EduTech: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ilmu Sosial
Not a member yet
315 research outputs found
Sort by
Pengaruh Komunikasi Interpersonal, Gaya Kepemimpinan, Budaya Organisasi Terhadap Kinerja Guru Di MAN 2 Model
Masih terlihat kurangnya komunikasi dan keterbukaan antara kepala sekolah dan guru di MAN 2 Model Medan. Kepala sekolah jarang mengikuti kegiatan di sekolah. Terdapat kesenjangan antara guru dan kepala sekolah. Kurangnya sikap komunikasi kepala sekolah menyebabkan budaya organisasi kurang baik sehingga terbentuk pengelompokan antara guru. Kepala sekolah sebaiknya bekerja sama dengan guru. Melalui komunikasi interpersonal kepala sekolah bisa merangkul guru secara keseluruhan. Sehingga budaya organisasi yang baik akan tercipta di lingkungan sekolah.Tujuan penelitian: mengetahui pengaruh komunikasi interpersonal terhadap kinerja guru, mengetahui pengaruh gaya kepemimpinan terhadap kinerja guru, mengetahui pengaruh budaya organisasi terhadap kinerja guru, dan mengetahui pengaruh komunikasi interpersonal, gaya kepemimpinan, budaya organisasi terhadap kinerja guru.Penelitian dilakukan di MAN 2 Jalan Williem Iskandar No. 7a Medan mulai bulan Januari Maret 2019. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, jumlah populasi dan sampel sama yaitu 68 orang, menggunakan metode Totally Sampling. Terdapat pengaruh positif dan signifikan komunikasi interpersonal terhadap kinerja guru. sebesar 29,3%. Terdapat pengaruh positif dan signifikan budaya organisasi terhadap kinerja guru sebesar 71,0 %. Terdapat pengaruh positif dan signifikan gaya kepemimpinan terhadap kinerja guru sebesar 70,9%. Terdapat pengaruh positif dan signifikan anatara komunikasi interpersonal, budaya organisasi, gaya kepemimpinan secara bersama-sama terhadap kinerja guru sebesar 78,9
Education Institutions Based On Indonesian Legal Country Perspective
The concept of the rule of law (rechtstaats) in Indonesia must be in accordance with the values reflected in Pancasila. A complete understanding of the concept of the rule of law based on Pancasila can be seen from the process and background of the birth of the formulation of the Opening of the 1945 Constitution which is a statement of the will of the birth of the Indonesian state, as well as a philosophical basis and state goal. The elements of the Indonesian rule of law constitute values derived from the whole process of the birth of the state of Indonesia, the basis of the philosophy and ideals of the Indonesian state law. Therefore, the opening position of the 1945 Constitution which also contains the formulation of the Pancasila, became the highest source of law for the Indonesian law state. The Preamble to the 1945 Constitution is the highest abstraction value and the value contained in the preamble is the guiding method for the preparation of the articles in the 1945 Constitution so as not to deviate from the values that form the basis of the country's philosophy and ideal
Professionalism In Principal Leadership Development Of Work Culture In Schools
Educational staff have a very strategic role in shaping students' knowledge, skills and character. There for professional education staff will carry out their duties in a professional manner so as to produce higher quality graduates. Being a professional education staff will not be realized without any effort to improve it, while one way to make it happen is that the development of professionalism requires support from those who have an important role in this case is the principal, where the principal is a very important because the principal is directly related to the implementation of educational programs in schools.The achievement of educational goals is highly dependent on the leadership skills and wisdom of the principal who is one of the educational leaders. Because the principal is a professional official in a school organization whose job is to manage all of the organization's resources and work closely with the teacher in educating students to achieve educational goals. With the professionalism of the school principal, the development of teaching staff professionalism is made easy because according to their functions, the school principal understands the needs of the school he leads so that teacher competence does not only stagnate on the competencies he had before, but increases and develops well so that teacher professionalism will be realized.The research method by the author uses the systematic method Literature Review (SLR), by gathering several sources of information from journals, books and other articles. To improve the source of reading that will be produced by the reader later. Then after the sources are collected, the new author can conclude what results have been obtained from this reading sourc
