen meliputi pengujian: 1) load cell dan pengkondisi sinyal, 2) Arduino Uno, 3) driver motor, 4) sensor posisi, dan 5) keseluruhan alat. Dalam pengujian dikelompokkan ada 4 box:  box 1 apel berat, box 2 apel sedang, box 3, apel ringan, dan box 4 apel paling ringan. Alat yang dibuat dapat bekerja sesuai dengan prinsip kerja. Dengan demikian, penyortir buah apel Malang berdasarkan berat berbasis Arduino berfungsi dan sesuai dengan perancangan.Maulana, Tajuddin. 2016. Malang Apple Sorter by Weight Based on Arduino. Final Project, Diploma Program of Electrical Enginering, Department of Electrical Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Negeri Malang. Supervisor: Dyah Lestari, S.T., M.Eng.Key Words: Sorter, Malang Apple, Weight, Load Cell The development of technology in every field of life makes people getting used to the fulfillment of practical and instant. Many automation devices that help in life, such as in the sorting process fruits, like of apples. One city that is famous for apples is Malang To help the sorting process of Malang apple, it needs to make Malang apples sorter by weight based on Arduino, which can provide easiness in the process of sorting which usually done manually by apple growers, so it can improve the efficiency of the production process.Apple sorter device by weight based on Arduino used three weight sensor (load cell) for that is weighing each apple. The apples would be separated into four kinds of apples: that is heavy, medium, light and lightest. Additionally, the equipment  also used Arduino Uno as main controller of sorting process so that the sorting process was done automatically using DC motor. The steps of equipment were: 1) design the equipment, 2) preparation of making the equipment, 3) develop the equipment and (3) test the equipment. This device consists of a conveyor and the weighing device which had dimensions of 130 cm x 23 cm x 50 cm. Testing the equipment were performed on each component include: 1) load cell and signal conditioners, 2) Arduino Uno, 3) motor driver, 4) position sensor, and 5) the entire machine. In the testie process, the apples was classified into 4: box 1 heavy apples, box 2 medium apples, box 3 light apples, and box 4 lightest apples. Based on the testing result, it can be concluded that this apple sorter successfully works based on the plan. And Malang apple sorter by weight based on Arduino work and function properly

    Sistem Otomatis Penjaga Kebersihan Kolam Ikan Hias Indoor Menggunakan Arduino

    No full text
    ABSTRAK Arifin, Seyful. 2016. Sistem Otomatis Penjaga Kebersihan Kolam Ikan Hias Indoor Menggunakan Arduino. Tugas Akhir, jurusan Teknik Elektro. Program Studi D3 Teknik Elektro, Fakultas Teknik. Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Dr. Eng., Mokh,Sholihul Hadi,. S. T., M. Eng. Kata Kunci: Sistem Otomatis, Kolam Ikan, Arduino, Sensor Level Air, Sensor Cahaya, Driver Relay, RTC, dan LCD. Pecinta ikan hias memiliki pekerjaan rutin untuk menjaga kebersihan akuarium, karena untuk menjaga kebersihan air kolam kita harus menyaring kotoran dalam air kolamsehingga kolam ikan tidak kotor, maka filter harus bekerja setiap hari. Ini cara yang paling efektif untuk menjaga kebersihan air kolam, karena setiap hari ikan melakukan ekskresi.Pekerjaan membersihkan kolam akan sangat sulit jika kita melakukannya secara manual khususnya orang Indonesia yang bekerja sebagai karyawan dan waktunya habis oleh pekerjaan mereka. Sistem otomatis penjaga kebersihan kolam ikan hias indoor menggunakan Arduino dengan menerapkan fungsinya menggunakan sensor level air untuk melihat kondisi air kolam pada ketinggian yang berbeda. Dan sensor cahaya untuk mendeteksi berapa intensitas cahaya pada ruangan apabila alat dipindahkan. Rangkaian RTC (Real Time Clock) memberikan backup waktu yang terpelihara pada sistem untuk melakukan tugas penjadwalan yang otomatis. Serta driver relay bekerja memutus dan menyambungkan tegangan pada komponen seperti filter, lampu LED, pompa air, dan kran air kotor. Secara keseluruhan alat ini memiliki dimensi 60 cm x 40 cm x 20 cm. Pengujian alat dilakukan dengan cara menguji tiap blok komponen dan pengujian sistem keseluruhan. Hasil pengujian memperlihatkan bahwa rangkaian sensor level air dapat memberikan inputan sinyal sebesar 5volt apabila terkena air, sensor cahaya memberikan nilai tegangan berbeda jika cahaya di dalam ruangan berubah, dan driver relay aktif normally open ketika mendapat trigger dari Arduino. Alat ini memerlukan daya 610 Watt agar menyala setiap harinya. Dengan demikian sistem otomatis penjaga kebersihan kolam ikan hias indoor menggunakan Arduino berjalan dengan baik. ABSTRACT Arifin, Seyful. 2016. The Automated Systems Guards Cleanliness Of Ornamental Fish Pond In Space Using Arduino. Final Project, D3 Electrical Engineering Study Program, Electrical Engineering Department, Faculty of Engineering, State University of Malang. Preceptor: Dr. Eng., Mokh,Sholihul Hadi,. S. T., M. Eng. Keyword: The automated systems, Pool, Arduino, Water Level Sensor, light sensor, Relay Drivers, RTC, dan LCD. Ornamental fish lovers have regular jobs to maintain the cleanliness of the aquarium, because to maintain the cleanliness of the pool water we have to filter impurities in the pool water, so that the fish pond does not dirty, the filter must work every day. These most effective way to maintain the cleanliness of the pool water, because every day the fish doing excretion. once a week the water remaining is one-third of the pool and replace it with clean water so that the fish pond is not easy turbid and remains clear. As well as in once a month to do drainage pond water full to remove all the dirt left on the pool from remainder of the filter and the replacement of one-third of the pool water. job cleaning the pool would be very difficult if we do it manually especially people of Indonesia who works as an employee whose time exhausted by their work. The system automatically maintains the cleanliness of indoor ornamental fish pond using Arduino by implementing functions using a water level sensor to see the condition of the aquarium water at different heights. And a light sensor to detect the level of light in the room when the tool is moved. RTC circuit (Real Time Clock) provides backup time maintained on the system to perform automatic scheduling tasks. Driver relay working disconnect and connect the voltage to components such as filters, LED lights, water pumps, and valves dirty water. Overall this tool has the dimensions of 60 cm x 40 cm x 20 cm. Tool testing is done by testing each block components and overall system testing. The test results showed that the water level sensor circuit can provide input signals for 5volt when exposed to water, light sensor provides a voltage value different if the light in the room changes, and relay active when it gets the trigger of Arduino. This tool requires a 610 Watt to active every day. So The system automatically maintains the cleanliness of indoor ornamental fish pond using Arduino running well