Peran Pendidikan Sebagai Mesin Pertumbuhan Ekonomi Masyarakat
Tantangan Pembangunan Pendidikan Adalah Meningkatkan Pelayanan Pendidikan Berkualitas Untuk Menciptakan Sumberdaya Manusia Sesuai Tuntutan Abad 21. Setiap Perguruan Tinggi Harus Mengarahkan Pola Pembelajaran Berpedoman Visi Pendidikan Abad 21, Meliputi: Learning To Think, Learning To Do, Learning To Live Together, Dan Learning To Be. Dengan Pedoman Ini, Tamatan Perguruan Tinggi Harus Dapat Menyelaraskan Produk Barang/ Jasa Ciptaannya Sesuai Pergerakan Abad 21 Yang Bergerak Sangat Cepat Dengan Bercirikan Pemanfaatan Teknologi Informasi. Tamatan Perguruan Tinggi Harus Dapat Menghasilkan Produk Yang Kompoten Dan Berdaya Saing Tinggi Tanpa Mengenal Kawasan Pemasara
An Error Analysis On Changing Active Voice Into Passive Voice At Ninth Grade Of Smp Amir Hamzah Medan
This study focuses to analyze the errors probably make on changing active voice into passive voice. Was the study was conducted at SMP YPI Amir Hamzah Medan. The subject of the research was class VIII consisted of 24 students. The type of research is quantitative research. Based on the problem study aimed (1) to to identify and analyze the errors probably make on changing active voice into passive voice. (2) to find out the dominant tense has more errors on changing active voice into passive voice. The instruments of data collection is test. The data were obtained and used in quantative form. Based on data analysis, researchers found that the total errors made by students were 277. The types of errors students made were ommission(56 or 20.22%), misformation (168 or 60.65%), addition (28 or 10.11%) and misordering (25 or 9.03 %). The data also shows that the dominant tense has more errorson changing active voice into passive voice is misformatio
Ajaran Islam Tentang Prinsip Dasar Konsumsi Oleh Konsumen
Budaya konsumerisme yang menjangkiti masyarakat modern saat ini, sebenarnya memberikan dampak yang buruk bagi kehidupan dan kestabilan ekonomi di masyarakat. Konsep Islam tentang konsumsi mengajarkan bahwa pemenuhan kebutuhan hidup harus selaras dan seimbang dengan kondisi keuangan dan memang yang benar-benar dibutuhkan. Islam juga mengajarkan tentang pemenuhan kebutuhan hidup manusia tidak boleh berlebih-lebihan dan tidak boros. Ketentuan tersebut merupakan bagian dari konsep maslahah yang memberikan kebaikan kepada manusia baik di dunia maupun di akhirat. Berdasarkan hal itu maka dalam hal konsumsi Islam juga harus sesuai dengan moral dan etika yang menjadi ajaran dasar dalam Islam
Pengaruh Kepemimpinan dan Etos Kerja Terhadap Kinerja Pegawai di Lingkungan Biro Rektor Universitas Negeri Medan
Universitas Negeri Medan merupakan satu diantara beberapa instansi pemerintah yang memeiliki kewajiban untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat khususnya dalam bidang pendidikan. Sebagai salah satu unsur penyedia jasa dalam instansi tersebut, kinerja pegawai atau tenaga administrasi di lingkungan Universitas Negeri Medan memegang peranan yang sangat strategis dalam pencapaian tujuan organisasi kedepannya. Untuk dapat memenangkan persaingan, para pegawai dituntut untuk memiliki jiwa kepemimpinan serta etos kerja yang tinggi guna memenuhi pencapaian sasaran kinerja secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh kepemimpinan dan etos kerja terhadap kinerja pegawai di lingkungan Biro Rektor Universitas Negeri Medan. Dengan teknik Simple Random Sampling serta menggunakan rumus Slovin dengan persentase kelonggaran (e) sebesar 5%, maka diperoleh sampel pada penelitian ini sejumlah 104 orang pegawai yang berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS). Data dikumpulkan melalui kuisioner, wawancara dan studi dokumentasi. Angket dihitung dengan satuan pengukuran skala Likert, dan diolah dengan menggunakan program SPSS (statistical product and service solution). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial maupun simultan, kepemimpinan dan etos kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai di lingkungan Biro Rektor Universitas Negeri Medan
Peningkatan Kemampuan Representasi Matematis Dan Minat Belajar Matematika Peserta Didik Melalui Pendekatan Realistik Berbasis Budaya Melayu Langkat di MTS Negeri Tanjung Pura Kabupaten Langkat
Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Menganalisis peningkatan kemampuan representasi matematis peserta didik yang diajar melalui pendekatan realistik berbasis budaya Melayu Langkat; (2) Menganalisis peningkatan minat belajar matematika peserta didik yang diajar melalui pendekatan realistik berbasis budaya Melayu Langkat; (3) Menganalisis interaksi antara pembelajaran dengan kemampuan awal matematika (tinggi, sedang, rendah) peserta didik terhadap kemampuan representasi matematis peserta didik; dan (4) Menganalisis interaksi antara pembelajaran dengan kemampuan awal matematika (tinggi, sedang, rendah) peserta didik terhadap minat belajar matematika peserta didik. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuasi eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik MTs Negeri Tanjung Pura Kabupaten Langkat pada kelas VII yang terdiri dari 7 kelas parallel dan terpilih secara acak dua kelas. Instrumen penelitian yang digunakan terdiri dari tes kemampuan representasi matematis dan angket minat belajar matematika. Instrumen tersebut dinyatakan telah memenuhi syarat validitas isi, serta koefisien reliabilitas sebesar 0,431 dan 0,791 berturut-turut untuk kemampuan representasi matematis dan minat belajar matematika. Analisis data yang digunakan adalah ANAVA dua jalur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Terdapat peningkatan kemampuan representasi matematis peserta didik yang diajar melalui pendekatan realistik berbasis budaya Melayu Langkat; (2) Terdapat peningkatan minat belajar matematika peserta didik yang diajar melalui pendekatan realistik berbasis budaya Melayu Langkat; (3) Tidak terdapat interaksi antara pembelajaran dengan kemampuan awal matematika (tinggi, sedang, rendah) peserta didik terhadap peningkatan kemampuan representasi matematis peserta didik; dan (4) Tidak terdapat interaksi antara pembelajaran dengan kemampuan awal matematika (tinggi, sedang, rendah) peserta didik terhadap peningkatan minat belajar matematika peserta didi
Kurikulum Dalam Perspektif Filsafat Pendidikan Islam
Dalam perspektif filasafat pendidikan Islam kurikulum dibangun di atas dasar yang kuat dan kokoh, yaitu Alquran dan hadis. Dari dasar inilah manusia melalui jalan terang-benderang untuk menjalankan fungsinya sebagai khalifah dan memperoleh kehidupan yang hakiki di dunia dan akhirat melalui yang namanya pendidikan Islam. Oleh karena dasar kurikulum pendidikan Islam adalah wahyu maka orientasi pendidikan bukan hanya sebagai penguasa ilmu tetapi pengamal ilmu. Dengan demikian kurikulum didesain agar lahirnya manusia yang memiliki ilmu, karakter dan keterampilan (skill)
Perspektif Filasafat Hukum Islam dan Pemikiran Orientalis Terhadap Sunnah
Sumber hukum Islam yang paling utama adalah Alquran dan Sunnah. Kedua sumber tersebut tidak perlu lagi diragukan sebagai sumber hukum dalam Islam. Alquran dan Sunnah menjadi sumber hukum yang saling berkaitan satu sama lain. Fungsi sunnah sebagai bayan tasyri, bayan tafsir dan bayan taqrir mengindikasikan bahwa antara Alquran dan Sunnah memiliki korelasi yang sangat erat. Tidak demikian halnya dengan para orientalis yang meragukan otentisitas sunnah sebagai sumber hukum utama dalam Islam. Para orientalis berpendapat bahwa pembukuan hadis yang dilakukan jauh setelah Nabi Muhammad saw wafat, menjadi hal yang sangat dipertanyakan keaslian hadis tersebut. Para orientalis tersebut beranggapan bahwa sunnah tidak lain hanya merupakan tradisi Arab praIslam sehingga tidak mungkin menjadikannya sebagai sumber hukum Islam.Sumber hukum Islam yang paling utama adalah Alquran dan Sunnah. Kedua sumber tersebut tidak perlu lagi diragukan sebagai sumber hukum dalam Islam. Alquran dan Sunnah menjadi sumber hukum yang saling berkaitan satu sama lain. Fungsi sunnah sebagai bayan tasyri, bayan tafsir dan bayan taqrir mengindikasikan bahwa antara Alquran dan Sunnah memiliki korelasi yang sangat erat. Tidak demikian halnya dengan para orientalis yang meragukan otentisitas sunnah sebagai sumber hukum utama dalam Islam. Para orientalis berpendapat bahwa pembukuan hadis yang dilakukan jauh setelah Nabi Muhammad saw wafat, menjadi hal yang sangat dipertanyakan keaslian hadis tersebut. Para orientalis tersebut beranggapan bahwa sunnah tidak lain hanya merupakan tradisi Arab praIslam sehingga tidak mungkin menjadikannya sebagai sumber hukum Islam