    Perangkap Cahaya Hama Serangga dengan EnergiMatahari Berbasis Mikrokontroller

    No full text
    ABSTRACT Wira, Wrenda. 2016. Perangkap Cahaya Hama Serangga dengan EnergiMatahari Berbasis Mikrokontroller. TugasAkhir, D3 TeknikELektro, JurusanTeknikElektro, FakultasTeknik, UniversitasNegeri Malang. Pembimbing: M. SholihulHadi, S.T., M. Eng.Kata Kunci: PerangkapCahaya,EnergiMatahari,MikrokontrolerPerangkap cahaya adalah salah satu perangkap dan pemantau populasi hama serangga dalam suatu lahan pertanian. Dengan menggunakan perangkap cahaya populasi hama serangga dapat dikontrol dan dipantau sejak dini untuk menghindari serangan yang lebih besar. Kebanyakan perangkap cahaya saat ini masih menggunakan sumber listrik dari PLN dan proses penangkapan yang dilakukan alat masih sederhana. Inilah yang menyebabkan perangkap cahaya tidak dapat digunakan secara efektif sertadiletakkan di tempat yang jauh dari sumber listrik.PerangkapCahaya Hama Serangga dengan Energi Matahari Berbasis Mikrokontroler menggunakan panel surya sebagai sumber energy dan mikrokontroler Arduino Mega 2560 sebagai pengatur kerja system perangkap cahaya. Alat ini bertujuan untuk mengembangkan perangkap cahaya yang sudah ada serta meningkatkan efektifitas kerja perangkap cahaya.Tahapan dalam perancangan alat ini terdiri dari: (1) blok diagram, (2) proses perancangan, (3) hardware,(4) software, dan (5) hasilpengujian. Alat ini dilengkapi dengan sensor cahaya, keypad, LCD, serta motor DC yang digunakan sebagai penghisap dalam wadah perangkap. Pengujian perangkap dilakukan dengan menguji tiap blok komponen dan pengujian system keseluruhan. Hasil pengujian memperlihatkan sensor cahaya akan mendeteksi kondisi cahaya disekitar yang akan mengaktifkan system jika kondisi gelapserta input dari keypad yang ditampilkan LCD mengatur bagaimana system akan bekerja secara otomatis atau manual. Jumlah energi yang dikeluarkan saat system bekerja secara otomatis atau manual berbeda yaitu untuk otomatissebesar 550 J sedangkan manual lebih besar yaitu 950 J. Dengan demikian perangkap yang dibuat dapat berfungsi dengan baik dan sesuai dengan perancangan

    0

    full texts

    334

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Tugas Akhir Jurusan Teknik Elektro - Fakultas Teknik UM
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